Jurnal Online UIM Pamekasan (Universitas Islam Madura)
Not a member yet
1401 research outputs found
Sort by
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENENTUAN KELAYAKAN MOBIL PEMADAM KEBAKARAN PADA STASIUN PEMADAM KEBAKARAN JAGAKARSA MENGGUNAKAN METODE SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING (SAW)
Stasiun Pemadam Kebakaran Jagakarsa merupakan salah satu unit pemadam kebakaran yang berlokasi di Jakarta Selatan. Dalam hal meningkatkan pelayanan sistem perlindungan kebakaran, stasiun pemadam kebakaran jagakarsa selalu rutin melakukan pengecekan mobil pemadam kebakaran, agar semua mobil pemdam kebakaran dapat berfungsi dengan baik dan berjalan sesuai dengan peruntukan nya saat dibutuhkan dalam situasi yang darurat. Permasalahan yang terjadi adalah Penentuan kelayakan mobil pemadam kebakaran masih menggunakan metode konvensional. Belum adanya metode yang digunakan dalam menentukan kriteria kelayakan mobil pemadam kebakaran, Laporan kelayakan mobil pemadam kebakaran tidak tersimpan dalam database. Hal ini disebabkan belum adanya sistem yang dapat menentukan kelayakan mobil pemadam kebakaran. rumusan masalah yang dirancang bagaimana membangun sistem penunjang keputusan dalam mengevaluasi kelayakan mobil pemadam kebakaran yang ada di Stasiun Pemadam Kebakaran Jagakarsa secara sistematis dan objektifdengan metode Simple Additive Weighting (SAW). Tujuannya mengembangkan sistem pendukung keputusan untuk menentukan kelayakan mobil pemadam kebakaran di Stasiun Pemadam Kebakaran Jagakarsa. Hasil yang diperoleh membangun sistem penunjang keputusan menentukan kelayakan mobil pemadam kebakaran dengan metode SAW berbasis Java sehingga mampu melakukan seleksi dan penilaian terhadap kelayakan mobil pemadam kebakaran
PENDEKATAN AGILE SCRUM UNTUK MENINGKATKAN EFISIENSI PADA APLIKASI SISTEM PENJUALAN PRODUK KEDELAI
Penerapan metode Agile Scrum dalam pengembangan perangkat lunak telah menjadi pendekatan yang dominan dalam meningkatkan efisiensi operasional, terutama di sektor usaha kecil dan menengah (UKM). Agile Scrum memungkinkan sistem yang lebih fleksibel dan adaptif terhadap kebutuhan pengguna, sementara sistem informasi berbasis web dapat meningkatkan transparansi dan efektivitas operasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan aplikasi sistem penjualan produk kedelai dengan metode Agile Scrum guna mengoptimalkan proses pemesanan, manajemen stok, dan laporan penjualan. Pengembangan dilakukan melalui iterasi sprint, yang mencakup perencanaan, pengembangan, pengujian, dan evaluasi untuk memastikan keakuratan fungsional sistem. Aplikasi yang dikembangkan dirancang dengan fitur utama meliputi manajemen stok otomatis, pencatatan transaksi real-time, pembuatan laporan penjualan terstruktur, serta analisis data penjualan untuk mendukung pengambilan keputusan bisnis yang lebih efektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Agile Scrum dalam pengembangan aplikasi ini berhasil meningkatkan efisiensi operasional, mempercepat proses pemesanan, serta meningkatkan jangkauan pemasaran. Dengan demikian, implementasi Agile Scrum terbukti menjadi strategi yang efektif dan responsif dalam pengembangan sistem penjualan produk kedelai, memberikan fleksibilitas dan adaptabilitas terhadap kebutuhan bisnis yang dinamis
Sekolah Ibu Sadar Lingkungan (SIDARLING): Pelatihan Pemanfaatan Eco enzyme Menjadi Produk Rumah Tangga di Desa Banyuajuh, Bangkalan
Pencemaran lingkungan merupakan problematika besar yang dihadapi oleh banyak negara, salah satunya Indonesia. Salah satu penyumbang pencemaran lingkungan yaitu sampah organik rumah tangga. Salah satu desa yang memiliki permasalahan serupa yaitu Desa Banyuajuh. Organisasi HIMATIPA Universitas Trunojoyo Madura merupakan suatu tim yang melakukan gagasan pengolahan sampah organik menjadi eco enzyme. Eco enzyme dapat dimanfaatkan menjadi produk turunan rumah tangga. Tujuan dilakukan kegiatan ini yaitu untuk menambah pengetahuan dan keahlian dalam mengolah sampah organik oleh ibu-ibu rumah tangga di Desa Banyuajuh, Kecamatan Kamal, Kabupaten Bangkalan. Program SIDARLING ini tidak hanya berfokus pada pengolahan sampah organik rumah tangga menjadi eco enzyme, namun juga pemanfaatan eco enzyme dalam rumah tangga (sabun batang, sabun cair, dan detergen cair). Program ini dilakukan dengan edukasi (materi, pretest, dan posttest) dan pelatihan. Hasil pelatihan menunjukkan rata-rata peningkatan sebesar 86% terhadap pengetahuan dan keterampilan ibu-ibu rumah tangga di Desa Banyuajuh dalam pengolahan dan pemanfaatan eco enzyme dari sampah organik
 
