Jurnal Online Universitas Madura
Not a member yet
1311 research outputs found
Sort by
Identifikasi Berat Jenis dan Modulus Elastisitas Jenis Kayu yang di Perdagangkan di Provinsi Gorontalo
Kayu merupakan salah satu bahan alam yang memiliki peranan penting dalam berbagai sektor, termasuk konstruksi. Berat jenis kayu adalah ukuran dari kerapatan atau massa jenis kayu tersebut. Dalam konteks penelitian ini, berat jenis kayu merupakan parameter penting yang dapat memberikan informasi tentang kekuatan dan keawetan kayu. Modulus elastisitas, di sisi lain, mengukur kekakuan kayu dan kemampuannya untuk menahan gaya atau tekanan. Informasi ini sangat diperlukan dalam perencanaan desain struktural, khususnya dalam pemilihan kayu yang tepat untuk aplikasi tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi berat jenis dan modulus elastisitas jenis kayu yang diperdagangkan di Provinsi Gorontalo. Berdasarkan pengujian secara fisis melalui pengukuran kadar air selanjutnya diperoleh berat jenis kayu dan modulus elastisitas maka dihasilkan kode mutu dari masing-masing kayu yang diuji yaitu: kayu cempaka = E9, kayu albasia=E10, kayu mahoni = E10, kayu jati merah=E12, kayu lea=E13, kayu deu=E10, kayu lasi = E13, kayu latung=E7, kayu jati putih = E19 dan kayu agatis = E9. Berdasarkan kelas kuat kayu (PKKI, 1961) dari masing-masing kayu yang diuji yaitu : kayu cempaka = III, kayu albasia=III, kayu mahoni = III, kayu jati merah=II, kayu lea=I, kayu deu=III, kayu lasi = I kayu latung=IV, kayu jati putih = III dan kayu agatis = III
PENINGKATAN TRANSPARANSI DAN AKUNTABILITAS PT INDOFOOD SUKSES MAKMUR TBK MELALUI PRAKTIK GOOD CORPORATE GOVERNANCE
PT Indofood Sukses Makmur Tbk merupakan perusahaan makanan terbesar di Indonesia. Mereka telah diakui sebagai pemimpin pasar di berbagai sektor makanan dan minuman. Perusahaan ini telah melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan praktik tata kelola perusahaan (GCG) guna meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam operasionalnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan praktik tata kelola perusahaan yang baik di PT Indofood Sukses Makmur Tbk, tantangan yang dihadapi dalam penerapannya, serta manfaat yang diperoleh perusahaan dari penerapan praktik tata kelola perusahaan yang baik. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan studi dokumentasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa PT Indofood Sukses Makmur Tbk telah berhasil menerapkan praktik tata kelola perusahaan yang baik dalam operasional perusahaannya, namun juga menghadapi beberapa tantangan dalam melakukannya. Misalnya, beberapa karyawan tidak memahami pentingnya praktik tata kelola perusahaan yang baik, dan mengimplementasikan program pelatihan dan pengembangan kebijakan dapat menjadi mahal dan memakan waktu. Praktik tata kelola perusahaan yang baik membantu meningkatkan reputasi PT Indofood Sukses Makmur Tbk, kepercayaan investor, kualitas produk dan layanan, dan kinerja keuangan. Menerapkan praktik tata kelola yang baik di PT Indofood Sukses Makmur Tbk dapat menjadi contoh bagi perusahaan lain di Indonesia untuk diikuti guna meningkatkan kinerja mereka sendiri dan kepercayaan investor
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN CONNECTING, ORGANIZING, REFLECTING, EXTENDING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA
