Portal E-Jurnal Poltekba (Politeknik Negeri Balikpapan)
Not a member yet
690 research outputs found
Sort by
RANCANG BANGUN SPECIAL TOOL REMOVE INJECTOR PADA UNIT HD465-7 KOMATSU
Dalam dunia industri pertambangan, inovasi selalu dibutuhkan untuk membantu pekerjaan manusia. Dengan adanya tuntutan zaman sehingga manusia menginginkan segala sesuatu dengan sistem tepat dan terjamin keselamatannya. Salah satunya untuk menurunkan tingkat resiko terjadinya kerusakan komponen pada proses pelepasan injector. Identifikasi masalah yang terjadi pada saat observasi di lapangan, penulis menemukan kurang efektifnya metode yang digunakan pada saat proses pelepasan injector HPI dengan menggunakan kawat las yang dibengkokan. Metode tersebut bisa mengakibatkan kerusakan pada komponen injector serta memakan waktu yang cukup lama pada proses pelepasan injector. Oleh karena itu, penulis tertarik melakukan penelitian pembuatan rancang bangun special tool injector removal menggunakan impact electric dengan metode otomatis yang digerakkan oleh impact electric untuk melepas injector pada engine komatsu type SAA6D170E-3. Hal ini bertujuan untuk menjadi solusi dari permasalahan yang terjadi. Hasil yang diperoleh dari rancang bangun special tool injector removal menggunakan impact electric adalah memiliki potensi untuk meningkatkan efesiensi dan kemudahan dalam proses pelepasan komponen injector, serta mengurangi kecelakaan kerja, man power dan rusaknya komponen injector. persentase keuntungan sebelum dan setelah menggunakan special tool adalah 83%.Kata kunci: Injector, Impact Electric, Pelepasan, Rancang Bangun, Special ToolABSTRACTIn the world of the mining industry, innovation is always needed to help human work. With the demands of the times, humans want everything with the right system and guaranteed safety. One of them is to reduce the risk of component damage during the injector removal process. Identifying problems that occurred during field observations, the author found that the method used during the process of removing the HPI injector using bent welding wire was less effective. This method can cause damage to the injector components and take quite a long time to remove the injector. Therefore, the author is interested in conducting research on the design of a special injector removal tool using impact electric with an automatic method driven by impact electric to remove the injector on a Komatsu engine type SAA6D170E-3. This aims to be a solution to the problems that occur. The results obtained from designing a special tool for injector removal using impact electric have the potential to increase efficiency and ease in the process of removing injector components, as well as reducing work accidents, man power and damage to injector components. The profit percentage before and after using the special tool is 83%.Keywords: Injector, Impact Electric, Removal, Design, Special Too
Analisis Jaringan Sosial Dalam Penerapan Probio FM pada Peternak di Bangka
Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pola jaringan yang dibangun peternak dengan peternak lain serta dengan tim kedaireka dalam penyebaran informasi Probio FM UBB. Jaringan sosial terbentuk karena adanya ikatan (kepercayaan dan norma) yang saling menghubungkan antara satu dan lainnya dalam jaringan. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif serta analisis sosiometri. Subjek penelitian adalah peternak di Desa Balunijuk, Desa Pagarawan, Desa Bukit Kijang, dan Desa Petaling. Penentuan sampel penelitian menggunakan sampling jenuh dimana semua anggota populasi digunakan sebagai sampel. Metode pengumpulan data dilakukan melalui intrumen berupa kuesioner dan wawancara. Penelitian ini berpedoman pada teori jaringan sosial Robert MZ Lawang. Hasil analisa menggunakan UCINET menunjukkan bahwa jaringan sosial yang terjadi dalam proses pengembangan Probio FM UBB antara Tim Kedaireka dan pertenak masih dalam skala kecil. Jaringan sosial dalam penerapan produk Probio FM UBB belum terbentuk secara maksimal karena produk ini tergolong baru dan masih dalam tahap percobaan oleh peternak, serta informasi baru disampaikan melalui Sosialisasi saat Launching Probio FM UBB. Kepercayaan antar peternak dalam memberikan informasi produk Probio FM UBB ke peternak lain dapat dikatakan lemah karena penyebaran informasi mengenai Probio FM UBB masih terpusat, belum adanya penyebaran informasi dan pemasaran secara luas sehingga membuat Probio FM UBB tidak banyak diketahui oleh masyarakat. Dalam hal ini jaringan sosial yang didapatkan tidak saling terhubung satu sama lain sehingga harus ditindaklanjuti dengan memanfaatkan kekuatan promosi dan strategi marketing yang efektif dalam proses penyebaran Probio FM UBB mulai dari kegunaan produk sampai hasil yang diperoleh setelah menggunakan produk agar dapat diterima oleh masyarakat
