Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta

UPN (Universitas Pembangunan Nasional) Veteran Yogyakarta: Institutional Repository
Not a member yet
    7373 research outputs found

    PRA RANCANGAN PABRIK METIL KLORIDA DARI METANOL DAN HIDROGEN KLORIDA KAPASITAS 10.000 TON/TAHUN

    Full text link
    Pabrik Metil klorida ini dirancang dengan kapasitas 10.000 ton/tahun menggunakan bahan baku Metanol dan Hidrogen Klorida. Pabrik direncanakan didirikan di Kawasan Industri Cilegon, Banten. Pemasarnnya diutamakan untuk konsumsi dalam negeri jika memungkinkan dapat dipasarkan ke luar negeri. Metil klorida digunakan dalam pembuatan silikon dan tetrametillead, dalam pembuatan herbisida, juga sebagai solvent katalis dalam pembuatan butyl rubber. Bentuk perusahaan berupa Perseroan Terbatas (PT) dan broperasi secara kontinyu 24 jam per hari. Sistem kerja karyawan berdasarkan pembagian menurut jam kerja yang terdiri dari shift dan non shift dengan jumlah karyawan 246 orang. Bahan baku berupa metanol dan hidrogen klorida direaksikan dalam reaktor fixed bed multitube menggunakan katalis ᵞ-alumina ( ᵞ-Al2O3 ) dengan kondisi operasi suhu 3000C dan tekanan 3 atm. Reaksi yang terjadi merupakan reaksi eksorermis, sehingga perlu menggunakan media pendingin Downtherm A. Hasil keluaran reaktor berupa gas dimanfaatkan untuk proses pemanasan pada HE-03 dan HE-04, kemudian dilakukan pendinginan melalui CL-01 lalu dilewatkan pada kondensor parsial untuk diembunkan,kemudian fase gas dan cairan dipisahkan menggunakan separator SP-03. Hasil atas pada SP-03 berupa gas HCl direcycle ke umpan HE-03 dan cairan hasil bawah SP-03 dialirkan ke MD-01 untuk memisahkan metil klorida sebagai produk atas sedangkan metanol dan air sebagai produk bawah. Produk atas MD-01 yaitu metil klorida dialirkan menuju tangki penyimpanan. Produk bawah MD-01 dialirkan ke MD-02 untuk memisahkan metanol sebagai produk atas dan air sebagai produk bawah. Air sebagai produk bawah dialirkan menuju UPL. Produk atas MD-02 yaitu metanol direcycle ke umpan Vaporizer VP-02. Utilitas pabrik metil klorida meliputi kebutuhan air sebesar 61.556,93 kg/jam dengan air make up sebesar 8.002,847 kg/jam. Air tersebut disuplai dari PT.KTI . Listrik sebesar 218,30 KWatt dipenuhi dari PLN dan untuk cadangan disediakan generator berkekuatan 300 Hp. Pabrik direncanakan bekerja selama 330 hari efektif dalam setahun dan 24 jam perhari. Hasil analisa ekonomi pabrik metil klorida ini memerlukan modal tetap sebesar Rp 76.822.233.088 + $ 10.503.853 modal kerja sebesar Rp 68.441.616.384 , ROI sebelum pajak 52,77 % per tahun dan ROI sesudah pajak 26,38 % per tahun, POT sebelum pajak 1,59 tahun dan POT sesudah pajak 2,75 tahun, Shut Down Point (SDP) 20,14 %, Break Event Point (BEP) 42,09 % dan DCF 46,20%. Berdasarkan hasil perhitungan evaluasi ekonomi tersebut, maka pabrik metil klorida dengan kapasitas 10.000 ton/tahun layak dipertimbangkan untuk didirikan

    PENGARUH PERTUMBUHAN EKONOMI, PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD), DAN DANA ALOKASI UMUM (DAU) TERHADAP BELANJA DAERAH (STUDI PADA PEMERINTAH KABUPATEN/KOTA DI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA

