Portal E-Jurnal Poltekba (Politeknik Negeri Balikpapan)
Not a member yet
690 research outputs found
Sort by
Peran Kualitas Pelayanan, Harga Tiket Dan Promosi Terhadap Kepuasan Pengunjung Puro Mangkunegaran Surakarta
Visitor satisfaction studies are an important aspect in managing a tourist attraction. Many studies have discussed visitor satisfaction and how the factors influence it, but there are still limited studies that discuss the antecedent factors of visitor satisfaction at Puro Mangkunegaran attractions. This study aims to test the significance of service quality, ticket prices, and promotions on visitor satisfaction at Puro Mangkunegaran in Surakarta empirically. This study involved 100 visitors to the Puro Mangkunegaran area. The data analysis used t and F tests to test the effect partially and simultaneously. The study results reveal that partially service quality, ticket prices, and promotions positively affect visitor satisfaction. Meanwhile, simultaneous influence testing results also show that service quality, ticket prices, and promotions significantly influence visitor satisfaction. The results of the R2 test (coefficient of determination) show that the variables of service quality, ticket prices, and promotions can explain 87.2% of the visitor satisfaction variable, while the remaining 13.8% is explained by other variables such as trust, tourism object image, and place. The results of this study have implications for tourism practitioners and the government in managing tourist objects.Keywords: visitor satisfaction, service quality, ticket prices, and promotionABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh bukti empiris tentang signifikansi pengaruh Kualitas Pelayanan, Harga Tiket dan Promosi terhadap kepuasan pengunjung Puro Mangkunegaran Surakarta. Populasi dalam penelitian ini adalah pengunjung di area obyek wisata Puro Mangkunegaran Hasil penelitian menunjukkan persamaan regresi bahwa Kualitas Pelayanan, Harga Tiket, dan Promosi berpengaruh positif terhadap kepuasan pengunjung. Hasil uji t menunjukkan bahwa Kualitas Pelayanan, Harga Tiket, dan Promosi berpengaruh siginifikan terhadap kepuasan pengunjung. Hasil uji F menunjukkan bahwa secara bersama-sama variabel Kualitas Pelayanan, Harga Tiket, dan Promosi mempengaruhi variabel kepuasan pengunjung secara signifikan. Hasil uji R2 (koefisien determinasi) diketahui bahwa variabel Kualitas Pelayanan, Harga Tiket, dan Promosi mampu menjelaskan sebesar 87,2% terhadap variabel kepuasan, sedangkan sisanya sebesar 13,8% dijelaskan oleh variabel lain seperti trust, citra obyek wisata, dan tempat.Kata kunci: kepuasan pengunjung, kualitas pelayanan, harga tiket, dan promosi
Pembentukan Karakter dan Implementasi Budaya Perempuan Minang melalui Aturan Sumbang Duo Baleh di Sekolah Menengah Sumatera Barat
Minangkabau custom and tradition has a sets of rules for women, so that they can maintain their privileges. One of the rules is called Sumbang Duo Baleh. However, today, the rules tend to be violated. This can be seen in the behavior of female students at school. This study aims to determine students' understanding of Sumbang Duo Baleh as a prohibition on behavior and character building, implementation of the culture of Minang women, and re-encouraging these rules at high school at West Sumatera. The research data was collected by observation, questionnaire and interview to the teachers, The results of this study are as follows: (1) female students did not understand the rules of Sumbang Duo Balehas a prohibition in behaving. This is due to the generation that many women who have forgotten their identity as Minang women, (2) From the results of interviews with teachers, the character building of female students do not implement and socialize the rules existing in the traditional Tambo. To recultivate the understanding towards Sumbang Duo Baleh culture by socializing and implementing the ins and outs of the rules during learning process and extracurricular activities at school. AbstrakAdat Minangkabau menetapkan suatu aturan kepada perempuan, agar ia bisa menjaga keistimewaannya. Salah satu aturannya adalah sumbang duo baleh. Kenyataannya pada perempuan zaman sekarang, aturan perempuan Minang tersebut, cenderung dilanggar. Hal ini terlihat pada tingkah laku siswa perempuan di sekolah yang telah melanggar aturan budaya Minang yang dituangkan dalam sumbang duo baleh seperti : sumbang duduak, sumbang tagak, sumbang jalan, sumbang kato, sumbang caliak, sumbang makan, sumbang pakai, sumbang karajo, sumbang tanyo, sumbang jawek, sumbang bagaua, sumbang kurenah. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan budaya Minang melalui sumbang duo baleh, dalam rangka pembentukan karakter perempuan Minang di sekolah menengah di Sumatera Barat. Sedangkan metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan menggunakan pendekatan studi kasus yang menghasilkan data deskriptif. Data penelitian dikumpulkan dengan cara observasi, angket melalui google form dan wawancara dengan beberapa guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) Ditemukan pelanggaran sumbang duo baleh pada siswa perempuan pada masing-masing tingkatan kelas dalam berperilaku seperti sumbang duduak, sumbang tagak, sumbang bagaua, sumbang kato, sumbang karajo, sumbang caliak, sumbang makan , sumbang jalan. Hal ini disebabkan generasi perempuan banyak yang telah melupakan jati dirinya sebagai seorang perempuan Minang, (2) Dari hasil wawancara dengan guru, pembentukan karakter siswa perempuan minang tidak mencerminkan budaya perempuan Minang. Salah satu faktor penyebabnya adalah banyaknya orang tua di rumah yang tidak menyampaikan lagi masalah aturan yang ada dalam tambo adat. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa untuk pembentukan karakter dan jati diri perempuan Minang diperlukan implementasi pemahaman sumbang duo baleh, dengan cara mensosialisasikan dan mengimplementasikan seluk beluk sumbang duo baleh pada saat PBM dan ekstrakurikuler
RESPON SISWA TERHADAP PEMBELAJARAN FISIKA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN PBL (PROBLEM BASED LEARNING) DI SMAN 2 TANJUNG JABUNG TIMUR
Penelitian yang berjudul “Respon Siswa Terhadap Pembelajaran Fisika Menggunakan Model Pembelajaran PBL (Problem Based Learning) di SMAN 2 Tanjung Jabung Timur” ini mengangkat masalah bagaimana respon siswa terhadap penggunaan model PBL dalam pembelajaran pada mata pelajaran fisika. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat respon siswa pada mata pelajaran fisika menggunakan model PBL di SMAN 2 Tanjung Jabung Timur. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas XII MIPA 1 di SMAN 2 Tanjung Jabung Timur, objek dalam penelitian ini adalah respon siswa terhadap penggunaan model pembelajaran PBL (Problem Based Learning) di SMAN 2 Tanjung Jabung Timur. Pendekatan pada penelitian kali ini adalah pendekatan penelitian kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik pemberian angket dan pengolahan data dilakukan dengan menggunakan Excel. Berdasarkan data hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan model PBL (Problem Based Learning) sangat tepat apabila diterapkan dalam pembelajaran fisika.Kata kunci: Respon Siswa, Model Pembelaran PBL, Mata Pelajaran Fisika STUDENT RESPONSES TO LEARNING PHYSICS USING THE PBL (PROBLEM BASED LEARNING) LEARNING MODEL AT SMAN 2 TANJUNG JABUNG TIMURThe research entitled "Student Responses to Physics Learning Using the PBL (Problem Based Learning) Model at SMAN 2 Tanjung Jabung Timur" raised the issue of how students respond to the use of PBL models in learning physics subjects. This study aims to measure the level of student response to physics subjects using the PBL model at SMAN 2 Tanjung Jabung Timur. The subjects in this study were students of class XII MIPA 1 at SMAN 2 Tanjung Jabung Timur, the object in this study was the student's response to the use of the PBL (Problem Based Learning) learning model at SMAN 2 Tanjung Jabung Timur. The approach in this research is a quantitative research approach. Data was collected by using a questionnaire technique and data processing was carried out using Excel. Based on the research data, it shows that the use of the PBL (Problem Based Learning) model is very appropriate when applied in physics learning.Keywords: Student Responses, PBL Learning Model, Physics Subjec
Daftar Isi Vol 5 No 1 2021
