Portal E-Jurnal Poltekba (Politeknik Negeri Balikpapan)
Not a member yet
690 research outputs found
Sort by
PENAMBAHAN PUREE RUMPUT LAUT JENIS SANGO-SANGO (GRACILARIA VERRUCOSA) PADA PEMBUATAN PASTRY CREAM FRUIT TARTLET
PENAMBAHAN PUREE RUMPUT LAUT JENIS SANGO-SANGO (GRACILARIA VERRUCOSA) PADA PEMBUATAN PASTRY CREAM FRUIT TARTLET. Tujuan dari penelitian ini adalah 1) Untuk mengetahui apakah puree rumput laut jenis sango-sango dapat digunakan sebagai bahan tambahan dalam pembuatan pastry cream fruit tartlet 2) Untuk mengetahui proses pembuatan pastry cream fruit tartlet dengan penambahan puree rumput laut jenis sango-sango 3) Untuk mengetahui uji hedonik dari aspek warna, tekstur, aroma dan rasa terhadap pastry cream produk fruit tartlet dengan penambahan puree rumput laut jenis sango-sango 4) Untuk mengetahui uji mutu hedonik dari aspek warna, tekstur, aroma dan rasa terhadap pastry cream produk fruit tartlet dengan penambahan puree rumput laut jenis sango-sango. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian eksperimen. Hasil uji hedonik dari aspek warna nilai tertinggi pada F1 dengan rata-rata 4.20, dari aspek tekstur nilai tertinggi pada F2 dengan nilai rata-rata 4.21, pada aspek aroma nilai tertinggi adalah F3 dengan rata-rata 4.00, pada aspek rasa nilai tertinggi adalah F2 dengan rata-rata 4.20. Dari hasil uji mutu hedonik aspek warna nilai tertinggi pada F3 dengan rata-rata 4.00 dari aspek tekstur nilai tertinggi pada F3 dengan rata-rata 4.00 dari aspek aroma nilai tertinggi adalah F3 dengan rata-rata 3.20, dari aspek rasa nilai tertinggi pada F3 dengan rata-rata 3.40. Kesimpulan hasil uji hedonik dan uji mutu hedonik menyatakan bahwa panelis lebih menyukai pastry cream fruit tartlet dengan penambahan puree rumput laut jenis sango-sango (gracilaria verrucosa) dari a spek warna, tekstur, aroma, dan rasa pada F3 dengan penamban puree rumput laut sebanyak 145 gram.Kata kunci: Pastry Cream Fruit Tartlet, Rumput Laut Sango-sango, Uji Hedonik, Uji Mutu HedonikADDITION OF SANGO-SANGO TYPE OF SEAWEED (GRACILARIA VERRUCOSA) IN THE MAKING OF PASTRY CREAM FRUIT TARTLETADDITION OF SANGO-SANGO TYPE OF SEAWEED (GRACILARIA VERRUCOSA) IN THE MAKING OF PASTRY CREAM FRUIT TARTLET. The aims of this study were 1) To find out whether sango-sango seaweed puree could be used as an additional ingredient in the manufacture of pastry cream fruit tartlet 2) To determine the process of making fruit tartlet pastry cream with the addition of sango-sango seaweed puree 3) To determine the process of making fruit tartlet pastry cream with the addition of sango-sango seaweed puree 3) To knowing the hedonic test from the aspect of color, texture, aroma and taste of the pastry cream of fruit tartlet products with the addition of sango-sango seaweed puree 4) To determine the hedonic quality test of the aspects of color, texture, aroma and taste of the pastry cream of fruit tartlet products with addition of sango-sango seaweed puree. This study uses the type of experimental research. The hedonic test results from the color aspect have the highest value in F1 with an average of 4.20, from the texture aspect the highest value is in F2 with an average value of 4.21, in the aroma aspect the highest value is F3 with an average of 4.00, in the taste aspect the highest value is F2 with an average of 4.20. From the results of the hedonic quality test, the highest value in the color aspect is F3 with an average of 4.00 from the texture aspect, the highest value is in F3 with an average of 4.00 from the aroma aspect, the highest value is F3 with an average of 3.20, from the taste aspect the highest value is in F3 with an average 3.40. The conclusion of the hedonic test and the hedonic quality test stated that the panelists preferred the pastry cream fruit tartlet with the addition of sango-sango seaweed puree (Gracilaria verrucosa) from the aspect of color, texture, aroma, and taste in F3 with seaweed puree as much as 145 grams.Keywords: Pastry Cream Fruit Tartlet, Sango-sango Seaweed, Hedonic Test, Hedonic Quality Tes
