Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta
UPN (Universitas Pembangunan Nasional) Veteran Yogyakarta: Institutional RepositoryNot a member yet
7373 research outputs found
Sort by
MODEL SIMULASI PENENTUAN LEAD TIME PRODUKSI PADA SISTEM MANUFAKTUR MAKE TO ORDER BERBAHAN BAKU LIMBAH (Studi Kasus pada CV Tirtamas Sumber Rejeki, di Purwokerto)
ABSTRAK
Sistem manufaktur make-to-order melakukan produksi sesuai dengan permintaan
dari konsumen. Dalam memenuhi permintaan konsumen, salah satu hal yang
diperhatikan adalah waktu pemenuhan pesanan konsumen atau lead time. Oleh karena
itu perusahaan harus dapat melakukan estimasi lead time ini dengan baik. Permasalahan
ini dihadapi oleh CV Tirtamas Sumber Rejeki sebagai perusahaan yang memproduksi
atas dasar pesanan. Kompleksitas penentuan lead time pada perusahaan ini antara lain
karena faktor bahan baku yang berasal dari limbah yang bersifat probabilistik.
Mendasarkan pada permasalahan tersebut, penelitian ini dilakukan untuk
mengembangkan model simulasi yang dapat dijadikan sebagai dasar penentuan lead time
pada sistem manufaktur, khususnya CV Tirtamas Sumber Rejeki atau perusahaan lain
yang memiliki karakteristik yang sama.
Pendekatan simulasi pada penelitian ini difokuskan pada karakteristik sistem
yang bersifat probabilistik khususnya pada kedatangan bahan baku. Dalam hal ini
penyusunan model simulasi digunakan software Arena 12. Pemilihan Arena 12 karena
software tersebut lebih fleksibel, lebih akurat, dan dapat merepresentasikan secara
virtual sistem yang dimodelkan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa model simulasi dapat digunakan sebagai
dasar penentuan lead time manufaktur make-to-order yang memiliki sifat probabilistik
khususnya kedatangan bahan baku, sebagaimana yang dialami oleh CV Tirtamas Sumber
Rejeki. Lead time hanya ditentukan berdasarkan total flow time terkecil dengan
memperhatikan beberapa alternatif dispatching rule seperti Shortest Processing Time,
Longest Processing Time, First Come First Serve, dan sebagainya.
Kata kunci: make-to-order, CV Tirtamas Sumber Rejeki, probabilistik, lead time
manufaktur, simulasi, dispatching ru
ANALISA DELIVERABILITY DENGAN MODIFIED ISOCHRONAL TESTMENGGUNAKAN METODE KONVENSIONAL DAN LIT PADA SUMUR GAS “X” LAPANGAN “Y” PT PERTAMINA EP ASSET 3
Sumur gasX merupakan sumur eksplorasi untuk mengetahui produktivitas
sumur gas tersebut, maka dilakukan pengujian.Pengujian ini berupa uji tekanan
(
pressure build-up test)dan uji produksi (deliverability test). Pengujian-pengujian
tersebut dimaksudkan untuk mengetahui seberapa besar kemampuan reservoir
untuk dapat diproduksikan dan masalah yang dialami sebelum ataupun sesudah
sumur tersebut berproduksi yang menyebabkan sumur tersebut tidak dapat
berproduksi sesuai dengan kemampuan sebenarnya.
Pada Skripsi ini analisa dilakukan dengan
Pressure Build UpTest dan
Modified Isochronal Test. Metode analisa yang digunakan dalam Skripsi ini
adalah metode
Horner untuk pressure Build Up Test dan Metode Konvensional
(
Rawlin – Schelhard), serta metode analisa Laminer-Inertia-Turbulence (LIT)
untukModified Isochronal Test.
Hasil analisa
pressure build-up testpada sumur X dengan menganalisa
secara manual didapatkan harga tekanan
initial (P
)= 1329.40 psia, permeabilitas
effektif (
k
g
i
)= 354.22 mD, faktor skin (S) = 19.67 dan radius pengurasan (r
) =
3072.38 ft. Hasil analisa
modified isochronal test menggunakan metode
konvensional pada sumur X dengan menganalisa secara manual didapatkan harga
eksponen turbulensi (
n)= 0.548, dan koefisien aliran (C) = 0.0032581
MMscfd/psia. Sehingga harga AOF dapat ditentukan dengan persamaan empiris
dari parameter
C dan n tersebut, diperoleh sebesar 8.61310 MMscfd. Sedangkan
menganalisa dengan menggunakan metode LIT didapatkan harga parameter (
at)=
0.037086703, parameter (
b) = 0.00752205 dan parameter (a) = 0.114429655
sehingga diperoleh harga AOF = 9.501143509MMscfd.
