Jurnal Online UIM Pamekasan (Universitas Islam Madura)
Not a member yet
    1401 research outputs found

    THE ROLE OF SCHOOL PRINCIPALS IN DRIVING MGMP AS A MEANS OF PROFESSIONAL DEVELOPMENT OF JUNIOR HIGH SCHOOL TEACHERS

    Full text link
    The purpose of this research is to examine the approach of the principal of SMP 2 PGRI Bandar Lampung in advancing MGMP as an effort to professionalize teachers. Education functions as a means of growing character, ethics, as well as mental and physical strength. Teachers play a central role in guiding students to their best potential, and this principle has an important role in fostering teachers\u27 professional growth. The research method used in this study is a qualitative method with the data collection method being interview, observation, and analysis of documentation data, while the data source is the principal and some teachers. The results of this study are that school principals have successfully implemented the MGMP strategy without obstacles, through the provision of facility support, resources, and encouragement of active participation of teachers. In addition, a structured coaching program, teachers are involved in MGMP activities every two months, and are given periodic feedback and evaluations. The principal also connects MGMP activities with curriculum needs, encourages collaboration between teachers, and facilitates access to advanced training. Overall, the strategies implemented are able to create an environment conducive to the development of teachers\u27 competencies, so that they can be active in planning, implementing, and assessing learning. The implication of the research is that schools that want to maximize the role of MGMP in improving the quality of teachers can optimize the MGMP program which is driven by school principals, assisted by teachers and supported by students. Tujuan penelitian ini adalah meneliti pendekatan kepala sekolah SMP 2 PGRI Bandar Lampung dalam memajukan MGMP sebagai upaya profesionalisme guru. Pendidikan berfungsi sebagai sarana penumbuhan karakter, budi pekerti, serta kekuatan pemikiran dan fisik. Guru berperan sentral dalam membimbing siswa menuju potensi terbaik, dan prinsip ini memiliki peran penting dalam membina pertumbuhan profesional guru. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan metode pengumpulan datanya adalah interview, observasi, dan analisis data dokumentasi, sedangkan sumber datanya adalah kepala sekolah dan Sebagian guru. Hasil penelitian ini adalah kepala sekolah berhasil mengimplementasikan strategi MGMP tanpa hambatan, melalui penyediaan dukungan fasilitas, sumber daya, serta dorongan partisipasi aktif para guru. Selain itu, program pembinaan yang terstruktur, guru dilibatkan dalam kegiatan MGMP setiap dua bulan, dan diberikan umpan balik serta evaluasi berkala. Kepala sekolah juga menghubungkan kegiatan MGMP dengan kebutuhan kurikulum, mendorong kolaborasi antar guru, dan memfasilitasi akses pelatihan lanjutan. Secara keseluruhan, strategi yang diterapkan mampu menciptakan lingkungan yang kondusif untuk pengembangan kompetensi guru, sehingga mereka dapat aktif dalam perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian pembelajaran. Implikasi penelitiannya adalah sekolah yang ingin memaksimalkan peran MGMP dalam meningkatkan kualitas guru dapat mengoptimalkan program MGMP yang dimotori oleh para kepala sekolah, dibantu oleh guru dan di dukung oleh para siswa. &nbsp

    USTADZ ABI AZKAKIA\u27S DA\u27WAH: Analysis of the content of messages in the Mobile Legends game on Instagram

