Jurnal Online Universitas Madura
Not a member yet
    1311 research outputs found

    ESTIMASI BOBOT HIDUP DITIMBANG YANG DIBANDINGKAN DENGAN FORMULA BOBOT HIDUP PADA SAPI MADURA

    Get PDF
    Sapi Madura merupakan sapi potong lokal asli Indonesia yang terbentuk dari persilangan antara banteng dengan Bos indicus atau sapi Zebu (Umar et al., 2015), yang secara genetik memiliki sifat toleran terhadap iklim panas dan lingkungan marginal serta tahan terhadap serangan caplak (Umar et al., 2011). Penelitan ini bertujuan untuk memperoleh formulasi yang tepat untuk menduga bobot hidup sapi Madura betina dengan memanfaatkan formulasi bobot hidup.Materi penelitian menggunakan sapi Madura betina mulai dari PI0 sebanyak 25 ekor, PI1 sebanyak 9 ekor, PI2 sejumlah 55 ekor, PI3 sebanyak 34 ekor, dan PI4 sebanyak 58 ekor. Metode menggunakan purposive random sampling dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok. Variabel yang di ukuran adalah panjang badan, tinggi badan dan lingkar dada. Formula bobot hidup yang digunakan antara lain Schroll, Winter dan pita ukur. Hasil penelitin menunjukkan nilai rata – rata penyimpangan dari masing-masing formulasi sebesar 39,77% untuk formula Schroll, 13,26% untuk formulasi Winter dan sedangkan pita ukur -9,00% (lebih rendah) dari bobot sebenarnya. Hasil analisis menunjukkan bahwa formulasi dari Schroll dan pita ukur tidak dapat digunakan sebagai alat untuk memprediksi bobot hidup, karena nilai penyimpangan yang kurang tepat

    PENGARUH PENAMBAHAN GULA MERAH TERHADAP KUALITAS SENSORIS ABON AYAM

    Get PDF
    Abon ayam merupakan salah satu produksi pangan kering dengan bahan baku utama daging ayam yang diolah melalui proses penggorengan dan penambahan bumbu. Produk yang dihasilkan memiliki aroma dan rasa yang khas serta dapat dikembangkan sebagai salah satu usaha baik dalam skala industri kecil maupun menengah. Untuk mendapatkan abon ayam yang berkualitas tinggi, diperlukan pengolahan yang baik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan gula merah terhadap kualitas sensoris abon ayam. Bahan penelitian yang digunakan adalah : G0 = Abon dengan penambahan gula merah 0 %, G1 = Abon dengan penambahan gula merah 5 %, G2 = Abon dengan penambahan gula merah 10 %, dan G3 = Abon dengan penambahan gula merah 15 %. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan angket (kuesioner) dengan uji kesukaan (uji hedonik) skala 7. Panelis yang digunakan adalah panelis tidak terlatih sebanyak 50 orang. Variabel yang diteliti adalah tingkat kesukaan panelis terhadap : Warna, Aroma, Rasa, dan. Tekstur Abon Ayam. Teknik pengolahan data yang digunakan adalah tabulasi dari kuisioner ke dalam tabel kemudian dihitung Analisa of Varian, dilanjutkan dengan Uji BNT. Tingkat kesukaan konumen terhadap kualitas abon ayam disajikan dalam uji deskripif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan gula merah tidak mempengaruhi kesukaan panelis terhadap warna abon ayam yang dihasilkan (P>0,05), kesukaan konsumen terhadap aroma abon ayam menunjukkan hasil bahwa abon ayam dengan penambahan gula 0 % berbeda nyata (P0,05) terhadap abon ayam dengan penambahan gula 15 %. kesukaan konsumen terhadap rasa abon ayam menunjukkan hasil bahwa abon ayam dengan penambahan gula 0 % dan 5 % berbeda nyata (P0,05) terhadap abon ayam dengan penambahan gula 15 %. kesukaan konsumen terhadap tekstur abon ayam menunjukkan hasil bahwa abon ayam dengan penambahan gula 0 %, 5 %, 10 %, dan 15 % berbeda nyata (P<0,05). Sedangkan dengan uji deskriptif menunjukkan bahwa konsumen paling suka terhadap warna abon ayam dengan penambahan gula merah 0%, paling suka terhadap aroma abon ayam dengan penambahan gula merah 10 %, paling suka terhadap rasa abon ayam dengan penambahan gula merah 10 %, dan paling suka terhadap tekstur abon ayam dengan penambahan gula merah 0 %