    Full text link
    Tuntutan demokratisasi menjadi suatu fenomena global termasuk di Indonesia. Tuntutan demokratisasi ini menyebabkan aspek transparansi dan akuntabilitas. Kedua aspek tersebut menjadi hal penting dalam pengelolaan pemerintah termasuk di bidang pengelolaan keuangan negara maupun daerah. Pemerintah daerah mempunyai hak dan kewenangan yang luas untuk menggunakan sumber-sumber keuangan yang dimilikinya sesuai dengan kebutuhan dan aspirasi masyarakat yang berkembang di daerah. Adanya desentralisasi keuangan merupakan konsekuensi dari adanya kewenangan untuk mengelola keuangan secara mandiri. Apabila Pemerintah Daerah melaksanakan fungsinya secara efektif dan mendapat kebebasan dalam pengambilan keputusan pengeluaran disektor publik maka mereka harus mendapat dukungan sumber-sumber keuangan yang berasal dari Pendapatan Asli Daerah (PAD), Dana Perimbangan, dan lain-lain dari pendapatan daerah yang sah. Dalam penelitian ini penulis mencoba untuk meneliti tentang pengaruh Pertumbuhan Ekonomi, Pendapatan Asli Daerah , dan Dana Alokasi Umum terhadap Belanja Daerah di DIY. Metode analisis statistik yang digunakan adalah regresi linier berganda. Hasil dari penelitian ini adalah terdapat pengaruh signifikan dari variabel Pendapatan Asli Daerah terhadap Belanja Daerah, diukur dengan analisis regresi berganda. Sedangkan Pertumbuhan Ekonomi dan Dana Alokasi Umum tidak berpengaruh signifikan terhadap Belanja Daerah diukur dengan analisis regresi berganda. Kata kunci: Pertumbuhan Ekonomi, Pendapatan Asli Daerah , Dana Alokasi Umum ,Belanja Daerah

    KEPENTINGAN JERMAN TERHADAP PENANDATANGANAN “DEKLARASI JAKARTA” TAHUN 2012

    Full text link
    JAKARTA DECLARATION is a bilateral action between Germany and Indonesia. Jakarta Declaration was signed at Jakarta 10 june 2012. Delegation from Indonesia and Germany reached agreement after Germany Chancellor visit Indonesia President. Eight sector will be improve in this agreement, which is involve 5 general sector and 3 specifically sector. Economic sector, education sector, research and technology, medical sector, industrial defense, are 5 general sectors. 3 specification sector are, food, energy, and trasportation. Both Country will work together on this 8 sector. For the future it is better to immediately implement all Indonesian cooperation agreed by Germany and Indonesia so that the impact or effect of which is expected by the both state are immediately visible. For Indonesia is expected that the development of some sectors that constitute the scope of the "Jakarta Declaration" so that the effect of this cooperation can be directly felt to Folk. As for Germany, the faster implementation of this cooperation goes well eat the faster economic growth of Germany increased . This increase could be the one who will help Germany to boost economic growth. And to ensure the improvement of ongoing market expansion in Indonesia is expected to help Germany avoid a domino effect that has occurred in the European region.This implementation was reached with the ideals of the both state. So the cooperation that has occurred over the past 60 years running towards better direction. Expected future great ideals both desirable state to be the economic foundation of Europe and Southeast Asia region, and sustain the world economy in the end

    ANALISIS PENJADWALAN PROYEK UNTUK MEMINIMASI BIAYA PROYEK (Studi Kasus Pada Pembangunan Gedung Aula Balikpapan, oleh PT. Dandy Utama)

    Full text link
    Proyek pembangunan sebuah gedung aula di daerah Balikpapan yang sedang dilaksanakan oleh PT. Dandy Utama direncanakan akan selesai pada tanggal 9 Desember 2013, tetapi pada tanggal 16 Oktober 2013 terjadi keterlambatan pada waktu pengerjaan pekerjaan kayu. Dikarenakan terjadinya keterlambatan pada pelaksanaan proyek yang awalnya direncanakan pada tanggal 2 September 2013 menjadi tanggal 9 September 2013, menyebabkan pelaksanaan proyek terlambat selama 7 hari. Keterlambatan proyek dapat berdampak pada biaya pinalty yang akan dibayar, untuk itu dilakukannya percepatan pengerjaan proyek dengan melakukan perbandingan penambahan jam kerja (lembur) atau penambahan jumlah tenaga kerja untuk mendapatkan hasil dengan biaya yang seminimal mungkin. Metode diagram preseden (PDM) merupakan suatu metode penjadwalan proyek yang digunakan sebagai sarana manajemen dalam pelaksanaan proyek. Tahap dalam penelitian ini adalah membuat jaringan kerja, menentukan jalur kritis, menghitung waktu dan biaya dengan penambahan jam kerja, menghitung jumlah tenaga kerja dan total biaya tenaga kerja, menghitung biaya dipercepat dengan penambahan jumlah tenaga kerja,dan memilih alternatif yang lebih efektif. Dari hasil pengolahan data diperoleh biaya percepatan proyek dengan penambahan jam kerja (lembur) selama 118 hari sebesar Rp 90.297.000,00 dan untuk penambahan jumlah tenaga kerja membutuhkan biaya sebesar Rp 87.764.160,00 selama 116 hari. Proyek mengalami keterlambatan selama 4 hari dari waktu yang telah direncanakan sebelumnya selama 112 hari, maka denda sebesar 1% dari hasil biaya tenaga kerja aktual yaitu sebesar RP 896.670,00. Analisis hasil diperoleh bahwa melakukan percepatan dengan penambahan jumlah tenaga kerja memiliki hasil yang lebih optimal dibandingkan dengan penambahan jumlah jam kerja (lembur) baik setelah ditambah dengan biaya pinalty, dengan biaya penyelesaian proyek sebesar Rp 88.660.830,00 selama 116 hari. Kata Kunci : Keterlambatan proyek, Preceden Diagram Method (PDM), Penalti

