Journal of Nahdlatul Ulama Sidoarjo University
Not a member yet
1110 research outputs found
Sort by
The Implementation of Forensic Accounting to Enhance the Transparency of Financial Reports
This study is a literature study that aims to examine the role of forensic accounting implementation in improving the transparency of financial reports. The main focus is to identify how the forensic approach can contribute to detecting fraud and strengthening the company\u27s internal control system. The data in this study were obtained from various secondary sources such as scientific journal articles, books, research reports, and relevant case studies, which were selected purposively based on the suitability of the topic and the credibility of the source. The results of the study indicate that forensic accounting makes a significant contribution to improving the accuracy and accountability of financial information, especially through investigative audit techniques and forensic data analysis. This study recommends the integrity of forensic accounting in governance practices through improving human resource competency, utilizing technology, and strengthening ethics and reporting systems. The findings of this study are expected to be a reference for academics and practitioners in developing a more effective fraud prevention approach
Analysis of Service Quality in Access by KAI Application Using E-ServQual Method and Root Cause Analysis (RCA)
Access by KAI is an official application by PT. Kereta Api Indonesia which is expected to facilitate users in managing their train tickets. Access by KAI hasn’t been able to meet the user’s expectations, which can be seen from the application rating of 2.4/5.0 and the majority of the 210,637 reviews gave the lowest rating, this shows user dissatisfaction with the quality of service provided in the Access by KAI. Therefore, this study aims to analyze the quality of Access by KAI services from the user’s perspective as a reference for providing improvement proposals to improve the quality of services. This research uses the E-ServQual method to identify quality attributes that need improvement and the Root Cause Analysis (RCA) method to propose solutions for enhancing service quality within the application. Based on the results of calculations and analysis, 10 attributes need to be improved service quality because they are negative (-). These negative attributes cause user dissatisfaction while using the application so there are suggestions for improvement from the root causes of problems in quality of service of these attributes
Pengaruh Variasi Model Vortex Generator Jenis Sharkfin untuk Meningkatkan Gaya Aerodinamik Mitsubishi Xpander dengan Menggunakan CFD
Mobil merupakan salah satu alat bantu transportasi yang digunakan manusia untuk melakukan aktifitas perjalanan dengan jarak yang ditentukan. Berkembangnya teknologi otomotif membuat mobil mengalami perubahan dari segi desain bodi. Hal tersebut dilakukan untuk mendapatkan desain bodi mobil yang aerodinamika sehingga dapat meningkatkan akselerasi dan mengurangi konsumsi bahan bakar. Modifikasi yang dilakukan untuk meningkatkan akselerasi yaitu penambahan vortex generator tipe sharkfin pada bagian atas bodi mobil berguna untuk menurunkan nilai hambatan. Dalam simulasi studi ini menggunakan model mobil mitsubishi Xpander dengan variasi dimensi ratio vortex generator (1:3, 1:2, 1:1, dan dimensi yang dijual dipasaran 6 cm:12 cm) serta variasi kecepatan (40 km/h, 60 km/h, 100 km/h)yang disimulasikan pada setiap variasi ratio vortex generator.Simulasi menggunakan aplikasi Computational Fluid Dynamics (CFD). Hasil simulasi menunjukkan bahwa harga Cd dan Cl terkecil di dapatkan dari variasi rasio dimensi vortex generator jenis sharfin 1:3 dengan kecepatan 100 km/h, didapatkan harga Cd (0,636) dan harga Cl (-5,492).
