eJournal Unika Atma Jaya (Universitas Katolik Indonesia)
Not a member yet
3096 research outputs found
Sort by
Pelatihan Hidroponik kepada Warga di Kampung Tempe Ciomas, Desa Ciomas Rahayu Guna Meningkatkan Ketahanan Pangan Keluarga
Hydroponics can be an additional learning tool for the community to achieve sustainable development goals. With the community service activities for the residents of Kampung Tempe Ciomas carried out by a team of lecturers from the Faculty of Biotechnology and Faculty of Economics and Business together with students, residents can gain additional knowledge and skills in planting hydroponically, where the harvest can then be used for consumption or as a production result with profitable aspect. The training was carried out offline, including the theory and practice of hydroponic techniques which are expected to maximize the use of existing hydroponic facilities. The monitoring results were carried out after planting for 45 days using lettuce and bok choy plants with parameters of plant height, number of leaves, root length, and wet weight of the plant. From the harvested results, Group 2 obtained the highest wet weight for lettuce at 141.14 grams, while Group 3 obtained the highest wet weight for bok choy at 143 grams. The evaluation and questionnaire for the activity were conducted using Microsoft Forms. The evaluation showed positive results in assessing the residents knowledge and understanding of hydroponic practices, the quality of tools and materials, as well as their interest in continuing hydroponic practices. Overall, the workshop activities can be considered to have gone quite well and adequately.Hidroponik dapat menjadi salah satu sarana pembelajaran tambahan bagi masyarakat untuk mencapai pembangunan berkelanjutan/sustainable development goals. Dengan adanya kegiatan pengabdian kepada warga Kampung Tempe Ciomas yang dilakukan oleh tim dosen Fakultas Teknobiologi dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis bersama mahasiswa, warga dapat memperoleh tambahan pengetahuan dan kemampuan dalam melakukan penanaman secara hidroponik, dimana kemudian hasil panen dapat digunakan untuk konsumsi ataupun sebagai hasil produksi dengan daya jual yang baik. Pelatihan dilaksanakan secara luring yang meliputi teori dan praktik teknik hidroponik yang diharapkan dapat memaksimalkan pemanfaatan fasilitas hidroponik yang telah ada. Hasil monitor dilakukan setelah penanaman selama 45 hari dengan menggunakan tanaman selada dan pakcoy dengan parameter tinggi tanaman, jumlah daun, panjang akar, dan bobot basah tanaman. Dari hasil yang dipanen, kelompok 2 memperoleh berat basah terbaik untuk tanaman selada sebesar 141,14 gram, sedangkan kelompok 3 memperoleh berat basah terbaik untuk pakcoy sebesar 143 gram. Evaluasi dan kuesioner kegiatan dilakukan dalam bentuk Microsoft Forms. Evaluasi menunjukkan hasil positif untuk penilaian pengetahuan dan pemahaman warga mengenai praktik hidroponik, kualitas alat dan bahan, serta ketertarikan melanjutkan praktik hidroponik. Keseluruhan kegiatan workshop dapat dikatakan sudah berlangsung dengan cukup baik dan memadai
HEDGING SEBAGAI PEMEDIASI PADA PENGARUH FINANCIAL DISTRESS TERHADAP FIRM VALUE
The purpose of this study is to examine how financial distress affects firm value while using hedging as a kind of mediation. This research model uses stakeholder theory and signal theory. Explanatory research falls under this category. Data was gathered from businesses in the consumer goods category that were listed on the Indonesian Stock Exchange between 2018 and 2020. Regression analytic techniques, and Sobel tests are all used in this study to examine the role of hedging as a mediating variable. The findings of this study demonstrate that financial distress significantly affects hedging and corporate value. In addition, the Sobel test's findings demonstrate that hedging mediates the impact of financial distress on firm value
DETECTION OF FINANCIAL DISTRESS IN TECHNOLOGY COMPANIES LISTED ON THE INDONESIAN STOCK EXCHANGE
The purpose of this study is to determine and analyse the sensitivity of the results of financial distress analysis using the Ohlson and Grover models to predict financial distress in technology companies listed on the IDX for the 2020-2022 period. The study employs quantitative data extracted from the financial statements of technology companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) from 2020 to 2022. Utilizing the Ohlson and Grover models, the research aims to detect financial distress within these technology firms and determine the sensitivity level of the two models. This descriptive research design relies on secondary data sources, emphasizing the objectivity and popularity inherent in data-driven analyses. The research results of financial distress detection analysis, Ohlson model detects 10 distress zones and 8 safe zones, while Grover model detects 5 distress zones, 1 gray zone and 12 safe zones. From this analysis, the Grover model shows a higher level of sensitivity in recognizing financial distress with 12 samples consistent with the results of the Grover model analysis
Analisis in silico pasangan miRNA-mRNA pada sindrom metabolik dan Parkinson: Hubungan molekuler dan potensi biomarker
Introduction: Parkinson's disease (PD) is the second most common neurodegenerative disease. Identification of PD biomarkers is critical for early diagnosis and development of therapeutic targets. There are many factors that are associated with PD, including metabolic syndrome (MetS). However, molecular links between MetS and PD for biomarkers is still a challenge. This study aims to determine the molecular links between MetS and PD using an in silico approach.
