Jurnal Online Universitas Madura
Not a member yet
    1311 research outputs found

    ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MATEMATIKA SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL MATEMATIKA DITINJAU BERDASARKAN KEMAMPUAN MATEMATIKA

    Get PDF
    The purpose og this study was to describe the critical thinking skills of students with high, medium, and low math abilities in solving math problems. This research is a qualitative descriptive study. The subjects of this study were 3 students of class XI MIPA at SMA Negeri Ngoro Jombang, with categories of high, medium, and low mathematical abilities. Methods of data collection in this study using the method of tests and interviews with the main instruments of the researchers themselves and supporting instruments in the form of test sheets for the ability to think critically in mathematics and interview guidelines. Checking the validity of the research data was done by triangulating time. Data analysis techniques are carried out by reducing, presenting data, and make conclusions The results of this study reveal that the indicator of the ability to think critically in mathematics in solving math problems was that students present the information that was known and what requested from the questions correctly, presents information that had not been clearly stated in the questions and the information needed to solve the problems, presents conclusions of concepts / ideas that are relevant to solving the problem, and presenting the steps for completion in a coherent and correct manner and presenting the correct result of solving the problem. The ability to think critically in mathematics of students who have high abilities in solving questions is able to meet all indicators of critical thinking skills, students who are able to think critically in mathematics who are moderate in solving questions are able to meet the three indicators of critical thinking abilities because students are unable to present the correct results, while the ability critical thinking mathematics students with low ability to solve problems are only able to meet two indicators of critical thinking skills, namely students are only able to present the information that is known and the things that are requested from the questions correctly, presenting information that has not been clearly stated in the questions and the information needed to solve the problem

    ANALISIS KEMAMPUAN MATEMATIKA SISWA SMK DALAM MENYELESAIKAN SOAL SISTEM PERSAMAAN LINEAR TIGA VARIABEL TIPE HOT

    Get PDF
    This study aimeds to determine the mathematical ability of vocational students in solving the HOT type three-variable linear equation system problems. This research was a qualitative descriptive study. The data collection methods were written tests and interviews. The subjects of this study were nine students of class XI Pharmacy, SMK St. Agustinus Kefamenanu, Province Nusa Tenggara Timur. Two students with low mathematical ability, two students with moderate mathematical ability, and twostudents with high mathematical ability were selected to be interviewed. The research suggest that, students with high mathematical ability and students with moderate mathematical ability are able to work on questions at the analyzing and, evaluating stage, but have not yet reached the creating stage. Students are still working on problems using the method given by the teacher. Students with low mathematical ability are only able to work on problems at the analyzing stage

    ANALISIS VIRAL MARKETING DAN WINDOW DISPLAY TERHADAP KEPUTUSAN BERKUNJUNG DI FIX LALUNA

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh viral marketing dan window display terhadap keputusan berkunjung di Fix laluna  baik secara parsial maupun simultan. Jenis penelitian yang digunakan adalah asosiatif dengan menggunakan 150 responden menggunakan kuesioner yang disebar.  Hasil uji validitas dasn reliabelitas menunjukkan bahwa seluruh item pertanyaan yang digunakan dalam penelitian ini valid dan reliabel. Kemudian pengujian asumsi klasik menunjukkan bahwa dari semua indikator pengujian asumsi klasik antara lain normalitas, heterokedaktisitas dan multikolinieritas tidak ditemukan pelanggaran asumsi klasik. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pertama, Viral marketing tidak berpengaruh terhadap keputusan berkunjung di Fix laluna. Kedua, Window display berpengaruh terhadap keputusan berkunjung di Fix laluna. Ketiga, Viral Marketing dan Window display berpengaruh secara simultan terhadap keputusan berkunjung di Fix laluna

    KEHADIRAN KOMISARIS INDEPENDEN PADA HUBUNGAN KOMPENSASI EKSEKUTIF DENGAN KECURANGAN LAPORAN KEUANGAN

    Get PDF
    This study aims to analyze the effect of compensation on fraud in financial statements moderated by independent commissioners. This study uses quantitative methods using multiple regression analysis techniques. This research was conducted with manufacturing companies on the Indonesia Stock Exchange (IDX) from 2017 to 2019, this study used purposive sampling so that 223 firm years were obtained. The results of this study are executive compensation has a negative effect on financial statement fraud. Independent commissioners who are tasked with implementing and implementing the company's good corporate governance system standards properly and correctly, it turns out that in this study it was not proven to moderate the relationship between financial statement fraud and compensation obtained from the board of directors, but the presence of independent commissioners will reduce the level of financial statement fraud.Keywords: financial statement fraud; compensation; independent commissioner; GCG

    DAMPAK PANDEMI COVID-19 TERHADAP USAHA MIKRO, KECIL, DAN MENENGAH (UMKM)

