Journal Universitas Tridinanti Palembang
Not a member yet
    697 research outputs found

    ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRICE EARNING RATIO SEBAGAI DASAR PENILAIAN SAHAM

    Get PDF
    The purpose of research is to test and analyze the factors influence Price Earning Ratio as basic of stock appraisal on manufacture companies listed in Indonesia Stock Exchange of from 2009-2013. This research is descriptive research with quantitative approach. Method of collecting data uses documentation is secondary data were sourced from Capital Market Directory in 2009-2013and data were sourced from Indonesia Stock Echange Company Report in year 2013. Method of data analysis uses Factor Analysis, especially EFA(Explanatory Factor Analysis) through method of PCA (Principal Component Analysis). Results of the research showed that (1) factor of capitals and debts with percentage35.297%, it means this factor is dominant factor can explain 35.297%of the variables’ variance; (2) factor of dividends and shares with percentage 30.293%, it means this factor can explain 30.293% of the variables’ variance; (3) factor of benefits level with percentage 21.254%, it means this factor can explain 21.254% of the variables’ variance; (4) factor of sales level with percentage 6.747%, it means this factor can explain 6.392% of the variables’ varianceand (5) other factors with percentage 6.747%, it means this factor can explain 6.392%of the variables’ variance. Keywords:  Factor Analysis;Price Earning Ratio;Manufacture Companies; Indonesia Stock Exchang

    PERENCANAAN BESARAN RUANG PADA BANGUNAN METROLOGI LEGAL DINAS PERDAGANGAN DAN PERINDUSTRIAN

    Get PDF
    Jumlah pelaku usaha setiap tahunnya mengalami peningkatan, dan para pelaku usaha maupun konsumen perlu dilindungi hak dan kewajibannya agar terdapat iklim usaha yang kondusif, dalam hal ini jaminan kebenaran pengukuran. Metrologi legal adalah pelayanan pengujian pada alat Ukur, Takar, Timbang dan Perlengkapannya (UTTP). Perlu dihitung besaran ruang yang diperlukan untuk mengakomodasi kegiatan pengguna dan peralatan secara efektif dan efisien dengan mempertimbangkan jumlah pengguna dan peralatan yang akan dipakai. Untuk menghitung besaran ruang tersebut digunakan perhitungan standar kebutuhan ruang dan analisa aktivitas rutin dalam ruangan untuk kegiatan metrologi dengan melibatkan pengguna ruang dan peralatan yang akan dipakai. Hasil dari penelitian diperoleh bahwa dengan asumsi pengguna bangunan sebanyak 39 orang, maka besaran ruang yang dibutuhkan adalah seluas 533m2 dengan kebutuhan lahan seluas 799,5 m2.Kata kunci: pelaku usaha, metrologi legal, besaran ruan

    STUDI KINERJA PLATE HEAT EXCHANGER PADA SISTEM PENDINGIN PLTGU

    Get PDF
    A plant (PLTGU) to operate with the maximum is to maintain the effectiveness of equipment used to keep clean of the pollutant factor. In a PLTGU, one of the cooling aids is a Plate Heat Exchanger (PHE) plate heat exchanger that uses water as a cooling fluid, the use of unclean water can decrease the effectiveness of the equipment due to the impurity factor. Here a study has been conducted to determine the effectiveness of the plate type heat exchanger before and after cleaning due to contamination by the cooling fluid. Data retrieval is done directly in the form of operational data directly and also through manual book.  Calculation of effectiveness is done by using the method of Number of Turbidity Unit (NTU). From the calculation of the effectiveness obtained before the cleansing of 83%, while after cleaning by 85%, here with the cleanup gives an increase of PHE effectiveness by 2%. Keywords: Efectivitnes, plate heat exchanger, NTU metho

    ANALISIS JAMINAN MUTU CRUMB RUBBER DENGAN METODE STATISTICAL QUALITY CONTROL

    Get PDF
    Penelitian ini dilatarbelakangi pentingnya mengetahui kualitas/mutu suatu produk yang diolah, salah satu produk olahan dari mentah menjadi produk setengah jadi yang dapat diperjualbelikan adalah karet. Perusahaan yang produknya memenuhi standar mutu dapat dapat menjadi penentu keberhasilan suatu perusahaan. Penelitian ini bertujuan mengetahui mutu karet, faktor yang mempengaruhi kualitas karet serta langkah yang perlu diambil dalam meningkatkan kualitas karet. Penelitian ini menggunakan metode Statistical Quality Control (SQC). Penelitian dilaksanakan di PT Remco dengan sampel karet 28 lot. Hasil penelitian menunjukkan dari sampel yang diambil dan diolah didapat nilai P0(plastisitas awal) untuk crumb rubber adalah 28,75 dari standar = 30. Kemudian nilai PRI (Plasticity Retention Index)nya 62,15 dari standar = 50. Faktor yang mempengaruhi rendahnya P0 adalah faktor material, mesin, human error dan lingkungan kerja, maka perlu ditingkatkan kualitas bahan baku, kebersihan mesin, pelatihan pekerja serta memperhatikan kelembapan udara disekitar tempat kerja.Kata kunci: metode statistical quality control (sqc), P0(plastisitas awal), PRI (plasticity retention index

