Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta
UPN (Universitas Pembangunan Nasional) Veteran Yogyakarta: Institutional RepositoryNot a member yet
7373 research outputs found
Sort by
AKTIVITAS MEDIA RELATIONS RADIO GERONIMO FM
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas media relations Radio
Geronimo FM sebagai bagian dari strategi yang dilakukan dalam mendukung
kegiatan promosi dan marketing communicationsdengan menggunakan
pendekatan kualitatif, yaitu wawancara mendalam serta melakukan studi pustaka
seperti data yang didapatkan dari sumber literatur kepustakaan berupa buku, surat
kabar, artikel / tulisan pada media massa dan internet, foto dan
dokumen.Kesimpulan penelitian ini memperlihatkan bahwa PR Radio Geronimo
FM menyadari bahwa media merupakan hal yang sangat penting untuk dapat
menyebarluaskan informasi serta mendukung kegiatan on air dan off air Radio
Geronimo FM, sehingga dijadikan strategi dalam promosi dan kegiatan marketing
communications supaya sampai pada pendengar dan juga calon pengiklan atau
pengiklan. Dan hubungan dengan media tersebut dapat diupayakan melalui
aktivitas media relations yang dilakukan seperti pressrelease, konferensi pers,
press gathering, wawancara pers, media visit dan barter promo. PR juga telah
melakukan peran, fungsi serta tugasnya dalam upaya pencapaian promosi dan
kegiatan marketing communications untuk mendukung kegiatan on air dan off air
Radio Geronimo FM melalui aktivitas media relations tersebut dan berdampak
positif terhadap perkembangan perusahaan pada umumnya, dan secara khusus
dalam mendukung kegiatan on air dan off air di Radio Geronimo FM.
Kata Kunci : Aktivitas Public Relations, Media Relations, Radi
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENENTUAN LOKASI BARAKPENGUNGSIAN BENCANA ALAM ERUPSI GUNUNG MERAPI MENGGUNAKAN METODE FUZZY TSUKAMOTO (STUDI KASUS : PALEM RESCUE KLATEN)
Abstrak
Erupsi gunung Merapi telah memberikan dampak serius pada perubahan lingkungan
yang nyata bagi masyarakat di lereng gunung Merapi dari melemahnya sektor ekonomi,
psikologi warga, hingga jatuhnya korban jiwa. Bencana alam erupsi gunung Merapi memang
tidak dapat dipastikan kapan akan terjadi, oleh karena itu Penanggulangan bencana alam atau
mitigasi adalah upaya berkelanjutan untuk mengurangi dampak bencana terhadap manusia
dan harta benda. Dalam proses mitigasi, penentuan lokasi barak pengungsian menjadi salah
satu faktor yang sangat penting dalam penanggulangan bencana erupsi gunung Merapi. Akan
tetapi permasalahannya timbul ketika lokasi barak pengungsian ternyata belum aman
dikarenakan erupsi gunung Merapi yang tidak bisa diprediksi dan harus memindahkan para
pengungsi ke lokasi yang lebih aman hal ini akan menimbulkan permasalahan ketika harus
memilih dan menentukan lokasi barak pengungsian baru yang aman dan layak bagi
pengungsi.
Dalam penelitian ini penentuan lokasi tempat pengungsian korban bencana alam,
petugas biasanya mempertimbangkan dari segi keamanan, jarak tempat pengungsian dengan
kota atau akses jalan dan beberapa fasilitas pendukung yang terdapat di masing-masing
tempat pengungsian. oleh karena itu, perlu dibangun sebuah sistem yang mampu membantu
petugas untuk memlih lokasi yang tepat bagi korban bencana alam. Dalam algoritma fuzzy
terdapat beberapa variabel yang masing-masing variabel mempunyai bobot, kemudian
merangking rata-rata bobot sehingga rata-rata bobot tertinggi bisa disimpulkan sebagi lokasi
paling strategis untuk dijadikan tempat pengungsian. Dimana dalam aplikasi ini terdapat
kriteria yang digunakan dalam penilaian diantaranya jarak lokasi dengan puncak merapi,
jarak lokasi dengan anak sungai Gunung Merapi dan kapasitas lokasi. Aplikasi ini dibangun
berbasis web, MySQL sebagai media penyimpanan dan PHP sebagai bahasa pemrograman.