Fokus penelitian ini berkisar pada permasalahan hasil belajar yang dibawah standar. Kajian ini berfokus pada komponen yang mempengaruhi hasil belajar, atau model pembelajaran. Fokus penelitian ini berkisar pada sejauh mana model pembelajaran CORE berdampak pada prestasi belajar siswa. Model pembelajaran CORE dipilih secara khusus sebagai pendekatan pembelajaran untuk penyelidikan ini. Dengan menggunakan metode Quasi Experimental dengan desain non-comparable Control Group, pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan penilaian, sedangkan uji t digunakan untuk menilai disparitas hasil belajar siswa antara kelompok eksperimen dan kontrol. Temuan penelitian menunjukkan bahwa kelompok eksperimen yang menggunakan model pembelajaran CORE memperoleh hasil belajar yang tinggi, sedangkan kelompok kontrol yang menggunakan model pembelajaran konvensional memperoleh hasil belajar yang tinggi dan rata-rata
Pengaruh Penggunaan Media Pembelajaran Assemblr EDU Berbasis Augmented Reality Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Materi Bangun Ruang Sisi Datar
Abstrak:Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan media pembelajaran Assemblr Edu berbasis Augmented Reality terhadap hasil belajar siswa pada materi bangun ruang sisi datar. Penelitian ini digolongkan dalam jenis penelitian komparatif berpasangan dengan pendekatan kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII MTs Al Ishlah Mayang. Metode pengumpulan datanya meliputi metode tes dan dokumentasi dengan analisis data awal meliputi uji validitas, reliabilitas, uji tingkat kesukaran, uji daya pembeda dan uji normalitas kemudian untuk uji hipotesis menggunakan t tes. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh hasil uji parametrik menggunakan uji Paired-Samples t-Test, yang menunjukkan nilai signifikansi 0,00 < 0,05, sehingga hipotesis alternatif (Ha) diterima dan hipotesis nol (Ho) ditolak, dimana (Ha): ada pengaruh penggunaan media pembelajaran Assembrl Edu berbasis Augmented Reality terhadap hasil belajar siswa pada materi bangun ruang sisi datar MTs Al Ishlah Mayang, dan (Ho): tidak ada pengaruh penggunaan media pembelajaran Assembrl Edu berbasis Augmented Reality terhadap hasil belajar siswa pada materi bangun ruang sisi datar MTs Al Ishlah Mayang.. Kata Kunci: Assembrl Edu, Augmented Reality, hasil belajar Abstract:This research aims to determine the effect of using Augmented Reality-Based Assemblr Edu learning media on student learning outcomes in flat-sided geometric material. This research is classified as a type of paired comparative research with a quantitative approach. The sample in this research was class VIII students at MTs Al Ishlah Mayang. Data collection methods include test and documentation methods with data analysis including validity, reliability, difficulty level tests, distinguishing power tests, and normality tests, then for test hypothesis using t-test. Based on the research results, parametric test results were obtained using the Paired-Samples t-test, which showed a significance value of 0.00 < 0.05, so that the alternative hypothesis (Ha) was accepted and the null hypothesis (Ho) was rejected, where (Ha): there is an influence of the use of Augmented Reality-based Assembrl Edu learning media on student learning outcomes in the flat-sided spatial structure material MTs Al Ishlah Mayang, and (Ho): there is no influence of the use of Augmented Reality-based Assembrl Edu learning media on student learning outcomes in the spatial construction material flat side of MTs Al Ishlah Mayang. Keywords: Assembrl Edu, Augmented Reality, learning outcome
Media Pembelajaran Visual Gambar dalam Pengenalan Kuliner Indonesia bagi Mahasiswa BIPA
