Jurnal Online Universitas Madura
Not a member yet
    1311 research outputs found

    Dewan Rekayasa Jurnal Teknik Sipil Universitas Madura

    No full text
    Dewan Rekayasa Jurnal Teknik Sipil Universitas Madura volume 10 nomer 1 Juni 202

    Pemberdayaan masyarakat Desa Tentenan Barat, Kecamatan Larangan, Kabupaten Pamekasan melalui pelestarian dan penguatan nilai-nilai kearifan lokal

    Full text link
    Desa Tentenan Barat, Kecamatan Larangan, Kabupaten Pamekasan merupakan salah satu desa yang mengadakan program pengrajin gerabah yang dikelola BUMDes. Dengan adanya produksi gerabah yang harga murah maka masyarakat mendapat keuntungan yang lebih sehingga dapat meingkatkan perekonomian keluarga. Nilai-nilai budaya dan kearifan lokal yang seharusnya menjadi identitas dari kerajinan gerabah mulai terpinggirkan. Ditambah lagi, ketersediaan bahan baku seperti tanah liat pun semakin sulit akibat perubahan lingkungan dan alih fungsi lahan. Semua permasalahan ini saling berkaitan dan jika tidak segera diatasi, dapat mengancam kelangsungan tradisi kerajinan gerabah di masa depan. Untuk mengatasi berbagai permasalahan yang dihadapi oleh para pengrajin gerabah, diperlukan pendekatan yang bersifat partisipatif dan berbasis pada potensi lokal. Metode ini menekankan keterlibatan aktif masyarakat, khususnya para pengrajin, dalam proses identifikasi masalah, perencanaan solusi, serta pelaksanaan program yang relevan. Pendekatan ini dapat dimulai dengan pemberian pelatihan keterampilan, baik dalam hal inovasi desain, peningkatan kualitas produksi, maupun pemanfaatan teknologi sederhana. Secara peningkatan masyarakat Desa Tentenan Barat yang signifikan terjadi tersebut diketahui bahwa masyarakat mulai mengalami keberdayaan secara mandiri karena mereka terus berusaha untuk menjadi lebih baik. Ada beberapa aspek untuk melihat suatu masyarakat itu mengalami keberdayaan dilihat dari segi ekonomi masyarakat

    PENGARUH MODEL KOOPERATIF TIPE JIGSAW PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA BERBANTUAN MEDIA BERBASIS WEBSITE TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA

    Full text link
    Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh model kooperatif tipe Jigsaw pada pembelajaran matematika berbantuan media berbasis website terhadap hasil belajar siswa. Adapun sampel dalam penelitian ini sebanyak dua kelas yang terdiri dari kelas eksperimen dengan jumlah 31 siswa dan kelas kontrol dengan jumlah 33 siswa. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen kuantitatif dengan rancangan post-test only control design. Hipotesis awal dalam penelitian ini adalah tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw berbantuan media berbasis website dengan situs Google. Hipotesis tersebut diuji menggunakan uji-z dua sampel independen, hasil uji-z menggunakan bantuan program SPSS diperoleh nilai sig (2-tailed) sebesar 0,000 yakni lebih kecil dari 0,05 dengan hasil nilai rata-rata kelas eksperimen sebesar 68,032 dan kelas kontrol sebesar 47,42. Maka keputusan ditolak, sehingga terdapat perbedaan yang signifikan antara model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw berbantuan media berbasis website dengan Google site dengan model pembelajaran konvensional terhadap hasil belajar siswa. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa penerapan model kooperatif tipe Jigsaw dalam pembelajaran matematika berbantuan media berbasis website dengan Google site berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar siswa

