Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta
UPN (Universitas Pembangunan Nasional) Veteran Yogyakarta: Institutional RepositoryNot a member yet
7373 research outputs found
Sort by
PENGARUH MANAJEMEN LABA, PRICE EARNING RATIO (PER), ASSET GROWTH TERHADAP RETURN SAHAM LQ45
ABSTRAK
Penelitian ini merupakan replikasi dari penelitian Ahmad Nupitra (2012).
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi adanya pengaruh antara
manajemen laba, price earning ratio, dan asset growth terhadap return saham.
Penelitian ini menggunakan data dari 13 perusahaan yang terdaftar secara
konsisten di Bursa Efek Inonesia Indeks LQ45 selama tahun 2007 sampai dengan
2011.
Selanjutnya pengujian hipotesis untuk menganalisa pengaruh dari variabel
independen manajemen laba, price earning ratio, dan asset growth tersebut
terhadap return saham LQ45 menggunakan metode regresi berganda. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa return saham perusahaan yang terdaftar di BEI
indeks LQ45 secara simultan dipengaruhi oleh manajemen laba, price earning
ratio, asset growth. Secara parsial variabel manajemen laba, price earning ratio
berpengaruh terhadap return saham LQ45 sedangkan variabel asset growth tidak
berpengaruh terhadap return saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia LQ45.
Penelitian ini diharapkan dapat menjadi informasi bagi para pelaku bisnis
pengaruh manajemen laba, price earning ratio, asset growth terhadap return
saham LQ45 sehingga dapat menjadi pertimbangan dalam mengambil keputusan
investasi.
Kata kunci: manajemen laba, price earning ratio, asset growth dan return
saha
STRATEGI PEMASARAN MAKANAN DAN MINUMAN DI HOUSE OF RAMINTEN KOTABARU YOGYAKARTA
The purpose of this research is to find out product development strategy and marketing strategy of traditional food and drink in the House of Raminten of Kotabaru Yogyakarta. Data analysis techniques are used to determine the marketing strategy in the House of Raminten is SWOT analysis (Strength, Weakness, Opportunities, Threats). The research shows the applied product development Strategy in the House of Raminten was a modified strategy of product mix, expanding product lines, adding to the image of the benefits of the products (product complement) and product diversification. The results of the SWOT analysis demonstrates that the position of the House of Raminten is located on point 2 120 and 1.889, this position lies in quadrant I, where the House of Raminten in favor of the aggressive strategy (support policies for growth). Key Words: Product Development Strategy, Marketing Strategy ,Traditional food
EVALUASI STIMULASI MATRIX ACIDIZING PADA SUMUR RA-3 DAN TSP-4 LAPISAN „BRF‟ PT. PERTAMINA EP REGION SUMATERA
Kondisi reservoir yang memiliki permeabilitas yang sangat kecil atau yang dikenal sebagai tight formation seperti di reservoir karbonat mengakibatkan produktivitas formasi rendah seperti yang terjadi pada sumur RA-3 Lapangan X formasi Baturaja, Selain kecilnya permeabilitas produktivitas rendah dapat diakibatkan karena adanya damage seperti yang terjadi pada sumur TSP-4 Lapangan Y, PT. PERTAMINA EP Region Sumatera. Stimulasi matrix acidizing merupakan metode yang diterapkan pada sumur RA-3 dan TSP-4 untuk meningkatkan produktivitas keduanya. Matrix acidizing dilakukan dengan menggunakan HCl 15% dengan penambahan additive. Perencanaan matrix acidizing dilakukan dengan melakukan perhitungan beberapa parameter pengasaman yaitu tekanan rekah formasi (Pf), pada sumur RA-3 sebesar 4476 psi, sedangkan sumur TSP-4 sebesar 4515,5 psi. Tekanan injeksi maksimum di permukaan (Pmax), pada sumur RA-3 sebesar 1283,75 psi, sedangkan sumur TSP-4 sebesar 1539,50 psi. Laju injeksi (Qinjeksi), pada sumur RA-3 sebesar 0,650 BPM, sumur TSP-4 sebesar 1,31 BPM. Volume asam (V), pada sumur RA-3 sebesar 2091 gallon atau sekitar 49 BBL, sedangkan sumur TSP-4 sebesar 3445 gallon atau sekitar 82 BBL. Pelaksanaannya dilakukan dengan menginjeksikan asam dalam beberapa tahap yaitu preflush, main acid, overflush, dan tahap terakhir yaitu unload semua fluida injeksi sampai keluar fluida formasinya.
