Jurnal Online Universitas Madura
Not a member yet
1311 research outputs found
Sort by
Prinsip Kesantunan Berbahasa Geoffrey Leech dalam Kolom Komentar Postingan Instagram @jokowi
Penelitian bertujuan untuk mengkaji bentuk pelanggaran dan pematuhan kesantunan berbahasa dalam kolom komentar Instagram @jokowi menurut teori Geoffrey Leech dalam kolom komentar pada akun Instagram @jokowi. Latar belakang yang mendasari penelitian ini penting dilakukan adalah karena maraknya penggunan bahasa yang tidak santun pada media sosial. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi dan dokumentasi pada postingan Instagram @jokowi. Analisis data melalui tahap reduksi, menyajikan data, verifikasi/penarikan simpulan yang mengacu pada teori kesantunan berbahasa Leech. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelanggaran yang dominan berupa pelanggaran maksim penghargaan, ditandai dengan penggunaan ungkapan-ungkapan kritik kasar, hinaan, merendahkan disertai penggunaan emoji yang mendukung tuturan netizen
Analisis Kesantunan Berbahasa dalam Novel Salah Pilih Karya Nur Sutan Iskandar
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis maksim-maksim yang terkandung dalam novel Salah Pilih karya Nur Sutan Iskandar menggunakan pendekatan pragmatik. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan menggabungkan prinsip-prinsip pragmatisme dan objektivitas untuk memahami peran maksim dalam interaksi tokoh dalam cerita. Fokus penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi empat maksim utama yang muncul dalam novel, yaitu: 1) maksim kebijaksanaan/kearifan lokal, 2) maksim kesimpatian, 3) maksim kerendahan hati, dan 4) maksim kedermawanan. Data diperoleh melalui pembacaan mendalam terhadap teks novel dan didukung oleh sumber literatur lainnya, termasuk tulisan-tulisan yang tersedia di internet. Akibatnya, ada beberapa pertukaran dialog antar karakter yang menganut gagasan kesopanan Leech. Hasil penelitian menunjukkan bahwa novel ini memperlihatkan bagaimana tokoh-tokoh dalam cerita berinteraksi dengan penuh pertimbangan dan penghargaan terhadap nilai-nilai moral, adat, dan hubungan sosial yang ada dalam masyarakat Minangkabau. Masing-masing maksim yang ditemukan berperan penting dalam pengembangan karakter dan penyampaian pesan moral yang terkandung dalam novel. Penelitian ini memberikan wawasan tentang bagaimana aspek pragmatik dapat digunakan untuk menganalisis karya sastra, khususnya dalam memahami dinamika sosial dan budaya yang digambarkan dalam novel Salah Pilih
Refleksi Sosial dalam Novel Jarak Antarbintang karya Naimmah Nur Aini Serta Relevansinya dalam Pembelajaran Sastra
Penelitian ini bertujuan (1) Mendeskripsikan interaksi sosial sebagai bentuk refleksi sosial apa saja yang ada dalam novel Jarak Antarbintang karya Naimmah Nur Aini, dan (2) menjelaskan relevansinya dalam pembelajaran sastra. Teknik baca catat dan studi pustaka adalah metode pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian kali ini adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa refleksi sosial dalam lingkup organisasi, sosial masyarakat, keluarga, relasi romantik remaja, relasi pertemanan, dan psikososial remaja yang terdapat dalam novel. Hasil penelitian tersebut dapat dijadikan sebagai gambaran kehidupan remaja, lalu informasi-informasi penting dalam novel juga dapat menambah wawasan pembacanya, serta relevan dengan pembelajaran pada mata kuliah apresiasi sastra karena penelitian ini menjadi salah satu contoh konkret pengaplikasian dan eksplorasi dari apa yang terdapat pada sub-CPMK (capaian pembelajaran mata kuliah) apresiasi sastra. Adapun sub-CPMK yang dimaksud ialah 5.1. Memahami hakikat prosa fiksi, unsur-unsur prosa fiksi, dan jenis-jenis prosa fiksi, 5.2. Memahami pendekatan dalam apresiasi prosas fiksi, 6.3. Memahami hakikat novel, 6.4. Memahami apresiasi sastra
GAGASAN KESETARAAN GENDER K.H. HUSEIN MUHAMMAD: KAJIAN SOSIOLOGIS DAN HUKUM ISLAM