Bimbingan Sosial Individu dalam Upaya Perubahan Perilaku Anak di Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas I Tangerang
Children are an inseparable part of the sustainability of human life and the sustainability of a nation and state, In this study, researchers focused on providing appropriate social guidance to children who are serving a sentence at the Tangerang Children Special Development Institution (LPKA Class 1 Tangerang). In this study, the researchers focused on providing appropriate social guidance to children who were serving a criminal period at the Tangerang Children's Special Guidance Institute (LPKA Class 1 Tangerang). In this study, researchers used a descriptive interview method using a qualitative approach. The purpose of this study was to find out changes in children's behavior with guidance aimed at helping children face their social problems in LPKA as well as knowing the right guidance program for children and helping children so that later they can be well received in the Children's Special Guidance Institution and the environment where they live. Children who can well accept the guidance program provided will certainly experience changes for the better in the future and children are expected to be able to be independent and be able to make the best decisions in dealing with any problems encountered both in LPKA and in the environment later.AbstrakAnak adalah bagian yag tidak bisa terpisahkan dari keberlangsungan hidup manusia, bangsa, dan negara. Dengan demikian anak yang berhadapan dengan hukum tidak sematamata lansung kehilangan masa depan. Penelitian ini berfokus kepada pemberian bimbingan sosial yang tepat pada anak yang sedang menjalani masa pidana di Lembaga Pembinaan Khusus Anak Tangerang (LPKA Kelas 1 Tangerang). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perubahan perilaku anak dengan bimbingan sosial serta mengetahui program bimbingan yang tepat bagi anak dan membantu anak agar nantinya dapat diterima dengan baik di lingkungan Lembaga Pembinaan Khusus anak dan lingkungan tempat tinggalnya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengann teknik pengumpulan data wawancara dan observasi lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perubahan perilaku anak setelah mendapatkan bimbingan sosial dimana anak menunjukkan perubahan perilaku yang lebih baik dari sebelumnya. Adapun upaya dalam menemukan program pembinaan yang tepat dilakukan dengan cara konseling, wawancara, dan dinamika kelompok. Upaya-upaya tersebut merupakan cara yang dapat diterapkan agar anak sesegera mungkin dapat menyesuaikan dirinya di lingkungan LPKA dan menemukan progam pembinaan yang tepat yang dapat membantu anak dimasa depan ketika berada di lingkungan masyarakat
Rancang Bangun Battery Monitoring System (BMS) berbasis LabVIEW
Percepatan pengembangan kendaraan listrik di Indonesia telah tertuang di dalam peraturan presiden (Perpres) nomor 55 tahun 2019. Percepatan pengembangan kendaraan listrik ini dilatarbelakangi oleh cadangan bahan bakar minyak yang terus menurun dan bahaya pencemaran lingkungan. Selain itu, pengembangan konsep kendaraan Low-Cost Green Car (LCGC) menjadi fokus penelitian di beberapa negara untuk memerangi pencemaran lingkungan. Pengembangan teknologi komponen penyusun battery, battery monitoring system (BMS) menopang sekitar 60% keberhasilan pengembangan kendaraan listrik. BMS dirancang untuk mengakomodasi kebutuhan mengenai monitoring tegangan, arus dan temperature battery. Sensor tegangan pada BMS didesain menggunakan prinsip pembagi tegangan dengan mempertimbangkan tegangan kerja analog to digital converter (ADC) microcontroller. Penggunaan sensor arus ACS758 mempertimbangkan kebutuhan arus maksimal dari motor listrik yang digunakan. Sedangkan sensor temperature menggunakan PT100. Komunikasi serial digunakan untuk mengirimkan data dari microcontroller ke LabVIEW dengan protokol pengiriman data berupa data pembacaan tegangan, arus dan temperatur sebesar dua digit. Protokol pengiriman data dari microcontroller dicacah pada program block diagram LabVIEW dan ditampilkan pada front panel dalam bentuk grafik
