Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta
UPN (Universitas Pembangunan Nasional) Veteran Yogyakarta: Institutional RepositoryNot a member yet
7373 research outputs found
Sort by
PENGARUH PENGUNGKAPAN GOOD CORPORATE GOVERNANCE TERHADAP PROFITABILITAS (Studi Empiris Pada Perusahaan Perbankan Yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2009 – 2012)
Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh pengungkapan good corporate governance terhadap profitabilitas. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling yaitu pemilihan sampel dengan kriteria tertentu, sehingga didapat sampel didalam penelitian ini sebanyak 15 perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2009-2012. Pengungkapan good corporate governance diukur dengan nilai komposit hasil self assessment good corporate governance. Profitabilitas diukur dengan return on assets, return on equity dan efisiensi bank yang dinyatakan dengan indeks beban operasional dan pendapatan operasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa good corporate governance berpengaruh terhadap return on assets, return on equity dan beban operasional dan pendapatan operasional.
Kata kunci: good corporate governance, return on assets, return on equity dan beban operasional dan pendapatan operasional
PENGARUH PENDAPATAN ASLI DAERAH DAN BELANJA MODAL TERHADAP INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA KABUPATEN/KOTA D.I YOGYAKARTA TAHUN 2007-2012
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan Belanja Modal terhadap Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif, pengujian metode dengan analisis regresi berganda dengan melakukan uji asumsi klasik sebelum mendapatkan model penelitian yang terbaik. Variabel dalam penelitian ini adalah Pendapatan Asli Daerah dan Belanja Modal sebagai variabel independen serta Indeks Pembangunan Manusia sebagai variabel dependen.
Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh Kabupaten/Kota di Provinsi D.I Yogyakarta. Sampel dalam penelitian ini terdiri dari 4 kabupaten dan 1 kota di Provinsi D.I Yogyakarta. Data dalam penelitian ini merupakan data sekunder yang diperoleh dari situs www.djpk.depkeu.go.id dan Badan Pusat Statistik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Pendapatan Asli Daerah berpengaruh terhadap Indeks Pembangunan Manusia dengan nilai signifikansi sebesar 0,000. Sedangkan Belanja Modal berpengaruh terhadap Indeks Pembangunan Manusia dengan nilai signifikansi sebesar 0,044.
Kata kunci : Pendapatan Asli Daerah (PAD), Belanja Modal, Indeks Pembangunan Manusia (IPM)
PENGARUH MODAL KERJA, MODAL INTELEKTUAL DAN CORPORATE GOVERNANCE TERHADAP NILAI PERUSAHAAN (Studi pada perusahaan BUMN go public)
Studi ini meneliti pengaruh modal kerja, modal intelektual dan corporate
governance terhadap nilai perusahaan. Modal kerja diukur menggunakan aset
lancar dikurang utang lancar, modal intelektual diukur dengan menggunakan
value added intellectual capital (VAIC), dan corporate governance diukur dengan
menggunakan corporate governance perception index (CGPI) dari IICG. Tujuan
dari penelitian ini untuk mengetahui apakah ada pengaruh antara modal kerja,
modal intelktual dan corporate governance terhadap nilai perusahaan.
Sampel dari penelitian ini adalah perusahaan BUMN go Public yang terdaftar
sampai tahun 2012 di bursa efek indonesia. Dengan menggunakan metode purposive
sampling. Total sampel sebanyak 8 perusahaan dengan empat tahun pengamatan yaitu
tahun 2009 - 2012. Sehingga diketahui bahwa jumlah observasi yang dilakukan dalam
penelitian ini sebanyak 32 perusahaan selama tahun pengamatan. Data yang
digunakan adalah laporan keuangan dari masing masing perusahaan sampel yang
dipublikasikan oleh Bursa Efek Indonesia melalui situs www.idx.co.id, Indonesian
Capital Market Directory (ICMD), hasil riset dan pemeringkat corporate governance
dari (IICG). Proses analisis data yang dilakukan menggunakan uji asumsi klasik
kemudian dilanjutkan pengujian hipotesis. Hasil dari penelitian ini menunjukan
bahwa modal kerja dan corporate governance (CGPI) tidak berpengaruh terhadap
nilai perusahaan. Sedangkan modal intelektual yang menggunakan proksi VAIC
berpengaruh terhadap nilai perusahaan.
