Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta

UPN (Universitas Pembangunan Nasional) Veteran Yogyakarta: Institutional Repository
Not a member yet
    7373 research outputs found

    APLIKASI MULTIMEDIA MODIFIKASI MOTOR PABRIKAN MENJADI CUSTOM MOGE (MOTOR GEDE) DI REXINDO AUTO CUSTOM

    Get PDF
    ABSTRAK Banyak penggemar modifikasi custom moge yang masih mengalami kesulitan dalam menvisualisasikan apa yang ingin di modifikasi pada motor mereka. Sebelumnya mereka hanya dapat mendapatkan informasi dari media cetak seperti majalah dan sebagainya. Dalam penelitian ini dibuat aplikasi modifikasi custom moge yang bertujuan agar para pecinta modifikasi custom moge dapat menvisualisasikan keinginanya untuk memodifikasi motor mereka secara digital, sebelum memodifikasi secara nyata. Aplikasi ini dapat membantu pengguna untuk memilih item modifikasi sesuai dengan keinginanya. Aplikasi ini ditujukan untuk bengkel modifikasi Rexindo Auto Custom atau bengkel-bengkel motor yang menyediakan jasa memodifikasi untuk membantu toko menampilkan hasil modifikasi secara digital. Metode yang digunakan dalam perancangan dan pembuatan Aplikasi ini adalah metode Pengembangan multimedia. Dalam pembangunan Aplikasi ini menggunakan software pendukung yaitu Adobe Flash CS5.5, Action Script dan Photoshop CS3. Hasil akhir dari pembangunan sistem ini adalah sebuah aplikasi modifikasi cutom moge menggunakan flash dan ditampilkan secara 2D yang memiliki dua menu, yakni menu custom merupakan menu utama dari aplikasi ini. Didalam menu custom pengguna aplikasi dapat memilih model item-item moge sebelum memodifikasi secara nyata. Aplikasi ini juga mempunyai fitur galeri yang berisikan foto-foto custom moge dan moge asli, serta berisikan video-video tutorial modifikasi custom moge

    EVALUASI HIDROLIKA BIT PADA PEMBORAN TRAJECTORY 12¼“ DAN 8½“ SUMUR SBD-11 DAN EVALUASI PENGGUNAAN BIT PADA SUMUR SBD-10, SBD-11, SBD-12, SBD-13, SBD-14 LAPANGAN BETARA PETROCHINA INTERNATIONAL JABUNG LTD

    Get PDF
    Dalam setiap operasi pemboran selalu diinginkan laju penembusan (rate of netration) yang tinggi dan mengeluarkan biaya yang seminimal mungkin. Faktor-faktor ng mempengaruhi penurunan laju penembusan pemboran terdiri dari variabel yang dapat ubah yaitu jenis dan sifat lumpur, jenis bit, hidrolika, maupun faktor mekanis (WOB dan RPM) serta variabel yang tidak dapat diubah yaitu karakteristik dari formasi batuan yang tembus. Dalam penulisan Skripsi ini variabel yang dibahas adalah mengenai evaluasi drolika bit dan penggunaan jenis bit. Hidrolika bit tersebut ialah pengangkatan serbuk bor (cutting) dan hidrolika pada bit ng digunakan. Evaluasi pengangkatan cutting dilakukan dengan melakukan perhitungan rhadap tiga parameter yaitu Cutting Transport Ratio (Ft), Cutting Concentration (Ca) dan article Bed Index (PBI). Dimana nilai optimum untuk Ft adalah lebih dari 90%, Ca kurang ri 5%, dan PBI sama dengan atau lebih dari satu. Sedangkan evaluasi hidrolika pada bit lakukan dengan metode Bit Hydraulic Impact. Metode mencapai kondisi optimum jika daya pompa yang hilang pada bit sebesar 48% dari daya pompa yang tersedia di permukaan. dangkan evaluasi terhadap jenis bit yang digunakan dilakukan dengan menggunakan etode Cost Per Foot (CPF) dan Specific Energy (SE). Dari hasil evaluasi pengangkatan cutting pada pemboran sumur SBD-11 trajectory 12¼“ dan 8½“ diketahui bahwa hidrolika pada bit yang bekerja masih jauh dari nilai optimum (BHI/HPs < 48%). Kemudian melakukan optimasi hidrolika pada bit dengan engubah laju alir dan ukuran nozzle. Hasil optimasi menunjukkan parameter pengangkatan utting yang optimum dan kinerja hidrolika pada bit mendekati kondisi optimum dimana BHI/HPs sebesar 48 %. Sedangkan pemilihan bit pada pemboran sumur SBD-11 masih lum optimum karena dari hasil evaluasi CPF dan SE didapati beberapa bit memiliki harga CPF dan SE yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan bit yang digunakan pada sumur BD-10, SBD-12, SBD-13, dan SBD-14

