Jurnal Ilmiah ILKOMINFO - Ilmu Komputer & Informatika
Not a member yet
    122 research outputs found

    Pengembangan Aplikasi Pencatatan Arus Kas Dana Desa Berbasis Desktop Menggunakan Metode Prototyping Di Desa Pintatu Kabupaten Halmahera Timur

    Full text link
    Abstrak: Pengelolaan arus kas Dana Desa memegang peranan penting dalam mewujudkan transparansi dan akuntabilitas keuangan desa. Namun, pada praktiknya masih banyak desa yang melakukan pencatatan keuangan secara manual atau semi-komputerisasi sehingga berpotensi menimbulkan kesalahan pencatatan dan keterlambatan pelaporan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan aplikasi pencatatan arus kas Dana Desa berbasis desktop menggunakan Visual Studio di Desa Pintatu, Kabupaten Halmahera Timur. Aplikasi yang dikembangkan difokuskan pada pengelolaan data rencana anggaran, laporan realisasi, jurnal, buku besar, serta laporan keuangan desa. Metode pengembangan sistem yang digunakan adalah metode Prototype, sedangkan teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan melibatkan pemerintah desa dan masyarakat sebagai subjek penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi yang dikembangkan mampu membantu proses pencatatan dan pelaporan arus kas Dana Desa secara lebih terstruktur, akurat, dan mudah digunakan. Dengan demikian, penerapan aplikasi ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pengelolaan keuangan desa serta mendukung transparansi dan akuntabilitas Dana Desa.Kata kunci: Aplikasi, Pencatatan, Arus Kas, Dana Desa, Visual StudioAbstract: The management of Village Fund cash flow plays a crucial role in ensuring transparency and accountability in village financial administration. However, in practice, many villages still rely on manual or semi-computerized financial recording systems, which may lead to recording errors and delays in financial reporting. This study aims to develop a desktop-based Village Fund cash flow recording application using Visual Studio in Pintatu Village, East Halmahera Regency. The developed application focuses on managing budget planning data, budget realization reports, journals, ledgers, and village financial statements. The system was developed using the Prototype method, while data were collected through observation, interviews, and documentation involving the village government and community as research subjects. The results indicate that the developed application is able to support a more structured, accurate, and user-friendly process of recording and reporting Village Fund cash flow. Therefore, the implementation of this application is expected to enhance the effectiveness of village financial management and strengthen transparency and accountability in the use of Village Funds.Keywords: application, recording, cash flow, village funds, Visual Studio

    Klasifikasi Jenis Kelamin Berdasarkan Citra Mata Menggunakan Fitur HSV dan HOG Dengan Algoritma SVM

    Full text link
    Abstrak: Identifikasi jenis kelamin melalui analisis citra mata menjadi pendekatan yang relevan dalam aplikasi forensik dan keamanan, khususnya dalam situasi ketika identifikasi wajah tidak dapat dilakukan. Penelitian ini mengembangkan sistem klasifikasi jenis kelamin berdasarkan citra mata menggunakan kombinasi fitur HSV dan HOG dengan algoritma Support Vector Machine (SVM). Permasalahan yang diangkat adalah bagaimana mengekstraksi fitur citra mata secara representatif dan mengoptimalkan akurasi klasifikasi jenis kelamin melalui pendekatan metode yang tepat. Metode penelitian ini mencakup tahap pengumpulan data, pra-pemrosesan citra, ekstraksi fitur dengan memanfaatkan HSV untuk memperoleh karakteristik warna serta HOG untuk mengidentifikasi karakteristik bentuk, penerapan SVM sebagai algoritma klasifikasi, serta evaluasi model guna menilai performa sistem secara keseluruhan. Dataset penelitian terdiri dari citra mata dari subjek laki-laki dan perempuan dengan berbagai kondisi. Sistem klasifikasi yang dikembangkan berhasil mencapai accuracy sebesar 90,24%, precision 90,26%, recall 90,24%, dan F1-score 90,22%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi fitur HSV dan HOG dengan algoritma SVM mampu memberikan tingkat akurasi yang konsisten dan reliabel dalam mengklasifikasi jenis kelamin berbasis citra mata. Pendekatan ini dapat diterapkan sebagai solusi alternatif dalam sistem keamanan, analisis forensik, dan layanan personalisasi yang membutuhkan estimasi jenis kelamin ketika hanya bagian mata yang dapat diamati.Kata kunci: Citra Mata, HOG, HSV, Jenis Kelamin, Support Vector MachineAbstract: Identifying gender through eye image analysis is a relevant approach in forensic and security applications, especially in situations where facial identification is not possible. This study develops a gender classification system based on eye images using a combination of HSV and HOG features with the Support Vector Machine (SVM) algorithm. The problem addressed is how to extract representative eye image features and optimize gender classification accuracy through the appropriate methodological approach. Research method includes data collection, image preprocessing, feature extraction using HSV to obtain color characteristics and HOG to identify shape characteristics, application of SVM as a classification algorithm, and model evaluation to assess the overall system performance. The research dataset consists of eye images from male and female subjects under various conditions. The developed classification system achieved an accuracy of 90.24%, precision of 90.26%, recall of 90.24%, and an F1-score of 90.22%. The results show that the combination of HSV and HOG features with the SVM algorithm is capable of providing consistent and reliable accuracy in classifying gender based on eye images. This approach can be applied as an alternative solution in security systems, forensic analysis, and personalized services that require gender estimation when only the eyes are observable.Keywords: Eye Image, Gender , HOG, HSV, Support Vector Machin

