Jurnal Universitas Hasyim Asy'ari
Not a member yet
3638 research outputs found
Sort by
OPTIMALISASI UMKM MELALUI PELATIHAN KEUANGAN DAN DIGITALISASI
Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) play a significant role in supporting the national economy; however, they continue to face challenges in financial management, digital technology adoption, and electronic payment systems. This community service program aims to enhance the capacity of MSME actors through basic financial training, digital marketing strategies, and the implementation of QRIS as a non-cash payment method. The program was carried out through several stages, including observation, training, mentoring, and evaluation. The results indicate an improvement in financial literacy, skills in recording daily transactions and preparing simple financial reports, utilization of social media for business promotion, and the application of QRIS, which has a positive impact on transaction efficiency and increases customer trust. This program has proven effective in encouraging MSMEs to adopt more professional business management practices, modern operations, and adaptability to technological developments.Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki kontribusi besar terhadap perekonomian nasional, namun masih menghadapi kendala dalam pengelolaan keuangan, pemanfaatan teknologi digital, serta sistem pembayaran berbasis elektronik. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas UMKM melalui pelatihan keuangan dasar, strategi pemasaran digital, dan penerapan QRIS sebagai metode pembayaran non-tunai. Pelaksanaan program dilakukan melalui tahapan observasi, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi. Hasil yang diperoleh menunjukkan adanya peningkatan kemampuan literasi keuangan, keterampilan mencatat transaksi harian dan menyusun laporan keuangan sederhana, pemanfaatan media sosial untuk promosi usaha, serta implementasi QRIS yang berdampak positif terhadap efisiensi transaksi dan peningkatan kepercayaan konsumen. Program ini terbukti efektif dalam mendorong UMKM menuju pengelolaan usaha yang lebih profesional, modern, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi
MEDIA SMART CLASS SEBAGAI SARANA EFEKTIF DALAM WORKSHOP PENULISAN ARTIKEL ILMIAH BIDANG TEKNOLOGI DAN SCIENCE BAGI MAHASISWA
Perkembangan teknologi pendidikan menghadirkan konsep smart class sebagai ruang belajar inovatif yang memanfaatkan perangkat digital.kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk menganalisis efektifitas media smart class dalam workshop penulisan artikel ilmiah bidang teknologi dan science bagi mahasiswa tingkat akhir. Tujuan utama kegiatan ini memberika pendampingan dalam penulisan artikel ilmiah bidang teknologi dan science untuk mendorong mahasiswa menghasilkan karya tulis ilmiah uang berkualitas. Metode pelaksanaan pengabdian ini meliputi penyampaian materi penulisan, pendampingan penyusunan draf, serta evaluasi hasil tulisan. Hasil pelaksnaan kegiatan ini menunjukkan bahwa pemanfaatan smart class mampu meningkatkan interaktivitas, keterlibatan aktif, dan kemudahan akses sumber literatur, sehingga mahasiswa dapat memahami terhadap struktur artikrl serta ketrampilan menulis artikel ilmiah. Dengan demikian media smart class sebagai sarana yang sangat efektif dalam mendukung kegiatan workshop ini serta mampu memberikan kontribusi pada pengembangan kompetensi mahasiswa dalam menghasilkan publikasi ilmiah.
Kata kunci: Smart Class, Workshop, Artikel Ilmiah Teknologi, Scienc
Pelatihan Mahârah Kitâbah dengan kaidah imla’ berbasis digital di Madrasah Diniyah Takmiliyah Sunan Ampel Jombang
Arabic writing skills (mahârah al-kitâbah) are the highest of the four language skills. In the practice of Arabic writing skills, there is a method known as kaidah imla’, which is a branch of Arabic language that studies the rules of writing Arabic sentences. The reality at Madrasah Diniyah Takmiliyah Pondok Pesantren Sunan Ampel Jombang shows that the learning outcomes of students are low in writing skills, especially in terms of kaidah imla’. This occurs due to many factors, namely: 1) the students' lack of mastery of Arabic writing skills, 2) the absence of appropriate reference books on Arabic writing skills, 3) the absence of media innovation in the process of learning Arabic writing skills. Based on this reality, several solutions have been offered by the PKM team, both lecturers and students, namely: 1) mentoring students in learning Arabic writing skills, 2) using the qowâ’id al-imla’ al-arabiyah book in Arabic writing skills, 3) applying digital media in learning Arabic writing skills. As for the evaluation during the implementation of the PKM, it will be conducted using tests or practical Arabic text writing exercises to be carried out at the end of the training. The target of this training is for students to be able to write Arabic sentences well and correctly in accordance with the rules of imla’
Pengaruh Strategi Pembelajaran Advisory Group Berbantuan Video Animasi terhadap Hasil Belajar Siswa
Tinggi rendahnya hasil belajar siswa disebabkan oleh beberapa faktor termasuk keaktifan dan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran. Sehingga diperlukan penerapan strategi pembelajaran dan juga media pembelajaran yang dapat menunjang keberhasilan proses pembelajaran. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh strategi pembelajaran Advisory Group berbantuan video animasi terhadap hasil belajar siswa.
Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain pra-eksperimen (Pre-Eksperimental Design)dalam bentuk One Group Pre-Test Post-Test Design. Populasi yang digunakan adalah seluruh siswa kelas X SMK Budi Utomo pada semester genap tahun ajaran 2024/2025 yang terdiri dari 15 kelas. Pengambilan sampel menggunakan teknik sampling convinience. Peneliti mendapatkan rekomendasi dari pihak sekolah untuk melakukan penelitian menggunakan sampel yaitu siswa kelas X DKV 3 SMK Budi Utomo yang berjumlah 33 siswa. Pengumpulan data dilakukan menggunakan instrumen penelitian berupa tes hasil belajar. Tes dilakukan sebelum perlakuan (Pre-Test) dan sesudah perlakuan (Post-Test). Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini analisis data statistik paramterik dengan uji perbedaan rata-rata dua sampel berpasangan (Paired Sample T-Test).
Berdasarkan hasil analisis data menggunakan aplikasi SPSS versi 25.0 for windows, diperoleh nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 maka Sig. (2-tailed) maka ditolak dan diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh strategi pembelajaran Advisory Group berbantuan video animasi terhadap hasil belajar siswa
Kepemimpinan Jawa Astha Gatra: Menyelaraskan Kearifan Lokal dan Keseimbangan Hidup Novel Kalinyamat Karya Setyo Wardoyo
Penelitian ini membahas representasi kepemimpinan Jawa dalam novel Kalinyamat karya Setyo Wardoyo dengan fokus pada konsep Astha Gatra, yakni delapan unsur kekuasaan yang meliputi aspek alamiah (gatra alamiah: demografi, geografi, sumber daya alam) dan aspek sosial (gatra sosial: ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya, serta pertahanan dan keamanan). Latar belakang penelitian ini didasari oleh pentingnya kearifan lokal Jawa dalam membentuk pola kepemimpinan yang berimbang antara kepentingan spiritual, sosial, dan politik. Masalah penelitian terletak pada bagaimana novel ini merepresentasikan Astha Gatra sebagai landasan kepemimpinan Ratu Kalinyamat dalam menjaga keseimbangan hidup masyarakatnya. analisis konsep Astha Gatra sebagai kerangka teori. Data penelitian berupa kutipan teks dalam novel yang merefleksikan praktik kepemimpinan, kemudian dianalisis dengan menghubungkannya pada nilai-nilai kearifan lokal Jawa.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ratu Kalinyamat digambarkan sebagai pemimpin visioner yang mampu menyinergikan aspek Astha Gatra secara harmonis. Ia tidak hanya menegakkan kekuasaan politik dan keamanan, tetapi juga memperhatikan kesejahteraan rakyat, kemandirian ekonomi, serta keluhuran budaya. Dengan demikian, novel ini memperlihatkan bahwa kepemimpinan Jawa berbasis Astha Gatra masih relevan sebagai inspirasi dalam membangun keseimbangan hidup masyarakat modern.
