eJournal Unika Atma Jaya (Universitas Katolik Indonesia)
Not a member yet
3096 research outputs found
Sort by
PENGARUH TEKNIK AUDIT BERBANTUAN KOMPUTER DAN INDEPENDENSI AUDITOR TERHADAP KUALITAS AUDIT
The aim of this research is to analyze the influence of Computerized Audit Techniques (TABK) and Auditor Independence on Audit Quality. This research uses and analyzes quantitative data, namely primary data collected using a nonprobability sampling method with quota sampling. To obtain research data, data was collected through a questionnaire with statements and closed questions which were distributed to auditors who work in Public Accounting Firms with office domiciles in Greater Jakarta with the help of Google Forms. The data collected was 125 data. Data processing was carried out on 124 respondents who could be processed with the help of IBM SPSS 26 to test data quality, test classical assumptions, test model feasibility, and also test hypotheses. The test results show that the variables Computerized Assisted Audit Techniques (TABK) and Auditor Independence have a positive influence either individually or simultaneously on Audit Quality. The independent variables Computer-Assisted Audit Technique and Independence are the main factors that have a large influence in representing audit quality as the dependent variable
PERAN SPONSOR GOODWILL DAN SPONSOR IMAGE DALAM MENINGKATKAN PURCHASE INTENTION PADA PRODUK YONEX
Corporate brand sponsorship of sporting events is a promotional tool that is more effective and more trusted by consumers than advertising. Therefore, many companies are interested in participating in supporting and making sporting events a success by becoming sponsors even though the costs that companies must incur to sponsor sporting events are relatively large. Yonex is a company that plays an active role as a sponsor in several sporting events, especially badminton. This research aims to examine the influence of sponsorship goodwill on purchase intentions directly and indirectly through sponsor image as a mediating variable. The research model was tested on Yonex products which were the object of this research. The research sample was 110 respondents with the criteria of belonging to the Y and Z generation group, living in the Jabodetabek area, and knowing Yonex products but never buying them, selected using the purposive sampling method. The results of data analysis using SPSS macro process mediation regression indicated that sponsor goodwill can influence purchase intentions directly and positively, sponsor goodwill is able to influence the sponsor's image positively, and sponsor image is able to influence purchase intentions positively. The results of the mediation test in this research also indicated that the sponsor's image can partially mediate the influence of sponsor goodwill on the intention to purchase Yonex products
ANALISIS MAKNA DAN TATANAN GRAMATIKAL BAHASA ARAB PADA MASYARAKAT CONDET
Penelitian ini adalah kajian yang memaparkan tentang ilmu bahasa dan ilmu yang mempelajari manusia serta kebudayaan secara menyeluruh. Serta pada penelitian ini, peneliti akan menjelaskan mengenai suatu fenomena perubahan tatanan gramatikal dan makna dalam bahasa arab. Peneliti meninjau kasus ini melalui dua bidang yaitu, morfologi dan semantik. Adapun bidang morfologi merupakan ilmu yang mengkaji tentang bentuk dan tatanan gramatika bahasa yang mempelajari bentuk-bentuk kata dan segala hal proses pembentukannya. Sedangkan semantik merupakan ilmu yang mengkaji mengenai arti dan makna pada bahasa. Penelitian ini bertujuan untuk memahami secara jelas serta menyeluruh mengenai fenomena perubahan tatanan gramatikal dan makna bahasa pada masyarakat keturunan Arab yang tinggal di daerah Condet. Yang mana masyarakat keturunan Arab yang menetap di Condet, seringkali mengubah tatanan gramatikal pada bahasa Arab secara sengaja dengan faktor yang disebabkan oleh budaya, latar belakang serta keterbiasaan mereka ketika berbicara menggunakan bahasa Arab. Hal ini menarik keingintahuan peneliti untuk menganalisis lebih dalam lagi mengapa fenomena tersebut dapat terjadi pada masyarakat keturunan Arab yang mendiami wilayah Condet. Dan tentunya peneliti ingin mengetahui motif seperti apa yang menyebabkan terjadinya fenomena perubahan gramatikal pada masyarakat setempat. Sedangkan teknik yang digunakan oleh peneliti dalam mengkaji penelitian ini ialah teknik simak dan teknik wawancara kepada objek penelitian. Dan peneliti sudah