    Penerapan Metode Forward Chaining Dan Backward Chaining Pada Darah Kewanitaan Berbasis Website

    Full text link
    Abstrak: Darah kewanitaan seperti haid, nifas, dan istihadhah memiliki hukum-hukum tersendiri dalam fiqih yang wajib diketahui oleh setiap muslimah karena berpengaruh langsung terhadap keabsahan ibadah. Sayangnya, masih banyak wanita yang kesulitan membedakan jenis-jenis darah tersebut dan terbatasnya akses kepada pakar fiqih. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan sistem pakar berbasis website yang dapat membantu pengguna memahami hukum fiqih terkait darah kewanitaan secara tepat dan efisien. Sistem dikembangkan menggunakan metode Forward Chaining dan Backward Chaining untuk menangani kasus dari yang sederhana hingga kompleks secara interaktif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, serta studi literatur. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu memberikan informasi yang edukatif dan akurat, mudah diakses oleh pengguna, serta didukung fitur konsultasi dengan pakar fiqih yang menambah nilai fungsional dan keandalan sistem. Dengan rata-rata hasil pengujian UAT mencapai 4,7 atau 94%, sistem ini dinilai layak digunakan sebagai media bantu digital untuk memahami hukum fiqih darah kewanitaan secara lebih tepat dan meyakinkan.Kata kunci: Darah kewanitaan, Istihadhah, Sistem Pakar, Forward Chaining, Backward ChainingAbstract: Feminine blood such as menstruation, puerperium, and istihadhah have their own rulings in fiqh that must be known by every Muslimah because it directly affects the validity of worship. Unfortunately, there are still many women who have difficulty distinguishing these types of blood and limited access to fiqh experts. Therefore, this research aims to design and develop a web-based expert system that can help users understand the fiqh laws related to feminine blood in a precise and efficient manner. The system was developed using Forward Chaining and Backward Chaining methods to handle cases from simple to complex interactively. Data was collected through observation, interviews, and literature studies. The test results show that the system is able to provide educative and accurate information, easily accessible to users, and supported by consultation features with fiqh experts that add functional value and reliability of the system. With an average UAT test result of 4.7 or 94%, this system is considered suitable for use as a digital aid to understand the laws of women's menstruation more accurately and reliably.Keywords: Feminine Blood, Istihadhah, Expert System, Forward Chaining, Backward Chainin

    Analisis Performa Sistem Grab POI dalam Pengelolaan Big Data Geospasial Menggunakan Pendekatan Real-Time Processing

