Portal E-Jurnal Poltekba (Politeknik Negeri Balikpapan)
Not a member yet
690 research outputs found
Sort by
OPTIMASI PERAMALAN TINGKAT LAJU INFLASI INDONESIA MELALUI PENDEKATAN ENSEMBLE BAGGING PADA ALGORITMA SUPPORT VECTOR REGRESSION
Tingkat inflasi sering digunakan sebagai indikator pertumbuhan ekonomi suatu negara. Di Indonesia, tantangan sosial di sektor ekonomi membutuhkan pengendalian yang lebih baik. Tingkat inflasi di Indonesia mengalami fluktuasi yang tidak stabil setiap bulannya. Inflasi yang tinggi dapat menimbulkan berbagai masalah, antara lain meningkatnya angka kemiskinan, tingkat pengangguran yang semakin tinggi, terhambatnya pertumbuhan ekonomi, dan menurunnya nilai rupiah. Oleh karena itu, peramalan tingkat inflasi di masa depan sangat penting untuk merumuskan kebijakan dan menjaga stabilitas ekonomi. Support Vector Regression (SVR) merupakan model dasar yang digunakan, dikombinasikan dengan pendekatan Ensemble Bagging untuk mendapatkan prediksi yang akurat. Optimasi grid search dengan variasi nilai Kernel (RBF, Sigmoid, Polynomial, Linier), C (0.1, 1, 100, 200), Gamma (0.1, 0.5, 1), Epsilon (0.01, 0.1, 1), Derajat (1, 2, 3), dan n_estimator (5, 25, 100) dilakukan untuk mencari parameter terbaik. Pengujian juga dilakukan dengan rasio pemisahan data yang berbeda, yaitu 80:20, 70:30, dan 60:40. Hasilnya menunjukkan rasio splitting terbaik adalah 70:30, dan parameter terbaik adalah Kernel = Linear, C = 200, Gamma = 0.1, Epsilon = 0.01, dan n_estimator = 100. Dengan nilai MAPE sebesar 9,297% dan RMSE sebesar 0,258, hasil tersebut mengindikasikan model cukup baik untuk memprediksi inflasi Indonesia.
Analisis Daya Dukung Pondasi dan Perencanaan Konstruksi di Gudang Bahan Peledak, Samboja, Kutai Kartanegara
Pondasi merupakan elemen krusial dalam struktur bangunan, berfungsi untuk menopang beban dan mentransfernya ke tanah di bawahnya. Penelitian ini memberikan rekomendasi perencanaan konstruksi pondasi dan geoteknik di area Gudang Bahan Peledak, Samboja, Kutai Kartanegara, berdasarkan hasil uji penyelidikan tanah yang mencakup uji laboratorium, N-SPT, dan Sondir (CPT). Pemilihan parameter yang akurat dari hasil uji ini sangat penting untuk menganalisis kapasitas dukung pondasi, baik dari segi daya dukung tekan maupun tarik tiang pancang, demi memastikan keamanan dan keandalan struktur bangunan. Hasil penyelidikan menunjukkan bahwa hingga kedalaman 20 meter, tanah didominasi oleh lapisan Clay (Medium to Hard) dengan nilai N-SPT berkisar antara 3 hingga 60. Uji CPT menunjukkan nilai qc antara 252,83 hingga 249,8 kg/cm² pada kedalaman 5,40 meter hingga 7,40 meter. Oleh karena itu, disarankan untuk menggunakan pondasi dalam (tiang pancang atau bored pile) jika terdapat struktur, sementara pondasi dangkal dapat dipertimbangkan jika beban rencana tidak melebihi beban izin. Analisis daya dukung pondasi dilakukan dengan metode Meyerhof untuk memastikan stabilitas dan keamanan struktur di lokasi tersebut.
