Jurnal Online Universitas Madura
Not a member yet
1311 research outputs found
Sort by
SISTEM INFORMASI IDM (INDEKS DESA MEMBANGUN) BERBASIS WEB DI DINAS PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN DESA (PMD) KABUPATEN SUMENEP
Processing of IDM data (building village index) at the PMD service is still manual, so it still takes a lot of time and energy. This condition can increase the chances of errors in processing information and data. For this reason, it is necessary to design an information system as a substitute for amnual management, namely the IDM information system (building village index) to facilitate the work of employees in the relevant PMD service.In making this IDM application, several stages are needed in the manufacturing process, including: Data Collection, System Analysis, System Requirements, System Design, and System Development. In collecting data on the development of this IDM application, among others: the author directly visited the institution/agencies. Field studies include interviews and observations. Conducting an interview process with the agency (head of service) to obtain information about the actual situation, especially in the ongoing IDM data collection process.This research is carried out directly at the location to obtain actual information directly and can analyze the concept that will be made as a reference material for the design of an application that is needed by the institution / agency.Keywords: information system, thesis, IDM application, system design
KEKUATAN HUKUM LEMBAGA JAMINAN FIDUSIA SEBAGAI HAK KEBENDAAN
Perjanjian pembebanan obyek jaminan dengan Fidusia antara kreditor dengan debitor melahirkan hak yang bersifat zakelijk (hak kebendaan) bagi kreditor atas perjanjian hutang piutang yang telah disepakati sebelumnya. Pembebanan Fidusia atas obyek jaminan melahirkan konsekuensi droit de suiteyaitu Kreditor berhak mengambil barang jaminan yang hak kepemilikannya telah diserahkan kepada Kreditor oleh Debitor dari pihak manapun. Setelah lahirnya Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor: 18/PUU-XVII/2019 yang di ucapkan pada sidang pleno tanggal 6 Januari 2020 sifat Hak kebendaan yang melekat pada Lembaga Jaminan Fidusia hapus. Sehinggadapatditarikrumusanmasalah,bagaimana kekuatan mengikat Fidusia sebagai lembaga jaminana yang bersifat kebendaan?.Setelah dikaji denganmenggunakanmetodeyuridisnormatifyakni denganmenggunakandata sekunderyangberupabahanhukum primer,makaPutusan Mahkamah Konstitusi Nomor: 18/PUU-XVII/2019 tertanggal 6 Januari 2020 tersebut telah menghilangkan sifat kebendaan yang melekat asas droit de suite
KINERJA ANGKUTAN UMUM AG (ARJOSARI - GADANG) PADA MASA PANDEMI COVID-19 KOTA MALANG
Angkutan umum penumpang yang disebut juga sebagai angkutan kota adalah salah satu sarana transportasi yang digunakan untuk melayani aktifitas masyarakat di Kota Malang. Pada saat Pandemi, volume jumlah penumpang pengguna jasa angkotan umum penumpang semakin hari semakin berkurang, namun pada dasarnya angkutan umum penumpang masih dibutuhkan oleh masyarakat Kota Malang dalam melakukan aktifitas sehari hari. Dalam pelayanannya waktu tempuh angkutan umum penumpang jalur AG ± 1 jam dengan jarak tempuh ± 16 km. Adapun Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pelayanan angkutan umum penumpang trayek AG (Terminal Arjosari-Gadang) selama masa pandemi covid-19. Metode analisis data yang dipergunkan dalam penelitian ini yaitu metode deskriptif dan kuantitatif. Survey yang dilakukan menggunakan survey statis,dinamis dan wawancara atau interview. Hasil penelitian didapatkan bahwa Parameter kinerja lalu lintas yang perlu ditingkatkan selama pandemi covid-19 meliputi frekuensi angkutan umum, jumlah kendaraan yang beroperasi, waktu pelayanan (awal dan akhir waktu pelayanan)
ANCAMAN PIDANA MATI TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA KORUPSI DALAM UPAYA PENCEGAHAN PENYEBARAN COVID-19
Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui Pengaturan Tindak Pidana Korupsi di Indonesia dan Untuk mengetahui Penerapan Pidana Mati Terhadap Pelaku Tindak Pidana Korupsi. Korupsi merupakan salah satu jenis kejahatan yang semakin sulit dijangkau oleh aturan hukum pidana, karena pebuatan korupsi bermuka majemuk yang memerlukan kemempuan berpikir aparat pemeriksa dan penegak hukum disertai pola perbuatan yang sedemikian rapi. Undang-Undang Korupsi mengatur pidana mati dalam Pasal 2 ayat (2) Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi yang bunyinya “Dalam hal tindak pidana sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 ayat (1) dilakukan dalam keadaan tertentu, pidana mati dapat dijatuhkan.”Penelitian yang dilakukan adalah penelitian hukum normatif dengan melakukan kajian-kajian terhadap peraturan perundang-undangan dan teori hukum yang berhubungan dengan permasalahan yang ada. Berdasarkan hasil penelitian bahwa Tindak pidana korupsi diatur dalam Pasal 1 ayat (1) sub a Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana dirubah dengan Undang-Undang 20 Tahun 2001 Tentang Pe Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana dirubah dengan Undang-Undang Republik Indonesia 20 Tahun 2001 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi mengatur pidana mati dalam pasal 2 ayat (2). Pasal tersebut memberkan hukuman mati terhadap pelakku tindak pidana korupsi yang dilakukan dalam keadaan tertentu. Bunyi pasal 2 ayat (2) Undang-Undang Korupsi adalah dalam dalam hal tindak pidana korupsi sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dilakukan dalam keadaan tertentu, pidana mati dapat dijatuhkam
EFEKTIFITAS PLATFORM ZOOM TERHADAP HASIL BELAJAR MATA KULIAH PERSAMAAN DIFFERENSIAL BIASA SELAMA PANDEMI COVID-19
Selama pandemi covid-19 pembelajaran yang semula offline dialihkan menjadi pembelajaran secara online berdasarkan kebijakan dari pemerintah untuk meminimalisir penularan wabah virus covid-19. Sehingga hal ini memberikan dampak pada hasil belajar para peserta didik khususnya mahasiswa. Salah satu aplikasi yang mendukung pembelajaran online adalah platform zoom. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keefektifan penggunaan platform zoom terhadap hasil belajar mahasiswa yang mengampu mata kuliah persamaan differensial biasa. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen yang menggunakan metode kuantitatif. Populasinya merupakan seluruh mahasiswa prodi pendidikan matematika di Universitas Hasyim Asy’ari dengan sampel 19 mahasiswa yang mengampu mata kuliah persamaan differensial biasa. Teknik pengumpulan data menggunakan metode tes dan juga angket. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji normalitas dan juga uji hipotesis menggunakan uji-t untuk mengetahui keefektifan platform zoom terhadap hasil belajar. Selain itu, hasil angket respon para mahasiswa dianalisis menggunakan persentase hitung berdasarkan hasil rata-rata. Berdasarkan analisis data yang sudah dilaksanakan, diperoleh kesimpulan bahwa penggunaan platform zoom selama pelaksanaan perkuliahan mata kuliah persamaan differensial biasa efektif digunakan untuk meningkatkan hasil belajar mahasiswa, selain itu para mahasiswa memberikan respon positif terhadap penggunaan platform zoom selama perkuliahan berlangsung
PERBANDINGAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING DAN DISCOVERY LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA
This study aims to describe student learning outcomes taught using the Problem Based Learning and Discovery Learning learning model and compare student learning outcomes taught using the Problem Based Learning learning model and the Discovery Learning learning model. Research uses experiments of quantitative methods with research design using the actual experimental design (true-ed) with the form of the design of the control group only post-test. The results of the study show that the value is sig. (2-tailed) is 0.045 or smaller than 0.05 meaning rejected and accepted which means comparison of student learning outcomes taught using the Problem Based Learning learning model and the Discovery Learning learning model is not the same. The conclusion of this study is the average learning outcomes of students using the Problem Based Learning learning model of 63.5, the average learning outcomes of students use the Discovery Learning learning model of 49.2, the average student learning outcomes use the BAS problem learning mode
EFEK PERBEDAAN TEKNIK PENGERINGAN TERHADAP KUALITAS HAY RUMPUT ODOT