mengumpulkan beberapa data objek untuk diteliti lebih dalam lagi demi mendapatkan hasil pengetahuan yang tepat. Adapun metode yang digunakan peneliti untuk mengkaji kajian ini adalah metode kuantitatif yang bersifat deskriptif, dengan metode ini diharapkan dapat menemukan pola yang terbentuk pada masyarakat keturunan Arab yang menetap di Condet ketika berbicara menggunakan bahasa Arab. Adapun penulis menggumpulkan Data riset ini, berasal dari tiga remaja keturunan Arab yang menetap di Kawasan condet. Dengan langkah-langkah yang peneliti ambil seperti membuat janji bertemu dengan ketiga narasumber tersebut, demi mewawancarai dengan melemparkan bebertapa pertanyaan mengenai mustolahat (kosakata) yang diteliti. Dan juga untuk mencari tahu menggenai pola gramatikal seperti apa yang diubah oleh mereka ketika berkomunikasi sehari-hari. Demi mendukung hasil penelitian ini, nantinya peneliti akan menceritakan budaya dan latar belakang serta sebab akibat semua itu bisa terjadi hingga saat ini. demi menyempurnakan pengetahuan serta pemahaman akan penggunaan bahasa Arab pada masyarakat keturunan Arab di wilayah Condet. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui berubah atau tidaknya tatanan & makna kosakata jika dibandingkan dengan bahasa Arab fushah. Selain itu penulis memiliki tujuan untuk mengetahui latar belakang, motif, dan penyebab mengapa kosakata tersebut hanya ditemukan di masyrakat keturunan Arab di wilayah Condet saja. Dengan ini semua, penulis dan pembaca akan memahami secara jelas menggenai pola yang terbentuk di masyarakat condet
LEKSIKON PENGOBATAN TRADISIONAL SUKU DAYAK DEAH DI KABUPATEN TABALONG: KAJIAN ETNOLINGUISTIK
Penduduk asli Kalimantan Selatan terdiri dari berbagai kelompok etnik, antara lain suku Banjar, yang mendiami daerah aliran sungai dari Banjarmasin sampai Amuntai, dan daerah pahuluan atau pedalaman dari Banjarmasin, Martapura, Pelaihari, Rantau, Kandangan, Barabai, Amuntai, dan Tanjung. suku Dayak Dusun Deah, mendiami daerah Upau Pangelak, Gunung Riyut, Kawang, Haruai, Mangkupum, dan Kinarum di daerah Kabupaten Tabalong. Suku Dayak Balangan, mendiami daerah Halong dan sekitarnya di Kabupaten Balangan. suku Maanyan, mendiami daerah Warukin dan Pasar Panas di Kabupaten Tabalong. Suku Lawangan, mendiami daerah Muara Uya Utara, Kabupaten Tabalong. Suku Abal, mendiami daerah Kampung Agung sampai ke Haratai, Kabupaten Tabalong. Suku Bukit yang mendiami pegunungan Meratus antara lain di daerah pegunungan di Kabupaten Tabalong, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kabupaten Tapin, Kabupaten Tanah Laut, Kabupaten Kota Baru, dan lain-lain. Suku Bakumpai mendiami daerah Kabupaten Barito Kuala, yaitu Marabahan dan sekitarnya. Di antara suku-suku tersebut dalam hal pengobatan masih menggunakan cara tradisional, yaitu dengan memanfaatkan alam sekitar. Penelitian ini bertujuan mengklasifikasikan istilah-istilah yang digunakan dalam pengobatan tradisional suku Dayak Deah. Data penelitian ini adalah macam-macam leksikon yang digunakan dalam pengobatan tradisional yang diperoleh dari studi pustaka dan informan suku Dayak Deah. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan etnolinguistik. Berdasarkan hasil analisis data dapat diklasifikasikan leksikon yang digunakan dalam pengobatan tradisional dapat disimpulkan bahwa 30 leksikon yang digunakan untuk pengobatan, yaitu daun nangka kulanda ’daun sirsak’, bawang dayak ’bawang dayak’, karai ’mentimun’, kanas ’nenas’, tarung ’terong’, kambang balimbing tunjuk ’bunga belimbing tunjuk’, kulat ’jamur’, kembangt ukur ’pasak bumi’, pucuk jambu ’pucuk jambu’, lakatan hirang ’ketan hitam’, sasingut kucing ’kumis kucing’, kerakap ’sirih’, paring kuning ’bambu kuning’, kalumbuai ’keong’, pucuk kapuk ’pucuk kapuk’, laos ’lengkuas’, janar ’kunyit’, getah jarak ’getah jarak’, panawar sampai ’brotowali’, daun kaladi ’daun keladi’, daun sirih ’daun sirih’, umbah bungur ’akar bungur’, daun salam ’daun salam’, kambang kananga ’bunga kenanga’, limau purut ’jeruk purut’, asam kamal ’asam jawa’, ramania ’gandaria’, akar salak ’akar salak’, alpukat ’alpukat’
REDUPLIKASI DALAM BAHASA MAKASSAR DIALEK LAKIUNG