Analisis Perataan Jumlah Tenaga Kerja Pada Proyek Saluran Drainase Perkotaan Menggunakan Microsoft Project (Studi Kasus Di Jalan Perintis Kota Balikpapan)
Keberhasilan suatu proyek sangat ditentukan oleh kualitas dan kuantitas sumber dayanya dan yang paling penting adalah tenaga kerja. Namun hal ini sering disepelekan dengan penyediaan yang tidak efektif dengan alasan mempercepat proyek. Pada proyek pembangunan saluran drainase di jalan Perintis kota Balikpapan dengan panjang saluran 1.186,3 Meter dan durasi pelaksanaan 167 hari kalender mengalami fluktuasi dan kurang meratanya persebaran pada tenaga kerja, dimana sebelum diterapkan Resource Levelling jumlah tenaga kerja maksimum sebanyak 94 orang. Oleh sebab itu diterapkan Resource Levelling menggunakan microsoft Project dengan cara melakukan Reschedule hubungan antar pekerjaan dan dihasilkan jumlah tenaga kerja maksimum setelah diterapkan Resource Levelling berjumlah 93 orang
Pengembangan Alat Ukur Hidrometri Berbasis 5 Jenis Sensor Untuk Deteksi Konsentrasi Sedimen Dalam Upaya Mitigasi Bencana Banjir Sungai Bomo
Peristiwa banjir pada DAS bertipe bulu burung di Banyuwangi dapat membawa dampak tingginya angkutan sedimen dan menurunnya kualitas air. Peluapan sungai Bomo dipacu karena intensitas hujan dan kecepatan aliran tinggi sehingga berdampak erosi, degradasi, dan kekeruhan yang tinggi. Tujuan penelitian untuk pengembangan alat ukur hidrometri berbasis sensor untuk deteksi konsentrasi sedimen dalam upaya mitigasi bencana banjir di Sungai Bomo. Tahapan penelitian melalui proses rancang bangun alat ukur hidrometri berbasis sensor berupa sensor ultrasonic (water level), water flow, turbidity, TDS, dan suhu, lalu simulasi pengukuran, dan pengambilan sampel sedimen untuk diuji karakteristik fisik di laboratorium berupa uji konsentrasi sedimen, berat jenis, berat volume, analisa saringan dan hidrometer. Parameter hidrometri diuji statistik melalui sediment-discharge rating curve. Hasil pengujian karakteristik fisik sedimen sungai Bomo selama 7 hari masing-masing di bulan basah dan kering diperoleh nilai rata-rata Cu 3,88 – 6,58 dan nilai rata-rata Cc 0,62 – 1,19, berat jenis rata-rata 2,5 – 2,55 dan berat volume 1,49 – 1,57 gr/cm3. Kalibrasi pembacaan sensor TDS terhadap konsentrasi sedimen dengan nilai MAE rata-rata sebesar 0,23 reliable terhadap kondisi lapangan. Hasil sediment-discharge rating curve pada musim kering diperoleh persamaan Qs_dry=35.653.(Qw)^0.9315 (R2 = 0.8269). Pada musim basah diperoleh persamaan Qs_wet=16.501.(Qw )^1.3719 (R2= 0.9336). Pada saat musim kering perlu waspada karena lahan lebih erosif karena nilai a > 26 yaitu 35.653 yang mengindikasikan laju erosi tinggi dan dapat menyebabkan banjir dan longsor. Alat ukur hidrometri berbasis sensor layak dikembangkan sebagai alat deteksi konsentrasi sedimen sebagai indikator muatan sedimen dalam upaya mitigasi bencana banjir dan tindakan konservasi lahan
RANCANG BANGUN SISTEM KONTROL MESIN PENGELAS KAPSUL IRADIASI OTOMATIS BERBASIS PLC
Di PRTRRB-BRIN proses pembuatan kapsul iradiasi pengelasannya masih dilakukan secara manual oleh tenaga ahli las bersertifikat, hal ini menjadikan ketergantungan akan keberadaan tenaga ahli las bersertifikat tersebut. Untuk mengurangi ketergantungan tersebut maka dilakukan penelitian rancang bangun sistem kontrol mesin pengelas kapsul iradiasi otomatis berbasis PLC. Obyek kontrol dari sistem berupa 3 buah motor stepper sebagai aktuator mekanisme mesin las kapsul iradiasi. Motor stepper 1 sebagai aktuator gerakan vertikal naik-turun torch las menngarah dan balik titik awal pengelasan, motor stepper 2 sebagai aktuator gerak horizontal zig-zag untuk proses pelelehan awal dan pengelasan dan motor stepper 3 sebagai aktuator gerak putaran roda pemegang kapsul untuk proses pengelasan flat melingkar