Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta

UPN (Universitas Pembangunan Nasional) Veteran Yogyakarta: Institutional Repository
Not a member yet
    7373 research outputs found

    PEMANFAATAN MEDIA SOSIAL TWITTER SEBAGAI MEDIA KOMUNIKASI INTERPERSONAL (StudiDeskriptifpadaMahasiswa Program StudiIlmu KomunikasiAngkatan 2009 Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta)

    Get PDF
    Kemajuan teknologi yang disebabkan oleh meningkatnya kebutuhan akan arus informasi membuat semakin banyak digunakannya teknologi komunikasi. Bentuk dari komunikasi interpersonal juga sangat beragam. Komunikasi interpersonal bermedia termasuk salah satu didalam komunikasi interpersonal. Penggunaan media sosial yang mobile dan portabel memungkinkan orang melakukan komunikasi dengan orang lain dengan jarak jauh. Salah satu fitur yang sering digunakan untuk berkomunikasi adalah Twitter yang mempunyai fungsi untuk mengirim pesan kepada orang lain. Penelitian ini berusaha untuk mengidentifikasi penggunaan media sosialTwitter sebagai komunikasi interpersonal di kalangan mahasiswa. Penelitian menggunakan metode kualitatif yang mengarah pada deskripsi kualitatif. Dalam penelitian ini data diperoleh melalui wawancara mendalam dan analisis isi dengan dengan beberapa informan pengguna media sosial, khususnya Twitter. Dari hasil penelitian Twitter digunakan mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi angkatan 2009 Universitas Pembangunan Nasional untuk berkomunikasi dengan teman-teman, keluarga, saudara, dan pacarserta digunakan untuk berjualan. Media sosial Twitter tidak dapat lepas dari genggaman para mahasiswa, karena mereka selalu menggunakan media sosial Twitter dimana pun dan kapan pun, biasanya hanya membuka Timeline Twitter, membuat tweet, me-retweet, berbagi gambar atau foto dan memasarkan barang dagangan. Kata kunci: Komunikasi Interpersonal, pemanfaatan media sosial, Twitter

    RENCANA TEKNIS PENEMPATAN MATERIAL TANAH PENUTUP RENCANA TEKNIS PENEMPATAN MATERIAL TANAH PENUTUP (OVERBURDEN) UNTUK MENCEGAH RENCANA TEKNIS PENEMPATAN MATERIAL TANAH UNTUK MENCEGAH TERJADINYA AIR ASAM TAMBANG PADA TERJADINYA AIR ASAM TAMBANG PADA PENAMBANGAN BATUBARA TERJADINYA AIR ASAM TAMBANG PT. BHARINTO EKATAMA DI KABUPATEN KUTAI BARAT DI KABUPATEN KALIMANTAN TIMUR

    Get PDF
    PT. Bharinto Ekatama (Pt. BEK) is a company engaged in coal mining, which are located administratively included in the subdistrict of East Teweh North Barito regency, Central Kalimantan Province and District Damai Kutai Barat, East Kalimantan province. PT. BEK using open pit mining system with strip mine method that directly or indirectly can damage the ecosystem surrounding the mining itself. PT. BEK planned mining operations in Block Biangan on three Pit, on Bk02 P3000, P6000 and P3000 Bk03 Bk05 to move the overburden material (overburden or OB) as much as 15.63 million BCM, and BCM as many as 2.93 million or approximately 18.76% of total OB to be moved in 2013 is classified as material Potential Acid Forming (PAF) and BCM 12.7 million or 81.24% are Non Acid Forming (NAF). Acid Mine Drainage is formed due to the oxidation processes include sulfide minerals, water and air, so it must be done in order to avoid the prevention of contact between these elements. Prevention that can be done is to make the handling of the Potencial Acid Forming materials. In preventing the formation of Acid Mine Dranage, The Placement of PAF and NAF materials must be planned and scheduled well. Disposal design influenced by several factors, namely: 1. The number and percentage of overburden material will be Disposed. 2. Topography of the Disposal Area. 3. Distance between the pit with hoarding pile design to be made. PT Bharinto Ekatama will be affected by the overcharge if the disposing distances exceeding 1 Km. Location used is inpit (overburden material backfilled pit in the location that has been completed with backfilling system) and outpit (overburden material disposed outside the pit). The method used to handle PAF materials was encapsulation method by placing the PAF material and covered by the NAF materials. PT. Bharinto Ekatama SOP determines that the thickness of NAF that used to the encapsulation method was 3 m, but in this study it was found that in fact they can capsulating the PAF material with a thickness of more than 3 m, is a minimum thickness of 5 m, even up to 10 m because NAF material contained on the overburden is sufficient to form the layer (NAF Volume BCM 12.7 million or 81.24% of the total overburden volume). Vulnerable Distance disposing in 2013 obtained from the design of the study was 1,273 m - 2,055 m. v

