Jurnal Online Universitas Madura
Not a member yet
1311 research outputs found
Sort by
PEMBERDAYAAN SEKTOR USAHA MIKRO, KECIL, DAN MENENGAH (UMKM) PADA MASYARAKAT PESISIR DI DESA PANGARENGAN KECAMATAN PANGARENGAN KABUPATEN SAMPANG
Pemberdayaan UMKM adalah suatu badan usaha yang merupakan salah satu wadah dan wahana yang sesuai bagi pelaksanaan pembangunan nasional dibidang perekonomian terutama dalam bidang usaha peningkatan kemampuan yang lebih besar bagi golongan ekonomi lemah untuk berpartisipasi dalam proses pembangunan. Salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat yaitu dalam hal meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Usaha Kecil dan Menengah (UKM) merupakan kegiatan usaha yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi, memperluas lapangan kerja, memberikan pelayanan ekonomi secara luas kepada masyarakat, dan dapat berperan dalam proses pemerataan dan peningkatan pendapatan masyarakat. Selain itu, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah adalah salah satu pilar utama ekonomi nasional yang harus memperoleh kesempatan utama, dukungan, perlindungan dan pengembangan seluas-luasnya sebagai wujud keberpihakan yang tegas kepada kelompok usaha ekonomi rakyat. Pemberdayaan masyarakat dilakukan di Desa Pangarengan yaitu pengembangan usaha UMKM yang mencakup usaha pembuatan Abon geragu dan Bumbu tabur geragu bumbu dasarnya udan geragu, sabun dan toner bahan dasarnya garam. Namun kendala yang dihadapi yaitu kurangnya permasalahan pemasaran produk dan manajemen usaha. Secara umum Desa Pangarengan memiliki luas wilayah 805,15 Ha pada tahun 2019, tercatat jumlah penduduk di Desa Pangarengan 4.242 orang, dengan jumlah kepala keluarga sebesar 1.388 kk dan jumlah usia produktif 731 jiwa. Dengan demikian, penelitian ini pada dasarnya bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis proses pemberdayaan masyarakat Desa Pengarengan, termasuk hambatan-hambatan yang dihadapi. Dari hasil analisis ini diharapkan mampu menghasilkan rekomentasi perbaikan atas permasalahan tersebut. Pemberdayaan Sektor UMKM Masyarakat Pesisir di Desa Pangarengan Kecamatan Pangarengan Kabupaten Sampang sudah berjalan cukup baik, dan cukup mampu mengatasi masyarakat miskin dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Memperkuat potensi masyarakat (enabling): menciptakan suatu iklim yang dapat mendorong,memotivasi, dan membangkitkan kesadaran dalam memaksimalkan pemanfaatan sumberdaya dalam upaya mengembangkan potensi yang ada melalui sosialisasi yang dilakukan oleh aparatur Desa untuk memotivasikan dan mendorong para pelaku usaha ataupun individu yang belum memiliki usaha untuk mengembangkan usaha mereka dengan memanfaatkan potensi yang ada. Memperkuat potensi masyarakat (empowering): Proses pemberdayaan masyarakat yang meningkatkan kapasitas dengan memperkuat potensi yang dimiliki untuk membuka akses pada peluang dan penyedian berbagai masukan yang berkaitan dengan pasar. Memberikan perlindungan kepada kegiatan ekonomi (protecting): Melindungi kepentingan dengan mengembangkan sistem yang diarahkan untuk mencegah persaingan yang tidak seimbang dan berguna sebagai perlindungan bagi masyarakat
PREDIKSI FINANCIAL DISTRESS DENGAN MODEL ZMIJEWSKI DAN GROVER PADA PERUSAHAAN RETAIL YANG TERDAFTAR DI BEI SELAMA TAHUN 2015 – 2019
The sales growth of retail companies has faced a shrinking trend over the past 5 years. Many companies face financial difficulties because of the incident. There are several companies that in achieving the target of making a profit experience losses and have the potential to go bankrupt. This study aims to predict financial distress using the zmijewski and grover testing model in retail companies listed on the IDX. This study uses analysis with the Zmijewski model and the Grover model, using descriptive statistical analysis and hypothesis testing with the one-sample t-test. Based on the results of the analysis with the zmijewski model and grover retail companies listed on the IDX do not experience financial distress, descriptive statistical analysis shows that the model with the highest level of accuracy is the zmijewski model of 1.43, hypothesis testing with a sample t-test one sample of retail companies has no financial potential distress
THE USE OF CODE MIXING IN INDONESIAN NOVEL ENTITLED YOU DO YOU BY FELLEXANDRO RUBY
