Jurnal terbitan UBD (Universitas Buddhi Dharma)
Not a member yet
2850 research outputs found
Sort by
a
Tujuan studi ini berupa menelaah pengaruh yang diterima Tax Avoidance dari variabel Profitabilitas, Return on Assets (ROA), Good Corporate Governance (GCG), dan Leverage untuk perusahaan manufakur bagi subsektor property and real estate yang tercatat untuk rentang 2020-2023 di Bursa Efek Indonesia. Tax Avoidance merupakan praktik penghindaran atau penolakan pajak yang berimplikasi pada kerugian yang diterima negara dari segi pendapatan, sementara sejumlah faktor berupa lemahnya pengelolaan perusahaan, tingginya leverage, ROA, dan profitabilitas diduga menjadi pemicu tindakan tersebut. Pendekatan deskriptif pada riset kuantitatif menjadi metode yang diterapkan pada analisis ini. Data sekunder dipakai sebagai sumber analisis yang berbentuk financial report tahunan bagi tiap perusahaan yang didapat dari laman resmi BEI. Perusahaan manufaktor pada subsektor propery and real estate yang tercatat di BEI ialah populasi yang diterapkan pada studi ini.
Temuan analisis menemukan tidak adanya pengaruh yang diterima tax avoidance dari good corporate governance yang signifikan dengan nilai 1,369 selaku thitung dan 0,180 selau taraf signifikansi. Begitu pula tidak ada pengaruh yang diterima tax avoidance dari leverage yang signifikan dengan nilai 0,681 selaku thitung dan 0,500 selaku taraf signifikansi. Lebih lanjut tidak adanya pengaruh yang diterima tax avoidance dari profitabilitas dengan nilai 1,007 selaku thitung dan 0,321 selaku taraf signifikansi. Sementara variabel lainnya menemukan adanya pengaruh yang diterima tax avoidance dari return on assets yang signifikan dengan nilai 3,698 selaku thitung dan 0,001 selaku taraf signifikansi. Adapun keempat variabel secara simultan memberikan pengaruh bagi tax avoidance dengan besaran Fhitung 9,772 > Ftabel dan 0,000 selaku taraf signifikansi.
Temuan studi ini disimpulkan terkait implementasi good corporate governance yang baik tidak secara langsung menghambat upaya tax avoidance, sama seperti leverage dan profitabilitas. Akan tetapi, taraf return on assets yang semakin tinggi menandakan kecenderungan perusahaan agar bertindak tax avoidance yang semakin besar.
Pengaruh Struktur Modal, Kinerja Keuangan, Ukuran Perusahaan, dan Leverage Terhadap Profitabilitas (Studi Empiris Pada Perusahaan Manufaktur Sub Sektor Makanan dan Minuman yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2021-2024
Penelitian ini ditujukan dalam menganalisa pengaruh struktur modal, kinerja keuangan, ukuran perusahaan, dan leverage terhadap profitabilitas di perusahaan manufaktur sub-sektor industri makanan dan minuman yang tertulis di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2021–2024. Studi ini mengadopsi jenis pendekatan kuantitatif mempergunakan data sekunder berbentuk annual report yang bersumber pada web resmi BEI. Penentuan sampelnya dilaksanakan memakai purposive sampling method, dan dari 51 perusahaan yang diamati didapatkan 22 perusahaan yang selaras dengan kriteria, sehingga total data observasi sejumlah 88 (22perusahaan × 4 tahun). Analisis data dilakukan melalui uji statistik deskriptif, asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, koefisien penentu (R²), serta hipotesis mempergunakan SPSS versi 27. Secara parsial penelitian ini menghasilkan bahwasanya struktur modal pengaruhnya signifikan positif pada profitabilitas (nilai Sig. 0,017 < 0,05), kinerja keuangan tak memberi pengaruh signifikan (0,975 > 0,05), ukuran perusahaan pengaruhnya signifikan negatif (0,001 < 0,05), dan leverage tak signifikan memengaruhi profitabilitas (0,055 > 0,05). Pada uji simultan, keempat variabel tersebut secara signifikan memengaruhi profitabilitas dimana Sig. bernilai 0,001 (< 0,05) dan nilai F hitung 9,220 > F tabel 2,482. Koefisien penentu (R²) yaitu 0,307 mengartikan bahwasanya 30,7% variasi profitabilitas bisa diperjelas oleh struktur modal, kinerja keuangan, ukuran perusahaan, dan leverage, serta 69,3% tersisa yang dipengaruhi oleh variabel lainnya yang tak dianalisis di model ini.a