    PERILAKU AKUNTAN DALAM PROSES PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN

    No full text
         Sikap merupakan sarana dalam mewujudkan perilaku, yang mana sikap merupakan hal yang mencakup semua kecenderungan yang bermanfaat maupun tidak dari tujuan manusia, objek, ide dan situasi yang ada. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana sikap dalam etika proses penyusunan laporan keuangan pada PT BPR Bank Jombang Perseroda. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode kualitatif deskriptif dengan menjelaskan secara mendalam terkait dengan sikap dalam etika proses penyusunan laporan keuangan di PT BPR Bank Jombang Perseroda. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa para akuntan di PT BPR Bank Jombang Perseroda menunjukkan sikap afektif positif terhadap etika proses penyusunan laporan keuangan perusahaan. Para akuntan menunjukkan sikap afektif positif seperti perasaan senang, merasa perlu, merasa penting untuk menerapkan suatu etika dalam proses penyusunan laporan keuangan perusahaan. Seperti menyusun laporan dengan berlandaskan etika seorang akuntan, berdasarkan standar keuangan perusahaan, maupun menyusun laporan dengan memperhatikan tugas antar karyawan

    PEMBELAJARAN FLIPPED CLASSROOM DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA SISWA MADRASAH PADA ERA NEW NORMAL: EFEKTIFKAH?

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk melihat efektifitas pembelajaran flippet classroom dalam meningkatkan Pemahaman Konsep Matematika (PKM) siswa madrasah di era new normal. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen yang bertempat di Mandrasah Aliyah Negeri 4 Pasaman Barat. Sampel dipilih secara acak setelah populasi normal, homogen dan mean similarity sama. Sampel yang dipilih untuk diberikan perlakuan adalah siswa kelas X4 yang mengumpulkan 23 siswa. Pembelajaran yang diberikan pada kelas sampel ini adalah pembelajaran kelas flippet. Untuk mengetahui keefektifan model ini, siswa diberikan tes kemampuan PKM di akhir pertemuan.Hasil Berdasarkan penelitian, pemahaman PKM bagi siswa madrasah belum efektif, hal ini dikarenakan prestasi siswa yang tuntas hanya mencapai 52%

    ANALISIS LAPORAN ARUS KAS UNTUK MENGUKUR KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN FOOD & BAVARAGE TAHUN 2017-2020

    Get PDF
    The statement of cash flows is a summary of cash inflows and cash outflows which in its financial format are divided into groups of operating activities, investing activities and financing activities. The cash flow statement provides information that enables users to evaluate changes in a bank's net assets, financial structure and ability to influence the amount and timing of cash flows in order to adapt to changing circumstances and opportunities.This type of research is descriptive qualitative, namely collecting data. The purpose of this study is to determine the financial performance of Food & Beverage Tbk companies during 2017-2020. The method used is ratio analysis, where the ratios used in this study are the ratio of operating cash flows, the ratio of operating cash flows to interest, the ratio of capital expenditures, the ratio of total debt, and the ratio of cash flows to net income. There are 5 companies that are used as a cash flow ratio analysis, namely PT. Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk, PT. Delta Djakarta Tbk, PT. Mayora Indah Tbk, PT. Nippon Indosari Corpindo Tbk, and PT. Ultra Jaya Milk Industry & Trading Company Tbk