Pemanfaatan dan Kreasi Jenis Olahan Makanan dan Minuman dari Tanaman TOGA untuk Peningkatan Kreativitas Warga
Tanaman, termasuk Tanaman Obat Keluarga (TOGA), tumbuh subur di kebun maupun halaman rumah, namun sering kali kurang mendapat perhatian padahal memiliki beragam manfaat dan fungsi yang dapat dikembangkan serta dimanfaatkan secara optimal. Tanaman berkhasiat ini dapat digunakan untuk pertolongan pertama atau obat-obatan ringan seperti demam dan batuk selain itu juga dapat diolah menjadi sebuah makanan yang kaya akan manfaat dan nutrisi. Tema dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah Pemberdayaan Masyarakat “Pemanfaatan TOGA pada Masyarakat RT 17 RW 03 Desa Bangah Kecamatan Gedangan Kabupaten Sidoarjo. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kreativitas warga dalam pemanfaatan tanaman TOGA yang dikelola menjadi beberapa produk. Dari hasil penelitian yang dilakukan, olahan makanan dari TOGA yang dibuat oleh Ibu-Ibu sangat cocok untuk generasi muda yang tidak suka sayur-sayuran karena makanan yang dibuat oleh Ibu-ibu seperti nuget, stik, dan sebagainya. Jadi anak-anak dapat tertarik dengan olahan TOGA tersebut.
Plants, including Family Medicinal Plants (TOGA), thrive in gardens and yards, but often receive little attention even though they have various benefits and functions that can be developed and utilised optimally. These efficacious plants can be used for first aid or mild medicines such as fever and cough; besides, they can also be processed into foods that are rich in benefits and nutrients. The theme of this community service activity is Community Empowerment "Utilisation of TOGA in the Community of RT 17 RW 03 Bangah Village, Gedangan District, Sidoarjo Regency. The purpose of this activity is to increase the creativity of residents in utilising TOGA plants, which are processed into several products. From the results of the research conducted, processed foods from TOGA made by mothers are very suitable for the younger generation who do not like vegetables, because the foods made by mothers, such as nuggets, sticks, and so on. So, children can be interested in these TOGA preparations
Inovasi Pengabdian Masyarakat melalui Pemberdayaan Keterampilan dan Pelestarian Lingkungan yang Berkelanjutan
Pelestarian lingkungan dan pemberdayaan keterampilan masyarakat menjadi fokus utama dalam menjawab kebutuhan pengembangan komunitas lokal. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menerapkan ilmu pengetahuan melalui pelatihan praktis guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di RT 03/RW 07 Perumahan Griya Asri, Desa Kalitengah. Metode yang diterapkan meliputi pelatihan makrame, sosialisasi e-commerce, pembuatan kompos, serta pemasangan peta administrasi. Hasil menunjukkan partisipasi aktif masyarakat yang berdampak pada keberhasilan kegiatan, termasuk peningkatan keterampilan warga dan pengelolaan lingkungan yang lebih baik. Fokus utama kegiatan ini terletak pada kombinasi antara teknologi digital dan pelestarian lingkungan dalam satu rangkaian kegiatan. Pendekatan ini menawarkan model pemberdayaan masyarakat berbasis kolaborasi yang relevan untuk diterapkan di komunitas serupa.
Environmental preservation and community skills empowerment are the focus of addressing local community development needs. This community service aims to apply knowledge through practical training to improve community welfare, especially in RT 03/RW 07 Griya Asri Housing, Kalitengah Village. The methods used include macrame training, e-commerce socialisation, composting, and installation of administrative maps. The results show that active community participation impacts the activity\u27s success, including improving community skills and environmental management. The focus of this activity lies in the combination of digital technology and environmental preservation in a series of activities. This approach offers a collaboration-based community empowerment model that is relevant to be applied in similar communities.Environmental preservation and community skills empowerment are the focus of addressing local community development needs. This community service aims to apply knowledge through practical training to improve community welfare, especially in RT 03/RW 07 Griya Asri Housing, Kalitengah Village. The methods used include macrame training, e-commerce socialisation, composting, and installation of administrative maps. The results show that active community participation impacts the activity\u27s success, including improving community skills and environmental management. The focus of this activity lies in the combination of digital technology and environmental preservation in a series of activities. This approach offers a collaboration-based community empowerment model that is relevant to be applied in similar communities