ANALISIS KESTABILAN LERENG HIGH WALL PADA PENAMBANGAN BATUBARA PIT YUDISTIRA CUT BACK PT. THIESS CONTRACTORS INDONESIA SATUI KALIMANTAN SELATAN
PT. Thiess Contractors Indonesia (TCI) penambangannya menggunakan
sistem tambang terbuka metode strip mine. Kondisi penambangan terkini pada
High Wall blok 159 telah membentuk lereng dengan ketinggian 85 m, blok 162
dan 163 telah membentuk lereng dengan ketinggian 20 m. Kondisi terkini pada
blok 164 belum dibuka untuk kegiatan penambangan. Analisis geoteknik
dibutuhkan untuk mengetahui kestabilan lereng High Wall blok 159, 162, 163,
dan 164 sehingga dapat memastikan bahwa desain geometri lereng yang
digunakan saat ini aman untuk penambangan sampai batas akhir.
Permasalahan yang ada pada PT. TCI adalah belum dilakukan analisis
kestabilan pada lereng HW blok 159, 162, 163, dan 164. Penyelesaian masalah ini
adalah dengan melakukan pengambilan data kuat tekan batuan dengan
menggunakan Schmidt Hammer. Nilai kuat tekan batuan akan digunakan untuk
menentukan parameter kuat geser dari massa batuan berdasarkan kriteria Hoek &
Brown. Selanjutnya parameter kuat geser tersebut digunakan untuk menganalisis
stabilitas lereng dengan metode Bishop.
Lereng dikatakan stabil jika memiliki nilai Faktor Keamanan (FK) ≥ 1,3.
Analisis lereng High Wall blok 159 pada kondisi aktual menghasilkan nilai FK >
1,3 jika kemiringan muka air tanah ≤36o dan lereng High Wall blok 162 dan 163
menghasilkan nilai FK > 1,3 walaupun dalam kondisi jenuh. Analisis kestabilan
lereng High Wall pada kondisi mineout blok 159 menghasilkan nilai FK > 1,3 jika
kemiringan muka air tanah ≤24o, blok 162 jika kemiringan muka air tanah ≤28o,
dan blok 163, 164 jika kemiringan muka air tanah ≤29
IDENTIFIKASI MINERAL LOGAM MENGGUNAKAN METODE GEOMAGNETIK DENGAN PEMODELAN 2.5D DI DAERAH “BK” KECAMATAN TALEGONG, KABUPATEN GARUT, PROVINSI JAWA BARAT.
Telah dilakukan penelitian geofisika dengan metode geomagnetik di daerah “BK”, kecamatan Talegong, Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi penyebaran mineral logam pada daerah telitian. Pengambilan data dilakukan selama satu bulan, dengan metode pengambilan data secara acak jumlah data yang digunakan dalam penelitian ini mencapai 6370 titik, spasi antar titik 5-20 m dengan luas area 104.000 m2. Pengambilan data menggunakan Proton Precession Magnetometer (PPM) model G856.
Setelah dilakukan koreksi data yang meliputi koreksi harian dan koreksi IGRF maka didapatkan nilai anomali medan magnet total serta kontinuasi ke atas dan reduksi ke kutub. Selanjutnya dilakukan interpretasi secara kualitatif dan kuantitatif. Interpretasi kualitatif dilakukan dengan membaca pola kontur anomali medan magnet total dan reduksi ke kutub, sedangkan interpretasi kuantitatif dilakukan dengan membuat penampang 2,5D.
Berdasarkan nilai suseptibilitas dari tiga sayatan yaitu A-A’, B-B’ dan C-C’. Pada sayatan A-A’ diinterpretasikan keberadaan mineral logam terletak pada kedalam 40 meter dengan nilai suseptibilitas 0.088 dan 0.98 (SI), pada sayatan B-B’ diinterpretasikan keberadaan mineral logam terletak pada kedalaman 50 meter dengan nilai suseptibilitas 0.089 dan 0.085 (SI) dan pada sayatan C-C’ diinterpretasikan keberadaan mineral logam terletak pada kedalaman 50 meter dengan nilai suseptibilitas 0.98 (SI).
