Open Access Journal Online Universitas Islam Kadiri
Not a member yet
3043 research outputs found
Sort by
PENINGKATAN EFISIENSI EKONOMI MELALUI EDUKASI PAJAK DAN AKUNTANSI UNTUK UMKM
Pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia sangat penting untuk meningkatkan perekonomian, menciptakan lapangan kerja, dan mengurangi kemiskinan. Namun, UMKM sering menghadapi tantangan, seperti keterbatasan modal, akses pasar, dan pengelolaan keuangan yang buruk. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas CV Phobo Konveksi di Samarinda melalui pelatihan akuntansi dasar dan pemahaman perpajakan terkini. Metode yang digunakan meliputi pelatihan dan pendampingan dalam sistem pembukuan digital menggunakan Accurate Online serta sosialisasi tentang kebijakan perpajakan terbaru. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa implementasi sistem pembukuan digital berhasil meningkatkan efisiensi dan akurasi pencatatan keuangan, mengurangi kesalahan, dan mempermudah penyusunan laporan keuangan. Selain itu, sosialisasi mengenai perpajakan, termasuk PPh Pasal 21 dan PPN, memberikan wawasan baru bagi karyawan, meningkatkan kepatuhan pajak, dan mempersiapkan perusahaan untuk menghadapi sistem Core Tax Administration System (CTAS) yang baru. Dampak positif dari pengabdian ini tidak hanya terlihat pada kinerja internal CV Phobo Konveksi, tetapi juga berkontribusi pada perekonomian lokal dengan meningkatkan produktivitas dan kepatuhan pajak. Melalui kegiatan ini, diharapkan UMKM dapat beradaptasi dengan perubahan, memanfaatkan teknologi digital, dan meningkatkan daya saing di pasar. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam membangun ekosistem pendukung yang berkelanjutan bagi pengembangan UMKM, sehingga dapat berkontribusi lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia di masa depan
Analisis Strategi Pengembangan Kompetensi SDM Pada Pelaku UMKM Jajanan Tradisional Pasar Karang Jasi
This study aims to analyze employee competency development in traditional snack UMKM located in Pasar Karang Jasi, focusing on experiential learning and mentoring by the business owner. The phenomenon underlying this study is the limited employee competence, lack of formal training, and the dominant role of the owner, which create a gap between required skills and actual employee abilities. A descriptive qualitative method was employed, using in-depth interviews with three employees (Intan, Dayu, and Nengah) and one business owner (Reni), supported by direct observation of production activities. Thematic analysis was applied to identify core aspects of competency development, such as independence, creativity, motivation, and related challenges. The results show that hands-on practice and mentoring enhance technical and non-technical skills, self-confidence, and work motivation. However, limitations in time, resources, and dependence on the owner remain obstacles to independence. This research contributes to the literature on human resource development in UMKM and offers practical insights for owners to design effective and sustainable employee development strategies. Appropriate human resource development improves competence while strengthening UMKM sustainability and competitiveness.
