Repository Proceeding Seminar (Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Sriwijaya)
Not a member yet
896 research outputs found
Sort by
Intelligent Transportation System dalam Sistem Monitoring Kecelakaan Lalu Lintas
Pada Paper ini menyajikan perancangan Intelligent Transportation System (ITS) sebagai sistem monitoring kecelakaan lalu lintas. Sistem pada penelitian ini dirancang untuk secara otomatis mendeteksi kecelakaan lalu lintas menggunakan akselerometer dan data akustik, memberikan notifikasi kepada server tanpa selang waktu melalui pesandarurat setelah kecelakaan, dan memberikan situasi pengemudi, koordinat GPS, saluran komunikasi video, dan perekaman data kecelakaan. Dalam perancangan ITS ini komponen yang mudah ditemui dan praktis serta harga yang terjangkau. Strategi Pengendalian pada penelitian ini menggunakan metode fuzzy logic dengan memanfaatkan skema multi kriteria sehingga dapat memecahkan masalah yang memiliki nilai kompleks. Adapun kelebihan sistem ini ialah adanya panic button yang akan terhubung ke pihak pelayananmasyarakat apabila terjadi aktivitas yang mencurigakan atau keadaan darurat. Diharapkan dengan adanya aplikasi ini dapat meningkatkan keamanan dan keselamatan berkendara danmengurangi angka kematian akibat kecelakaan lalu linta
Ekstraksi secara morphology pada pembuluh darah retina dari gambar fundus retina
Ekstraksi pembuluh darah retina dari gambar fundus retina merupakan langkah kunci dalam proses mengenal bentuk pola penyakit di retina. Metode-metode sebelumnya pada Ektraksi Pembuluh Darah Retina mempunyai ciri khas tersendiri terutama pada langkah pra-proses, ektraksi, dan post-proses pembuluh darah. Akan tetapi masih banyak ciri khas tersebut yang menjadikannya tidak cukup untuk memuaskan akan kebutuhan. Oleh karena itu penelitian selalu melakukan pengembangan untuk mencapai kebutuhan yang memuaskan bagi bidang medis. Maka dari pada itu kami melakukan percobaan dalam rangka pengembangan. Pada paper ini kami menggunakan metode Ekstraksi secara Morphology pada Pembuluh Darah Retina. Alhasil dengan menggunakan data STARE dan DRIVE didapatkan akurasi 90% dan 80%
Pelatihan Mikrokontroler untuk Aplikasi Robot Halang Rintang pada Siswa SMP Negeri 17 Palembang
Abstrak—Robot telah dipercaya untuk membantu manusia menyelesaikan pekerjaannya. Salah satu pekerjaan yang sering dilimpahkan kepada robot adalah untuk mencapai tempat yang sulit atau tidak dapat dicapai oleh manusia. Misalnya mencari konban daerah yang terkena gempa, kebakaran, atau kapaltenggelam. Semua itu tidak terlepas dari berbagai riset robotik yang melibatkan pihak universitas sebagai pelaku utama. Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini menjelaskan tentang hasil pelatihan perakitan robot Halang Rintang (avoider) sebagai media pengenalan bidang robotika bagi siswa sekolahmenengah pertama Negeri 17 Palembang. Pelatihan ini diikuti oleh 20 orang siswa dari utusan sekolah menengah pertama Negeri 17 Palembang. Pelatihan ini akan dititikberatkan pada bagaiamana mensetting perangkat dan membuat program aplikasi robot beroda dan sensor infra merah sebagai pendeteksi. Robot halang rintang menggunakan board arduino uno, dengan mikrokontroler Atmega32 sebagai pengendalikeseluruhan sistem Infra merah akan diatur jaraknya sesuai dengan materi yang diajarkan. Keluran sensor akan menjadi penggerak untuk sistem aktuator. Motor akan digerakkan sesuai dengan data referensi sensor, yang telah diprogram dalam mikrokontroler
EKSTRAKSI PEMBULUH DARAH RETINA PADA GAMBAR FUNDUS MENGGUNAKAN GAGAH (GABOR, GAUSSIAN, DAN HESSIAN) FILTER