    No full text
    Social media is one of the effective means of spreading the message, including in the context of Islamic da\u27wah, various platforms such as Instagram have allowed preachers to reach a wider audience. One of the preachers who utilizes this technology is Ustadz Abi Azkakia who creatively combines da\u27wah messages with popular games. This research aims to analyze da\u27wah messages packaged through social media. This study uses a qualitative approach with a content analysis method. Data was collected through non-participant observation of the content of posts on Instagram accounts. The results of the study show that he is able to package da\u27wah messages in an attractive style and in accordance with the daily life of game players. These messages emphasized the importance of maintaining a sportsmanship, avoiding negative behaviors such as toxic gaming, and reminding people of religious obligations that must still be fulfilled, even in the midst of busy playing games. By utilizing a platform that is favored by the younger generation, this da\u27wah becomes easier to accept and understand. Utilize Instagram and Mobile Legends as effective media to spread Islamic values in a contextual, relevant, and attractive manner to young audiences. This research shows that da\u27wah through Mobile Legends on Instagram is effective in conveying Islamic messages digitally. This approach increases the involvement of the younger generation in understanding Islamic values through popular and interactive media.Media sosial merupakan salah satu sarana yang efektif untuk menyebarkan pesan, termasuk dalam konteks dakwah Islam, berbagai platform seperti Instagram telah memungkinkan para pendakwah untuk menjangkau khalayak yang lebih luas. Salah satu pendakwah yang memanfaatkan teknologi ini adalah Ustadz Abi Azkakia yang secara kreatif memadukan pesan dakwah dengan permainan populer. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pesan dakwah yang dikemas melalui media sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis konten. Data dikumpulkan melalui pengamatan non-peserta terhadap konten postingan di akun Instagram. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ia mampu mengemas pesan dakwah dengan gaya yang menarik dan sesuai dengan kehidupan sehari-hari para pemain game. Pesan-pesan tersebut menekankan pentingnya menjaga sportivitas, menghindari perilaku negatif seperti toxic gaming, dan mengingatkan masyarakat tentang kewajiban agama yang harus tetap dipenuhi, meski di tengah kesibukan bermain game. Dengan memanfaatkan platform yang disukai oleh generasi muda, dakwah ini menjadi lebih mudah diterima dan dipahami. Manfaatkan Instagram dan Mobile Legends sebagai media yang efektif untuk menyebarkan nilai-nilai Islam secara kontekstual, relevan, dan menarik bagi audiens muda. Penelitian ini menunjukkan bahwa dakwah melalui Mobile Legends di Instagram efektif dalam menyampaikan pesan islami secara digital. Pendekatan ini meningkatkan keterlibatan generasi muda dalam memahami nilai-nilai Islam melalui media yang populer dan interaktif

    THE ROLE OF MODERNIZING ISLAMIC RELIGIOUS EDUCATION AND CHARACTER BUILDING IN FACING THE CHALLENGES OF JUVENILE DELINQUENCY IN THE DIGITAL ERA

    Full text link
    Religious education integrated with character education is a strategic solution in dealing with the negative impacts of modernization, especially among adolescents who are vulnerable to changes in values and behaviors. Modernization brings various challenges, such as the increasing influence of digital media and weak social control, which can lead to deviant behavior and a decline in the moral values of adolescents. The purpose of this study is to analyze the role of religious and character education in shaping adolescent moral behavior and suppressing adolescent delinquency in the midst of modernization. The research method used is a qualitative approach with literature study techniques, which collects and analyzes data from various journals, books, and related scientific articles. The results of the study show that religious education integrated with character education is effective in strengthening the morality of adolescents. This integration has succeeded in forming adolescents\u27 resilience to negative influences, improving their moral reflection skills, and strengthening their identity in the face of social pressure. The implementation of integrated religious and character education has also been proven to minimize the risk of juvenile delinquency by instilling positive values and better self-control skills. The implication of this study is that this research emphasizes that the modernization of Islamic religious education plays an important role in shaping the character of adolescents, preventing delinquency, and facing moral challenges in the digital era.Pendidikan agama yang terintegrasi dengan pendidikan karakter merupakan solusi strategis dalam menghadapi dampak negatif modernisasi, terutama di kalangan remaja yang rentan terhadap perubahan nilai dan perilaku. Modernisasi membawa berbagai tantangan, seperti meningkatnya pengaruh media digital dan lemahnya kontrol sosial, yang dapat menyebabkan perilaku menyimpang dan penurunan nilai-nilai moral remaja. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis peran pendidikan agama dan karakter dalam membentuk perilaku moral remaja dan menekan kenakalan remaja di tengah modernisasi. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik studi pustaka, yaitu mengumpulkan dan menganalisis data dari berbagai jurnal, buku, dan artikel ilmiah terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan agama yang terintegrasi dengan pendidikan karakter efektif dalam memperkuat moralitas remaja. Integrasi ini berhasil membentuk ketahanan remaja terhadap pengaruh negatif, meningkatkan kemampuan refleksi moral, dan memperkuat identitas mereka dalam menghadapi tekanan sosial. Penerapan pendidikan agama dan karakter terpadu juga telah terbukti meminimalkan risiko kenakalan remaja dengan menanamkan nilai-nilai positif dan keterampilan pengendalian diri yang lebih baik. Implikasi dari penelitian ini adalah penelitian ini menekankan bahwa modernisasi pendidikan agama Islam berperan penting dalam membentuk karakter remaja, mencegah kenakalan, dan menghadapi tantangan moral di era digital