    Full text link
    Abstrak: Perkembangan teknologi digital pada era Industri 4.0 memfasilitasi penerapan data geospasial dalam aplikasi Location-Based Services (LBS), termasuk platform Grab yang mengelola big data Point of Interest (POI). Tantangan utama mencakup latensi yang tinggi, konsistensi data, serta kompleksitas struktur data geospasial yang menuntut pemrosesan secara real-time. Kajian ini mengevaluasi kinerja sistem POI Grab melalui pendekatan eksperimental kuantitatif, dengan memanfaatkan arsitektur pipeline real-time yang melibatkan komponen seperti Apache Kafka, Flink/Spark Streaming, dan penyimpanan terdistribusi. Metodologi mencakup simulasi data POI berskala besar, pengukuran indikator kinerja seperti latensi, throughput, dan akurasi, serta analisis variabel seperti volume data dan mekanisme indeksasi. Temuan menunjukkan pengurangan latensi sebesar 33%, peningkatan throughput hingga 20%, dan akurasi mencapai 95%, yang mengonfirmasi keefektifan pemrosesan real-time dalam mendukung layanan Grab. Saran untuk pengembangan lebih lanjut meliputi optimasi indeksasi geospasial dan implementasi auto-scaling guna meningkatkan skalabilitas.Kata kunci: big data geospasial, pemrosesan real-time, Point of Interest (POI), Grab, Location-Based ServicesAbstract: The evolution of digital technology in the Industry 4.0 era facilitates the application of geospatial data within Location-Based Services (LBS), exemplified by Grab's platform managing extensive Point of Interest (POI) big data. Primary challenges encompass elevated latency, data consistency issues, and the intricate nature of geospatial data structures necessitating real-time processing. This research evaluates the performance of Grab's POI system via a quantitative experimental methodology, utilizing a real-time pipeline architecture incorporating components such as Apache Kafka, Flink/Spark Streaming, and distributed storage. The approach involves large-scale POI data simulation, measurement of performance metrics including latency, throughput, and accuracy, alongside assessment of factors like data volume and indexing mechanisms. Findings reveal a 33% reduction in latency, a 20% enhancement in throughput, and 95% accuracy, validating the efficacy of real-time processing in supporting Grab's services. Recommendations for further development include geospatial indexing optimization and auto-scaling implementation to bolster scalability.Keywords: geospatial big data, real-time processing, Point of Interest (POI), Grab, Location-Based Service

    Penerapan Laporan Rekapitulasi Kas Berbasis Sistem Informasi Pada Kantor Desa Rabutdaiyo Kec Pulau Makian Kabupaten Halmahera Selatan

    Full text link
    Abstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah menerapkan Laporan Rekapitulasi Kas Berbasis Sistem Informasi pada Kantor Desa Rabutdaiyo Kec Pulau Makian kabupaten Halmahera Selatan, yang mampu meningkatkan efisiensi dan akurasi dalam pengelolaan penerimaan dan pengeluaran kas. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi dan studi pustaka. metode analisis dan pengembangan sistem yang digunakan Proses pengembangan sistem yang digunakan adalah Waterfall Modeling, di mana proses dilakukan secara berurutan, seperti membuat perencanaan, melakukan observasi dan pengamatan, mendesain konsep untuk rancangan sistem yang berjalan maupun yang diusulkan dengan diagram Flowchart dan UML, bahasa pemrograman yang digunakan adalah HTML, CSS, PHP, Javascript dan MySQL, pada Implementasi dan uji coba sistem menggunakan metode Black-Box Testing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem informasi yang diterapkan mampu mengurangi kesalahan pencatatan, mempercepat proses rekapan laporan KAS. Berdasarkan hasil uji coba, bahwa sistem ini dinilai efektif, praktis dan jauh lebih efisien dibandingkan metode manual sebelumnya. Oleh karena itu, sistem ini layak diimplementasikan pada Kantor Desa Rabutdaiyo Kec Pulau Makian untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi kerja.Kata Kunci: Penerapan, Sistem Informasi, KAS, Kantor Desa, Rabutdaiyo Abstract: The objective of this research is to implement a Cash Recapitulation Report Information System at the Rabutdaiyo Village Office, Makian Island District, South Halmahera Regency, which aims to improve efficiency and accuracy in managing cash receipts and expenditures. Data collection methods include observation, interviews, documentation, and literature review. The analysis and system development process employs the Waterfall Model, where development proceeds sequentially: planning, observation and assessment, designing both the current and proposed system concepts using Flowchart and UML diagrams. The programming languages utilized are HTML, CSS, PHP, Javascript, and MySQL. For system implementation and testing, Black-Box Testing is applied. The results indicate that the implemented information system reduces recording errors, speeds up reporting processes, and simplifies petty cash transaction management. Based on system trials, the solution is considered effective, practical, and significantly more efficient compared to previous manual methods. Therefore, the system is feasible for implementation at the Rabutdaiyo Village Office, Makian Island District, to enhance work effectiveness and efficiency.”.Keywords: Application, Information System, Cash, Rabutdaiyo Village Offic

    Penerapan Metode Retrieval-Augmented Generation (RAG) Pada Chatbot E-Commerce Berbasis Gemini Ai