    ASPEK HUKUM PERJANJIAN LISENSI TERHADAP MEREK BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 20 TAHUN 2016

    Get PDF
    Lisensi adalah izin yang diberikan oleh pemilik Kekayaan Intelektual kepada pihak lain berdasarkan perjanjian secara tertulis sesuai peraturan perrrndang-undangan untukmenggunakan Kekayaan Intelektual.sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2000 tentang Rahasia Dagang, Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2000 tentang Desain Industri, Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2000 tentang Desain Tata Letak Sirkuit Terpadu, Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta, Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2016 tentang Paten, dan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2016 tentang Merek dan Indikasi Geografis.Perjanjian Lisensi harus dilakukan secara tertulis serta harus dicatatkan agar supaya Perjanjian tersebut mempunyai akibat hukum pada pihak ketiga.Perjanjian Lisensi terhadap Merek berdasarkan Undang-undang Nomor 20 tahun 2016 tentang  Merek dan Indikasi Geografis harus berupa Merek terdaftar serta merek tersebut tidak berakhir masa perlindungannya dan juga tidak dalam telah dihapuskan.Perjanjian Lisensi Merek yang telah dilakukan antar pihak , masih dapat dilakukan perjanjian lisensi merek dengan pihak ketiga sepanjang tidak diperjanjikan lain.Dalam perjanjian Lisensi merek baik Penerima Lisensi maupun Pemberi Lisensi masing masing dapat menggunakan Merek tersebut sesuai dengan perjanjian yang telah disepakatinya dan juga sepanjang tidak diperjanjikan lain pemberi Lisensi dapat memberikan Lisensi atas Merek terdaftar miliknya kepada pihak ketiga.Tenggang waktu lamanya Pencatatan Lisensi Merek mengikuti tenggang waktu lamanya perjanjian Lisensi merek serta isi dari perjanjian lisensi merek dapat dirubah sewaktu-waktu sesuai kesepakan pemberi dan penerima Lisensi , begitu juga dapat dicabut apabila ada kesepakatan antara pemeberi dan penerima lisensi , karena adanya putusan pengadilan atau sebab lain yang dibenarkan berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan

    PERSEPSI PETERNAK SAPI MADURA TERHADAP PEMELIHARAAN SAPI SONOK DI KECAMATAN WARU KABUPATEN PAMEKASAN

    Get PDF
    Wilayah Kecamatan Waru kabupaten Pamekasan sebagai salah satu sentra budaya sapi sonok, namun pemeliharanya masih terbatas karena dibutuhkan modal yang sangat besar dibandingkan dengan pemeliharaan sapi Madura biasa. Peternak merupakan faktor yang penting utuk mendapat perhatian, agar memiliki pandangan atau persepsi yang positif terhadap pemeliharaan sapi sonok. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi peternak sapi Madura terhadap pemeliharaan sapi sonok di Kecamatan waru Kabupaten Pamekasan dengan menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengambilan data yang peneliti gunakan adalah observasi wawancara, kuisioner dan dokumentasi, kepada 50 orang peternak di kecamatan Waru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi peternak yang positp akan dapat meningkatkan motivasinya untuk beternak sapi sonok. Untuk lebih meningkatkan motivasi tersebut, peternak juga harus paham mengenai keuntungan beternak sapi sonok. Persepsi positip akan diikuti oleh motivasi yang kuat untuk memelihara sapi sonok lebih baik. Persepsi peternak juga didukung oleh karakteristik peternak seperti jumlah kepemilikan ternak, umur peternak, pendidikan terakhir, pengalaman usaha beternak, jumlah tanggungan keluarga, motivasi beternak, pendapatan usaha beternak, status penguasaan dan luas kepemilikan lahan, pekerjaan utama peternak dan tujuan pemeliharaan

    ANALISIS PENGARUH KUALITAS PELAYANAN, HARGA DAN LOKASI TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN ULANG KONSUMEN PADA BENGKEL AHASS BERKAH JAYA MOTOR II

    Get PDF
    The growing development of the automotive industry can now be seen from the number of maintenance and repair services for motor vehicles that are under the auspices of well-known product brands such as Honda. One of the workshops that stands under the auspices of Honda is Ahass Berkah Jaya Motor II. This study aims to determine the effect of (1) service quality, (2) price, (3) location on consumer repurchase decisions at Ahass Berkah Jaya Motor II workshop. The sample taken is 100 respondents using the method Purposeive Sampling. The analytical tool used to analyze the effect of service quality, price and location variables on repurchase decisions is multiple linear regression analysis with the help of statistical program SPSS for Windows v.17. The results of this study indicate that service quality has no significant effect on repurchase decisions, price has a significant positive effect on repurchase decisions, and location has a significant positive effect on repurchase decisions.

