Journal of Nahdlatul Ulama Sidoarjo University
Not a member yet
    1110 research outputs found

    Branding Destinasi Depo Pasar Ikan Sidoarjo Melalui Video Profile sebagai Upaya Daya Tarik Masyarakat

    No full text
    Pengabdian masyarakat ini mengkaji urgensi strategi branding melalui video profil untuk meningkatkan daya tarik masyarakat terhadap Depo Pasar Ikan Sidoarjo, yang memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata berbasis perikanan. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk mengevaluasi efektivitas video profil dalam mempromosikan keunikan dan fasilitas pasar serta memperluas jangkauan promosi secara digital. Metode penelitian kualitatif digunakan dengan teknik wawancara, dokumentasi, dan observasi lapangan untuk memahami dampak promosi terhadap persepsi masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa video profil berhasil meningkatkan citra positif destinasi, menarik lebih banyak pengunjung lokal dan luar daerah, serta mendukung peningkatan ekonomi lokal. Inovasi penelitian ini berada pada perpaduan teknologi video branding dengan promosi destinasi wisata berbasis komunitas. Dampak praktisnya adalah pentingnya memperkuat kolaborasi antara pemerintah, komunitas, dan teknologi untuk menunjang pengembangan pariwisata berkelanjutan. This community service examines the urgency of branding strategy through profile videos to increase public appeal to the Sidoarjo Fish Market Depo, which has excellent potential as a fisheries-based tourist destination. The purpose of this community service is to evaluate the effectiveness of profile videos in promoting the uniqueness and facilities of the market and expanding the reach of digital promotion. Qualitative research methods are used with interview techniques, documentation, and field observation to understand the impact of promotion on public perception. The study results show that profile videos have succeeded in increasing the positive image of the destination, attracting more local and out-of-town visitors, and supporting the improvement of the local economy. This research\u27s innovation is combining video branding technology with community-based tourism destination promotion. The practical impact is strengthening government, community, and technology collaboration to support sustainable tourism development

    Revitalisasi Ruang Publik melalui Taman Jimpitan dan Mural Pojok Djadoel sebagai Icon Identitas Lokal

    No full text
    Permasalahan utama dalam kegiatan ini adalah kurangnya ruang publik yang estetis dan bermakna di lingkungan RT. 22 RW. 10 Desa Pepe, yang berpotensi mengurangi nilai sosial dan budaya masyarakat. Program ini bertujuan untuk menciptakan ruang publik yang tidak hanya memperindah lingkungan, tetapi juga memiliki nilai historis dan memperkuat identitas sosial warga. Metode yang digunakan meliputi observasi, wawancara, dan pencatatan lapangan untuk memastikan bahwa desain mural dan taman yang dibuat sesuai dengan kebutuhan serta aspirasi masyarakat setempat. Hasil dari kegiatan ini adalah terciptanya Taman Jimpitan dan mural Pojok Djadoel, yang berfungsi sebagai ikon lokal serta media edukasi dan refleksi budaya bagi warga. Kebaruan dari penelitian ini terletak pada pendekatan partisipatif dalam penataan ruang publik yang menggabungkan aspek seni, sejarah, dan keterlibatan sosial untuk memperkuat kohesi komunitas dan melestarikan tradisi lokal. The main problem with this activity is the lack of aesthetic and meaningful public space in RT. 22 RW. 10 Pepe Village environment, which has the potential to reduce the social and cultural value of the community. This program aims to create public spaces that not only beautify the environment but also have historical value and strengthen the social identity of residents. The methods used include observation, interviews, and field notes to ensure that the mural and park designs are by the needs and aspirations of the local community. The results of this activity are the creation of Jimpitan Park and the Pojok Djadoel mural, which function as local icons as well as educational media and cultural reflection for residents. The novelty of this research lies in the participatory approach in the arrangement of public spaces that combine aspects of art, history, and social involvement to strengthen community cohesion and preserve local traditions

    Peran Bimbingan Belajar dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan di Wilayah Pedesaan