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk dan makna reduplikasi dalam bahasa Makassar dialek Lakiung yang membedakannya dengan dialek lainnya. Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian kualitatif. Data dalam penelitian ini adalah kata-kata bereduplikasi dalam bahasa Makassar dari sumber tuturan informan penutur asli bahasa Makassar dialek Lakiung dan kepustakaan yang berupa bahan-bahan tertulis (dokumen) yang berhubungan dengan bahasa Makassar dialek Lakiung. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teknik simak libat cakap, teknik simak bebas libat cakap, teknik pancing, serta teknik cakap semuka. Teknik yang digunakan untuk menganalisis data, yaitu: identifikasi, klasifikasi atau pengkategorian, penganalisisan, dan pendeskripsian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) bentuk reduplikasi dalam bahasa Makassar terdapat empat bentuk reduplikasi, yaitu: (a) reduplikasi bentuk utuh, yang terdiri atas reduplikasi utuh nomina dengan pola pebentuknya adalah N - N = RUN, reduplikasi utuh verba dengan pola pebentuknya adalah V - V = RUV, dan reduplikasi adjektiva dengan pola pebentuknya adalah Adj - Adj = RUAdj.; (b) reduplikasi bentuk sebagian, yang terdiri atas reduplikasi sebagian kelas nomina dengan pola pembentukannya DPSk – DBN = RSN, kelas verba dengan pola pembentukannya DPSk – DBV = RSV, kelas adjektiva dengan pola pembentukannya DPSk – DBAdj = RSAdj, dan kelas numeralia dengan pola pembentukannya DPSk – DBNum = RSNum.; (c) bentuk reduplikasi kombinasi dengan afiks, yang berkombinasi dengan prefiks pre- polanya Pre+ (BD1-BD1), -su polanya (BD1-BD1) + Su, dan pre-su polanya Pre+ (BD1-BD1) + Su; dan (d) bentuk semu; (2) makna yang terkandung dalam kosakata bereduplikasi terdiri atas menyatakan: (a) makna banyak, (b) makna meskipun, (c) makna kecil, (d) perbuatan yang dilakukan berulang-ulang, (e) perbuatan dilakukan dengan enaknya atau santainya, (f) makna saling, (g) makna agak, (h) makna keadaan atau kondisi, (i) perbuatan lebih intensif, (j) makna hanya, (k) makna setiap, (l) serta makna masing-masing
DISFEMISME BERNUANSA HUMOR DALAM STIKER DI MEDIA SOSIAL WHATSAPP
Perkembangan media sosial saat ini ditandai dengan penggunaan bahasa yang, lugas, jujur, dan apa adanya, serta gambar untuk menegaskan. Akibatnya, banyak ekspresi bahasa dinyatakan dengan bahasa yang kasar dan dapat melukai atau menyakiti mitra bicara. Bahasa yang kasar tersebut ditandai dengan penggunaan disfemisme. Disfemisme tersebut terungkap melalui makian, hinaan atau celaan, tuduhan, dan sebagainya. Dalam komunikasi WhatsApp, penggunaan bahasa yang apa adanya itu terekspresikan dalam stiker bergambar dan dilengkapi dengan tulisan yang menghibur atau menghinakan, serta tren budaya komunikasi masyarakat saat ini. Stiker atau meme tersebut dikaji secara semantik melalui penggunaan disfemisme. Fokus penelitian adalah bagaimana bentuk disfemisme dalam stiker WhatsApp dan apa fungsi disfemisme tersebut digunakan di media sosial WhatsApp. Sebaliknya, penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk dan fungsi disfemisme dalam stiker WhatsApp dengan menggunakan metode deskriptif. Metode deskriptif adalah adalah suatu metode yang mendeskripsikan data kebahasaan apa adanya dan mengkajinya secara kualitatif, tidak menggunakan angka-angka. Data penelitian ini adalah stiker di media sosial WhatsApp yang mengandung disfemisme baik kata, frasa, maupun kalimat dan menjelaskan alasan atau latar belakang penggunaan disfemisme tersebut. Sumber data berasal dari media sosial WhatsApp dari tanggal November—Desember 2020. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik simak dan teknik catat sesuai dengan konsep (Mahsun, 2015). Teknik simak digunakan untuk memperoleh data yang dilakukan dengan menyimak. Pengertian simak tidak hanya data lisan, tetapi juga data tulisan, yaitu dengan membaca stiker di media sosial WhatsApp. Menyimak stiker di WhatsApp adalah mengunduh dan menyimpannya di folder pada kurun waktu tersebut. Selanjutnya, data yang mengandung disfemisme dikumpulkan beserta alasan atau latar belakang penggunaannya. Proses pembacaan di dalamnya tercakup juga pencatatan data yang selanjutnya dicatat di kartu data. Setelah itu, penulis melakukan reduksi data, klasifikasi data, dan analisis data. Stiker tersebut secara umum menjelaskan penggunaan disfemisme yang dibalut dengan humor yang menimbulkan sungging senyum pembaca, tetapi bagi yang terkena, hal itu merupakan sindiran yang menghinakan atau juga tuduhan yang menyakitkan. Oleh karena itu, sangat menarik meneliti stiker di WhatsApp yang bernada disfemisme karena dapat menjadi citraan perilaku berbahasa dan kecenderungan menyikapi sesuatu yang dikemas secara humor oleh masyarakat saat ini
DOES CORPORATE GOVERNANCE AND FIRM PERFORMANCE IMPROVE SUSTAINABILITY REPORT DISCLOSURE?
