Dinamika Rekayasa (E-Journal - Engineering Departement Jenderal Soedirman University UNSOED)
Not a member yet
    192 research outputs found

    Penentuan Kebijakan Pemesanan Bahan Baku Gula Rafinasi Pada Pabrik Gula Batu Cap Kembang Dengan Pendekatan Simulasi

    Full text link
    Pada pabrik ini belum ada penetapan kebijakan pemesanan bahan bak. Saat ini pemesanan bahan baku dilakukan berdasarkan keinginan pemilik pabrik. Sehingga tujuan dari penelitian adalah mengetahui jumlah dan waktu pemesanan bahan baku berdasarkan jumlah permintaan, dengan meminimalkan total biaya persediaan yang dikeluarkan. Metode penelitiaan yang digunakan adalah pendekatan simulasi DES, dengan menggunakan software extend V.4. berdasarkan hasil simulasi didapatkan hasil penetapan kebijakan pemesanan bahan baku di Pabrik gula cap kembang adalah ketika permintaan tinggi dengan nilai diatas 5.000 sak/bulan digunakan skenario 2 dengan rata-rata lead time 3 hari. Saat permintaan sedang dengan nilai 4.500 sak/bulan hingga 5.000 sak/bulan digunakan skenario 1 rata-rata lead time 7 hari, dan ketika permintaan rendah dengan nilai dibawah 4.500 sak/bulan digunakan skenario 3 rata-rata lead time 3 hari. Total biaya persediaan yang dikeluarkan sebesar Rp.53.709.763/tahun. Sehingga total biaya persediaan mampu menghemat 83% dari total biaya yang dikeluarkaan saat ini

    Aplikasi Convolutional Neural Networks (CNN) Untuk Klasifikasi Retakan Beton

    Full text link
    Beton menjadi bahan utama dari kebanyakan kontruksi bangunan. Timbulnya sebuah retakan atau kerusakan struktur dari beton tersebut sangat berpengaruh terhadap struktur bangunan secara keseluruhan karena mampu memperpendek umur dari bangunan tersebut. Dari hal tersebut, diperlukannya pengawasan secara rutin terhadap kondisi struktur beton sehingga dapat dilakukan perencanaan pemeliharaan di masa depan. Pada paper ini penulis  menerapkan teknologi  sistem cerdas terhadap pendeteksian keretakan beton. Penerapan Deep Learning dengan arsitektur Convolutional Neural Networks dengan model MobileNet V1 dan Inception V3 dan ResNet-50 untuk melakukan pengklasifikasian kondisi keretakan dari sebuah masukan gambar visual. Deteksi keretakan beton yang dilakukan dikelompokkan dalam tiga kelas yaitu retak besar, retak kecil dan tidak retak. Dari hasil training dan validasi yang telah dilakukan CNN dengan model mobileNet V1 memberikan hasil akurasi yang terbaik yaitu 0,8924 untuk akurasi pelatihan dan 0,8899 untuk akurasi validas

    Analisis Pengaruh Tektonik Terhadap Morfologi dengan Metode Perhitungan Geomorfologi Kuantitatif di Daerah Gapura Pemalang

    Full text link
    Aktivitas tektonik sangat erat hubungannya dengan pembentukan bentang alam (morfologi) pada suatu daerah. Lokasi penelitian mempunyai morfologi yang terkontrol oleh tektonik sesar turun, dengan adanya blok yang berupa tinggian dan dataran rendah. Studi ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh tektonik (sesar turun) pada morfologi di lokasi. Penelitian ini menggunakan metode analisis geomorfologi kuantitatif yang ditujukan untuk mendapatkan data tingkat aktivitas tektonik yang ada pada daerah penelitian. Metode ini efektif untuk mengetahui  terbentuknya morfologi dan struktur geologi yang mempengaruhi bentuk permukaan saat ini. Analisis pengaruh tektonik menggunakan Ratio of valley Floor width to valley Height (Vf) dan Mountain Front Sinuosity (Smf). Hasil analisis menunjukkan bahwa rata-rata Vf yaitu 0,19 yang memiliki akivitas tektonik kelas satu dan indikasi tingkat uplift tinggi dengan lembah berbentuk V. Sedangkan untuk Smf memiliki hasil rata-rata 1,45 sehingga memiliki aktivitas tektonik yang kuat dengan indikasi berasosiasi dengan bentangalam dataran lebar, lembah sempit dan perbukitan curam. Berdasarkan hasil tersebut lokasi studi termasuk ke dalam aktivitas tektonik yang kuat dengan didukung adanya data lapangan geologi struktur berupa sesar geser kanan dan sesar turun geser kiri yang saling memotong