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas program bimbingan belajar dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Desa Banjar Kemuning, Sidoarjo. Desa Banjar Kemuning, seperti banyak desa lainnya di Indonesia, menghadapi tantangan dalam akses dan kualitas pendidikan. Studi ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, melibatkan siswa Sekolah Dasar di desa tersebut. Temuan penelitian menunjukkan bahwa program bimbingan belajar efektif dalam meningkatkan keinginan belajar, pengetahuan konseptual, dan antusiasme siswa dalam belajar. Faktor-faktor pendukung keberhasilan program antara lain antusiasme siswa, dukungan guru, dan keterlibatan orang tua. Namun, terdapat beberapa kendala yang perlu diatasi, seperti jadwal yang bentrok dengan kegiatan lain dan kesulitan belajar siswa. Bimbingan belajar memiliki potensi besar untuk meningkatkan kualitas pendidikan di daerah pedesaan. Keberhasilan program ini bergantung pada dukungan berbagai pihak, dan perlu diteliti lebih lanjut untuk mengetahui dampak jangka panjangnya.This study aims to examine the effectiveness of tutoring programs in improving the quality of education in Banjar Kemuning Village, Sidoarjo. Banjar Kemuning Village, like many other villages in Indonesia, faces challenges in access to and quality of education. Using a qualitative descriptive methodology, this study recruited villagers\u27 primary school pupils. The study\u27s findings demonstrated that the tutoring program was effective in raising students\u27 drive to learn, conceptual knowledge, and enthusiasm for learning. Factors supporting the success of the program include student enthusiasm, teacher support, and parental involvement. Schedule conflicts with other activities and students\u27 learning disabilities are two of the many challenges that must be solved. Tutoring has great potential to improve the quality of education in rural areas. The success of this program depends on the support of various parties, and further research is needed to determine its long-term impact

    Pendampingan Dokumentasi Kegiatan 17 Agustus sebagai Penguat Semangat Gotong Royong dan Nasionalisme

    No full text
    Perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang jatuh pada tanggal 17 Agustus merupakan momen bersejarah yang dirayakan oleh seluruh rakyat Indonesia, termasuk masyarakat Desa Kupang, Kecamatan Jetis. Pada tahun 2024, perayaan ini diharapkan menjadi ajang kebersamaan yang memperkuat semangat cinta tanah air dan gotong royong. Untuk memastikan seluruh kegiatan dapat terdokumentasi dengan baik, pendampingan dokumentasi dianggap sangat penting. Tim dokumentasi akan bertugas mengabadikan momen-momen penting selama perayaan, mulai dari persiapan hingga puncak acara, sehingga dapat menjadi arsip sejarah dan referensi untuk kegiatan di masa mendatang. The commemoration of Indonesia\u27s Independence Day on August 17th is a significant historical moment celebrated by all Indonesians, including the residents of Desa Kupang, Kecamatan Jetis. In 2024, this celebration aims to be a moment of unity that strengthens national pride and the spirit of cooperation. To ensure that all activities are well-documented, specialized documentation support is deemed crucial. A documentation team will be responsible for capturing key moments throughout the event, from preparation to the culmination, providing valuable historical records and references for future activities

    PENGARUH KURIKULUM MERDEKA DALAM BAHASA INDONESIA

    No full text
    Salah satu kesulitan yang dihadapi oleh guru selama proses pembelajaran adalah kemampuan mereka untuk mengatasi keanekaragaman karakter dan minat peserta didik. Keberhasilan pembelajaran bergantung pada kemampuan guru untuk mengatasi keanekaragaman ini. Kurikulum merdeka memberikan guru kebebasan yang lebih besar untuk memilih metode, materi, dan model penilaian yang lebih fleksibel. Jika dibandingkan dengan kurikulum sebelumnya, kurikulum merdeka memiliki metode yang lebih baik karena tujuan pembelajarannya adalah untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, membentuk karakter yang baik, dan banyak lagi. Guru dapat menilai siswa secara akurat dalam kurikulum bebas ini

    Pengaruh Kepuasan Kerja, Stres Kerja, Lingkungankerja, Dankomitmen Organisasi Terhadap Turnover Intention Pada Agnes Beauty Center Wonosobo: Pengaruh Kepuasan Kerja, Stres Kerja, Lingkungan Kerja, Dan Komitmen Organisasi Terhadap Turnover Intention Pada Agnes Beauty Center Wonosobo