Kolaborasi Warga dalam Pemilahan dan Pengelolaan Sampah untuk Mewujudkan Lingkungan RT yang Sehat dan Asri
Pengelolaan sampah yang tidak efektif menjadi salah satu isu lingkungan yang mendesak di berbagai permukiman, termasuk di RT 03 RW 01 Desa Ngaresrejo, Kecamatan Sukodono. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas lingkungan melalui upaya penghijauan, dengan melibatkan partisipasi aktif warga dalam pengelolaan sampah, penanaman tanaman obat keluarga (Toga), dan pelaksanaan kegiatan Minggu Sehat. Metode yang digunakan dalam program ini adalah Metode Asset-Based Community Development (ABCD), yang melibatkan warga secara langsung dalam identifikasi potensi, perencanaan, dan pelaksanaan kegiatan. Hasil dari program ini menunjukkan peningkatan kesadaran warga terhadap pentingnya pengelolaan sampah, terbentuknya Bank Sampah yang berhasil mengurangi volume sampah yang dibuang ke TPA hingga 30%, pemanfaatan lahan kosong untuk penanaman Toga sebagai bagian dari upaya penghijauan, serta peningkatan partisipasi warga dalam kegiatan kesehatan rutin.Ineffective waste management is one of the pressing environmental issues in various settlements, including in RT 03 RW 01 Ngaresrejo Village, Sukodono District. This community service program aims to improve environmental quality through greening efforts by involving active participation of residents in waste management, planting family medicinal plants (Toga), and implementing Healthy Week activities. The method used in this program is the Asset-Based Community Development (ABCD) Method, which directly involves residents in identifying potential, planning, and implementing activities. The results of this program show an increase in community awareness of the importance of waste management, the formation of a Waste Bank that has succeeded in reducing the volume of waste disposed of to the TPA by 30%, the use of empty land for planting Toga as part of greening efforts and increasing community participation in routine health activities.Pengelolaan sampah yang tidak efektif menjadi salah satu isu lingkungan yang mendesak di berbagai permukiman, termasuk di RT 03 RW 01 Desa Ngaresrejo, Kecamatan Sukodono. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas lingkungan melalui upaya penghijauan, dengan melibatkan partisipasi aktif warga dalam pengelolaan sampah, penanaman tanaman obat keluarga (Toga), dan pelaksanaan kegiatan Minggu Sehat. Metode yang digunakan dalam program ini adalah Metode Asset-Based Community Development (ABCD), yang melibatkan warga secara langsung dalam identifikasi potensi, perencanaan, dan pelaksanaan kegiatan. Hasil dari program ini menunjukkan peningkatan kesadaran warga terhadap pentingnya pengelolaan sampah, terbentuknya Bank Sampah yang berhasil mengurangi volume sampah yang dibuang ke TPA hingga 30%, pemanfaatan lahan kosong untuk penanaman Toga sebagai bagian dari upaya penghijauan, serta peningkatan partisipasi warga dalam kegiatan kesehatan rutin
Dermaga sebagai Gerbang Wisata Religi: Pendekatan Branding untuk Peningkatan Pariwisata Religi Putri Ayu Dewi Sekar Dadu
Branding dermaga depo pemasaran ikan kabupaten sidoarjo dilakukan dengan tujuan meningkatkan pariwisata religi makam Putri Ayu Dewi Sekardadu. Upaya branding yang dilakukan yaitu dengan revitalisasi dermaga. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah metode kualitatif, yang dilaksanakan melalui dua teknik utama. Observasi langsung di lapangan, dilakukan untuk mengamati secara detail kondisi fisik dermaga serta kegiatan yang berlangsung di sekitarnya. Berdasarkan hasil dan pembahasan yang telah dipaparkan maka dapat disimpulkan bahwa kegiatan branding dermaga berupa revitalisasi dermaga ini sangat penting guna meningkatkan pariwisata religi, meningkatkan kenyamanan dan keselamatan bagi pengunjung yang menggunakan dermaga sebagai gerbang pariwisata religi ke makam Putri Ayu Dewi Sekar Dadu.
