Dinamika Rekayasa (E-Journal - Engineering Departement Jenderal Soedirman University UNSOED)
Not a member yet
    192 research outputs found

    Pemilihan Lokasi Sentra Industri Batu Klawing Purbalingga dengan Metode AHP

    Get PDF
    Pada penelitian ini satu sentra akan ditentukan dari beberapa desa yang ada di sekitar Sungai Klawing. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah dengan expert judgment, yaitu meminta beberapa ahli terkait untuk menilai tingkat kepentingan kriteria penentu lokasi sentra. Pengolahan dengan metode AHP menghasilkan rating sebagai berikut : kriteria pertama terkait dengan daya tarik wisatawan untuk berkunjung (33,49%), kriteria kedua terkait dengan dukungan pemerintah dan masyarakat sekitar lokasi sentra (52,11%), dan kriteria ketiga terkait dengan perkembangan sentra (14,40%). Sub kriteria untuk kriteria pertama antara lain paket wisata (22,21%), dekat dengan sungai klawing (11,28%). Sub kriteria untuk kriteria kedua antara lain Keunikan (8,36%), dukungan pemerintah (10,67%), dukungan masyarakat (12,72%), kuliner (4,81%), kesiapan masyarakat (7,67%) dan history (7,89). Sub kriteria untuk kriteria ketiga antara lain jarak sentra industri dengan lokasi pasar (7,88%) dan jumlah mesin produksi (6,52%). Dari hasil penilaian urutan prioritas lokasi terpilih untuk menjadi lokasi sentra adalah Bancar, Limba Sari, Panusupan, Sega Mas dan Kampus Blate

    Pengaruh Perubahan Beban Gempa Berdasarkan SNI 03-2833-2008 Terhadap Kinerja Jembatan Sungai Serayu di Patikraja Banyumas

    No full text
    Jembatan merupakan suatu prasarana transportasi yang berfungsi untuk menghubungkan dua bagian jalan yang terpisahkan oleh adanya rintangan-rintangan seperti lembah yang dalam, sungai, saluran irigasi, jalan kereta api, waduk, dan lain sebagainya. Seiring dengan bertambahnya populasi manusia, maka semakin meningkat pula kebutuhan akan sarana dan prasarana transportasi. Di Patikraja Kabupaten Banyumas, terdapat jembatan kecil yang melintang di atas Sungai Serayu. Jembatan ini sebelumnya merupakan jembatan kereta api yang dibangun pada era pemerintahan Belanda. Seiring dengan bertambahnya jenis dan jumlah kendaraan bermotor, serta mundurnya perkebunan tebu untuk industri gula, jembatan ini beralih fungsi dari jembatan. Berdasarkan analisis yang telah dilakukan yang mengacu pada Peraturan Perencanaan Teknik Jembatan, Bridge Management System (BMS) oleh Dirjen Bina Marga, SNI-T02-2005 mengenai Pembebanan untuk Jembatan, SNI T03-2005 mengenai Perencanaan Struktur Baja untuk Jembatan, dan SNI 03-2833-2008 mengenai Standar Perencanaan Ketahanan Gempa untuk Jembatan, jembatan Sungai Serayu mempunyai stress ratio maksimum sebesar 1.575 pada penampang memanjang jembatan, dan angka kelangsingan yang cukup tinggi pada ikatan angin rangka jembatan. Waktu getar alami struktur jembatan arah memanjang (Arah X) sebesar 1.055 detik pada mode-1 dan arah melintang (Arah Y) sebesar 0.875 detik pada mode-2

    Studi Analisis Pengenalan Pola Tulisan Tangan Angka Arabic (Indian) menggunakan Metode K- Nearest Neighbors dan Connected Component Labeling

    Get PDF
    Handwriting refers to the result of writing by hand (not typed). The writing style of people are not the same. One of the United Nations official languages, Arabic, has a numerical system known as Arabic (Indian) numeral. The identification of feature help humans to be able distinguish the patterns. The grouping patterns can be applied to the machine for recognizing object in the image. Connected component labeling is used for separating characters to be easily recognizable. K- nearest neighbors is used to find the similarity value between query image and template images are based on the nearest neighbors class. This analytical study was tested using 100 test images. The top three classification results of Arabic (Indian) handwritten recognition use k- nearest neighbors  (KNN) are 86% when k = 1, 84% when k = 3, and 83% with k = 5

