Jurnal terbitan UBD (Universitas Buddhi Dharma)
Not a member yet
2850 research outputs found
Sort by
The Impact of Content Strategy, Fan Interaction, Digital Platform Utilization, and Virtual Brand Image on Fan Engagement
This study aims to examine the influence of Content Strategy, Fan Interaction, Digital Platform Utilization, and Virtual Brand Image on Fan Engagement Levels among Virtual YouTuber fans in Tangerang City. The research employs a quantitative approach with a descriptive method. Data were collected using a structured questionnaire with a 5-point Likert scale, distributed to 100 respondents who are Virtual YouTuber fans and reside in Tangerang City. The sample was selected using purposive sampling based on specific criteria relevant to the research topic. Data processing and analysis were conducted using multiple linear regression analysis through IBM SPSS version 25. The results of the analysis indicate that all four independent variables simultaneously have a significant effect on Fan Engagement Levels. The Adjusted R Square value of 0.730 suggests that 73.0% of the variation in fan engagement levels can be explained by the combination of Content Strategy, Fan Interaction, Digital Platform Utilization, and Virtual Brand Image variables. Meanwhile, the remaining 27.0% is attributed to other factors not examined in this study, such as demographic characteristics, brand loyalty, visual content quality, and the intensity of online community activities. These findings provide practical contributions for content creators and Virtual YouTuber management in formulating effective strategies to increase fan engagement. Attention to the synergy between content, interaction, platforms, and virtual brand image is key to successfully building an active and loyal fan base. This study extends current VTuber engagement literature, which is still dominated by Japan and platform-based studies, by providing evidence from an emerging digital audience in Indonesia
ANALISIS WACANA DAN PENETRASI SOSIAL DALAM DIALOG FILM " BEFORE SUNRISE" (1995)
Penelitian ini membahas konteks dan makna percakapan beserta tahapan penetrasi sosial yang direpresentasikan melalui dialog antara dua karakter utama dalam film Before Sunrise (1995). Penelitian ini difokuskan pada proses kedua karakter utama, yaitu Jesse dan Celine, dalam mengungkapkan diri mereka dan memperlihatkan dinamika hubungan yang terbangun melalui percakapan yang intens. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi non partisipan, dokumentasi, dan studi pustaka. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Prinsip Kerja Sama Maksim Percakapan Paul Grice serta teori Tahapan Penetrasi Sosial Altman & Taylor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadinya kepatuhan hingga pelanggaran maksim percakapan yang kerap dilakukan oleh Jesse dan Celine selama berinteraksi, membuat keduanya dapat lebih mengenal terhadap satu sama lain serta lebih memahami makna dalam setiap percakapan mereka dengan menyesuaikan pada konteks situasi tertentu. Selain itu, perkembangan dinamika hubungan di antara mereka terjadi semakin signifikan, ketika mereka saling berbagi informasi atau hal personal terhadap satu sama lain. 
Type 2 Diabetes Mellitus Diagnosis Model Using the C4.5 Algorithm
Type 2 Diabetes Mellitus (DM) is a metabolic disorder characterized by elevated blood sugar resulting from decreased insulin secretion by pancreatic beta cells and/or impaired insulin function (insulin resistance). Over the last 50 years, there has been a rapid increase in the prevalence of diabetes, paralleling the rise in obesity rates. This study aims to develop a diagnostic model for type 2 DM using C4.5, incorporating feature selection and analyzing age and gender parameters of Type II DM patients. The research employs the Cross-Industry Standard Process for Data Mining (CRISP-DM). Based on the dataset used, the C4.5 model demonstrated superior performance compared to SVM and Random Forest, achieving an AUC value of 72.5%, indicating a reasonably good classification level. The predominant gender among Type II DM patients is female, comprising 210 patients or 54.8% in the age range of 18-94 years, while 173 male patients or 45.2% fall within the age range of 23-80 years
