Open Access Journal Online Universitas Islam Kadiri
Not a member yet
3043 research outputs found
Sort by
Pengaruh Budaya Organisasi, Kompensasi, dan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Karyawan pada PT. Golden Step Indonesia
Penelitian ini menguji Pengaruh Budaya Organisasi, Kompensasi, dan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Karyawan pada PT. Golden Step Indonesia, Teknik Sampel purposive sampling digunakan bersamaan dengan metode penelitian menggunakan kuantitatif dalam pengumpulan data dalam penelitian ini. Sampel penelitian ini terdiri dari 75 responden. Pengumpulan data penelitian, responden diberikan kuesioner melalui Google Form. Selain itu, prosedur analitis menggunakan perangkat lunak yang disebut SPSS V26. Analisis regresi linier berganda dan pengujian asumsi umum merupakan dua metode analisis data. Uji t, Uji F dan uji R2 digunakan dalam pengujian hipotesis. hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel Budaya Organisasi, Kompensasi, dan Disiplin Kerja berpengaruh terhadap Kinerja Karyawan secara parsial dan Budaya Organisasi, Kompensasi, dan Disiplin Kerja berpengaruh signifikan secara simultan terhadap Kinerja Karyawa
Pengaruh Pengungkapan Emisi Karbon, Board Diversity Dan Capital Expenditure Terhadap Nilai Perusahaan
This study aims to analyze the effect of carbon emission disclosure, board diversity and capital expenditure on company value. This study uses secondary data sources in the form of annual reports and sustainability of manufacturing companies taken from the company's official website. The research population to be observed is all manufacturing companies listed on the Indonesia Stock Exchange as many as 166 and the observation year is 2021 to 2023. The sampling technique used in this study is the purposive sampling technique of 80 companies that meet the criteria, so that the number of observations is 240 for 3 years. The analysis technique uses panel data regression analysis and hypothesis testing uses the t-test. The results of the study obtained that the carbon emission disclosure variable has a negative and significant effect on company value. Meanwhile, the board diversity variable has no effect on company value. In addition, the capital expenditure variable has a positive and significant effect on company value
Data-Driven Approach to Managing Best-Selling Beauty Categories: Price, Rating, Review, and Stock
The beauty industry in Indonesia is experiencing rapid growth, particularly through e-commerce platforms like Tokopedia. Many businesses still rely on intuition for product management, including decisions related to stock and pricing. This study develops a machine learning-based classification model to identify beauty products with high sales potential on Tokopedia, considering factors such as price, rating, review count, and stock availability. Ten classification algorithms are applied, including Naive Bayes, SVM, K-Nearest Neighbors, Decision Tree, Random Forest, XGBoost, LightGBM, CatBoost, Extra Trees, and Multi-Layer Perceptron (MLP). The data is processed using Python on Google Colab. The results show that ensemble algorithms, particularly Random Forest, LightGBM, and Extra Trees, provide prediction accuracy above 91% and are highly effective in predicting best-selling products. Based on this model, businesses can optimize stock and pricing management to ensure that best-selling products are always available, thereby improving operational efficiency in a highly competitive market. This research offers a data-driven solution for more strategic and evidence-based product management on e-commerce platforms
THE EFFECT OF TAX AVOIDANCE ON COST OF DEBT WITH GROWTH OPPORTUNITY AS A MODERATING VARIABLE
This study's goal is to examine how tax evasion affects borrowing costs and development opportunities as a moderating factor in the Indonesia Stock Exchange-listed energy industry. The financial statements of businesses listed on the Indonesia Stock Exchange serve as the second-order data used in this study. Purposive sampling was used in the sampling process in order to collect samples that satisfied the requirements. The energy industry that was listed on the Indonesia Stock Exchange between 2019 and 2021 serves as the study's example. Over the course of three years, 52 firms in all were employed as study samples, resulting in 156 samples. In this study, regression analysis and moderated regression analysis were employed. The cost of debt is positively impacted by tax evasion, according to the data analysis findings. Creditors must raise borrowing charges because they consider tax evasion to be a dangerous activity. Opportunities for growth cannot lessen the effect of tax evasion on debt costs
Pengaruh Hexagon Fraud Theory Terhadap Kecurangan Laporan Penjualan Oleh Karyawan Pada Pt. Indomarco Prismatama
Abstraction
This study aims to determine the effect of the Hexagon Fraud Theory on employee fraudulent sales reports at PT Indomarco Prismatama. This research is quantitative. Data were obtained through primary and secondary data. The population was comprised of PT Indomarco Prismatama employees. A sample of 58 employees was selected using saturated sampling. The analytical techniques used were validity testing, reliability testing, classical assumption testing, multiple linear regression analysis, and hypothesis testing.