AbstrakPenelitian ini membahas pemikiran K.H. Husein Muhammad mengenai kesetaraan gender dalam perspektif Hukum Islam, yang dilatarbelakangi oleh pandangannya bahwa sistem sosial dalam Al-Qur’an bersifat kontekstual dan dapat berubah seiring perkembangan zaman. Kiai Husein melihat bahwa perempuan di era modern memiliki kemampuan dan peran yang setara dengan laki-laki dalam berbagai bidang, sehingga tafsir keagamaan perlu disesuaikan dengan realitas sosial tersebut. Fokus penelitian ini mencakup tiga hal: pandangan Kiai Husein tentang kesetaraan gender, pandangan Hukum Islam mengenai hal tersebut, serta sejauh mana terdapat perbedaan atau penyimpangan antara keduanya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan kepustakaan dan analisis deskriptif, serta pendekatan deduktif untuk mengembangkan kerangka teoritik dari literatur yang ada. Data primer diperoleh dari karya Kiai Husein seperti Fiqih Perempuan, didukung oleh literatur sekunder yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa menurut Kiai Husein, kesetaraan gender mencakup aspek ibadah, munakahat, dan muamalah siyasah, sedangkan dalam Hukum Islam, laki-laki dan perempuan memiliki kedudukan spiritual yang setara. Namun, terdapat perbedaan pendapat mengenai isu-isu seperti kepemimpinan perempuan, tanggung jawab nafkah, dan perempuan sebagai imam salat.Kata Kunci: Kesetaraan Gender, K.H. Husein Muhammad, Hukum Isla
Pengaruh Penerapan Standar Akuntansi Pemerintah (SAP), Good Governance, dan Kualitas Kinerja Aparatur Pemerintah Terhadap Kualitas Laporan Keuangan pada Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Cirebon
Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengatahui apakah pengaruh penerapan standar akuntansi pemerintah (SAP), good governance dan kualitas kinerja aparatur pemerintah memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kualitas laporan keuangan pada Dinas Perdagangan Dan Perindustrian Kabupaten Cirebon. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengumpulan data melalui penyebaran kuisioner dan observasi kepada 57 aparatur pemerintah pada Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Cirebon yang berperan sebagai sampel pada penelitian ini. Purposive sampling menjadi teknik yang digunakan dalam penelitian ini, dengan tujuan untuk menentukan jumlah sampel. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi linear berganda, uji t, uji f, dan koefisien determinasi dengan menggunakan aplikasi eviews 12. Hasil uji data secara parsial dalam penelitian ini adalah penerapan standar akuntansi pemerintah (SAP) memiliki nilai probabilitas 0,9419 dan diketahui bahwa good governance memiliki nilai probabilitas 0,8524, hal ini menunjukkan bahwa penerapan standar akuntansi pemerintah (SAP) dan good governance berpengaruh terhadap kualitas laporan keuangan. Sedangkan untuk kualitas kinerja aparatur pemerintah tidak berpengaruh terhadap kualitas laporan keuangan, dengan nilai probabilitas 0,0003. Namun secara simultan penerapan standar akuntansi pemerintah (SAP), good governance, dan kualitas kinerja aparatur memiliki hasil yang berpengaruh secara bersamaan terhadap kualitas laporan keuangan
Peran Transformasi Digital E-Commerce untuk Mendorong Green Entrepreneurship UMKM Kuliner
This paper aims to analyze the role of e-commerce digital transformation in encouraging green entrepreneurship practices in culinary MSMEs and to identify supporting factors and barriers to the integration process. The research method used is Systematic Literature Review (SLR) of 31 Scopus-indexed articles and reputable journals from the 2020–2025 period. The analysis was conducted by examining findings related to aspects of digital transformation based one-commerce, and culinary MSMEs that are relevant to the implementation - commercein practicegreen Entrepreneurship. The study results show that digital transformation in e-commerce has a positive impact on energy efficiency, waste reduction, environmentally friendly packaging innovation, and increased competitiveness of MSMEs. Key supporting factors include government support, digital training, collaboration between business actors, and increased consumer awareness of green products. However, ongoing obstacles include the cost of technology implementation, limited digital literacy, uneven logistics infrastructure, and minimal regulation and access to green financing. This study emphasizes the importance of synergy between public policy, technological readiness, and the green orientation of business actors to accelerate adoption.e-commercewith practicegreen entreepreneushipin the culinary sector. These findings are expected to serve as a reference for the government, academics, and MSMEs in developing an inclusive and environmentally friendly digital ecosystem.