Perancangan dan Implementasi Sistem Monitoring Kecepatan Motor BLDC Hub Bergir pada Sepeda Listrik
Saat ini, teknologi sepeda listrik semakin berkembang pesat. Salah satunya adalah penambahan (planetary) gir pada penggerak jenis hub BLDC. Penambahan ini bertujuan untuk meningkatkan torsi motor, sehingga untuk output torsi yang sama, motor akan lebih kecil dan ringan. Pada era digital ini, pengukuran parameter sepeda listrik sangatlah penting, selain untuk penelitian dan pengembangan teknologi, data pengukuran juga dapat dimanfaatkan untuk mengetahui performansi pengguna saat bersepeda. Salah satu parameter yang sering diukur adalah kecepatan sepeda. Pada dasarnya, pengukuran kecepatan sepeda dapat dilakukan dengan mengukur kecepatan putar roda. Pada sepeda listrik berpenggerak BLDC, pengukuran kecepatan putar roda dapat diakukan dengan memanfaatkan sensor hall effect yang telah tertanam pada motor BLDC. Metode tersebut tidak dapat digunakan pada jenis motor gear hub BLDC. Pada jenis motor ini, terdapat overrun clutch yang menyebabkan roda akan bergerak bebas saat motor tidak diberikan daya. Motor BLDC tidak bergerak meskipun roda secara mekanik bergerak. Akbiatnya tidak terjadi perubahan pada nilai pembacaan sensor hall effect. Pada penelitian ini akan dilakukan perancangan dan implementasi sistem monitoring kecepatan sepeda listrik berpenggerak geared hub BLDC dengan menggunakan sensor hall effect dan reed switch eksternal yang terinspirasi dari prinsip kerja rpm meter digital. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem monitoring yang dirancang menghasilkan akurasi monitoring serta tingkat presisi yang tinggi, dengan maksimum kesalahan pengukuran kurang dari 2,5 % serta standard deviasi kurang dari sama dengan 1,5 rpm, ketika digunakan pada sistem monitoring kecepatan roda dengan waktu cuplik 0,1 detik. Sistem monitoring tetap menghasilkan akurasi dan presisi pengukuran yang tinggi meskipun kontroler diberikan pembebanan komputasi tambahan. Hal ini menunjukkan bahwa mekanisme yang diusulkan dapat diimplementasikan pada sistem yang lebih kompleks
RESPON STRUKTUR BOTTOM KAPAL DI BAWAH PENGARUH GELOMBANG SAGGING-HOGGING
Konstruksi double bottom mengalami beban tarik pada kondisi gelombang sagging dan beban tekan pada kondisi gelombang hogging. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa kekuatan memanjang konstruksi double bottom kapal KMP.Batumandi 5000 GT. Metode yang digunakan yakni Finite Element Method (FEM) dengan pemberian beban dinamis berupa gelombang sagging dan hogging. Hasil penelitian didapatkan tegangan maksimum pada kondisi hogging sebesar 194.12 N/mm2 dengan arah tegangan ke arah Z pada node 2814, sedangkan pada kondisi sagging tegangan maksimum sebesar 159.39 N/mm2 dengan arah tegangan ke arah Z pada node 1669. Pada kondisi sagging dan hogging nilai deformasi maksimum 4.32 mm berada pada node 203. Pada kondisi hogging didapatkan momen ultimate senilai 2.247 x 1012 Nmm dan momen total sebesar 0.495 x1012 Nmm dengan safety factor sebesar sebesar 1.33, sedangkan pada kondisi sagging didapatkan momen ultimate senilai -2.254 x 1012 Nmm dan momen total sebesar 0.102 x 1012 Nmm dengan safety factor 1.61
Intervensi Pemaparan Modul Resiko Utama Tambang Bawah Tanah terhadap Peningkatan Pengetahuan, Sikap, dan Praktik Kontrol Kritis Resiko Fatal pada Petugas Safety Lapangan