Methods: Data were obtained from Gene Expression Omnibus to identify differentially expressed genes (DEGs) and microRNA (DEMs) in PD and MetS. DEGs were mapped to protein-protein interaction (PPI) networks using the STRING platform. Then, gene ontology (GO) and pathway analysis was performed with EnrichR to reveal specific and overlapped biological processes. Finally, microRNA (miRNA) and mRNA pairs were predicted using TargetScan.
Results: A total of 25 DEGs were identified in both MetS and PD. GO and pathway analysis for MetS-PD revealed that these DEGs mainly related to metabolic and cytokine pathways. Examination of miRNA showed that hsa-miR-631 was down-regulated in both MetS and PD. GO and pathway analysis on predicted targets of hsa-miR-631 showed major changes in metabolic pathways. Hsa-miR-631 can target the 3' UTR of ATP2B4 at poorly conserved site, indicating a specific miRNA-mRNA pairing in humans.
Conclusion: In patients with MetS and PD, hsa-miR-631 and ATP2B4 are depleted and elevated, respectively. Bioinformatic analysis indicates that ATP2B4 is a target of hsa-miR-631. We demonstrate for the first time that hsa-miR-631/ ATP2B4 pair is potential biomarker for PD due to MetS.Pendahuluan: Parkinson (PD) adalah penyakit neurodegeneratif paling umum kedua di dunia. Identifikasi biomarker PD sangat penting untuk diagnosis dini dan pengembangan target terapi. Terdapat banyak faktor yang tidak hanya terkait dengan PD tetapi juga bertanggung jawab atas progresivitas, seperti sindrom metabolik (MetS). Namun, menemukan kaitan molekuler yang menghubungkan MetS dan PD yang dapat digunakan sebagai biomarker faktor risiko masih merupakan tantangan. Penelitian ini bertujuan untuk mencari hubungan molekuler MetS dan PD dengan pendekatan in silico.
Metode: Data diunduh dari Gene Expression Omnibus untuk mengidentifikasi informasi ekspresi mikroRNA (miRNA) dan mRNA pada MetS dan PD. Informasi gen dipetakan ke jejaring interaksi protein-protein (PPI) menggunakan platform STRING. Kemudian, ontologi gen dan analisis jalur dilakukan dengan EnrichR untuk menunjukkan proses biologis spesifik dan beririsan, serta deregulasi jalur. Terakhir, pasangan miRNA dan mRNA diprediksi dengan TargetScan.
Hasil: Sebanyak 25 gen mengalami perubahan pada MetS dan PD. Ontologi gen dan analisis jalur untuk gen asosiasi MetS-PD terutama terkait dengan jalur metabolisme dan sitokin. Pemeriksaan miRNA menunjukkan hsa-miR-631 mengalami penurunan ekspresi pada MetS dan PD. Ontologi gen dan analisis jalur pada prediksi target hsa-miR-631 juga menunjukkan perubahan dominan pada jalur metabolisme. Hsa-miR-631 dapat mentargetkan 3’ UTR dari ATP2B4 pada bagian yang tidak lestari, mengindikasikan pasangan miRNA-mRNA spesifik pada manusia.
Simpulan: Pada pasien MetS dan PD, ekspresi hsa-miR-631 menurun dan ekspresi ATP2B4 meningkat dalam darah. Analisis bioinformatik menunjukkan bahwa ATP2B4 merupakan target dari hsa-miR-631. Hasil ini merupakan laporan pertama yang menunjukkan potensi pasangan hsa-miR-631-ATP2B4 sebagai biomarker risiko PD pada penderita MetS
Hubungan antara Sukungan Sosial, Jenis Kelamin, dan Tingkat Pendidikan dengan Depresi dan Fungsi Kognitif Lanjut Suia dalam Komunitas Keagamaan
Introduction: Elderly individuals often experience psychosocial vulnerabilities that increase their risk for psychological disorders and are linked to cognitive impairments. This study explored how social support and demographic variables relate to the incidence of depression and cognitive decline among devout older adults.