    STUDI INJEKSI SURFAKTAN-POLIMER MENGGUNAKAN SIMULASI RESERVOIR PADA LAPANGAN „ENDI‟ EMP MALACCA STRAIT

    No full text
    Lapangan „Endi‟ merupakan lapangan yang telah berproduksi dari tahun 1987, dimana pada Desember 2012 faktor perolehan minyak (RF) pada Lapangan ini mencapai 29.2 %. Masih terdapatnya sejumlah besar Remaining Reserves, arakteristik fluida, karakteristik batuan dan kondisi reservoir pada reservoir apangan „Endi‟, menjadi latar belakang dalam usaha peningkatan RF dari reservoir dengan menggunakan tahapan tersier atau EOR. Salah satu tahapan tersier adalah injeksi polimer dan surfaktan-polimer, dimana sebelum metode tersebut diaplikasikan pada lapangan sesungguhnya, dapat dilakukan studi terlebih dahulu, salah satunya yaitu dengan menggunakan simulasi reservoir Model yang digunakan merupakan model reservoir yang telah dilakukan penyelarasan (inisialisasi dan History Matching) sehingga proses penyelarasan dak termasuk dalam tugas akhir ini. Langkah yang dilakukan dalam studi injeksi surfaktan-polimer yaitu mendisain letak sumur infill yang berkontribusi setelah injeksi, selanjutnya mendisain pola sumur injeksi. Skenario akan dibagi menjadi 4 jenis skenario yaitu Skenario1 (Basecase), Skenario 2 (infill), Skenario 3 (injeksi polimer) dan Skenario 4 (injeksi surfaktan-polimer). Pada skenario injeksi polimer sesnsitivitas yang digunakan yaitu laju injeksi, konsentrasi polimer, dan metode injeksi yang digunakan (continuous injection dan slug injection). Pada skenario injeksi surfaktan-polimer, sensitivitas yang digunakan yaitu durasi injeksi surfaktan dan konsentrasi surfaktan yang di injeksikan. Fluida yang di injeksikan adalah campuran surfaktan dan polimer, sehingga konsentrasi polimer dan laju injeksi pada injeksi surfaktan-polimer menggunakan laju injeksi, konsentrasi polimer dan metode injeksi polimer optimal yang digunakan pada injeksi polimer sebelumnya. Berdasarkan hasil simulasi yang dijalankan pada Skenario 1 (basecase), NP hanya mencapai 44.50 MMSTB dengan RF 32.62 % dan pada Skenario 2 infill), NP mencapai 45.40 MMSTB, RF 33.28 % dengan peningkatan NP dari basecase sebesar 0.90 MMSTB sedangkan pada skenario 3 (injeksi polimer dengan laju injeksi, konsentrasi polimer dan metode injeksi optimal) NP yang dicapai sebesar 45.93 MMSTB, RF 33.67 % dengan peningkatan NP dari basecase sebesar 1.43 MMSTB dan Skenario 4 (injeksi surfaktan-polimer dengan durasi injeksi surfaktan dan konsentrasi surfaktan yang optimal), NP yang dicapai sebesar 46.24 MMSTB, RF 33.90 % dengan peningkatan NP dari basecase sebesar 1.74 MMSTB

