Jurnal Online Universitas Madura
Not a member yet
1311 research outputs found
Sort by
EVALUASI WASTE PADA PROYEK PEMBANGUNAN SEKOLAH DENGAN METODE FISHBONE
Pada setiap proyek konstruksi selalu dijumpai waste. Waste atau yang sering disebut sisa material salah satunya disebabkan proses fabrikasi yang tidak tepat sehingga membuat proses fabrikasi berlebih dan dapat juga berdampak pada pengerjaan pengulangan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui material yang berpotensi menjadi waste beserta kuantitas waste dan mengidentifikasi penyebab waste menggunakan metode fishbone diagram guna meminimalkan waste yang akan terjadi. Dari hasil analisis pareto maka material yang berpotensi menjadi waste yaitu besi D22, D19 dan Ø8. Faktor penyebab terjadinya waste material pada pembangunan sekolah adalah man dan management sehingga langkah perbaikan yang diperlukan pengawasan saat pelaksanaan pekerjaan disertai rotasi pekerja untuk meningkatkan kualitas hasil pekerjaan
RESPON STRUKTUR MULTI DOF TERHADAP BEBAN HARMONIK PERIODIK
Getaran sering dirasakan oleh manusia pada kehidupan sehari-hari. Suatu benda akan bergetar apabila terdapat sumber energy yang diteruskan smapai ke benda yang bersangkutan, misalnya mesin generator yang terletak diatas permukaan tanah dapat menyebabkan getaran , sehingga struktur bangunan yang terletak diatasnya ikut bergetar. Getaran-getaran tersebut merupakan beban dinamik yang mempunyai karakter dan akibat yang berbeda terhadap suatu struktur. Studi yang dilakukan dalam penelitian ini merupakan strutur portal tiga lantai, yang dibebani oleh getaran mesin dengan frekuensi 1500 rpm dan berat 1060 Kg, serta beban gempa El Centro. Perhitungan normal modes menggunakan metode polinominal, dan respon struktur menggunakan metode numeric central difference. Berdasarkan perhitungan, setiap posisi mesin akan memberikan respon simpangan yang paling besar dan terjadi hampir pada detik yang sama. Secara keseluruhan dapat disimpulkan dari ketiga posisi mesin, mesin yang berada pada tingkat ke 3 memberikan respon yang paling besar, diikuti oleh tingkat pertama dan yang memberikan respon yang paling kecil adalah posisi mesin yang berada pada tingkat ke
PELATIHAN ENGLISH PUBLIC SPEAKING BAGI SISWA SMA ISLAM PLUS NURUL KAROMAH BUDDAGAN PAMEKASAN
Menjadi Public speaker profesional sesuatu yang tidak mudah. Butuh proses dan latihan secara terus menerus. Pelatihan ini bertujuan agar siswa SMA Islam Plus Nurul Karomah Pamekasan mampu berbicara di depan umum, baik di dalam acara formal maupun non formal. Banyak siswa yang mampu berbicara di depan umum tetapi belum sesuai dengan kaidah yang baik dan benar. Siswa SMA Islam Plus Nurul Karomah pamekasan diberi pelatihan beberapa pertemuan dengan materi yang sesuai dengan kebutuhan Public Speaking di ranah sekolah. Kegiatan pengabdian ini melatih siswa SMA Islam Plus Nurul Karomah mampu menjadi Public Speaker yang baik dan profesional sehingga mereka dapat ikut berperan serta di setiap acara yang diadakan oleh Sekolah dan juga mampu menjadi keahlian individu yang berguna di lingkungan Masyarakatnya. Kegiatan pengabdian diawali dengan pemberian materi mengenai konsep Public Speaking dan macam-macam profesi dengan keterampilan Public Speaking. Selanjutnya siswa secara bergantian praktik menjadi pembawa acara, moderator, pemberi sambutan, dan pidato. Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah peningkatan keterampilan public speaking siswa. Semua siswa mampu praktik public speaking saat pelatihan. Sebanyak 15 siswa tampil menjadi pembawa acara dengan menggunakan Bahasa Inggris pada acara sekolah dan mampu menjalankan tugas dengan baik
ANALISIS PENDAPATAN SAPI KARAPAN DI KECAMATAN PEGANTENAN KABUPATEN PAMEKASAN
Sapi karapan sebenarnya merupakan pejantan unggul sapi Madura yang memiliki kemampuan lari cepat dan gesit. Sapi karapan tidak selalu berasal dari turunan sapi Karapan, tetapi calonnya sudah tampak sejak sapi masih muda. Performa sapi Karapan, secara umum adalah sama dengan sapi Madura jantan, tubuhnya lebih tinggi, tegap dan panjang serta perototannya berkembang sangat baik. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi dan wawancara. Data yang diperoleh meliputi data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh secara langsung melalui kegiatan observasi di peternakan dan kegiatan wawancara dengan responden menggunakan kuisioner yang telah disiapkan. Metode analisis yang digunakan adalah analisis pendapatan untuk mengetahui atau menghitung besarnya pendapatan. Metode penentuan sampel yang digunakan adalah Purposive Sampling (sampel yang disengaja) dengan total sampel sebanyak 6 orang peternak Sapi Karapan. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa jumlah biaya tetap Rp. Rp. 14.675.001; jumlah biaya variabel Rp. 100.430.000; dan jumlah biaya produksi Rp. 115.105.001. Total penerimaan Rp. 125.672.000 dan pendapatan/keuntungan sebesar Rp. 14.116.999. Dapat disimpulkan bahwa usaha peternakan sapi Karapan di Kecamatan Pagantenan Kabupaten Pamekasan termasuk menguntungkan