 
Pengaruh Brand Ambassador, Brand Image, Brand Awareness Dan Harga Terhadap Keputusan Pembelian
This study aims to analyze purchasing decision factors influenced by brand ambassadors, brand image, brand awareness, and price on Vondutch fashion products in Semarang City. The research approach uses a quantitative approach. The population consists of all customers who use Vondutch fashion products and the number of samples is set at 100 respondents based on the Lemeshow formula because the population is not known for sure. The data collection technique uses a questionnaire. The data analysis technique uses the SPSS application to test the proposed hypothesis. The results of the study explain that simultaneously and partially the variables of brand ambassadors, brand image, brand awareness, and price have a positive and significant effect on purchasing decisions
Pemeriksaan Bukti Permulaan: Formalisasi Asas Ultimum Remedium Pidana Pajak
Penelitian ini mengkaji tentang penegakan hukum pidana pajak di Indonesia menghadapi dilema fundamental antara fungsi penerimaan negara (budgetair) dan fungsi penegakan keadilan. Secara teoretis, asas ultimum remedium berfungsi sebagai pedoman untuk menempatkan hukum pidana sebagai upaya terakhir. Melalui mekanisme Pemeriksaan Bukti Permulaan, doktrin yang lazimnya pasif ini diformalkan menjadi sebuah prosedur hukum yang menawarkan jalur penyelesaian alternatif bagi Wajib Pajak di luar sistem peradilan pidana. Namun dalam praktiknya, mekanisme ini melahirkan persoalan hukum yang signifikan. Metode penelitian ini menggunakan penelitian hukum Normatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa berdasarkan data empiris mayoritas Wajib Pajak memilih jalur administratif, sebuah fakta yang mengindikasikan efektivitas mekanisme ini dalam memulihkan kerugian negara secara cepat. Artikel ini berargumen bahwa Bukti Permulaan yang secara teoretis menegakkan ultimum remedium, dalam praktiknya justru menciptakan sebuah paradoks. Analisis mendalam mengungkap bahwa Bukper berfungsi sebagai instrumen bifurkasi prosedural yang didorong oleh pragmatisme fiskal, salah satunya untuk mengatasi daluwarsa administratif. Desain ini menciptakan kondisi koersi prosedural yang secara de facto menggeser beban pembuktian kepada Wajib Pajak. Pada akhirnya, penelitian ini menyimpulkan bahwa Bukti Permulaan telah berhasil mentransformasikan asas yang seharusnya menjadi obat terakhir menjadi ancaman pertama yang efektif, sebuah arsitektur hukum yang efisien bagi negara tetapi berisiko mengikis prinsip keadilan prosedural dan asas praduga tak bersalah
The Authority of The Regional Supervisory Council for Notaries in Enforcing The Notarial Code of Ethics
This study aims to analyze and formulate the ideal model of authority of the Regional Supervisory Council of Notaries in enforcing the Notary Code of Ethics to ensure that the supervision of the notarial profession operates effectively, independently, expeditiously, and accountably. This legal research adopts a statute approach, a conceptual approach, and a comparative approach. The findings reveal that the authority of the Regional Supervisory Council of Notaries is administrative in nature and limited to overseeing the exercise of public office, whereas the enforcement of the Code of Ethics falls under the jurisdiction of the Notary Honorary Council as a professional organizational body. The ambiguity in delineating these authorities has led to overlaps and inefficiencies in the process of enforcing professional discipline. Consequently, this study proposes an integrated supervisory authority model that affirms the synergy between the Regional Supervisory Council and the Notary Honorary Council through a coordinated mechanism without overlapping functions or powers. The novelty of this research lies in the formulation of an integrated supervision concept grounded in the general principles of good governance, combining elements of positive law, professional ethics, and public accountability as the normative foundation for upholding notarial ethics within the framework of a democratic and religious rule of law state