Melalui media seperti gambar poster kuliner, penelitian ini berupaya mengedukasi mahasiswa BIPA akan kelezatan masakan Indonesia. Menyadari bagaimana media yang digunakan mempengaruhi pembelajaran BIPA. Materi pembelajaran BIPA bergambar poster menjadi subjek penelitian ini. Kita akan memiliki banyak topik untuk didiskusikan setelah kita menyelesaikan topik makan. Makanan juga lebih dari sekedar rasa. Namun, makanan lebih dari sekedar metafora atau symbol makanan adalah sebuah ideologi. Pilihan makanan seseorang tentu dipengaruhi oleh nilai-nilai kehidupannya selain selera. Untuk memudahkan penyampaian bahan ajar kepada siswa, media pendidikan berfungsi sebagai mediator antara guru dengan pesan atau informasi yang harus dikomunikasikan selama kegiatan belajar mengajar. Anda dapat menemukan media pendidikan dimana saja. Wawancara mendalam, observasi cermat, dan studi dokumentasi digunakan dalam proses pengumpulan data. Untuk mendapatkan informasi yang akurat tentang guru dalam merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi hasil pembelajaran BIPA, dilakukan wawancara dan observasi. Tujuan kegiatan studi dokumentasi adalah untuk menelaah catatan milik guru yang berupa catatan materi. Siswa BIPA memberikan respon yang cukup baik terhadap media visual berupa gambar poster; mereka merasa mudah untuk menyerap dan memahami informasi yang disajikan. Temuan ini menunjukkan bahwa siswa sangat tertarik dengan media gambar poster, semangat belajarnya lebih besar, mudah mengulangi istilah-istilah yang ada di media, dan dapat menggunakan media tersebut untuk mengikuti kegiatan pembelajaran BIPA. Sejauh ini semuanya berjalan lancar dengan penggunaan gambar poster untuk pembelajaran. Selama proses pembelajaran, pembelajaran BIPA berlangsung menyenangkan
Muatan Berpikir Kritis dan Kreatif dalam Buku Teks Mata Pelajaran Bahasa Indonesia
Buku teks yang kritis dan kreatif dalam mata pelajaran bahasa Indonesia sangat penting karena dapat membantu siswa mengembangkan berpikir kritis dan kreatif mereka. Dengan menggunakan buku teks yang kritis, siswa diajak untuk tidak hanya menerima informasi secara pasif, tetapi juga menganalisis, mengevaluasi, dan mengkritik informasi yang diberikan. Hal ini dapat membantu siswa menjadi pembaca yang lebih cerdas dan penuh pertanyaan. Selain itu, buku teks yang kreatif juga dapat memotivasi siswa untuk belajar dengan cara yang lebih menarik dan menyenangkan. Dengan pendekatan yang kreatif, siswa dapat lebih mudah memahami materi pelajaran dan mengembangkan keterampilan berbahasa Indonesia mereka dengan lebih baik. Dengan demikian, buku teks yang kritis dan kreatif dalam mata pelajaran bahasa Indonesia tidak hanya membantu siswa dalam memahami materi pelajaran, tetapi juga membantu mereka mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan kreatif yang sangat penting untuk kehidupan sehari-hari dan masa depan mereka.Buku teks yang kritis dan kreatif dalam mata pelajaran bahasa Indonesia sangat penting karena dapat membantu siswa mengembangkan berpikir kritis dan kreatif mereka. Dengan menggunakan buku teks yang kritis, siswa diajak untuk tidak hanya menerima informasi secara pasif, tetapi juga menganalisis, mengevaluasi, dan mengkritik informasi yang diberikan. Hal ini dapat membantu siswa menjadi pembaca yang lebih cerdas dan penuh pertanyaan. Selain itu, buku teks yang kreatif juga dapat memotivasi siswa untuk belajar dengan cara yang lebih menarik dan menyenangkan. Dengan pendekatan yang kreatif, siswa dapat lebih mudah memahami materi pelajaran dan mengembangkan keterampilan berbahasa Indonesia mereka dengan lebih baik. Dengan demikian, buku teks yang kritis dan kreatif dalam mata pelajaran bahasa Indonesia tidak hanya membantu siswa dalam memahami materi pelajaran, tetapi juga membantu mereka mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan kreatif yang sangat penting untuk kehidupan sehari-hari dan masa depan mereka
Penerapan Digitalisasi Laporan Harian Pemberian Pakan dan Monitoring Kualias Air Tambak dengan Aplikasi SiVaname