tutup kapsul iradiasi. Untuk mempermudah operasional mesin las oleh operator, sistem kontrol dilengkapi dengan software human machine interface (HMI). Otomatisasi mekanisme kerja mesin las mengggunakan pola pendekatan pada metode pengelasan secara manual, dimana pengelasan diawali dengan proses pelelehan awal base material dilanjutkan dengan proses pengelasan jalan flat normal hingga siklus pengelasan selesai. Hasil uji simulasi pengelasan menunjukkan pola gambar daerah lasan telah memadai, keakurasian dan kepresisian gerak vertikal maupun horizontal dari torch las masing-masing 100%, sedangkan akurasi dan presisi gerak roda putar pemutar kapsul iradiasi masing-masing 97,93 % dan 98,70
PREDIKSI UMUR DAN KEANDALAN RIPPER TIP PADA BULLDOZER CATERPILLAR D10T DENGAN METODE WEIBULL
Ripper tip is one of the hard steel-based components on heavy equipment with a function to protect the ripper tip when breaking the density of soil and rock material (ripping). Friction between rock surfaces and ripper tips results in wear on ripper tips that require periodic replacement. Caterpillar D10T bulldozer owned by PT. XYZ underwent replacement ripper tip components that did not match the recommended age. This study aims to improve the accuracy of replacement planning and analyze the reliability level of ripper tip components. This study used the Weibull distribution method in analyzing the data. The data used is data on ordering and replacing ripper tip components from 2019 to 2021. The object of research was carried out on three units of Caterpillar D10T bulldozers used by PT. XYZ in an open pit mining project in Batulicin District, Tanah Bumbu Regency, South Kalimantan Province. This study shows that the average age of components in the three research objects has differences from the average life of ripper tip components on bulldozers A, B, and C is 369.75 hours, 329.63 hours, and 291.39 hours. The reliability of ripper tip components on the three bulldozers showed a decrease with the increase in operating time while the failure rate of the ripper tip components of the three bulldozers showed an increase with the increased operating time
Pengaruh Variasi Ketebalan Square Tube Din 10305-5 Terhadap Defleksi Rangka Plastic Shredder
shredder used square mild steel tubes 30 mm x 30 mm with 3 mm thickness close to DIN 10305-5 standard specification for square tubes in Indonesia. This 3 mm thickness square tube was rare in Indonesia because most hardware shops only sell variants with a maximum thickness of 2 mm. The effect of tube thickness variation on frame deflection is the primary concern in this research. The frame analysis method is used to calculate maximum deflection on the frame. The square tube thickness value varied from 3 mm, 2 mm, and 1mm. As the results obtained, it was found that the maximum deflection occurred in the tube which has a thickness of 1 mm by 0.065 mm. While on a tube that has a thickness of 3 mm, the maximum deflection is 0.031 mm. And in order to maintain the value of maximum deflection less than or equal to 0.031 mm, minor modifications were applied to the frame design. The new frame design using square tubes thickness of 1 mm has a maximum deflection value of 0.029 mm, which is slightly better than the original desig
Menelaah Prinsip Childfree dari Perspektif Kalangan Muda Laki-laki di Surabaya yang Multikultural