    PRA RANCANGAN PABRIK KIMIA GLISEROL DARI EPICHLOROHYDRIN DAN NaOH Kapasitas 35.000 ton/tahun

    Get PDF
    Pabrik Gliserol dari Epichlorohydrin dan NaOH dirancang dengan kapasitas 35.000 ton/tahun. Pabrik Gliserol ini memerlukan epichlorohydrin yang diimpor dari china dan NaOH dari PT.Kimia Inti,Surabaya. Pabrik direncanakan didirikan di daerah Gresik, Propinsi Jawa Timur, di atas tanah seluas 5 Ha dan dirancang bekerja selama 330 hari efektif dalam setahun 24 jam perhari, dengan jumlah karyawan sebanyak 215 orang. Gliserol (C 3 H 5 O 3 ) dibuat dengan mereaksikan epichlorohyrin (C Ocl) dan Natrium Hidroksida (NaOH) didalam reaktor alir tangki berpengaduk (RATB) yang beroperasi pada 80 o C, 1 atm sehingga dicapai konversi sebesar 96%. Hasil keluar reaktor dialirkan ke tangki Netraliser untuk menetralkan NaOH sisa dengan menggunakan HCl. Kemudian larutan dipompa menuju evaporator unuk menguapakan H O. Hasil atas evaporator menuju tangki kondensat pada unit utilitas, sedangkan hasil bawah evaporator dipompa menuju kristalizer untuk mengkristalkan NaCl. Kemudian padatan keluaran kristalizer menuju centrifuge untuk dipisahkan antara padatan basah NaCl dengan Gliserol. Padatan basah NaCl dikirim ke unit pengolahan lanjut (UPL), sedangkan Gliserol dengan kemurnian kurang lebih 80% dipompa menuju tangki produk. 2 Sarana dan prasarana pendukung proses yang digunakan meliputi air, steam, listrik, udara tekan dan bahan bakar. Air sebanyak 30.226,72 kg/jam dari sungai bengawan solo, listrik dengan daya terpasangan sebesar 1700 Kw dari PLN dengan cadangan generator, bahan bakar minyak diesel sebanyak 2.442,61 gallon/tahun dan udara tekan sebanyak 2 m 3 /jam. Dari analisa ekonomi, pabrik gliserol memerlukan modal tetap sebesar Rp.654.279.951.853 dan US$ 11.477.276, modal kerja sebesar Rp.232.115.309.789. Untuk kelayakan investasi dilakukan kajian Discounted Cash Flow Rate (DCFR) dan diperoleh % ROI sebelum pajak 23,78% dan sesudah pajak sebesar 11,89%. POT sebelum pajak 2,9 tahun dan POT sesudah pajak 4,5 tahun. DCFR sebesar 36,25%. Break Even Point (BEP) 47,79 %, dan Shut Down Point (SDP) 26,83%. Berdasarkan data analisis ekonomi di atas, maka pendirian Pabrik Gliserol dari Epichlorohydrin dan NaOH layak untuk didirikan. 3 H

    Analisis Pengaruh Audio Visual Terhadap Kemampuan Memori Jangka Pendek pada Kelompok Usia Produktif Berdasarkan Tingkat Pendidikan