Kata kunci : Modal Kerja, Modal Intelektual (VAIC), Corporate Governance
(CGPI), Nilai Perusahaan (PBV
PEMANFAATAN ENDAPAN GYPSUM LOKAL DAERAH “X” SEBAGAI BAHAN ADITIF SEMEN PENGEBORAN
Salah satu faktor penentu keberhasilan operasi penyemenan adalah
perencanaan slurry semen. Slurry semen yang direncanakan harus disesuaikan dengan
kondisi sumur. Untuk itu, semen dasar yang sudah diklasifikasikan oleh API, perlu
diubah sifat-sifatnya agar dapat bertahan pada kondisi sumur. Pengubahan sifat-sifat
semen tersebut dilakukan dengan menambahkan bahan aditif ke dalam campuran
semen dasar. Bahan aditif yang selama ini dipakai adalah bahan-bahan yang telah
dispesifikasi oleh API dengan harga relatif mahal. Dengan alasan tersebut, maka
diperlukan usaha untuk mencari dan memanfaatkan potensi endapan bahan-bahan
lokal sebagai bahan aditif semen pengeboran, salah satunya adalah Gypsum.
Penelitian ini dilakukan pada skala laboratorium untuk menguji pengaruh
penambahan Gypsum pada slurry semen pengeboran. Pada dasar teori yang digunakan
penulis sebagai acuan penelitian dinyatakan bahwa bahan aditif Gypsum adalah aditif
jenis accelerator. Penambahan aditif Gypsum ke dalam campuran semen dasar selain
dapat mempercepat pengeringan slurry semen juga merubah sifat-sifat semen
pengeboran yang lainya.
Hasil yang didapatkan dari penelitian ini adalah Thickening Time semen dasar
semula terjadi pada menit ke-58,2 setelah ditambah dengan aditif Gypsum berubah
menjadi 60 menit, 52,9 menit, 50 menit dan 48,9 menit, menunjukkan aditif ini
mempercepat pengeringan . Sifat-sifat semen yang lain turut berubah diantaranya
adalah, Densitas naik dari 15,35 ppg menjadi 15,31 ppg, 15,38 ppg, 15,3 ppg, dan
15,42 ppg. Specific Gravity naik dari 1,84, menjadi 1,84, 1.84, 1,83 dan 1.85. Plastic
Viscocity turun dari 61 cp, menjadi 53 cp, 24 cp, 56 cp, 28 cp. Yield Point naik dari 84
lb/100ft
2
menjadi 107 lb/100ft
2
, 160 lb/100ft
2
, 139 lb/100ft
2
. Free
Water semen yang terbebas bertambah dari 1.4 ml menjadi 2 ml, 2.2 ml, 2.7 ml dan
3.5 ml. Volume filtrat yang terbebas dari semen pengeboran semula 8 ml, naik
menjadi 7 ml, 6,8 ml, 6,4 ml dan 4,8 ml. Compressive Strength berubah dari 2.976,65
psi menjadi 3.706,77 psi, 2.669,47 psi, 4.156,08 psi, dan 4.436,90 psi. Shear Bond
Stregth berubah dari 313,06 psi menjadi 363,76 psi, 595,25 psi, 1.278,68 psi, dan
1.631,42 psi.
, dan 202 lb/100ft
Menurut standar API ada beberapa batasan yaitu Free Water yang terbebas
dari slurry semen maksimal 3.5 ml dari 250 ml sampel. Volume Filtrat yang keluar
dari slurry semen maksimal 20 ml, Compressive Strength minimal adalah 500 psi, dan
Shear Bond Strength adalah 100 psi. Sampel yang memenuhi kriteria dari API dan
mempunyai komposisi terbaik adalah sampel 4 dengan 1.174 % BWOC penambahan
aditif Gypsum lokal daerah “X”. Gypsum lokal ini secara teknis dapat dimanfaatkan
sebagai bahan aditif semen pengeboran karena perubahan-perubahan sifat fisik yang
dialami slurry semen dasar memenuhi standar teknis yang ditentukan oleh API.
Penggunaan bahan aditif Gypsum lokal daerah “X” penambahannya dianjurkan
dengan komposisi 1.174 % BWOC agar didapatkan hasil yang optimal.
Kata kunci: Gypsum, aditif, semen pengeboran, aditif baru, aditif lokal
PENGARUH CAPITAL ADEQUACY RATIO, PENYISIHAN PENGHAPUSAN AKTIVA PRODUKTIF, BEBAN OPERASIONAL TERHADAP PENDAPATAN OPERASIONAL DAN NON PERFORMING FINANCING TERHADAP PROFIT DISTRIBUTION MANAGEMENT PADA BANK UMUM SYARIAH INDONESIA PERIODE 2009-2012
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Capital Adequacy Ratio
(CAR), Penyisihan Penghapusan Aktiva Produktif (PPAP), Biaya Operasional
terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) dan Non Performing Financing (NPF)
terhadap Profit Ditribution Management (PDM) pada Bank Umum Syariah di
Indonesia periode 2009-2012. Data yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh
dari data Laporan Keuangan Publikasi Triwulanan Bank Umum Syariah periode
2009-2012.