The branding of the Sidoarjo Regency fish marketing depot pier was carried out with the aim of increasing religious tourism to the tomb of Putri Ayu Dewi Sekardadu. The branding effort carried out was through revitalizing the pier. The method used in this community service activity was qualitative, implemented through two main techniques. Direct observation in the field was carried out to observe in detail the physical condition of the pier and the activities taking place around it. Based on the results and discussions that have been presented, it can be concluded that the pier branding activity in the form of revitalizing the pier is very important for increasing religious tourism, improving comfort and safety for visitors who use the pier as a gateway for religious tourism to the tomb of Putri Ayu Dewi Sekar Dadu
Pelatihan Pemanfaatan Teknologi Artificial Intelligence (AI) untuk Mendukung Guru dalam Pembelajaran Interaktif di SD Negeri Tirulor 1 Gurah - Kediri
Pembelajaran interaktif yang didukung oleh teknologi AI diharapkan dapat meningkatkan keterlibatan siswa, mempersonalisasi materi pembelajaran, dan menghasilkan pengalaman belajar yang lebih efektif dan menyenangkan. Pelatihan ini mencakup teori dasar mengenai teknologi AI dan aplikasinya dalam konteks pendidikan, diikuti dengan sesi praktik yang memperkenalkan berbagai alat dan aplikasi berbasis AI yang dapat digunakan dalam proses pembelajaran. Peserta dilatih untuk memanfaatkan teknologi AI dalam merancang materi pembelajaran yang lebih interaktif, membuat evaluasi otomatis, serta menggunakan AI untuk analisis data belajar siswa. Sesi praktik langsung memungkinkan para peserta untuk mengembangkan keterampilan yang diperlukan untuk mengimplementasikan teknologi ini dalam kelas mereka. Meskipun demikian, terdapat beberapa faktor penghambat, antara lain keterbatasan pengalaman teknologi pada sebagian peserta dan terbatasnya fasilitas teknologi di beberapa sekolah. Faktor pendukung yang turut berperan dalam keberhasilan pelatihan ini adalah tingginya antusiasme peserta, keterlibatan aktif pemateri, serta ketersediaan fasilitas yang mendukung selama pelatihan. Secara keseluruhan, pelatihan ini memberikan kontribusi positif dalam memperkenalkan penggunaan AI dalam pendidikan dasar, dan diharapkan dapat mendorong penerapan teknologi ini di kelas untuk meningkatkan kualitas proses pembelajaran.
Interactive learning supported by AI technology is expected to increase student engagement, personalize learning materials, and produce a more effective and enjoyable learning experience. This training covered basic theory regarding AI technology and its applications in educational contexts, followed by practical sessions that introduced various AI-based tools and applications that can be used in the learning process. Participants were trained to utilize AI technology to design more interactive learning materials, create automated evaluations, and use AI for analyzing student learning data. The hands-on practical sessions enabled participants to develop the skills necessary to implement this technology in their classrooms. However, several inhibiting factors existed, including limited technological experience among some participants and limited technology facilities in some schools. Supporting factors that contributed to the success of this training were the high enthusiasm of the participants, the active involvement of the presenters, and the availability of supportive facilities during the training. Overall, this training made a positive contribution to introducing the use of AI in elementary education and is expected to encourage the implementation of this technology in the classroom to improve the quality of the learning process
Transformasi Pembayaran Digital di Era Ekonomi Digital: Analisis Efisiensi dan Dampaknya terhadap UMKM
Perkembangan ekonomi digital telah membawa perubahan signifikan dalam sistem pembayaran, termasuk pergeseran dari metode pembayaran tunai ke pembayaran digital. Namun, adopsi dan pemanfaatan pembayaran digital secara optimal masih menghadapi berbagai tantangan di masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efisiensi sistem pembayaran digital serta dampaknya terhadap pelaku ekonomi. Dengan menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR), penelitian ini menemukan bahwa pembayaran digital mampu mengurangi waktu dan biaya transaksi dibandingkan metode konvensional seperti pembayaran tunai. Selain itu, hasil penelitian menegaskan bahwa pembayaran digital memberikan kemudahan signifikan bagi pelaku ekonomi. Fokus utama penelitian ini adalah peran teknologi finansial (fintech) terhadap pelaku pasar, khususnya Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), dalam mengadopsi gaya hidup baru berbasis teknologi pembayaran digital. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam meningkatkan pemahaman mengenai dampak pembayaran digital terhadap pelaku ekonomi serta perubahan perilaku konsumen di era digital saat ini.