Perspektif laki-laki tidak kalah penting dalam isu childfree. Penelitian bertujuan untuk menggali lebih dalam perspektif laki-laki Surabaya terhadap childfree. Penelitian juga menganalisis keanekaragaman laki-laki Surabaya terkait dengan Inclusive Society. Melalui metode kualitatif deskriptif, informan dipilih melalui teknik purposive dan snowball sampling. Hasil menemukan bahwa ketiga suku Jawa, Madura, dan Tionghoa menentang childfree dengan toleransi tertinggi dari suku Jawa. Childfree didasari faktor ekonomi, kondisi sosial, ketidaksiapan mental, dan kepentingan pribadi. Sebaliknya, childfree ditolak karena bertentangan dengan budaya, kewajiban meneruskan keturunan, dan dianggap egois. Isu childfree mengancam budaya suku Jawa, Madura, dan Tionghoa karena berkurangnya generasi penerus untuk melestarikan budaya sekitar. Menurut para pegiat budaya di Surabaya, isu childfree adalah salah satu tren yang akan pudar seiring berjalannya waktu. Childfree adalah fenomena yang mendapat pandangan variatif dari laki-laki berbagai suku di Surabaya
Do continuity Marketing, one-to-one marketing, Partnering Programs and Corporate Social Responsibility Define Customer Loyalty of a Bank Company? The Intervening Role of Customer Satisfaction
Customer loyalty is an important factor for the success of the banking industry, both to create short-term and long-term profits in terms of finances and company reputation. This research was then aimed at analysing the influence of continuity marketing, one-to-one marketing, partnering programs, and corporate social responsibility on customer loyalty and the role of customer satisfaction as a mediator in this relationship. This research used a quantitative approach, with the chosen population being all customers who use all types of products or services at Bank Jatim Main Branch Surabaya. The sample determined was 250 samples, selected using purposive sampling. Research data was obtained through a survey mechanism, and the research data was then analysed using PLS-SEM (Partial Least Square - Structural Equation Modeling). The results of data analysis showed that continuity marketing, partnering programs, and corporate social responsibility had a significant effect on customer satisfaction, while one-to-one marketing did not have a significant effect on customer satisfaction. Furthermore, continuity marketing, one-to-one marketing, partnering programs, corporate social responsibility, and customer satisfaction significantly affect customer loyalty. This research also proved that customer satisfaction can mediate the influence of continuity marketing and corporate social responsibility on customer loyalty
Pengaruh Penerapan Project-Based Learning (PjBL) terhadap Kreativitas Peserta Didik pada Mata Pelajaran Projek IPAS
Projek IPA IPS merupakan mata pelajaran baru yang muncul pada kurikulum merdeka. Dalam mata pelajaran projek IPA IPS yang kemudian disingkat menjadi projek IPAS, merupakan gabungan dari mata pelajaran IPA dan IPS. IPA dan IPS merupakan cabang ilmu yang memiliki peran dalam kehidupan, khususnya dalam bidang STM (Sains, Teknologi dan Masyarakat). Salah satu model pembelajaran yang mampu mendorong peserta didik memahami dan meningkatkan pengetahuan pembelajaran adalah model pembelajaran berbasis proyek, yang biasa disebut project based learning (PjBL).. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran PjBL terhadap kreativitas peserta didik dalam pembelajaran projek IPAS. Penelitian ini merupakan penelitian quasi-eksperimen, menggunakan teknik posttest only control design. Populasi penelitian yakni peserta didik kelas X Teknik Kimia Industri 1 (X TKI 1) sebagai kelas eksperimen dan peserta didik kelas X Teknik Kimia Industri 2 (X TKI 2) sebagai kelas kontrol. Penelitian ini menggunakan independent sample t-test sebagai teknik analisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran berbasis proyek berpengaruh positif terhadap kreativitas peserta didik dalam penguasaan materi zat dan perubahannya dalam mata Pelajaran projek IPAS hasil signifikan (2-tailed) < 0,05 yaitu 0,000 yang berarti hipotesis diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan model PjBL berpengaruh terhadap kreativitas peserta didi