    IDENTIFIKASI KUALITAS RESERVOAR BERDASARKAN ANALISA PETROFISIKA DAN FLOW UNIT LAPANGAN A PADA FORMASI KUJUNG ICEKUNGAN JAWA TIMUR UTARA

    Get PDF
    ABSTRAK Penelitian dilakukan dilapangan A pada Formasi Kujung I Cekungan Jawa Timur Utara. Litologidominanbatugampingsebagaireservoar. Metode yang digunakan adalah analisa petrofisika secara kuantitatif dan kualitatif. Parameter petrofisika yang didapatkanadalahVshale (Vsh), Porositas (∅), Permeabilitas (K) serta Secondary Porosity Index(SPI) yang digunakan sebagai input dalam analisa flow unit(kualitas aliran)untuk mengidentifikasi kualitas reservoar dan penentuan titik perforasi. Hasil analisa petrofisika dan flow unitpada lapangan A, diperolehkisarannilaipermeabilitassebesar4.30mD-1676 mDdankisarannilaiporositas1% -38%. Zonainterestsebagaipenentuantitikperforasimemilikinilaimasing-masingpadaWell AA-1 nilaiK = 61.89-185.08 mD dan∅= 24-30%padakedalaman 4312-4317 ftdan 4329-4338 ftdenganklasifikasigood reservoar.Well AA-2K = 31.07-684.24 mDdan∅= 20- 37%padakedalaman 4328-4334 ft, 4343-4349 ftdan 4353-4382 ftdenganklasifikasigoodreservoar.Well AA-3K =134.41-169.97 mDdan∅= 29- 30%padakedalaman 5169-5179 ftdenganklasifikasigoodreservoar.Well AA-4K = 9.24-1676.52 mD dan ∅= 13-38%padakedalaman 6644-6674 ftdenganklasifikasigoodmediumreservoar. WellAA-5K = 29.67-129.19 mD dan ∅= 11-28%padakedalaman 4902-4913 ftdan 4957-4974 ftdenganklasifikasigoodreservoar.WellAA-6K = 16.17-52.16 mD dan ∅= 16- 23%padakedalaman 5823-5830 ftdenganklasifikasimediumreservoar.WellAA-7K =84.16 mD dan ∅= 25%padakedalaman 7072-7081 ftdenganklasifikasigoodreservoar.Berdasarkan analisa flow unit, interval zona perforasi terbaik diwakili flow unit 1, 2, dan 3 dengan klasifikasi kualitasgood reservoar. Kata Kunci : Petrofisika, Flow unit, Perforasi, Reservoar, Porositas, Permeabilitas, Vshale, Secondary Porosity Index

    RANCANGAN SISTEM PENYALIRAN TAMBANG PADA TAMBANG TERBUKA DI PT. FIRMAN KETAUN PERKASA KECAMATAN MELAK KABUPATEN KUTAI BARAT PROVINSI KALIMANTAN TIMUR