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh kepuasan kerja, stres kerja, lingkungan kerja, dan komitmen organisasi terhadap niat turnover di Agnes Beauty Center Wonosobo. Metode yang digunakan adalah total sampling terhadap 37 karyawan pada tahun 2023. Analisis data dilakukan dengan regresi linier berganda menggunakan SPSS Statistics v.23. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepuasan kerja, stres kerja, lingkungan kerja, dan komitmen organisasi berpengaruh signifikan terhadap niat turnover karyawan. Namun, penelitian ini memiliki keterbatasan. Beberapa responden tidak memberikan jawaban yang akurat, kurangnya minat terhadap penelitian, serta pemahaman yang rendah terhadap pertanyaan yang diajukan mengakibatkan data yang sulit diolah. Untuk penelitian selanjutnya, disarankan agar sampel diperluas untuk mencakup lebih banyak karyawan dan mempertimbangkan variabel lain yang mungkin memengaruhi kinerja, seperti fasilitas dan lingkungan kerja yang lebih baik. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi penelitian yang lebih mendalam di masa depan.Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh kepuasan kerja, stres kerja, lingkungan kerja, dan komitmen organisasi terhadap niat turnover di Agnes Beauty Center Wonosobo. Metode yang digunakan adalah total sampling terhadap 37 karyawan pada tahun 2023. Analisis data dilakukan dengan regresi linier berganda menggunakan SPSS Statistics v.23. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepuasan kerja, stres kerja, lingkungan kerja, dan komitmen organisasi berpengaruh signifikan terhadap niat turnover karyawan. Namun, penelitian ini memiliki keterbatasan. Beberapa responden tidak memberikan jawaban yang akurat, kurangnya minat terhadap penelitian, serta pemahaman yang rendah terhadap pertanyaan yang diajukan mengakibatkan data yang sulit diolah. Untuk penelitian selanjutnya, disarankan agar sampel diperluas untuk mencakup lebih banyak karyawan dan mempertimbangkan variabel lain yang mungkin memengaruhi kinerja, seperti fasilitas dan lingkungan kerja yang lebih baik. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi penelitian yang lebih mendalam di masa depan

    Digitalisasi Laporan Keuangan dan Dampaknya Terhadap Kinerja UMKM Berbasis Ekonomi Biru Dikawasan Pesisir Surabaya

    No full text
    Penelitian ini menganalisis dampak implementasi digitalisasi laporan keuangan terhadap kinerja UMKM berbasis ekonomi biru di kawasan pesisir Surabaya, dengan fokus pada UMKM Panorama Laut Kenjeran. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan strategi triangulasi data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen selama periode Mei-Juli 2025, penelitian ini mengkaji transformasi dari sistem pencatatan manual menuju digitalisasi komprehensif. Temuan menunjukkan bahwa digitalisasi berhasil mengatasi permasalahan fundamental berupa inkonsistensi pencatatan hingga 15-20% transaksi harian pada sistem manual. Implementasi digitalisasi menghasilkan peningkatan kinerja operasional yang signifikan, dengan efisiensi waktu penyusunan laporan meningkat dari 4-5 jam menjadi 1-2 jam per minggu dan tingkat error menurun menjadi kurang dari 5%. Dampak finansial menunjukkan peningkatan omzet sebesar 18% dan margin keuntungan 12% dalam tiga bulan implementasi. Digitalisasi juga mengubah paradigma pengambilan keputusan dari intuitive-based menjadi data-driven, memungkinkan analisis tren pasar, dynamic pricing, dan predictive analytics untuk seasonal demand. Faktor keberhasilan utama meliputi komitmen kepemimpinan, kapasitas adaptasi SDM, dukungan infrastruktur teknologi, dan integrasi ekosistem bisnis. Penelitian menghasilkan model digitalisasi yang mengintegrasikan prinsip flexibility, sustainability, dan scalability yang sesuai dengan karakteristik unik UMKM ekonomi biru. Model ini dapat menjadi blueprint untuk transformasi digital sektor ekonomi biru Indonesia yang lebih luas. This study analyzes the impact of financial reporting digitalization implementation on the performance of blue economy-based SMEs in the coastal area of Surabaya, focusing on Panorama Laut Kenjeran SME. Using a qualitative approach with a data triangulation strategy through in-depth interviews, participatory observation, and document analysis during May-July 2025, this research examines the transformation from manual recording systems to comprehensive digitalization. Findings indicate that digitalization successfully addresses fundamental problems of recording inconsistencies up to 15-20% of daily transactions in manual systems. Digitalization implementation resulted in significant operational performance improvements, with report preparation time efficiency increasing from 4-5 hours to 1-2 hours per week and error rates decreasing to less than 5%. Financial impact shows an 18% increase in turnover and 12% profit margin improvement within three months of implementation. Digitalization also transforms decision-making paradigms from intuitive-based to data-driven, enabling market trend analysis, dynamic pricing, and predictive analytics for seasonal demand. Key success factors include leadership commitment, human resource adaptation capacity, technological infrastructure support, and business ecosystem integration. The research produces a digitalization model that integrates flexibility, sustainability, and scalability principles suitable for the unique characteristics of blue economy SMEs. This model can serve as a blueprint for broader digital transformation of Indonesia\u27s blue economy sector

