Jurnal terbitan UBD (Universitas Buddhi Dharma)
Not a member yet
    2850 research outputs found

    PERBAIKAN KUALITAS PELAYANAN SALES MARKETING MENGGUNAKAN METODE SERVICE QUALITY PT. SENTRATEK METALINDO

    Get PDF
    Persaingan yang semakin ketat dalam dunia bisnis menjadi fokus utama disemua kalangan bisnis, baik bisnis yang bergerak dibidang jasa maupun non-jasa. Persaingan tersebut menuntut perusahaan untuk tidak hanya menyediakan produk berkualitas, tetapi juga memberikan pelayanan yang unggul kepada pelanggan. Penelitian ini dilakukan di PT. Sentratek Metalindo, sebuah perusahaan distributor produk elektrikal yang mengalami berbagai keluhan dari pelanggan terkait pelayanan sales marketing. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi dan meningkatkan kualitas pelayanan menggunakan metode Service Quality (Servqual) dan pendekatan perbaikan berkelanjutan PDCA (Plan, Do, Check, Action). Metode Servqual digunakan untuk mengukur kualitas pelayanan berdasarkan lima dimensi utama, yaitu tangibles, reliability, responsiveness, assurance, dan empathy, dengan membandingkan persepsi dan harapan pelanggan melalui penyebaran kuesioner kepada 40 responden. Hasil analisis menunjukkan adanya nilai gap negatif di semua dimensi, menandakan bahwa pelayanan belum memenuhi harapan pelanggan. Untuk mengatasi hal tersebut, perusahaan menerapkan siklus PDCA dengan berbagai inisiatif perbaikan, seperti pelatihan Customer Relationship Management (CRM), pelatihan product knowledge, pembentukan jadwal kunjungan, serta evaluasi rutin mingguan. Setelah implementasi, nilai gap menunjukkan perubahan signifikan ke arah positif, yang berarti pelayanan mengalami peningkatan sesuai dengan harapan pelanggan. Kombinasi metode Servqual dan PDCA terbukti efektif dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan kepuasan pelanggan. Penelitian ini juga merekomendasikan agar evaluasi dan peningkatan pelayanan dilakukan secara berkelanjutan untuk menjaga loyalitas pelanggan dan daya saing perusahaan

    Optimasi Hyperparameter Convolutional Neural Network untuk Klasifikasi Jenis Penyakit Daun Jagung menggunakan CLAHE

    No full text
    Corn plays an important role as one of the main food sources in Indonesia and around the world. Diseases in corn plants are often visible through their leaves. However, problems arise when farmers have difficulty detecting diseases that attack corn plants, making it difficult to take appropriate action to control them. Diseases in corn plants can lead to reduced photosynthesis, disrupt agricultural productivity, and cause financial losses for farmers. Therefore, a digital approach that can detect various types of diseases in corn plants is highly needed. In recent years, the emergence of machine learning algorithms has provided support systems for classifying corn leaf diseases. This research aims to classify types of corn leaf diseases using the Optimization of Convolutional Neural Network (CNN) Method for Classifying Types of Corn Leaf Diseases Using Contrast Limited Adaptive Histogram Equalization (CLAHE). The research stages include data collection, image enhancement with CLAHE, data augmentation, data preprocessing, classification, and evaluation. The Optimization of the CNN Method for Classifying Types of Corn Leaf Diseases Using CLAHE resulted in an accuracy of 94%, indicating that this experiment is capable of classifying corn leaf diseases effectively.Jagung memiliki peran penting sebagai salah satu sumber pangan utama di Indonesia dan di seluruh Dunia. Penyakit pada tanaman jagung sering kali dapat terlihat melalui daunnya. Namun, masalah muncul ketika petani kesulitan dalam mendeteksi penyakit yang menyerang tanaman jagung, sehingga sulit untuk mengambil tindakan yang tepat untuk mengendalikannya. Penyakit pada tanaman jagung dapat mengakibatkan penurunan fotosintesis, mengganggu produktivitas pertanian, dan menyebabkan kerugian finansial bagi petani. Oleh karena itu, pendekatan digital yang dapat mendeteksi berbagai jenis penyakit pada tanaman jagung sangat diperlukan. Beberapa tahun terakhir kemunculan algoritma pembelajaran mesin menyediakan sistem dukungan untuk klasifikasi penyakit daun jagung. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan klasifikasi jenis penyakit daun jagung menggunakan Optimasi Metode Convolutional Neural Network (CNN) untuk Klasifikasi Jenis Penyakit Daun Jagung Menggunakan Contrast Limited Adaptive Histogram Equalization (CLAHE). Tahapan penelitian berupa pengumpulan data, perbaikan citra dengan CLAHE, augmentasi data, data preprocessing, klasifikasi, dan evaluasi. Optimasi Metode CNN Untuk Klasifikasi Jenis Penyakit Daun Jagung Menggunakan CLAHE menghasilkan akurasi sebesar 94% yang menujukkan bahwa eksperimen ini mampu melakukan klasifikasi penyakit dauh jagung dengan bai