Matrix acidizing pada kedua sumur ini dinyatakan berhasil dilihat berdasarkan laju produksi sumur RA-3 sebelum pengasaman 12 BFPD pada Pwf 1819,34 psi, WC 56% dan Qo sebesar 5,20 BOPD. Setelah pengasaman Qf sebesar 134 BFPD pada Pwf 1819,34 psi, WC 48% dan Qo 69,68 BOPD. Sumur TSP-4 yaitu dari Qf sebesar 20 BFPD pada Pwf 2028,67 psi dan Qo sebesar 20 BOPD, setelah pengasaman Qf sebesar 561 BFPD pada Pwf 2299 psi, WC 2% dan Qo 550 BOPD. Nilai skin pada RA-3 mengalami perubahan dari +0,04 menjadi -4,78 setelah pengasaman, pada sumur TSP-4 terjadi perubahan skin dari +103 menjadi -1. Productivity Index sumur RA-3 sebelum pengasaman adalah 0,048 bpd/psi setelah pengasaman 0,46 bpd/psi dan sumur TSP-4 sebelum pengasaman 0,05 bpd/psi setelah pengasaman menjadi 4,3 bpd/psi. Berdasarkan analisa PBU test setelah pengasaman nilai Flow Efficiency sumur RA-3 sebesar 3,7 sedangkan pada sumur TSP-4 sebesar 2,47 yang menunjukan adanya perbaikan pada sumur tersebut. Dari kurva IPR metode Pudjo Sukarno tiga fasa dapat dibandingkan bahwa pada P
yang sama menghasilkan laju produksi (Q) yang berbeda, untuk sumur TSP-4 kurva IPR didapat berdasarkan hasil perhitungan dari simulator Pipesim, dengan asumsi yang digunakan adalah pada kondisi pseudo steady state. Terjadi peningkatan harga permeabilitas disekitar lubang sumur setelah pengasaman pada kedua sumur tersebut, pada sumur RA-3 permeabiltas pada zona damage sebelum pengasaman berharga 2,9 mD dan terjadi peningkatan menjadi 13,2 mD, sedangkan pada sumur TSP-4 permeabilitas pada zona damage sebelum pengasaman berharga 0,71 mD dan terjadi peningkatan menjadi 98,57 mD
PERHITUNGAN EFISIENSI POMPA BENAM LISTRIK BERDASARKAN EVALUASI PENYELESAIAN DASAR SUMUR DI SUMUR ZELDA LAPANGAN CNOOC SES Ltd
RINGKASAN
Metode pengangkatan buatan (artificial lift) terutama dengan ESP telah
dipertimbangkan untuk digunakan dalam memproduksikan minyak di CNOOC
SES Ltd. Berdasarkan data yang tersedia, sumur Zelda diketahui mempunyai nilai
productivity indeks sebesar 1.24 BFPD/Psi dan sanggup berproduksi dengan laju
maksimal sebesar 280 BFPD. Artificial lift yang digunakan adalah ESP dengan
laju produksi 200 BFPD, Kadar Air sebesar 78 %, dengan nett oil sebesar 50
BOPD.
Permasalahan yang timbul seiring lamanya produksi maka akan terjadi
penurunan hasil produksi pada lapangan tersebut akibat adanya penurunan
tekanan dari reservoir itu sendiri. Berhubung lapangan tersebut lapangan yang
sudah bisa dikatakan sebagai lapangan tua sehingga sumur-sumur produksi
lapangan tersebut mempunyai harga water cut rata-rata sekitar 78 %. Sehingga
dipilihlah sumur-sumur yang mempunyai harga water cut yang lebih rendah untuk
dilakukan optimasi agar mampu menaikan laju produksi, maka sumur Zelda
merupakan sumur yang cocok untuk dioptimalkan produksinya karena
mempunyai harga water cut yang relatif rendah dibandingkan sumur-sumur
sekitarnya dan mempunyai harga productivity indeks yang cukup besar.