    DEVELOPMENT OF GOOGLE SITES-BASED TOSAURBA WEBSITE MEDIA IN LEARNING ISLAMIC RELIGIOUS EDUCATION IN ELEMENTARY SCHOOLS

    Full text link
    This research aims to develop a website-based digital learning media called Toseurba (Tolerance for Religious Unity), which is designed to increase the insight and understanding of grade IV elementary school students regarding the values of tolerance between religions through the subject of PAI. The research method used is Design and Development (D&D) with the ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation) development model. The research subjects consisted of 41 grade IV students at SDN Cimalaka III. Validation of the product was carried out by media experts and subject matter experts through a Likert scale questionnaire, with results showing that the product feasibility level in the category was very high, with an average score of 97.95%. The implementation of the product in the learning process showed a significant increase in students\u27 understanding of tolerance material, where 36 out of 41 students managed to achieve the (KKM) in the post-test evaluation. Additionally, student responses to the Toseurba website  have been overwhelmingly positive, with an average percentage of 99.2% stating that the medium is engaging, easy to understand, and enjoyable. The implications of this study show that the integration of digital technology in PAI learning not only increases the effectiveness of material delivery, but also contributes to the formation of students\u27 character, especially in instilling the value of tolerance from an early age. Therefore, the development of similar digital media needs to be considered by educators and policymakers as an innovative strategy in multicultural-based character education in elementary schools.Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran digital berbasis website bernama Toseurba (Toleransi Pemersatu Umat Beragama), yang dirancang untuk meningkatkan wawasan dan pemahaman siswa kelas IV Sekolah Dasar mengenai nilai-nilai toleransi antarumat beragama melalui mata pelajaran PAI. Metode penelitian yang digunakan adalah Design and Development (D&D) dengan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). Subjek penelitian terdiri atas 41 siswa kelas IV di SDN Cimalaka III. Validasi terhadap produk dilakukan oleh ahli media dan ahli materi melalui angket skala Likert, dengan hasil menunjukkan tingkat kelayakan produk pada kategori sangat tinggi, dengan rata-rata skor sebesar 97,95%. Implementasi produk dalam proses pembelajaran menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman siswa terhadap materi toleransi, di mana 36 dari 41 siswa berhasil mencapai (KKM) pada evaluasi post-test. Selain itu, respons siswa terhadap website Toseurba sangat positif, dengan persentase rata-rata 99,2% menyatakan bahwa media ini menarik, mudah dipahami, dan menyenangkan. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa integrasi teknologi digital dalam pembelajaran PAI tidak hanya meningkatkan efektivitas penyampaian materi, tetapi juga berkontribusi pada pembentukan karakter siswa, khususnya dalam menanamkan nilai toleransi sejak dini. Oleh karena itu, pengembangan media digital serupa perlu dipertimbangkan oleh pendidik dan pembuat kebijakan sebagai strategi inovatif dalam pendidikan karakter berbasis multikultural di sekolah dasar