Pertumbuhan industri budidaya tambak udang vaneme yang semakin pesat dibutuhan cara pengelolaan yang efektif dan berkelanjutan, hal ini menjadi tantangan bagi kelompok petani udang Harta Timur Daya Sumenep. Laporan harian tentang pemberian pakan dan pemantauan kualitas air tambak dilakukan secara manual dalam praktik tradisional mengakibatkan waktu yang terbatas, ketidak tepatan, dan ketidak akuratan data. Melalui pemberian pelatihan penggunaan aplikasi SiVanami memungkinkan pelaporan dan pemantauan secara real-time, mengurangi kesalahan dan mempercepat pengambilan keputusan. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk memberikan solusi yang inovatif dan efektif bagi kelompok petani tambak udang vaname dalam pengelolaan tambak udang mereka. Aplikasi SiVaname menyediakan fitur-fitur penting seperti pencatatan pemberian pakan, pemantauan kualitas air tambak, dan warter treatment jika terdapat masalah yang perlu segera ditindaklanjuti. Dengan demikian, petani udang vaname dapat memantau kondisi tambak secara lebih terperinci dan mengambil tindakan yang tepat untuk menjaga kesehatan dan pertumbuhan udang
PERLINDUNGAN DAN PEMENUHAN HAK NARAPIDANA KELOMPOK RENTAN DI LAPAS PAMEKASAN
AbstrakSistem Pemasyarakatan diselenggarakan dalam rangka membentuk warga binaan pemasyarakatan agar menjadi manusia seutuhnya, menyadari kesalahan, memperbaiki diri, dan tidak mengulangi lagi tindakan pidana sehingga dapat diterima kembali oleh lingkungan masyarakat, dapat aktif berperan dalam membangun dan dapat hidup secara wajar sebagai warga yang baik dan bertanggungjawab. Adapun untuk penghuni lapas tidak jarang ada warga binaan yang berasal dari kelompok rentan. bahwa kelompok rentan yang ada di Lapas Pamekasan terdiri dari orang lanjut usia. Beberapa diantaranya ditempatkan khusus lansia seperti halnya warga binaan pemasyarakatan yang memiliki riwayat sakit berat seperti jantung, bekas operasi dan penyakit-penyakit lainnya yang perlu penanganan khusus. Adapun jumlah orang lanjut usia adalah 16 warga binaan. Metode penelitian yan digunakan adalah metode empiris dengan menggunakan pendekatan sosiologis. Hasil penelitian ini perlindungan hukum dapat dibedakan menjadi 2 (dua), yaitu 1) Sarana Perlindungan Hukum Preventif yaitu subyek hukum dari suatu kesempatan untuk mengajukan suatu keberatan atau suatu pendapat sebelum keputusan pemerintah menjadi bentuk yang definitif, dan 2) Sarana Perlindungan Hukum Represif yaitu subyek dari perlindungan ini adalah pemerintah dan masyarakat. Kendala yang dialami oleh narapidana lansia adalah tidak terdapatnya makanan khusus dan tempat istirahat khusus bagi lansia meskipun dalam hal waktu tidur diberikan kebebasan untuk dapat tidur saat jam tidur dari narapidana lansia tersebut Kata Kunci : Perlindungan Hukum, Penenuhan Hak, Pemasyarakata
Pelatihan Jurnalistik untuk Meningkatkan Kompetensi Santri dalam Menulis Artikel Islami
Pesantren harus beradaptasi dengan perkembangan zaman, termasuk dalam hal penyampaian dakwah. Santri sebagai kader dakwah Islam yang penting, perlu dibekali dengan kemampuan untuk menulis artikel Islami yang informatif, menarik, dan sesuai dengan kaidah jurnalistik. Hal ini dapat membantu mereka dalam menyebarkan dakwah Islam di era digital. Kegiatan pelatihan jurnalistik untuk santri di Ponpes SABAR merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kompetensi santri dalam menulis artikel Islami. Kegiatan ini diharapkan dapat membantu santri untuk menjadi agen literasi dan komunikasi yang efektif dalam menyebarkan dakwah Islam. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah meningkatkan kompetensi santri dalam menulis artikel islami. Hasil kegiatan pengabdian ini meliputi: Santri memahami konsep dasar jurnalistik, santri mampu menulis artikel Islami dengan baik, santri termotivasi untuk terus berkarya dan menulis artikel Islami, dan meningkatnya jumlah artikel Islami yang dihasilkan santri.