    PENGARUH BIOURINE TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN RUMPUT GAJAH (PENNISETUM PURPUREUM) DI KELURAHAN POLAGAN KABUPATEN SAMPANG

    Get PDF
    Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian biourine terhadap pertumbuhan rumput gajah (Pennisetum purpureum). Penelitian dilaksanakan mulai bulan Maret hingga bulan Mei 2021 di Kampung Tajung Kelurahan Polagan Kabupaten Sampang. Metode penelitian menggunakan metode eksperimen dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK). Materi yang digunakan (1) Lahan petak untuk penanaman rumput gajah (Pennisetum purpureum)sebanyak 24 petak percobaan; setiap petak seluas 2,25 m2 , (2) Pupuk NPK (300 Kg/ha) sebagai pupuk dasar diawal sebelum melakukan penelitian eksperimen, (3) Rumput Gajah (Pennisetum purpureum) sebagai media penelitianeksperimen tersebut. Perlakuan dalam penelitian tersebut menggunakan empattaraf biourine yaitu B1, B2, B3, dan B4 sebesar: 7 ml/l/petak, 8 ml/l/petak, 9 ml/l/petak, dan 10 ml/l/petak, masing-masing 6 ulangan. Tiap petak diisi 9 stek rumput gajah (Pennisetum purpureum). Parameter yang diukur pada penelitian ini adalah tinggi tanaman, lebar daun,jumlah daun dan produksi berat segar rumpat gajah. Pengamatan dilakukan setiap7 hari sekali. Data yang diperoleh akan ditabulasi dan dianalisis menggunakan analisis sidik ragam (Anova) serta uji lanjut BNT jika ada perbedaan yang nyata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata (1) tinggi tanaman rumput gajah pada minggu ke 6 untuk perlakuan B1, B2, B3, dan B4 adalah 175 cm; 143 cm; 153 cm, dan 142 cm, (2) lebar daun rumput gajah pada minggu ke 6 untuk perlakuan B1, B2, B3, dan B4 adalah 7,1 cm, 6,3 cm, 6,8 cm, dan 5,6 cm, (3) jumlah daun rumput gajah pada minggu ke 6 untuk perlakuan B1, B2, B3, dan B4 adalah 78,7 helai; 79,1 helai; 77,9 helai; dan 77,9 helai, (4) produksi berat segarper petak rumput gajah pada minggu ke 6 untuk perlakuan B1, B2, B3, dan B4 adalah 10,4 Kg; 8,9 Kg; 8,2 Kg; dan 6,9 Kg. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pemberian biourine dengan taraf 7 ml/l/petak memberikan pengaruh yang sangat nyata (P<0,01) dan hasil yang terbaik dibandingkan perlakukan 8 ml/l/petak, 9 ml/l/petak, dan 10 ml/l/petak pada tinggi tanaman, lebar daun, jumlah daun dan produksi berat segar rumput gajah (Pennisetum purpureum) di Kampung Tajung Kelurahan Polagan Kabupaten Sampan

    UPAYA KEPOLISIAN DALAM MENANGGULANGI TINDAK PIDANA PERJUDIAN DALAM KERAPAN SAPI

    Get PDF
    Gambling is one of the dark sides of society besides its high crime rate. Gambling seems to be a common thing or commonplace. Almost in every area day and night we can find people both upper and lower class who do gambling, although not on the implementation of the cow.            The results obtained that first, the process of the occurrence of gambling in the race cow gambler in the first round in front of the finish line each carrying a scap to be a benchmark for them to make bets. Second, in the prevention and handling of gambling in the cattle or other gambling, in addition to the police action also needs to be taken various ways that are persuasive and also involve community leaders and religious leaders to participate in overcoming the rampant gambling in the cattle raid that occurs, by reporting to the parties is obliged to know the existence of gambling in the cattle racing and to find out the places of gambling so as not to find the gambling in the cow rafting in Pamekasan regency. Keywords: Police, Gambling

    1,199

    full texts

    1,311

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Online Universitas Madura
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