Rumput odot merupakan salah satu jenis rumput unggul yang produktivitas dan kandungan zat gizi yang cukup tinggi. Produksi rerumputan dapat mencapai 60 ton / ha / panen, dengan produksi dan kandungan nutrisi yang cukup tinggi dibandingkan dengan jenis rumput gajah yang lain membuat rumput odot yang digunakan untuk pakan ternak dalam berbagai bentuk, seperti hay. Hay adalah hijauan pakan ternak yang dikeringkan dengan bantuan panas matahari atau panas buatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat pengaruh teknik pengeringan yang berbeda terhadap nilai nutrisi rumput hay rumput (Pennisetum purpureum cv.Mott). Materi yang digunakan adalah rumput odot sebagai bahan utama, terpal, termometer, pisau, timbangan digital, oven 60 ° C, kertas label, plastik, dan kantong kertas. Metode penelitian menggunakan metode percobaan dengan teknik pengeringan sebagai perlakuan yaitu P1 (Pengeringan panas matahari 21 jam) dan P2 (Pengeringan oven 60 ° C 21 jam) serta masing-masing perlakuan dilakukan 2 kali ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan pengeringan panas matahari 21 jam menghasilkan bahan kering 84,77%; protein kasar 7,31%; bahan organik 83,30% dan abu 0,39%. Sedangkan pada perlakuan pengeringan oven 60 ° C 21 jam menghasilkan bahan kering 86,21%; protein kasar 6,58%; bahan organik 82,51% dan abu 0,41%. protein kasar 7,31%; bahan organik 83,30% dan abu 0,39%. Sedangkan pada perlakuan pengeringan oven 60 ° C 21 jam menghasilkan bahan kering 86,21%; protein kasar 6,58%; bahan organik 82,51% dan abu 0,41%. protein kasar 7,31%; bahan organik 83,30% dan abu 0,39%. Sedangkan pada perlakuan pengeringan oven 60 ° C 21 jam menghasilkan bahan kering 86,21%; protein kasar 6,58%; bahan organik 82,51% dan abu 0,41%
Pemanfaatan Sosial Media dalam Memasarkan Produk Jajanan Khas Waru Barat (Otok Goreng) Pada Masa Pandemi Covid-19
Pada Saat ini internet sudah sangat mudah diakses oleh siapapun di seluruh dunia, termasuk para pebisnis UMKM yang menggunakan internet sebagai sarana pemberi dan berbagai informasi tentang produk yang ditawarkan kepada konsumen secara online. Penelitian ini membahas tentang bagaimana pemanfaatan media sosial dalam memasarkan produk jajanan khas Waru yaitu otok goreng di masa pandemi covid 19. Pemanfaatan media sosial di sini yaitu bertujuan untuk mengenalkan produk jajanan khas Waru atau otak goreng kepada masyarakat luar agar mendapatkan potensi pasar yang lebih besar. Pemanfaatan sosial media memberikan prospek yang baik untuk menaikkan angka penjualan produk jajanan khas Waru yaitu otot goreng yang mengalami dampak pandemi covid 19. Hal itu disebabkan karena sistem pemasaran digital menyediakan platform jual beli secara daring, agar memudahkan proses pemesanan dan pembelian sehingga pembeli dapat berinteraksi dengan pemilik usaha otot goreng untuk melakukan transaksi secara langsung. Media sosial yang saat ini menjadi trend anak muda mengekspresikan diri menjadi peluang besar sebagai media iklan maupun promosi bisnis. media sosial seperti Facebook, Instagram, WhatsApp dan lain sebagainya sekarang banyak dimanfaatkan untuk media bisnis, baik dari produk-produk yang sudah ternama hingga produk buatan sendiri dengan internet para pelaku usaha dapat memberikan efisiensi anggaran pemasaran, internet memiliki jangkauan yang luas, akses mudah dan biaya murah hal ini terbukti dengan banyaknya usaha yang mencoba menawarkan berbagai macam produk menggunakan media sosia
KOMPENSASI, DISIPLIN KERJA DAN KOMITMEN KARYAWAN (Studi Pada PT Cahaya Indah Madya Pratama Lamongan)
The success of a company can be determined by the human resources that are in it. The concept of commitment is an important aspect of the philosophy of human resource management. Lack of understanding of commitment makes the State of Indonesia has a low Commitment Index Value. Index of employee commitment in Indonesia according to Watson Wyatt's calculation, is only 57% lower by 7 points compared to Asia Pacific. This means that the level of employee loyalty in Indonesia is low in the Asia Pacific region. This study aims to determine the effect of compensation and work discipline on employee commitment. This research was conducted at PT. Cahaya Indah Madya Pratama. The study population was employees at PT Cahaya Indah Madya Pratama Lamongan, with a sample of 60 employees as respondents. This research is quantitative by using primary data sources in the form of answers from questionnaires obtained by total sampling technique. Data analysis tools used in this study are multiple linear regression test with the help of a SPSS computer program. Based on the results of data analysis, it can be concluded that compensation has a positive effect on employee commitment. Work discipline has a positive effect on employee commitment.