    Pemanfaatan Limbah Batu Marmer sebagai Substitusi Parsial Agregat Kasar pada Campuran Beton terhadap Kuat Tekan Beton

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan limbah pecahan marmer sebagai bahan subtitusi parsial batu pecah alami dalam pembuatan beton. Pecahan marmer diperoleh dari daerah Padalarang, Kabupaten Bandung Barat. Sebagai benda uji dalam penelitian ini, digunakan benda uji berbentuk silinder beton berukuran 10 cm × 20 cm. Persentase limbah marmer yang digunakan sebesar  10%, 25%, 50% dan 75% dari total berat agregat kasar yang dibutuhkan. Penggunaan limbah marmer sebagai bahan pengisi dalam adukan beton tidak menurunkan nilai slump dari beton normal. Nilai slump beton dengan agregat kasar dari limbah marmer adalah sebesar 75 – 100 mm, yang masih memenuhi kriteria slump untuk pekerjaan struktur di lapangan. Sementara itu penggantian agregat kasar dengan limbah batu marmer hingga 25% mampu menghasilkan beton dengan nilai kuat tekan beton 30,1 MPa, lebih tinggi 18,97 % dari pada campuran beton normal. Penambahan limbah marmer di atas 50% mengalami penurunan nilai kuat tekan beton. Penggunaan limbah marmer hingga 75% meningkatkan berat jenis beton hingga 2,8% daripada berat jenis beton normal

    Cover Dinarek Agustus 2023

    No full text

    Penulangan Perkerasan Lentur Di Atas Tanah Lempung Lunak Menggunakan Anyaman Karet Ban Bekas

    Full text link
    Pekerasan lentur merupakan jenis perkerasan dengan material berupa campuran agregat dengan aspal. Pada jenis pekerasan ini, beban kendaraan diteruskan ke tanah dasar dengan sebaran luasan distribusi yang kecil sehingga tegangan yang terjadi pada tanah dasar besar. Perkerasan lentur yang berada di atas tanah lempung lunak akan mempunyai permasalahan kapasitas dukung yang dipengaruhi oleh rendahnya kapasitas dukung tanah tanah dasar. Penulangan tanah dasar lempung lunak dengan anyaman karet ban bekas merupakan upaya meningkatkan kapasitas tanah dasar yang diharapkan akan berdampak meningkatkan kapasitas dukung perkerasan. Pemanfaatan ban bekas dalam bentuk anyaman merupakan upaya pemanfaatan material limbah. Penelitian perlu dilakukan untuk mengkaji pengaruh penulangan anyaman karet ban bekas pada tanah lempung terhadap peningkatan kapasitas dukung perkerasan lentur. Penelitian dilakukan di laboratorium dengan melakukan uji beban pada kotak uji. Anyaman karet ban bekas (AKBB) yang dibuat dari sayatan karet ban bekas dan dianyam sehngga membetuk pola geogrid dipasang di atas lapisan tanah lempung dan di bawah lapis pondasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemasangan AKBB efektif meningkatkan kapasitas dukung perkerasan lentur di atas tanah lempung. Peningkatan kuat dukung untuk pemasangan AKBB di atas tanah dasar sebesar 13%, di atas lapis perkerasan sebesar 31%, dan dua lapis di bawah dan di atas lapis pondasi sebesar 63%. Walaupun AKBB memberikan peningkatan kuat dukung, namun efektifitasnya lebih rendah dibandingkan geogrid, sehingga penelitian untuk meningkatkan efektifitas AKBB

    Kata Pengantar Dinarek 2023

    No full text

    Penataan Kembali Fasilitas pada CV X dengan Computerized Relative Allocation Of Facilities Technique

