Journal Universitas Tridinanti Palembang
Not a member yet
    697 research outputs found

    Studi Perbandingan Energi Bahan Bakar Gasoline Dengan Bahan Bakar Gas Pada KendaraanBermotor

    Get PDF
    Populasi kendaraan di Indonesia yang berbahan bakar minyak (BBM) setiap tahunnya semakin meningkat sedangkan cadangan minyak sendiri semakin menipis. Kenaikan pemakaian BBM untuk kendaraan tersebut menyebabkan subsidi BBM dan polusi udara juga akan meningkat. Tingginya Harga minyak mentah, menyebabkan pemerintah harus memberikan subsidi BBM. Untuk mengatasi hal tersebut di perlukan bahan bakar alternative  yang ramah lingkungan dan lebih efisien sebagai pengganti BBM untuk kendaraan. Salah satu bahan bakar alternatif adalah bahan bakar gas (BBG). Dari pemakaian BBG sudah banyak dilakukan kajian yang memberikan banyak keuntungan yaitu pengurangan pemakaian BBM dan secara langsung dapat mengurangi subsidi BBM serta mengurangi emisi fosil. Bagi pengguna kendaraan akan memberikan keuntungan karena harga BBG lebih murah di banding harga BBM. Dari hasil penelitian antara Gasoline dan Gas dengan menggunakan tipe kendaraan bermotor (mobil) diketahui  energi bahan bakar  yaitu daya indikator pada mesin berbahan bakar gas lebih kecil 2% sampai 5% di banding dengan mesin berbahan bakar gasoline akan tetapi pemakaian bahan bakar gas lebih efesien sampai dengan 10 % dibanding dengan bahan bakar gasoline.Kata kunci: Mobil, Alat Converter Kit, daya indicator, konsumsi bahan baka

    Analisa Kinerja Sistem DistribusiAir Bersih Pada Komplek Perumahan Karyawan PT.Medco E&P Indonesia Rimau Asset DariWTP-Kaji

    Get PDF
    Abstrak: Air bersih merupakan kebutuhan dasar bagi manusia sehingga menjadi hal yangwajar jika sektor air bersih mendapat prioritas dalam penanganan dan pemenuhannya. PTMedco E&P Indonesia Rimau Asset sebagai perusahaan Oil and Gas Nasional dalammemenuhi kebutuhan air bersih untuk pekerja telah didirikan sebuah Instalasi PengolahanAir Bersi Water Treatment Process (WTP-Kaji) sejak tahun 2000. Tujuan penelitian iniuntuk mengetahui kinerja jaringan distribusi WTP-Kaji terutama dalam memenuhikebutuhan air bersih di lingkungan perumahan karyawan berdasarkan data pemakaian debitair setiap bulan.Metode yang digunakan adalah denganmenganalisa kinerja sistem distribusiterhadap keandalan (reliability), kelentingan (resiliency) dan kerawanan (vulnerability),serta kepuasan pelanggan dianalisa dengan penyebaran kuesioner terhadap pekerja penghuniperumahan. Berdasarkan analisa terhadap debit pemakaian air selama periode September2012 – Agustus 2013 menunjukkan bahwa kinerja sistem distribusi air bersih WTP - KajiPT Medco E&P Indonesia Rimau Asset sudah optimal dalam memenuhi kebutuhan airbersih pekerja khususnya di areal perumahan dengan tingkat kehandalan (reliability) darisistem kinerja pelayanan pada kondisi kebutuhan air maksimum mencapai 91.67% danpada kondisi kebutuhan air minimum mencapai 100%, nilai kelentingan (relisiency) padakondisi kebutuhan air maksimum adalah 1 sedangkan kondisi minimum tidak ada (0) dannilai kerawanan (vurnability) hanya 2.96 % pada kondisi kebutuhan air maksimum.Berdasarkan hasil kuisioner tingkat kepuasan pelanggan dalam hal ini pekerja penghuniareal perumahan terkait pelayanan penyediaan air bersih oleh WTP - Kaji PT Medco E&PIndonesia RimauAsset dari segi kualitas (warna, bau, rasa), kuantitas (debit) dan kontinuitas(mengalir selama 24 jam)menyatakan puas atas pelayanan air bersih dengan tingkat kepuasan52.6% terhadap pelayanan secara keseluruhan yaitu 46.4% responden menyatakan puasdan 6.2% responden menyatakan sangat puas.Kata kunci: kinerja jaringan, distribusi air bersih, keandalan, kelentingan, kerawanan