    LISTRIK PADA HARGA YANG TEPAT: PERBANDINGAN STRUKTUR TARIF DI BEBERAPA NEGARA

    Get PDF
    Hampir setiap kali Pemerintah atau PT PLN (Persero) mengumumkan perubahan Tarif Dasar Listrik atau disingkat TDL selalu diikuti penolakan. Penetapan TDL yang tidak transparan dan ketidak efisienan PT PLN (Persero) dalam mengelola energi menjadi alasan penolakan TDL. Tarif merupakan sumber pembiayaan bagi perusahaan listrik, mencakup biaya operasi, pemeliharaan, pengembalian biaya investasi, depresiasi, pajak dan biaya bahan bakar. Struktur Tarif Listrik diberbagai negara sangat variatif dan bahkan berbeda antara satu wilayah dengan wilayah lain dalam suatu negara. Beberapa negara, termasuk Indonesia merupakan negara yang mengandalkan monopoli dalam menyalurkan energi listrik ke pelanggan. Pada pasar yang diatur, penetapan tarif tunduk pada pengawasan peraturan dan biasanya merupakan proses tahunan menarik perhatian publik. Di dalam pasar bebas, tarif sangat ditentukan oleh kekuatan pasar, meskipun biaya untuk beberapa segmen rantai pasokan, misalnya layanan jaringan, mungkin tunduk pada peraturan. Penelitian ini mencoba menangkap beberapa dimensi penting tentang proses penentuan tarif dan stuktur tarif yang dipergunakan.Kata kunci: tarif dasar listrik, struktur tarif, pasar yang diatur, proses penentuan tari

    ANALISIS PENYEBAB KECACATAN PRODUK ROTI PIA DENGAN MENGGUNAKAN METODE FAULT TREE ANALYSIS (FTA) DAN FAILURE MODE AND EFFECT ANALYSIS ( FMEA) ( Studi Kasus di Home Industry Sahabat Cake )

    Get PDF
    Perkembangan dunia industri saat ini semakin pesat sehingga harus diiringi dengan perkembangan kualitas yang menuntut perusahaan untuk selalu menghasilkan sesuatu yang benar-benar berkualitas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi penyebab kecacatan yang akan terjadi pada produksi roti pia berdasarkan Risk Priority Number. Kecacatan produksi disebabkan oleh cacat bentuk, cacat gosong, dan cacat kemasan. Kecacatan ini mengakibatkan penurunan kualitas roti pia Sahabat Cake. Metode pengendalian kualitas yang digunakan untuk mengetahui penyebab kecacatan adalah Fault Tree Analysis (FTA) dan Failure Mode and Effect Analysis (FMEA). Hasil akhir dari analisis data menggunakan kedua metode tersebut adalah penyebab kecacatan tertinggi adalah cacat gosong dengan nilai RPN 576, cacat kemasan dengan nilai RPN 448, sementara cacat bentuk dengan nilai RPN 336. Dengan mengetahui kecacatan tersebut maka pihak home industry harus melakukan perbaikan kualitas produksi.Kata kunci: Failure Mode and Effect Analysis (FMEA), Fault Tree Analysis (FTA), kecacatan, kualitas, roti pi