Sistem Pendukung keputusan ini diharapkan dapat membantu dan memudahkan
dalam penentuan lokasi barak pengungsian yang aman dan layak bagi para pengungsi korban
bencana alam erupsi merapi sebagai salah satu upaya mitigasi atau penanggulangan bencana
erupsi Gunung Merapi
PRARANCANGAN PABRIK KIMIA BENZALDEHYDE DARI BENZYL DICHLORIDE DAN AIR KAPASITAS 40.000 TON/TAHUN
PEMETAAN DISTRIBUSI FASIES BATUPASIR “AR9”, FORMASI DURLAPANGAN “CAPCIN”, CEKUNGAN SUMATERA TENGAH BERDASARKAN DATA LOG DAN DATA INTI BATUAN
Penelitian ini dilakukan pada Lapangan “Capcin”, Cekungan Sumatera Tengah, yang
merupakan salah satu lapangan milik PT. Chevron Pasific Indonesia. Lapangan “Capcin” terletak
50 km dari timur laut Lapangan Duri di Blok Rokan CPI. Waktu pelaksanaan tugas akhir selama
dua bulan, 10 hari, yang terhitung mulai tanggal 2 September 2013-12 November 2013.
Batupasir “AR9” terletak pada Formasi Duri yang termasuk pada Kelompok Sihapas
pada Lapangan “Capcin”. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode
deskriptif analitis, yaitu dengan cara melakukan pemetaan geologi bawah permukaan
berdasarkan data log sumur dan data inti batuan. Data log yang digunakan untuk korelasi adalah
data log GR, log densitas, log DRES, dan log SRES. Data log sumur berjumlah 350 sumur, yang
menyebar dari barat laut hingga tenggara daerah telitian.
Hasil analisa batuan inti (core) pada sumur #4, #59, #170 dan #320 terdapat beberapa
macam litofasies, yaitu: Plannar Lamination non-Calcareous Siltstone, Medium to Coarse Grain
Size Pebbles Quartz Burrow non-Calcareous Sandstone, Medium to Coarse Grain Size with
Pebbles Quartz Burrow Calcareous Sandstone, Very Fine to Medium Grain Size Plannar
Lamination non-Calcareous Sandstone, Fine Grain Size Plannar Lamination non-Calcareous
Sandstone with Thin Lamina-set, Silt to Fine Grain Size Ripple Lamination non-Calcareous
Sandstone, Very Fine Grain Size Bioturbated non-Calcareous Sandstone with Mud drapes, Very
Fine Grain Size Plannar Lamination non-Calcareous Sandstone. Hasil litofasies dikombinasikan
menjadi interpretasi asosiasi fasies yang terdiri dua atau lebih litofasies yang menyusun dalam
suatu tubuh batuan, yaitu: asosiasi fasies tidal bar, asosiasi fasies transgressive lag, asosiasi
fasies tidal sand flat, asosiasi fasies tidal channel. Berdasarkan interpretasi litofasis dan asosiasi
fasies maka didapatkan lingkungan pengendapan daerah telitian terendapkan pada lingkungan
tide dominated estuary.
Berdasarkan hasil korelasi didapatkan peta distribusi ketebalan fasies, terdiri dari: peta
distribusi ketebalan fasies tidal channel, peta distribusi ketebalan fasies tidal bar, peta distribusi
ketebalan fasies tidal sand flat. Berdasarkan peta distribusi ketebalan fasies didapatkan arah
mekanisme sedimentasi daerah telitian yang searah dengan mekanisme sedimentasi secara
regional yang berarah utara timur laut
GEOLOGI DAN ALTERASI HIDROTERMAL APANGAN PANAS BUMI DARAJAT DESA MEKARJAYA, KECAMATAN CISURUPAN, KABUPATEN GARUT PROVINSI JAWA BARAT
Lokasi penelitian terletak di Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat, tepatnya di Desa
Mekarjaya, Kecamatan Cisurupan. Secara geografis daerah penelitian berada pada koordinat
7
o
13’ 30’’ – 7
o
15’ 30” Lintang Selatan dan 107
o
42’ 0’’ – 107
o
43’ 0’’ Bujur Timur dan
dengan menggunakan sistem Universal Transverse Mercator (UTM) Zona 48 S, daerah
penelitian berada pada koordinat antara 798000 – 801000 meter East (mE) dan 9201000 –
9198000 meter North (mN) berdasarkan peta Rupa Bumi Indonesia (RBI).