Interaksi aspal-karet dan evaluasi kinerja pengikat aspal karet
Teknologi aspal campuran hangat (WMA) semakin banyak digunakan pada perkerasan aspal karet untuk mengurangi temperatur produksi dan pemadatan serta asap dan bau yang ditimbulkan. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki kinerja temperatur tinggi, menengah dan rendah dari bahan pengikat aspal yang dimodifikasi dengan karet remah yang mengandung aditif WMA. Interaksi aspal-karet pada berbagai kombinasi suhu dan waktu pencampuran diselidiki dengan metode mikroskopis dan mekanis untuk mendapatkan prosedur pencampuran yang optimal. Efek dari aditif WMA (produk berbasis lilin dan bahan kimia) terhadap kinerja pengikat diselidiki dengan uji stress creep and recovery (MSCR), uji sapuan amplitudo linier (LAS), dan uji sapuan frekuensi temperatur rendah. Hasilnya menunjukkan bahwa pengikat aspal karet secara signifikan meningkatkan kinerja pengikat aspal dasar pada rentang suhu yang berbeda. Pengaruh aditif WMA terhadap kinerja pengikat bervariasi pada aspal dasar dan pengikat aspal karet. Selain itu, perbedaan kepatuhan yang tidak dapat dipulihkan ditemukan tidak sesuai untuk mengkarakterisasi sensitivitas tegangan pengikat aspal karet dan perbedaan kepatuhan yang tidak dapat dipulihkan untuk perubahan tambahan pada tegangan yang diterapkan terbukti menjadi alternatif yang lebih akurat. Untuk uji LAS siklik, energi kegagalan ditemukan memiliki korelasi yang kuat dengan umur fatik yang diprediksi dengan menggunakan analisis kerusakan kontinum viskoelastik yang disederhanakan dan oleh karena itu dapat dianggap sebagai indikator sederhana untuk peringkat kinerja fatik pengikat
Implementasi Teknologi Panel Surya Di Pesanggrahan “Gordo Mulyo” Di Desa Plumpung Kecamatan Plaosan Kabupaten Magetan untuk Mendukung Inisiasi Desa Wisata
Pesanggrahan “Gordo Mulyo” merupakan bangunan berbentuk joglo sebagai ruang pertemuan yang dilengkapi dengan fasilitas kolam renang, area camping ground, dan toilet sebagai wahana wisata pertanian di Desa Plumpung, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Tujuan PKM Desa Binaan Unesa (PKM-DBU) ini adalah untuk mengimplementasikan teknologi panel surya di pesanggrahan “Gordo Mulyo” agar tidak gelap di malam hari dan sebagai inisiasi desa wisata. Metode yang dilakukan dalam pelaksanaan PKM-DBU ini adalah melakukan survey awal dan melakukan wawancara dengan perangkat Desa Plumpung tentang masalah yang dihadapi dan solusi yang ditawarkan oleh tim pelaksana PKM-DBU Unesa. Hasil survey awal dan rapat koordinasi dengan perangkat Desa Plumpung disepakati tentang implementasi teknologi panel surya di pesanggrahan “Gordo Mulyo” untuk mendukung desa wisata. Dari hasil PKM-DBU Unesa disimpulkan bahwa teknologi panel surya off-grid telah berhasil dipasang di pesanggrahan “Gordo Mulyo” dengan spesifikasi 2 unit panel surya yang masing-masing berkapasitas 200 Wp, 1 unit inverter, 1 unit solar charge controller, 1 buah control box, 2 unit battery yang masing-masing berkapasitas 12 V 200 AH, dan output berupa 2 buah lampu LED 20 W, dan 10 lampu LED 9W untuk penerangan di malam hari.Pesanggrahan “Gordo Mulyo” merupakan bangunan berbentuk joglo sebagai ruang pertemuan yang dilengkapi dengan fasilitas kolam renang, area camping ground, dan toilet sebagai wahana wisata pertanian di Desa Plumpung, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Tujuan PKM Desa Binaan Unesa (PKM-DBU) ini adalah untuk mengimplementasikan teknologi panel surya di pesanggrahan “Gordo Mulyo” agar tidak gelap di malam hari dan sebagai inisiasi desa wisata. Metode yang dilakukan dalam pelaksanaan PKM-DBU ini adalah melakukan survey awal dan melakukan wawancara dengan perangkat Desa Plumpung tentang masalah yang dihadapi dan solusi yang ditawarkan oleh tim pelaksana PKM-DBU Unesa. Hasil survey awal dan rapat koordinasi dengan perangkat Desa Plumpung disepakati tentang implementasi teknologi panel surya di pesanggrahan “Gordo Mulyo” untuk mendukung desa wisata. Dari hasil PKM-DBU Unesa disimpulkan bahwa teknologi panel surya off-grid telah berhasil dipasang di pesanggrahan “Gordo Mulyo” dengan spesifikasi 2 unit panel surya yang masing-masing berkapasitas 200 Wp, 1 unit inverter, 1 unit solar charge controller, 1 buah control box, 2 unit battery yang masing-masing berkapasitas 12 V 200 AH, dan output berupa 2 buah lampu LED 20 W, dan 10 lampu LED 9W untuk penerangan di malam hari.KataKunci: Panel surya; pesanggrahan Gordo Mulyo; Desa Plumpung; desa wisata; energi terbaruka