    PENGARUH DISIPLIN KERJA DAN PENGAWASAN TERHADAP KINERJA KARYAWAN PT. PELABUHAN INDONESIA II (PERSERO) CABANG PALEMBANG

    Get PDF
    ABSTRACTFormulation of the problem in this study is how the influence of Labor Discipline  and Supervision to Performance of PT. Port of Indonesia II (Persero) Branch Palembang. This case study aims to determine the effect of Labor Discipline and Supervision  of Employee Performance PT. Port of Indonesia II (Persero) Branch Palembang. In this study used probability sampling with a sample of 42 respondents. While the design of this study is the influence of relationship between variables - variables using the survey method is to look at the influence of the independent variables consist of labor discipline (X1), supervision (X2) with the performance dependent variable (Y) PT. Port of Indonesia II (Persero)Branch Palembang. The results showed that the relationship between discipline and supervision work very closely with Employee Performance. The existence of significant influence of labor discipline and supervision of the employee's performance either partially or  simultaneously, Keywords: Labor Discipline, Supervision, Performanc

    Pengaruh Penggunaan Pasir Sungai Dengan Pasir Laut Terhadap Kuat Tekan Dan Lentur Pada Mutu Beton K-225

    Get PDF
    Abstrak: Beton merupakan salah satu bahan konstruksi yang telah umum digunakan. Bahanpenyusun beton terdiri dari bahan semen, agregat kasar, agregat halus, air. Untukmengetahuidanmempelajari perilaku elemen gabungan (bahan-bahan penyusun beton), kita memerlukanpengetahuan mengenai karakteristik masing-masing komponen. Karakteristik kualitasagregat halus yang digunakan sebagai komponen struktural beton memegang peranan pentingdalam menentukan karakteristik kualitas struktur beton yang dihasilkan, sebab agregat halusmengisi sebagian besar volume beton. Salah satunya diamati pada penelitian ini yaitu pasirlaut dari Provinsi Lampung yang memiliki karakteristik butiran yang kasar dan gradasi(susunan besar butiran) yang bervariasi serta memiliki kandungan garam-garaman klorida(Cl) dan sulfat (SO4) yang tidak melebihi batas yang ditetapkan.Penelitian ini juga mengamatipasir sungai dari Palembang, dimana pasir Sungai yang memiliki sumber (Quarry) yangcukup dan Pasir Sungai sering di gunakan untuk campuran pembuatan beton,akan tetapipasir sungai yang sering di gunakan dalam campuran pembuatan perlu di teliti lebih lanjutuntuk mengetahui kadar lumpur dari pasir sungai tersebut apakah pasir sungai yang akandi gunakan memiliki kadar lumpur yang layak dalam peraturan acuan campuran pembuatanbeton.Di dalam penelitian ini, menggunakan beton mutu K 225 yang merupakan campuran air,semen, agregat kasar,dan agregat halus dengan treatment yaitu mencuci dengan air tawardan yang tidak dicuci. Dan dilakukan pengujian kuat tekan dan kuat lentur, yang bertujuanuntuk mengetahui berapa besar pengurangan atau penambahan kuat tekan beton lenturterhadap faktor keamanan suatu bangunan, untuk dapat diaplikasikan pada bangunanbangunanmasyarakat umum.Dari hasil penelitian dan pembahasan yang telah dilakukan dapat ditarik kesimpulan bahwadari hasil uji kuat tekan beton yang menggunakan pasir sungai dengan perlakuan (BPST)mengalami peningkatan 45,85 kg/cm2 atau sebesar 22,35 % dari beton yang menggunakanpasir sungai dalam kondisi sebenarnya (BPS). Sedangkan pada kuat tekan betonmenggunakan pasir laut dengan perlakuan (BPLT) mengalami peningkatan sebesar 6,25kg/cm2 atau sebesar 2,23 % dari beton yang menggunakan pasir laut dalam kondisisebenarnya (BPL). Kuat lentur beton yang menggunakan pasir sungai dengan perlakuan(BPST) mengalami peningkatan sebesar 6,8 kg/cm2atau sebesar 16,67 % dari pasir sungaidalam kondisi sebenarnya (BPS), kuat lentur yangmenggunakan pasir laut dengan perlakuan(BPLT) mengalami peningkatan sebesar 6,79 kg/cm2 atau sebesar 14,27 % dari pasir lautdalam keadaan yang sebenarnya (BPL).Kata Kunci: Pasir sungai, Pasir Laut, Kuat Tekan Beton, dan Kuat Lentur Beton

    Using Cartoon Story Maker 1.1 in Developing Writing English Skills in EYL Classrooms