The operational activities of the company have the objective of maximizing profits. Every profit made will come at a cost of the social and environmental circumstances. The continual existence of humans and other living things associated with the company's operations will be impacted by this issue. Due to their need to survive, businesses are now more concerned with the environment and its surroundings, as shown by the CSR that they report on in their sustainability reports. The performance of the company and the presence of good corporate governance both support this disclosure. The purpose of this study was to gather empirical data regarding the impact of corporate performance and governance on sustainability report disclosure. The companies that are used are those that publish sustainability reports between 2020 and 2022 and are classified as basic material, cyclical, and non-cyclical companies. Purposive sampling was used to choose the research sample, which included 37 companies in total. Regression analysis on panel data was utilized to test the research hypothesis. The findings show that while leverage has a negative impact on disclosure in sustainability reports, governance, liquidity, and profitability have no effect on disclosure. Stakeholders can learn from this study what elements may improve the disclosure of information in corporate sustainability reports
THE INFLUENCE OF GCG ON THE FINANCIAL PERFORMANCE OF BANKING COMPANIES LISTED ON THE IDX FOR THE 2020-2022 PERIOD
This research aims to examine the influence of good corporate governance on the financial performance of banking companies on the Indonesia Stock Exchange in 2020-2022. The aim of this research is to determine the effect of implementing Good Corporate Governance on financial performance. The purpose of implementing GCG is to encourage the achievement of corporate sustainability through management based on the principles of transparency, accountability, responsibility, independence and fairness. This study uses a quantitative approach. The method used is the purposive sampling method. The population in this research is the annual financial reports of banking companies listed on the Indonesia Stock Exchange during the 2020-2022 period. The research results show that GCG proxies, namely, independent commissioners, managerial ownership, institutional ownership, audit committees influence the company's financial performance
THE IMPACT OF ARTIFICIAL INTELLIGENCE ON FINANCIAL PERFORMANCE WITH MODERATION OF SUSTAINABILITY IN BANKING COMPANIES IN INDONESIA
The study investigates the impact of the adoption of artificial intelligence (AI) by the conventional banking sector in Indonesia on financial performance through ROA and ROE, with sustainability as a variable that strengthens or weakens the relationship between the two. Data was obtained from the ten largest public banks in Indonesia listed on the Indonesian Stock Exchange during the period 2022–2023. The use of AI technology and sustainability programs are consistently reported in the majority of banks' annual reports. Data analysis using SPSS tests with linear regression models. Studies show that the adoption of AI does not have a significant impact on ROA with sustainability as a moderation variable. However, adopting AI with a moderate level of sustainability has a positive and significant effect on ROE
FUNDAMENTAL AND TECHNICAL DETERMINANTS OF STOCK RETURNS
A potential investor needs stock return data to know how much the company will generate capital loss, capital gain, and dividend from the company's income. The purpose of this study is to identify factors that affect stock returns simultaneously and partially. The factors tested in this study include Return on Asset (ROA), Return on Equity (ROE), Debt to Equity Ratio (DER), and Rupiah Exchange Rate. The type of data used by the author in this study is secondary data by collecting data from financial reports published by the Indonesia Stock Exchange website. The population of this study includes all Food and Beverage sub-sector manufacturing companies listed on the Indonesia Stock Exchange in 2022 with a total of 84 companies. The sample of this study was taken from 21 companies using purposive sampling as a sampling method. The data collection method used by researchers is documentation, namely by collecting data through articles, journals, and financial reports. The analysis in this study uses descriptive analysis methods, classical assumption tests, coefficient of determination analysis, multiple linear regression equation models, hypothesis testing (t test, partial) and f test (goodness of fit). The data source obtained is secondary data in the form of the results of previous research journals that are in line with this research by making observations from the official websites of the Indonesia Stock Exchange and Bank Indonesia. The results of this study indicate that return on assets, return on equity, debt to equity ratio, and rupiah exchange rate simultaneously affect stock returns. Partially, return on assets and debt to equity ratio have no effect but are significant to stock returns, return on equity has a significant effect on stock returns, and the rupiah exchange rate has no significant effect on stock returns