Istighna - Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam
Not a member yet
    86 research outputs found

    PSIKOLOGI REMAJA DAN PERMASALAHANNYA

    Get PDF
    Rentang usia remaja adalah 10 tahun sampai 21 tahun menurut beberapa ahli. Fase remaja adalah fase peralihan dari fase anak-anak menuju masa dewasa. Karakteristik yang bisa dilihat adalah adanya banyak perubahan  yang terjadi baik itu perubahan fisik maupun psikis. Perubahan fisik yang dapat dilihat adalah perubahan pada karakteristik seksual seperti pembesaran buah dada, perkembangan pinggang untuk anak perempuan sedangkan anak laki-laki tumbuhnya kumis, jenggot serta perubahan suara yang semakin dalam. Perubahan mentalpun mengalami perkembangan. Pada fase ini pencapaian identitas diri sangat menonjol, pemikiran semakin logis, abstrak, dan idealistis. Periode ini disebut fase pubertas (puberty) yaitu suatu periode dimana kematangan kerangka atau fisik tubuh seperti proporsi tubuh, berat dan tinggi badan mengalami perubahan serta kematanagan fungsi seksual yang terjadi secara pesat terutama pada awal masa remaja. Kebutuhan lain dari remaja adalah teman sebaya, dimana teman sebaya adalah sangat penting bagi remaja untuk mengenal dunia diluar keluarga. Namun dalam interaksinya, remaja sering mengalami tekanan untuk mengikuti teman sebaya atau yang disebut konformitas (conformity) yang sangat kuat. Konformitas ada yang positif dan negatif. Konformitas muncul ketika individu meniru sikap, atau tingkah laku orang lain dikarenakan ada tekanan nyata maupun yang tidak nyata. Perilaku remaja yang menyimpang seperti berbuat onar, mencuri dan lain lain perlu mendapat perhatian khusus bagi orangtua, guru dan pemerhati pendidikan.  Pertentangan  dan pemberontakan adalah bagian alamiah dari kebutuhan para remaja untuk menjadi dewasa yang mandiri dan peka secara emosiona

    PENCEGAHAN KENAKALAN ANAK MENURUT ABDULLAH NASIH ULWAN

    Get PDF
    Konsep pencegahan kenakalan anak menurut NÄá¹£iḥ ‘UlwÄn merupakan sebuah konsep tindakan preventif yang dapat menekan timbulnya kenakalan dan penyimpangan perilaku pada anak. Beberapa pihak yang ikut bertanggung jawab dalam memegang peranannya dalam mencegah kenakalan anak, yaitu orang tua, masyarakat, dan Negara. lingkaran pranata sosial inilah yang saling berkaitan dan dapat menentukan arah perilaku anak ke depannya. Secara garis besar, pandangan NÄá¹£iḥ ‘UlwÄn tentang pencegahan kenakalan anak dapat diupayakan dengan memaksimalkan bebarapa metode, yaitu Pengawasan terhadap dampak negatif media massa pada anak dengan metode penanaman prinsip-prinsip Islam, Peran aktif orang tua dalam mengaplikasikan tahapan pendidikan seksual bagi anak, Menciptakan hubungan yang harmonis antara bapak dan ibu dengan pemenuhan hak dan kewajiban masing-masing, Melakukan pengawasan terhadap tingkah laku sosial anak dengan metode authoritative Parenting, Jaminan negara terhadap kesejahteraan ekonomi warganya, Orang tua berlaku lemah lembut dan menghindari perlakuan yang buruk terhadap anak, Mengisi waktu luang anak dengan sarana-sarana ‘amaliyat yang bermanfaat, dan Kerja sama orang tua dalam memperhatikan pendidikan anaknya

    HAKIKAT PENDIDIKAN DI LEMBAGA PEMBINAAN KHUSUS ANAK

    Get PDF
    Perubahan terus terjadi pada penanganan dan pembinaan anak-anak nakal di Indonesia. Peraturan tata laksana pembinaan terus dilakukan. Dari Undang-undang No 3 tahun 1997 tentang Undang-undang Peradilan Anak saat diubah menjadi Undang-undang No 11 Tahun 2012 Tentang  Sistem Peradilan Pidana Anak. Karakteristik undang-undang yang relatif baru ini memiliki karakteristik utama yakni memberikan perlindungan kepada anak yang bermasalah dengan hukum serta sesuai dengan Konvensi Hak-Hak Anak. Pendidikan di LPKA sudah terlaksana dengan segala keterbatasan serta mampu membawa perubahan perilaku anak pemasyarakatan untuk lebih baik maka pendidikan dapat mengembalikan jati diri  anak. Pendidikan yang diselenggarakan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak diharapkan dapat mencapai cita-cita “anak†agar lebih bermanfaat setelah selesai menjalani pendidikan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak. Selanjutnya LPKA ditantang untuk melakukan modernisasi dalam bidang pendidikan