    No full text
    ABSTRACT: This paper highlights the integrating technology, cartoon story maker 1.1 in EYL classrooms in developing their writing English skills. It leads students to be creative, to work independently, to express themselves and to feel part of the learning process by actively participating in it.  This study used the quasi experimental research. The population of the study is VI grade students of SD Methodist 2 Palembang in the academic year 2014/2015. The purposive sampling is used on this study. In analyzing the data of the students’ achievement, the writer compared the results of the pre-test and post-test of each group to see whether they made progress and to find out the significance of the differences between their pre-test scores and their post-test scores. The result of the independent sample t-test: the value of t-obtained was 11.364. At the significance level 0.05 in two tailed testing with df =38, the critical value of t-table= 1.686. Since the value of t-obtained (11.364) was higher than the critical value of t-table (1.686). It means that there was significant difference in writing transactional and interpersonal conversation achievement between the experimental group and the control group. Key words: cartoon story maker V. 1.1, EYL classrooms

    Pengujian Pengaruh Sudut Kemiringan Terhadap Efisiensi Kolektor Surya Pelat Datar Pipa PVC

    No full text
    Alat penukar kalor Kolektor Surya (Pelate Collector) bukanlah hal yang baru , kolektor surya sudah sejak lama sudah sering diteliti untuk mencari jenis dan konfigurasi yang lebih efektif dan kompak. Beragam bentuk sistem kolektor surya dirancang untuk dapat beroperasi pada temperatur mulai dari 40oC hingga ke temperatur 100oC. Sistem kolektor surya merupakan sistem penukar kalor yang sederhana dengan memanfaatkan energi matahari sebagai sumber energi pemanas. Tujuan yang ingin dicapai dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh sudut kemiringan kolektor terhadap efisiensi kolektor. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Konversi Energi Teknik Mesin Universitas Tridinanti Palembang pada bulan Maret 2013. Sistem dimodelkan berdasarkan persamaan energi surya yang diterima oleh kolektor untuk menentukan besarnya efisiensi kolektor yang dihasilkan dari variasi sudut kemiringan kolektor, 10o, 15o, 20o dan 25o. Dari data yang diperoleh dapat dilihat bahwa besarnya efisiensi kolektor dipengaruhi oleh sudut kemiringan kolektor, dimana semakin besar sudut kemiringan kolektor maka semakin besar pula efisiensi kolektor yang dihasilkan, nilai efisiensi secara rata-rata yang terbesar  yaitu pada pengujian sudut kemiringan 25o, nilai efisiensi yang dicapai sebesar 63,68%. Kenaikan efisiensi rata-rata untuk setiap perbedaan kemiringan sudut kolektor 5o, yaitu sebesar 11,06%.Kata kunci: Pelet Kolektor Surya, System Pemana

    Perancangan Sistem Pelepasan Beban Pada Pembangkit Listrik Pertamina Talisman Dengan Menggunakan Relay SR3B261FU

    Get PDF
    Abstrak: Pada sistem kelistrikan PT. Pertamina Talisman memiliki sistem pembangkitlistrik sendiri yang terdiri dari PLTG dan PLTD. Pembangkit-pembangkit ini memilikifungsi yang sangat vital yaitu mensuplai listrik kilang dan sumur minyak terutama padaunit-unit produksi.Pada saat terjadi gangguan pada salah satu pembangkit (trip genset), maka akanterjadi pelepasan beban agar pembangkit lain tidak overload dan bisa menimbulkan blackout. Pelepasan beban yang pertama adalah area di block station dimana akan mematikanpompa-pompa minyak dan air sebagai prioritas pertama. Pelepasan beban kedua ditujukankepada MCB di area Hiline 3 yg akan mematikan sumur dengan produksi yang rendah.Sedangkan pelepasan beban ke tiga adalah area Hiline 2 untuk jumlah produksi yang sedang.Relay SR3B261FU akan mengatur sistem pelepasan beban dimana apabila terjadi trip padapembangkit 310 kW maka waktu yg dibutuhkan untuk mengembalikan frekuensi ke posisinormal 50 Hz adalah 2,2 detik.Apabila terjadi trip pada pembangkit 484 kW, waktu yang dibutuhkan untuk kembali kefrekuensi normal adalah 2,6 detik. Jika terjadi trip pada pembangkit 725 kW waktu yangdibutuhkan untuk kembali ke 50 Hz adalah 4,4 detik. Sedangkan jika terjadi trip padapembangkit 1050 kW yang merupakan pembangkit paling besar, waktu yang dibutuhkanuntuk kembali ke 50 Hz adalah 13,4 detik.Kata kunci: Pelepasan beban, Relay SR3B261FU, Frekuensi

    Analisa Instalasi Listrik Pada Rumah Tangga DenganWaktu Lebih Dari 10 Tahun Kelurahan Sialang Kecamatan Sako