    ANALISIS BALANCED SCORECARD SEBAGAI ALAT PENGUKURAN KINERJA PERUSAHAAN PADA PT XYZ Tbk: ANALISIS BALANCED SCORECARD SEBAGAI ALAT PENGUKURAN KINERJA PERUSAHAAN PADA PT XYZ Tbk

    No full text
    The performance of a company is a sacrifice made by a person, team, or organization to achieve a particular desire or goal. Measuring company performance is an aspect that is needed or used by certain parties in evaluating company performance or future planning. The balanced scorecard (BSC) can provide a choice of strategic systems that aim to measure work results and improve the organization. The use of a balanced scorecard can also replace business plans and strategies with an organizational benchmark. Currently, there are four aspects of performance measurement in the balanced scorecard, namely the financial aspect, the customer aspect, the internal business aspect, and the learning and growth aspect. From the research results obtained by PT Nippon Indosari Corpindo Tbk for 2021, 2022, and 2023, the company's performance from a financial perspective is in a good position with a liquidity ratio of 265.32%, 209.93%, and 174.11%. Leverage ratio 31.53%, 35.09%, and 39.31%. Profitability ratio 31.53%; 35.09%; and 39.31%. The customer perspective is quite good, as seen from the 2022-2021 period of 17.44% and the 2023-2022 period of 0.83%, with a score of 2. The internal business perspective is in good condition, as seen from the 2022-2021 period of 52.11% and the 2023-2022 period of 22.92%, with a score of 3 and a score of 2. From the learning and growth perspective, from 2021 to 2023, the total number of employees continues to increase, in contrast to the number of employees who leave, which decreases every year. The company continues to improve employee HR training and development, which is carried out continuously every year.Kinerja suatu perusahaan adalah suatu pengorbanan yang dihasilkan oleh seseorang, tim atau organisasi untuk mencapai keinginan atau suatu tujuan tertentu. Pengukuran kinerja perusahaan adalah aspek yang dibutuhkan atau digunakan oleh pihak tertentu dalam mengevaluasi kinerja perusahaan maupun suatu perencanaan dimasa yang akan datang. Balanced scorecard (BSC) dapat menyediakan pilihan sistem strategis yang mempunyai tujuan untuk mengukur hasil kerja dan meningkatkan organisasi. Penggunaan balanced scorecard juga dapat mengganti rencana dan strategi bisnis menjadi suatu tolak ukur organisasi. Saat ini ada empat aspek pengukuran kinerja dalam balanced scorecard yaitu aspek keuangan (finance), aspek pelanggan (customer), aspek bisnis internal, serta aspek pembelajaran dan pertumbuhan. Dari hasil penelitian yang diperoleh PT XYZ untuk tahun 2021, 2022, dan 2023 kinerja perusahaan pada perspektif keuangan dalam posisi baik dengan rasio likuiditas 265,32%; 209,93%; dan 174,11%. Rasio leverage 31,53%; 35,09%; dan 39,31%. Rasio Profitabilitas 31,53%; 35,09%; dan 39,31%. Perspektif pelanggan lumayan baik dilihat dari periode tahun 2022-2021 sebesar 17,44% dan periode tahun 2023-2022 sebesar 0,83% dengan skor 2. Perspektif bisnis internal dalam keadaan baik dilihat dari periode tahun 2022-2021 sebesar 52,11% dan periode tahun 2023-2022 sebesar 22,92% dengan skor 3 dan skor 2. Perspektif pembelajaran dan pertumbuhan dari tahun 2021 sampai dengan 2023 total pegawai bertambah terus, berbanding terbalik dengan pegawai yang keluar mengalami menurun setiap tahunnya. Perusahaan terus meningkatkan pelatihan dan pengembangan SDM pegawai yang dilakukan berkesinambungan setiap tahunnya