PERAN KELURAHAN DALAM VERIFIKASI DAN VALIDASI DATA KEMISKINAN EKSTREM DI KELURAHAN MARGASARI KOTA TANGERANG
Accurate data on extremely poor households determines the effectiveness of extreme poverty alleviation programs, so the process of verifying and validating (verval) extreme poverty data needs to be carried out. This study aims to determine the role of the sub-district in verifying and validating extreme poverty data in Margasari Sub-district, Karawaci District, Tangerang City, and to identify the obstacles encountered in the verification and validation process. The background of this research focuses on the importance of accurate poverty data for more targeted policy planning, but there are still challenges in the process of verifying and validating data in the field. The method used in this study is a qualitative approach, conducting interviews and observations in Margasari Sub-district to explore information related to the implementation of verification and validation as well as the obstacles that arise. The results of this study show that the role of the sub-district in the implementation of extreme poverty data verification and validation includes coordination with RT/RW, community leaders, and related parties, conducting field verification, validation through sub-district deliberations, and reporting the results of verification and validation to higher authorities. This shows that the sub-district does not only act as an administrative implementer, but also as a facilitator and liaison between government policies and the community. The obstacles encountered in the implementation of verification and validation include limited human resources, inaccuracy of initial data from the central government, resistance from some members of the community to the data collection process, and limited information technology facilities.Data rumah tangga miskin ekstrem yang akurat sangatlah penting, sehingga proses verifikasi dan validasi (verval) data kemiskinan ekstrem perlu dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran kelurahan dalam verifikasi dan validasi data kemiskinan ekstrem di Kelurahan Margasari Kecamatan Karawaci Kota Tangereng serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi dalam proses verifikasi dan validasi tersebut. Latar belakang masalah penelitian ini berfokus pada pentingnya data kemiskinan yang akurat untuk perencanaan kebijakan yang lebih tepat sasaran, namun masih terdapat tantangan dalam proses verifikasi dan validasi data di lapangan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif, dengan melakukan wawancara dan observasi di Kelurahan Margasari untuk menggali informasi terkait implementasi verifikasi dan validasi serta kendala yang muncul. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa peran kelurahan dalam pelakasnaan verifikasi dan validasi data kemiskinan ekstrem meliputi koordinasi dengan RT/RW, tokoh masyarakat, dan pihak terkait, pelaksanaan verifikasi lapangan, validasi melalui musyawarah kelurahan, serta pelaporan hasil verval ke instansi di atasnya. Hal ini menunjukkan bahwa kelurahan tidak hanya bertindak sebagai pelaksana administratif, melainkan juga fasilitator dan penghubung kebijakan pemerintah dengan masyarakat. Adapun kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan verval, antara lain keterbatasan sumber daya manusia, ketidakakuratan data awal yang berasal dari pusat, resistensi sebagian masyarakat terhadap proses pendataan, serta keterbatasan sarana teknologi informasi.