PREDIKSI PERTUMBUHAN PENDUDUK DENGAN MODELL CLUSTERING METODE REGRESI LINEAR
Berdasarkan data kependudukan dari Badan Pusat Statistik Kota Cirebon dari tahun 2019 hingga 2022 tercatat jumlah angka kelahiran meningkat dari 2.867 jiwa menjadi 3.713 jiwa. Penelitian ini bertujuan untuk memprediksi pertumbuhan penduduk untuk mengetahui laju pertumbuhan penduduk di masa yang akan datang. Penelitian ini menggunakan teknik prediksi dan tahapan-tahapan pada data mining untuk memprediksi pertumbuhan penduduk dengan data yang diambil kelahiran dan kematian dengan menggunakan algoritma regresi linear menggunakan tools rapidminer, pengolahan data yang di jadikan dataset dalam penelitian ini, dataset dibagi menjadi dua yaitu 90% data training dan 10% data testing. hasil pengujian yang telah dilakukan bahwa variabel atau atribut yang digunakan dalam penelitian ini (kelahiran dan kematian) berpengaruh signifikan terhadap penelitian ini terbukti dengan menggunakan algoritma regresi linear mampu memberikan hasil yang baik dengan nilai Root Mean Squared Error: 0.998 +/- 0.000 dan Squared Error: 0.996 +/- 0.707. Kesimpulan dari penelitian yang dilakukan dengan menerapkan algoritma regresi linear dapat dilakukan suatu prediksi berdasarkan hubungan fungsional pada variabel atau atribut didalam data tersebut
ANALISIS MINAT DAN KOMPETENSI GURU “MGMP PRODUKTIF KEUANGAN” TERHADAP SERTIKOM TEKNISI AKUNTANSI
Guru mata pelajaran Akuntansi dalam MGMP, berkewajiban untuk menyiapkan lulusan yang siap kerja dan memiliki kompetensi sesuai Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). Untuk itu guru mata pelajaran Akuntansi, di samping harus memiliki sertifikat profesi pendidik, juga harus memiliki sertifikat kompetensi keahlian di bidang Akuntansi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat minat dan kompetensi guru MGMP Produktif Keuangan dalam mengikuti Sertifikasi Kompetensi Teknisi Akuntansi. Jenis dan Metode penelitian yang digunakan adalah metode statistik deskriptif melalui survei dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini menggunakan jenis data primer menggunakan kuesioner. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh Guru yang tergabung dalam MGMP Porduktif Keuangan. Metode pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah sampling jenuh. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu, data diolah dengan menggunakan metode tabulasi frekuensi sederhana dengan microsoft excel dan diagram. Setelah data diolah kemudian hasilnya akan dipaparkan secara deskriptif, dianalisis gambaran tentang fakta–fakta hasil penelitian dan keterkaitannya dengan teori serta, penelitian terdahulu. Hasil penelitian ini adalah, (1) minat Guru yang tergabung dalam MGMP Produktif Keuangan terhadap Sertifikasi Kompetensi Teknisi Akuntansi sangatlah besar. Dapat disimpulkan dari persepsi mereka tentang seberapa penting ujian sertifikasi Teknisi Akuntansi bagi mereka. Hasil penelitian selanjutnya adalah (2) Tingkat kompetensi guru MGMP Produktif Keuangan dalam mengikuti Sertifikasi Kompetensi Teknisi Akuntansi dinilai tinggi. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan mayoritas para guru mengajarkan mata pelajaran produktif akuntansi dan aplikasi komputer akuntansi yang merupakan materi pokok dalam Ujian Sertifikasi Kompetensi Teknisi Akuntansi. Khususnya pada kualifikasi II - Teknisi Akuntansi Yunior. Hasil penelitian ini, akan menjadi landasan dalam pengambilan kebijakan bagi MGMP Produktif Keuangan, untuk mengambil langkah dan rencana kegiatan pengembangan bagi guru yang terhimpun di MGMP. Kata kunci: Minat Guru, Kompetensi, MGMP, Sertifikasi Kompetensi, Teknisi AkuntansiABSTRACTAccounting teachers within the MGMP have a duty to prepare graduates who are job-ready and possess competencies in line with the National Work Competency Standards of Indonesia (SKKNI) in Accounting. In addition to holding a teaching profession certificate, accounting