Langkah pertama dalam mengevaluasi Well Completion dilakukan dengan
pertimbangan kemampuan berproduksi (kurva IPR) menggunakan metode Pudja
Sukarno kemudian dipotongkan dengan Tubing Intake Pressure (TIP)
menggunakan metode Carpentter setelah itu dipotongkan lagi dengan perforasi
yang dilakukan berdasarakan Shot Per Foot (SPF) menggunakan metode Jones,
Blount & Glaze. Langkah berikutnya dalam menghitung efisiensi pompa ESP
pertimbangan yang dilakukan Head per stages dan Effisiensi pompa yang dapat
dilihat pada Pump Curve.
Berdasarkan perhitungan evaluasi Well Completion yang telah dilakukan
pada Sumur Zelda C12 terjadi Re-Perforasi dari 5 SPF sebesar 268 BFPD menjadi
12 SPF 280 BFPD dan pada Sumur Zelda C9 juga terjadi Re-Perforasi dari 4 SPF
sebesar 216 BFPD menjadi 12 SPF sebesar 293 BFPD. Sehingga dari hasil Re-
Perforasi terlihat peningkatan laju produksi.
Dari hasil evaluasi Well Completion diperoleh laju produksi yang
optimum sehingga dapat dilakukan perhitungan efisiensi Pompa ESP
menggunakan Pump Curve DN-460. Pada Sumur Zelda C12 yang awalnya
produksi sebesar 268 BFPD (5SPF) dengan efisiensi pompa sebesar 41 % naik
menjadi 42.5 % dengan produksi sebesar 280 BFPD (12SPF) dan pada Sumur
Zelda C9 yang awalnya produksi sebesar 216 dengan efisiensi pompa sebesar 40
% naik menjadi 46.1 % dengan produksi sebesar 293 BFPD
KEBIJAKAN PENINGKATAN KAPABILITAS MILITER INDIA ERA KEPEMIMPINAN PERDANA MENTERI MANMOHAN SINGH TAHUN 2007-2012
Skripsi ini membahas mengenai peningkatan kapabilitas militer India
pada masa pemerintahan Perdana Menteri Manmohan Singh pada rentang
tahun 2007 hingga 2012. Pelaksanaan peningkatan kapablitas militer
merupakan salah satu strategi pemerintah India dalam menghadapi ancaman
yang dianggap mempengaruhi stabilitas keamanannya.
Latar belakang peningkatan kapabilitas militer India dipengaruhi oleh
faktor internal dan eksternal. Adanya perluasan kebijakan politik luar negeri
“Look East”, maraknya terorisme, kelompok pemberontak dan ketegangan di
wilayah perbatasan merupakan faktor-faktor internal yang mempengaruhi
peningkatan kapabilitas militer India, sedangkan adanya perubahan lingkup
strategi lingkungan eksternal, ancaman keamanan maritim dan adanya potensi
ancaman negara tetangga merupakan faktor-faktor eksternal yang
mempengaruhi peningkatan kapabilitas militer India pada masa Perdana
Menteri Manmohan Singh dalam kurun waktu 2007 hingga 2012.
Kata kunci: India, militer, pertahanan dan keamanan, senjata
konvensional, rudal nuklir, asia selatan, kelompok pemberontak, terorisme
PENGARUH TINGKAT LIKUIDITAS, LEVERAGE DAN PROFITABILIT TERHADAP PERUBAHAN HARGA SAHAM PERUSAHAAN PERBANKA YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Likuiditas, Leverage dan
Profitabilitas terhadap perubahan harga saham perusahaan perbankan yang terdaftar di
Bursa Efek Indonesia sejak tahun 2009 sampai dengan tahun 2011. Penelitian ini juga
bertujuan untuk mendapatkan bukti empiris yang berpengaruh signifikan terhadap
perubahan harga saham.
Data yang digunakan adalah laporan keuangan dari masing-masing
perusahaan perbankan, yang dipublikasikan melalui website www.bei.co.id. Teknik
pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik purposive sampling dimana jumlah
sampel yang diperoleh per tahun sebanyak 23 perusahaan, analisis yang digunakan
dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif, dengan pengujian asumsi klasik,
serta analisis statistik yaitu analisis regresi linear berganda. Variabel penelitian ini
adalah Likuiditas sebagai X
sebagai variabel X
3
1
Leverage sebagai variabel X
2
, dan Profitabilitas
serta Perubahan Harga Saham sebagai Variabel Y.