    Strategi Komunikasi Pemasaran Agen Reglow Kota Tangerang dalam Meningkatkan Penjualan Produk Skincare Reglow

    Get PDF
    Pertumbuhan bisnis skincare di Indonesia dan kecenderungan investasi pada perawatan wajah mendorong Reglow untuk bersaing dalam menarik minat konsumen terutama pada level agen di Kota Tangerang. Reglow sebagai produk skincare lokal yang masih baru berusia kurang lebih 3 tahun mengalami peningkatan penjualan yang cukup signifikan terutama pada level agen sehingga menjadi pertanyaan besar yang harus dijawab, apa yang dilakukan Reglow untuk meningkatkan penjualan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi komunikasi pemasaran yang dilakukan oleh Agen Skincare Reglow di Tangerang dalam meningkatkan penjualan, untuk mengidentifikasi strategi marketing mix 4P yang efektif dalam meningkatkan penjualan produk skincare Reglow. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif. Hasil yang diperoleh yaitu agen Reglow di Kota Tangerang menerapkan Strategi Marketing Mix 4P untuk meningkatkan penjualan secara efektif yaitu: Mengembangkan produk skincare yang sesuai dengan kebutuhan dan tren pasar, Menjaga kualitas produk dengan kandungan bahan alami dan aman, Menawarkan ragam produk yang lengkap untuk berbagai jenis kulit dan permasalahan kulit, Mengembangkan kemasan produk yang menarik dan informatif, Menetapkan harga yang kompetitif dan terjangkau bagi target pasar yang diinginkan, Menawarkan diskon dan promo yang menarik untuk menarik minat konsumen, Mengembangkan paket produk yang ekonomis dan menarik. Membuka toko offline di lokasi yang strategis dengan target pasar yang potensial. Memanfaatkan media sosial dan platform e-commerce untuk menjual produk secara online. Serta membuka reseller untuk membantu meningkatkan penjualan. Melakukan promosi di toko konvensional maupun media massa dan online. Memberikan edukasi mengenai skincare melalui video testimoni dan video tutorial. Membangun hubungan baik dengan pelanggan melalui pelayanan yang prima.Pertumbuhan bisnis skincare di Indonesia dan kecenderungan investasi pada perawatan wajah mendorong Reglow untuk bersaing dalam menarik minat konsumen terutama pada level agen di Kota Tangerang. Reglow sebagai produk skincare lokal yang masih baru berusia kurang lebih 3 tahun mengalami peningkatan penjualan yang cukup signifikan terutama pada level agen sehingga menjadi pertanyaan besar yang harus dijawab, apa yang dilakukan Reglow untuk meningkatkan penjualan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi komunikasi pemasaran yang dilakukan oleh Agen Skincare Reglow di Tangerang dalam meningkatkan penjualan, untuk mengidentifikasi strategi marketing mix 4P yang efektif dalam meningkatkan penjualan produk skincare Reglow. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif. Hasil yang diperoleh yaitu agen Reglow di Kota Tangerang menerapkan Strategi Marketing Mix 4P untuk meningkatkan penjualan secara efektif yaitu: Mengembangkan produk skincare yang sesuai dengan kebutuhan dan tren pasar, Menjaga kualitas produk dengan kandungan bahan alami dan aman, Menawarkan ragam produk yang lengkap untuk berbagai jenis kulit dan permasalahan kulit, Mengembangkan kemasan produk yang menarik dan informatif, Menetapkan harga yang kompetitif dan terjangkau bagi target pasar yang diinginkan, Menawarkan diskon dan promo yang menarik untuk menarik minat konsumen, Mengembangkan paket produk yang ekonomis dan menarik. Membuka toko offline di lokasi yang strategis dengan target pasar yang potensial. Memanfaatkan media sosial dan platform e-commerce untuk menjual produk secara online. Serta membuka reseller untuk membantu meningkatkan penjualan. Melakukan promosi di toko konvensional maupun media massa dan online. Memberikan edukasi mengenai skincare melalui video testimoni dan video tutorial. Membangun hubungan baik dengan pelanggan melalui pelayanan yang prima

    STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAN PT. WONG COCO MOTOR UNTUK MENINGKATKAN PENJUALAN DI E-COMMERCE

    No full text
    E-commerce helps a lot of people to build sales. Marketing communication plays a very important role in marketing activities. This research aims to find out how the marketing communication strategy of PT Wong Coco Motor in an effort to increase in E-commerce. This research is a qualitative research with a descriptive approach. Data collection techniques using observation by looking at PT Wong Coco Motor E-commerce, informant interviews in this study are the owner, employees, and consumers of PT Wong Coco Motor, and documentation. The results showed that the marketing mix (4P), this study identified that PT Wong Coco Motor offers high quality vehicle parts and accessories products at competitive prices. Promotion is done through paid advertisements and discounts, which have proven effective in attracting new consumers and increasing customer loyalty. In addition, the implementation of the Segmentation, Targeting, Positioning (STP) strategy allows companies to understand the market better, target profitable segments, and differentiate their products by emphasizing quality and affordable prices. Through the 3P (Put, Push, Pull Strategy), PT Wong Coco Motor successfully places products in the right channels, provides incentives to retailers, and analyzes sales data to create demand. The results show that the combination of these three strategies has increased sales and strengthened PT. Wong Coco Motor's position in the competitive E-commerce market.E-commerce sangat membantu banyak orang untuk membangun penjualan. Komunikasi pemasaran menjadi peran yang sangat penting dalam kegiatan pemasaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana strategi komunikasi pemasaran PT Wong Coco Motor dalam upaya meningkatkan di E-commerce. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan obervasi dengan melihat pada E-commerce PT Wong Coco Motor, wawancara informan dalam penelitian ini adalah owner, karyawan, dan konsumen PT Wong Coco Motor, dan dokumentasi. Hasil penelitian menujukan bahwa bauran pemasaran (4P), penelitian ini mengidentifikasi bahwa PT. Wong Coco Motor menawarkan produk suku cadang dan aksesoris kendaraan berkualitas tinggi dengan harga yang kompetitif. Promosi dilakukan melalui iklan berbayar dan diskon, yang terbukti efektif dalam menarik konsumen baru dan meningkatkan loyalitas pelanggan. Selain itu, penerapan strategi Segmentation, Targeting, Positioning (STP) memungkinkan perusahaan untuk memahami pasar dengan lebih baik, menargetkan segmen yang menguntungkan, dan membedakan produk mereka dengan menekankan kualitas dan harga terjangkau. Melalui 3P (Put, Push, Pull Strategy), PT. Wong Coco Motor berhasil menempatkan produk di saluran yang tepat, memberikan insentif kepada pengecer, dan menganalisis data penjualan untuk menciptakan permintaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi dari ketiga strategi ini telah meningkatkan penjualan dan memperkuat posisi PT. Wong Coco Motor di pasar E-commerce yang kompetiti

    PENGENALAN POLA TULISAN HIRAGANA JEPANG DENGAN METODE OPTICAL CHARACTER RECOGNITION (OCR)

    Get PDF
    Penelitian ini membahas tantangan pengenalan tulisan Hiragana Jepang menggunakan Optical Character Recognition (OCR), khususnya dalam menghadapi variasi gaya tulisan tangan, kualitas gambar, dan kompleksitas visual karakter. Tujuan utama penelitian ini adalah mengembangkan sistem OCR yang mampu mengenali Hiragana dengan tingkat akurasi tinggi, sekaligus mengatasi kemiripan antar karakter dan variasi bentuk tulisan. Sistem yang dirancang bertujuan meningkatkan efisiensi pemrosesan dokumen melalui otomatisasi, mendukung digitalisasi dokumen, dan penerjemahan bahasa Jepang. Pengujian usability dilakukan menggunakan metode System Usability Scale (SUS), yang menghasilkan skor rata-rata 73. Skor ini mengindikasikan tingkat kepuasan pengguna berada pada peringkat "Baik" (Grade B). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem yang dikembangkan mampu mengatasi tantangan utama dalam pengenalan tulisan Hiragana, seperti perbedaan gaya tulisan tangan dan kesamaan visual antar karakter, dengan efektivitas yang baik. Selain itu, sistem ini memiliki potensi untuk diterapkan dalam berbagai kebutuhan, termasuk pengolahan dokumen, digitalisasi arsip, dan aplikasi berbasis pembelajaran bahasa Jepang. Penelitian ini tidak hanya berkontribusi pada pengembangan teknologi OCR untuk pengenalan tulisan Hiragana, tetapi juga membuka peluang untuk inovasi lebih lanjut dalam sistem pengenalan teks digital, khususnya untuk bahasa dengan sistem penulisan kompleks. Dengan hasil yang menjanjikan, penelitian ini dapat menjadi dasar bagi pengembangan teknologi OCR yang lebih canggih di masa depa