Secara geomorfologi, daerah penelitian dibagi menjadi dua bentuk asal, yaitu bentuk
asal vulkanik dengan satuan bentuk lahan lereng vulkanik atas (V3), lereng vulkanik tengah
(V4), lereng vulkanik bawah (V5), lapangan fumarol (V17) dan bentuk asal struktural dengan
satuan bentuk lahan gawir garis sesar (S1). Pola pengaliran yang berkembang pada daerah
penelitian yaitu radial.
Stratigrafi daerah penelitian dibagi menjadi empat satuan batuan berumur Plistosen,
dengan urut – urutan dari tua ke muda yaitu, satuan basalt Guha, satuan andesit piroksen
Kendang, satuan breksi vulkanik Kendang, dan satuan tuf Kiamis. Struktur yang berkembang
pada daerah penelitian adalah kekar primer (sheeting joint).
Dari hasil analisis petrografi dan tes methylene blue didapatkan zona alterasi pada
daerah penelitian yaitu Zona propilitik dan Zona argilik (hasil dari pengamatan di lapangan)
SISTEM INFORMASI PEMESANAN AKI KENDARAAN BERMOTOR BERBASIS WEB DI CV. RAJASA BATTERY
Saat ini pemesanan aki kendaraan bermotor masih manual, dalam arti konsumen harus
datang ketempatnya langsung atau ke toko aki kendaraan bermotor. Dengan adanya “Sistem
Informasi Pemesanan Accu Kendaraan Bermotor Berbasis” diharapkan sistem ini dapat membantu
konsumen untuk melakukan pemesanan dan konsultasi aki agar sesuai dengan keinginan, tidak
perlu datang ke toko aki jikalau aki mati atau rusak.
Aplikasi ini memakai teknologi komputer yang menggunkan jaringan internet atau via
online dalam melakukan transaksi yang ada dalam Sistem Informasi Pemesanan Accu Kendaraan
Bermotor Berbasis Web Menggunakan Metode Topsis Di CV. RAJASA BATTERY, supaya
mempermudah pelanggan atau konsumen bertransaksi kepada distributor atau toko accu yang
menyediakan fasilitas pemasangan gratis dengan mengirimkan teknisi accu terlebih dahulu harus
memilih produk yang di ingikan oleh konsumen. Metodologi yang digunakan adalah waterfall
model proses. Aplikasi ini juga dapat memberikan saran seperti jenis aki yang akan dipakai untuk
kendaraan bermotor yang sesuai. Teknologi yang digunakan pada sistem informasi pemesanan accu
adalah menggunakan bahasa pemograman PHP dan penyimpanan database menggunakan MySQL.
Software pendukung menggunakan Dreamweaver CS 3, notepad++, Xampp.
Pada skripsi ini dibuat sistem informasi untuk membantu dalam penjualan dan pengolahan
data di CV. Rajasa Battery. Sistem informasi ini terdapat tiga user, yaitu user biasa sebagai
pengunjung, member, dan admin. User biasa dapat melihat berita, profil dan produk. Member dapat
melakukan pemesanan, konsultasi accu, konfirmasi pembayaran. Admin dapat mengolah semua
data yang berada dalam sistem, yaitu mengolah data user, berita, kendaraan, aki, pemesanan, dan
konfirmasi pembayaran. Metode pembayaran yang digunakan transfer bank kemudian member
mengirimkan bukti pembayaran sebagai konfirmasi pembayaran
PENGARUH PENERAPAN INTERNATIONAL FINANCIAL REPORTING STANDARDS TERHADAP AUDIT DELAY (Studi Empiris pada Perusahaan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada Tahun 2012)
Pasar modal merupakan wadah bagi calon investor untuk dapat menanamkan
modalnya pada perusahaan yang go public. Investor akan menanamkan modalnya
jika perusahaan mampu memberikan informasi yang baik terhadap kondisi
perusahaan yang dapat dipantau oleh investor melalui laporan keuangan yang
telah dipublikasikan. Untuk meningkatkan kepercayaan investor pada perusahaan
maka laporan keuangan tersebut harus terlebih dahulu diaudit oleh akuntan public.