Pembuluh darah retina memiliki peran yang signifikan dalam diagnosis dan pengobatan berbagai penyakit. Ekstraksi pembuluh darah retina penting untuk membantu spesialis untuk diagnosis dan pengobatan penyakit sistematik. Dalam makalah ini, pendekatan baru dikembangkan untuk mengekstrak jaringan pembuluh darah retina. Metode kami terdiri dari empat tahap: (1) Langkah pertama sebelum Pre-processing yaitu menyiapkan Gambar Fundus Retina sebagai Input Image. Gambar Fundus Retina berupa data yang berasal dari data STARE dan data DRIVE. (2) Setelah mendapatkan data dalam langkah Input Image. Lalu dilakukan Pre-processing dengan tujuan mencapai akurasi kinerja yang lebih tinggi, sangat penting untuk memiliki langkah pra-pemrosesan yang sebenarnya. Penggunaan metode pra-pemrosesan membuat sistem lebih kuat terutama memanfaatkan peningkatan gambar, penghapusan noise, dll. prosedur peningkatan termasuk Gabor, Hessian, dan Gauss filter (3) Setelah melakukan Pre-processing selanjutnya ialah melakukan Ekstraksi pada pembuluh darah (Vessel Ekstraksi). Dalam proses ini terdiri dari Vessel Enhancement Filter (Gabor, Gausian, or Hessian). dan (4) Setelah melakukan Vessel Ekstraksi. Langkah terakhir ialah Port-processing. Proses ini akan dilakukan pembersihan Noise. Maka dari pada itu pada paper ini kami menggunakan metode Ekstraksi secara Morphology pada Pembuluh Darah Retina. Alhasil dengan menggunakan data STARE dan DRIVE didapatkan akurasi dalam percobaan kali ini yaitu DRIVE 66% dan STARE 73%
PENERAPAN KNOWLEDGE MANAGEMENT MENGGUNAKAN NUSANTARA MODEL (STUDI KASUS PADA DINAS KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA KOTA PALEMBANG)
Knowledge atau pengetahuan adalah sebuah aset penting bagi suatu organisasi. Knowledge management adalah proses yang dilakukan oleh suatu organisasi untuk mendapatkan, mengidentifikasi, menciptakan, membagikan dan memanfaatkan pengetahuan atau knowledge di dalam organisasi. Salah satu model pengembangan knowledge management yang cukup baru yang dapat digunakan adalah NUSANTARA Model. NUSANTARA Model. The Government Human Capital Knowledge Management of Republic Indonesia (NUSANTARA Model) adalah sebuah pendekatan yang dikembangkan untuk mengimplementasikan knowledge management pada pemerintahan. NUSANTARA Model dapat diimplementasikan untuk mendukung proses manajemen sumber daya manusia pemerintah dan untuk mencapai tujuan reformasi birokrasi dalam mengembangkan sumber daya manusia pemerintah yang profesional. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk menerapkan knowledge management pada Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Palembang menggunakan NUSANTARA Model. NUSANTARA Model terdiri dari delapan komponen/lapisan yaitu vision and mission, critical success factor, KM Mechanisms and Technologies, Knowledge Management System, KM cycle, KM process, organizational core knowledge, dan outcome (pelayanan publik pemerintah)
Sistem Informasi Sumber Daya Manusia Dalam Perhitungan Beban Kerja Pegawai Perguruan Tinggi Berbasis Work Sampling
Sistem Informasi Sumber Daya Manusia (SISDM) secara umum mencakup fungsi-fungsi SDM reguler (urusan karyawan, seleksi, staf, pelatihan dan pengembangan penilaian kinerja serta analisis pekerjaan) untuk proses pengambilan keputusan dengan cara mengumpulkan, menyimpan, dan memvalidasi data-data yang ada menjadi suatu kebutuhan bagi sebuah organisasi. Termasuk pengambilan keputusan dalam melakukan suatu perencanaan sumber daya manusia. Salah satu perencanaan SDM yang dapat dilakukan yakni dengan adanya suatu analisis beban kerja (workload) pegawai menggunakan pendekatan work sampling. Dalam paper ini akan dibahas mengenai SISDM berbasis work sampling untuk mendapatkan gambaran terkait perhitungan berbasis komputer untuk pengalokasian waktu terhadap pelaksanaan kegiatan seseorang berdasarkan beban kerja yang ada yang nantinya akan memberikan sebuah rekomendasi berapa jumlah kebutuhan pegawai yang diperlukan. Studi kasus yang dipilih adalah di Fakultas Ilmu Komputer Universitas Sriwijay
Klasifikasi Harga Cell Phone menggunakan Metode K-Nearest Neighbor (KNN)