    Full text link
    Abstrack: Perkembangan e-commerce yang pesat telah meningkatkan harapan untuk sistem layanan pelanggan yang cerdas dan sadar konteks. Chatbot berbasis aturan tradisional terbukti tidak memadai dalam memenuhi permintaan yang semakin meningkat untuk respons yang akurat, cepat, dan relevan secara kontekstual. Penelitian ini mengusulkan pengembangan sistem chatbot berbasis Gemini AI yang terintegrasi dengan pendekatan Retrieval-Augmented Generation (RAG). Sistem ini mengambil dokumen-dokumen relevan dari basis data internal (katalog produk, kebijakan, riwayat pelanggan) dan menggunakan model LLaMA sebagai generator untuk menghasilkan jawaban yang faktual dan sejalan secara semantis. Dataset yang digunakan mencakup 214 pasangan percakapan yang telah dibersihkan yang bersumber dari Kaggle, diproses menggunakan Sentence-BERT untuk embedding kalimat. Sistem chatbot dievaluasi melalui metrik pengambilan dan generatif. Hasil menunjukkan kinerja tinggi dengan Mean Reciprocal Rank (MRR) sebesar 0,83, Exact Match (EM) sebesar 100%, F1 Score sebesar 82,05%, dan Similarity Semantis sebesar 97,45%, Tingkat kesetiaan 91,67% dan relevansi jawaban 94,21%. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi Gemini AI dengan RAG dapat secara signifikan meningkatkan akurasi, fakta, dan relevansi konteks dari respons chatbot di domain dinamis yang didorong oleh data seperti e-commerce.Kata kunci: chatbot, e-commerce, Gemini AI, Retrieval-Augmented Generation, kesamaan semanticAbstract: The rapid growth of e-commerce has raised expectations for intelligent and context-aware customer service systems. Traditional rule-based chatbots have proven inadequate in meeting the growing demand for accurate, fast, and contextually relevant responses. This research proposes the development of a Gemini AI-based chatbot system integrated with a Retrieval-Augmented Generation (RAG) approach. The system retrieves relevant documents from internal databases (product catalogues, policies, customer histories) and uses the LLaMA model as a generator to produce factual and semantically aligned answers. The dataset used includes 214 cleaned conversation pairs sourced from Kaggle, processed using Sentence-BERT for sentence embedding. The chatbot system is evaluated through retrieval and generative metrics. The results show high performance with a Mean Reciprocal Rank (MRR) of 0.83, an Exact Match (EM) of 100%, an F1 Score of 82.05%, a Semantic Similarity of 97.45%, a Fidelity Rate of 91.67%, and an answer relevance of 94.21%. These findings indicate that the integration of Gemini AI with RAG can significantly improve the accuracy, factuality, and contextual relevance of chatbot responses in dynamic, data-driven domains such as e-commerce.Keywords: chatbots, e-commerce, Gemini AI, Retrieval-Augmented Generation, semantic similarity

    Analisis Pengalaman Pengguna dari Segi Fitur "Search for a Pickup" dan "Search for a Destination" pada Gocar dalam Aplikasi Gojek