Populasi dalam penelitian ini adalah 11 Bank Umum Syariah di Indonesia.
Setelah melewati tahap purposive sampling, terdapat 4 sampel Bank Umum
Syariah yang bisa digunakan yaitu Bank Rakyat Indonesia Syariah, Bank
Muamalat Indonesia, Bank Syariah Mandiri, dan Bank Mega Syariah. Teknik
analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi linear berganda yang
bertujuan untuk memperoleh gambaran yang menyeluruh mengenai hubungan
antara variabel. Sedangkan uji asumsi klasik yang digunakan dalam penelitian ini
meliputi uji autokorelasi, uji normalitas, uji multikolonieritas, dan uji
heteroskedastisitas.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa CAR berpengaruh positif terhadap
PDM, tetapi tidak signifikan. Variabel PPAP dan NPF berpengaruh negatif dan
tidak signifikan terhadap PDM. Sedangkan variabel BOPO berpengaruh negatif
dan signifikan terhadap PDM. Kemampuan prediksi dari keempat variabel
tersebut terhadap PDM sebesar 23,3%, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor
lain di luar model penelitian.
Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi pedoman bagi manajemen
Bank Umum Syariah dalam mengelola perusahaan.
Kata Kunci: CAR (Capital Adequacy Ratio), BOPO, NPF (Non Performing
Financing), FDR (Financing to Deposit Ratio), ROA (Return On
Asset
KAJIAN DAMPAK PENAMBANGAN MINYAK TRADISIONAL TERHADAP KUALITAS AIR SUNGAI DI DUKUH KEDINDING, DESA NGRAHO, KECAMATAN KEDUNGTUBAN, KABUPATEN BLORA JAWA TENGAH
Kebutuhan minyak dan gas bumi untuk masyarakat semakin lama semakin
meningkat, sehingga banyak melakukan ekplorasi dan ekploitasi. Pada saat sumur
minyak sudah tidak produktif, biasanya akan ditinggalkan. Masyarakat yang berada di
sekitar lokasi sumur minyak tersebut diuntungkan dengan adanya kesempatan kerja
sebagai penambang minyak. Namun Mengalirnya sisa minyak hasil pengolahan
menyebabkan terjadinya pencemaran pada aliran sungai, yang berdampak pada
terganggunya fungsi lingkungan. Penelitian ini dilaksanakan di Dukuh Kedinding, Desa
Ngraho, Kecamatan Kedungtuban, Kabupaten Blora, berjarak sekitar 40 Km di sebelah
Timur Laut Kota Blora. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan mengetahui kualitas
air sungai yang tercemar minyak hasil pengolahan, meliputi sifat fisik dan kimia, serta
keberadaan vegetasi dan biota air. Mengetahui sungai yang terpengaruh tumpahan
minyak hasil pengolahan. Memberikan arahan agar dapat meminimalisir dampak yang
terjadi pada lingkungan, khususnya lingkungan sungai
Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei lapangan, teknik
pengumpulan data dan teknik analisis data. Parameter yang diteliti meliputi debit,
kualitas air, keberadaan vegetasi dan biota air sungai. Saat ini belum tersedia sistem
pembobotan kerusakan lingkungan pasca penambangan minyak, oleh karena itu dalam
penelitian ini digunakan baku mutu limbah sebagai pembanding.
Hasil; penelitian kadar BOD titik I 1,8 mg/l, titik III 85,1 mg/l, titik IV 105,1
mg/l, titik V 85,1 mg/l, baku mutu kelas I sebesar 2 mg/l. COD titik I 5,2 mg/l, titik III
402,1 mg/l, titik IV 459,5 mg/l, titik V 379,5 mg/l, Baku mutu 10 mg/l. NH3-N titik I
0,0063 mg/l, titik III 2,4292 mg/l, titik IV 2,1276 mg/l, titik V 2,6698 mg/l, baku mutu
0,5 mg/l. Minyak dan lemak titik I tidak terdeteksi, titik III 13,2 mg/l, titik IV 8,2 mg/l,
titik V 19,2 mg/l, baku mutu 1 mg/l, Parameter-parameter diatas sudah jauh melebihi
ambang batas yang diperbolehkan, sedangkan kadar DO titik I 5,8 mg/l, titik III 1,7
mg/l, titik IV 1,2 mg/l, titik V 1,4 mg/l, dibawah ambang batas baku mutu sebesar 6
mg/l, sehingga tidak mampu menopang kehidupan flora dan fauna sungai sebagai
matarantai ekosistem sungai dan lingkungan. Oleh karena itu pada aliran sungai yang
tercemar limbah minyak tidak dijumpai adanya biota air maupun vegetasi air yang
hidup.