    ANALISA HUBUNGAN DATA LOG DENSITAS DENGAN KALORI, TOTAL MOISTURE SERTA KANDUNGAN ABU PADA LAPISAN BATUBARA DAERAH BANKO BARAT, KECAMATAN LAWANG KIDUL, KABUPATEN MUARA ENIM, PROVINSI SUMATERA SELATAN

    Full text link
    The research was located in the west of banko area in Lawang Lidul Sub-Districts, Muara Enim district, South Sumatra Province. In geogafis was located at 342’30”- 4o47’30” LS and 103o45’ - 103o50’10’’ BT. Being in 247 km muara enim district was located on the southwestern Palembang, 520 km east of Bengkulu. This research method using well logging with drill point as much as 5 point drill. the purpose of this research is the characterization of the relationship of density log data with the calories, total moisture and ash content in coal layer, the western area of banko Lawang Kidul Sub-district, Muara Enim Regency, South SumatraProvince. The result showed characteristic of coal in the research area havingflatened value of density 1,50 gr/cc total moisture 25,21 %, calories 6193,11 cal/gand ash content 2,69 %. By using the trideline scatterplot bivariant method used toget relations correlation of 2 variables, whereby on the research area having strongrelations very strong. From the results of the relationship between density and total moisture has a positive variation of R2= 0,767 = 70.7%. The relationshipbetween density and calorie with positive R2 = 0,683 = 68.3%. The relationship between density and ash content have a variety of negative R 2= 0547 = 54,7%.The relationship between Calorie and ash content of relationship with positive variations have R2 = 0,596 59.6%. the relationship between volume shale and ashcontent with positive variation have R2 = 0,7617 = 76,17%. The corelation from that, the coal on the reasech field has good quality with calorie value > 6.100 cal/g Keywords: well logging, log, density log, total moisture, calories, ash conten

    APLIKASI JUAL BELI ONLINE MENGGUNAKAN SISTEM PUSH NOTIFICATION BERBASIS ANDROID VERSI 2.3 (GINGERBREAD)

    Full text link
    Jual beli online merupakan suatu alternatif bisnis dalam dunia usaha yang pada saat ini menjadi trend di masyarakat untuk menjual mapun membeli suatu barang, hal ini memberikan kemudahan untuk menjual suatu barang dan mencari barang yang akan dibeli. Namun media jual beli online pada saat ini berbasiskan web dimana kita menjual atau membeli suatu barang mendapatkan banyak kendala, salah satu kendalanya dalam hal komunikasi dikarenakan berbasiskan web yang tidak real-time dan harus melakukan trigger membuat komunikasi antara pembeli dan penjual kurang optimal. Maka diperlukan suatu media jual beli online berbasis mobile khususnya android. Metodologi yang digunakan adalah metode GRAPPLE. Didalam aplikasi ini terdapat searching, push notification, add to chart serta tambahan lainnya. Selain itu dengan berbasiskan android maka aplikasi memunyai kemampuan real-time selain itu terdapat sistem push notification yang akan mengirim pemberitahuan dengan mengirim pesan ke device android layaknya SMS, maka komunikasi akan lebih optimal antara penjual maupun pembeli, sehingga pembeli tidak ketinggalan informasi produk terbaru. Aplikasi ini dibangun menggunakan SDK Manager dan Eclipse Indigo serta device android sebagai alat pendukung. Dengan demikian, penulis ingin membangun suatu aplikasi yang mampu menjadi media jual beli online dengan sistem komunikasi yang lebih optimal yang dapat memenuhi kebutuhan sesuai yang diinginkan. Untuk itu judul skripsi ini adalah “ Aplikasi Jual Beli Online Menggunakan Sistem Push Notification Berbasis Android Versi 2.3 (Gingerbread)”