METALLIC MINERAL IDENTIFICATION USING
Kata kunci : geomagnetik, suseptibilitas, mineral loga
KEPENTINGAN CINA TERHADAP RUSIA TERKAIT PENGGUNAAN HAK VETO DALAM MASALAH SURIAH
ABSTRAK
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apa yang menjadi kepentingan Cina terhadap Rusia terkait penggunaan hak vetonya dalam masalah Suriah. Penulisan skripsi ini menggunakan konsep kepentingan nasional. Dalam mempelajari politik luar negeri, pengertian dasar yang harus kita ketahui yaitu politik luar negeri itu pada dasarnya merupakan kebijakasanaan suatu negara yang ditujukan ke negara lain untuk mencapai suatu kepentingan tertentu.
Kepentingan Cina di Rusia terkait penggunaan hak vetonya dalam masalah Suriah adalah kepentingan ekonomi dan militer. Melalui penggunaan veto, Cina berusaha mengamankan dan meningkatkan pasokan minyaknya dari Rusia guna menjaga stabilitas ekonominya. Melalui penggunaan hak veto, Cina juga berusaha untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan memodernisasi persenjataan militernya guna meningkatkan keamanan nasionalnya.
Dari skripsi ini dapat diambil suatu pembelajaran bahwa kepentingan nasional merupakan tujuan mendasar dan faktor paling menentukan yang memandu para pembuat keputusan dan kebijakan. Negara harus memenuhi kebutuhan negaranya untuk dapat bertahan hidup, dengan kata lain negara harus mencapai kepentingan nasionalnya. Kepentingan nasional negara disuatu sektor memiliki keterkaitan dengan sector lainnya, dan negara akan melakukan berbagai macam cara untuk dapat memperoleh apa yang menjadi kepentingan nasionalnya. Melalui kebijakan politik, suatu negara dapat mewujudkan apa yang menjadi kepentingan nasionalnya.
Kata Kunci : Kepentingan Nasional, Cina, Rusia, Hak Veto
PERAMALAN HARGA EMAS LOGAM MULIA PT. ANEKA TAMBANG, Tbk PADA BULAN OKTOBER 2009 – JUNI 2013
FORECASTING PERCIOUS METAL GOLD PRICE PT. ANEKA
TAMBANG ,Tbk IN OCTOBER 2009 – JUNE 2013
Kristiawan Bayuaji
143080057
Ringkasan Eksklusif
Penelitian ini bertujuan untuk memberikan bukti empiris mengenai faktor-
faktor yang mempengaruhi harga Emas Logam Mulia PT. Aneka Tambang, Tbk
yang dipengaruhi oleh Inflasi, M1 dan Nilai tukar Dollar Amerika Serikat
terhadap Rupiah Indonesia. Alat analisi yang digunakan dalam penelitian ini
menggunakan Classical Linear Regression Model (CLRM). Sehingga dapat
diketahui seberapa besar variabel bebas mempengaruhi variabel terikat.Sampel
penelitian berupa data sekunder yang terjadi pada bulan Oktober 2009 hingga
bulan Juni 2013. Adapun data yang didapat dapat ditemukan dari PT. Aneka
Tambang, Tbk , Statistika Ekonomi Keuangan Indonesia, dan bi.go.id. Metode
peramalan menggunakan Classical Linear Regression Model (CLRM) dengan
cara membandingkan antara data aktual dengan data peramalan. Dari hasil analisis
menunjukkan hasil bahwa variabel INF, KURS, dam M1 berpengaruh secara
signifikan terhadap harga Emas logam mulia PT. Aneka Tambang, Tbk.
Kemudian hasil estimasi CLRM menunjukkan kemampuan prediksi dari 3
variabel bebas tersebut terhadap harga Emas logam mulia PT. Aneka Tambang,
Tbk.
Kata kunci : Harga Emas, Inflasi, Jumlah Uang Beredar (M1), Nilai Tukar
This research aims to provide empirical evidence on factors such as
inflation, M1, and exchange rate between US Dollar to Indonesian Rupiah that
affecting precious metal (gold) price PT. Aneka Tambang, Tbk. Analysis tools
used in this research is Classical Linear Regression Model (CLRM), so as to know
the effect measurement of independent variables on dependent variable.Research
sample in the form of secondary data, that occurred in October 2009 until June
2013. The data is acquired from PT. Aneka Tambang, Tbk, Indonesian Financial
Economy Statistics, and bi.go.id. Forecasting method in this research uses
Classical Linear Regression Model (CLRM) by comparing actual data with
forecasting data. The result of the analysis shows that the variables (INF, KURS,
and M1) significantly affect precious metal Gold price mulia PT. Aneka
Tambang, Tbk. And the result of CLRM shows predictive ability of the three
independent variables to problematic conditions in precious metal Gold price
mulia PT. Aneka Tambang, Tbk .