    PENGARUH PEMBERIAN FERMENTASI LERI (AIR CUCIAN BERAS) PADA PERTUMBUHAN BIBIT PADI (Oriza sativa, L) VARIETAS INPARI 42

    No full text
    Rice washing water contains glutelin protein and vitamin B1 which can be used as organic fertilizer. Fermentation is the process of decomposing complex compounds in rice washing water into simple compounds that can be used as fertilizer for plants. This study aims to determine the effect of the application of Leri fermentation (Rice Washing Water) on the growth of rice seedlings (Oryza Sativa L.) inpari 42 variety. This study was conducted for 25 days from June 16 to July 10, 2024 in Nyalabu Daya Village, Pamekasan District, Pamekasan Regency. This study was arranged based on a Complete Randomized Design (CRD) with 5 treatments and 4 replications consisting of P1 (Control), P2 (25 ml), P3 (50 ml), P4 (75 ml), P5 (100 ml). In this study, the parameters observed included plant height, root length, leaf length, leaf width, and wet weight. Data were analyzed using Analysis of Variance (ANOVA) at the 5% level to determine the differences between treatments and parameters observed using the least significant difference test (LSD). The results showed that the provision of fermented rice washing water had an effect on increasing the growth of leaf length and leaf width but had no effect on the growth of plant height, root length, and wet weight. Air cucian beras mengandung protein glutelin dan vitamin B1 yang dapat digunakan sebagai pupuk organik. Fermentasi adalah proses dekomposisi senyawa-senyawa kompleks pada air cucian beras menjadi senyawa sederhana yang dapat dimanfaatkan sebagai pupuk bagi tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aplikasi pemberian fermentasi Leri (Air Cucian Beras) pada pertumbuhan bibit padi (Oryza Sativa L.) varietas inpari 42. Penelitian ini dilaksanakan selama 25 hari mulai tanggal 16 Juni sampai 10 Juli 2024 di Desa Nyalabu Daya, Kecamatan Pamekasan, Kabupaten Pamekasan. Penelitian ini disusun berdasarkan Rancangan Acal Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 4 kali ulangan yang terdiri dari P1 (Kontrol), P2 (25 ml), P3 (50 ml), P4 (75 ml), P5 (100 ml). Pada penelitian ini parameter yang diamati antara lain, tinggi tanama, panjang akar, panjang daun, lebar daun, dan berat basah. Data dianalisis menggunakan Analysis of Variance (ANOVA) pada taraf 5% untuk mengetahui perbedaan antara perlakuan dan parameter yang diamati menggunakan uji beda nyata terkecil (BNT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian fermentasi air cucian beras berpengaruh meningkatkan penrtumbuhan panjang daun, dan lebar daun tapi tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan tinggi tanaman, panjang akar, dan berat basah. &nbsp

    Karakterisasi Sucrose-Free Hard Candy Dengan Suplementasi Ekstrak Cabe Jamu (Piper retrofractum Vahl)