    Get PDF
    Penelitian ini membahas tentang Dampak Pandemi covid-19 terhadap Usaha Mikro Kecil dan Menengah karena dengan adanya pandemi Coronavirus Disease-2019 atau yang lebih dikenal dengan Covid-19 berdampak terhadap perekonomian Indonesia. Dengan pandemi dapat membuat krisis di sektor riil sehingga sangat berpengaruh pada sektor  keuangan yang berperan sebagai penyedia sumber permodalan bagi pelaku usaha. Dampak pandemi Covid -19 pada perekonomian Indonesia tergambar dari beberapa indikator seperti tren kredit Bank yang terus menurun.Virus ini telah memunculkan pesimisme terhadap pertumbuhan ekonomi dunia, kegiatan ekonomi di seluruh dunia mengalami penurunan yang sangat tajam yang berakibat banyak negara mengalami resesi atau kontraksi ekonomi, perlindungan terhadap UMKM dengan berbagai subsidi dan bantuan kredit modal kerja agar UMKM tersebut memiliki pendapatan agar mampu berbelanja dan mendorong produksi dengan memperhatikan ancaman pandemi yang semakin menggoyahkan kegiatan ekonomi UMKM dan dunia usaha lainnya. Sehingga dengan adanya pandemi ini merubah gaya hidup masyarakat yang sering kali memanfaatkan e-commerce sebagai sarana untuk memenuhi kebutuhannya dengan alasan tersebut mampu dimanfaatkan oleh pelaku usaha dalam melakukan kegiatan bisnisnya, namun yang harus diperhatikan baik terhadap konsumen sebagai pengguna dari produk, maupun pelaku usaha yang memanfaatkan layanan e-commerce harus memperhatikan Undang-undang yang berlaku

    PENARIKAN PAKSA KENDARAAN BERMOTOR DALAM JAMINAN FIDUSIA SETELAH ADANYA PUTUSAN MAHKAMAH KONSTITUSI NOMOR 18/PUU-XVII/2019

    Get PDF
    Jaminan Fidusia adalah hak jaminan atas benda bergerak baik yang berwujud maupun yang tidak berwujud dan benda tidak bergerak khususnya bangunan yang tidak dapat dibebani hak tanggungan. Untuk mendapatkan perlindungan pada penerima dan pemberi jaminan fidusia , Undang-Undang Jaminan Fidusia nomor 42 tahun 1999 ( UUJF) beserta Permenkeu nomor: 130 / PMK.010 / 2012 mewajibkan pendaftaran terhadap pembebanan jaminan fidusia.Eksekusi atau penarikan benda dalam jaminan fidusia dapat dilakukan secara riil maupun verkoop. Setelah adanya Putusan MKNomor 18/PUU-XVII/2019 ketentuan pasal 15 ayat 2 dan ayat 3 UU nomor 42 tahun 1999 ( UUJF ) tidak dapat lagi dijadikan dasar untuk melakukan eksekusi benda dalam jaminan fidusia karena ketentuan pasal ini dinyatakan tidak mempunyai kekuatan hukum mengikat bilamana frasasepanjang tidak dimaknai “terhadap jaminan fidusia yang tidak ada kesepakatan tentang cidera janji (wanprestasi) dan debitor keberatan menyerahkan secara sukarela objek yang menjadi jaminan fidusia serta  frasa “cidera janji” bertentangan dengan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dan tidak mempunyai kekuatan hukum mengikat sepanjang tidak dimaknai bahwa “adanya cidera janji tidak ditentukan secara sepihak oleh kreditor melainkan atas dasar kesepakatan antara kreditor dengan debitor atau atas dasar upaya hukum yang menentukan telah terjadinya cidera janji”, sehingga penarikan paksa benda jaminan fidusia  ( kendaraan bermotor ) dapat dikenakan sanksi pidana

    PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP SAKSI KEJAHATAN NARKOBA BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 31 TAHUN 2014 TENTANG PERUBAHAN ATAS UNDANG-UNDANG NOMOR 13 TAHUN 2006 TENTANG PERLINDUNGAN SAKSI DAN KORBAN

    Get PDF
    Efektifitas pemberian perlindungan saksi dan korban dalam kasus- kasus tindak pidana tidak terlepas dari peranan lembaga yang berwenang untuk menangani pemberian perlindungan tersebut.Lembaga yang memiliki beberapa tugas berkaitan dengan perlindungan terhadap saksi dari tindak pidana. Tugas utama Lembaga Perlindungan Saksi adalah menerima permohonan dan memberikan perlindungan terhadap saksi atau pihak lain atau orang lain yang berkaitan dengan saksi sebagaimana dirujuk oleh Pasal 12 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2014.Perlindungan hukum yang diberikan kepada saksi yang terdapat dalam Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 2014 Tentang Perlindungan Saksi dan Korban  berupa  kekebalan  yang  diberikan  kepada  saksi  dan  atau  korban sebagai pelapor untuk tidak dapat dituntut secara hukum baik secara pidana maupun perdata atas kesaksian   atau laporan yang akan, sedang atau telah diberikannya, kecuali kesaksian atau laporan tersebut diberikan tidak dengan etikad baik (Pasal 10 ayat 1 Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 2014)