    Penyuluhan Bahaya Bakteri Plak pada Fase Geligi Pergantian di MI Plus Darussaadah Lirboyo Kota Kediri

    No full text
    Abstract. Problem: Dental caries is a disease caused by plaque bacteria. Dental caries often occurs in children aged 6-12 years in the changing teeth phase. Changing teeth are easily damaged by plaque bacteria because at this phase the tooth structure has not matured. Efforts that can be made to avoid dental caries are to provide counseling about the dangers of plaque bacteria in the changing teeth phase. Method: The method used is counseling with an open-ended process-based approach using PowerPoint Presentation (PPT) media and leaflets. The type of data obtained is primary data (pretest and posttest). Results: The results of the counseling obtained an average knowledge before counseling of 54.44% and after counseling of 88.04%

    The Effect of Packaging Redesign on Brand Image of Smart Mineral

    No full text
    This study aims to analyze the effect of packaging redesign on the brand image of Smart Mineral, with a specific focus on enhancing premium perception. The redesign process utilized the Design Thinking approach consisting of Empathize, Define , Ideate, Prototype, and Test stages. User evaluation was conducted on 20 respondents using a 1–5 Likert scale across five assessment aspects: premium perception, information clarity, visual cleanliness, design professionalism, and overall attractiveness. The results indicate that the redesign significantly improved all assessed aspects. Average premium perception increased from 3.10 to 4.45, while design professionalism increased most notably from 3.05 to 4.55. These findings confirm that visual packaging elements such as gradient blue color, minimalist water-drop icons, clean layout, and modern sans-serif typography strongly influence the formation of a premium brand image. This study also offers strategic recommendations for SMEs to utilize packaging design as a differentiation tool in competitive markets.

    Integrasi Konteks Semantik dan Waktu Akses dalam Algoritma Caching Adaptif untuk Optimalisasi Kinerja Sistem

    No full text
     In modern computing systems, caching is an essential technique for improving data access efficiency. However, traditional caching algorithms such as LRU and LFU have limitations in handling complex data dynamics. This research proposes an adaptive caching algorithm that integrates semantic context and access time profiles to enhance system performance. The approach utilizes a semantic embedding model based on Sentence-BERT and temporal analysis of user access patterns. Testing was conducted through simulations using real and synthetic datasets, and compared with conventional caching methods such as KVShare and LRU. Evaluation results show that the proposed algorithm is capable of increasing the cache hit rate by more than 83%, reducing average latency to around 61 ms, and maintaining resource usage efficiency. In addition, the algorithm demonstrates strong adaptability to dynamic access pattern changes and responsiveness to semantic parameter adjustments. Thus, the integration of semantic context and temporal information provides significant contributions to optimizing cache management. This algorithm has potential applications in edge computing systems, LLM services, and cloud-based platforms. Suggestions for future research include implementation in real-world environments, application of predictive machine learning models, and dynamic exploration of adaptive parameters.  Dalam sistem komputasi modern, caching merupakan teknik penting untuk meningkatkan efisiensi akses data. Namun, algoritma caching tradisional seperti LRU dan LFU memiliki keterbatasan dalam menangani dinamika data yang kompleks. Penelitian ini mengusulkan algoritma caching adaptif yang mengintegrasikan konteks semantik dan profil waktu akses untuk meningkatkan kinerja sistem. Pendekatan ini memanfaatkan model embedding semantik berbasis Sentence-BERT dan analisis temporal dari pola akses pengguna. Pengujian dilakukan melalui simulasi menggunakan dataset nyata dan sintetis, serta dibandingkan dengan metode caching konvensional seperti KVShare dan LRU. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa algoritma yang diusulkan mampu meningkatkan cache hit rate hingga lebih dari 83%, mengurangi latensi rata-rata menjadi sekitar 61 ms, dan menjaga efisiensi penggunaan sumber daya. Selain itu, algoritma ini menunjukkan kemampuan adaptif yang baik terhadap perubahan pola akses dinamis serta responsif terhadap penyesuaian parameter semantik. Dengan demikian, integrasi konteks semantik dan informasi temporal memberikan kontribusi signifikan dalam pengoptimalan manajemen cache. Algoritma ini berpotensi diterapkan pada sistem edge computing, layanan LLM, dan platform berbasis cloud. Saran untuk penelitian lanjutan meliputi implementasi dalam lingkungan nyata, penerapan pembelajaran mesin prediktif, serta eksplorasi parameter adaptif secara dinamis

    0

    full texts

    1,110

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Journal of Nahdlatul Ulama Sidoarjo University
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