    PERANCANGAN ROBOT PEMADAM API BERBASIS ARDUINO UNO R3 328P SMD

    Get PDF
    Pada saat ini robot memang dijadikan alat untuk mempermudah kehidupan manusia oleh karena itu banyak manusia atau sekelompok organisasi atau perusahaan menciptakan berbagai macam robot yang bisa melakukan dan membantu pekerjaan atau menunjang kegiatan sehari-hari. Robot pemadam api memerlukan sensor untuk menjalankan fungsinya dengan baik diantara lain sensor pendeteksi api dan sensor ultrasonik. Tujuan penelitian ini untuk mencegah kebakaran besar dengan memadamkan api sekecil mungkin, untuk memudahkan pekerjaan dengan menjaga Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Rawa Kucing, untuk mengantisipasi kebaaran sejak dini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini berupa metode fuzzy logic mamdani, metode ini sering digunakan karena struktur aplikasi yang sederhana. Hasil dari penelitian ini berupa prototype robot pemadam api berbasis Arduino Uno R3 328P SMD yang digerakkan menggunakan empat roda dc, tiga sensor api, satu sensor gas, satu modul SIM 800l dan robot ini memiliki daya sebesar 14,7 V yang menunjang seluruh sensor untuk berfungsi dengan baik. Robot pemadam api mampu mendeteksi dan memadamkan api sesuai jangkauan sensor, dapat mengantisipasi bahaya kebakaran sejak dini

    Comparative Analysis of Strengthening Factors Intergenerational Purchasing Decisions in Jabodetabek

    Get PDF
    Every person's purchasing decisions will always be different according to their individual characteristics. Consumer behaviour and purchasing behaviour of each generation are very different. Based on this, this research was carried out to determine the differences in factors that strengthen purchasing decisions in each generation studied, namely generations X, Y, and Z, which are the most numerous and productive currently.  This research is quantitative in nature, and the research analysis method uses causal descriptive and SPSS (multiple regression) analysis tools. Initially, the number of respondents needed was calculated, after knowing that the population of Jabodetabek was around 30.2 million people. Using Slovin calculations with a value of E = 10%, with minimum sample of 100 respondents was obtained. Based on data from 308 valid questionnaires obtained from the Jabodetabek population (30.2 million people), it is known that service quality most important thing is for generations X and  Y, the difference lies in the order after that which is for generations and discounts, meanwhile for generation Y there is a sequence of lifestyle, product quality, n and discounts (by (Ramdhani, n.d.) which states that generation Y works to support their lifestyle). In contrast to the previous two generations, Gen Z prioritizes service quality after product quality.Keputusan pembelian yang dilakukan setiap orang akan selalu berbeda sesuai dengan karakteristik mereka masing-masing. Perilaku konsumen dan perilaku pembelian dari masing-masing generasi sangat berbeda.Berdasarkan itulah penelitian ini dilakukan untuk mengetahui perbedaan faktor-faktor yang memperkuat keputusan pembelian pada masing-masing generasi yang diteliti yaitu generasi X, Y dan Z yang merupakan generasi terbanyak dan produktif  saat ini.   Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan metode analisis penelitiannya menggunakan deskriptif kausal dan menggunakan alat analisis SPSS (regresi berganda). Awalnya dihitung dulu jumlah responden yang dibutuhkan, setelah mengetahui jumlah populasi Jabodetabek sekitar 30,2 juta jiwa, denga menggunakan perhitungan slovin dengan nilai E = 10%, maka diperoleh nilai minimal 100 responden Berdasarkan data dari 308 kuesioner valid yang diperoleh dari populasi Jabodetabek (30,2 juta orang), diketahui bahwa untuk generasi X dan Y hal yang paling penting adalah kualitas pelayanan, perbedaan terletak pada urutan setelahnya dimana untuk generasi  X memiliki urutan kualitas produk – gaya hidup dan diskon, sedangkan untuk generasi Y memiliki urutan gaya hidup, kualitas produk ,n dan diskon (sesuai dengan sesuai dengan (Ramdhani, n.d.) yang menyatakan bahwa generasi Y bekerja untuk menopang gaya hidup mereka) . Berbeda dengan dua generasi sebelumnya, gen Z lebih mementingkan kualitas produk terlebih dahulu baru kualitas pelayanan