    DESAIN DAN PENGUJIAN ALAT PENGERING GABAH ROTARY DENGAN MEMANFAATKAN BAHAN BAKAR SEKAM GABAH

    Get PDF
    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui laju pengurang kadar air gabah yang dihasilkan saat pengeringan. Percobaan dilaksanakan pada bulan Maret 2017. Bahan-bahan yang dipergunakan dalam percobaan ini adalah gabah dari hasil panen daerah Mata Merah Palembang dengan kadar air 18%. Pengujian pengeringan dilakukan dengan sebuah alat pengering sistim rotary dengan menggunakan sekam, pilihan bahan bakar sekam dikarenakan di area penggilingan beras sangat banyak sekali dijumpai sekam, sehingga sekam inilah yang dimanfaatkan sebagai bahan bakar untuk penghasil panas pengeringan dengan kapasitas pengeringan sebanyak 20 kg gabah basah. Alat pengering berupa silinder berjumlah 4 buah berdiameter 25 cm dan dengan masing-masing kapasitas 5 kg, laju pengeringan dihitung berdasarkan pengurangan massa gabah yang terjadi selama proses pengeringan hingga berat gabah sebesar 150 gram (Berdasarkan pengukuran lapangan gabah kering berdasarkan sample). Temperatur nyala sekam 1900C.Temperatur ruang pengering rata-rata 66,50C dengan berat sample awal gabah 170 gram, pengujian dilakukan dari pukul 12.20 Wib hingga pukul 15.13 Wib sampai capaian berat gabah 150 gram yaitu selama 173 menit (2 jam 53 menit). Panas penguapan dan panas udara pengering masing-masing sebesar 18 J/s dan 65 J/s. Efisiensi alat pengering diperoleh sebesar 27, 6%.Kata kunci: gabah, panas penguapan, panas pengeringan, efisiens

    ANALISIS EFEKTIVITAS MESIN SCREW PRESS DENGAN MENGGUNAKAN METODE OVERALL EQUIPMENT EFFECTIVINESS (OEE)

    Get PDF
    PT MP Leidong West Mill merupakan salah satu perusahaan yang bergerak pengolahan buah kelapa sawit. dalam proses pengolahan buah kelapa sawit ada beberapa stasiun untuk produksi kelapa sawit salah satunya stasiun pressing. Stasiun pressing merupakan stasiun yang mengektrak kelapa sawit dari mesin screw press yang menghasilkan seperti crude palm oil, fiber dan nut. Mesin screw press mempunyai 2 line untuk mengektrak kelapa sawit dari line tersebut masing-masing line beraktivitas ialah 2 mesin yang beroperasi dan 1 standby. Tujuan penelitian adalah untuk mengidentifikasi efektivitas mesin screw press dimana efektivitas mesin screw press meliputi dari ketersediaan, kinerja dan hasil kualitas. Dengan perhitungan overall equipment effectivess terhadap mesin screw press berapa efektivitas dan efesien mesin screw press. Setelah dilakukan perhitungan terhadapan mesin screw press yang mempunyai terdapat nilai rata-rata per tahun mesin screw press terdapat nilai line A 50% dan line B 65%. Dari hasil rata-rata per tahun mesin screw press masih di bawah standar nilai overall equipment effectivess (OEE) yaitu 85%.Kata kunci: efektivitas mesin screw press, ketersediaan, kinerja, tingkat kualitas, overall equipment effectivess (OEE

    AN ANALYSIS ON THE STUDENTS’ INDIRECT LEARNING STRATEGIES IN WRITING SKILL

    Get PDF
    The problem of this study was “what are the indirect learning strategies in writing skill applied by the eleventh grade students of SMAN 12 Palembang?” The objective of this study was to find out the indirect learning strategies in writing skill applied by the eleventh grade students of State Senior High School 12 Palembang. This study used qualitative descriptive method. The population of this study was 232 of the eleventh grade students of State Senior High School 12 Palembang in the academic year of 2016 / 2017. This study used purposive sampling technique. The data were collected through the SILL questionnaire and documentation. Based on the study, it showed that eventhough there was no learning strategy applied by the students in the high use, but according to the average use of the strategy, metacognitive strategies (Mean = 3.28) became the most frequently strategies applied by the students, then, followed by affective strategies (Mean = 2.65), and the last was social strategies (Mean = 2.46). In conclusion, all the indirect learning strategies in writing skill that are metacognitive, affective, and social strategies were applied by the eleventh grade students of State Senior High School 12 Palembang. Keywords: Analysis, Indirect Learning Strategies, Writing Skill

    PERENCANAAN SISTEM TATA UDARA GEDUNG AULA SMK NEGERI 1 SEKAYU

    Get PDF
    The planning of the air system is intended to calculate the cooling load in the Hall of SMKN 1 Sekayu. So that before the AC was installed in the SMKN 1 Sekayu had an overview of the amount of AC capacity needed to condition the air in the hall with dimensions of 18 m x 16 m x 6 m. To obtain these results, the authors used the CLTD (Cooling Load Temperature Difference) calculation method based on ASHRAE GRP 158 Cooling Load Calculation Manual. Which consists of calculation of Extenal and Internal cooling loads. Calculation of cooling load based on primary and secondary data which then results are adjusted to the type of air system. After calculating the cooling load, the maximum load results are obtained at 237013,1917 Btu / hr, thus the AC capacity needed is 26 Pk with the Direct Refrigerant System, AC Floor Standing system.Keywords: Planning Of The Air System, Cooling Load, CLTD method

    568

    full texts

    697

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Journal Universitas Tridinanti Palembang
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