Puji dan syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT, karena atas berkat dan rahmat-Nya Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan (JSHP) Volume 5 Nomor 2 Tahun 2021 dapat diterbitkan oleh Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Balikpapan.JSHP diterbitkan secara berkala sebagai wadah publikasi hasil penelitian dan karya ilmiah dibidang Sosial, Humaniora dan Pendidikan Tinggi yang dilakukan oleh akademisi maupun praktisi.Dengan terbitnya JSHP ini secara berkala semoga dapat meningkatkan motivasi dan produktivitas dosen dan peneliti di Kota Balikpapan dan sekitarnya untuk lebih banyak menghasilkan karya-karya penelitian yang bermanfaat dan menjawab kebutuhan masyarakat. Disamping itu JSHP ini semoga dapat menjadi sumber referensi untuk kegiatan penelitian serta dapat memperkaya bahan ajar bagi kegiatan belajar mengajar di Kampus Politeknik Negeri Balikpapan dan Kampus lainnya.Akhirnya redaksi JSHP mengucapkan selamat dan terimakasih pada para dosen/peneliti yang telah berkontribusi dalam penerbitan JSHP bulan Januari 2021. Balikpapan, Januari 2021 Hormat Kam
Penentuan Leading Sector Industri dalam Akselerasi Pariwisata untuk Menumbuhkembangkan Ekonomi Kabupaten Banyuwangi
Tourism is one of the economic roots in Banyuwangi Regency which provides a trend with positive and significant values. The harmonization of the tourism sector with the creative economy sectors, such as industries and innovation carried out by the government in a sustainable manner are expected to be an alternative in the development of the regional economy through a multiplier effect. This study aims to identify the leading and non leading sectors of the business and industrial fields, so it can accelerate the tourism sector in Banyuwangi Regency. The analytical tools used are location quotient and shift share analysis. The results show that agriculture, forestry and fisheries, mining and excavation, the construction, and the education service as the leading sectors can be collaborated for accelerating tourism in Banyuwangi Regency. The performance of them can be proven from the results of the shift share analysis with a value that tends to be positive towards accelerating tourism in Banyuwangi Regency.Keywords : tourism, Location Quotient (LQ), shift share, leading sectorABSTRAKPariwisata merupakan salah satu akar perekonomian di Kabupaten Banyuwangi yang memberikan tren dengan nilai positif dan signifikan. Harmonisasi bidang pariwisata dengan para pelaku ekonomi kreatif, industri, dan inovasi yang dilakukan oleh pemerintah secara berkelanjutan diharapkan dapat menjadi suatu alternatif dalam pengembangan perekonomian daerah melalui suatu multiplier effect. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi sektor-sektor basis dan non basis lapangan usaha/industri sehingga dapat mengakselerasi sektor pariwisata di Kabupaten Banyuwangi. Alat analisis yang digunakan yaitu analisis location quotient dan analisis shift share Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa sektor lapangan usaha/industri yang menjadi sektor basis untuk dapat dikolaborasikan dalam mengakselerasi sektor pariwisata di Kabupaten Banyuwangi, diantaranya sektor pertanian,kehutanan dan perikanan, sektor pertambangan dan penggalian, sektor konstruksi, dan sektor jasa pendidikan. Kinerja masing-masing sektor basis dari lapangan usaha/industri tersebut dapat dibuktikan dari hasil analisis shift share dengan nilai yang cenderung positifterhadap akselerasi pariwisata di Kabupaten Banyuwangi.Kata kunci : pariwisata, Location Quotient (LQ), shift share, leading secto
STRATEGI PEMULIHAN USAHA PERHOTELAN PADA MASA PANDEMI COVID 19 DI HOTEL SWISSBELL BALIKPAPAN
Balikpapan merupakan salah satu kota di Kalimantan Timur yang sebagian besar kegiatan pariwisatanya adalah pariwisata industri. Sebagai kota industri, Balikpapan memiliki banyak membangun hotel sebagai sarana akomodasi pariwisata. Masa pandemi covid 19 saat ini membuat beberapa usaha perhotelan menjadi terganggu hingga banyak hotel di Balikpapan terpaksa ditutup karena tidak bisa mengembangkan usahanya. Salah satu hotel yang terkena dampak pandemi adalah hotel Swissbell Balikpapan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui usaha yang dilakukan hotel Swissbell Balikpapan untuk bertahan dalam menjalankan usahanya serta mengetahui strategi yang tepat guna memulihkan usaha perhotelan di masa pandemi covid 19. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan menggunakan metode wawancara mendalam dan studi pustaka pada buku, jurnal ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hotel Swissbell berusaha mempertahankan usahanya dengan berbagai cara, yaitu hotel Swissbell memastikan sterilisasi hotel serta karyawan, melakukan promosi secara online, bekerjasama dengan pihak kedua, menambah jam kerja karyawan, serta memaksimalkan penggunaan fasilitas-fasilitas hotel untuk menaikkan pendapatan. Strategi yang tepat dalam memulihkan usaha perhotelan adalah dengan memaksimalkan protokol pencegahan virus covid 19, pemanfaatan promosi secara online, serta memaksimalkan pemanfaatan fasilitas-fasilitas penunjang lainnya.Kata Kunci: Strategi, Usaha Perhotelan, Pandemi Covid 19THE STRATEGY OF HOTEL BUSINESS RECOVERY DURING THEPANDEMIC OF COVID 19 IN THE SWISSBELL HOTEL BALIKPAPANBalikpapan is one of the cities in East Kalimantan where most of its tourism activities are industrial tourism. As an industrial city, Balikpapan has built many hotels as a means of tourism accommodation. The current in pandemic of COVID-19 make several hotel businesses has disrupted, so many hotels in Balikpapan were forced to close because they could not expand their business. One of the hotels affected by the pandemic is the Swissbell Balikpapan hotel. The purpose of this study was to find out the efforts made by the Swissbell Balikpapan hotel to survive in running its business and to find out the right strategy to restore the hospitality business during the covid 19 pandemic. This study uses a descriptive qualitative approach using in-depth interviews and literature studies on books, scientific journals. The results showed that Swissbell hotels tried to maintain their business in various ways, namely Swissbell hotels ensuring the sterilization of hotels and employees, conducting online promotions, collaborating with second parties, increasing employee working hours and maximizing the use of hotel facilities to increase revenue. The right strategy in restoring the hospitality business is maximizing the covid 19 virus prevention protocol, utilizing online promotions, and maximizing the use of other supporting facilities.Keywords: Strategy, Hospitality Business, Pandemic of Covid 1
PENGOLAHAN LIMBAH PLASTIK MENJADI BAHAN BAKAR MINYAK UNTUK MENGATASI SAMPAH PLASTIK DI KOTA BONTANG
Limbah plastik merupakan jenis limbah anorganik yang membutuhkan waktu sebanyak 50-80 juta tahun untuk terurai dalam tanah. Limbah plastik memberi sumbangsih 90% sampah yang ada di lautan, sehingga menyebabkan kerusakan ekosistem pantai dan terjadi degradasi ekosistem wilayah pesisir. Untuk mengantisipasi hal tersebut, Walikota Bontang menyiapkan produk hukum mengatur penggunaan limbah plastik dan salah satu upaya yang penulis lakukan untuk menanggulangi sampah plastik di Kota Bontang adalah menciptakan alat yang dapat merubah sampah plastik menjadi bahan bakar minyak. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui proses pemanfaatan limbah plastik menjadi bahan bakar minyak dan untuk mengetahui volume bahan bakar minyak yang dihasilkan dari pengolahan limbah plastik. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan metode pirolisis. Hasil uji coba pengolahan limbah plastik menjadi bahan bakar minyak maka diperoleh kesimpulan bahwa: teknologi yang praktis digunakan adalah menggunakan metode pirolisis lambat dengan alat yang sederhana, pemanfaatan limbah plastik menjadi bahan bakar minyak sangat efektif untuk digunakan. Sedangkan volume bahan bakar minyak untuk 1,4 kg adalah 350 ml pada suhu 225℃ dengan waktu tinggal 4 jam. Namun apabila suhu dinaikkan hingga 400-600℃ maka kemungkinan besar minyak yang dihasilkan akan bertambah. Kata kunci : Limbah , plastik , bahan bakar minyak, pirolisis
USULAN MODEL SISTEM JAMINAN HALAL DENGAN PENDEKATAN EKONOMI SIRKULAR UNTUK IKM PANGAN
IKM pangan paska pandemi covid-19 memiliki tantangan yang cukup berat untuk tetap berkelanjutan, salah satunya adalah ketebatasan sumber daya dan penerapan peraturan sertifikasi halal. Untuk itu diperlukan suatu solusi untuk dapat mengatasi tantangan yang dihadapi yaitu dengan membangun model yang menginetgrasikan sistem jaminan halal merupakan langkah utama dalam proses sertifikasi halal, dan ekonomi sirkular merupakan pendekatan yang menggunakan sumber daya secara efektif dan efisien. Usulan model yang dihasilkan memiliki lima tahap yaitu identifikasi, diagnosis, desain, implementasi serta penilaian dan evaluasi sistem jaminan halal untuk IKM Pangan di Indonesia.Kata kunci:Sistem Jaminan Halal, Ekonomi Sirkular, IKM Pangan PROPOSED HALAL ASSURANCE SYSTEM MODEL WITH CIRCULAR ECONOMY APPROACH FOR FOOD SMEFood SMEs