teachers are also required to have competency certificates in the field of Accounting. The purpose of this research is to determine the level of interest and competence of teachers within the MGMP in pursuing Accounting Technician Competency Certification. The research employs a descriptive statistical method through a cross-sectional survey approach. This study utilizes primary data in the form of questionnaires. The population in this study comprises all teachers affiliated with the MGMP. The sampling method used in this research is saturation sampling. The data analysis method employed in this research involves processing data using a simple frequency tabulation method with Microsoft Excel and diagrams. After data processing, the results will be presented descriptively, analyzing the depiction of research findings and their relevance to theory and previous studies. The interest of teachers affiliated with the Financial Productive MGMP in pursuing Accounting Technician Competency Certification is substantial. It can be concluded from their perception of how important the Accounting Technician Certification exam is to them. The competence level of teachers within the Financial Productive MGMP in pursuing Accounting Technician Competency Certification is considered high. Based on the research findings, the majority of teachers teach productive accounting subjects and accounting computer applications, which are core topics in the Accounting Technician Competency Certification exam, especially for Qualification II - Junior Accounting Technicians.These research findings will serve as the foundation for policy-making within the Financial Productive MGMP, guiding the steps and development plans for teachers affiliated with the MGMP.Keywords: Interest of Teachers, Competencies, MGMP (Subject Teacher Forum), Competency Certification, Accounting Technicia
Strategi Menangani Tamu Check in saat Kamar Penuh: Studi Kasus Salahsatu Hotel di Kota Balikpapan
The XYZ Balikpapan is one of the esteemed hotels in Balikpapan that is widely chosen by the community as a place for accommodation or events on certain occasions. Consequently, numerous room reservations are made, leading to full occupancy. Therefore, the XYZ Balikpapan Hotel requires a strategy for handling guest check-ins during peak occupancy. This research aims to explore the strategies employed by the XYZ Balikpapan Hotel in managing guest check-ins and the challenges encountered during peak occupancy. The research methodology employed in this study is descriptive qualitative research, utilizing data collection techniques such as observation, interviews, and documentation. In this research, there are stages of analysis, starting from data reduction, data presentation, and conclusions The findings of this study reveal several challenges faced by hotel guests during the check-in process at the XYZ Balikpapan Hotel. These challenges include guests waiting for rooms to be ready for occupancy due to frequent full occupancy, inadequate human resources for room cleaning, and sudden guest requests upon check-in. The XYZ Balikpapan Hotel addresses these challenges by implementing various strategies, including organizing exhibitions for micro, small, and medium-sized enterprises (UMKM), optimizing the kid's corner, fostering good cooperation between receptionists and housekeeping staff, providing welcome drinks and snacks, conducting courtesy calls, assigning room numbers in the system, preparing registration card forms, and providing room keys. It is expected that these strategies will effectivel
PERBANDINGAN KINERJA BATA BETON MENGGUNAKAN ABU CANGKANG SAWIT, ABU SEKAM PADI DAN ABU SERAT SAGU
Bata beton/ paving blok adalah salah satu bahan konstruksi yang digunakan pada lapisan atas struktur jalan selain aspal dan cor beton. Pada penelitian ini, penggunaan abu cangkang sawit (ACS), abu sekam padi (ASP) dan abu serat sagu (ASS) digunakan pada bata beton. Pengaruh ACS, ASP, dan ASS terhadap kinerja bata beton diteliti yaitu kekuatan tekan, penyerapan dan ketahanan sulfat dengan metode siklus basah-kering. Campuran bata beton dibuat dengan komposisi semen terhadap pasir sebesar 1:3, FAS sebesar 0.39 dan dirawat dengan cara disiram dan disimpan di laboratorium pada kondisi suhu lruang yang tidak dikontrol. Hasil pengujian menunjukkan hanya penggunaan 10% ACS yang memiliki kinerja bata beton yang sama dengan bata beton kontrol sesuai standar SNI-03-0691-1996. Selain itu, penggunaan 10% ASP maupun 10% ASS dapat digunakan untuk diaplikasikan pada taman