    Get PDF
    Pit Lisat merupakan proyek penambangan batubara milik PT. Gunung Bayan Resources yaitu PT. Teguh Sinar Abadi (TSA) dan PT. Firman Ketaun Perkasa (FKP) dimana tempat penelitian yang dilakukan yaitu di PT.Firman Ketaun Perkasa (FKP) yang dikerjakan oleh PT. Thiess Contractors Indonesia (TCI) sebagai contraktor utama.Proyek ini berlokasi di Kecamatan,Melak,Kabupaten Kutai Barat, Provinsi Kalimantan Timur. Dimana sistem yang diterapkan untuk penanganan masalah air adalah gabungan antara mine drainage yaitu upaya untuk mencegah air yang masuk kedalam area penambangan dan mine dewatering yaitu mengeluarkan air yang masuk kedalam daerah penambangan yaitu dengan cara membuat suatu saluran terbuka,sump,metode pemompaan,dan kolam pengendapan. Pada Pit Lisat, sumber air yang masuk ke dalam tambang berasal dari air hujan yang langsung masuk ke bukaan tambang dan air limpasan dari daerah tangkapan hujan di sekitar bukaan tambang. Saat ini belum ada rancangan sistem penyaliran tambang yang mendukung penambangan batubara di Pit Lisat pada tahun 2015. Berdasarkan analisis data curah hujan tahun 2007 – 2013, diperoleh curah hujan rencana adalah 138,54 mm/hari, intensitas curah hujan 48,03 mm/jam dengan periode ulang hujan 3 tahun dan resiko hidrologi sebesar 86,83 %. Daerah tangkapan hujan pada lokasi penelitian dibagi menjadi lima daerah tangkapan hujan, yaitu DTH I = 0,19 km 2 , DTH II = 0,29 km v 2 , DTH III = 0,11 km , DTH IV = 0,07 km 2 , dan DTH V = 0,89 km 2 . Debit air hujan pada setiap DTH adalah DTH I = 2,03 m 3 /detik, DTH II = 3,09 m 3 /detik, DTH III = 0,88 m 3 /detik, DTH IV = 0,74 m 3 /detik, dan DTH V = 10,69 m 3 /detik. Upaya pencegahan agar air tidak masuk ke area penambangan,dilakukan dengan menbuat saluran terbuka di sekitar bukaan tambang. Kemudian untuk air yang masuk ke dalam bukaan tambang Pit Lisat dialirkan secara alami ke dalam sump. Dimensi saluran terbuka tiap tahun adalah sebagai berikut : Saluran I : a = 1,2 m; b = 1,2 m; B = 2,4 m; h = 1,2 m; d = 1,04 m. Saluran II : a = 1,4 m; b = 1,4 m; B = 2,8 m; h = 1,4 m; d = 1,2 m. Saluran III : a = 1,1 m; b = 1,1 m; B = 2,2 m; h = 1,1 m; d = 0,95 m. Disamping itu dilengkapi dengan sumuran yang berdimensi: p.p.= 112 m; l.p.= 32 m; p.d.= 105 m; l.d.= 25 m; kedalaman = 5 m dan volumenya = 56.258 m 3 Selanjutnya air pada sump dipompa menuju ke saluran terbuka dan kolam pengendapan. Pompa yang dipakai adalah merk Sykes FBP300. Kolam pengendapan pada tahun 2015 memiliki panjang 115 m, lebar 11 m, dan kedalaman 4 m. sedangkan untuk pengerukan lumpur dapat dilakukan setiap 144 hari atau 4,8 bulan sekali

    KEBIJAKAN PM BENAZIR BHUTTO DALAM MELINDUNGI HAK – HAK PEREMPUAN DI PAKISTAN

    Get PDF
    ABSTRAK Permasalahan keamanan manusia biasanya cenderung di alami oleh kaum perempuan. Ketidaksetaraan gender merupakan awal dari permasalahan yang seringkali dialami ol eh kaum perempuan pada umumnya. Bahkan dikebudayaan di Pakistan hal tersebut seakan - akan membuat perempuan Pakistan sangat dibatasi baik dari segi so s ial, politik maupun ekonomi. Dinamika kasus kesenjangan Gender di Pakistan kemudian dihadapkan dengan mun cul nya tokoh perempuan pertama yang pernah memimpin sebuah negara muslim yai tu Benazir Bhuto . K ebijakan yang di lakukan oleh Perdana Menteri Benazir Bhutto dalam melindungi hak – hak perempuan di Pakistan mencakup aspek sosial – ekonomi yaitu menghapus undang – undang yang membatasi hak – hak yang memberatkan posisi kaum perempuan pada aturan – aturan di dalam Huddud dan zina ( HZO ). Kemudian membuat suatu kebijakan yang memberdayakan kaum perempuan agar dapat berpartisipasi di dalam dunia kerja sepert i mendirikan pelayanan Bank – bank khusus perempua n. D ampak yang ditimbulkan setelah implementasi kebijakan tersebut meliputi dampak positif, yaitu berkembangnya nilai - nilai egalitarian dan kemandirian perempuan, sedangkan dampak negatifnya adalah adanya benturan dari aspek sosio - kultural yang berkembang di Pakistan. Kata Kunci : Kebijakan Pemerintah Benazir Bhutto dalam melindungi hak – hak Perempuan di Pakistan