    PENGEMBANGAN MODUL AJAR BERBASIS CREATIVE PROBLEM SOLVING (CPS) PADA MATERI SPLDV

    Full text link
    Mengungkapkan kreatifitas dan kemampuan berpikir kreatif peserta didik penting dalam pembelajaran matematika. Oleh karena itu, diperlukan perangkat terbuka yang dapat meningkatkan kemampuan berpikir kreatif peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul ajar berbasis Creative Problem Solving (CPS) pada materi SPLDV yang valid, praktis, dan efektif. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang melibatkan 24 peserta didik kelas VIII di Mts. Tarbiyatus Shibyan sebagai subjek penelitian. Data penelitian berupa pedoman wawancara, lembar validasi, angket respon guru dan peserta didik, serta tes asesmen sumatif. Hasil wawancara digunakan analisis untuk awal. Rata-rata skor hasil validasi adalah 3,76, yang masuk dalam kategori valid. Angket respon guru menunjukkan presentase 87,5%, yang masuk dalam kategori sangat praktis, sedangkan angket respon peserta didik menunjukkan presentase 86,3%, yang masuk dalam kategori praktis. Hasil rata-rata asesmen sumatif adalah 76,25, yang masuk dalam kategori efektif. Dengan demikian modul ajar berbasis Creative Problem Solving (CPS) pada materi SPLDV layak digunakan sebagai perangkat ajar dalam proses pembelajaran matematika

    EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) BERBANTUAN GAME EDUKASI WORDWALL

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsiskan keefektifan penggunaan model pembelajaran kooperatif Tipe Student Teams Achievement Division (STAD) Berbantuan Game Edukasi Wordwall ditinjau dari 4 indikator yaitu: kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran, aktivitas siswa, respon siswa, ketuntasan belajar siswa. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan teknik analisis datanya menggunakan statistik deskriptif. Metode observasi digunakan untuk mengumpulkan data kemampuan guru mengelola pembelajaran dan aktivitas siswa, metode angket digunakan untuk mengumpulkan data respon siswa, dan metode tes untuk mengetahui ketuntasan belajar siswa. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar observasi kemampuan guru mengelola pembelajaran, lembar observasi aktivitas siswa, lembar angket respon siswa dan lembar tes ketuntasan belajar siswa. Hasil analisis menunjukkan bahwa kemampuan guru mengelola pembelajaran berada pada kategori sangat baik dengan rata-rata skor tingkat kemampuan guru yaitu 4,7; aktivitas siswa berada pada kategori aktif dengan persentase skor rata-rata sebesar 3,25; respon siswa menunjukkan positif dengan persentase 88,6% dan tes ketuntasan belajar telah mencapai ketuntasan secara klasikal sebesar 83,3%. Berdasarkan analisis data dari keempat indikator tersebut maka model pembelajaran kooperatif Tipe Student Teams Achievement Division (STAD) berbantuan game edukasi Wordwall dikatakan efektif.

    AN ANALISYS OF STUDENT’S PRONOUNCIATION ERROR MADE IN SPEAKING CLASS AT ENGLISH CLUB LUBANGSA PUTRI ANNUQAYAH GULUK-GULUK SUMENEP

    Full text link
    The objective of this research is to find out the kinds of errors in pronunciation and the sources of errors in pronunciation at basic class of At English Club Lubangsa Putri Annuqayah Guluk-Guluk Sumenep. This research is expected as guidance for the teacher to know about the students’ errors in using English in conversation. So the teacher can formulate some methods or strategies in teaching English pronunciation.The method of this research is the qualitative in order to interpret the data of the research. The population of this research was the basic class of At English Club Lubangsa Putri Annuqayah Guluk-Guluk Sumenep. The writer chose the basic class as sample by using total sampling technique because of the population was less than one hundred students and the sample consists of 18 students. A test was applied as instrument in this research which is consisted of some words to be pronounced. The writer interprete the data descriptively and the result shows that The Students of the basic class of At English Club Lubangsa Putri Annuqayah Guluk-Guluk, The misformission error amount 67, 53%, its get from 16 words and 112 students who are made pronounciation error.  The addition error amount 24, 7%, its get from 6 words and 45 students who are made pronounciation error. The omission error amount 13,7%, its get from4 words and 25 students who are made pronounciation error by analyzing the source the writer found that there are two sources of errors that students had; firstly, they were pronouncing English word as written and overgeneralization when they were pronouncing the word