pelaksanaan penugasan audit harus didasarkan pada standar pemeriksaan yang
berlaku. Pemenuhan satndar auditing dalam pelaksanaan audit tersebut akan
membutuhkan waktu yang lama sehingga mengekibatkan audit delay yang
panjang. Audit delay merupakan lamanya waktu penyampaian laporan keuangan
yang diukur dari penutupan tahun buku laporan keuangan samapai
diselsesaikannya laporan keuangan auditan oleh auditor independen. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan International Financial
Reporting Standards (IFRS) dengan menggunakan variabel kontrol. Variabel
kontrol yang digunakan adalah ukuran perusahaan, profitabilitas, solvabilitas,
reputasi KAP dan opini auditor. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu
seluruh perusahaan yang terdaftar di BEI pada tahun 2012. Penentuan sampel
menggunakan metode purposive sampling dan diperoleh sampel sebanyak 377
perusahaan. Teknik analisis data dan pengujian hipotesis penelitian ini
menggunakan metode regresi linear berganda dengan bantuan program SPSS 20.
Hasil pengujian menunjukkan bahwa variabel kontrol profitabilitas, reputasi KAP
dan opini auditor berpengaruh pada audit delay. Sedangkan penerapan
International Financial Reporting Standards (IFRS), variabel kontrol ukuran
perusahaan, dan solvabilitas tidak berpengaruh pada audit delay.
Kata kunci: audit delay, penerapan International Financial Reporting Standards
(IFRS)
GEOLOGI DAN KARAKTERISTIK AKUIFER DAERAH MUTIARA, KECAMATAN SAMBOJA, KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA, PROVINSI KALIMANTAN TIMUR
Administratively, the study site is located in the Mutiara, samboja subdistrict, kutai regency, east Kalimantan Province. UTM coordinates are located at (Universal Transverse Mercator) zone 50 S area of research situated in : 507094mE - 512000mE and 9895000mN - 9898000mN to the area carefully situations ± 15 km2 (3 x 5 km). Research area can be divided into three (3) units of geomorphology, namely : the shape of the structural origin of landforms eroded hills (D1), the form of fluvial origin with body landform river (F1), and floodplain landforms (F2). Drainage pattern that develops in the research area is parallel drainage pattern that reflects that the research area has the same resistance rocks and sedimentary topography horizontal or oblique and categorized as young geomorphology stadia. The lithology of the area consists of unitsclaystone Balikpapan, units sandstone Kampungbaru and units precipitation alluvial. Between units claystone Balikpapan and unit sandstone Kampungbaru stratigraphic relationships are not aligned because of differences in the time gap, and then on the top of unitsedimented sandstone Kampungbaru are not aligned with alluvial precipitation. Based onfield observationsanddrill log’s analysis, research area consists of two different lithologies so that can affect the type of aquifer production wells contained on, in the form of free aquifer and aquifer pressure. The ability of lithology and the presence of underground water, the research area contained groundwater flow through the spaces between the grains which have sandstone lithology, quartz sandstone, siltstone and claystone. Based on an analysis of testing Slugtest permeability values obtained (K) between 0,1123. 10-5 - 2,6344 x 10-6 m/sec, the value of transmissivity (T) between 1,301. 10-5 – 5,405 x 10-6 m/sec, and storage coefficient (S) between 34,77. 10-6 – 61,77 x 10-6.
Keywords: Aquifer and method Slugtest
STUDI KEMUNGKINAN PERUBAHAN METODE GAS LIFT MENJADI PROGRESSIVE CAVITY PUMP (PCP) PADA SUMUR “X’’ LAPANGAN “Y’’
RINGKASAN
Sumur “X” pada lapisan sand A lapangan “Y” aktif berproduksi sejak awal November 2001 dengan menggunakan metode produksi continuous gas lift. Seiring diproduksikannya fluida, maka terjadi penurunan laju produksi minyak. Keadaan ini mendorong usaha untuk dilakukannya suatu evaluasi untuk mengoptimalkan produksi sumur “X” pada lapisan tersebut dan kebijakan yang diambil oleh PT. Chevron Indonesia Company dalam rangka optimasi sumur untuk menaikkan laju produksi minyak adalah merubah metode produksi dengan Progressive Cavity Pump (PCP).