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENDAPATAN USAHA TERNAK SAPI PERAH
Sapi Perah adalah salah satu ternak penghasil protein hewani yang berupa daging dan susu. Permasalahan yang terjadi pada usaha ternak sapi perah di Indonesia secara umum masih dilakukan secara tradisional dengan skala usaha kecil. Tinggi rendahnya pendapatan usaha peternak sapi perah dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti jumlah kepemilikan sapi perah, harga jual ternak, jumlah produksi susu, upah tenaga kerja, harga jual susu, harga bahan pakan, faktor obat-obatan serta faktor penjualan kotoran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berpengaruh dan yang paling berpengaruh terhadap pendapatan. Metode penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan melakukan interview seluruh anggota kelompok tani Maju Rukun yang beranggota 17 peternak. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Analisis data menggunakan analisis deskriptif, analisis regresi linier berganda dengan uji F dan t, serta pengujian hipotesis. Hasil penelitian menujukkan bahwa faktor jumlah sapi perah, faktor harga jual ternak, faktor upah tenaga kerja, faktor harga susu, faktor harga pakan, dan faktor harga obat obatan, berpengaruh secara signifikan terhadap Pendapatan
WEWENANG KEPOLISIAN DALAM PENANGGULANGAN TINDAK PIDANA KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA DI WILAYAH HUKUM POLRES PAMEKASAN
AbstractThere were 20 cases of domestic violence that occurred in the past year in Pamekasan Regency. The number of cases of domestic violence is certainly a homework for the Pamekasan Police to press so that these cases do not increase every year. This study aims to determine the authority of the police in overcoming the crime of domestic violence and the inhibiting factors for overcoming the crime of domestic violence in the jurisdiction of the Pamekasan Police. This type of research is empirical or juridical sociological research with legal psychology and criminology approaches. Taking the research location in the PPA Unit of the Pamekasan Police with data collectiontechniques through interviews, documentation, and literature studies which were then analyzed descriptively analytically. The results of the study indicate that the authority of the Pamekasan Resort Police is to carry out a process of investigation and investigation of cases of domestic violence. This authority is in the form of providing security for victims, providing assistance from the medical team, advocates, and clergy by cooperating with relevant agencies. The inhibiting factor in overcoming the crime of domestic violence is the lack of public understanding of the crime of domestic violence, by considering cases of domestic violence as a private sphere and should not be raised in the public domain. The next factor is that the settlement of domestic violence cases is mostly carried out in a familial way so that the perpetrators do not receive sanctions in accordance with applicable legal provisions. Efforts are being made to tackle the crime of domestic violence, namely pre-emptive efforts, namely collaborating with the DP3A of Pamekasan Regency to disseminate UUPKDRT, preventive efforts, namely placing female police officers in the PPA Unit of the Pamekasan Police. Repressive efforts are efforts to take action by carrying out legal processes on cases of domestic violence. Keywords: Police Authority, Criminal Act, Domestic Violence
PERAN PPATK DALAM MENCEGAH DAN MEMBERANTAS TINDAK PIDANA PENCUCIAN UANG