    Full text link
    Hard candy is a popular confectionery product typically made from a mixture of sweeteners (commonly sucrose) and fruit extracts or food additives to modify flavour, colour, and texture. This study aimed to develop sucrose-free hard candy formulations using glucose and fructose blends supplemented with Javanese long pepper (Piper retrofractum Vahl) extracts. The evaluated characteristics included colour (RGB notation), pH, solubility time, antioxidant activity, and hedonic profile. The experiment followed a non-factorial Completely Randomised Design (CRD) consisting of different sweetener ratios (in gram): FR0 (sucrose:glucose, 60:50), FR1 (fructose:glucose, 40:70), FR2 (fructose:glucose, 35:75), and FR3 (fructose:glucose, 30:80), carried out at triplicates. Results showed that FR0 had a significantly higher RGB colour value (73.63) than FR1–FR3 (29.26–36.60). Visually, FR0 appeared brighter with a yellowish-brown in colour, whereas other samples exhibited a darker red dominance. The pH of candies ranged from 3.17 to 3.99, while solubility time varied between 18.00 and 21.46 min. Antioxidant activity remained low (<5%) while sensory evaluation revealed FR3 (30 g fructose:80 g glucose) as the most preferred formulation for aroma based on a hedonic test by untrained panellists. These findings carry significant industrial implications, suggesting that formulation FR3 can be selected for developing sucrose-free hard candy products, with colour modification to enhance visual appeal. Furthermore, this study is expected to contribute to the development of functional confectionery products utilising local ingredients and reformulation of products using alternative sweeteners.Permen merupakan produk konfeksioneri yang populer di masyarakat dan dihasilkan dari campuran pemanis (umumnya sukrosa) dan sari buah atau bahan tambahan pangan untuk modifikasi rasa, warna dan tekstur. Pengurangan atau substitusi sukrosa dalam produk permen menjadi suatu kebutuhan mendesak seiring dengan meningkatnya kesadaran masyarakat akan pola hidup sehat. Tujuan penelitian adalah mengembangkan formulasi permen keras (hard candy) dan kombinasi pemanis glukosa dan fruktosa, dengan suplementasi ekstrak cabe jamu. Karakteristik sucrose-free hard candy diamati yaitu warna, pH, waktu larut, aktivitas antioksidan, dan profil hedonik. Rancangan penelitian ini menggunakan Racangan Acak Lengkap (RAL) Non Faktorial dengan perbedaan proporsi pemanis (dalam satuan g), yaitu FR0 sukrosa:glukosa (60:50); FR1 fruktosa:glukosa (40:70); FR2 fruktosa:glukosa (35:75), dan FR3 fruktosa:glukosa (30:80) dengan 3 ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa warna permen (ditunjukkan dalam notasi warna RGB) pada FR0 lebih tinggi (73,63) dari pada FR1, FR2, dan FR3 (29,26-36,60). Secara visual, permen FR0 terlihat lebih cerah dengan kombinasi warna coklat kekuningan, sementara sampel lainnya memperlihatkan dominasi warna merah gelap. Dari sisi pH, permen memiliki rentang pH 3,17 sampai dengan 3,99. Sementara itu, waktu larut permen berkisar 18,00 hingga 21,46 menit, dengan aktivitas antioksidan yang rendah (<5%). Berdasarkan hasil uji sensoris, FR3 memiliki skor hedonik tertinggi untuk atribut aroma, yaitu rasio fruktosa 30 g dan glukosa 80 g. Hasil ini memberikan implikasi industri yaitu formulasi FR3 dapat dipilih untuk pengembangan produk sucrose-free hard candy, dengan modifikasi warna untuk meningkatkan daya tarik visual. Selain itu, studi ini diharapkan dapat berkontribusi pada pengembangan produk konfeksioneri fungsional berbasis bahan lokal serta strategi reformulasi produk dengan pemanis alternatif

    DETEKSI DINI KERUSAKAN SEPEDA MOTOR MATIC INJEKSI MENGGUNAKAN SISTEM PAKAR BERBASIS FORWARD CHAINING

    Full text link
    Kerusakan pada sepeda motor matic injeksi sering kali sulit dideteksi sejak dini, terutama bagi pengguna yang tidak memiliki pemahaman teknis yang cukup. Keterlambatan dalam identifikasi masalah dapat menyebabkan kerusakan yang lebih parah dan biaya perbaikan yang lebih tinggi. Penelitian ini mengembangkan sistem pakar berbasis metode forward chaining untuk mendeteksi dini kerusakan sepeda motor matic injeksi secara lebih akurat dan sistematis. Metode forward chaining digunakan karena kemampuannya dalam menelusuri aturan dari gejala awal hingga menemukan kesimpulan yang sesuai, sehingga sistem dapat memberikan diagnosis yang lebih tepat. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan ahli otomotif serta studi literatur terkait gejala dan penyebab kerusakan, yang kemudian diterapkan dalam model rule-based system. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pakar yang dikembangkan mampu mendeteksi berbagai jenis kerusakan pada sepeda motor matic injeksi dengan tingkat akurasi yang tinggi serta memberikan rekomendasi perbaikan yang sesuai. Dengan adanya sistem ini, diharapkan pengguna dapat melakukan langkah-langkah pencegahan lebih awal, mengurangi risiko kerusakan berat, serta meningkatkan performa dan usia pakai kendaraan