    KAJIAN PENILAIAN KEBERHASILAN REKLAMASI TERHADAP LAHAN BEKAS PENAMBANGAN DI PT. SUGIH ALAMANUGROHO KABUPATEN GUNUNGKIDUL DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA

    Full text link
    RINGKASAN PT. Sugih Alamanugroho merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang pertambangan batugamping yang secara administratif termasuk ke dalam wilayah Kecamatan Ponjong, Kabupaten Gunungkidul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. PT. Sugih Alamanugrogo menggunakan sistem penambangan tambang terbuka dengan metode quarry mine. Salah satu kegiatan dalam memanfaatkan sumber daya alam adalah kegiatan penambangan bahan galian. Kegiatan ini secara langsung maupun tidak langsung akan membawa perubahan-perubahan lingkungan baik positif maupun negatif. Kegiatan ini diperkirakan akan mengakibatkan dampak antara lain terhadap perubahan kualitas udara, morfologi, erosi dan kesuburan tanah, perubahan pola aliran permukaan dan tinggi muka air tanah, perubahan kualitas air permukaan dan kualitas air tanah, perubahan biologi darat, perubahan biologi perairan, peluang kerja dan peluang berusaha, pendapatan masyarakat, persepsi masyarakat, mata pencaharian dan kesehatan masyarakat. Oleh karena itu, salah satu usaha yang dilakukan untuk mengurangi dampak negatif kegiatan penambangan adalah reklamasi. Reklamasi yang dilakukan di PT. Sugih Alamanugrogo adalah reklamasi dengan cara revegetasi. Kata kunci : tambang terbuka, reklamasi, revegetas

    FLYPAPER EFFECT PADA SISA LEBIH PEMBIAYAAN ANGGARAN, DANA ALOKASI UMUM, DANA ALOKASI KHUSUS, PENDAPATAN ASLI DAERAH DAN LUAS WILAYAH TERHADAP BELANJA DAERAH DI PROVINSI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA (DIY)

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA), Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Alokasi Khusus (DAK), Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan Luas Wilayah terhadap Belanja Daerah serta terjadi dan tidaknya flypaper effect . Penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Stasik dan situs resmi Direktorat Jenderal perimbangan Keuangan (www.djpk.depkeu.go.id), berupa laporan realisasi pendapatan dan belanja Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta tahun 2006-2012. Objek dalam penelitian ini adalah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta yang terdiri atas satu kota yaitu kota yogyakarta dan empat kabupaten yaitu: (1) Kabupaten Sleman, (2) Kabupaten Bantul, (3) Kabupaten Gunung Kidul, dan (4) Kabupaten Kulonprogo dan pengujian hipotesis menggunakan uji regresi linier berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) secara bersama-sama terdapat pengaruh yang signifikan antara variabel Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA), Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Alokasi Khusus (DAK), Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan Luas Wilayah terhadap Belanja Daerah, (2) secara parsial Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA) dan Luas Wilayah tidak berpengaruh terhadap Belanja Daerah, sedangkan variabel Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Alokasi Khusus (DAK), dan Pendapatan Asli Daerah (PAD) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Belanja Daerah. Penelitian menunjukkan terjadi flypaper effect pada Belanja Daerah di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Kata kunci: flypaper Effect, Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA), Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Alokasi Khusus (DAK),Pendapatan Asli Daerah (PAD), Luas Wilayah, Belanja Daerah

    MODEL DEPOSIT DAN GEOKIMIA BAUKSIT DAERAH KARANGAN DAN SEKITARNYA KECAMATAN MEMPAWAH HULU, SOMPAK DAN MENJALIN KABUPATEN LANDAK, PROVINSI KALIMANTAN BARAT