Kata Kunci: Verifikasi Data, Validasi Data, Kemiskinan Ekstrem, Peran Kelurahan, Kesejahteraan Sosia
Pengaruh Green Accounting, Kinerja Lingkungan Dan Struktur Modal Terhadap Firm Value Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar Di BEI 2021-2023
Penerapan green accounting yang efektif mencerminkan komitmen perusahaan terhadap transparansi dan tanggung jawab lingkungan, yang tidak hanya meningkatkan kepercayaan pemangku kepentingan tetapi juga memperkuat reputasi perusahaan di pasar. Dengan memperhatikan aspek keberlanjutan dalam pelaporan keuangan, green accounting dapat memberikan nilai tambah bagi perusahaan, menarik minat investor yang peduli pada praktik berkelanjutan, dan pada akhirnya berkontribusi pada peningkatan firm value, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh green accounting, kinerja lingkungan, dan struktur modal terhadap firm value dengan tata kelola perusahaan sebagai variabel pemoderasi. Metode yang digunakan dalam penelitin ini menggunakan metode kuantitatif dengan menggunakan program SEM. Hasil penelitian ini bahwa pengaruh Green Accounting terhadap Kinerja Keuangan. Green Accounting (X1) memiliki nilai probabilitas sebesar 0.0351 dimana nilai signifikan < 0.05 atau 0.0351 < 0.05 dan thitung > ttabel yaitu 2.164690 > 2.00488, Pengaruh Kinerja Lingkungan terhadap Kinerja Keuangan. Kinerja Lingkungan (X2) memiliki nilai probabilitas sebesar 0.6095 dimana nilai signifikan > 0.05 atau 0.6095 > 0.05 dan thitung > ttabel yaitu 0.513930 > 2.00488, Pengaruh Struktur Modal terhadap Kinerja Keuangan. Struktur Modal (X3) memiliki nilai probabilitas sebesar 0.0021 dimana nilai signifikan < 0.05 atau 0.0021 < 0.05 dan thitung < ttabel yaitu -3.247417 < 2.00488. Jadi dapat disimpulkan bahwa green accounting, kinerja lingkungan dan struktur modal berpengaruh terhadap firm value.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh green accounting, kinerja lingkungan, dan struktur modal terhadap firm value dengan tata kelola perusahaan sebagai variabel pemoderasi. Metode yang digunakan dalam penelitin ini menggunakan metode kuantitatif dengan menggunakan program SEM. Hasil penelitian ini bahwa pengaruh Green Accounting terhadap Kinerja Keuangan. Green Accounting (X1) memiliki nilai probabilitas sebesar 0.0351 dimana nilai signifikan < 0.05 atau 0.0351 < 0.05 dan thitung > ttabel yaitu 2.164690 > 2.00488, Pengaruh Kinerja Lingkungan terhadap Kinerja Keuangan. Kinerja Lingkungan (X2) memiliki nilai probabilitas sebesar 0.6095 dimana nilai signifikan > 0.05 atau 0.6095 > 0.05 dan thitung > ttabel yaitu 0.513930 > 2.00488, Pengaruh Struktur Modal terhadap Kinerja Keuangan. Struktur Modal (X3) memiliki nilai probabilitas sebesar 0.0021 dimana nilai signifikan < 0.05 atau 0.0021 < 0.05 dan thitung < ttabel yaitu -3.247417 < 2.00488. Jadi dapat disimpulkan bahwa green accounting, kinerja lingkungan dan struktur modal berpengaruh terhadap firm value
Pengaruh Pelatihan, Gaya Kepemimpinan, Dan Beban Kerja Terhadap Produktivitas Kerja Karyawan
In an era of increasingly fierce global competition, enhancing employee work productivity has become a crucial factor determining an organization's success in achieving its goals. Employee productivity is influenced by various complex and interrelated factors, including the training provided, leadership style applied, and workload imposed. This study aims to comprehensively analyze the influence of these three factors on employee work productivity. Using a systematic literature review (SLR) approach, this study examined various scientific journals discussing the relationship between training, leadership, and workload on employee productivity. The literature search process was conducted through several leading journal databases such as Scopus, Science Direct, Google Scholar, JSTOR, and Emerald Insight using specific keywords related to research variables. The analysis results show that effective training programs significantly improve employee skills and competencies, enabling them to complete tasks more effectively and efficiently. Training is not limited to conventional technical skills but also includes digital literacy and adaptability to evolving technologies. Appropriate leadership styles, particularly transformational and participatory, have