    Analisis Dinding Penahan Tanah Dengan Pondasi Tiang Bor (Studi Kasus Tower Pln No. 71 Sutt 150 Kv Di Jalan Gatot Subroto Barat Denpasar)

    Get PDF
    Pemenuhan kebutuhan terhadap listrik sangat tinggi dan memerlukan jaringan yang mampu menjangkau ke seluruh pelanggan. Jaringan untuk mendistribusikan  listrik ke masyarakat sangat kompleks terdiri dari jaringan bawah tanah dan tiang-tiang serta tower. Bangunan tiang-tiang dan tower-tower tersebut sering menimbulkan masalah dalam pengunaan lahan karena memerlukan tempat yang cukup luas. Masalah penggunaaan lahan ini banyak timbul di daerah perkotaan karena semakin sulitnya lahan yang tidak terpakai dan harga lahan yang mahal. Salah satu lokasi yang mengalami permasalahan adalah di daerah Jalan Gatot Subroto Barat, Denpasar. Permasalahan yang terjadi di daerah ini adalah tower milik PLN yaitu tower SUTT 150 kV no.71 menghalangi jalan masuk ke lahan milik warga, sehingga harus melakukan rekayasa dinding penahan tanah dan pondasi dengan memotong sebagian tanah timbunan serta dinding penahan tanah tanpa mengurangi keamanan konstruksi tower SUTT. Untuk mengatasi masalah tersebut direncanakan suatu dinding penahan tanah dari tiang bor (bored pile) untuk mengganti dinding penahan tanah tipe gravitasi yang telah digunakan sebelumya. Sebelum dilakukan perhitungan perlu dilakukan penyelidikan kondisi tanah dasar di lokasi proyek sehingga dapat direncanakan dinding penahan tanah yang sesuai dan memadai. Setelah melakukan penyelidikan tanah di laboratorium dihasilkan nilai sudut geser tanah (ϕ) = 30º dan berat volume (γ) = 1,6 gr/cm3 dan setelah melakukan analisis pada dinding penahan tanah diperoleh nilai momen maksimum (M maks) = 2384,248 kg.m dan gaya geser maksimum (D maks) =  1098,952 kg.  Hasil perhitungan bahan dinding penahan tanah digunakan beton bertulang dinding susunan bored piled diameter 40 cm dengan kedalaman pancang 4,5 m dari tanah eksisting dan tinggi dinding penahan tanah 3,5 m diatas tanah, sehingga dibutuhkan struktur beton bertulang tiang bor (bored piled) panjang 8 m sebanyak 35 buah. Struktur beton bertulang bored piled diameter 40 cm menggunakan tulangan utama longitudinal 6D16 (6 buah besi ulir  dengan diameter 16 mm) dan tulangan geser menggunakan Ø10-250 (besi polos diameter 10 mm dengan jarak 250 mm).  Luas lahan baru yang didapatkan akibat pengurangan eksisting 10,20 x 13,10 m2 menjadi 5,2 x 6,3 m2, di bagian utara (depan) diperoleh  lahan sebesar 5,0 x 11,7 m2 dan jalan akses di bagian timur dari 2,5 m menjadi 3,9 m

    Pengaruh Arus Harmonisa Pada Unjuk Kerja Sistem Open-Loop Variable Speed Drive Motor Induksi Menggunkanan Inverter

    Get PDF
    One of the  the inverter’s applications is in Variable Speed Drive (VSD) to control the speed of an induction motor by varying  the voltage or the output frequency of the inverter. Induction motor reliability driven by using inverter is often affected by harmonics components of the current and voltage  generated by the inverter. This phenomenon brings harmonic losses in the industry process applying VSD and induction motors, because not all inverters produce a pure sinusoidal wave. Thi paper presents the effect of harmonics on the performance of squirrel cage induction motor type i.e. the speed, torque and efficiency by conducting computer simulation and experimental test in laboratory. The increase in the value of harmonics resulting an increase in the value of speed 1.41%, an increase in the value of torque 1.81 Nm, and decreased of efficiency 1to5%, the harmonics also resulted torque ripple 2 to5 times resulting in unstable speed of motor, arising engine vibration and causing motor heatin