    Full text link
    Abstrak: Layanan GoCar pada aplikasi Gojek memberikan kemudahan bagi pengguna dalam mencari moda transportasi mobil. Penelitian ini menganalisis layanan GoCar pada aplikasi Gojek dengan fokus pada fitur "Search for a Pickup" dan "Search for a Destination" menggunakan metode studi literatur dan System Usability Scale (SUS) sebagai alat ukur penilaian kegunaan, dengan SPSS sebagai tool untuk menganalisis hasil pengukuran. Kajian ini meninjau berbagai literatur yang relevan terkait pengalaman pengguna, dengan analisis menggunakan parameter SUS yang mencakup aspek pengalaman pengguna, kemudahan penggunaan, kecepatan respon, dan tingkat kepuasan pengguna. Hasil analisis menunjukkan bahwa fitur "Search for a Destination" memiliki performa yang baik dalam aspek kemudahan penggunaan dan antarmuka, namun menghadapi tantangan signifikan dalam kecepatan respon dan akurasi, terutama pada jam-jam sibuk. Ketidakakuratan geolokasi di area dengan sinyal GPS lemah dan lambatnya respon server menjadi kendala utama yang mempengaruhi pengalaman pengguna. Berdasarkan analisis SUS, penelitian ini mengidentifikasi bahwa optimasi algoritma pencarian, pengembangan sistem geolokasi yang lebih akurat, dan peningkatan infrastruktur server diperlukan untuk meningkatkan kualitas kedua fitur tersebut. Hasil penelitian ini dapat menjadi panduan praktis bagi pengembang dalam memperbaiki kualitas layanan di masa mendatang.Kata kunci: GoCar, pengalaman pengguna, System Usability Scale (SUS), kemudahan penggunaan, kecepatan respon, tingkat kepuasan penggunaGoCar service on the Gojek application provides convenience for users in finding car transportation modes. This study analyzes the GoCar service on the Gojek application, focusing on the "Search for a Pickup" and "Search for a Destination" features using literature study methods and the System Usability Scale (SUS) as a usability assessment tool, with SPSS as a tool to analyze the measurement results. This study reviews various relevant literature related to user experience, with analysis using SUS parameters that include aspects of user experience, ease of use, response speed, and user satisfaction levels. The analysis results show that the "Search for a Destination" feature performs well in terms of ease of use and interface, but faces significant challenges in response speed and accuracy, especially during peak hours. Geolocation inaccuracies in areas with weak GPS signals and slow server response are the main constraints affecting user experience. Based on SUS analysis, this study identifies that search algorithm optimization, development of more accurate geolocation systems, and server infrastructure improvements are needed to enhance the quality of both features. The results of this study can serve as a practical guide for developers in improving service quality in the future.Keywords: GoCar, user experience, System Usability Scale (SUS), ease of use, response speed, user satisfaction leve

    Evaluasi Segmentasi VLAN dalam Optimalisasi Kinerja dan Keamanan pada Jaringan LAN di Universitas Pelita Bangsa

    Full text link
    Abstrak: Perkembangan teknologi jaringan komputer, khususnya dalam pengelolaan Local Area Network (LAN), telah mendorong pengembangan teknologi Virtual Local Area Network (VLAN) sebagai solusi untuk meningkatkan efisiensi dan fleksibilitas jaringan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh segmentasi VLAN terhadap kinerja dan keamanan jaringan LAN. Metode yang digunakan dalam penelitian ini mencakup observasi, wawancara, serta analisis data menggunakan alat bantu seperti Cisco Packet Tracer, Wireshark, dan Iperf. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan VLAN dapat meningkatkan kinerja jaringan LAN secara signifikan, dengan peningkatan throughput sebesar 60%, penurunan delay sebesar 33%, pengurangan packet loss hingga 80%, dan penurunan jitter sebesar 57%. Selain itu, VLAN juga berperan dalam meningkatkan keamanan jaringan dengan memisahkan trafik berdasarkan segmen-segmen tertentu, sehingga mengurangi potensi ancaman dan meningkatkan kontrol terhadap aliran data. Penelitian ini memberikan rekomendasi bagi administrator jaringan untuk mengimplementasikan VLAN dalam pengelolaan jaringan LAN guna memperoleh kinerja yang lebih baik serta meningkatkan aspek keamanan jaringan. Kata kunci: VLAN, LAN, segmentasi jaringan dan keamanan jaringanAbstract: The development of computer network technology, particularly in the management of Local Area Networks (LAN), has driven the advancement of Virtual Local Area Network (VLAN) technology as a solution to enhance network efficiency and flexibility. This research aims to analyze the impact of VLAN segmentation on the performance and security of LAN networks. The methods used in this study include observation, interviews, and data analysis using tools such as Cisco Packet Tracer, Wireshark, and Iperf. The research findings indicate that the implementation of VLAN can significantly improve LAN network performance, with a 60% increase in throughput, a 33% reduction in delay, an 80% decrease in packet loss, and a 57% reduction in jitter. Additionally, VLAN plays a role in improving network security by separating traffic into specific segments, thus reducing potential threats and enhancing control over data flow. This study provides recommendations for network administrators to implement VLAN in managing LAN networks to achieve better performance and enhance network securityKeywords: VLAN, LAN, network segmentation, and network security

    Analisis Desain UI/UX Pada Web PT Takbir Sukma Trada Indonesia Menggunakan Metode Human Centered Design (HCD)