    Full text link
    CV. X merupakan perusahaan yang bergerak di bidang peralatan rumah tangga, seperti sapu sorgum. Saat ini, kondisi line produksi yang terdapat pada perusahaan tersebut belum optimal dikarenakan terdapat beberapa tata letak stasiun kerja yang belum sesuai sehingga memicu adanya aliran bolak balik pada proses produksi. Oleh karena itu, untuk memperoleh tata fasilitas yang baik dan memperoleh jarak material handling yang efektif, maka diperlukan proses re-layout guna mengatasi permasalahan tata letak pada CV. X. Metode yang digunakan untuk re-layout adalah metode Computerized Relative Allocation of Facilities Technique (CRAFT). Metode CRAFT digunakan untuk menemukan rancangan tata letak yang lebih efektif dan efisien serta untuk meminimalkan ongkos material handling. Terdapat dua usulan tata letak yang diperoleh, yaitu pada tata letak 1 menghasilkan total biaya sebesar Rp 20.448 (dalam ribuan), sedangkan tata letak 2 menghasilkan total biaya sebesar Rp 20.448 (dalam ribuan). Sehingga tata letak usulan terbaik adalah tata letak usulan ke-2

    Analisis Efisiensi Lintasan Produksi Tahu Dengan Metode Ranked Positonial Weight di Pabrik Tahu XYZ

    Full text link
    Penelitian ini membahas pengaturan line balancing pada Pabrik Tahu XYZ menggunakan metode ranked positional weight. Metode pengamatan dilakukan secara langsung melalui proses observasi dan wawancara untuk mendapatkan data pengamatan. Data yang telah diperoleh kemudian akan diolah untuk mendapatkan nilai idle time, line efficiency, balance delay, smoothness index dan jumlah stasiun usulan. Berdasarkan perhitungan data didapatkan nilai line efficiency awal sebesar 63,07%, balance delay 36,93%, smoothness index 51,729 dengan total idle time 421,2 menit untuk 11 stasiun. Setelah dilakukan penyeimbangan lintasan dengan menghitung jumlah stasiun maksimal, maka didapatkan nilai line efficiency, balance delay, serta smoothness index, secara berturut sebesar 76,07%, 23,93%,  36,40, dan idle time sebesar 121,22 menit dengan jumlah stasiun sebanyak 6 stasiun. Data tersebut menunjukkan bahwa terdapat peningkatan efisiensi pada line balancing yang terdapat pada pabrik tahu tersebut

    Pengaruh Jumlah Sudu Terhadap Performa Hidro-Turbin Savonius Sebagai Alternatif Desain Pengolahan EBT

    Full text link
    Kebutuhan energi listrik di Indonesia mengalami peningkatan sebesar 3% setiap tahunnya, sehingga berpengaruh pada ketersediaan sumber energi dari bahan bakar fosil. Lebih dari ±83% sumber energi listrik nasional dipasok dari sumber bahan bakar fosil. Penggunaan Energi Baru Terbarukan (EBT) pada pasokan listrik nasional pada kisaran 17%. Potensi  hidro-energi di Indonesia tercatat sebesar 94,3 GW pada tahun 2019. Hal tersebut menunjukkan energi hidro memiliki peluang yang besar dalam pengembangannya. Salah satu pengembangannya adalah melakukan pengembangan desain rotor pada turbin air jenis savonius. Savonius memiliki keunggulan memiliki stuktur yang sederhana dan dapat beroperasi pada kecepatan fluida yang rendah. Namun tipe savonius memiliki kelemahan memiliki efisiensi yang relatif rendah sehingga perlu dikembangkan lagi untuk meningkatkan performanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jumlah sudu terhadap performa hidro-turbin dan jumlah sudu maksimal untuk mendapatkan performa terbaik dari hidro-turbin. Penelitian ini menggunakan metode Computational Fluid Dynamics dan menggunakan analisa desain faktorial. Perangkat lunak yang digunakan adalah Asys Student version dengan CFX Solver. Penelitian dilakukan pada jumlah sudu 3, 4 dan 5. Hasil menunjukkan bahwa savonius dengan 4 sudu menghasilkan Cpmax terbaik sebesar 16%. Hasil analisa desain faktorial menunjukan bahwa faktor TSR (Tip Speed Ratio) dan jumlah sudu memiliki pengaruh yang signifikan dan terdapat interaksi antara kedua faktor tersebu

    166

    full texts

    192

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Dinamika Rekayasa (E-Journal - Engineering Departement Jenderal Soedirman University UNSOED)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