    UJI EFEKTIFITAS DOSIS DAN CARA APLIKASI SERBUK DAUN BABADOTAN TERHADAP SERANGAN S. ORYZAE SERTA KUALITAS BERAS

    Get PDF
    Gulma babadotan dalam beberapa penelitian mampu berfungsi sebagai tumbuhan herbal alami yang mampu menyembuhkan beberapa penyakit, sehingga tumbuhan dirasa aman untuk dapat digunakan sebagai pengendali hama dalam bahan makanan yang dikonsumsi. Penelitian bertujuan untuk menentukan dosis serbuk daun babadotan yang terbaik untuk menekan serangan Sitophilus oryzae, menentukan cara aplikasi yang paling tepat untuk menekan serangan Sitophilus oryzae, dan mengetahui pengaruh perlakuan daun serbuk babadotan sebagai pestisida nabati terhadap daya simpan beras. Metode yang digunakan adalah metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 2 faktor perlakuan, yaitu dosis dan macam cara aplikasi. Sebagai perlakuan pertama adalah macam dosis serbuk daun babadotan yaitu 8 g (D1), 10 g (D2) dan 12 g (D3). Perlakuan kedua adalah macam aplikasi yaitu serbuk daun babadotan dan beras tercampur (A1), serbuk daun babadotan dibungkus dan dipendam di dalam beras (A2) serta serbuk daun babadotan dibungkus dan diletakkan dipermukaan beras (A3). Parameter yang diamati adalah presentase kerusakan beras dan toksisitas daun babadotan. Parameter pertama meliputi presentase susut beras utuh, presentase susut berat beras dan penurunan kualitas beras. Parameter kedua meliputi mortalitas Sitophilus oryzae dan populasi imago Sitophilus oryzae. Data hasil pengamatan dianalisis keragamannya pada jenjang nyata 5 %. Untuk mengetahui beda nyata antar perlakuan diuji lanjut dengan Uji Jarak Berganda (Duncan Multiple Range Test) Jenjang nyata 5%. Penggunaan dosis 12 g / 150 g beras serta cara aplikasi serbuk daun babadotan dicampur dengan beras adalah dosis dan aplikasi terbaik

    KAJIAN EROSI DENGAN METODE USLE DAN METODE PETAK KECIL DI SUB KECAMATAN GIRIWOYO, KABUPATEN WONOGIRI, PROGRAM STUDI TEKNIK LINGKUNGAN FAKULTAS TEKNOLOGI MINERAL UNIVERSITAS PEMBANGUNAN NASIONAL “VETERAN” SUB-SUB DAS SERENAN, PROVINSI JAWA TENGAH

    Get PDF
    Increasing population growth resulted in the need to live in Giriwoyo sub district also increased. Land is natural resource that is desperately needed by human however. Many land is used by human being for all necessities of live which isn’t suitable in the convertation rule, of land resulted in demage the land (erosion) therefore conducted research carried out research of the purpose of calculation the amount of land and know the slopes as well as minimize the rate of erosion that occurred, the researchis conducted at Serenan Sub-Sub Watershed, Giriwoyo Sub- District,Wonogiri District, Central Java. The research method using USLE method and small plots method. Function of USLE method is to predicted the value of erosion rate in research area, while small plots methods is used to know value of erosion rate directly from each rain happen. The result provethat value from USLE and small plots method is not too different. The rate of erosion at DT_GH_SI (Flat_Black grumosol_Irrigated rice) land unit from USLE method is 0,162 Ton/Ha/Year and classified as verry mild hazard. While from small plots method DT_GH_SI (Flat_Black grumosol_Irrigated rice) the rate of erosion is 0,4770 ton/ha/yr and classified as verry mild erosion hazard. To minimalize rate of erosion Referrals Function of Land Areasis required. Referral conservation is to use vegetative and mechanical means. Keyword: Land, demage the land, erosion, USLE method and small plots metho

    APLIKASI PEMBELAJARAN INTERAKTIF PEWAYANGAN UNTUK SISWA SEKOLAH DASAR BERBASIS MULTIMEDIA

    Get PDF
    Wayang is one of Javanese culture that is still preserved. Moreover, wayang is one culture that was designated by UNESCO as a Masterpiece of Oral and Intangible Heritage of Humanity. In Central Java, wayang studied in the Java language education from primary school to high school levels. In the studied many wayang characters are delivered using conventional method, this method is less effective in its delivery. With Multimedia, a study would be more interesting and dynamic. The use of multimedia in solving the problem of making wayang introducing applications is how to generate attractive wayang applications to be presented in an interactive and effective learning in elementary school. The methodology used in the making of this application is a multimedia development methodology. While the software used is Adobe Flash cs 3, Adobe Photoshop cs 4. This puppet learning application created to help elementary school students in learning more interesting wayang characters. As for the teachers, this application can be used as one of the alternative media in presenting wayang in more attractive than the conventional way. This wayang interactive learning applications for elementary school student results an interactive and interesting application. In application there is a menu like wayang history, resources, videos, quizzes, games, help, and exit. Quizzes menu created randomly but you cannot add the new data but only can changed it. With this application, children are expected to be easier to understand as well as to preserve wayang character as native Indonesia culture

    FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKTIVITAS TENAGA KERJA PEMANEN KELAPA SAWIT DI KEBUN INTI PT. PERKEBUNAN MITRA OGAN DI DESA KARANG DAPO KECAMATAN PENINJAUAN KABUPATEN OKU, SUMATRA SELATAN

    Get PDF
    ABSTRACT Rizky Satriyah : Factors Affecting Labor Productivity Harvesters Palm Oil on (kebun Peninjauan Inti PT. Perkebunan Mitra Ogan Di desa Karang Dapo Kecamatan Peninjauan Kabupaten OKU, Sumatra Selatan) Supervised by VANDRIAS DEVANTORO and DARU RETNOWATI . The purpose of the study to determine the effect of acceptance factors , working conditions , age and status of the workforce on labor productivity harvester PT Mitra Ogan , to compare the level of labor productivity remains harvesters and off , in this case the side of the PT . Mitra Ogan , particularly in taking appropriate steps in efforts to increase production. The basic method used in this research is descriptive method . Method of determining the location of the study using purposive . The samples in this research using purposive sampling method . The samples done by chance . The number of samples defined by 41 samples . Kinds of data used is primary data and secondary data . Sources of data obtained from the labor workforce palm oil yield PT.Pekerbunan Mitra Ogan , Department plantation southern Sumatra, relevant agencies such as the BPS And literature. Data sampling technique by observation , questionnaires , interviews and recording. To Analyze the working conditions using the scale "Likert" ie using the scoring. The hypothesis in this study is believed to acceptance factors, working conditions, age and employment status affect crop productivity and labor productivity alleged escape harvest is higher than the harvest labor remains were tested using SPSS. Keywords : Labor Productivity and oil palm harvesters

    APLIKASI GAME BALAP SEPEDA MENGGUNAKAN ADOBE FLASH

    Get PDF
    Saat ini komputer telah dilengkapi dengan alat multimedia yang menunjukkan penambahan fungsi sebagai media penghibur para pengguna komputer agar tidak merasa jenuh didepan komputer. PC game atau permainan yang menggunakan media komputer adalah sebuah aplikasi hiburan dalam komputer yang menjadi salah satu alternatif untuk mengurangi kejenuhan pengguna komputer dan merupakan hiburan bagi yang memainkannya. Maka dibuat “Aplikasi Game Balap Sepeda Menggunakan Adobe Flash”. Alur game ini yaitu pemain berusaha untuk mencapai garis finish dengan cara mengendalikan sepeda secepat mungkin dan menghindari sepeda menabrak musuh ataupun terkena tepi jalan. Jika sepeda menabrak musuh ataupun tepi jalan maka kecepatan akan berkurang dan waktu untuk jarak tempuh semakin lama. Waktu yang berjalan akan terhitung maju. Pemain dapat memilih 4 pilihan sepeda, sedangkan untuk sirkuit tersedia 6 pilihan sirkuit. Apabila salah satu pemain belum mencapai garis finish maka permainan akan berjalan terus sampai pemain terakhir mencapai garis finish. Metodologi pengembangan multimedia digunakan dalam pengembangan aplikasi game balap sepeda ini, yang terdiri dari Concept (pengonsepan), Design (pendesainan), Material collecting (pengumpulan materi), Assembly (pembuatan), Testing (pengujian) dan Distribution (pendistribusian). Pada game yang dibangun ini metodologi yang dipakai hanya sampai pada tahap testing (pengujian). Untuk membangun game ini, digunakan Adobe Flash CS 3 dan perangkat lunak pendukung lainnya seperti Adobe Photoshop CS 3. “Aplikasi Game Balap Sepeda Menggunakan Adobe Flash” menggunakan Action Script 2.0 sebagai Script pendukung. Output yang dihasilkan pada penelitian ini adalah “Aplikasi Game Balap Sepeda Menggunakan Adobe Flash” fitur- fitur yang terdapat dalam game ini yaitu berupa permainan sepeda dalam bentuk animasi. Terdapat 4 pilihan sepeda dan 6 pilihan sirkuit. Skor yang diperoleh berdasarkan catatan waktu pemain saat mencapai garis finis

    6,886

    full texts

    7,373

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    UPN (Universitas Pembangunan Nasional) Veteran Yogyakarta: Institutional Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