    Get PDF
    Dalam bekerja, setiap tenaga kerja sangat membutuhkan memori atau daya ingat yang baik untuk mengoptimalkan kinerjanya. Terdapat dua level memori yang dimiliki manusia yakni memori jangka panjang dan memori jangka pendek. Memori jangka pendek (short term memory) berfungsi untuk menyimpanan sementara informasi – informasi sebelum diteruskan ke memori jangka panjang. Penyimpanan dalam short term memory dapat berupa deretan huruf, angka, warna, maupun nama yang dapat ditampilkan maupun dilafalkan dalam waktu 2 detik. Banyak sekali kondisi pekerjaan yang menjenuhkan karyawan, misalkan saja pekerjaan seorang penjahit, penjahit mungkin akan dapat mengoptimalkan pekerjaannya apabila bekerja sembari mendengarkan musik. Audio visual merupakan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi lingkungan kerja. Audio visual dapat berupa bunyi atau suara, yang banyak disukai manusia adalah musik. Musik dapat digunakan untuk menghilangkan adanya stres pada saat bekerja. Berdasarkan usia memori jangka pendek manusia berbeda – beda. Semakin tua usianya cenderung memiliki memori atau daya ingat yang lemah dibandingkan usia yang masih muda/ produktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh audio visual terhadap memori jangka pendek manusia pada usia produktif berdasarkan tingkat pendidikan. Usia produktif digunakan karena masih dapat menggunakan memori jangka pendek untuk menerima, menanggapi informasi – informasi yang diterima dan memberikan pesan di lingkungan kerja dengan baik. Berdasarkan analisis menggunakan software Design Tools for Methods Standard and Work Design, didapatkan hasil bahwa tingkat kesalahan pada usia produktif ditingkat pendidikan S1 lebih berpengaruh dibandingkan dengan SMA. Hal ini dapat dikarenakan factor usia yang semakin tua, menjadikan memori jangka pendek semakin lemah. Kata kunci : Audio visual, memori jangka pendek, usia produktif

    PENGARUH MANAJEMEN LABA TERHADAP BIAYA MODAL EKUITAS PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA (BEI) TAHUN 2008-2011

    Get PDF
    ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh manajemen laba terhadap biaya modal ekuitas yang didasarkan dan dikembangkan dari penelitian Chancera (2011) yang menemukan bukti empiris bahwa manajemen laba berpengaruh positif dan signifikan terhadap biaya modal ekuitas. Manajemen laba yang dipakai dalam penelitian ini adalah manajemen laba riil. Variabel yang digunakan dalam pengujian ini adalah variabel manajemen laba dan biaya modal ekuitas dimana proksi manajemen laba menggunakan Roychowdhury (2006) dan biaya modal ekuitas diproksikan menggunakan model Utami (2005). Penelitian ini mengambil sampel perusahaan sektor manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama tahun 2008 sampai 2011 yang kriterianya adalah emiten mempunyai tahun buku yang berakhir 31 Desember, dan nilai buku ekuitas positif. Data tersebut diperoleh dengan teknik purposive sampling dan menggunakan metode analisis regresi berganda. Berdasarkan analisis regresi berganda, hasil penelitian ini menunjukkan Berdasarkan nilai koefisien regresi dapat disimpulkan bahwa variabel independen, yaitu manajemen laba melalui Abnormal CFO (MLR 1) berpengaruh secara signifikan terhadap biaya modal ekuitas, manajemen laba melalui Abnormal Production Expenses (MLR 2) tidak berpengaruh secara signifikan terhadap biaya modal ekuitas dan manajemen laba melalui Abnormal Production Cost (MLR 3) berpengaruh secara signifikan terhadap biaya modal ekuitas. Hal ini menjelaskan bahwa investor sudah mengantisipasi dengan baik tentang informasi yang terkait dengan manajemen laba. Penelitian ini secara empiris dapat dikatakan bahwa semakin besar laba suatu perusahaan, maka semakin besar pula minat investor dalam menginvestasikan dananya di perusahaan tersebut. Kata Kunci : Manajemen Laba, Biaya Modal Ekuita