    URGENSI DIGITALISASI DATA PERTANAHAN UNTUK PENCEGAHAN MAFIA TANAH: PERSPEKTIF HUKUM ADMINISTRASI NEGARA

    Full text link
    AbstrakMafia tanah di Indonesia menjadi salah satu masalah hukum dan administrasi yang serius, terutama dalam hal pengelolaan data pertanahan yang terfragmentasi dan rentan terhadap manipulasi. Digitalisasi data pertanahan diharapkan menjadi solusi untuk mencegah praktik mafia tanah, meningkatkan transparansi, dan memperkuat akuntabilitas dalam sistem pertanahan. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis urgensi digitalisasi data pertanahan dalam konteks pencegahan mafia tanah serta mengkaji peran hukum administrasi negara dalam mendukung transformasi tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan normatif-empiris dengan analisis kualitatif terhadap regulasi yang ada dan implementasi kebijakan digitalisasi pertanahan, seperti PTSL Digital dan Sistem Kadastral Digital. Temuan penelitian menunjukkan bahwa meskipun digitalisasi dapat memperbaiki pengelolaan data dan mengurangi potensi manipulasi, tantangan besar tetap ada dalam hal keterbatasan SDM, resistensi birokrasi lama, dan potensi kebocoran data. Selain itu, digitalisasi tanpa penguatan regulasi hukum akan menjadi solusi semu. Oleh karena itu, diperlukan revisi terhadap regulasi yang ada untuk mendukung interoperabilitas data antara lembaga terkait, serta pembentukan peraturan pelaksana yang jelas untuk mengatur tata kelola data pertanahan digital. Rekomendasi utama adalah penguatan hukum administrasi negara dalam memastikan sistem digital pertanahan yang adil, aman, dan transparan, serta pengawasan kolaboratif antara berbagai instansi untuk meminimalisir penyalahgunaan data dan kewenangan. Kata Kunci: mafia tanah, digitalisasi data pertanahan, hukum administrasi negara.

    PENGARUH BRAND AWARENESS DAN BRAND IMAGE TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN TIPA-TIPA (STUDI KASUS: PASAR DESA SILIMBAT)

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh brand awareness dan brand image terhadap keputusan pembelian Tipa-Tipa di Desa Silimbat melalui studi literatur sistematis.Dalam menghadapi persaingan yang semakin ketat di industri makanan tradisional, pemahaman tentang faktor-faktor merek menjadi krusial bagi produsen dalam meningkatkan daya saing produk.Metode yang digunakan adalah studi literatur sistematis dengan menganalisis 12 artikel relevan dari berbagai sumber akademik.Hasil penelitian menunjukkan bahwa brand awareness dan brand image memiliki pengaruh yang signifikan terhadap keputusan pembelian.Konsumen cenderung memilih produk dengan tingkat kesadaran merek yang tinggi dan citra merek yang positif, yang mencerminkan kualitas, higienitas, serta nilai tradisional yang kuat. Selain itu, ditemukan bahwa beberapa penelitian mengintegrasikan variabel tambahan seperti brand trust, brand ambassador, harga, dan kualitas produk, yang dapat memperkaya analisis hubungan antara faktor merek dan keputusan pembelian. Namun, terdapat kesenjangan penelitian dalam hal keterbatasan metodologi, perbedaan konteks industri, serta kurangnya analisis terhadap faktor moderasi dan mediasi dalam hubungan ini. Oleh karena itu, penelitian di masa depan disarankan untuk mengadopsi pendekatan yang lebih komprehensif, seperti Structural Equation Modeling (SEM) atau studi longitudinal, serta mempertimbangkan variabel tambahan seperti loyalitas merek dan pengalaman pelanggan. Temuan ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pelaku usaha Tipa-Tipa dalam merancang strategi pemasaran yang lebih efektif dan meningkatkan daya saing produk di pasar

