Repository Proceeding Seminar (Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Sriwijaya)
Not a member yet
896 research outputs found
Sort by
Perancangan dan Implementasi Website sebagai Media Survei Kualitas Video berdasarkan ITU-P.910
Pengukuran kualitas video adalah proses penting dalam menjaga kualitas layanan video. Proses ini bisa dilakukan dengan dua pendekatan. Pendekatan pertama dilakukan dengan menggunakan algoritma pengukur kualitas video secara objektif. Pendekatan ini unggul dalam kecepatan namun lemah dalam akurasi pengukuran. Pendekatan kedua dilakukan berdasarkan hasil survei kualitas video secara subjektif. Pendekatan ini lebih akurat dibandingkan dengan yang pertama namun membutuhkan banyak waktu dan tenaga. Untuk menanggulangi masalah waktu dan tenaga, penelitian ini fokus pada perancangan dan implementasi website sebagai media survei kualitas video. Sebagai panduan, penelitian menggunakan standar ITU-P.910. Website telah dirancang dan berhasil diimplementasikan. Website telah diuji untuk melakukan pengukuran lima sampel video dengan melibatkan 30 responden. Hasil pengujian dengan metode Black Box menunjukkan keberhasilan 100%. Sedangkan, hasil pengujian skala Likert menghasilkan 48.89% responden sangat setuju dalam enam pertanyaan terkait kualitas website. Website hasil penelitian ini diharapkan meningkatkan efektivitas pengukuran kualitas video secara subjektif dalam hal waktu dan tenaga
Simulasi Sistem Pembaca Beda Fasa Dua Sinyal Sinusoidal Menggunakan Mikrokontroler
Makalah ini membahas hasil simulasi sistem pembaca beda fasa dua sinyal sinusoidal berbasis mikrokontroler. Pembacaan beda fasa dua sinyal sinus menjadi hal yang sangat penting untuk membangun sistem pengkompensasi faktor daya pada sistem pemanfaatan tenaga listrik. Sistem pembaca beda fasa terdiri atas komponen perangkat keras dan program untuk mikrkontroler. Perangkat keras terdiri atas rangkaian pendeteksi titik nol dan pendeteksi beda fasa dua sinyal. Sinyal beda fasa kemudian dibaca dan dihitung dalam program mikrokontroler. Program ditulis dalam bahasa basic dan di-compile menggunakan Bascom AVR untuk mikrokontroler AVR ATMega32.. Pengujian menggunakan software simulasi NI Multisim Component Evaluator Mouser Electronics Edition dan Proteus Demonstation Version. Hasil pengujian menunjukkan sistem pembaca beda fasa memberikan hasil yang cukup baik dengan eror rata-rata sebesar 1,51% sehingga layak untuk diteruskan pada tahap realisasi dan apikasi
Pelatihan Pemrograman Arduino Uno Pada Siswa SMA di Kecamatan Inderalaya
Teknologi elektronika telah berkembang pesat menjadi teknologi digital sampai berbasis prosesor yang dapat menghasilkan sistem semakin canggih. Dengan perkembangan teknologi tersebut menumbuhkan minat kalangan hobby termasuk pelajar dan praktisi dalam merancang system embedded untuk berbagai keperluan. Salah satu teknologi digital berbasis prosesor yaitu Arduino UNO. Arduino UNO telah banyak digunakan oleh berbagai kalangan tersebut terutama di wilayah perkotaan, dan masih minimnya di wilayah yang jauh dari kota. Oleh karena itu dilakukan kegiatan Pelatihan Pemrograman Arduino untuk kalangan pelajar atau siswa SMA di wilayah Kecamatan Inderalaya (jauh dari kota). Pada kegiatan tersebut dihadiri 15 siswa dan satu guru pendamping. Dalam proses kegiatan ini siswa aktif mengikuti pelatihan, belajar dan mencoba apa yang diajarkan oleh instruktur serta adanya interaksi antar siswa dan instruktur. Pada sesi akhir pelatihan siswa diuji untuk mengetahui sampai dimana pemahaman siswa tersebut, dan hasilnya siswa mampu memahami materi pelatihan dengan cukup baik yaitu rata-rata 76%
Penyelesaian Algortima Pattern Generation dengan Model Arc-Flow pada Cutting Stock Problem (CSP) Satu Dimensi
Permasalahan optimasi dalam kasus pengkombinasian pola pemotongan yang hanya memperhatikan salah satu sisi pemotongan dikenal dengan Cutting Stock Problem (CSP) satu dimensi. Penelitian ini menggunakan algoritma pattern Generation dan model arc-flow untuk menyelesaikan permasalahan pola pemotongan kayu. Berdasarkan hasil dan pembahasan didapatkan bahwa algoritma pattern generation menghasilkan pola-pola pemotongan yang optimal tanpa adanya trim loss. Pola-pola tersebut selanjutnya dimodelkan ke dalam model arc-Flow. Model yang terbentuk hanya menggunakan kendala pemenuhan permintaan dan kendala non negatif, sedangkan kendala yang berkaitan dengan konservasi flow tidak digunakan
Penerapan Metode Item-Based Collaborative Filtering pada Sistem Electronic Commerce Berbasis Website (Studi Kasus : Toko Buku Online di Indonesia)
The rapid development of e-commerce lead to changes in the way to transact the sale of goods and services from conventional to digital. Competition between providers of e-commerce services makes consumer-based service approach needs to be improved. One way is to give product recommendations to prospective buyers. Some e-commerce service providers website do not provide product recommendations to prospective buyers in accordance with their preferences causes more time needed to explore each book available. Therefore, the purpose of this research is to build an e-commerce system that can provide product recommendations to prospective purchasers resulting from item-based collaborative filtering algorithm. This research was conducted using the method of development of the V-Model and some tools that help the system design process include DFD (Data Flow Diagram), ERD (Entity Relationship Diagram), and DBMS (Database Management System) MySQL. Results from this study is an e-commerce system that applies the algorithm producing book recommendations. Each member has a different recommendation system in accordance with the rate values previously assigned.