    The Influence Of Leadership And Work Culture On Employee Performance At PT. Semen Tonasa Pangkep Regency

    Get PDF
    Employee performance is one of the main indicators of a company's success. At PT. Semen Tonasa, which is a leading company in cement production in Indonesia, employee performance is greatly influenced by two main factors: leadership and work culture. The work culture at PT. Semen Tonasa includes elements of collaboration, but there are also challenges in terms of effective communication between teams. The impact of a culture that supports collaboration can enhance innovation, but communication barriers can lead to misunderstandings and conflicts within the team. There are fluctuations in employee performance, where some periods show significant performance improvement, while in other periods performance declines. Factors such as changes in leadership or working conditions can contribute to performance fluctuations. Leadership has a significant impact on employee performance at PT. Semen Tonasa. Work culture has a significant impact on employee performance at PT. Semen Tonasa. The research method used is quantitative research and employs multiple linear regression analysis, determinant analysis, and t-test. The research results show that the variables of leadership and work culture simultaneously affect the variable of employee performance. Leadership and work culture significantly affect employee performance. This can be proven through field research, which shows that, on average, all research variables receive positive responses

    The influence of creativity , innovation , and flexibility with technology as a success factor for culinary MSMEs

    Get PDF
    The culinary industry is one of the fastest-growing business sectors in Indonesia in recent years. Creativity, innovation, and flexibility are essential characteristics of originality or authenticity that an entrepreneur must possess to increase income, expand their business, and compete effectively in the market. MSMEs in the culinary sector must develop strategies that have broad implications for creativity, innovation, and flexibility, with technology serving as a supporting factor for business success. This study aims to examine the role of creativity, innovation, and flexibility, with technology as a contributing factor to the success of culinary MSMEs in Grogol Petamburan, West Jakarta. The sample for this study consists of 100 culinary MSME entrepreneurs from the Grogol Petamburan sub-district, West Jakarta. Four hypotheses are tested, focusing on the influence of creativity, innovation, flexibility, technology in innovation, and business success. The sampling technique employed is a non-probability sampling method using a purposive sampling technique, with data collected through online questionnaires via Google Forms. The data is then processed using PLS-SEM. The study results indicate that creativity and innovation do not have a significant effect on the business success of MSME entrepreneurs. However, flexibility and technology in innovation have a positive and significant impact on their business success.Industri kuliner merupakan bisnis yang mengalami pertumbuhan paling pesat dalam kurun terakhir ini di Indonesia. Kreativitas, inovasi dan fleksibilitas merupakan karakter orisinalitas atau keaslian yang harus dimiliki seorang wirausaha agar dapat meningkatkan pendapatan, bisnis menjadi lebih berkembang dan sebagai modal menghadapi persaingan usaha. UMKM di bidang kuliner harus memiliki strategi yang berimplikasi luas pada kreativitas, inovasi dan fleksibilitas dengan teknologi sebagai faktor pendukung kesuksesan usaha. Penelitian ini bertujuan untuk menguji Peran Kreativitas, Inovasi, dan Fleksibilitas dengan aspek Teknologi sebagai factor kesuksesan UMKM Kuliner di Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Dalam penelitian ini sampel terdiri dari 100 responden Pelaku umkm kuliner di kecamatan Grogol Petamburan Jakarta Barat. Terdapat lima hipotesis yang akan diuji yaitu kreativitas, inovasi, fleksibilitas, teknologi dalam inovasi dan kesuksesan usaha. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode non probabilitas sampling dengan teknik purposive sampling digunakan dengan cara menyebarkan kuisioner secara online melalui Google form yang kemudian diolah menggunakan PLS-SEM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh kreativitas dan inovasi berpengaruh tidak signifikan terhadap kesuksesan usaha pelaku UMKM. Sedangkan pengaruh fleksibilitas dan teknologi dalam inovasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesuksesan usaha pelaku UMKM

    2,509

    full texts

    2,850

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal terbitan UBD (Universitas Buddhi Dharma)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