The development of the digital economy has significantly transformed payment systems, including the shift from cash-based to digital payment methods. However, the adoption and optimal utilization of digital payments still face various challenges within society. This study aims to analyze the efficiency of digital payments and their impact on economic actors. Using the Systematic Literature Review (SLR) method, the study finds that digital payments reduce transaction time and costs compared to conventional methods like cash payments. Additionally, the findings highlight that digital payments provide significant convenience for economic actors. The study focuses on the role of financial technology (fintech) in influencing market participants, particularly Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs), in adopting a new lifestyle based on digital payment technology. This research provides a valuable contribution to understanding the impact of digital payments on economic actors and their influence on consumer behavior in today’s digital era.The development of the digital economy has significantly transformed payment systems, including the shift from cash-based to digital payment methods. However, the adoption and optimal utilization of digital payments still face various challenges within society. This study aims to analyze the efficiency of digital payments and their impact on economic actors. Using the Systematic Literature Review (SLR) method, the study finds that digital payments reduce transaction time and costs compared to conventional methods like cash payments. Additionally, the findings highlight that digital payments provide significant convenience for economic actors. The study focuses on the role of financial technology (fintech) in influencing market participants, particularly Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs), in adopting a new lifestyle based on digital payment technology. This research provides a valuable contribution to understanding the impact of digital payments on economic actors and their influence on consumer behavior in today’s digital era
Monitoring Quality of Service Jaringan Internet Berbasis Wireshark pada Jaringan WiFi Terdistribusi di Desa
Akses internet di desa tetap menjadi tantangan besar dalam distribusi teknologi informasi. Metode ini bertujuan untuk membuat serta menganalisis kekuatan sinyal jaringan WiFi di Desa Sarirogo dengan memanfaatkan teknologi Wireless Distribution System (WDS) dan Wireless Mesh Network (WMN). Penelitian dilaksanakan di Desa Sarirogo. Penelitian dilakukan untuk kecepatan internet, latensi, dan jangkauan sinyal di berbagai lokasi di desa Sarirogo. penelitian mengungkapkan bahwa penggabungan WDS dan WMN dapat memperluas jangkauan jaringan sebanyak 85% dari keseluruhan area desa Sarirogo dengan kecepatan internet mencapai 15 Mbps.
Internet access in villages remains a major challenge in the distribution of information technology. This method aims to create and analyze the signal strength of the WiFi network in Sarirogo village by utilizing Wireless Distribution System (WDS) and Wireless Mesh Network (WMN) technology. The study was conducted in Sarirogo Village. The study was conducted for internet speed, latency, and signal coverage in various locations in Sarirogo village. The study revealed that the combination of WDS and WMN can expand the network coverage by 85% of the entire area of Sarirogo village with internet speeds reaching 15 Mbps.Akses internet di desa tetap menjadi tantangan besar dalam distribusi teknologi informasi. Metode ini bertujuan untuk membuat serta menganalisis kekuatan sinyal jaringan WiFi di Desa Sarirogo dengan memanfaatkan teknologi Wireless Distribution System (WDS) dan Wireless Mesh Network (WMN). Penelitian dilaksanakan di Desa Sarirogo. Penelitian dilakukan untuk kecepatan internet, latensi, dan jangkauan sinyal di berbagai lokasi di desa Sarirogo. penelitian mengungkapkan bahwa penggabungan WDS dan WMN dapat memperluas jangkauan jaringan sebanyak 85% dari keseluruhan area desa Sarirogo dengan kecepatan internet mencapai 15 Mbps