Abstrak— Saat ini beragam variasi fitur fitur yang ada di dalam nya semakin maju teknologi semakin banyak ponsel yang fiturnya bertambah serta spesifikasi nya yang tambah bagus, fitur yang ada pada ponsel seperti kamera, Ram yang lebih besar, kapasitas internal memori yang besar, dan kapasitas battre yang lebih besar, banyak fitur yang digunakan untuk menentukan harga ponsel. Pada penelitian ini penghitungan jarak kemiripan menggunakan minkowski, minkowski adalah jarak di dalam ruang vector yang telah ditentukan yang biasa dianggap sebagai generalisasi dari kedua jarak Euclidean dan jarak Manhattan. Pada paper ini dilakukan penelitian menggunakan metode K Nearest Neighbor untuk memprediksi harga ponsel dan memperoleh tingkat akurasi sebesar 82%.Kata kunci—Klasifikasi, K-Nearest Neighbor, Prediksi Harga ponse
Rancangan Perilaku Belanja Customer pada E-marketplace dengan algoritma Hybrid Improved Tabu Search untuk optimasi Association Rule Mining (FP-Growth)
Kebiasaan seseorang dalam melakukan transaksi belanja pada suatu e-marketplace mempunyai suatu pola kesamaan memilih produk yang sama. Association Rule Mining merupakan salah satu teknik menambang data informasi yang berguna dalam mengidentifikasi kebiasaan tersebut. Kegiatan transaksi dirancang untuk mempermudah pelanggan dalam menentukan produk belanja sesuai kebutuhan yang diinginkan dengan tujuan kenyamanan berbelanja, terutama kemudahan dalam memberi masukan relasi produk sebagai rekomendasi berdasarkan konsumen lain pada umumnya. Penelitian ini menentukan pola perilaku belanja pelanggan pada E-marketplace dengan bantuan Hybrid Improved Particle Swarm Optimization integrasi dengan Tabu Search dan Association Rule Mining dengan algoritma FP Growth dalam menentukan kebiasaan berbelanja pelanggan
Analisis Karakteristik Mahasiswa Berdasarkan Nilai Kelompok Mata Kuliah dengan Menggunakan Analisis Cluster K-Means
Indeks Prestasi (IP) adalah nilai yang dihitung berdasarkan jumlah beban studi yang diambil dalam satu semester dikalikan dengan bobot prestasi tiap-tiap mata kuliah kemudian dibagi dengan jumlah beban kredit yang diambil. IPK merupakan IP kumulatif dari seluruh semester yang telah diikuti mahasiswa. Pada kurikulum Tahun 2012, Jurusan Matematika FMIPA Unsri mempunyai 5 Kelompok Bidang Minat (KBM), yaitu: Matematika Murni, Optimasi, Statistika, Aktuaria, dan Komputasi. Selain itu ada juga mata kuliah wajib yang terbagi menjadi Mata Kuliah Umum (MKU), Mata Kuliah Dasar (MKD), Mata Kuliah Keilmuan Matematika (MKM), dan Mata Kuliah Pilihan (MKP). Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis karakteristik mahasiswa berdasarkan kelompok mata kuliah dengan menggunakan analisis klaster K-Means pada alumni angkatan 2012. Berdasarkan analisis klaster K-Means didapatkan 3 klaster atau kelompok mahasiswa. Klaster 1 beranggotakan 10 mahasiswa dan merupakan mahasiswa dengan IPK tinggi serta dominan mengambil KBM Optimasi. Klaster 2 dengan anggota 30 mahasiswa merupakan kelompok mahasiswa yang mempunyai IPK sedang serta dominan mengambil KBM Statistika dan Aktuaria. Selanjutnya klaster 3 yang beranggotakan 17 mahasiswa merupakan kelompok mahasiswa yang memiliki IPK rendah dengan KBM yang dominan diambil adalah KBM Murni. Sementara itu berdasarkan korelasi antar peubah IPK yang tinggi dapat direpresentasikan oleh IP kelompok Mata Kuliah Keilmuan Matematika (MKM) yang juga tinggi
Perbandingan Type-1 Fuzzy Logic System (T1FLS) dan Interval Type-2 Fuzzy Logic System (IT2FLS) pada Mobile Robot
Pada Paper ini menyajikan perbedaan antara Type-1 Fuzzy Logic System (T1FLS) dan Interval Type-2 Fuzzy Logic System (IT2FLS). T1FLS memiliki tiga proses utama, yaitu fuzzifikasi, inferensi / Rule Base, dan defuzzifikasi. Sedangkan, pada IT2FLS memiliki lima proses utama, yaitu fuzzifikasi, inferensi / Rule Base, tipe-reduksi, dan defuzzifikasi. Perbedaan yang terlihat jelas dapat dilihat pada tipe-reduksi, yang membuatnya lebih kompleks daripada T1FLS. Setiap keuntungan dan kekurangan juga mempengaruhi terhadap efisiensi dan kemampuan dari Fuzzy Logic Systems sendiri