after the Covid-19 pandemic have face serioue challenger to remainsustainable, one of which is limites resources and the application of halal certification regulations. For this reason, a solution is needed to overcome the challenges faced, namely by building a model that inegtares the halal assurance system which is the main step in the halal certification process, and the circular economy is an approach that uses resorces effectively an efficiently. The proposed model has five stages which is identification, diagnosis, design, implementation, as well as assesment and evalaution of the halal assurance system for food SMEs in Indonesia.Keywords: Halal Assurance System, Circular Economy, Food SME
ANALISA UNJUK KERJA AC INVERTER DAN NON INVERTER TERHADAP VARIASI PENGATURAN SUHU PADA REMOTE (21, 22, 23, 24, 25°C)
Air conditioner (AC) adalah mesin yang dibuat untuk menstabilkan suhu, kelembapan udara di suatu ruangan. Alat ini memiliki fungsi untuk mengkondisikan udara di sebuah ruangan agar terasa sejuk, nyaman, sehat. Ada tiga hal yang dapat di kondisikan atau diatur dengan menggunakan AC, yaitu suhu, kelembapan, kebersihan udara. Laboratorium Mesin AC inverter dan AC non inverter tersebut hasil dari rancang bangun yang akan dimanfaatkan untuk pembelajaran mahasiswa. Metode pengujian dilakukan dengan mengatur suhu pada remote dengan suhu remote 21°C, 22°C, 23°C, 24°C dan 25°C. Adapun data hasil pengujian dari AC Inverter pada setting suhu remote 21°C diperoleh hasil temperatur yang masuk kompresor 22,1°C, temperatur yang keluar kompresor 23,6°C, temperatur yang keluar dari kondensor 21,0°C dan temperatur yang masuk ke evaporator sebesar 23,8°C. Setelah dilakukan proses perhitungan diperoleh hasil Daya kompresi (W) 484,00 Watt, energi yang dibuang kondensor (Qh) 8,510.33 kJ/kg, energi yang diserap media evaporator (Qe) 8,026.33 kJ/kg, coefficient of performance (COP) sebesar 16,58. Hasil pengujian AC Non Inverter pada setting suhu remote 25°C diperoleh hasil temperature yang masuk kompresor 20,6°C, temperature yang keluar kompresor 20,9°C, temperature yang keluar dari kondensor 21,0°C, temperature yang masuk ke evaporator sebesar 19,0°C. Setelah dilakukan proses perhitungan diperoleh hasil Daya kompresi (W) 902,00 Watt, energi yang dibuang kondensor (Qh) 14,917.69 kJ/kg, energi yang diserap media evaporator (Qe) 14,015.69 kJ/kg, coefficient of performance (COP) sebesar 15,54.Kata kunci: Air Conditioner, Inverter, non inverter, suhu remote, unjuk kerja, air conditioner, COPPERFORMANCE ANALYSIS OF INVERTER AC AND NON INVERTER ACBASED ON VARIATIONS IN TEMPERATURE SETTINGSON THE REMOTE (21, 22, 23, 24, 25°C)Air conditioner (AC) is a machine made to stabilize the temperature and humidity of the air in a room. This tool has a function to condition the air in a room so that it feels cool, comfortable and healthy. There are theree things that can be conditioned or regulated by using air conditioning, namely temperature, humidity, and air cleanliness. The test method is carried out by setting the temperature on the remote with a remote temperature of 21, 22, 23, 24, and 25°C. The data from the test results from the AC Inverter at the remote temperature setting of 21°C obtained the results of the incoming temperature of the compressor being 22.1°C, ouput temperature of the compressor 23.6°C, the temperature coming out of the condenser 21.0°C and the incoming temperature to the evaporator is 23.8°C. After the calculation process, the results of the compression work (W) are 484.00 Watt, the energy released by the condenser (Qh) is 8,510.33 kJ/kg, the energy absorbed by the evaporator media (Qe) is 8,026.33 kJ/kg and the coefficient of performance (COP) is 16.58. Test result of the Non-Inverter AC at the remote temperature setting in 25°C, the result obtained are the temperature entering the compressor 20.6°C, the temperature coming out of the compressor 20.9°C, the temperature coming out of the condenser 21.0°C and the temperature entering the evaporator is 19.0°C. The calculation process, the results of the compression work (W) are 902.00 Watt, the energy discharged from the condenser (Qh) is 14,917.69 kJ/kg, the energy absorbed by the evaporator media (Qe) is 14,015.69 kJ/kg and the coefficient of performance (COP) is 15.54.Keywords: Air conditioner, Inverter, non inverter, remote temperature, analysis of performance, CO