Pengaruh Kualitas Pelayanan, Word Of Mouth, Dan Media Promosi Terhadap Minat Beli Konsumen Kota Tangerang Pada Aplikasi Marketplace Blibli (Studi Kasus Pada Blibli)
Penulisan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui apakah Kualitas Pelayanan, Word Of Mouth, dan Media Promosi mempunyai pengaruh yang besar kepada Minat Beli Konsumen Kota Tangerang terhadap MarketPlace Blibli. Studi ini dilakukan melalui penyebaran kuisioner kepada konsumen langsung di Kota Tangerang. Penelitian menggunakan metode Random Purposive Sampling. Dan koefisiensi korelasi X1 Sebesar 0,671 yang artinya 67,1% variabel Kepuasan Pelayanan berpengaruh terhadap Minat Beli sedangkan 32,9% lainya di pengaruhi variabel lain. Jika dilakukan tes variabel X2 nilai korelasi nya adalah 0,770 yang artinya 77% Faktor Word Of Mouth terdapat pengaruh terhadap Minat Beli sedangkan 33% lainya di pengaruhi oleh variabel lain. Jika dilakukan pengujian secara simultan terhadap variabel X1, X2, dan X3 maka korelasi determinasi didapatkan adalah adalah 0,686 atau 68,6 %. Sehingga Kesimpulan yang dapat ditarik ialah variabel bebas (X1, X2, X3) terhadap Variabel terikat (Y) sebesar 68,6%, sedangkan sisanya sebesar 31,4% dipengaruhi variabel lain di luar penelitian ini. Jika dilihat dari hasil uji hipotesis di peroleh Thitung untuk Kualitas Pelayanan Sebesar 10.0352, Thitung Word Of Mouth sebesar 13,806, dan Thitung Media Promosi sebesar 13,080 dengan Ttabel sebesar 1,65675 dengan kata lain Ho ditolak Ha diterima.Jika dilakukan pengujian secara simultan terhadap variabel X1, X2, dan X3 maka korelasi determinasi didapatkan adalah adalah 0,686 atau 68,6 %. Sehingga Kesimpulan yang dapat ditarik ialah variabel bebas (X1, X2, X3) terhadap Variabel terikat (Y) sebesar 68,6%, sedangkan sisanya sebesar 31,4% dipengaruhi variabel lain di luar penelitian ini. Jika dilihat dari hasil uji hipotesis di peroleh Thitung untuk Kualitas Pelayanan Sebesar 10.0352, Thitung Word Of Mouth sebesar 13,806, dan Thitung Media Promosi sebesar 13,080 dengan Ttabel sebesar 1,65675 dengan kata lain Ho ditolak Ha diterim
Pengaruh Kompensasi, Lingkungan Kerja, Jenjang Karir, Motivasi Terhadap Kinerja Karyawan di Jakarta dan Bekasi
Maksud dilakukannya kegiatan ini untuk mencari dampak kompensasi, lingkungan kerja, jenjang karir dan motivasi kerja terhadap kinerja karyawan. Penelitian ini dilakukan Jakarta dan Bekasi bulan April sampai September 2023 dengan jumlah populasi tidak diketahui. Untuk menetapkan jumlah sampel disebabkan jumlah populasi tidak bisa diperkirakan, maka digunakan rumus Lemeshow dengan koefisien alpha 7% diperoleh sampel 196 responden. Metode analisa menggunakan regresi linier berganda diolah dengan aplikasi SPSS. Sebelum diregres, dipastikan data dan pemodelan yang digunakan sudah tepat agar dalam proses analisa berikutnya tidak mengalami kendala. Untuk memperoleh hal ini dapat dilakukan dengan pengujian kualitas data dan asumsi klasik. Hasil dari penelitian ini menunjukkan secara parsial terdapat pengaruh kompensasi 89.1%, lingkungan kerja 64.4%, jenjang karir 78.7% dan kotivasi kerja 62.3% terhadap kinerja karyawan dengan besaran. Semua variable bebas dengan sekaligus menjadi predictor terhadap kinerja karyawan dengan nilai Fhitung 3.875, probabilitas 0.000, jauh dibawah 0.05.Maksud dilakukannya kegiatan ini untuk mencari dampak kompensasi, lingkungan kerja, jenjang karir dan motivasi kerja terhadap kinerja karyawan. Penelitian ini dilakukan Jakarta dan Bekasi bulan April sampai September 2023 dengan jumlah populasi tidak diketahui. Untuk menetapkan jumlah sampel disebabkan jumlah populasi tidak bisa diperkirakan, maka digunakan rumus Lemeshow dengan koefisien alpha 7% diperoleh sampel 196 responden. Metode analisa menggunakan regresi linier berganda diolah dengan aplikasi SPSS. Sebelum diregres, dipastikan data dan pemodelan yang digunakan sudah tepat agar dalam proses analisa berikutnya tidak mengalami kendala. Untuk memperoleh hal ini dapat dilakukan dengan pengujian kualitas data dan asumsi klasik. Hasil dari penelitian ini menunjukkan secara parsial terdapat pengaruh kompensasi 89.1%, lingkungan kerja 64.4%, jenjang karir 78.7% dan kotivasi kerja 62.3% terhadap kinerja karyawan dengan besaran. Semua variable bebas dengan sekaligus menjadi predictor terhadap kinerja karyawan dengan nilai Fhitung 3.875, probabilitas 0.000, jauh dibawah 0.0