    PRARANCANGAN INSTALASI PENGOLAHAN AIR MINUM DARI AIR SUNGAI BENGAWAN SOLO KAPASITAS 2.000.000 M 3 / TAHUN

    Get PDF
    Instalasi Pengolahan Air Minum dirancang dengan kapasitas 2.000.000 m 3 / tahun direncanakan didirikan di Kelurahan Jurug, Kecamatan Jebres, Kota Surakarta, Propinsi Jawa Tengah karena dekat Sungai Bengawan Solo (di pinggir sungai). Instalasi Pengolahan Air Minum beroperasi secara kontinyu selama 350 hari dalam setahun dan 24 jam per hari dengan jumlah tenaga kerja 24 orang. Adapun kegunaan air minum yang paling besar untuk kepentingan kelangsungan hidup terutama manusia. Proses pembuatan air minum dibersihkan dengan cara menyaring kotoran yang berukuran besar dalam intake dengan strainer ukuran kisi 2,5 cm x 2 cm pada suhu 26 C o dan tekanan 1 atm. Air sungai hasil saringan kemudian disedot dengan menggunakan pompa ke dalam Bak Pengendap untuk mengendapkan sebagian partikel TSS pada suhu 26 C o dan tekanan 1 atm. Air dari Bak Pengendap dikeluarkan melalui pipa dan diinjeksikan larutan tawas sehingga terjadi pengadukan secara hidrolis sambil diaduk dengan flokulator sehingga terjadi reaksi koagulasi dalam flokulator sampai memperoleh hasil yang optimum pada suhu 26 C o dan tekanan 1 atm, setelah itu di pompa ke dalam Clarifier untuk menjalankan reaksi pengendapan pada suhu 26 C o dan tekanan 1 atm. Air hasil over flow dari Clarifier kemudian diaerasi dan disaring lewat Trey Aerator – Pre Sand Filter kemudian ditampung di Clear Well Clarifier. Air hasil Clear Well Clarifier kemudian di alirkan ke Sand Filter untuk aerasi 1 tingkat dan menjalankan operasi penyaringan. Air hasil bawah Sand Filter kemudian di saring kembali ke dalam Clear Well Clarifier Sand Filter sampai diperoleh kadar TSS dan TDS sekecil mungkin, setelah itu air dialirkan ke Bak penampung air bersih sebagai produk air bersih suhu 26 C o dan tekanan 1 atm. Sebagian produk air bersih di recycle ke Tangki Pelarut Tawas melewati Bak Penampung air pelarut dan pencucian alat dan sebagian lagi di alirkan ke Bak Penampung Air Minum yang untuk Didistribusikan dengan diinjeksikan ke dalam pipa yang sama larutan kaporit untuk membunuh bakteri patogen dengan cara pengadukan hidrolis. Air dan tekanan 1 atm kemudian dipompa ke reservoir untuk didistribusikan ke hasil Bak Penampung Air Minum yang untuk Didistribusikan suhu 26 C konsumen. Instalasi Pengolahan Air Minum membutuhkan air sebanyak 241315,9286 kg/jam yang diambil dari Sungai Bengawan Solo. Daya listrik diambil dari PLN sebesar 84 kW. Dari evaluasi ekonomi diketahui bahwa Instalasi Pengolahan Air Minum memerlukan modal Fixed Capital Investment (FCI) tetap sebesar Rp8.289.015.000,- dan modal kerja Working Capital (WC) sebesar Rp1.341.511.000,-. Kemampuan untuk mengembalikan modal ( POT ) sebelum pajak adalah 3,69 tahun dan sesudah pajak adalah 5,39 tahun. Percent Return On Investment ( ROI ) sebelum pajak sebesar 17,11 % dan setelah pajak sebesar 8,56 %, Break Even Point ( BEP ) sebesar 42,24 %, Shut Down Point ( SDP ) sebesar 14,37 % dan Discounted Cash Flow ( DCF ) sebesar 29,07 %. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa prarancangan Instalasi Pengolahan Air ini layak untuk dikaji lebih lanjut.

    KAJIAN SIFAT FISIK TANAH PADA PERKEBUNAN SALAK PASCA ERUPSI MERAPI DI DESA BANYUADEM KECAMATAN SRUMBUNG KABUPATEN MAGELANG