Analisa Kebutuhan Sistem Proteksi Petir Pada Gedung Pascasarjana Universitas Ichsan Gorontalo
Bangunan bertingkat seperti Gedung Pascasarjana Universitas Ichsan Gorontalo memiliki tingkat kemungkinan tersambar petir yang tinggi. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis kebutuhan sistem proteksi sambaran petir berdasarkan standar Peraturan Umum Instalasi Penyaluran Petir (PUIPP) dan International Electrotecnhical Commision (IEC) 1024-1-1. Langka awal yang akan dilakukan adalah melakukan observasi langsung untuk mengetahui luas bangunan, konstruksi, jenis atap dll. Langkah berikutnya adalah menghitung indeks kebutuhan sistem proteksi sambaran petir (R), tingkat proteksi dan Perencanaan sistem proteksi sambaran petir gedung Pasca Sarjana menggunakan metode sudut lindung. Indeks Kebutuhan sistem proteksi pada Gedung Pascasarjana Universitas Ichsan Gorontalo sebesar 14, tingkat proteksi yang diperlukan pada tingkat proteksi IV, sehingga sudut proteksi yang dipakai yaitu 55°. Maka dari itu perancangan batang terminasi udara yang terbuat dari tembaga (Cu) dengan luas penampang 35 mm2 yang ditempatkan pada 1 tempat. Konduktor penghantar yang merupakan kabel BC yang terbuat dari tembaga (Cu) berdiameter minimal 16 mm2 dan sistem pantanahan yang akan dipasang nilai resistansi tidak boleh lebih dari 5 ohm (lima Ω) dan luas penampang yang digunakan minimal 50 mm2
KAJIAN EVALUASI KUALITAS PELAYANAN DAN KINERJA OPERASIONAL ANGKUTAN UMUM PENUMPANG KABUPATEN MAJENE
Penyediaan angkutan umum publik menjadi pemecah masalah tidak efisiennya pergerakan mobilitas orang dan barang. Eksistensi pelayanan angkutan umum perkotaan dewasa ini mengalami penurunan kualitas dan kuantitas. Kemampuan finansial operator bergantung pada jumlah penumpang dan subsidi pemerintah dalam keberlangsungan bisnis angkutan dan pemecahan masalah pergerakan orang dan barang dalam wilayah perkotaan. Kajian penelitian yang dilakukan untuk menganalisis kinerja operasional Angkutan Umum Penumpang (AUP) dan kualitas layanan angkutan yang dirasakan oleh penumpang. Metode yang dilakukan dengan metode survei statis dan dinamis serta melakukan wawancara kepada penumpang. Parameter kinerja menggunakan aturan dari Direktorat Jenderal Perhubungan Darat untuk mengukur hasil yang diperoleh. Berdasarkan data yang didapatkan dari kinerja angkutan umum penumpang (AUP) Trayek Terminal Battayang – Pasar Sentral – Pellattoang (Kode B) memiliki frekuensi 3 kend/jam nilai 1 kategori kurang belum mencapai standar, nilai load factor nilai 31,24% sudah sesuai dengan standar yang ditentukan Dinas Perhubungan Darat yaitu kurang dari 70%, nilai headway sebesar 24,20 menit kategori kurang karena belum memenuhi standar karena standar yang ditentukan kurang dari 10 menit, untuk waktu pelayanan sebesar 11 jam kategori sedang karena belum mencapai standar yang ditentukan yaitu 15 jam. Berdasarkan kualitas pelayanan yang di dapatkan dari rute Trayek Terminal Battayang – Pasar Sentral – Pellattoang maka dari aspek keselamatan di dapatkan sebesar 63,30% sedangkan dari aspek keamanan di dapatkan 67,60%, dari aspek kenyamanan di dapatkan sebesar 64,30% dari aspek keterjangkauan di dapatkan sebesar 69,30% dari aspek kesetaraan di dapatkan sebesar 64.20%. Hal tersebut menandakan bahwa penggunaan transportasi umum yang dikaji sudah masuk dalam kategori setuju mengenai kualitas aspek keselamatan, keamanan, kenyamanan, keterjangkauan, kesetaraan
Sistem Penggerak Perahu Bertenaga Surya dengan Pemantauan Waktu Nyata
Dalam dunia transportasi perairan, perahu wisata telah memainkan peran penting dalam memberikan pengalaman yang tak terlupakan kepada para wisatawan. Namun, model konvensional penggerak perahu, baik yang mengandalkan mesin ketinting maupun dayung, telah menghadirkan tantangan signifikan terkait efisiensi energi dan dampak lingkungan. Penelitian ini bertujuan memperkenalkan solusi baru yang revolusioner: sistem penggerak perahu berbasis Solar Cell yang ramah lingkungan, ditunjang dengan aplikasi pemantauan mobile. Dalam memenuhi tujuan tersebut, penelitian ini menggunakan pendekatan terintegrasi teknologi modern, dengan penerapan Solar Cell yang terhubung dengan sistem motor listrik