Pemberdayaan dan Pelatihan Pengolahan Jamu dari Tanaman Herbal di Pekarangan Warga Desa Wates, Kecamatan Sumbergempol Tulungagung
Desa Wates, yang terletak di Sumber Gempol, Tulungagung, memiliki keanekaragaman hayati yang signifikan di pekarangan rumah, khususnya berupa berbagai jenis tanaman obat, termasuk brotowali (Tinospora crispa). Program pengabdian kepada masyarakat ini dirancang untuk meningkatkan pengetahuan serta pemanfaatan obat herbal melalui intervensi edukatif dan praktis yang terstruktur. Kegiatan yang dilakukan meliputi penyuluhan kepada masyarakat, pelatihan pengolahan brotowali berbasis nanoteknologi, serta pembagian bibit tanaman obat. Pelaksanaan pengabdian tersebut menghasilkan peningkatan yang terukur dalam pemahaman warga mengenai farmakognosi herbal, khususnya terkait teknik pengolahan optimal yang dapat mempertahankan atau meningkatkan aktivitas antioksidan. Selain itu, para peserta menunjukkan minat yang lebih tinggi dalam membudidayakan tanaman obat serta mengeksplorasi peluang komersialisasi produk herbal olahan sebagai sumber pendapatan alternatif. Inisiatif ini juga mendorong terbentuknya kebun herbal rumah tangga yang mendukung kemandirian dalam pengobatan tradisional. Secara keseluruhan, program ini berkontribusi pada pemberdayaan masyarakat lokal dengan memanfaatkan sumber daya tanaman asli melalui pendekatan ilmiah yang terintegrasi dengan teknologi, sehingga berpotensi memberikan manfaat sosial-ekonomi dan kesehatan
UPAYA PEMBERIAN KEPASTIAN HUKUM OLEH BADAN PERTANAHAN NASIONAL KOTA KEDIRI DALAM PENERBITAN SERTIPIKAT PENGGANTI AKIBAT PUTUSAN PENGADILAN (Studi Putusan Pengadilan Negeri Kediri Nomor 53/Pdt.G/2022/PN Kdr)
Penerbitan sertipikat pengganti rawan bermasalah, terlebih apabila putusan pengadilan memerintahkan untuk menerbitkan duplikat sertipikat yang sertipikat lamanya telah dilampirkan dalam berkas perkara dalam putusan yang berbeda. Salah satu contoh masalah yang berkaitan dengan penerbitan sertipikat pengganti sebagai akibat putusan pengadilan tersebut, terjadi pada Putusan Pengadilan Negeri Kediri Nomor 53/Pdt.G/2022/PN Kdr. Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu 1) Bagaimana upaya pemberian kepastian hukum oleh Badan Pertanahan Nasional Kota Kediri dalam penerbitan sertipikat pengganti akibat Putusan Pengadilan Negeri Kediri Nomor 53/Pdt.G/2022/PN Kdr? 2) Bagaimana kendala Badan Pertanahan Nasional Kota Kediri dalam penerbitan sertipikat pengganti akibat Putusan Pengadilan Negeri Kediri Nomor 53/Pdt.G/2022/PN Kdr.? Metode penelitian ini menggunakan jenis metode penelitian hukum empiris. Hasil Penelitian ini yaitu 1) Upaya pemberian kepastian hukum oleh Badan Pertanahan Nasional Kota Kediri dalam penerbitan sertipikat pengganti akibat Putusan Pengadilan Negeri Kediri Nomor 53/Pdt.G/2022/PN Kdr dilakukan dalam bentuk diskresi. Namun upaya tersebut belum mencapai kepastian hukum karena hingga saat ini sertipikat pengganti belum diterbitkan belum memenuhi syarat kepastian hukum. 2) Kendala Badan Pertanahan Nasional Kota Kediri dalam penerbitan sertipikat pengganti akibat Putusan Pengadilan Negeri Kediri Nomor 53/Pdt.G/2022/PN Kdr yaitu adanya pertentangan antara putusan Pengadilan Negeri Kediri Nomor 53/Pdt.G/2022/PN dengan Pasal 57 ayat (1) Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 1997 tentang Pendaftaran Tanah sehingga hal tersebut menimbulkan kekosongan hukum. Hal tersebut menjadikan adanya diskresi oleh Badan Pertanahan Nasional Kota Kediri yang didasarkan pada ketentuan pasal 22 ayat (2) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 30 Tahun 2014 tentang Administrasi Pemerintahan
PELAKSANAAN SENGKETA GUGATAN WARIS DI PENGADILAN AGAMA KABUPATEN KEDIRI ( STUDY KASUS PERKARA NOMOR: 1113/Pdt.G/2023/PA.Kab.Kdr )