    SANKSI HUKUMAN DISIPLIN BAGI WARGA BINAAN YANG MELANGGAR TATA TERTIB DI LAPAS NARKOTIKA KELAS IIA PAMEKASAN

    Full text link
    AbstrackThis research has several objectives, including: first, to find out the role of disciplinary punishment for inmates in Pamekasan Class IIA Narcotics Prison; second, the implementation of disciplinary sanctions for inmates who violate the rules and regulations at Pamekasan Class IIA Narcotics Prison. In this research, researchers used empirical legal research with a qualitative approach. The research results show that: first, the role of disciplinary punishment for inmates in Pamekasan Class IIA Narcotics Prison is very important because it creates a sense of security and order for inmates. With disciplinary punishment, inmates are obliged to obey and comply with every prohibition in prison. However, disciplinary punishment cannot guarantee that inmates will obey the rules and not commit crimes again; secondly, the implementation of disciplinary sanctions for inmates who violate the rules and regulations at the Pamekasan Class IIA Narcotics Prison, namely, if the prisoner violates the rules, the Head of Security at the Correctional Institution asks the security and order administration section to carry out an inspection and make a Minutes of Investigation of subsequent violations of the rules. handed over to the Chair of the Observer Supervisory Team for immediate trial. Then the results of the examination carried out by the TPP will then be taken into consideration by the Head of Prisons in imposing disciplinary sentences. Disciplinary punishment can be in the form of punishment in accordance with the provisions of Minister of Law and Human Rights Regulation Number 6 of 2013 concerning Rules and Regulations for Correctional Institutions and State Detention Centers. Keyword : e Disciplinary Punishment Sanctions, Inmates, Rules and Regulation

    KONSEP PENERAPAN PERLINDUNGAN HUKUM SAKSI DALAM MENGUNGKAP KASUS KORUPSI DALAM SISTEM PERADILAN PIDANA

    Full text link
    AbstrakJaminan perlindungan terhadap saksi dan korban dalam tindak pidana korupsi berperan penting dalam proses peradilan pidana dengan memastikan kesaksian mereka diberikan tanpa rasa takut dan ancaman, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2014, karena keterlibatan saksi korban tidak hanya menjadi kunci dalam mengungkap kebenaran serta memastikan keadilan tercapai, tetapi juga berperan dalam pengembalian aset tindak pidana korupsi, meskipun masih terdapat tantangan seperti kurangnya pemahaman tentang perlindungan saksi korban dan keterbatasan sumber daya. Hasil penerlitian menunjukkan bahwa Konsep perlindungan saksi korban dalam kasus korupsi, terutama terkait dengan pengembalian aset tindak pidana korupsi, yang diimplementasikan dalam Putusan Hakim Nomor 34/PID.SUS-TPK/2020/PN.JKT.PST tentang Kasus Jiwasraya memiliki peran penting dalam memastikan keadilan dan kebenaran terwujud. Dalam konteks kasus Jiwasraya, saksi korban memainkan peran yang sangat penting dalam mengungkap kebenaran dan memberikan bukti yang diperlukan untuk menuntut pelaku korupsi.  Penerapan perlindungan hukum terhadap saksi korban dalam upaya pengembalian aset tindak pidana korupsi dalam Putusan Hakim Nomor 34/Pid.Sus TPK/2020/PN.Jkt.Pst diperlukan untuk menuntut pelaku korupsi. Perlindungan hukum yang diberikan kepada saksi korban meliputi perlindungan terhadap keamanan pribadi, keluarga, dan harta bendanya. Hal ini penting untuk melindungi saksi korban dari ancaman, intimidasi, atau balasan yang mungkin diterima sebagai akibat dari kesaksiannya

    0

    full texts

    0

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Online Universitas Madura
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