PEMIDANAAN TERHADAP TINDAK PIDANA NARKOTIKA: URGENSI PENDEKATAN RESTORATIF DALAM SISTEM HUKUM INDONESIA
AbstrakPemidanaan terhadap tindak pidana narkotika di Indonesia cenderung berfokus pada pendekatan represif dan retributif, yang menempatkan pemenjaraan sebagai solusi utama. Namun, pendekatan ini terbukti tidak efektif dalam mengurangi angka residivisme dan justru berkontribusi pada overcrowding di lembaga pemasyarakatan. Selain itu, pemidanaan semacam ini seringkali tidak membedakan dengan jelas antara pengguna narkotika yang butuh rehabilitasi dengan pengedar atau bandar narkotika yang memiliki peran berbeda dalam tindak pidana tersebut. Dalam konteks ini, pendekatan restoratif yang lebih menekankan pada pemulihan pelaku melalui rehabilitasi medis dan sosial menjadi semakin relevan. Pendekatan ini tidak hanya berfokus pada penghukuman, tetapi juga pada reintegrasi sosial dan pemulihan pelaku untuk mengurangi dampak negatif penyalahgunaan narkotika. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan pemidanaan narkotika dalam sistem hukum Indonesia serta mengkaji urgensi dan potensi penerapan pendekatan restoratif dalam menangani kasus narkotika. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa sistem pemidanaan yang ada saat ini perlu direvisi dengan membuka ruang formal bagi pendekatan restoratif. Oleh karena itu, disarankan agar regulasi yang mengatur narkotika diperbarui untuk memungkinkan penerapan rehabilitasi lebih luas, serta memperkuat kapasitas aparat hukum dan fasilitas rehabilitasi. Selain itu, kampanye nasional untuk mengubah paradigma penanganan kasus narkotika menjadi penting guna meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya rehabilitasi bagi pecandu narkotika.Kata Kunci: Pemidanaan, narkotika, pendekatan restoratif
PENERAPAN METODE AGILE DALAM PERANCANGAN WEBSITE SISTEM INFORMASI DATA POIN PELANGGARAN SISWA
Penggunaan teknologi informasi menawarkan peluang untuk meningkatkan efisiensi dalam manajemen sekolah. Di SMK Negeri 2 Padang manajemen penegakan disiplin dilakukan dengan pencatatan pelanggaran siswa yang masih dilakukan secara manual melalui buku atau formulir. Proses ini sulit dalam pencarian data, rentan kehilangan informasi, dan membutuhkan waktu yang cukup lama untuk pelaporan, sehingga menyulitkan pihak sekolah dalam memantau serta menindak pelanggaran secara cepat dan tepat. Sistem informasi berbasis web dapat dijadikan solusi untuk mendata pelanggaran secara otomatis dan terstruktur. Dengan sistem ini guru dan wali kelas dapat dengan mudah memasukkan data pelanggaran dan memantau rekapan poin siswa kapan saja, baik di dalam maupun di luar sekolah. Dalam pengembangannya sistem ini menggunakan metode Agile. Metode ini fleksibel dan adaptif memungkinkan proses pengembangan dilakukan secara bertahap melalui beberapa tahapan, dimulai dari tahap perencanaan dan identifikasi kebutuhan (Plan), kemudian dilanjutkan dengan perancangan antarmuka dan struktur sistem (Design), diikuti pengembangan fitur utama (Develop), pengujian sistem (Test), evaluasi kesiapan sistem (Deployment Review), dan akhirnya peluncuran resmi kepada pengguna (Launch). Pendekatan ini mampu menghasilkan sistem informasi data poin pelanggaran siswa yang valid sesuai kebutuhan pengguna. Dengan penerapan sistem informasi ini pengelolaan data poin pelanggaran siswa bisa menjadi lebih baik dan efisien. Kata kunci : Metode Agile, Sistem Informasi, Poin Pelanggaran, We