    Full text link
    Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi desain UI/UX website PT Takbir Sukma Trada Indonesia berdasarkan persepsi pengguna, dengan fokus pada tiga aspek utama: navigasi, tampilan visual, dan responsivitas. Penilaian dilakukan melalui kuesioner yang diisi oleh 30 responden, di mana setiap pertanyaan dievaluasi menggunakan skala Likert 1-5. Data yang diperoleh dianalisis untuk menentukan skor rata-rata pada setiap aspek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa navigasi website memperoleh skor rata-rata 4.23, yang menunjukkan bahwa pengguna merasa mudah dalam memahami dan menggunakan navigasi. Tampilan visual website mendapatkan skor rata-rata 3.70, yang dinilai cukup menarik tetapi memerlukan perbaikan dalam skema warna, ukuran font, dan konsistensi ikon. Responsivitas website memiliki skor rata-rata 4.03, yang mengindikasikan bahwa website cukup responsif di berbagai perangkat, meskipun ada elemen yang perlu dioptimalkan untuk layar kecil dan waktu muat halaman. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa desain website PT Takbir Sukma Trada Indonesia secara umum sudah memadai, tetapi masih membutuhkan perbaikan untuk meningkatkan pengalaman pengguna secara keseluruhan. Saran yang diberikan meliputi pengoptimalan navigasi, peningkatan visual, penggunaan framework untuk responsivitas, serta pengujian berkala untuk memastikan performa yang optimal.Kata Kunci: Evaluasi UI/UX, Website, Desain ResponsifAbstract: This research aims to evaluate the UI/UX design of the PT Takbir Sukma Trada Indonesia website based on user perceptions, with a focus on three main aspects: navigation, visual appearance, and responsiveness. The assessment was carried out through a questionnaire filled out by 30 respondents, where each question was evaluated using a 1-5 Likert scale. The data obtained was analyzed to determine the average score for each aspect. The research results show that website navigation obtained an average score of 4.23, which shows that users find it easy to understand and use the navigation. The visual appearance of the website received an average score of 3.70, which is considered quite attractive but requires improvement in color scheme, font size, and icon consistency. Website responsiveness has an average score of 4.03, which indicates that the website is responsive across a wide range of devices, although there are elements that need to be optimized for small screens and page load times. The conclusion of this research is that the PT Takbir Sukma Trada Indonesia website design is generally adequate, but still requires improvement to improve the overall user experience. Suggestions include optimizing navigation, improving visuals, using frameworks for responsiveness, and regular testing to ensure optimal performance.Keywords: UI/UX Evaluation, Website, Responsive Desig

    Analisis Kepuasan Pengguna Telegram dengan Metode PIECES Framework

    Full text link
    Abstrak: PIECES Framework menilai enam faktor Kinerja, Informasi, Ekonomi, Kontrol, Efisiensi, dan Layanan digunakan dalam studi ini untuk menguji kepuasan pengguna terhadap Telegram. Kuesioner yang diberikan kepada 115 responden dari berbagai demografi pengguna digunakan untuk mengumpulkan data. Skor yang diterima—Kinerja (4,65), Informasi (4,54), Ekonomi (4,50), Kontrol dan Keamanan (4,72), Efisiensi (4,94), dan Layanan (4,77) menunjukkan bahwa pengguna Telegram cukup senang dengan aplikasi tersebut. Pengguna menghargai pengoperasian aplikasi yang lancar, data yang akurat, fitur yang terjangkau, protokol keamanan yang kuat, kemudahan penggunaan, dan layanan tambahan seperti saluran dan bot. Menurut temuan ini, Telegram telah berhasil memenuhi harapan pengguna dan menawarkan informasi yang mendalam untuk pembuatan layanan baru.Kata kunci: Efisiensi, Kepuasan Pengguna, Kinerja, PIECES Framework, Telegram Abstract: The PIECES Framework assesses six factors—Performance, Information, Economy, Control, Efficiency, and Service used in this study to test User satisfaction with Telegram. A questionnaire administered to 115 respondents from various user demographics was used to collect data. The scores received—Performance (4.65), Information (4.54), Economy (4.50), Control and Security (4.72), Efficiency (4.94), and Service (4.77) indicate that Telegram users are quite happy with the app. Users appreciate the smooth operation of the app, accurate data, affordable features, strong security protocols, ease of use, and additional services such as channels and bots. According to these findings, Telegram has succeeded in meeting user expectations and offers insightful information for the creation of new services.Keywords: Efficiency, User Satisfaction, Performance, PIECES Framework, Telegra

    121

    full texts

    122

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Ilmiah ILKOMINFO - Ilmu Komputer & Informatika
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