    Get PDF
    Salak Nglumut merupakan salah satu komoditas unggulan dari Kecamatan Srumbung Magelang. Akibat erupsi Gunung Merapi tahun 2010 produksi salak mengalami penurunan. Penelitian bertujuan untuk mengkaji sifat fisik tanah pada tanaman salak pasca erupsi Merapi di Desa Banyuadem Kecamatan Srumbung Kabupaten Magelang. Penelitian dilakukan pada bulan Mei 2012 sampai September 2012. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey, pengambilan sampel tanah di lakukan pada titik pewakil pada kedalaman tanah ± 20 cm sebagai pewakil pasca erupsi Merapi di tanah yang ditanami tanaman salak, dan kedalaman 20 cm sampai dengan 50 cm sebagai pewakil sebelum erupsi Merapi. Parameter yang diteliti Tekstur, BV dan BJ, Permeabilitas, Porositas. Hasil analisis tanah pasca erupsi dibandingkan dengan sifat fisik tanah sebelum erupsi. Permeabilitas tanah pasca erupsi Merapi mengalami penurunan di sebagian tempat dan peningkatan di tempat lain. Tekstur tanah sebelum erupsi Merapi didominasi oleh fraksi pasir, sedangkan setelah erupsi Merapi didominasi oleh fraksi debu. Porositas pasca erupsi Merapi nilainya lebih rendah dari pada sebelum erupsi Merapi. Dikarenakan penambahan material baru dari erupsi Merapi berupa bahan kasar abu vulkanik. Erupsi Merapi telah menyebabkan beberapa perubahan pada sifat fisik tanah serta penurunan pada produksi salak Di Desa Banyuadem. Kata kunci : Sifat fisik tanah, Erupsi, Salak Pondoh Nglumut, produksi Sala

    PENGARUH KEPUTUSAN INVESTASI, KEPUTUSAN PENDANAAN, KEBIJAKAN DIVIDEN, TINGKAT INFLASI DAN TINGKAT SUKU BUNGA TERHADAP NILAI PERUSAHAAN PADA PERUSAHAAN SEKTOR NON KEUANGAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA

    Get PDF
    Pencapaian nilai perusahaan dapat memberikan dampak yang positif bagi perusahaan baik terhadap intern maupun ekstern perusahaan. Tujuan utama penelitian ini untuk menguji pengaruh keputusan investasi, keputusan pendanaan, kebijakan dividen, tingkat inflasi dan tingkat suku bunga terhadap nilai perusahaan. Populasi penelitian ini adalah seluruh perusahaan publik (sektor non keuangan) yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode tahun 2009-2011 dengan jumlah sampel 18 perusahaan sektor non keuangan. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah Purposive Sampling. Data penelitian ini adalah data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan yang di dapat dari perpustakaan pusat UPN “Veteran” Yogyakarta, Indonesian Capital Market Directory (ICMD), www.idx.ac.id dan data dari www.bi.go.id. Pengelolaan dan analisis data menggunakan analisis regresi linear berganda dengan program SPSS. Hasil statistik pengujian secara simulatan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa keputusan investasi, keputusan pendanaan, kebijakan dividen, tingkat inflasi dan tingkat suku bunga berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Hasil pengujian secara parsial dalam penelitian ini menunjukkan bahwa kebijakan dividen, tingkat inflasi dan tingkat suku bunga tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan, sedangkan keputusan investasi dan keputusan pendanaan berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Kata kunci : Nilai perusahaan, keputusan investasi, keputusan pendanaan, kebijakan dividen, tingkat inflasi, dan tingkat suku bung

    PENGARUH KINERJA KEUANGAN, KEPEMILIKAN MANAJERIAL DAN CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY TERHADAP NILAI PERUSAHAAN

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengentahui pengaruh nilai perusahaan, kepemilikan manajerial, dan corporate social responsibility terhadap nilai perusahaan. Nilai perusahaan dalam penelitian ini diproksi dengan nilai Tobin’s Q. Pengumpulan data menggunakan metode purposive sampling terhadap perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2009 sampai 2012. Sebanyak 40 perusahaan manufaktur digunakan sebagai sampel. Metode analisis dari penelitian ini menggunakan regresi berganda. Hasil penelitaian ini menunjukkan bahwa variabel yang mempengaruhi nilai perusahaan adalah variabel kinerja keuangan dan corporate social responsibility. Sedangkan variabel yang tidak mempengaruhi nilai perusahaan adalah kepemilikan manajerial. Kata kunci: Nilai Perushaan, Kinerja Keuangan, Kepemilikan Manajerial, dan Corporate Social Responsibility

    6,886

    full texts

    7,373

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    UPN (Universitas Pembangunan Nasional) Veteran Yogyakarta: Institutional Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