Keyword : Gold Price, Inflation, Money Supply (M1), Exchange Rat
PENAKSIRAN SUMBERDAYA BATUBARA DI KECAMATAN BUNYU KABUPATEN BULUNGAN PROVINSI KALIMANTAN UTARA
Until now, Bulungan governments don’t have data spread of potential coal deposit especially in Bunyu sub-district, so need exploration coal resources. The result is expected become reference Bulungan governments to attract investor for operate the potential resources in Bunyu sub-district, Bulungan district in optimal and accordance with its function.
Exploration committed while research, found some 7 outcrop data which distributed in 3 sub-district, that is: west Bunyu sub-district, east Bunyu sub-district and south Bunyu sub-district. From 7 outcrop data can divided into 4 blocks.
Analysis calculation of potential coal resources use regional influence methods. Research activities included into prospecting activities. Accord to National Standards of Indonesia, 1st amendment SNI 13-5014-1998, Resources in areas included into Inferred resources classification. So that calculations of potential resources used regional influence with distance between 1000 - 1500 m from point of information (point of outcrop), results of data resources analysis obtained number of potential is 86.637.239 tons and divided bloks. Blok 1 is 30.598.427 tons, blok 2 is 9.189.168 tons, blok 3 is 4.594.579 tons and blok 4 is 42.255.075 tons.
The results of potential resource analysis calculation in research area, can calculated coal resources based on depth. At depth 0 - 100 meters is 62.750.672 tons with range of stripping ratio 4,71 – 30,09, While at depth 100 - 200 meters infected coal resources of 23.192.136,90 tons
APLIKASI PENENTUAN TANAMAN REVEGETASI PASCA PENAMBANGAN BATUBARA MENGGUNAKAN METODE SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING (SAW) (STUDI KASUS PADA PT. BUKIT BAIDURI ENERGI)
Setiap perusahaan tambang di Indonesia diharuskan untuk melakukan kegiatan reklamasi lahan setelah melakukan penambangan. Salah satu tahap pada reklamasi adalah revegetasi, yaitu penanaman kembali lahan bekas tambang dengan tanaman yang telah ditentukan. PT. Bukit Baiduri Energi (PT. BBE) yang berada di Samarinda adalah salah satu dari banyak perusahaan tambang batubara di Kalimantan Timur. PT. BBE menemui beberapa masalah dalam melaksanakan reklamasi lahan pasca penambangan, antara lain penentuan tanaman revegetasi yang masih kurang spesifik. Data dari uji laboratorium tanah yang didapat setelah melakukan kegiatan penambangan tidak mempertimbangkan biaya yang harus dikeluarkan untuk setiap melakukan revegetasi. Sistem pendukung keputusan ini memanfaatkan data yang telah didapat dari hasil uji laboratorium tanah disertai beberapa kriteria lain sehingga dapat menghasilkan keputusan yang lebih spesifik. Penyajian informasi reklamasi lahan memanfaatkan sistem informasi geografis.
Untuk mendukung penentuan tersebut digunakan metode Simple Additive Weighting dengan atribut antara lain harga bibit, jenis tanaman, kelas kesesuaian lahan dan target penanaman. Metode pembangunan sistem dalam penelitian ini menggunakan metode Waterfall yang terdiri dari beberapa tahapan, yaitu spesifikasi kebutuhan pengguna, perencanaan, pemodelan, konstruksi, dan penyerahan perangkat lunak ke pengguna. Pada penelitian ini metode pengembangan sistem dilakukan sampai pada tahap konstruksi. Perangkat lunak yang digunakan dalam membangun aplikasi ini adalah CodeLobster PHP Edition, PHP (Hypertext Preprocessor)) sebagai bahasa pemograman, MySQL sebagai database server, Google Maps untuk menyajikan peta reklamasi lahan. Pemodelan menggunakan DFD, ERD dan RAT serta yang terakhir, penulisan menggunakan Microsoft Windows sebagai Sistem Operasi.
Penelitian ini akan membangun sebuah Aplikasi Penentuan Tanaman Revegetasi Pasca Penambangan Batubara Menggunakan Metode Simple Additive Weighting yang dapat menentukan tanaman revegetasi yang paling sesuai yang akan ditanam pada lahan-lahan pasca penambangan batubara. Aplikasi ini juga dapat menginformasikan reklamasi lahan pada PT. Bukit Baiduri Energi dengan lebih interaktif
PENAKSIRAN SUMBERDAYA PASIRBATU PASCA ERUPSI GUNUNG MERAPI TAHUN 2010 DI KECAMATAN DUKUN DAN KECAMATAN SRUMBUNG MAGELANG JAWA TENGAH
Penaksiransumberdayaberperanpentingdalammenentukanjumlah,kualitasdank
emudahandalameksplorasisecarakomersialdarisuatuendapan.KabupatenMagelangmer
upakansalahsatudaerahdengankekuatansebagianbesarpadapotensisumberdayaalam
yang diharapkandapatmendorongrodapembangunandaerah.