    SISTEM INFORMASI MANAJEMEN AKADEMIK DAN KOMPETENSI GURU UNTUK MENINGKATKAN MUTU HASIL PEMBELAJARAN

    Get PDF
    Quality of learning outcomes in high school Islamic Village Tangerang has not led to the skills performed by the teacher and the guidance values, resulting in a negative image and persuasive in students as well as cause disappointment for every customer education, it arose because of inadequate teachers to master how to put together a lesson plan which arranges content, media technology, and value in every learning process. Formulation of the problem in this research are as follows: 1) how the academic management information systems influence against the quality of learning outcomes?, 2) how the influence of teacher competence against the quality of learning outcomes?, 3) How the influence of the system information management competency and academic teachers together against quality learning outcomes?. This research was carried out by using the eksplanatori method of non-experimental. The population in this study was the HIGH SCHOOL teachers in Islamic Village Tangerang as many as 38 people. The technique of sampling in the census.The results showed a positive effect management information systems against the quality of the learning outcomes of 45.5% with P value 0.000 or α < 0,05. Influential teacher competence positively against the quality of the learning outcomes of 62.6% with P value 0.000 or α < 0,05. Management information system of teacher competence and positive effect toward the quality of the learning outcomes of 69.7% with P value 0.000 or α < 0,0

    KEBERPIHAKAN PADA BAYANI ATAU IRFANI (Sebuah Pendekatan Baru dalam Memaknai Teks Al-Qur’an)

    Get PDF
    Hermeneutika sebagai bagian dari filsafat bahasa telah menjadi instrument dalam menafsirkan sebuah teks termasuk didalamnya teks-teks wahyu dalam al-Qur’an, dengan kata lain yang menjadi kajian dalam hermeneutika  bukan hanya terbatas pada kenyataan untuk mencari makna pada suatu teks yang ada, tetapi juga menggali makna dengan tiga perangkat yaitu dunia teks, dunia si pembaca, dan dunia si pengarang. Hermeneutika bekerja dengan dua pendekatan wilayah yaitu bayani dan irfani, sehingga ada hermeneutika yang bekerja pada wilayah bayani yang disebut tafsir dan hermeneutika yang bekerja pada wilayah irfani yang disebut ta’wil yang terimplementasi pada tasawuf.Kemampuan para sufi dalam melakukan penta’wilan al-Qur’an didasarkan pada  asumsi bahwa al-Qur’an tidak memiliki makna tunggal, maka masih terbuka untuk mencapai makna yang terdalam, sehingga para sufi berusaha menggalinya dengan menganggap teks al-Qur’an sebagai isyarat atau symbol. Penggalian makna ini hanya ada satu jalan yaitu metode irfani dalam rangka mencari makna yang diinginkan si pengarang, yang diyakini kemungkinan itulah makna yang hakiki

    PENDIDIKAN AGAMA UNTUK ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS PERSPEKTIF TEORI BARAT DAN ISLAM

    Get PDF
    Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) sebagai makhluk sosial sepatutnya mendapatkan layanan pendidikan yang sebaik-baiknya, termasuk pendidikan agama.  Perlakuan terhadap mereka dapat dipahami melalui model medis dan model sosial. Model medis memandang ABK sebagai masalah sosial yang menghambat perkembangan masyarakat sehingga harus dipisahkan dari masyarakat. Model sosial menghendaki perlakuan ABK sebagai makhluk sosial yang harus diperlakukan sama karena punya hak yang sama dalam mendapatkan pendidikan. Begitu pula dengan teori Barat dan fithrah. Teori barat umumnya memandang pendidikan agama bgai mereka tidak perlu, karena agama adalah wilayah privasi. Berbeda dengan teori fithrah, ABK memiliki potensi keagamaan yang harus dikembangkan melalui pendidikan

    ESENSI PENDIDIKAN ISLAM DALAM PERSPEKTIF KH. ABDURRAHMAN WAHID

    Get PDF
    Pembaharuan pendidikan Islam dan modernisasi pendidikan Islam, dalam bahasa Arab taj’did al-tarbiyah al-Islamiah dan al-hadasah, dalam liputan istilah pertama, tentu saja ajaran-ajaran formal Islam harus diutamakan, dan kaum muslimin harus dididik mengenai ajaran-ajaran agama mereka. Yang diubah adalah cara penyampaiannya kepada peserta didik, sehingga mereka akan mampu memahami dan mempertahankan “kebenaranâ€. Bahwa hal ini memiliki validitas sendiri, dapat dilihat pada kesungguhan anak-anak muda muslimin terpelajar, untuk menerapkan apa yang mereka anggap sebagai “ajaran-ajaran yang benar†tentang Islam