    RANCANG BANGUN SMART BIDAN SISTEM INFORMASI KESEHATAN IBU DAN ANAK BERBASIS ANDROID

    Full text link
    Pelayanan kesehatan ibu hamil, persalinan, dan perawatan bayi baru lahir memerlukan pengelolaan data pasien yang akurat dan efisien. Namun, proses pencatatan manual masih sering kali menyebabkan kesalahan administrasi dan keterbatasan akses  informasi. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan sistem informasi "Smart Bidan" berbasis mobile yang dapat mempermudah bidan dalam pencatatan rekam medis, pengelolaan data pasien, serta memberikan layanan skrining online bagi ibu hamil. Metode pengembangan yang digunakan adalah Waterfall. Aplikasi ini dikembangkan menggunakan framework React Native dan database nya menggunakan MySQL. Fitur-fitur utama yang disediakan antara lain pencatatan rekam medis, pengelolaan data pasien, pelaporan, dan skrining risiko kehamilan berbasis digital serta fitur chatbot AI untuk pasien sebagai media konsultasi awal. Hasil pengujian sistem menunjukkan bahwa seluruh fitur aplikasi berjalan dengan baik berdasarkan pengujian blackbox, dengan tingkat keberhasilan 100%. Selain itu, evaluasi kepuasan pengguna menggunakan metode PIECES menunjukkan skor rata-rata 4,63 dari skala 5, yang berarti pengguna merasa puas terhadap kinerja sistem dalam aspek Performance, Information, Economy, Control, Efficiency, dan Service. Sehingga Aplikasi ini dinilai efektif dalam mendukung digitalisasi pelayanan kesehatan ibu dan anak di praktik bidan mandiri

    Penghijauan di Lingkungan Sekolah Sebagai Upaya Peningkatan Kualitas Udara, Meningkatkan Ruang Terbuka Hijau, dan Kenyamanan Belajar

    Full text link
    Penghijauan merupakan salah satu kegiatan penting yang harus dilaksanakan secara konseptual dalam menghadapi krisis lingkungan hidup. Begitu pentingnya penghijauan, sehingga penghijauan telah menjadi program nasional yang dilaksanakan di seluruh nusantara. Kegiatan penghijauan lingkungan hidup dilaksanakan di SDN 004 Kabun. Kegiatan penghijauan ini merupakan salah satu program kerja tim Pengabdian Universitas Riau Tahun 2024 yang saat ini mengabdi di Desa Batu Langkah Besar. Program ini tidak hanya mengajarkan siswa untuk mencintai dan menjaga lingkungan hidup, tetapi juga melibatkan mereka secara langsung dalam praktik, sehingga mereka dapat memahami cara menanam pohon yang benar dan cara merawatnya. Berdasarkan kegiatan yang telah dilaksanakan, dapat disimpulkan sebagai berikut, Pelaksanaan kegiatan penghijauan dapat menumbuhkan rasa kepedulian terhadap lingkungan hidup pada siswa di Desa Batu Langkah Besar. Kegiatan penghijauan mendapat respon positif dari seluruh warga sekolah, baik guru maupun siswa

    Edukasi Kesehatan sebagai Upaya Pencegahan Hiperurisemia bagi Ibu PKK di Kabupaten Sragen

    Full text link
    Hipertensi, suatu kondisi medis ditandai dengan tekanan darah yang tinggi, merupakan permasalahan kesehatan masyarakat yang paling luas cakupannya di dunia, sekitar 1,13 miliar orang di seluruh dunia hidup dengan hipertensi, dengan prevalensi yang terus meningkat seiring dengan bertambahnya usia dan perubahan gaya hidup. Ibu-ibu PKK memiliki peran yang sangat penting dalam upaya mencegah masalah kesehatan di masyarakat, khususnya di tingkat desa atau kelurahan. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini berupa pendidikan kesehatan tentang hipertensi menggunakan media Leaflet dan video melalui tahapan Pembagian kuesioner Pengetahuan tentang (sebelum edukasi), Edukasi/penyuluhan, Pembagian kuesioner Pengetahuan tentang hipertensi (sesudah edukasi). Pelaksanaan kegiatan bertempat di Kauman, Masaran, Kabupaten Sragen, Provinsi Jawa Tengah. Hasil Penyuluhan yang diberikan mengenai praktik hidup sehat dalam pencegahan hipertensi terbukti efektif dalam meningkatkan tingkat pengetahuan peserta. Terdapat peningkatan signifikan pada skor pengetahuan setelah penyuluhan, di mana mayoritas peserta mencapai kategori pengetahuan tinggi

    1,211

    full texts

    1,401

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Online UIM Pamekasan (Universitas Islam Madura)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