    Pengembangan Produk Mesin Press dalam produksi knalpot IKM Logam Purbalingga berdasarkan Analisis Sosioteknikal

    Get PDF
    Bakat alami yang dimiliki para perajin knalpot Purbalingga disertai pengalaman membuat knalpot selama bertahun-tahun membuat Knalpot Purbalingga mampu menghasilkan knalpot mobil maupun knalpot motor dengan kualitas baik. Bahkan beberapa IKM knalpot mempunyai kualitas yang diakui internasional. Keterbatasan peralatan produksi menjadi kendala dalam pemenuhan permintaan, bahkan permintaan ekspor pun terpaksa ditolak karena kurangnya kapasitas produksi. Kualitas juga kurang terjaga karena proses dilakukan tanpa standar teknik produksi yang baik. Serangkaian proses produksi knalpot membutuhkan berbagai jenis mesin untuk skala IKM. Namun, sebagian besar IKM belum memiliki mesin press, karena besarnya biaya yang diperlukan untuk dapat memiliki mesin tersebut. Mesin pres pada penelitian sebelumnya sebelumnya telah dibuat dengan skala IKM. Pengembangan produk mesin pres dilakukan berdasarkan analisa sosioteknikal. Dengan pengembangan produk yang dilakukan diharapkan mesin yang dibuat dapat digunakan lebih efisien, meningkatkan produktivitas IKM. Berdasarkan analisis sosioteknikal yang dilakukan pengrajin knalpot telah mulai beralih teknologi dari cara manual, sehingga mesin pres skala IKM yang diproduksi dapat diterima sedangkan analisis kebutuhan mengidentifikasi perlunya tambahan matras pada mesin pres

    Investigasi Bidang Gelincir Tanah Longsor Dengan Metode Tahanan Jenis Dan Pengujian Sifat Plastisitas Tanah Di Bukit Pawinihan Desa Sijeruk, Kecamatan Banjarmangu, Kabupaten Banjarnegara

    No full text
    Investigasi bidang gelincir zona rawan longsor di sekitr lokasi mahkota longsor Bukit Pawinihan Sijeruk Banjarnegara telah dilakukan dengan menggunakan metode geolistrik tahanan jenis metode Wenner. Uji sifat plastisitas tanah penyusun di lokasi penelitian dilakukan pada tingkat pelapukan yang berbeda. Tujuannya untuk menentukan kedalaman, jenis pelapukan dan sifat dari bidang gelincir. Hasil pemodelan resistivitas 2D menunjukkan bahwa bidang gelincir berada pada kedalaman 6-8 meter berupa batu breksi lapuk (30-118 Ωm). Batuan ini merupakan batuan dengan tingkat pelapukan 3 dan bersifat kohesif. Nilai indeks plastisitasnya adalah 8,27

    Analisis Zona Permeabel Fluida Sistem Panas Bumi Gunungapi Slamet Berdasarkan Analisis Kerapatan Kelurusan Citra SRTM Dan Struktur Geologi

    Get PDF
    Keberadaan manifestasi panasbumi di sekitar Gunungapi Slamet tidak dapat dipisahkan dari zona-zona permeabilitas yang berkembang. Lokasi-lokasi lulus air tersebut (zona permeabel) yang memungkinkan terbentuknya sirkulasi fluida tempat air masuk untuk mengisi reservoir panas bumi dan air keluar ke permukaan bumi sebagai manifesatasi mata air panasbumi di sekitar Gunungapi Slamet. Publikasi yang berupa hasil penelitian ini mencoba mengidentifikasi zona-zona permeabel tersebut berdasarkan anaslisis kerapatan kelurusan yang terekam dalam citra SRTM. Identifikasi kelurusan-kelurusan pada citra berdasarkan komponen-komponen interpretasi citra, yaitu tona, tekstur, pola, bentuk dan relief. Hasil analisis tersebut dikompilasi dengan data struktur geologi regional yang sebelumnya telah diidentifikasi dan data lapangan berupa manifestasi mata air panas. Lokasi-lokasi dengan kerapatan kelurusan yang tinggi pada citra SRTM umumnya bersesuaian dengan zona struktur geologi regional keberadaan manifestasi mata air panas. Daerah tersebut memanjang relatif utara-selatan di bagian barat dan timur-barat di bagian selatan peta. Daerah-daerah inilah yang merupakan daerah lulus air tempat fluida bersirkulasi membentuk sistem panasbumi Gunungapi Slamet