The results of the study show that Pressure has a positive and significant effect on fraudulent sales reports with a sig value of 0.002 <0.05. Capability has a positive and significant effect on fraudulent sales reports with a sig value of 0.027 <0.05. Collusion has a positive and significant effect on fraudulent sales reports with a sig value of 0.002 <0.05. Opportunity has a positive and significant effect on fraudulent sales reports with a sig value of 0.021 <0.05. Rationalization has a positive and significant effect on fraudulent sales reports with a sig value of 0.000 <0.05. Arrogance has a positive and significant effect on fraudulent sales reports with a sig value of 0.009 <0.05. Pressure, capability, collusion, opportunity, rationalization and arrogance have a positive and significant effect on fraudulent sales reports with a sig value of 0.000 <0.05.
Keywords: Pressure, capability, collusion, opportunity, rationalization and
arrogance, sales report
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Hexagon Fraud Theory terhadap kecurangan laporan penjualan oleh karyawan pada PT Indomarco Prismatama. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Data penelitian ini diperoleh melalui data primer dan sekunder. Populasi dalam penelitian ini adalah Karyawan pada PT Indomarco Prismatama. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 58 karyawan dengan Teknik pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh. Tehnik analisis yang digunakan yaitu uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda dan uji hipotesis.
Hasil penelitian menunjukan bahwa Pressure berpengaruh positif dan signifikan terhadap kecurangan laporan penjualan dengan nilai sig 0,002 < 0,05.Capability berpengaruh positif dan signifikan terhadap kecurangan laporan penjualan dengan nilai sig 0,027 < 0,05.Collusiaon berpengaruh positif dan signifikan terhadap kecurangan laporan penjualan dengan nilai sig 0,002 < 0,05.Opportunity berpengaruh positif dan signifikan terhadap kecurangan laporan penjualan dengan nilai sig 0,021 < 0,05.Rationalization berpengaruh positif dan signifikan terhadap kecurangan laporan penjualan dengan nilai sig 0,000 < 0,05.Aroganze berpengaruh positif dan signifikan terhadap kecurangan laporan penjualan dengan nilai sig 0,009 < 0,05. Pressure, capability, collusion, opportunity, rationalization dan aroganze berpengaruh positif dan signifikan terhadap kecurangan laporan penjualan dengan nilai sig 0,000 < 0,05.
Kata kunci: Pressure, capability, collusion, opportunity, rationalization dan
aroganze, Laporan penjuala
Pemanfaatan Batang Tembakau sebagai Pestisida Nabati: Upaya Menuju Pertanian Organik Berkelanjutan di Kecamatan Pedan, Kabupaten Klaten
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pelatihan kepada petani tembakau di Kecamatan Pedan, Kabupaten Klaten, dalam memanfaatkan batang tembakau sebagai bahan baku pembuatan pestisida nabati. Limbah batang tembakau yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal memiliki kandungan senyawa aktif seperti nikotin yang efektif sebagai insektisida alami. Kegiatan dilaksanakan melalui pendekatan partisipatif dan edukatif, meliputi penyuluhan, demonstrasi, dan praktik langsung. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa petani mampu memahami dan mempraktikkan tahapan pembuatan pestisida nabati secara mandiri, dengan tingkat partisipasi dan antusiasme yang tinggi. Hasil kuesioner juga menunjukkan bahwa lebih dari 85% peserta memahami materi dan siap mengaplikasikannya di lahan masing-masing. Pemanfaatan batang tembakau ini dinilai memiliki potensi keberlanjutan yang tinggi karena bahan baku mudah diperoleh dan proses pembuatannya sederhana. Untuk mendukung keberlanjutan program, disarankan pembentukan kelompok kerja petani dan dukungan dari pemerintah desa serta penyuluh pertanian. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah nyata dalam mendorong pertanian yang lebih ramah lingkungan dan mandiri secara ekonomi
POLITIK DINASTI DI INDONESIA DALAM PERSPEKTIF HUKUM DAN DEMOKRASI
Fenomena politik dinasti di Indonesia telah menjadi isu yang kerap memicu perdebatan publik, terutama dalam pelaksanaan demokrasi dan supremasi hukum. Politik dinasti mengacu pada keterlibatan anggota keluarga atau kerabat dekat pejabat publik dalam kontestasi politik, yang kerap diasosiasikan dengan praktik nepotisme dan penyalahgunaan kekuasaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji praktik politik dinasti di Indonesia dari perspektif hukum dan demokrasi, serta menganalisis implikasinya terhadap sistem ketatanegaraan. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui studi pustaka, observasi, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa politik dinasti belum diatur secara tegas dalam peraturan perundang-undangan, sehingga membuka ruang terjadinya penyalahgunaan kekuasaan dan ketimpangan akses dalam politik elektoral. Hal ini berpotensi melemahkan prinsip meritokrasi, keadilan, dan akuntabilitas publik, serta menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi demokrasi dan penegakan hukum. Oleh karena itu, diperlukan penguatan regulasi dan sistem pengawasan yang lebih efektif untuk menjaga kualitas demokrasi dan menegakkan prinsip negara hukum di Indonesia