Literatur Review tingkat kematangan E-Learning di Perguruan Tinggi Indonesia
Implementasi e-learning di Indonesia sudah banyak diterapkan pada Perguruan Tinggi dalam hal mengatasi kendala sumber daya belajar. Untuk memahami proses implementasi e-learning yang sudah ada, dibutuhkan evaluasi tingkat kematangan sistem e-learning yang dianggap mampu mengungkapkan dan menggambarkan proses yang sudah berjalan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aspek atau katergori apa yang telah mencapai tingkat kematangan sistem e-learning yang ada di Perguruan Tinggi Indonesia yang baik dan kategori apa yang masih perlu ditingkatkan maturity-nya supaya tidak mengalami kegagalan dan penerapan e-learning dapat berlangsung dengan sukses. Penelitian ini menggunakan kerangka kerja eMM yang dapat digunakan sebuah institusi untuk mengukur sejauh mana (tingkat kematangan) kapabilitas e-learning yang ada apakah sudah sesuai atau belum dengan kebutuhan pengajar, pembelajar, dan institusi. Dimensi kapabilitas dinyatakan dalam skala 1 (Delivery), 2 (Planning), 3 (Definition), 4 (Management), dan 5 (Optimization). Hasil dari penelitian ini adalah berupa gambaran tingkat kematangan e-learning yang ada di Perguruan Tinggi Indonesia
Analisis Knowledge Management System dengan Metode Inukshuk
Knowledge Management System dapat diartikan sebagai Sistem Manajemen Pengetahuan atau sering disingkat menjadi KMS. Pada dasarnya manajemen pengetahuan bertujuan untuk mempermudah masalah yang timbul dengan cara membuka kembali masalah yang ada dangan solusi yang telah dilakukan masa yang lalu. Budaya organisasi tersebut kita simpan dan rangkum sesuai kebutuhan agar dapat di gunakan dimasa yang akan datang, oleh karena itu dibutuhakan suatu model KMS untuk merangkum hal tersebut agar dapat digunakan kelak ketika dibutuhkan. Dalam hal ini akan dibahas KMS mengguanakan Metode Inukshuk. Akan pula secara singkat dibahas mengenai KMS serta metode inukshuk itu sendiri. Akan dibandingkan beberapa jurnal yang ada, sehingga mendapatkan informasi mulai dari apa itu metode inukshuk, bagaimana kerangka kerja nya dan kapan metode tersebut dapat digunakan dalam sebuah organisasi
Permodelan Pengolahan Sistem Informasi Akademik Pada SMA Mandiri Palembang Menggunakan COBIT 5.0 dan Enterprise Architecture Planning (EAP).
Abstrak—Penelitian ini bertujuan untuk membuat sebuah sistem informsai pengolahan data akademik agar pengelolaaan tersebut lebih baik, efisien dan tepat waktu. Penelitian ini merupakan riset tesis dengan menggunkan metode SLDC (Systems Development Life Cycle, Siklus Hidup Pengembangan Sistem) yang dilakukan dalam 6 tahapan yaitu perencanaan ( planning), analisa ( analysis), desain (desaign), implementasi ( implementation), dan uji coba (testing), serta pengelolaan (maintenance) . Penelitian ini direncanakan dalam waktu 6 bulan. Penelitian ini bermaksud membuat sebuah Sistem Informasi Pengolahan Akademik dengan menggunakan Cobit 5.0 dan Enterprise Architecture Planning (EAP). Pada SMA Mandiri Palembang. Cobit dipilih karena lebih fokus kepada pemrosesan yang diinginkan
Sistem Kendali Fuzzy pada Mobile Robot
Implementasi sistem kendali fuzzy pada mobile robot dengan sistem berjalan secara otomatis, agar kendali mobile robot tetap pada jalur jalan dan melaju dengan kecepatan tertentu. Untuk menjaga agar tetap berada pada jalur, mobile robot mengambil data jarak dari sensor ultrasonik. Dengan menggunakan sistem kendali logika fuzzy, yang diberikan sinyal kendali pada kedua motor untuk mengurangi atau menambah kecepatannya. Jika di depan terdapat rintangan lain yang kecepatannya lebih rendah maka sistem kendali logika fuzzy akan selalu menjaga jarak aman dengan mengatur kecapatannya. Sistem Logika Fuzzy dipilih sebagai pengendali karena mampu bekerja baik pada sistem non-linear dan menawarkan kemudahan dalam perancangan program karena tidak memerlukan model matematis dari sistem. Kombinasi tersebut bertujuan untuk menghasilkan respon pergerakan yang halus (smooth) dalam bernavigasi pada lingkungan yang tidak diketahui. Pergerakan mobile robot dan lingkungan yang tidak diketahui, dengan kondisi bebas hambatan dan ada hambatan
Perancangan WIreless Sensor Network Dalam Sistem Monitoring Lingkungan
Paper ini menyajikan perancangan Wireless Sensor Network sebagai sistem monitoring lingkungan dengan memantau kondisi temperatur udara, kelembaban, CO2, suhu dan lain-lain. Sistem monitoring lingkungan ini diharapkan mampu memberikan solusi terhadap masalah kondisi lingkungan saat ini. Perancangan WSN ini lebih praktis, dan menggunakan komponen yang mudah ditemukan serta biaya yang diperlukan terjangkau