Pengaruh Brand Image Terhadap Keputusan Memilih Sekolah Di MTs Arrahmah Purwotengah Papar Kediri
Reputasi layanan atau komoditas dapat dibangun dan dibongkar dengan cepat. Oleh karena itu, sangat penting untuk membangun dan menumbuhkan reputasi atau brand image suatu entitas, termasuk lembaga pendidikan. MTs Arrahmah terus menghadapi persaingan yang kuat dari lembaga pendidikan lain yang sebanding, termasuk sekolah negeri dan swasta. Oleh karena itu, sangat penting bagi MTs Arrahmah untuk meningkatkan reputasi mereknya untuk menarik lebih banyak calon siswa dan orang tua untuk memilih lembaga pendidikan ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak Brand Image terhadap proses pengambilan keputusan saat memilih sekolah di MTs. Arrahmah. Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif kuantitatif, dengan variabel independen adalah Brand Image dan variabel dependennya adalah Keputusan Memilih Sekolah. Populasi penelitian secara eksklusif terdiri dari seluruh siswa MTs Arrahmah pada tahun 2023 yaitu sebanyak 250 siswa. Sampel yang digunakan adalah sebagian siswa MTs Arrahmah yaitu sebanyak 153 siswa..Hasil pengujian menunjukkan bahwa Brand Image Sekolah memiliki dampak yang signifikan terhadap proses pengambilan keputusan ketika memilih sekolah. Citra merek sekolah dapat berfungsi sebagai indikator yang dapat diandalkan untuk memprediksi sejauh mana pilihan untuk memilih institusi tertentu.Reputasi layanan atau komoditas dapat dibangun dan dibongkar dengan cepat. Oleh karena itu, sangat penting untuk membangun dan menumbuhkan reputasi atau brand image suatu entitas, termasuk lembaga pendidikan. MTs Arrahmah terus menghadapi persaingan yang kuat dari lembaga pendidikan lain yang sebanding, termasuk sekolah negeri dan swasta. Oleh karena itu, sangat penting bagi MTs Arrahmah untuk meningkatkan reputasi mereknya untuk menarik lebih banyak calon siswa dan orang tua untuk memilih lembaga pendidikan ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak Brand Image terhadap proses pengambilan keputusan saat memilih sekolah di MTs. Arrahmah
The Influence Of Price, Product Quality, And Promotion On Purchasing Decisions On Toast Store In Tangerang City
Many stores provide products the various and varied ways of preparing bread make many shops sell a variety of processed bread. One example is the processing of bread by baking. Toast is a processed bread that contains meat and vegetables with various processed sauces, and a processed bread that is served with sweet toppings and topped with various flavors that are then baked. The author sees many stores that provide processed bread products that are different from each other that vary. With so many shops offering a variety of processed toasts, it will inevitably lead to competition, In this study, the type of the research conducted is descriptive research. Descriptive research analyzes data systematically. The conclusion that produced is not general. The type of descriptive research is research survey. This study sought to determine how pricing, product quality, and promotion affected consumers’ decisions to buy toast at Tangerang City’s toast shops, researchers took three examples of toast shops in Tangerang City, namely Tokyo Cheese Toast, Roti Bakar 88, and Jiwa Toast. In studies that have been carried out, it shows that adjusted R Square has a value of 0.827. From the value obtained, it is stated that the price, product quality, and promotion of purchasing decisions have an influence with a value of 82.7% while the rest are other influencing factors. Based on t test research, it shows that the price has a value of 11,949 > 1,657. With a value of Sig. known 0.000 < 0.05. The product quality variable has a value of 20.494 > 1.657. With a Sig value of 0.000 < 0.05. The promotion variable has a value of 17.783 > 1.657. With a Sig value. 0.000 < 0.05. The fact that Ha is accepted suggests that independent variables influence in part purchasing decisions