Methods: This cross-sectional observational study involved 125 senior participants from the Javanese Christian Church in Ambarrukma District of Yogyakarta. The research utilized demographic questionnaires, social support evaluations, surveys on religious attitudes, the Geriatric Depression Scale, and the MOCA-Ina tests. Data will undergo univariate and bivariate analyses and binary linear regression to evaluate odds ratios (OR), 95% confidence intervals (CI), and Pearson correlations between variables.
Results: Elderly devout respondents (99.2%) who received good social support were more likely to experience no depression (47.9%) than those with poor social support (40.3%) (p=0.025; OR 0.182; 95% CI 0.038-0.873). The female gender suffered more from mild depression (p=0.021; OR 0.176; 95% CI 0.037-0.841) compared to men. Older adults with an education level of 7 years or more showed less mild cognitive impairment (p=0.044; OR 4.500; 95% CI 0.929-21.802).
Conclusion: This study revealed that social support plays a role in modifying the incidence of depression in devout elderly individuals. The female gender suffered more from mild depression. Additionally, lower education levels were correlated with mild cognitive impairment. Further research with a more robust analysis with a larger sample size and consideration of other factors is necessary to confirm the causal relationships between social support and gender and depression.
Latar Belakang: Penduduk di Indonesia akan memasuki struktur kependudukan usia tua. Kerentanan psikososial pada lanjut usia seringkali menyebabkan lanjut usia rentan mengalami gangguan psikologis dan berkaitan dengan gangguan fungsi kognitif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan sosial dan beberapa faktor demografi dengan terjadinya depresi dan fungsi kognitif pada lansia yang memiliki sikap keagamaan tinggi. Metode: Analisis studi observasional dengan desain cross-sectional pada 125 responden komunitas lansia Gereja Kristen Jawa Kecamatan Ambarrukma Yogyakarta. Instrumen penelitiannya adalah angket untuk mengetahui data demografi, angket dukungan sosial, angket Skala Depresi Geriatri, angket Sikap Beragama, dan angket MOCA-Ina. Data akan dianalisis secara univariat dengan menggambarkan karakteristik responden, bivariat untuk mengetahui signifikansi hubungan antara variabel bebas dan variabel terikat, regresi linier biner untuk menentukan odds rasio (OR) dan interval kepercayaan 95% (CI 95%), dan menguji kelayakan responden. korelasi antar variabel. Hasil: Responden lanjut usia yang mendapat dukungan sosial baik lebih banyak mengalami depresi ringan (10.1%) dibandingkan dengan dukungan sosial buruk (1.7%) (p= 0.025; OR 0.182; 95% CI 0.038-0.873). Jenis kelamin perempuan lebih banyak mengalami depresi ringan (p= 0.021; OR 0.176; 95% CI 0.037-0.841) dan lebih banyak status perkawinan yang bercerai (p= 0.000; OR 0.376; 95% CI 0.239-0.591) dibandingkan laki-laki. Lansia dengan tingkat pendidikan 7 tahun atau lebih menunjukkan gangguan kognitif ringan (p= 0.044, OR 4.500, 95% CI 0.929-21.802). Kesimpulan: Dukungan sosial yang baik berhubungan dengan tingkat depresi yang lebih besar. Status perkawinan mempunyai dampak penting terhadap kejadian depresi ringan pada wanita lanjut usia. Rendahnya tingkat pendidikan berhubungan dengan gangguan fungsi kognitif ringan
PENGARUH PROFITABILITAS, UKURAN PERUSAHAAN, DAN PENERAPAN GREEN ACCOUNTING TERHADAP NILAI PERUSAHAAN
The purpose of this study is to analyze how profitability, company size and green accounting affect a firm value. Manufacturing companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) between 2020 - 2022 were the research population, and used purposive sampling method, obtaining 149 sample data. This study used financial reports and annual reports as secondary data. Multiple linear regression and descriptive statistics are the data analysis method. The Statistical Package for Social Science (SPSS) version 27 software was used to process the data. The study's result, at a significance level of 5%, indicate that profitability and company size have positive effect on firm value while green accounting has no effect on firm value