Kata Kunci: Kepemimpinan Jawa, Astha Gatra, Ratu Kalinyamat, sosiologi sastra, kearifan lokal
Pengaruh Tingkat Pendidikan Orang Tua Terhadap Motivasi Belajar Siswa Kelas V SDN Japanan II Gudo Jombang: Pengaruh Tingkat Pendidikan Orang Tua Terhadap Motivasi Belajar Siswa Kelas V SDN Japanan II Gudo Jombang
The research was motivated by the lack of motivation to learn in class V students at SDN Japanan II Gudo. The aim of this research is to determine whether there is an influence of parental education level on the learning motivation of class V students at SDN Japanan II Gudo Jombang. The type of research used is descriptive quantitative. This research was conducted at SDN Japanan II, Gudo District, Jombang Regency with the sample used being twenty-seven fifth grade students. The data collection method used in this research was questionnaires and documentation. The result of the research show that there is a moderate influence between the level of parental education on students learning motivation. In other words, the level of parental education has a contribution to the parents, the higher the student’s learning motivation. Vice versa, the lower the parent’s education level, the lower the student’s learning motivation.Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya motivasi belajar siswa kelas V di SDN Japanan II Gudo. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada pengaruh tingkat pendidikan orang tua terhadap motivasi belajar siswa kelas V SDN Japanan II Gudo Jombang. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Penelitian ini dilakukan di SDN Japanan II Kecamatan Gudo Kabupaten Jombang dengan sampel yang digunakan adalah murid kelas lima sebanyak dua puluh tujuh murid. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah pemberian angket dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa antara tingkat pendidikan orang tua terhadap motivasi belajar siswa terdapat pengaruh sedang. Dengan kata lain, tingkat pendidikan orang tua memiliki kontribusi dalam orang tua, maka semakin tinggi pula motivasi belajar siswa. Begitu juga sebaliknya, semakin rendah tingkat pendidikan orang tua, maka semakin rendah pula motivasi belajar siswa
Pengaruh Media Diorama Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Sosial Tema Masa Kolonial Kelas V SDN Mojokambang 1 Jombang Tahun Ajaran 2024/2025
The use of diorama media is based on poor student learning outcomes in social studies subjects, namely test scores. The cause of the lack of student learning outcomes is that the media used by teachers are only pictures in books. Teachers should act as a driving force for learning and creative activities in developing learning media, as well as having confidence and skills in using learning media in an impressive way. The aim of this research is to determine the effect of diorema media on student learning outcomes. This research uses the approach used in this research using a quantitative approach, using experimental research. The data collection techniques used include tests and documentation, related to the condition of student learning outcomes in the learning model using diorema media. Results of this research found that 1. Based on the results of the descriptive test above, the mean value from the pretest of student learning outcomes before using diorema media was obtained with a score of 32.00. This shows that the learning outcomes of class V students in social studies subjects with a colonial theme are classified as low, 2. Based on the test results In the descriptive above, the mean value of the posttest on student learning outcomes after using diorema media was obtained with a value of 62.89. This shows that the learning outcomes of class V students in social studies subjects with a colonial theme are classified as moderate, 3. Based on the results of the sample t-test above, the value of sig. (2-tailed) from the preetest and posttest of 0.000 ˂ 0.05. This means that H0 is accepted, so it can be concluded that there is an influence of the use of aroma media on student learning outcomes in social studies lessons with a colonial theme in class V at SDN Mojokembang 1 Jombang.Penggunaan media diorama didasari oleh hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS kurang yaitu nilai ulangan. Penyebab dari kurangnya hasil belajar siswa adalah media yang digunakan oleh guru hanya gambar yang ada di buku, seharusnya guru berperan sebagai motor penggerak terjadinya aktivitas belajar dan kreatif dalam mengembangkan media pembelajaran, serta memiliki keyakinan dan kemahiran dalam menggunakan media pembelajaran dengan cara yang berkesan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh media diorema terhadap hasil belajar siswa. Penelitian ini menggunakan Pendekatan yang digunakan pada penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan menggunakan penelitian eksperimen. Teknik pengumpulan data yang dilakukan meliputi tes dan dokumentasi, terkait kondisi hasil belajar siswa dalam model pembelajaran dengan media diorema. Hasil penelitian ini menemukan bahwa 1. Berdasarkan hasil uji deskriptif diatas diperoleh nilai mean dari preetest hasil belajar siswa sebelum menggunakan media diorema diperoleh nilai 32, 00. Hal ini menunjukan bahwa hasil belajar siswa kelas V pada mata pelajaran IPS tema penjajahan tergolong rendah, 2. Berdasarkan hasil uji deskriptif diatas diperoleh nilai mean dari posttest hasil belajar siswa sesudah menggunakan media diorema diperoleh nilai 62,89. Hal ini menunjukan bahwa hasil belajar siswa kelas V pada mata pelajaran IPS tema penjajahan tergolong sedang, 3. Berdasarkan hasil uji sampel t-test diatas diperoleh nilai sig. (2-tailed) dari preetest dan posttest sebesar 0,000 ˂ 0,05. Hal ini berarti H0 diterima, sehingga dapat disimpulkan bahwa Ada pengaruh penggunaan media diaroma terhadap hasil belajar siswa pada pelajaran IPS tema penjajahan di kelas V SDN Mojokembang 1 Jombang.