Pengembangan Potensi Diri dan Pembentukan Karakter sebagai Strategi Pencegahan Tiga Dosa Besar dalam Pendidikan: Studi Kasus di SMP Ay-Yusufiah Tangerang
Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan pembinaan kepada siswa SMP Ay-Yusufiah Tangerang dalam upaya pencegahan tiga dosa besar dalam pendidikan, yaitu perundungan (bullying), kekerasan seksual, dan intoleransi. Pembinaan dilakukan dengan menggali potensi diri siswa dan membentuk karakter kreatif yang diharapkan mampu menjadi bekal dalam menghadapi tantangan sosial di lingkungan sekolah. Program ini juga merupakan bagian dari kerjasama antara pihak sekolah dan universitas dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan inklusif. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi sosialisasi, diskusi interaktif, dan penyuluhan yang dibagi ke dalam dua sesi materi. Materi pertama berfokus pada pengenalan dan dampak tiga dosa besar dalam pendidikan, sedangkan materi kedua mengajarkan manajemen diri sejak dini kepada siswa. Kegiatan ini diikuti oleh 284 siswa yang terdiri dari kelas 7, 8, dan 9, serta dihadiri oleh guru dan staf sekolah. Selain itu, dilakukan sesi tanya jawab untuk mendalami permasalahan yang dihadapi oleh siswa terkait dengan isu-isu sosial tersebut. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa pembinaan yang dilakukan dapat meningkatkan pemahaman siswa mengenai pentingnya menghindari dan mencegah perilaku negatif di sekolah, serta mendorong pengembangan karakter kreatif dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini juga memberikan dampak positif dalam menciptakan kesadaran siswa akan pentingnya toleransi, penghormatan terhadap perbedaan, dan manajemen diri. Rekomendasi dari kegiatan ini adalah pentingnya kesinambungan dalam pembinaan karakter, baik di tingkat sekolah maupun di lingkungan keluarga, guna memperkuat upaya pencegahan terhadap tiga dosa besar dalam pendidikan.Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan pembinaan kepada siswa SMP Ay-Yusufiah Tangerang dalam upaya pencegahan tiga dosa besar dalam pendidikan, yaitu perundungan (bullying), kekerasan seksual, dan intoleransi. Pembinaan dilakukan dengan menggali potensi diri siswa dan membentuk karakter kreatif yang diharapkan mampu menjadi bekal dalam menghadapi tantangan sosial di lingkungan sekolah. Program ini juga merupakan bagian dari kerjasama antara pihak sekolah dan universitas dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan inklusif. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi sosialisasi, diskusi interaktif, dan penyuluhan yang dibagi ke dalam dua sesi materi. Materi pertama berfokus pada pengenalan dan dampak tiga dosa besar dalam pendidikan, sedangkan materi kedua mengajarkan manajemen diri sejak dini kepada siswa. Kegiatan ini diikuti oleh 284 siswa yang terdiri dari kelas 7, 8, dan 9, serta dihadiri oleh guru dan staf sekolah. Selain itu, dilakukan sesi tanya jawab untuk mendalami permasalahan yang dihadapi oleh siswa terkait dengan isu-isu sosial tersebut. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa pembinaan yang dilakukan dapat meningkatkan pemahaman siswa mengenai pentingnya menghindari dan mencegah perilaku negatif di sekolah, serta mendorong pengembangan karakter kreatif dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini juga memberikan dampak positif dalam menciptakan kesadaran siswa akan pentingnya toleransi, penghormatan terhadap perbedaan, dan manajemen diri. Rekomendasi dari kegiatan ini adalah pentingnya kesinambungan dalam pembinaan karakter, baik di tingkat sekolah maupun di lingkungan keluarga, guna memperkuat upaya pencegahan terhadap tiga dosa besar dalam pendidikan
Pengaruh Perencanaan Pajak, Manajemen Laba Dan Struktur Modal Terhadap Nilai Perusahaan (Studi Kasus Pada Perusahaan Manufaktur Sub Sektor Otomotif & Komponen Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia 2020 – 2023 )