Since Indonesia has been a multilingual country, many people in this country use more than one language in the daily conversation. Bilingualism and multilingualism are common in Indonesia. Code mixing happens when the speaker mixes their first language with the second language in one utterance, It is just a normal requirement of daily living that people speak several languages: perhaps one or more at home, another in the village, still another for purposes of trade, and yet another for contact with the outside world of wider social or political organization. Code mixing is also found in Indonesian novel entitled You Do You by Fellexandro Ruby. The researcher is interested to find what kinds of code mixing that the characters’ used in this novel. The result of this study found that there are three kinds of type code mixing, that the character mostly used, they are Insertion, Alteration and Congruent Lexicalization
Analysis of Students’ Reading Skill in English for the ICT Module: A Case Study of Informatics Students at Madura University
This research is a case study that describes the analysis of students' reading ability in English for the ICT module. Based on the results of interviews and surveys of research locations, many students felt difficulties when reading English for the ICT module, even they do not understand the contents of the reading. Several things related to their English reading skills such as the ability to pronounce the words (Pronunciation), the ability to obtain information (Detail Information), and the ability to answer ICT questions, there are several steps taken by researchers, namely selecting English for the ICT module, compiling English for ICT questions, implementing English for ICT questions, assessing and evaluating the answers. This study was conducted to determine the level of students' reading ability in English for the ICT module which is oriented towards global world of work competition so that the researcher or teacher can provide solutions to improve the students’ English skill, especially in the field of their English reading ability. After the researcher implemented some strategies to improve the students’ reading comprehension in English for the ICT module, the researcher has found the improvement of students’ pronunciation when reading aloud, ability to obtain detail information, and the ability to answer ICT questions. On the other hand, the students felt interested, enthusiastic, and enjoyable to read English for the ICT module
Aplikasi Ujian Online di SMA Tahfidz Darul Ulum Banyuanyar
ABSTRAK Seiring dengan perkembangan teknologi khususnya teknologi informasi yang begitu pesat, maka dunia pendidikanpun dituntut untuk agar lebih maju. Disinilah informasi memegang peran penting, karena informasi dibutuhkan oleh semua pihak baik individu organisasi maupun perusahaan. Setiap informasi yang didapat berguna untuk mengambil keputusan yang tepat, karana teknologi informasi termasuk salah satu teknologi yang digunakan untuk mengolah data, memanipulasi data dalam berbagai cara untuk menghasilkan informasi yang berkualitas.Kehadiran teknologi sekarang sudah sangat luas. Dengan menggunakan kecanggihan teknologi saat ini kita dapat mempermudah pekerjaan yang akan dilakukan. Kita dapat mencari dan mengakses semua informasi yang kita butuhkan serta kita dapat memperluas jaringan komunikasi menggunakan kecanggihan teknologi. Dengan memanfaatkan teknologi komputer kita dapat menyimpan, mengorganisasikan dan melakukan pengambilan terhadap berbagai data yang kita miliki dengan dukungan perangkat keras dan perangkat lunak. Tuntutan informasi yang lebih cepat menjadi aspek penting bagi organisasi untuk menuju ke arah yang lebih baik, permasalahan yang ada di tempat penelitian penulis adalah dalam kegiatan ujian onlane di SMA Tahfidz Darul Ulum Banyuanyar ini masih hanya bisa menggunakan soal ujian pilihan ganda saja, dari itu penulis berinisiatif mau menambahkan dengan soal ujian uraian dan soal ujian lainnya. Kata Kunci: sekolah , learning , WEB
PENGELOLAAN BUMDES WISATA PESISIR MADURA DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN ASLI DESA SEBAGAI STABILITAS EKONOMI DESA
Penelitian ini bertujuan mengetahui pengelolaan BUMDES objek wisata pesisir pulau Madura dan mengetahui kontribusi BUMDES terhadap PADes sebagai stabilitas ekonomi. Jenis penelitian kualitatif, informan dalam penelitian ini adalah kepala desa dan pengelolaan BUMDES. Teknik pengumpulan data, wawancara. Teknik analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan Pengelolaan BUMDES dibidang wisata pesisir di Madura dengan analisis prinsip pengelolaan BUMDES yaitu pengelolaan objek wisata pesisir ini sudah terjalin kerjasamaa yang sangatlah koorparatif atau secara bersama. Partisipasi masyarakat dalam pengelolaan BUMDES belum maksimal disebabkan sebuah politik saat pemilihan kepala desa. Hal tersebut terjadilah emansipasi yang mengakibatkan pada tingkat social masyarakat menjadi kurang. Kepedulian masyarakat terhadap keterbukaan (transparansi) informasi BUMDES sangatlah tidak ada, maka hanya sebatas sampai di desa dan pengelola BUMDES saja untuk pengelolaannya. Akuntabiitas atau tanggung jawab yang tinggi bagi pengelola BUMDES merupakan suatu beban perasaan malu yang akan di bawa ketika tidak bertanggung jawab. Sehingga Kepedulian untuk pengembangan dan kesejahteraan objek wisata pesisir desa ini hanya dari para kalangan pemuda dan tokoh masyarakat. Setiap desa belum bisa membuat standart pada Perdes untu kontribusi BUMDES ke PADes, karena setiap Desa memiliki Persdes yang berbeda-beda. Tapi seluruh desa yang memiliki BUMDES di bidang Pariwisata Pesisir sudah mampu memberikan kontribusi terhadap desanya masing-masing. Kata Kunci: Pengelolaan, BUMDES, Wisata Pesisir, Madura, Pendapatan Asli Desa, dan Stabilitas Ekonomi Des