been proven to increase employee motivation and job satisfaction, ultimately positively impacting productivity. Leaders who can inspire, motivate, and empower employees tend to create a conducive work environment where employees feel valued and motivated to deliver their best performance. Optimal workload management contributes to maintaining work-life balance and reducing stress, with the relationship between workload and performance not necessarily linear and simple, but involving complex psychological processes. These findings confirm that these three factors have a significant influence on employee work productivity, both individually and simultaneously. In the VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity) era and digital transformation, the interaction between these three factors becomes increasingly important to consider in creating organizational resilience. The dimension of organizational culture is also an important moderating factor in the relationship between training, leadership style, workload, and productivity. The practical implication of this research is the need for organizations to adopt a more integrated and contextual approach to improving employee work productivity, by designing strategic policies that align training programs, leadership development, and workload management within a cohesive organizational cultural framework to optimize human resource performance.Dalam era persaingan global, peningkatan produktivitas kerja karyawan menjadi faktor kunci dalam keberhasilan organisasi. Produktivitas karyawan dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk pelatihan, gaya kepemimpinan, dan beban kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh ketiga faktor tersebut terhadap produktivitas kerja karyawan. Menggunakan pendekatan systematic literature review (SLR), penelitian ini mengkaji berbagai jurnal ilmiah yang membahas hubungan antara pelatihan, kepemimpinan, dan beban kerja terhadap produktivitas karyawan. Hasil analisis menunjukkan bahwa pelatihan yang efektif meningkatkan keterampilan dan kompetensi karyawan, gaya kepemimpinan yang sesuai mampu meningkatkan motivasi serta kepuasan kerja, dan manajemen beban kerja yang optimal berkontribusi dalam menjaga keseimbangan kerja dan mengurangi stres. Temuan ini menegaskan bahwa ketiga faktor tersebut memiliki pengaruh yang signifikan terhadap produktivitas kerja karyawan, baik secara individu maupun simultan. Implikasi dari penelitian ini adalah perlunya perusahaan untuk mengadopsi kebijakan strategis dalam mengelola sumber daya manusia guna meningkatkan efektivitas kerja dan daya saing organisasi
Transfer Pricing, Information Asymmetry, Thin Capitalization, and Intangible Assets: Their Influence on the Utilization of Tax Havens – Evidence from Mining Companies (2020–2024)
Income tax remains the main contributor to Indonesia’s tax revenue; therefore, the government aims to boost its income through the taxation sector, both corporate and individual income taxes. The study is designed to assess the various aspects that shape the utilization of tax havens by firms, particularly within the mining field. Multinational corporations often utilize tax havens as a means of reallocating profits to Tax-friendly jurisdictions, thereby Cutting down their aggregate tax burden. This study applies multiple linear regression analysis using secondary data derived from corporate financial reports. The F-test outcomes indicate that, collectively, Tax haven usage is significantly affected by the four independent variables, with an F-value of 4.446 > F-table value of 2.43 and a significance level of 0.006 < 0.05. The t-test results indicate that transfer pricing (t = 2.172; sig. = 0.032), thin capitalization (t = 2.716; sig. = 0.007), and intangible assets (t = 2.646; sig. = 0.009) significantly influence the utilization of tax havens
Sosialisasi Pengembangan Business Process Slaughter House PT. Argo Makmur Proteindo