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh : (1) perencanaan pajak terhadap nilai perusahaan (2) manajemen laba terhadap nilai perusahaan serta (3) struktur modal terhadap nilai perusahaan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan populasi berupa perusahaan manufaktur otomotif dan komponen yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada periode 2020 hingga 2023. Sampel penelitian ditentukan menggunakan teknik purposive sampling, menghasilkan 9 perusahaan dengan data observasi selama 4 tahun berturut-turut, sehingga diperoleh total 36 sampel perusahaan. Analisis data dilakukan dengan bantuan software SPSS versi 29.0.2.0 dan Microsoft Excel, menggunakan uji statistik deskriptif, uji T, dan uji F. Metode analisis data yang digunakan adalah regresi linier berganda, dengan jenis data yang digunakan berupa data sekunder. Dengan menjalankan uji hipotesis diperoleh hasil sebagai berikut. Perencanaan Pajak tidak berpengaruh secara signifikan terhadap Nilai Perusahaan dengan nilai signifikansi sebesar 0,146 > 0,05. Manajemen Laba juga tidak berpengaruh secara signifikan terhadap Nilai Perusahaan, dengan nilai signifikansi 0,502 > 0,05. Struktur Modal berpengaruh signifikan terhadap Nilai Perusahaan, dengan nilai signifikansi lebih kecil dari 0,001 > 0,05. Perencanaan Pajak, Manajemen Laba, dan Struktur Modal pada penelitian ini secara bersama-sama dan signifikan memengaruhi Nilai Perusahaan dengan nilai signifikansi lebih kecil dari 0,001 > 0,05.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh : (1) perencanaan pajak terhadap nilai perusahaan (2) manajemen laba terhadap nilai perusahaan serta (3) struktur modal terhadap nilai perusahaan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan populasi berupa perusahaan manufaktur otomotif dan komponen yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada periode 2020 hingga 2023. Sampel penelitian ditentukan menggunakan teknik purposive sampling, menghasilkan 9 perusahaan dengan data observasi selama 4 tahun berturut-turut, sehingga diperoleh total 36 sampel perusahaan. Analisis data dilakukan dengan bantuan software SPSS versi 29.0.2.0 dan Microsoft Excel, menggunakan uji statistik deskriptif, uji T, dan uji F. Metode analisis data yang digunakan adalah regresi linier berganda, dengan jenis data yang digunakan berupa data sekunder. Dengan menjalankan uji hipotesis diperoleh hasil sebagai berikut. Perencanaan Pajak tidak berpengaruh secara signifikan terhadap Nilai Perusahaan dengan nilai signifikansi sebesar 0,146 > 0,05. Manajemen Laba juga tidak berpengaruh secara signifikan terhadap Nilai Perusahaan, dengan nilai signifikansi 0,502 > 0,05. Struktur Modal berpengaruh signifikan terhadap Nilai Perusahaan, dengan nilai signifikansi lebih kecil dari 0,001 > 0,05. Perencanaan Pajak, Manajemen Laba, dan Struktur Modal pada penelitian ini secara bersama-sama dan signifikan memengaruhi Nilai Perusahaan dengan nilai signifikansi lebih kecil dari 0,001 > 0,05
Pengaruh Budaya Organisasi, Kompensasi dan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Pada PT. Modern Multi Kemasindo
Penelitian ini diinisiasi untuk mengevaluasi dampak dari budaya organisasi, kompensasi, dan disiplin kerja terhadap kinerja karyawan di PT Modern Multi Kemasindo. Kurangnya komunikasi antar departemen berakibat pada budaya organisasi yang kurang berkembang, kompensasi yang diberikan tidak sejalan dengan kebijakan perusahaan, serta pelanggaran disiplin kerja yang tidak ditindak secara tegas sesuai ketentuan yang berlaku. Penelitian ini menerapkan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan data primer yang dihimpun melalui sebaran kuesioner kepada 100 responden. Temuan analisis mengungkapkan budaya organisasi ( = 12,010), kompensasi ( = 9,337), dan disiplin kerja ( = 12,048) secara signifikan memengaruhi kinerja karyawan ( = 1,660). Selain itu, secara bersama, budaya organisasi, kompensasi, dan disiplin kerja juga signifikan memengaruhi kinerja karyawan ( ). Oleh karena itu, 66,1% variasi dalam kinerja karyawan dapat dijelaskan oleh ketiga faktor tersebut, menunjukkan pentingnya pengelolaan aspek-aspek ini dalam meningkatkan performa karyawan.ab