    Peran Sentralistik Kiai Dalam Mengembangkan Pola Manajerial dan Out Put Madrasah Diniyah di Era Milenial

    Get PDF
    Abstrak:Kata kunci: Kepemimpinan, Kiai dan Madrasah DiniyahKiai sebutan bagi seseorang yang mengajarkan tentang ilmu agama Islam di Indonesia yang mempunyai peranan penting bagi masyarakat. Seorang kiai mempunyai berbagai metode dalam mensyiarkan agama islam di masyarakat. Metode yang digunakan salah satunya adalah berbasis Madrasah diniyah. Saat ini madrasah diniyah mengalami masalah yang cukup kronis yang dapat membahayakan eksistensinya yaitu menurunnya jumlah santri yang belajar disana. Kiai sebagai penentu arah madrasah diniyah tentu mempunyai pengaruh yang sangat kuat, sehingga maju mundurnya suatu madrasah diniyah tergantung dari pola pikir dan tindak tanduk dari kiainya. Kiai harus mengetahui problematika yang ada dalam madrasah diniyah serta harus mampu membuat metode-metode praktis guna memperkuat lulusannnya. Kiai juga hendaknya memperluas wawasan dan koneksi supaya madrasah diniyah tetap eksis dan bisa memberikan lulusan yang bisa mandiri di masyarakat. Abstract:Keyword: Leader, Kiai and Diniyah SchoolKiai is the applellaton for man teaching Islamic knowledge in Indonesia he have urgent role for the society. Kiai have many methods for spread to doctrine of Islam in society. One of many methode from kiai with based diniyah school. Diniyah school now had heavy problem can bringing into annihilate this place is decrease amount of santri(applellation of students in diniyah school). Kiai as the leader from diniyah school have strong influence so succeed or broken it depend on from mindset and act kiai. Kiai must know a problem in diniyah school and making many methods to giving many skill out put. Kiai must expand insight and conections  for diniyah school still excist and can giving out put multy talent in society

    EKSISTENSI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MEMBANGUN TOLERANSI BERAGAMA

    Get PDF
    Pendidikan agama di sebuah sekolah merupakan sebuah mata pelajaran yang wajib diselenggarakan karena peranan dan kontribusi pendidikan agama sangat penting dalam pengembangan sikap toleransi keagamaan, sehingga tercipta budaya sekolah yang baik. Pendidikan agama Islam dan pendidikan agama lainnya tentu menekankan pada pengajaran mengenai norma, moral, dan etika yang baik yang bertujuan mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi pribadi yang baik. Pendidikan Agama Islam juga tak kalah penting dengan segala jenis pendidikan lainnya. Hal tersebut dikarenakan pendidikan Islam merupakan suatu lembaga pendidikan yang mengajarkan tentang kedamaian dan kerukunan dalam masyarakat dan menjungjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan. Dan agama mampu meredam segala persoalaan kehidupan atau konflik yang terjadi di tengah-tengah masyarakat akibat berbagai perbedaan, sehingga dapat membangun toleransi beragama

    URGENSI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM PEMBENTUKAN KONSEP DIRI ANAK

    Get PDF
    Pendidkan karakter yang ditanamkan sejak dini kepada anak bertujuan agar anak kelak sampai dewasa menjadi manusia yang bermartabat yaitu manusia yang mempunyai hati nurani, cerdas dalam bersikap dan bertuturkata. Tanggung jawab pendidikan karakter adalah orang yang terdekat dengan anak yaitu keluarga, sekolah dan masyarakat. Nilai-nilai karakter yang ditanamkan kepada anak meliputi : religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, kreatif, mandiri, demokrasi, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat, komunikatif, cinta damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, dan bertanggung jawab. Pendidikan karakter pada setiap fase usia perkembangan anak berbeda-beda penanganannya, dari anak usia dini, anak-anak dan remaja, karena setiap fase mempunyai kebutuhan dan tantangan yang berbeda. Berkaitan dengan konsep diri anak, akan terbentuk dari perlakuan yang anak dapatkan terhadap dirinya baik itu dari lingkungan keluarga yang berkaitan pola asuh, budaya sekolah dan masyarakat. Penguatan pendidikan karakter dalam konteks sekarang sangat relevan untuk mengatasi krisis moral yang sedang terjadi di negara kita

    84

    full texts

    86

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Istighna - Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