Banyak pelanggan dari slaughter house Argo Makmur Proteindo yang ingin bekerja sama dalam pemotongan hewan unggas yang hasilnya seperti karkas unggas, bonless dan frozen food atau marinasi yang nanti dijual lagi oleh customer tersebut. dibutuhkan process business baru yang dinamakan maklon pada proses business Argo Makmur Proteindo. Artikel Pengbadian Kepada Masyarakan ini bertujuan untuk merancang dan mendokumnetasikan alur process bisnis maklon pada unit slaughter house PT. Argo Makmur Proteindo, mulai dari penerimaan bahan baku unggas hingga penyimpanan hasil produksi di cold storage dengan integrasi penuh pada sistem SAP serta mengembangkan model perhitungan biaya produksi dan harga jual akurat sehingga arus kas perusahaan tetap sehat dan kolaborasi dengan pelanggan menjadi saling menguntungkan. Metode pada artikel ini mencangkup pada Analisa kebutuhan bisnis pada alur maklon, meliputi proses administrasi, produksi karkas, bonless dan produk beku (frozen) dan marinasi. Pemodelan tersebut atau proses business mapping untuk bisa merinci aktivitas, alur process dokumen dan penginputan ke dalam modul SAP serta Design dan konfigurasi di SAP sangat diperlukan dalam hal ini karena mencangkup mengintegrasikan proses yang baru kedalam modul SAP (MM, PP, SD dan FICO) seperti penerimaan bahan baku, pengaturan biaya produksi, manajemen Gudang, biaya operasional, overhead serta parameter harga jual dan margin keuntungan. Dalam alur tersebut mengacu pada skema perhitungan biaya maklon yang terotomasi dalam SAP. Implemtasi alur process bisnis maklon terintegrasi di SAP menghasilkan model biaya pada accounting yang transparan dan real-time, meminimalkan duplikasi data dan kesalahan input serta arus kas yang kuat tetap berkat perhitungan biaya yang tepat dan memberikan dasar kuat bagi PT. Argo Makmur Proteindo.Banyak pelanggan dari slaughter house Argo Makmur Proteindo yang ingin bekerja sama dalam pemotongan hewan unggas yang hasilnya seperti karkas unggas, bonless dan frozen food atau marinasi yang nanti dijual lagi oleh customer tersebut. dibutuhkan process business baru yang dinamakan maklon pada proses business Argo Makmur Proteindo. Tahapan proses administrasi tersebut dibutuhkan Analisa supaya cash flow tidak merugi dan bisa saling menguntungkan bagi kedua pihak. Tahapan tersebut harus terintegrasi dengan sistem informasi yang ada di Argo Makmur Proteindo yaitu Sistem Aplication Planning (SAP) yang berjalan. Proses dalam slaughter house memerlukan tahapan proses administrasi flow business maklon dalam menghasilkan produksi yang baik. Proses pekerjaan terima bahan baku sampai hasil produksi dan tersimpan di Gudang cold storage dan proses biaya-biaya produksi dan nilai harga jual produksi yang dijadikan parameter harga jual pada sistem informasi SAP. Dari permasalah diatas maka penulis membuat Alur process business penyewaan tempat frozen food yang terintegrasi dengan SAP dan membuat perhitungan biaya-biaya yang sesuai dengan alur proses business yang disesuaikan kondisi dan proses business pada PT. Argo Makmu Proteindo Hasil dari penelitian ini diharapkan proses bisnis ini menghasilkan keefektifan dan effesiensi produksi yang baik serta menghasilkan keuntungan bagi perusahaan dan menjadi sumber perekonomian karyawan dan tidak luput serta menjadi sumber perekonomian bagi masyarakat lingkungan sekitar yang diharapka
RANCANG BANGUN SISTEM MARKETPLACE DIECAST BERBASIS LARAVEL
Marketplace umum belum optimal dalam memenuhi kebutuhan komunitas kolektor diecast, terutama dalam hal pencarian produk spesifik, personalisasi rekomendasi, dan ruang interaksi antar anggota komunitas. Penelitian ini bertujuan untuk membangun sistem marketplace diecast berbasis Laravel yang dilengkapi dengan sistem rekomendasi menggunakan metode Content-Based Filtering (CBF). Pendekatan CBF mengandalkan algoritma Cosine Similarity untuk mengukur tingkat kemiripan antar produk berdasarkan nama dan merek, serta pembobotan Inverse Document Frequency (IDF) untuk mengidentifikasi tingkat kelangkaan suatu merek dalam basis data. Sistem ini tidak hanya menyediakan fitur transaksi, tetapi juga forum komunitas sebagai sarana diskusi dan berbagi informasi antar pengguna. Hasil perhitungan IDF menunjukkan bahwa merek dengan jumlah produk lebih sedikit memiliki bobot lebih tinggi, menandakan tingkat kelangkaan yang lebih besar. Produk yang direkomendasikan ditampilkan berdasarkan skor kemiripan tertinggi yang diperoleh dari hasil perhitungan Cosine Similarity, yang terbukti relevan dalam konteks sistem rekomendasi berbasis konten. Pengujian sistem dilakukan menggunakan metode User Acceptance Test (UAT) dengan melibatkan 36 responden. Hasilnya menunjukkan tingkat kepuasan pengguna mencapai 89%, dengan skor rata-rata 4,3 hingga 4,6 dari skala 5, yang mencerminkan bahwa sistem mudah digunakan, fitur berjalan dengan baik, dan tampilan antarmuka dianggap intuitif. Penelitian ini membuktikan bahwa penerapan metode CBF dengan Cosine Similarity dan IDF efektif dalam meningkatkan relevansi rekomendasi produk. Sistem ini diharapkan menjadi solusi yang sesuai dan berkelanjutan bagi komunitas kolektor diecast dalam mencari produk, memperluas koleksi, dan membangun interaksi daring yang aktif
ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM DIGITAL MARKETING UNTUK MENINGKATKAN TARGET PASAR DAN EFEKTIVITAS MONITORING PENJUALAN DI PT YUJIN MEDIA DIGITAL
Perkembangan teknologi informasi mendorong pelaku usaha untuk beradaptasi dengan strategi pemasaran berbasis digital guna meningkatkan jangkauan pasar dan efektivitas komunikasi dengan pelanggan. PT Yujin Media Digital, sebuah agensi konten video pendek yang berdiri pada tahun 2024, menghadapi tantangan dalam pengelolaan pemasaran dan data klien yang masih dilakukan secara manual melalui media sosial dan aplikasi perpesanan. Hal ini menyebabkan potensi miskomunikasi, keterlambatan respons, serta pencatatan yang tidak sistematis. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sistem digital marketing berbasis website guna mendukung proses promosi, pemesanan layanan, dan pengelolaan data klien secara terstruktur dan profesional. Penelitian ini menggunakan metode Rapid Application Development (RAD) yang terdiri dari tahapan perencanaan kebutuhan, perancangan antarmuka, implementasi, dan pengujian sistem. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi internal perusahaan. Sistem dibangun menggunakan framework Laravel dan basis data MySQL, serta dirancang dengan tools Figma agar memiliki tampilan yang responsif dan user-friendly. Fitur utama dalam sistem meliputi company profile, formulir leads, sistem booking layanan, dan dashboard monitoring. Hasil implementasi menunjukkan bahwa sistem berjalan sesuai kebutuhan pengguna, meningkatkan efisiensi kerja internal, dan memperkuat kehadiran digital perusahaan. Sistem ini juga memberikan pengalaman layanan yang lebih profesional bagi calon klien. Ke depannya, sistem dapat dikembangkan lebih lanjut dengan fitur pelaporan visual dan integrasi pembayaran digital untuk mendukung pertumbuhan bisnis secara berkelanjutan
PREDIKSI DAN INTERPRETASI TINGKAT CHURN PELANGGAN DI PT. BPR MAGGA JAYA UTAMA MENGGUNAKAN EXTREME GRADIENT BOOSTING DAN SHAP UNTUK MENDUKUNG PENGAMBILAN KEPUTUSAN
Customer churn adalah penurunan persentase pelanggan dalam suatu industri yang terjadi dalam jangka waktu tertentu yang dapat mempengaruhi pertumbuhan suatu bisnis. Dalam industri perbankan terus selalu memberikan inovasi terbaru baik secara pelayanan, fasilitas, dan kepuasan. Mempertahankan loyalitas nasabah merupakan tantangan utama di tengah persaingan yang semakin ketat. Salah satu permasalahan yang kerap terjadi adalah customer churn, yaitu berhentinya nasabah dalam menggunakan layanan bank. Penelitian ini bertujuan untuk membangun sistem prediksi churn menggunakan algoritma Extreme Gradient Boosting (XGBoost) dan melakukan interpretasi prediksi dengan metode Shapley Additive Explanations (SHAP) guna mendukung pengambilan keputusan strategis di PT. BPR Magga Jaya Utama. Data yang digunakan terdiri dari 54.213 sampel nasabah dengan 13 atribut utama, diolah menggunakan pendekatan machine learning yang mencakup proses pra-pemrosesan data, balancing dengan SMOTE, pelatihan model, dan evaluasi kinerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa XGBoost mampu memprediksi churn secara akurat dengan metrik evaluasi yang tinggi, sedangkan metode SHAP berhasil menginterpretasikan kontribusi masing-masing fitur terhadap prediksi churn secara transparan. Sistem prediksi ini diintegrasikan dalam sebuah platform berbasis web untuk memudahkan analisis dan pengambilan keputusan oleh pihak manajemen. Dengan implementasi sistem ini, PT. BPR Magga Jaya Utama diharapkan dapat meningkatkan retensi nasabah dan mengurangi tingkat churn secara signifikan melalui intervensi yang lebih tepat sasaran