Kata Kunci : Penambangan minyak tradisional, Kualitas Air sungai, Pencemaran Air,
Biota Air, Vegetasi Air
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI IMPLEMENTASI PERTANIAN ORGANIK MENUJU PERTANIAN BERKELANJUTAN DI KABUPATEN BANTUL DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA
This research was aimed to 1) analyze the influence of quality of farmer
resources, factor of input and roles of regional goverments in the implementation
of organic agriculture towards sustainable agriculture in Bantul District; 2)
identify inhibited and supported factors in the implementation of organic farming
in Bantul District. This was a descriptive research. The research samples were 51
respondents taken using simple random sampling. Data type used was a primary
data from an interview and questionnaire filled in by the related respondents, and
a secondary data obtained from the research-related institutions. To analyze the
influence of quality of farmer resources, factor of input and roles of regional
goverments in the implementation of organic agriculture towards sustainable
agriculture in Bantul District used path analysis used a quantitative model by a
Likert Scale. The research result showed that: 1) factor of input and roles of
regional goverments affected significantly in the implementation of organic
agriculture. In the implementation of organic agriculture, organic farmers is
better than anorganic farmers. Quality of farmer resources and roles of regional
goverments affected significantly towards sustainable agriculture through
implementation of the organic agriculture; 2) inhibited factors in the
implementation of organic farming ware quality of farmer resources wasn’t
ready, weak institutional farmer, and lack of government budget. While supported
factors could be saw trough government assistance in the form of fertilizer
processing tools, home composting, cow, and cow pens and development of
organic fertilizer factory
EVALUASI TINGKAT KEKRITISAN LAHAN PADA LAHAN PASCA TAMBANG BATUBARA IUP AIR LAYA (TAL) PT. BUKIT ASAM (Persero), Tbk DI KECAMATAN LAWANG KIDUL TANJUNG ENIM, SUMATERA SELATAN
Perusahaan Tambang Batubara Bukit Asam (Persero),Tbk berada di daerah
Tanjung Enim, Provinsi Sumatera Selatan. Penambangan batubara di Tanjung Enim
dimulai pada tahun 1919. Penambangan skala besar baru dimulai pada pertengahan
tahun 1980-an di Tambang Air Laya dengan luas ± 7.621 Ha. PTBA memiliki
beberapa lokasi penambangan yang secara garis besar terbagi dua, yaitu Tambang
Air Laya (TAL) yang meliputi lokasi Klawas Tengah Utara (KTU) dan Mahayung.
Pada lokasi Klawas Tengah Utara telah dilakukan reklamasi selama 7 tahun, yang di
mulai dari tahun 2007. lokasi Mahayung sebagian daerah masih berupa tambang
aktif, dan sebagian daerah telah di lakukan reklamasi ± 5 tahun. Penelitian ini
dilakukan pada lokasi Tambang Air Laya (TAL) yang bertujuan untuk (1)
mengetahui kondisi lahan yang sudah di tambang di areal Tambang Air Laya, (2)
mengetahui dan mengevaluasi tingkat kekritisan lahan di areal Tambang Air Laya,
(3) memberikan arahan pengelolaan yang sesuai dengan tingkat kekritisan lahan
yang terjadi di areal Tambang Air Laya.
Metode penelitian yang digunakan adalah metode
survey, metode analisis
laboratorium, skoring dan overlay peta. Teknik sampling yang digunakan adalah
random sampling, dengan 9 titik sampel (6 titik sampel dilokasi KTU dan 3 titik
sampel di lokasi Mahayung). Parameter yang digunakan yaitu kemiringan lereng,
kesuburan tanah, kedalaman tanah efektif, tutupan vegetasi lahan, dan tingkat bahaya
erosi.