    Get PDF
    Abstrak: Pertumbuhan jaringan instalasi akibat bertambahnya peralatan listrik dan durasipemakaian beban listrik dapat meningkatkan nilai tahanan (R) pada penghantar yangdigunakan. Arusyang diserap oleh alat-alat listrik dan durasi yang lama meningkatkankadar resiko akibat rugi-rugi pada penghantar dan dapat melewati kemampuan hantararus (KHA). Rugi-rugi panas pada penghantar dalam waktu yang cukup lama akanterakumulasi dan menyebabkan kerapuhan pada isolasinya.Instalasi listrik diduga akan mengalami perubahan nilai parameter setelah digunakan untukpenyediaan daya listrik. Perubahan parameter ini ditinjau dengan tujuan mengetahui tingkatkelaikan pemakaian instalasi penerangan rumah tangga yang telah digunakan lebih dari 10tahun. Terdapat empat parameter tinjauan, yaitu: tahanan isolasi, resistansi pentanahan,penampang penghantar pada penambahan beban titik nyala dan pengaman instalasi.Hasil analisis data menunjukkan persentase faktor kelaikan tahanan isolasi instalasi sebesar100%, resistansi pentanahan instalasi sebesar 62,66%, penampang penghantar padapenambahan beban titik nyala sebesar 46,66% dan pengaman instalasi (MCB) ditinjau darikondisi fisiknya sebesar 100%.Maka secara keseluruhan instalasi penerangan rumah Tanggasebesar 38 % laik pakai, sedangkan 68%kurang laik pakai.Kata kunci: kelaikan instalasi, tahanan isolasi, pentahanan, PUIL 200

    Analisa Pemasangan Penangkal Petir Pada Gedung OPIMall Jakabaring Palembang Pengaruh Iklim Kerja, Motivasi dan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Pada Universitas Tridinanti Palembang

    Get PDF
    Abstrak: Bangunan gedung OPI Mall yang terletak pada daerah Jakabaring merupakanbangunan yangmemiliki ketinggian yaitu 30meter.Gedung inimemiliki indeks perkiraan akanbahaya sambaran petir (R) sangat besar yaitu 16, sehingga sangat perlu untukmemiliki sistemproteksi petir. Efisiensi sistem proteksi petirnya adalah 87,4 % , sehingga gedung ini beradapada tingkat proteksi III. Dengan perhitungan berdasarkan beberapa metode penempatanterminasi udara yaitu metode sudut proteksi, bola bergulir, zona proteksi razevig, dan metodeESE (Early Streamer Emission),menghasilkan radius proteksi, luas area proteksi, dan jumlahpenangkal petir yang berbeda. Berdasar metode Sudut Proteksi, dari perhitungan didapat luasarea proteksi (ï„p) sebesar 1675,54m2 (9,05%) dari luas area 18512m2, dan radius proteksi (Rp)23,1 meter, sehingga dibutuhkan penyalur petir sebanyak 12 buah. Dengan metode ZonaProteksi Razevig, dari perhitungan didapat luas area proteksi (ï„p) sebesar 2604,44 m2 (14,07%) dari luas area 18512m2, dan radius proteksi (Rp) 28,8meter, sehingga dibutuhkan penyalurpetir sebanyak 8 buah. Dengan metode Bola Bergulir, dari perhitungan didapat luas areaproteksi (ï„p) sebesar 6358,5m2 (34,355%) dari luas area 18512m2, dan radius proteksi (Rp) 45meter, sehingga dibutuhkan penyalur petir sebanyak 3 buah. Dengan menggunakan metodeESE dengan KURN Lightning Protection System tipe R-150 luas area proteksi (ï„p) sebesar55543,46 m2 dari luas area 18512 m2, dan radius proteksi (Rp) 133 meter, sehingga hanyadibutuhkan penyalur petir 1 buah. Oleh karena itu diterapkanlahmetode ESE yang lebih efektifdigunakan dibandingkan dengan metode lainnya pada gedung OPI Mall.KataKunci: Proteksi Petir,Metode Sudut Proteksi,Bola Bergulir, Zona ProteksiRazevig, ESE(Early Streamer Emission)

    Inverter Motor Pompa Pada PDAM Tirta Musi Palembang

    Get PDF
    Abstrak: Air bersih merupakan kebutuhan pokok hidup manusia, karena itu dibutuhkanperalatan bantu yang mampu menyuplai air sesuai dengan kapasitas kebutuhan. Pompa airdapat mengalirkan air dari permukaan rendah ke permukaan tinggi. Namun sering kalipemakaian pompa tidak sebanding dengan kapasitas kebutuhan dan pompa sering kali dioperasikan secara terus menerus sehingga ada daya listrik dan air terbuang percuma. Dalampenelitian ini, pemakaian pompa air akan dikontrol, putaran motor penggerak pompa dapatdiatur sehingga debit output pompa sesuai dengan beban pemakaian air. Pengaturan putaranmotor dilakukan oleh inverter dengan merubah frekuensi.Kata Kunci: Inverter, Motor Pompa, Frekuensi

    568

    full texts

    697

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Journal Universitas Tridinanti Palembang
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