DC sebagai penggerak utama perahu. Selain itu, penerapan sistem pemantauan baterai secara real-time dengan menggunakan mikrokontroler NodeMCU ESP32 dan sensor PZEM-017. Temuan ini menunjukkan bahwa sistem propulsi berbasis sel surya pada kapal tersebut memungkinkan kapal tersebut melaju sejauh 2 kilometer dengan tegangan baterai sekitar 1,55 volt. Efisiensi energi sistem ini telah menunjukkan secara nyata bahwa pilihan yang berkelanjutan dan efektif untuk penggerak perahu adalah pilihan yang bermanfaat secara ekologis. Penelitian ini telah membuka jalan menuju masa depan yang lebih hijau, lebih efektif, dan lebih berkelanjutan dengan mengungkapkan solusi penggerak kapal berbasis sel surya dengan sistem pemantauan bergerak. Dengan pengembangan ini, penelitian ini telah memberikan kontribusi yang signifikan terhadap kemajuan sektor pariwisata dan pelestarian lingkungan
MOBILISASI POLITIK ISLAM MODERAT DI INDONESIA
Kesadaran politik kaum muslimin sangat penting untuk dibangun dalam kehidupan negara demokrasi. Hal ini disebabkan Islam sebagai salah satu agama besar di dunia dan memiliki pemeluk mayoritas di Indonesia. selain itu, Islam juga memiliki kekuatan tersendiri dalam dunia perpolitikan di Indonesia. Dalam perpolitikan umat Islam di Indonesia rentan terjadi konflik, hal tersebut disebabkan banyaknya kaum muslimin yang tidak melaksanakan Islam sebagai sebuah gerakan politik yang menjadikan perbedaan pilihan politik sebagai sebuah rahmat. Studi ini ingin memberikan gambaran umum dalam rangka memabangun kehidupan politik umat Islam toleran terhadap perbedaan pandanagn politik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi Pustaka (library research). Metode penelitian ini pengumpulan data dengan cara mencari sumber dan merkontruksi dari berbagai sumber seperti buku, jurnal, dan riset-riset yang sudah ada. Hasil penelitian ini mengambarkan upaya-upaya kongkrit yang harus dilakukan dalam rangka membangun pemahaman politik Islam yang menghormati perbedaan sebagai sebuah keniscayaan dalam konteks Indonesia yang plruralistik. Penelitian ini juga mengungkapkan bahwa gerakan politik islam moderat sebuah gerakan secara besar dan terus menerus berupa mobilisasi politik yang harus dilakukan oleh tokoh agama, tokoh masyarakat dan para pendidik muslim dalam rangka membangun kesadaran politik Islam yang moderat. Jika mobilisasi ini terus menerus dilakukan oleh para tokoh gama, tokoh masyarakat dan pendidik muslim tentu konflik agama berbungkus politik di Indonesia akan mudah diredam. Penelitian ini dapat dijadikan sebagai acuan dalam memahami gerakan mobilisasi gerakan politik bersis islam di Indonesia.Kata kunci:Mobilisasi, politik, islam, moderat ABSTRACTThe political awareness of Muslims is very important to build in a democratic country. This is because Islam is one of the major religions in the world and has many adherents in Indonesia. Apart from that, Islam also has its own strength in the world of politics in Indonesia. In politics, Muslims in Indonesia are prone to conflict. This is because many Muslims do not implement Islam as a political movement, which makes differences in political choices a blessing. This study wants to provide a general overview to build a political life for Muslims that is tolerant of differences in political views. This research uses qualitative methods with a library research approach. This research method collects data by searching for sources and constructing them from various sources, such as books, journals, and existing research. The results of this research illustrate the concrete efforts that must be made to build an understanding of Islamic politics that respects differences as a necessity in the pluralistic context of Indonesia. This research also reveals that the moderate Islamic political movement is a large and continuous movement in the form of political mobilization that must be carried out by religious leaders, community leaders, and Muslim educators to build moderate Islamic political awareness. If this mobilization continues to be carried out by religious leaders, community leaders, and Muslim educators, of course religious conflicts wrapped in politics in Indonesia will be easily suppressed. This study can be used as a reference in understanding the mobilization of Islamic political movements in Indonesia.Keywords: Mobilization, politics, Islam, moderat