 
Pengaruh Model Teams Games Tournament (TGT) Berbantuan Permainan Engklek Pada Pendidikan Pancasila Untuk Meningkatkan Karakter Berkebhinekaan Global Siswa Kelas IV
This study aims to analyze the extent to which the Team Games Tournament (TGT) model combined with the traditional game Engklek influences the formation of global diversity character for fourth grade elementary school students in Gugus 6 Sawan District by choosing Pancasila Education subjects. The method used in this research is quasiexperiment with post-test only control group design. The study population consisted of fourth grade students at SDN Gugus 6 Sawan District. The experimental group consisted of 27 students from class IV SDN 4 Sangsit and the control group consisted of 19 students from class IV SDN 7 Sangsit. Data collection techniques include interviews, observation, documentation, and questionnaires, while data analysis techniques include content validity tests, descriptive analysis, normality, homogeneity, paired sample t-test, and effect size. The t-test results showed a Sig. (2-tailed) 0.000 <0.05, with an average learning attitude of the experimental group of 70.93 and the control group (70.93>64.79). This means that the Team Games Tournament (TGT) model assisted by the Engklek game has a positive effect on the global diversity character of fourth grade students of SDN Gugus 6 Sawan District in the 2024/2025 academic year.Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis sejauh mana model Team Games Tournament (TGT) yang dipadukan dengan permainan tradisional Engklek memberikan pengaruh terhadap pembentukan karakter berkebhinekaan global untuk peserta didik kelas IV SD di Gugus 6 Kecamatan Sawan dengan memilih mata pelajaran Pendidikan Pancasila. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuasi eksperimen dengan desain post-test only control group. Populasi penelitian terdiri atas peserta didik kelas IV di SDN Gugus 6 Kecamatan Sawan. Kelompok eksperimen terdiri dari 27 siswa dari kelas IV SDN 4 Sangsit dan kelompok kontrol terdiri dari 19 siswa dari kelas IV SDN 7 Sangsit. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi, dokumentasi, dan kuesioner, sedangkan teknik analisis data mencakup uji validitas isi, analisis deskriptif, normalitas, homogenitas, paired sample t-test, dan effect size. Hasil uji t menunjukkan nilai Sig. (2-tailed) 0,000 < 0,05, dengan rata-rata sikap belajar kelompok eksperimen 70,93 dan kelompok kontrol (70.93>64.79). Artinya, model Team Games Tournament (TGT) berbantuan permainan Engklek berpengaruh positif terhadap karakter berkebhinekaan global siswa kelas IV SDN Gugus 6 Kecamatan Sawan Tahun pelajaran 2024/2025.
Unpacking Speech Acts in Political Discourse Joe Biden’s Speeches on the Hamas and Israel Conflict
This study investigates the use of speech acts in Joe Biden’s 2023 speeches concerning the Hamas and Israel conflict, with a focus on identifying and interpreting the pragmatic functions of his language. Drawing on Austin’s and Searle’s framework of speech acts, the analysis categorizes utterances into locutionary, illocutionary, and perlocutionary acts, with particular emphasis on illocutionary functions. The data were collected from Biden’s public addresses and analyzed qualitatively to determine the frequency and communicative purpose of each speech act category. The findings reveal that assertive speech acts dominate the discourse (64%), followed by directives (24%), declaratives (9%), and expressives (3%), with no commissive identified. This indicates Biden’s preference for asserting information and guiding responses rather than expressing emotions or making binding commitments. Comparative analysis with previous studies such as research on Netanyahu’s crisis rhetoric, Hamas representatives’ accusatory strategies, and speech acts in films shows both similarities and differences. While assertives consistently dominate across contexts, Biden’s avoidance of commissives and limited use of expressives distinguishes his rhetoric as cautious and diplomatic. The study concludes that speech act patterns in political discourse are strongly shaped by the speaker’s role, political stance, and global positioning, offering new insights into the intersection of pragmatics and international political communication
STUDI KOMPARATIF DEBIT AKTUAL DAN DEBIT TEORITIS PADA PROTOTIPE ALAT UKUR DEBIT AMBANG LEBAR SKALA LABORATORIUM
Ambang lebar merupakan salah satu bangunan ukur yang banyak digunakan pada saluran terbuka karena mampu mengatur tinggi muka air sekaligus mengukur debit aliran. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja prototipe alat ukur debit ambang lebar skala laboratorium berdasarkan acuan SNI 8137-2015. Pengujian dilakukan secara eksperimental dengan dua variasi kemiringan hilir, yaitu 1:1 dan 1:1,9. Hasil pengukuran menunjukkan tinggi muka air (h) pada kisaran 0,010 hingga 0,015 m, dengan kenaikan debit aktual yang bersamaan dengan peningkatan frekuensi inverter, dengan kisaran 0,00030–0,00056 m³/detik dan koefisien debit (Cd) 0,850–0,855. Perhitungan kalibrasi menghasilkan nilai K 1,04–1,07, menunjukkan alat layak digunakan untuk skala laboratorium