Pemberdayaan Santri Melalui Pendampingan Pengukuran Kualitas Air Untuk Meningkatkan Pemahaman Tentang Air Bersih dan Sanitasi Sehat
Pesantren merupakan salah satu lembaga pendidikan yang sangat krusial khususnya di kawasan pedesaan. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman tentang pemantauan kualitas air di PP Addurrriyah. PP Addurrriyah dipilih sebagai model pesantren yang berada di Desa Bangkes dan merupakan salah satu pesantren tradisional yang masih mengalami masalah terkait air bersih untuk santri. Pengabdian masyarakat ini dilakukan melalui dua tahap yaitu (i) edukasi tentang kualitas air dan sanitasi sehat dan (ii) melakukan pendampingan untuk mengukur kualitas air tanah di sumber dan setelah melalui sistem filtrasi. Secara umum, pemahaman santri tentang tentang kualitas air dan sanitasi sehat meningkat setelah dilakukan edukasi. Pengukuran kualitas air setelah filtrasi menunjukkan bahwa nilai kekeruhan adalah sebesar 1 NTU atau sesuai dengan baku mutu berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2017
Skrining Pencegahan Penularan TBC (SiGaP-TBC) di Pondok Pesantren Hidayatulloh Al-Muhajirin, Bangkalan
Pondok Pesantren Hidayatullah Al-Muhajjirin accommodates approximately 500 male and female students aged 14 to 18, offering education at the Madrasah Tsanawiyah and vocational high school (SMK) levels. Given the diverse backgrounds of these students, their awareness of Clean and Healthy Living Behavior (PHBS) varies, impacting efforts to prevent airborne diseases like tuberculosis (TB). To address this, a community service initiative introduced the SiGaP-TBC program, aiming to enhance knowledge about TB transmission and promote self-screening. Methods included educational sessions, health screenings, utilization of the SiGaP-TBC application for self-assessment, and training in food self-sufficiency through healthy gardening. The program led to increased student awareness of PHBS in TB prevention, the establishment of student health cadres within the pesantren\u27s health management system, and improved self-screening capabilities using the SiGaP-TBC app. In conclusion, the SiGaP-TBC program effectively fosters self-reliance in TB infection prevention and health empowerment within the pesantren community
PENGARUH METODE EKSTRAKSI TERHADAP KADAR FLAVONOID TOTAL DAUN JERUK NIPIS (Citrus aurantifolia)
Lime leaves (Citrus aurantifolia) have health benefits as anti-inflammatory, appetite stimulant, antidiarrheal, and weight loss. This activity cannot be separated from the secondary metabolite compounds contained in lime leaves, one of which is flavonoids. Flavonoid compounds from lime leaves can be maximized using appropriate extraction methods. This study aims to determine the effect of extraction methods on total flavonoid content in lime leaves. Lime leaves were extracted with 96% ethanol (1:10) using the maceration and Ultrasound Assisted Extraction (UAE) method. Qualitative tests were carried out using phytochemical screening tests and quantitative tests by measuring the total flavonoid content of macerated and UAE lime leaf extract using UV-Vis spectrophotometry. The quantitative data obtained was then analyzed statistically using the SPSS Independent Samples T-Test with a confidence level of 95%. The yield value of the maceration method was 14.43% and the UAE method was 8.8%. The total flavonoid content produced by the UAE method was 38.626 ± 0.321 mg QE/g extract, and the maceration method was 36.876 ± 0.368 mg QE/g. Based on the statistical analysis of the Independent Samples T-Test, it was found that there was a significant difference between the total flavonoid levels of lime leaf extract from maceration and UAE (p<0.05). The UAE extraction method produces higher flavonoid content than the maceration method. These results indicate that the extraction method influences the total flavonoid content of lime leaves