    Estimasi Kinerja Kanal MIMO-OFDM Menggunakan Modulasi Adaptif Untuk Teknologi LTE Berdasar Pada Kecepatan Pelanggan

    Get PDF
    OFDM dipakai untuk teknik multiple accesspada downlink LTE. Dalam teknologi LTE, parameter kecepatan user sangat berpengaruh terhadap kualitas jaringan.Pada OFDM, estimasikanalsangatdiperlukan untuk mengatasi fading dan noise.Semakin besar kecepatan user maka semakin besar nilai fading dan noise.Untuk mengatasi masalah tersebut diperlukan estimasi kanal yang digunakan. Metode estimasi kanal yang banyak digunakan ada dua yaitu metode Least Square (LS) dan metode Minimum Mean Square Error (MMSE). Kedua metode tersebut digunakan pada penerima diam dan penerima bergerak dengan modulasi QPSK, 16-QAM, dan 64-QAM. Simulasi dilakukan untuk mengetahui metode estimasi kanal pada beberapa variasi kecepatan user. Hasil analisa menunjukkan bahwa estimasi kanal dengan metode MMSE lebih baik dibandingkan metode LS. Sedangkan pada penerima dengan kecepatan rendah memiliki kualitas jaringan yang lebih baik dibandingkan pada penerima dengan kecepatan tinggi

    Kajian Sifat-Sifat Reologi Aspal dengan Penambahan Limbah Ban Bekas

    Get PDF
    Salah satu usaha mengurangi kerusakan jalan akibat beban yang berlebih (overloading) adalah menaikan mutu campuran beraspal melalui peningkatan mutu aspal (bitumen). Untuk meningkatkan mutu aspal dapat dilakukan dengan menambahkan bahan aditif seperti polimer, tetapi harga polimer di Indonesia masih relatif mahal. Penggunaan limbah ban bekas sebagai bahan aditif dalam meningkatkan mutu aspal merupakan usaha inovatif dalam material perkerasan jalan dan juga dapat mengurangi kerusakan lingkungan akibat limbah ban bekas. Pengujian yang dilakukan pada studi ini adalah sifat-sifat fisik aspal meliputi : penetrasi, berat jenis, titik lembek, daktilitas, serta titik nyala dan titik bakar. Penambahan limbah ban bekas pada aspal penetrasi 60/70 secara garis besar akan meningkatkan kekerasan aspal. Penggunaan limbah ban bekas pada aspal penetrasi 60/70 ini memberikan dampak positif sekaligus negatif. Dampak positif yang timbul adalah penambahan limbah ban bekas akan meningkatkan ketahanan terhadap alur, dikarenakan tingkat kekerasan aspal yang bertambah. Hal ini dibuktikan dengan penurunan nilai penetrasi dari 66,5 dmm pada aspal penetrasi 60/70 murni, menjadi 47,05 dmm pada aspal penetrasi 60/70 dengan penambahan ban bekas 3%. Sedangkan dampak negatif yang timbul adalah penambahan limbah ban bekas akan menurunkan ketahanan terhadap retak karena tingkat kekenyalannya berkurang. Hal ini ditunjukkan dengan penurunan nilai daktilitas dari > 100 cm pada aspal penetrasi 60/70 murni menjadi hanya 68,5 cm pada aspal penetrasi 60/70 dengan penambahan 3% limbah ban bekas

    166

    full texts

    192

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Dinamika Rekayasa (E-Journal - Engineering Departement Jenderal Soedirman University UNSOED)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