Pelaksanaan Workshop Project-Based Learning “PBL: Integrating ‘knowing and doing’ approach and application example in industrial engineering science”
This article aims to present engineering practice activities as facilitator in the workshop related to project-based learning method. The workshop was held online via zoom on 06 July 2024. The material presented was entitled “PBL: Integrating “knowing and doing’ approach and application example in industrial engineering science”. The participants consisted of lecture, teacher, practitioners from various area in Indonesia. Through this workshop, we hoped that participants would understand the project-based learning and how to apply in the learning activity
Evaluasi Sistem Pemadam Kebakaran (Fire Protection) di Gedung Perkantoran Cengkareng Business City (CBC) Tangerang
Artikel ini menguraikan tentang pentingnya menyediakan peralatan pemadam kebakaran untuk menangani pemadaman dan evakuasi kebakaran ketika terjadi kebakaran pada sebuah gedung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyediaan sistem peralatan pemadam kebakaran pada Gedung Perkantoran Cengkareng Business City yang dibangun pada tahun 2015 telah memenuhi persyaratan sesuai persyaratan teknis sistem proteksi kebakaran pada gedung dan lingkungan menurut PerMen PU No.26/PRT/M/2008. Metode pelaksanaannya adalah dengan mengumpulkan dan mengambil data desain sistem proteksi kebakaran, metode observasi langsung, dokumentasi pengujian sistem proteksi kebakaran. Selanjutnya dilakukan penilaian dengan menggali data-data yang ada di lapangan meliputi; Sistem sprinkler otomatis, APAR, kapasitas pompa kebakaran, siamesse connection dan pillar hydrant. Berdasarkan hasil analisis atau evaluasi dapat disimpulkan bahwa instalasi sprinkler ditinjau dari komponen, material, sistem perpipaan, penyediaan air, kapasitas pompa, jumlah kepala sprinkler, jaringan listrik, penempatan alat pemadam kebakaran, kapasitas aliran air, Alat Pemadam Api Ringan (APAR) telah memenuhi persyaratan
Sistem Pengolahan Air Limbah Domestik Pada Perusahaan Distributor Alat Berat di Kota Jambi
Perusahaan distributor alat berat yang ada di Kota Jambi merupakan perusahaan swasta yang bergerak di bidang distributor peralatan berat tujuan dapat mendesain Instalasi Pengoalahan Air Limbah (IPAL) domestik kegiatan perusahaan alat berat. Air limbah berupa oil catcher/ oiltrap dengan kapasitas pengolahan 7 m3 /hari dan air limbah kategori domestik akan di kelola pada konvensional metode pengolahan biologis dengan sistem Biofilter Anaerob-Aerob kapasitas pengolahan 23 m3 /hari,air bersih yang dibutuhkan kebutuhan sebesar 1.740 liter/hari. timbulan air limbah yang berasal dari aktivitas workshop sebesar 1,3 m3 /hari. Seluruh timbulan air limbah yaitu sebesar 4,16 m3 /hari adapun unit yang direncanakan terdiri dari bak ekualisasi, bak koagulasi-flokulasi, bak sedimentasi, dan bak fitoremediasi
Analisis Risiko Individu pada Pipa Penyalur Gas dengan Standar BS PD 8010-3:2009+A1:2013
Pipa penyalur umumnya dibangun mengikuti spesifikasi desain dan memperhitungkan keamanan dari publik dan pekerja, akan tetapi seiring berjalannya waktu tingkat risiko pipa akan meningkat. Faktor yang mengakibatkan naiknya risiko pipa adalah faktor kerusakan akibat pihak ketiga yang diakibatkan perubahan fungsi lahan pada area aman sekitar pipa dan kurangnya edukasi dan informasi tentang keberadaan pipa penyalur. Selain itu integritas pipa juga akan semakin berkurang karena korosi internal akibat mekanisme kerusakan oleh aktifitas operasi dan korosi eksternal akibat iklim/cuaca. Kondisi yang sudah tidak ideal ini diharuskan untuk dilakukannya penilaian risiko dengan metode kuantitatif, mengikuti regulasi pemerintah yaitu PERMEN ESDM No. 32 Tahun 2021. Penilaian risiko individu dapat dicari dengan mengacu Standar BS PD 8010-3:2009+A1:2013 dan menggunakan data lapangan teraktual. Bilamana nilai risiko yang didapatkan nilainya lebih tinggi daripada ambang batas/aman yang diatur oleh regulasi pemerintah, pemilik/pengguna instalasi pipa penyalur perlu melakukan tindakan mitigasi yang dapat menurunkan nilai risiko di bawah ambang aman