PELAKSANAAN PERJANJIAN KREDIT PERBANKAN DI BPR KABUPATEN TULUNGAGUNG (STUDI KASUS DI PT. BANK PERKREDITAN RAKYAT NUSAMBA NGUNUT)
Maraknya perjanjian kredit sebagai salah satu lini prekonomian yang dibutuhkan di Masyarakat menjadikan hadirnya PT. Bank Perkreditan Rakyat Nusamba Ngunut Kabupaten Tulungagung yang menjadi bagian dari BPR Nusamba Group. Namun hal yang demikian tetap memiliki potensi terhambatnya perjanjian kredit yang ditandatangani oleh debitur dan kreditur, sehingga perjanjian kredit sulit terlaksana pun bank menjadi harus memutar strategi untuk menyelesaikan kendala tersebut. Penelitian ini hadir untuk meganalisis pelaksanaan perjanjian kredit perbankan di PT. Bank Perkreditan Rakyat Nusamba Ngunut Kabupaten Tulungagung dan menganalisis bentuk kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan perjanjian kredit perbankan PT. Bank Perkreditan Rakyat Nusamba Ngunut Kabupaten Tulungagung. Hasil penelitian ini adalah pelaksanaan perjanjian kredit perbankan di PT. Bank Perkreditan Rakyat Nusamba Ngunut Kabupaten Tulungagung didasarkan pada SOP yang ada di PT. Bank Perkreditan Rakyat Nusamba Ngunut Kabupaten Tulungagung yang dibuat mengacu pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2024 tentang Kualitas Aset Bank Perekonomian Rakyat dan juga Pedoman Kebijakan Prosedur Perkreditan, dengan jenis jaminan yang dapat diagunkan berupa benda bergerak,benda tidak bergerak, hingga pada surat berharga. Dan bentuk kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan perjanjian kredit perbankan di PT. Bank Perkreditan Rakyat Nusamba Ngunut Kabupaten Tulungagung adalah berupa terjadinya kredit macet
IMPLEMENTASI PERATURAN MENTERI AGRARIA DAN TATA RUANG/KEPALA BADAN PERTANAHAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 13 TAHUN 2021 TENTANG PELAKSANAAN KESESUAIAN KEGIATAN PEMANFAATAN RUANG DAN SINKRONISASI PROGRAM PEMANFAATAN RUANG (Studi di Kota Kediri)
Penyelenggaraan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (KKPR) terhadap Rencana Tata Ruang, penyederhanaan persyaratan dasar Perizinan Berusaha, Penyederhanaan Perizinan Berusaha sektor adalah menjadi dasar untuk Peningkatan ekosistem Investasi dan kegiatan berusaha bagi Pelaku Usaha.
Dalam Penyelenggaraan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang melalui sistem elektronik KKPR yang terintrgrasi didalam sisterm Perizinan Berusaha Berbasis Risiko (OSS RBA) dalam pelaksanaannya masih belum optimal, beberapa permasalahan dalam penerbitan KKPR berusaha masih terjadi penyimpangan/ketidaksesuaian terhadap peraturannya, sehingga perlu dilakukan penelitian untuk mencari penyebabnya baik melalui pengumpulan data primer atau data sekunder yang berkaitan dengan masalah tersebut.
Berdasarkan hasil data penelitian didapatkan beberapa permasalahan terhadap produk KKPR berusaha bagi pelaku usaha dalam menjalankan kegiatan berusaha dan pemanfaatan ruangnya yang tidak sesuai dengan peraturan sehingga data hasil penelitian tersebut perlu dilakukan analisa dan kajian berdasarkan peraturan perundangan, teori hukum maupun azas-azas hukum untuk bisa menemukan penyebab-penyebabnya dalam rangka perbaikan sistem dan peraturan terkait guna menciptakan kemudahan dalam proses pengurusan penerbitan KKPR berusaha bagi pelaku usaha dan peningkatan ekosistem investasi yang mendatangkan peningkatan dibidang ekonomi dan kesejahteran masyarakat.
 
Employee Empowernment And Innovation: Fostering A Culture Of Creativity In The Workplace
The study aims to explain the relationship between employee empowerment, Innovation and creativity. The study comprises of three foundational variables that are Employee empowerment, innovation and creativity, and the association of employee empowerment with innovation and creative. The results indicate that 32.33% of the respondents did not think that the university's organizational culture was empowering. Furthermore, 37% of the participants believed that faculty members' titles had an impact on their ability to make and accept decisions. Further, the findings indicate that 2% of respondents strongly agreed with the statement, 2% agreed with it, and 2% were motivated to establish innovative and cutting-edge techniques for creating lecture plans and related activities in their organization, according to the findings. The conclusion indicates that the organization's demotivating environmental conditions impede innovation and créativité. The findings of the study suggest that corporate culture has a substantial effect on employees' mental health and, if not in the appropriate way, causes stress in workers. The relationship between commitment and organizational culture, subculture, leadership style and job satisfaction in organizational change and development