    Full text link
    S A R I Kalimantan Barat merupakan daerah penghasil bijih bauksit (laterit bauksit) di indonesia, salah satu potensinya terdapat di daerah Karangan dan sekitarnya, Kabupaten Landak, Provinsi Kalimantan Barat. Endapan bauksit di daerah ini bersumber dari batuan beku Formasi Mensibau berumur Kapur Bawah bagian Atas, di daerah penelitian litologi yang dapat diamati terdiri dari granit, granodiorit, diorit kuarsa, andesit dan basal. Kualitas bauksit (kadar bauksit) dan besarnya deposit sangat dipengaruhi oleh kondisi geologi daerah, posisi geografis, posisi topografi, batuan induk dan umur, dimana seluruh proses tersebut berpengaruh terhadap nilai ekonomi endapan bauksit. Penelitian difokuskan pada 3 (tiga) jenis batuan induk pembentuk bauksit (granit, granodiorit dan dioritkuarsa), diketahui bahwa feldspar merupakan mineral utama kaya unsur Al selain mineral-mineral yang lain dalam batuan beku, perbedaan prosentase jumlah feldspar dan minenal lainnya yang mengandung unsur Al, diduga akan memberikan respon/karakteristik yang berbeda dari setiap batuan induk pembentuk bauksit terhadap jumlah prosentase bijih bauksit, kadar, tebal lapisan dan karakteristik geokimia yang dihasilkan. Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui model deposit dan geokimia bauksit, permasalahan disusun berdasarkan alasan ilmiah yang kuat dan di formulasikan dalam hipotesis, diverifikasi dan diuji melalui tahapan penelitian (desain/metodologi penelitian) yang merupakan rangkaian proses (persiapan, pengumpulan/pengambilan data, uji laboratorium fisik/kimia/statistik, evaluasi/pengolahan data). Model deposit diuji dengan memodelkan dan mengevaluasi karakteristik dimensi dan distribusi tebal tanah laterit dari setiap batuan induk pembentuk bauksit pada sub blok area terhadap bentukan topografi, sedangkan model geokimia diuji melalui pemodelan geokimia dengan mengevaluasi (mengolah data) kadar senyawa, unsur trace/minor elemen dari variable respon bijih bauksit, mineralogi bauksit dan melakukan segmentasi karakteristik geokimia, berdasarkan data blok/subblok/testpit model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah kandungan feldspar dan mineral-mineral ferromagnesian yang terdapat pada setiap batuan asal/induk memberikan respon/perilaku yang berbeda terhadap dimensi tebal lapisan penutup, lapisan bauksit, prosentase bauksit (wash bauxite) dan kadar. Segmentasi geokimia terhadap variable respon (kadar senyawa) memberikan karakteristik (poulasi kadar) berbeda pada setiap kedalaman dan berbeda pada setiap batuan induk. Mineralogi bauksit dan analisis trace/minor elemen menunjukkan perubahan yang signifikan terhadap kandungan mineral gibbsite dan unsur-unsur Ba, Cr, K, Sc dan V. ABSTRACT West Kalimantan is a area producer of bauxite ore (laterite bauxite) in Indonesia, one of the potential area be found in the Karangan sub-district and the surrounding area, Landak Regency, West Kalimantan Province. Deposition of bauxite in this area comes from igneous rock Mensibau Formations (Lower Cretaceous upper part), in the area of research that can be observed lithology consists of granite, granodiorite , quartz diorite , andesite and basalt. Quality bauxite (bauxite content) and the amount of the deposit is strongly influenced by local geological conditions, geographical position, topographic position, and age of the host rock, which was the whole process affect of the economic value of bauxite deposit. The study focused on three (3) rock origin of the rock forming of bauxite ore (granite, granodiorite and quartz diorite), it is known that the feldspar mineral is the major mineral-rich element of Al in addition to other minerals in igneous rocks, the difference in the percentage of feldspar and other minenal containing elements of Al, is expected to give a response / different characteristics of each bauxite host rock to total percentage of bauxite ore, assay, thickness of bauxite and geochemical characteristics generated. This study aimed to determine the model and geochemistry of bauxite deposits, the problems are arranged based on strong scientific rationale and the hypotheses formulated, verified and tested through research phases (design / research methodology) which is a series of processes (preparation, collection / retrieval of data, laboratory test physical / chemical / statistics, evaluation / data processing). The model was tested by modeling the deposits and evaluate the dimensions and characteristics of lateritic soil thickness distribution of each host rock of bauxite on sub-block area for shape surface the topographic, whereas geochemical models tested by geochemical modeling to evaluate the (data processing) assay of compound, trace elements / minor element of variable response of bauxite ore, bauxite mineralogy and geochemical characteristics segmentation, based on the data block / sub-block / testpit models. The results showed that the amount of content of feldspar and ferromagnesian minerals contained in each rock origin / host rock provide behavior of the different dimensions of the thick over burden, a layer of bauxite ore, the percentage of bauxite ore (wash bauxite) and assay. Geochemical segmentation of the response variables (grade compounds) gave characteristic (assay population) is different at each depth and different on each host rock. Mineralogy bauxite and analysis of trace / minor elements show significant changes to the minerals gibbsite and the elements Ba , Cr , K , Sc and V

    6,886

    full texts

    7,373

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    UPN (Universitas Pembangunan Nasional) Veteran Yogyakarta: Institutional Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