Berdasarkan hasil evaluasi penelitian di lapangan menunjukan bahwa pada
lokasi penelitian Klawas Tengah Utara (KTU) mempunyai tingkat kekritisan lahan
pontesial kritis dan semi kritis, dan pada lokasi penelitian daerah Mahayung
mempunyai tingkat kekritisan lahan semi kritis. Arahan pengelolaan dalam tingkat
kekritisan lahan dilakukan dengan 2 cara, yaitu dengan pendekatan teknologi dan
pendekatan insitusi. Pendekatan teknologi dengan cara konservasi tanah dan
rehabilitasi, pendekatan insitusi menjalin kerjasama dalam pelaksanaan dan
pemantauan revegetasi.
Kata kunci : Tambang, Penambangan, Batubara, dan lahan kritis
PENGARUH STRUKTUR KEPEMILIKAN , LEVERAGE, UKURAN PERUSAHAAN, DAN TINGKAT PROFITABILITAS TERHADAP RISK MANAGEMENT DISCLOSURE (Survei Industri Perbankan yang Listing di Bursa Efek Indonesia)
Populasi dalam penelitian ini menggunakan data sekunder perusahaan
perbankan yang terdaftar di BEI, berupa laporan keuangan tahun 2008 - 2011. Dari
36 perusahaan perbankan yang terdaftar di BEI periode tahun 2008 - 2011 hanya 25
perusahaan yang memenuhi kriteria sampel penelitian yang telah di tentukan.
Teknik analisis data dilakukan dengan uji asumsi klasik dan pengujian
hipotesis menggunakan analisis regresi linear berganda dengan bantuan SPSS. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa secara serentak semua variabel yang digunakan
berpengaruh signifikan terhadap tingkat pengungkapan manajemen risiko pada
laporan keuangan perbankan di BEI. Secara parsial ukuran perusahaan dan tingkat
profitabilitas berpengaruh positif signifikan terhadap Risk Management Disclosure,
sedangkan kepemilikan publik berpengaruh negatif signifikan terhadap Risk
Management Disclosure, dan struktur kepemilikan manajer, domestik , dan asing
serta leverage tidak berpengaruh secara signifikan terhadap Risk Management
Disclosure.
Kata Kunci: Struktur kepemilikan (manajemen,institusi domestik,institusi asing,
publik), leverage, ukuran perusahaan, tingkat profitabilitas, Risk
Management Disclosure
PERAN BUDAYA ORGANISASIONAL DALAM MEMEDIASI PENGARUH KOMPETENSI KOMUNIKASI DAN KECERDASAN EMOSIONAL TERHADAP KINERJA KARYAWAN ( Studi Pada Dinas Pariwisata DIY )
Perkembangan IPTEK dan globalisasi telah membawa perubahan dan menciptakan
paradigma baru di tempat kerja. Organisasi tidak hanya mengejar produktivitas yang tinggi,
tetapi lebih memperhatikan kinerja dalam proses pencapaiannya. Kinerja merupakan faktor kunci
bagi individu dan organisasi dalam mencapai produktivitas. Penelitian ini mencoba untuk
menguji beberapa faktor yang mempengaruhi kinerja karyawan.
Kompetensi komunikasi adalah salah satu fungsi dasar dari manajemen dalam organisasi
dan merupakan bagian penting dalam menunjang aktifitas kerja karyawan dalam organisasi.
Faktor selain kompetensi komunikasi yang dapat menghasilkan kinerja yang optimal adalah
kecerdasan emosional. Kecerdasan emosional memberikan kemungkinan untuk memahami
orang lain dengan baik sehingga kemungkinan untuk menciptakan hubungan yang harmonis.
Selain kompetensi komunikasi dan kecerdasan emosional, budaya organisasional juga
merupakan salah satu faktor yang menyebabkan peningkatan kinerja karyawan.
Penelitian ini dilaksanakan di Kota Yogyakarta dengan judul Peran Budaya
Organisasional Dalam Memediasi Pengaruh Kompetensi Komunikasi Dan Kecerdasan
Emosional Terhadap Kinerja Karyawan Pada Dinas Pariwisata Daerah Istimewa Yogyakarta.
Alat pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner. Teknik analisis
data yang digunakan adalah Partial Least Squares (PLS).
Terdapat hasil yaitu tidak semua hipotesis dalam penelitian ini terbukti. Variabel
kompetensi komunikasi, kecerdasan emosional dan budaya organisasional berpengaruh
signifikan terhadap kinerja karyawan, budaya organisasional tidak memediasi pengaruh
kompetensi komunikasi terhadap kinerja karyawan dan budaya organisasional memediasi
pengaruh kecerdasan emosional terhadap kinerja karyawan.
Kata Kunci : Kompetensi Komunikasi, Kecerdasan Emosional, Budaya Organisasional , Kinerja
Karyawan