The key role roles of the money laundering mechanism in Indonesia are in the hands of the Financial Transaction Transaction Reporting Center hereinafter referred to as PPATK. Because, if the PPATK does not perform its function properly, then the effectiveness of the implementation of Money Laundering Criminal Act (TPPU) will not be achieved.Based on the result of research that Role of Center for Financial Transaction Reporting and Analysis (PPATK) in juridical in preventing and combating money laundering crime is given duty and authority by Act of TPPU as regulated in Article 39 of Law no. 8 Year 2010, namely to prevent and combat money laundering crime. In addition, PPATK as a Financial Intelligent Unit with administrative model (administrative model). The obstacles experienced by the Center for Financial Transaction Reporting and Analysis (PPATK) in preventing and combating money laundering crime is the process of analysis carried out by PPATK to produce LHA (Report on Analysis Result) which will be forwarded to the investigator of the original crime. However, the follow-up of LHA submitted by PPATK to investigator until now has not been done maximally for the interest of law enforcement. Whereas the LHA which is forwarded by PPATK to the investigator is obliged to be followed up by the investigator or law enforcement officer as regulated in Article 106 of the Criminal Procedure Code and Article 48 Paragraph (3) of Presidential Regulation Number 50 Year 2011 concerning Procedure of Authority Implementation of Reporting and Transaction Analysis Center Finance.Keywords: PPATK, Money Laundering
PENEGAKAN HUKUM TERHADAP PELAKU EKSPLOITASI ANAK DIBAWAH UMUR
The child is a gift of God Almighty, which should be taken care of and taken care of by both parents. In order to be able to be responsible in the sustainability of nation and state. Every child needs the widest protection to grow and develop according to his or her right, both physically and mentally. In fact, today many children in Indonesia are victims of economic and sexual exploitation resulting in physical and non physical damage that is very influential on the growth and development of children thus endangering the future of children.Based on the results of research can be understood that the arrangement of child protection in Indonesia is still not well socialized. The government should better socialize Law Number 35 Year 2014 on Child Protection evenly. In order for the public to know the sanctions to be accepted when exploiting children under age.Keywords: Child Exploitation, Sanction
PERAN STRATEGI KONFLIK KOGNITIF PADA PROSES PENYELESAIAN MASALAH GEOMETRI
Terdapat banyak penelitian yang menunjukkan bahwa konflik kognitif yang terjadi dapat dimanfaatkan untuk membantu mahasiswa memahami materi dengan baik atau menerapkan konflik kognitif sebagai strategi dalam pembelajaran. Namun, masih sangat sedikit penelitian yang melihat konflik kognitif dalam menyelesaikan masalah khususnya pada mahasiswa PGSD. Oleh karena itu, perlu dilakukan penelitian tentang konflik kognitif mahasiswa PGSD dalam menyelesaikan masalah matematika. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif, yaitu menganalisis dan mendeskripsikan peran dari strategi konflik kognitif pada proses penyelesaian masalah geometri. Penelitian ini dilaksanakan pada mahasiswa yang sedang memprogram mata kuliah Geometri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa yang mengalami konflik kognitif terbantu dengan kondisi yang dialaminya. Peran konflik kognitif yang dialami mahasiswa berdampak positif. Konflik kognitif tersebut menjadikan mahasiswa lebih memahami masalah yang hendak diselesaikan
PENGARUH KONSERVATISME AKUNTANSI DAN INTENSITAS MODAL TERHADAP TAX AVOIDANCE DENGAN DEWAN KOMISARIS INDEPENDEN SEBAGAI VARIABEL MODERATING
This study aims to provide empirical evidence that accounting conservatism and capital intensity affect tax avoidance, as well as the existence of an independent board of commissioners as a moderating variable to interact with the relationship between accounting conservatism and capital intensity on tax avoidance. This research is associative, sample selection is done by purposive sampling method. The data used are secondary data and annual reports, while the data analysis techniques used are descriptive statistical analysis and multiple regression analysis and for statistical analysis of moderating variables using the value test using SPSS 21.The results of this study indicate that accounting conservatism has a significant negative effect on tax avoidance, while capital intensity has a significant and positive effect on tax avoidance. And the independent board of commissioners is able to moderate the effect of accounting conservatism on tax avoidance, while the independent board of commissioners is not a variable that moderates the effect of capital intensity on tax avoidance