Permasalahan keselamatan kerja di berbagai sektor industri hingga saat ini masih menjadi isu penting terutama kaitannya dengan kasus kecelakaan kerja. Statistik mengungkapkan bahwa perilaku tidak aman manusia adalah penyebab utama kecelakaan kerja. Salah satu cara merubah perilaku tidak aman manusia menjadi perilaku yang mengutamakan keselamatan kerja yaitu dengan cara memberikan intervensi. Oleh karena itu, studi ini bertujuan untuk menguji perbedaan pengetahuan, sikap, dan praktik kontrol kritis risiko fatal petugas safety lapangan sebelum dan setelah mendapatkan intervensi pemaparan modul resiko utama tambang bawah tanah. Studi ini menggunakan quasi experiment (eksperimen semu) dengan jenis pre-posttest control group design. Studi ini melibatkan 36 petugas safety lapangan yang terdiri dari 18 orang sebagai kelompok kontrol dan 18 orang sebagai kelompok eksperimen. Analisis data menggunakan uji Paired Sample T-Test dan uji beda Mann Whitney. Hasil studi mengungkapkan bahwa intervensi pemaparan modul resiko utama tambang bawah tanah dapat meningkatkan pengetahuan, sikap, dan praktik kontrol kritis resiko fatal pada petugas safety lapangan di Divisi Operasi Tambang Bawah Tanah, PT Freeport Indonesia. Hasil studi ini memberikan implikasi penting pada sejumlah praktisi kesehatan dan keselamatan kerja (K3) pada industri pertambangan
Pengaruh Kualitas Pelayanan, Kualitas Kerelasian, dan Promosi terhadap Kepuasan Nasabah Prioritas Bank Mandiri KC Banjarmasin
This research aims to determine and analyze the influence of Service Quality, Relation Quality, and Promotion, either partially or simultaneously on the priority of PT. Bank Mandiri (Persero) KC Banjarmasin. This study uses a quantitative approach with a questionnaire method as data collection. The analysis technique used is descriptive and explanatory analysis, to explain causal relationships and hypothesis testing. The results showed that Service Quality, Relation Quality, and Promotion had a significant effect on Customer Satisfaction either partially or simultaneously.Keywords : Service quality, relationship quality, promotion, customer satisfactionABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh Kualitas Pelayanan, Kualitas Kerelasian, dan Promosi, baik secara parsial maupun simultan terhadap Kepuasan Nasabah prioritas PT. Bank Mandiri (Persero) KC Banjarmasin. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode kuesioner sebagai pengumpulan data. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif dan eksplanatori, untuk menjelaskan hubungan kausal dan pengujian hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kualitas Pelayanan, Kualitas Kerelasian, dan Promosi berpengaruh secara signifikan terhadap Kepuasan Nasabah baik secara parsial maupun simultan.Kata kunci : Kualitas pelayanan, kualitas kerelasian, promosi, kepuasan nasaba
PENINGKATAN KAPASITAS JEMBATAN TIPE RANGKA BAJA BERDASARKAN TINJAUAN KONDISI EKSISTING
Jembatan Kuala Samboja merupakan salah satu jembatan yang berada di Kecamatan Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara berfungsi sebagai penghubung antara Balikpapan dan Handil II di Kecamatan Samboja. Berdasarkan pengamatan di lapangan, kondisi Jembatan Kuala Samboja dengan tipe kelas C sering kali dilalui oleh kendaraan bermuatan melebihi kapasitas kelasnya dan juga kondisi abutmen yang mengalami kerusakan seperti retak serta ikatan angin bawah jembatan sebagian yang sudah berkarat. Menindak lanjuti hal tersebut dalam penelitian ini diperlukan analisa jembatan menggunakan Program SAP2000 dengan pembebanan yang digunakan sesuai peraturan SNI 1725:2016. Setelah dianalisa terdapat rangka batang diagonal yang memiliki nilai ratio >1, sehingga diperlukan perkuatan jembatan dengan menambah profil double siku 100 x 200 x 100 dan profil siku 130 x 130 x 12. Dengan penambahan profil, nilai stress ratio pada rangka diagonal tersebut berkurang sebesar 51,60% - 91,99%Kata kunci: Jembatan Rangka Baja, Perkuatan Jembatan, Penambahan Profil Baja. INCREASING THE CAPACITY OF STEEL FRAME TYPE BRIDGESBASED ON REVIEW OF EXISTING CONDITIONSThe Kuala Samboja Bridge is one of the bridges located in Samboja District, Kutai Kartanegara Regency, which functions as a liaison between Balikpapan and Handil II in Samboja District. Based on field observations, the condition of the Kuala Samboja Bridge with class C type is often traversed by vehicles with loads exceeding its class capacity and also the condition of the