Rekayasa Jurnal Teknik Sipil
Rekayasa Jurnal Teknik Sipil Universitas Madura Vol. 8 No.2 Desember 202
PENGARUH PEMBERIAN GARAM (NATRIUN KLORIDA) PADA PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI RUMPUT GAJAH ODOT (Pennisettum purpureum cv. Mott)
Hijauan pakan merupakan salah satu faktor penentu dalam pengembangan usaha peternakan, khususnya untuk ternak ruminansi, dalam keberhasilan usaha peternakan pemupukan. merupakan penambahan suatu bahan yang digunakan untuk memelihara, memperbaiki, dan mempertahankan kesuburan tanah salah satunya dengan pemupukan garam NaCl. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk garam NaCl terhadap pertumbuhan dan produksi rumput gajah. Metode penelitan yang digunakan adalah metode kuantitatif melalui penelitian eksperimen, menggunakan polybag sebagai unit percobaan. Setiap percobaan, polybag berukuran 30x30 cm. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperiman. Perlakuan pada penelitian ini terdiri atas P0 = (Kontrol), P1 = Urea 100% (100 kg/ha), P2 = P Garam 100% (25 kg/ha), P3 = Garam Nacl 25% (Urea 75kg/ha + Garam 6,25kg/ha), P4 = Urea 50% + 50% Garam (Urea 50kg/ha +12,5kg/ha. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pada pengamatan minggu ke-1 sampai minggu ke-5 dari P0 sampai P4 per tumbuhan dan produsi segar rumput gajah odot mengalami peningkatan. pemberian pupuk garam (Natrium Klorida) berpengaruh nyata terhadap jumlah anakan, jumlah daun, dan pruduksi segar rumput gajah odot. Namun tidak berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, lebar daun, dan diameter batang. Produksi segar rumput gajah odot tertinggi pada perlakuan P1 sebesar 272.1g/polybag yang dilanjutkan P4 sebesar 229.6g,/polybag P3 sebesar 224.6g,/polybag dan P2 sebesar 173.3g/polybag sedangkan produksi segar rumput gajah odot terendah pada perlakuan P0 156.3g/polybag. Dengan demikian, urea dan garam (Natrium Kloorida) dengan dosis tertentu bisa di jadikan pupuk untuk meningkatkan prtubuhan dan produksi produksi rumput gajah odot
NILAI KECERNAAN ENERGI PAKAN DENGAN KANDUNGAN TDN BERBEDA PADA KAMBING JAWARANDU JANTAN YANG DI PELIHARA INTENSIF
Abstrak Pemanfaatan energi pakan oleh ternak di pengaruhi oleh imbangan protein energi di dalam pakan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai kecernaan energi pakan dengan kandungan TDN yang berbeda pada kambing Jawarandu jantan yang dipelihara secara intensif untuk pertambahan bobot badan harian dan kecernaan energi.Lokasi penelitian di Dusun Tongoh Barat Desa Pangongsean Kecamatan Torjun Kabupaten Sampang. Materi yang digunakan dalam penelitian adalah ternak kambing Jawarandu jantan umur ± 1 tahun dengan bobot badan rata-rata 20,74 kg (CV = 13,60%) yang ditempatkan pada kandang metabolik individu dengan model kandang panggung dan berjumlah 12 ekor kambing Jawarandu. Pakan yang digunakan berupa hijauan 30% dan konsentrat 70%. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif secara eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL), dengan empat perlakuan diantaranya P0 konsentrat (dedak padi dan tepung gaplek), P1 konsentrat dengan tambahan 20% pollard, P2 konsentrat dengan tambahan 40% pollard dan P3 konsentrat dengan tambahan 60% pollard dan tiga ulangan. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji anava.Hasil analisis statistik dari penelitian ini menunjukkan bahwa nilai kecernaan energi pakan dengan kandungan TDN yang berbeda pada konsumsi energi pada setiap perlakuan tidak berbeda nyata (P≥0,05) rata-rata konsumsi energi pada penelitian ini mencapai 11,27 MJ/ekor/hari. Energi tercerna, energi feses, kecernaaan energi, dan energi termetabolis tidak memberikan pengaruh yang nyata terhadap setiap perlakuan (P≥0,05) tetapi pada energi urin memberikan pengaruh yang nyata terhadap setiap perlakauan (P≤0,05) dikarenakan nutrien yang di berikan tidak sama setiap perlakuan dan konsumsi energi yang relatif tinggi dan penyerapan energi yang banyak untuk dijadikan laju pertumbuhan. Pertambahan bobot badan harian (PBBH) menghasilkan 89,63 g/ekor/hari. Kesimpulan dari penelitian ini adalah semakin banyak konsumsi TDN maka semakin tinggi pula PBBH yang dicapai. Kata kunci : Kambing_Jawarandu, pollard, TDN dan Kecernaan Energ