Pengelompokkan Kemiskinan di Provinsi Jawa Timur Menggunakan Fuzzy Geographycally Weighted Clustering
Masalah kemiskinan menjadi isu global yang menarik untuk dibahas karena berdampak pada kondisi sosial ekonomi, pendidikan, kesehatan, maupun stabilitas politik suatu wilayah. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah penduduk miskin di Provinsi Jawa Timur sebanyak 4,19 juta orang pada Maret 2023 mengalami penurunan sebanyak 47,7 ribu orang dari September 2022. Namun Jawa Timur masih menjadi Provinsi dengan jumlah penduduk miskin tertinggi di Indonesia. Upaya yang dapat dilakukan dalam pengentasan kemiskinan yaitu mengetahui daerah dengan tingkat kemiskinan tertinggi, sedang atau rendah di Provinsi Jawa Timur dengan cara mengelompokkan Kabupaten/Kota berdasarkan indikator kemiskinan. Dalam penelitian ini pengelompokan Kabupaten/Kota berdasarkan indikator kemiskinan dilakukan dengan mempertimbangkan efek geografis menggunakan metode Fuzzy Geographically Weighted Clustering (FGWC). Hasil Penelitian diperoleh 3 cluster yang optimum dengan karakteristik cluster yang berbeda berdasarkan indikator kemiskinan. Cluster 1 dengan kemiskinan rendah, cluster 2 dengan kemiskinan sedang dan cluster 3 dengan kemiskinan tinggi
Improvement of sandy soil productivity with chicken manure treatment and NPK fertilizer for eggplant plants
The aim of the research was to test and analyze the effect of chicken manure doses and NPK doses on the growth and yield of purple eggplant plants (Solanum melongena L) on sandy soil. Carried out at the Research Garden of the Faculty of Agriculture, Muhammadiyah University of Palangkaraya, Palangka Raya City, Central Kalimantan. The research period is June-September 2023 using a completely randomized design with two treatment factors. The first factor is the provision of 3 levels of chicken manure and the second factor is 3 levels of NPK treatment. Each was repeated 3 times, totaling 27 experimental units. The results of the research can be concluded that the effectiveness of the treatment dose of chicken manure influences the growth variables (plant height, stem diameter, number of leaves), namely at the treatment dose of chicken manure 30 t ha-1. The NPK dosage treatment had an effect on the yield components, both fresh fruit weight and harvest index, namely at an NPK dosage of 400 kg ha-1. In the yield component variable, the highest fruit weight was 297 g plant-1
Impact of suboptimal land on shallot plant growth: mini review
This research aims to review the impact of suboptimal land on the growth of shallot plants by integrating the latest findings from related scientific studies. This review includes an evaluation of shallot plant growth parameters that are influenced by suboptimal land conditions, as well as land management strategies that can be used to increase plant productivity. Through this comprehensive approach, it is hoped that this review will provide in-depth insight into the complexity of interactions between shallot plants and their growing environment
Prospects of wheat flour in improving the economy of the Labuandiri village Siontapina district, Buton regency, Indonesia
The production of raw crackers made from wheat flour has developed as a potential small business in Labuandiri Village, Buton Regency. In the context of business development, it is important to know to what extent the production process is able to create added value for craftsmen. The problem formulation in this research is how much added value results from converting wheat flour into raw crackers. This research aims to analyze the added value of converting wheat flour into raw crackers in Labuandiri Village, Siotapina District, Buton Regency, using the Hayami method. The sample consisted of 10 participants selected purposively. Data collection techniques include observation, interviews and documentation. The results show that the average production of raw crackers is 56 kg per month with 48 kg of raw materials and involving 1.8–2 workers. The resulting added value is 0.84/kg and labor compensation of $0.27/kg. This research is expected to provide insight for craftsmen and stakeholders about the potential for added value and encourage the development of small businesses to increase the income of local craftsmen