abutments that are damaged such as cracks and partially rusted wind bonds under the bridge. Following up on this in this study, it is necessary to analyze the bridge using the SAP2000 program with the loading used according to the regulations of SNI 1725:2016. After analyzing, there are diagonal trusses that have a ratio value > 1, so it is necessary to strengthen the bridge by adding a double angled profile of 100 x 200 x 100 and an elbow profile of 130 x 130 x 12. With the addition of profiles, the stress ratio value on the diagonal truss is reduced by 51,60% - 91,99%.Keywords: Steel Frame Bridge, Bridge Reinforcement, Additional of Steel Profile
POTENSI WISATA KECAMATAN PONCOL, KABUPATEN MAGETAN
Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang selalu diperpanjang masa berlakunya, pada level 1-4 pada daerah –daerah tertentu, terhitung 3 Juli 2021 – 6 September 2021. Walaupun demikian pengelola wisata berharap masih beruntung dalam masa pandemi ini, dengan menerapkan protokol kesehatan. Di sisi lain setiap daerah memiliki potensi wisatanya masing-masing, bahkan ada yang memiliki potensi besar namun belum disentuh agar menjadi daya tarik wisata yang mengagumkan. Mengenai potensi wisata, adalah segala sesuatu yang dimiliki oleh daerah tujuan wisata, dan merupakan daya tarik agar orang-orang mau datang berkunjung ke tempat tersebut.Peneliti ingin mengidentifikasi potensi wisata Genilangit yang terdapat di Desa Genilangit Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan, Propinsi Jawa Timur. Dan, Kendala apa saja yang dihadapi dalam mengembangkan potensi pariwisata Genilangit. Potensi wisata akan dilihat melalui konsep 4A (Attraction, Amenity, Accessibility, Ancilliary).Penelitian ini menggunakan metode pengambilan data melalui: wawancara, obsevasi, dokumentasi, dan kepustakaan. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif kualitatif, karena penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan potensi wisata yang ada di daerah Genilangit.Desa Genilangit memiliki potensi wisata. Seperti yang dilihat dari aspek 4A yang pertama yaitu Atraksi. Di objek wisata ini terdapat atraksi wisata baik atraksi alam, maupun buatan, kecuali atraksi budaya. Aksesibilitas menuju objek wisata Genilangit masih kurang baik seperti ada jalan yang rusak dan berlubang. Kondisi ukuran jalan yang kecil, menyebabkan sulit dilalui apalagi untuk kendaraan bis. Amenity seperti hotel, villa, homestay, cottage, ataupun restoran tidak ada satupun yang berdiri di objek wisata ini, yang ada hanyalah warung-warung kecil dan pemukiman para warga Desa Genilangit. Pelayanan tambahan seperti Tourist Information Center (TIC), jasa pemandu, atau lembaga kepariwisataan lainnya juga belum tersedia di Desa Genilangit ini, kecuali pengandalkan sarana informasi instagram, web, dan dari mulut ke mulut. Kendala yang dihadapi oleh objek wisata Genilangit ialah selain belum adanya pengelolaan maksimal potensi wisata, masih tersedia kurang lebih 10Ha lahan yang belum dimanfaatkan untuk objek wisata serta Sumber Daya Manusianya (SDM) masih sangat minim karena rata-rata tingkat pendidikan kurang tinggi sehingga kurang terlalu peduli dengan adanya kegiatan pariwisata sedangkan rata-rata pekerjaan mereka adalah petani. Kata kunci: Genilangit, Potensi wisata, dan Attraction, Amenity, Accessibility, Ancilliary TOURISM POTENTIAL IN PONCOL DISTRICT, MAGETAN REGENCYThe implementation of Community Activity Restrictions (PPKM) which is always extended, at levels 1-4 in certain areas, starting July 3, 2021 - September 6, 2021. However, tourism managers hope that they are still lucky during this pandemic, by implementing health protocols. On the other hand, each region has its own tourism potential, some even have great potential but have not been touched to become an amazing tourist attraction. Regarding tourism potential, it is everything that is owned by a tourist destination, and is an attraction so that people want to come to visit the place.Researchers want to identify