Evaluasi sumur “X” pada lapisan A mencakup perhitungan cadangan minyak mula-mula reservoir lapisan A, peramalan perilaku produksi, perkiraan cadangan minyak sisa, serta umur reservoir tersebut sampai economic limit. Selanjutnya, mengevaluasi produktifitas formasi dan performa sumur produksi (gas lift) saat ini, kemudian dilakukan optimasi produksi dengan installasi PCP, dan perhitungan keekonomian yang akan membantu dalam memberi keputusan apakah proyek tersebut ekonomis atau tidak. Metode yang digunakan dalam perkiraan cadangan reservoir lapisan A adalah decline curve analysis (DCA), dan untuk pembuatan kurva IPR, gas lift performance curve, serta desain PCP menggunakan simulator produksi PROSPER 7.5.
Berdasarkan analisa decline curve, besarnya cadangan minyak yang masih bisa diproduksikan sampai batas ekonomisnya (25 STB/d) terhitung dari bulan Juli 2013 adalah sebesar 16.321 bbl, dan masa produksi reservoir akan berakhir pada bulan Oktober 2014, sehingga EUR yang diperoleh adalah 1.490.951 bbl dengan RF 35,14 %. Produktifitas formasi (PI) yang diperoleh yaitu sebesar 1 STB/day/psi pada tekanan reservoir saat ini 1200 psi dan laju alir fluida maksimum sebesar 1197,2 STB/day. Berdasarkan gas lift performance curve, performa sumur gas lift saat ini sudah optimum sehingga tidak perlu dinaikkan laju gas injeksinya. Berdasarkan hasil desain PCP, tipe pompa yang dipilih adalah 300TP1800, dan laju produksi meningkat menjadi 54,2 BOPD. Berdasarkan hasil analisa keteknikan dan keekonomian kedua skenario (gas lift dan PCP) : Dari segi keteknikan, installasi PCP pada sumur “X” dapat menaikkan laju produksi minyak namun dari segi keekonomisan, keuntungan yang diperoleh lebih besar dengan tetap menggunakan metode produksi gas lift. Hasil perhitungan keekonomian pada skenario pertama yaitu meneruskan sumur gas lift saat ini sampai economic limit dengan perolehan produksi 46 BOPD maka diperoleh NPV sebesar 1.471.169 USD, sedangkan pada skenario kedua yaitu installasi PCP dengan perolehan produksi 54,2 BOPD akan diperoleh NPV sebesar 1.202.601 USD, dan jangka waktu kembalinya investasi atau POT adalah 6,68 bulan, sehingga rekomendasi untuk sumur “X” adalah meneruskan kondisi existing yaitu dengan metode pengangkatan continuous gas lift, sampai mencapai economic limit di bulan Oktober 2014
KEBIJAKAN PEMERINTAH PROPINSI BALI DALAM MENINGKATKAN KUNJUNGAN WISATAWAN AUSTRALIA SETELAH DIKELUARKANNYA TRAVEL WARNING PERIODE 2005-2012
INTISARI
Penelitian ini berjudul “kebijakan Pemerintah Propinsi Bali dalam meningkatkan kunjungan wisatawan Australia setelah dikeluarkannya travel warning periode 2005-2012”. Penelitian ini mengacu pada Peristiwa Bom Bali tahun 2002 dan 2005 yang dikenal dengan sebutan Bom Bali I dan II telah mengakibatkan menurunnya kualitas pariwisata Bali, dunia pariwisata Bali sangat terpuruk. Hal ini disebabkan karena dikeluarkannya Travel Warning oleh Negara-negara yang warganya menjadi korban dalam tragedi Bom Bali tersebut. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan deskrptif, data dikumpulkan melalui wawancara dengan Kepala Dinas Pariwisata Propinsi Bali dan melalui data-daya sekunder. Penelitian ini mengembangkan empat faktor dalam meningkatkan pariwisata Bali. Faktor komunikasi, faktor struktur birokrasi, faktor disposisi atau perilaku, dan faktor sumber daya. Faktor sumber daya menjadi faktor penting yang menjadikan pariwisata Bali kembali berkembang pasca tragedi Bom Bali. Hasil penelitian ini menunjukkan faktor sumber daya merupakan faktor yang paling berpengaruh penting bagi kelangsungan pariwisata Bali, karena sudah sejak dulu keindahan alam Pulau Dewata baik itu gunung, keindahan laut dan alam pedesaanya serta keunikan budaya masyarakat Bali yang mayoritas umat Hindu sangat diminati oleh para wisatawan mancanegara umumnya dan wisatawan Australia khususnya.
Kata kunci: kebijakan, komunikasi, struktur birokrasi, disposisi, sumber daya.