    Pemanfaatan Media Balok-Balok Angka untuk Melatih Operasi Dasar dalam Matematika

    Get PDF
    lat peraga balok-balok angka ini mempunyai kelebihan yaitu selain memperlihatkan secara langsung konsep penjumlahan, bisa menarik minat siswa untuk belajar matematika karena alat peraga ini siswa bisa bermain sekaligus belajar sehingga siswa tidak merasa jenuh atau bosan dan sesuai dengan tingkat perkembangan intelektual anak SD yang masih dalam tahap prakonkret, maka siswa SD dapat menerima konsep – konsep matematika yang abstrak melalui benda–benda konkret.Sasaran yang dipilih adalah materi yang membutuhkan alat peraga untuk mempermudah dalam mejalaskan konsep matematika yang bersifat abstrak.  Siswa yang dipilih adalah siswa pada MI Al-Hikmah Janti Kelas II. Selama pelatihan dan pendampingansiswa dibimbing dari awal proses pembelajaran sampai akhir pembelajaran. Pendampingan dan Pelatihan diberikan sampai siswa dapat mengoperasikan media balok-balok angka. Tahap pelaksanan pelatihan ini dibagi lagi menjadi 2 tahap, Tahap pertama pada tahap ini, pelatihan difokuskan pada pemberian motivasi, pemberian materi matematika sehingga pembelajaran menjadi menarik dan mnyenagkan. Di tahap pertama ini pula, tim PKM akan mendemonstrasikan sedikit tentang cara menggunakan alat peraga. Tahap kedua, Pada tahap ini, pelatihan difokuskan pada kegiatan praktek alat peraga matematika balok-balok angk

    FENOMENA NIKAH KERABAT PERSPEKTIF HUKUM ISLAM DAN HUKUM ADAT (Studi Kasus di Dusun Banyumas Desa Klampar Kecamatan Proppo Kabupaten Pamekasan)

    Get PDF
    Terdapat fenomena menarik di Dusun Banyumas Desa Klampar Kecamatan Proppo Kabupaten Pamekasan, terkait dengan pernikahan kerabat. Pernikahan ini secara lumrah telah terbiasa dilakukan dengan melibatkan kerabat sendiri untuk dijodohkan menjadi suami istri. Untuk memperoleh data dilakukan dengan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Pertama, Perkawinan dilakukan atas dasar kebiasaan denagn melibatkan laki-laki dan perempuan yang memiliki hubungan kekerabatan, seperti sepupu, dua pupu, tiga pupu dan lainnya baik dari pihak ayah maupun pihak ibu. Kedua, Faktor yang melatarbelakangi pernikahan antar kerabat adalah didasarkan pada faktor biologis, sosial, historis, latar belakang keluarga, kedekatan jarak, menjaga fitrah keturunan, menjaga harta keluarga, keyakinan orang tua akan jodoh serta adanya sanksi bagi pelanggar adat. Ketiga, Perkawinan antar kerabat memiliki dampak positif yang sesuai dengan harapan orang tua, para pelaku nikah kerabat dan masyarakat. Dampak tersebut dapat terlihat dari keharmonisan keluarga, terjaganya harta kekayaan keluarga, bertambah eratnya hubungan antar keluarga dan kedekatan jarak pasangan nikah kerabat dengan keluarga. Sedangkan dampak negatifnya adalah retaknya hubungan keluarga dan kurang bertambahnya hubungan kekerabatan dengan keluarga yang lain

    ANALISIS KESALAHAN PESERTA DIDIK DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA BERDASARKAN PROSEDUR NEWMAN

    Get PDF
    The purpose of this study is to explore information about the challenges, difficulties, and mistakes that experienced by students in solving passage questions with the material of the Linear System with Two-Variable based on the Newman procedure. This research is qualitative research with a descriptive approach. The subjects of the research consisted of 6 students from 31 students eight grade of MTs. Miftahul Ulum Bululawang with 2 upper groups, 2 intermediate groups, and 2 lower groups. The data are collected using exercises (question and answer) and interviews. The data validity test was performed by using triangulation techniques. Data analysis is carried out based on Newman's error indicators, those are reading, understanding the problem (Comprehension), transforming the problem (Transformation), process skills, and writing the final answer (Encoding). The results of this study indicate that the mistakes made by the upper group are the type of misreading (Reading), understanding the problem (Comprehension), transformation problem (Transformation), processing skills problem (Process Skills), and problem in writing the final answer (Encoding). The types of mistakes that the intermediate group made are reading, process skills, and final answer writing (Encoding). The type of mistakes made by the lower group is reading (Reading). Students do not write the variables used for example

    1,199

    full texts

    1,311

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Online Universitas Madura
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