the potential of Genilangit tourism in Genilangit Village, Poncol District, Magetan Regency, East Java Province. And, what are the obstacles faced in developing the tourism potential of Genilangit. Tourism potential will be seen through the 4A concept (Attraction, Amenity, Accessibility, Ancilliary).This study uses data collection methods through: interviews, observations, documentation, and literature. The data analysis used in this study is a qualitative descriptive analysis, because this study aims to describe the tourism potential in the Genilangit area.Genilangit village has tourism potential. As seen from the first 4A aspect, namely Attractions. In this tourist attraction, there are tourist attractions, both natural and artificial, except for cultural attractions.Accessibility to the Genilangit tourist attraction is still not good, such as damaged roads and potholes. The condition of the small size of the road makes it difficult to pass, especially for buses. There are no amenities such as hotels, villas, homestays, cottages, or restaurants in this tourist attraction, there are only small stalls and settlements for the residents of Genilangit Village. Additional services such as the Tourist Information Center (TIC), guide services, or other tourism institutions are also not yet available in this Genilangit Village, except for relying on information facilities on Instagram, the web, and word of mouth. The obstacle faced by the Genilangit tourist attraction is that in addition to the absence of maximum management of tourism potential, there are still approximately 10 hectares of land that has not been utilized for tourism objects and the Human Resources (HR) is still very minimal because the average level of education is not high enough to care less. with tourism activities while their average occupation is farmers.Keywords : Genilangit, Tourism potential, and Attraction, Amenity, Accessibility, Ancilliar
PENERAPAN SISTEM INFORMASI PASIEN PADA PUSKESMAS HARAPAN BARU SAMARINDA DENGAN MENGGUNAKAN MACRO MICROSOFT EXCEL
Penelitian ini diilhami atas dasar sistem pencatatan data pasien secara manual pada Puskesmas Harapan Baru yang sangat lambat seiring dengan penambahan pasisen ditengah pandemi COVID-19. Penelitian ini bertujuan untuk membangun sistem informasi pasien yang terintegrasi antara data pasien dan rekam medik sehingga dapat memudahkan staf dalam mecatat data rekam medik, sehingga mengurangi waktu dan kesalahan pencatatan. Metode pengembangan sistem yang digunakan adalah metode semi kuantitatif dan kualitatif. Alat analisis yang digunakan adalah aplikasi microsoft excel sebagai pembanding hasil penelitian dengan sistem administrasi pasien yang dijalankan oleh puskesmas sebelumnya. Hasil penelitian ini adalah dapat diterapkannya sistem informasi pasien rawat jalan yang lebih efisien dan efektif 3 kali lipat kecepatannya dari sistem sebelumnya.Kata kunci: Puskesmas, Sistem Informasi, Efisien, Efektif, Microsoft Excel IMPLEMENTATION OF PATIENT INFORMATION SYSTEMS AT THE PUSKESMAS HARAPAN BARU, SAMARINDA USING MACRO MICROSOFT EXCEL This research was inspired by the manual system of recording patient data at the Puskesmas Harapan Baru which was very slow along with the addition of patients during the COVID-19 pandemic. This study aims to build an integrated patient information system between patient data and medical records so that it can make it easier for staff to record the medical history of the patient, so can be reducing time and recording errors. The system development method used is a semi-quantitative and qualitative method. The analytical tool used is the Microsoft Excel application as a comparison of research results with the patient administration system that was run by the previous. The result of this research is the implementation of an patient information system that is more efficient and effective 3 times the speed of the previous system.Keywords: Puskesmas, Information System, Efficient, Effective, Microsoft Exce