Penulisan ini mengkaji pelaksanaan sengketa gugatan waris di pengadilan agama kabupaten kediri (studi kasus perkara nomor:1113/Pdt.G/2023/PA.Kab.Kdr ). Tujuan dari penelitian ini antara lain untuk menganalisis bagaimana jalannya pelaksanan pada sengketa gugatan waris beserta hambatan apa saja yang di alami saat terjadinya proses sengketa waris di pengadilan agama kabupaten Kediri. Karena dalam proses persidangan akan menghasilkan putusan/penetapan yang dapat mengakomodir keinginan penggugat/pemohon,yang harus dllaksanakan pihak-pihak dalam perkara yang di ajukan ke pengadilan. Dapat diketahui bahwa pelaksanaan sengketa gugatan waris di Pengadilan Agama memperlihatkan tantangan yang signifikan. Beberapa faktor yang memengaruhi efektivitas proses penyelesaian sengketa antara lain ketidaksepahaman antara pihak-pihak yang bersengketa, kompleksitas hukum waris, dan kekurangan sumber daya manusia serta sarana prasarana di Pengadilan Agama. Selain itu, pendekatan mediasi dan alternatif penyelesaian sengketa perlu lebih dipromosikan dan diterapkan secara luas dalam penyelesaian sengketa waris. Hal ini dapat mengurangi beban kerja Pengadilan Agama dan memberikan kesempatan bagi pihak-pihak yang bersengketa untuk mencapai kesepakatan yang saling menguntungkan
Analisis Sistem Kemitraan Petani Tembakau dengan PT Sadhana Arifnusa: Studi Kualitatif tentang Tingkat Kepuasan Bermitra di Kabupaten Nganjuk
Partnerships between farmers and companies are a strategic policy in the development of the agricultural sector in Indonesia, including tobacco, which is a high-value commodity but vulnerable to price fluctuations and production risks. This study aims to describe the partnership system between PT Sadhana Arifnusa and tobacco farmers in Nganjuk Regency and to analyze the influence of this partnership on farmers' risk preferences and satisfaction. The research was conducted using a qualitative descriptive method in Ngluyu and Gondang sub-districts. The results indicate that the partnership system includes the provision of production inputs, technical guidance, and market guarantees by the company, while farmers are required to follow cultivation standards and sell their entire harvest to the company. The partnership provides tangible benefits to farmers in the form of increased income, price certainty, and reduced farming risks. For the company, the partnership ensures a continuous supply and quality of tobacco according to established standards. This partnership model proves to be an effective strategy for mitigating production and market risks in tobacco farming in Nganjuk Regenc
SPOTIFY APPLICATION ON THE STUDENTS’ VOCABULARY ACHIEVEMENT: AN EXPERIMENTAL STUDY
The study investigated the influence of the Spotify application on the vocabulary achievement of eleventh-grade students. The research identified the need for engaging methods to enhance vocabulary learning, as non-technology media approaches often failed to captivate students. Spotify’s audio media features, such as songs and lyrics, offered contextual and interactive learning opportunities. Previous studies and the theoretical framework suggested that digital platforms like Spotify could significantly influence students’ vocabulary acquisition by presenting language in dynamic and authentic contexts. This study took a quantitative approach, using a pretest and posttest experimental research design that involved 80 students divided into experimental and control groups. The experimental group used Spotify for vocabulary exercises, including listening to curated songs, analyzing lyrics, and completing interactive tasks, while the control group received conventional lessons. Data analysis through IBM SPSS 19 assessed vocabulary improvements between the two groups, highlighting Spotify’s pedagogical advantages in creating engaging and effective language-learning environments. The results confirmed the alternative hypothesis (Hₐ), indicating that Spotify enhanced vocabulary achievement. The null hypothesis (H₀), which assumed no significant difference, was rejected. The results confirmed that Spotify enhanced vocabulary achievement. This suggested that integrating Spotify into language instruction not only influenced vocabulary retention but also fostered motivation and engagement among students, marking it as an effective educational tool