Hasil penelitian ini adalah ketiga variabel independen berpengaruh positif
terhadap Perubahan Harga Saham secara bersama-sama, tetapi secara parsial Likuiditas
dan Leverage tidak berpengaruh terhadap Perubahan Harga saham, sedangkan
Profitabilitas berpengaruh positif signifikan terhap Perubahan Harga Saham.
Kata kunci: Likuiditas, Leverage, Profitabilitas, Perubahan Harga Saha
ANALISIS TINGKAT KEBANGKRUTAN (Studi komparasi pada perusahaan Telekomunikasi yang listed di BEI periode 2007-2011 dengan pendekatan model Altman dan Springate)
Tingkat kebangkrutan diartikan sebagai pernyataan keadaan yang menunjukkan jalannya usaha yang sangat kritis (genting) dan akhirnya jatuh pailit atau bangkrut. Kebangkrutan biasanya juga diartikan sebagai kegagalan perusahaan dalam menjalankan operasi perusahaan untuk menghasilkan laba. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi tingkat kebangkrutan perusahaan telekomunikasi yang listed di BEIperiode 2007-2011 dengan pendekatan model Altman dan Springate serta untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan antara tingkat kebangkrutan perusahaan telekomunikasi yang listed di BEI periode 2007-2011 dengan pendekatan model Altman dan Springate. Populasi dalam penelitian ini adalah laporan keuangan 6 perusahaan telekomunikasi yang listed di BEI dalam 5 tahun. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive samplingdengan kriteria laporan keuangan perusahaan telekomunikasi terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode tahun 2007-2011. Berdasarkan kriteria tersebut didapat sampel sebanyak laporan keuangan 5 perusahaan dalam 5 tahun. Dalam penelitian ini menggunakan model analisis Altman dan Springate, sedangkan untuk pengujian hipotesis menggunakanalat analisis teknik uji beda 2-related samplet t-test dengan bantuan program microsoftexcel dan statistical package the social science (SPSS) versi 16.0. Hasil penelitian ini menunjukkan perbedaan bahwa kebangkrutan dengan model Altman memprediksi semua perusahaan berpotensi mengalami kebangkrutan selama periode 2007-2011 sedangkan kebangkrutan dengan model Springate memprediksi di tahun 2007-2008 terdapat 4 perusahaan berpotensi mengalami kebangkrutan dan 1 perusahaan dalam posisi aman. Pada tahun 2009 Springate memprediksi 3 perusahaan yang berpotensi mengalami kebangkrutan dan 2 perusahaan dalam posisi aman.Di tahun 2010-2011 terdapat 4 perusahaan berpotensi mengalami kebangkrutan dan 1 perusahaan dalam posisi aman. Sedangkan hasil pengujianhipotesis penelitian ini menunjukkan tidak terdapat perbedaan antara tingkat kebangkrutan perusahaan telekomunikasi yang listed di BEI periode 2007-2011 dengan pendekatan model Altman dan Springate. Dari hasil penelitian tersebut peneliti menyarankan pihak manajemen perusahaan sebaiknya mengurangi jumlah hutang dengan cara mengatur jadwal hutang dan mengundang investor sebanyak-banyaknya untuk sharing tentang kepemilikan saham. Untuk investor hendaknya memilih perusahaan tidak hanya berdasar pada nilai Z-scorenya tetapi juga sisi lain seperti harga sahamnya, dan bagi peneliti selanjutnya sebaiknya menggunakan data dengan waktu yang lebih panjang dan menambah model pendekatan yang lain sehingga dapat digunakan sebagai bahan perbandingan agar analisis yangdilakukan benar-benar akurat
GEOLOGI DAN STUDI KUALITAS AIRTANAH DAERAH DESA MUTIARA, KECAMATAN SAMBOJA, KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA, PROVINSI KALIMANTAN TIMUR
SARI
Secara administratif, lokasi penelitian termasuk dalam Desa Mutiara, Kecamatan Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan timur. Koordinat daerah penelitian secara geografis berada pada 0º57’46.8”LS, 117º03’49.5”BT sampai 0º56’27.3”LS, 117º06’33.9”BT yang mencakup luas daerah penelitian 15 km2.