Penelitiandilakukan di KecamatanDukundanKecamatanSrumbung,
KabupatenMagelang, ProvinsiJawa Tengah.PenaksiranSumberdaya di
dearahpenelitianmenggunakanMetodePenampangTegak(Cross Section) danMetode
Daerah Pengaruh(Area of Influence).Metodemetodeinidilakukansetelahmenelaahprinsipkriteriapemilihanmetodepenghitungansum
berdaya.
Data-data yang
digunakandalampenghitungansumberdayadidapatdarihasileksplorasidancitra satellite.
Data hasileksplorasiberupa data koordinat X,Y,Z dalamskala UTM (Universal
Transverse Mercartor), sedangkan data hasilcitra satellite berupa data
fotoudaradandata Aster GDEM (Global Digital Elevation Model) versi 2 yang
dikeluarkanpadatanggal 17 oktober 2011.
Setelahdilakukanpenelitiandidapatbahwaluasanpenyebaranpasirbatu di
daerahpenelitianadalahsebesar 8.389.967m2.Terdapat 162 titikpengamatpenelitian
yang kemudiandiolahuntukmendapatkanpenampang-penampang yang
kemudiandiolahlebihlanjutuntukmengetahui volume sumberdaya di daerahpenelitian
Penghitungansumberdayadenganmetodepenampangtegakdiolahdenganmengg
unakanRumusMean AreauntukperbandinganantarapenampangXn– Xn+1>
0,5danRumusFrustumuntukperbandinganantarapenampangXn– Xn+1< 0,5. Rumus
Mean Area danRumus Frustum kemudiandiaplikasikanterhadap 50 penampang yang
didapatuntukmenghitung volume endapanpasirbatu.
Hasilpenghitunganmetodepenampangtegakmenunjukanbahwa volume
sumberdayapasirbatu di daerahpenelitianadalahsebesar232.339.802m3,
sedangkandarihasilpenghitungansumberdayadenganmetodedaerahpengaruhdidapat
volume sumberdayapasirbatusebesar 200.745.448 m3. Dari
hasilperbandinganantarabeda volume endapanpasirbatumetodepenampangtegakdan
volume endapanpasirbatudaerahpengaruhdidapatpersenselisih volumesebesar 15,7 %
IDENTIFIKASI ZONA POTENSI HIDROKARBON BERDASARKAN ANALISA PETROFISIKA PADA LAPANGAN “REP81”, CEKUNGAN KUTAI, KALIMANTAN TENGAH
Hidrokarbon merupakan suatu sumber daya mineral yang tidak dapat diperbaharui dan
terus mengalami perkembangan dalam hal teknologi eksplorasinya. Petroleum sistem
merupakan sebuah syarat mutlak dalam keberadaan suatu akumulasi hidrokarbon. Oleh
karena itu dilakukan sebuah analisa, yaitu analisa petrofisika. Penelitian ini bertujuan
untuk melakukan identifikasi zona potensi hidrokarbon, dengan terlebih dahulu
menghitung parameter petrofisika menggunakan data log.
Penelitian dilakukan di Lapangan “REP81”, Cekungan Kutai, Kalimantan Tengah.
Identifikasi dilakukan dengan metode quick look dan full analysis menggunakan software,
dimulai dengan melakukan analisa petrofisika secara kuantitatif dengan menghitung
porositas, saturasi air, permeabilitas serta resistivitas guna mengetahui zona prospek
hidrokarbon.
Berdasarkan analisa petrofisika pada dua sumur ini, total didapatkan lima zona
menarik, namun zona 1 STR2 dan zona 1 STR3 merupakan zona yang paling menarik
dikarenakan lapisan prospek pada sumur STR2 memiliki porositas efektif rata - rata
0,31%. Saturasi air rata - rata 0,16% dengan permeabilitas rata - rata pada zona ini adalah
3106,48 mD dengan harga Rt rata - rata 70,9 ohm m dan nilai Rw 0,256 ohm meter.
Sedangkan pada sumur STR3 memiliki porositas efektif rata - rata 0,19%. Saturasi air
rata - rata 0,31% dengan permeabilitas rata - rata pada zona ini adalah 70,84 mD dengan
harga Rt rata - rata 40,8 ohm meter dan nilai Rw 0,037 ohm meter.
Kata Kunci : hidrokarbon, petroleum sistem, petrofisik