Daerah penelitian dapat dibagi menjadi tiga (3) satuan geomorfologi, yaitu: bentuk asal struktural dengan bentuk lahan perbukitan homoklin (S1), bentuk asal fluvial dengan bentuk lahan tubuh sungai (F1), dan bentuk lahan dataran banjir (F2). Pola pengaliran yang berkembang pada daerah penelitian adalah pola pengaliran dendritik dengan stadia geomorfik muda.
Litologi daerah penelitian termasuk dalam dua formasi, yaitu Formasi balikpapan dan Formasi Kampung baru yang terdiri dari satuan batulempung Balikpapan, satuan batupasir kampung Baru dan satuan endapan alluvial. Pada satuan batulempung Balikpapan dan satuan batupasir Kampung memiliki hubungan stratigrafi tidak selaras dikarenakan adanya perbedaan gap waktu, lalu di atas satuan batupasir Kampung Baru terendapkan secara tidakselaras endapan aluvial.
Berdasarkan pada kondisi litologi, parameter–parameter hidrogeologi, kemampuan litologi serta keberadaan air bawah tanah, pada daerah penelitian terdapat satu jenis akuifer, yaitu akuifer dengan aliran airtanah melalui ruang antar butir memiliki litologi batupasir, batupasir kuasa, dan batulempung. Dan setelah dilakukan analisa pada diagram trilinier pipper didapatkan hasil tipe Sodium–Bikarbonat. Pada analisa menggunakan diagram Stiff didapatkan Natrium bikarbonat (Na(HCO3)). Daerah penelitian mempunyai potensi airtanah yang baik dilihat dari litologi dan akuifer yang dapat menyimpan air dan meloloskan air dengan baik sedangkan dilihat dari segi kualitas air tanah daerah penelitian baik secara fisika, kimia, dan biologi. Sebagian besar airtanah di daerah penelitian tidak layak konsumsi
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUTUSAN MEMBELI IKAN KEMBUNG DI PASAR BERINGHARJO, YOGYAKARTA
ABSTRACT Veronica Vony Rorong. Factors That Influence Decisions to Buy Mackerel Fish at Beringharjo Market, Yogyakarta. Guided by Budiarto and Siti Syamsiar. This study is aimed to analyze the influence of cultural factors, reference groups, economic conditions as well as consumer knowledge on deciding to buy mackerel fish at Beringharjo Market Yogyakarta. This is also to identify consumer knowledge on formalin to conserve mackerel fish.
The method used in this research is descriptive which is based on the results of survey and interview with primary and secondary sources of data types. The research area is determined purposively. The main criteria to determine Beringharjo market as location research is the fact that Beringharjo is the largest market that has the highest number of fish trading. The analysis model used here is linear regression analysis logic model.
The results have shown that the variables of culture, economy and knowledge influence consumer’s decisions to buy mackerel fish at Beringharjo market. Keywords: mackerel fish , consumer decisions.
ii
LATAR BELAKANG UNESCO MENERIMA KEANGGOTAAN PENUH PALESTINA PADA TAHUN 2011
Keanggotaan pada organisasi internasional pada umumnya bersifat terbuka dengan menekankan maslah-masalah global. Walaupun bersifat terbuka setiap organisasi memiliki syarat dan instrumen masing-masing dan secara umum mengharuskan setiap anggota penuh adalah negara yang berdaulat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui alasan UNESCO menerima keangotaan penuh Palestina pada tahun 2011. Penelitian dibatasi dari tahun 1989 sampai tahun 2011, dengan meneliti ringkasan jalannya sidang Dewan Eksekutif dalam membahas permohonan Palestina untuk menjadi anggota penuh UNESCO. Hasil ringkasan jalannya serangkaian sidang Dewan Eksekutif tersebut kemudian dianalisa dengan melihat hasil keputusan yang diadopsi pada setiap sidang. Hasil analisa kualitatif pada penelitian ini menunjukkan bahwa dari 13 sesi sidang Dewan Eksekutif, tahun 1989 sampai tahun 2011, alasan UNESCO menerima Palestina sebagai anggota penuh dibagi menjadi 4 bagian yaitu, konflik dengan Israel, jalannya perundingan damai Palestina-Israel, Program bantuan khusus untuk rakyat Palestina, dan perkembangan partisipasi Palestina pada program-program UNESCO. Selain itu, Palestina sudah memenuhi unsur negara yaitu, rakyat, wilayah, dan pemerintah