Jurnal Tugas Akhir Mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat (ULM)
Not a member yet
    1492 research outputs found

    PUSAT REMAJA BANJARBARU

    Get PDF
    Banjarbaru is a developing city, also known as the City of Students, where this is of course closely related to students, the majority of whom are teenagers, which then become the nation's potential and assets as the next generation to continue development. Banjarbaru Youth Center is a public open space to accommodate teenagers so they can learn and develop in a positive and healthy environment. In this design, the authors uses park as an open space for adolescents as an answers to design problems by using the third place method so that the design elements are personalized to the conditions, needs, and activities in accordance with the characteristics of today's youth to be able become a space of expression place for adolescents to doing activities and develop in a social and environmentally friendly space.Banjarbaru merupakan sebuah kota yang berkembang, disebut juga sebagai Kota Pelajar dimana hal ini tentu saja berkaitan erat dengan pelajar yang mayoritas merupakan kelompok umur remaja, dimana kemudian dapat menjadi potensi dan aset bangsa sebagai generasi penerus untuk melanjutkan pembangunan. Pusat Kegiatan Remaja di Banjarbaru adalah sebuah ruang terbuka publik untuk mewadahi remaja agar dapat belajar dan berkembang di lingkungan yang positif dan sehat. Dalam perancangan ini, penulis mengusung taman sebagai ruang terbuka untuk remaja atas jawaban dari permasalahan perancangan dengan penggunaan metode tempat ketiga sehingga elemen desainnya disesuaikan dengan kondisi, kebutuhan, dan aktivitas yang sesuai dengan karakteristik remaja saat ini agar mampu menjadi sebuah wadah remaja berekspresi dan beraktivitas untuk berkembang di lingkungan yang ramah sosial dan juga ramah lingkungan.&nbsp

    WISMA ATLET DI SPORT CENTER KALIMANTAN SELATAN

    Get PDF
    Greenhouse Gas (GHG) emissions are a trigger for global change and excessive use of energy in buildings. The design focuses on the design of the athlete's homestead that is able to be an answer to sustainable design and faces resource problems, especially energy. In achieving sustainability goals and answering architectural problems, the athlete's guesthouse design applies 5 principles of a holistic approach to green buildings and the concept of sustainable architecture as an effort to minimize the negative impact of designs that are able to deal with current crisis conditions such as the energy crisis, greenhouse gas emissions, the environment to the economy. Qualitatively and quantitatively based on the results of the analysis and supporting theories. Emisi Gas Rumah Kaca (GRK) merupakan pemicu terhadap perubahan global dan penggunaan energi yang berlebih pada bangunan.  Perancangan berfokus pada rancangan wisma atlet yang mampu menjadi jawaban terhadap rancangan berkelanjutan dan menghadapi permasalahan sumber daya terutama energi. Dalam mencapai tujuan keberlanjutan dan menjawab permasalahan arsitektural, perancangan wisma atlet menerapkan 5 prinsip pendekatan holistik pada bangunan hijau dan konsep arsitektur berkelanjutan sebagai upaya dalam meminimalisir dampak negatif dari perancangan yang mampu menghadapi kondisi krisis sekarang seperti krisis energi, emisi gas rumah kaca, lingkungan hingga perekonomian secara kualitatif dan kuantitatif berdasarkan hasil analisis dan teori yang mendukung

    PRARANCANGAN PABRIK ASETAT ANHIDRAT DARI ASETON DAN ASAM ASETAT DENGAN PROSES DEKOMPOSISI ASETON DENGAN KAPASITAS 60.000 TON/TAHUN

    Get PDF
    Asetat anhidrat ((CH3CO)2O) merupakan larutan aktif, tidak berwarna, serta memiliki bau yang tajam. Asetat anhidrat memiliki kegunaan yang sangat bervariasi seperti pembuatan selulosa asetat, serat asetat, obat obatan, aspirin, dan berperan sebagai pelarut dalam penyiapan senyawa organik. Sehingga peluang berkembangnya industri asetat anhidrat cukup besar, maka perlu direncanakan perancangan pabrik kimia dengan produk asetat anhidrat. Pabrik ini direncanakan beroperasi selama 330 hari/tahun dengan kapasitas produk asetat anhidrat sebesar 60.000 ton/tahun dan rencana didirikan pada tahun 2024. Bahan baku utama yang diperlukan adalah aseton dan asam asetat. Pabrik direncanakan akan didirikan di Karanganyar, Jawa Tengah Asetat anhidrat diproduksi dengan mendekomposisi aseton menjadi ketena menggunakan reaktor alir pipa didalam furnace (vertical cylindrical fired heater) pada suhu 706 oC dan tekanan 1 atm.  Kemudian mereaksi ketena dengan asam asetat pada reaktor-2 yang merupakan packed tower dengan jenis packing rasching ring menghasilkan crude product (campuran asam asetat-asetat anhidrat). Crude product kemudian diproses lebih lanjut untuk menghasilkan produk asetat anhidrat. Pemasaran asetat anhidrat diutamakan untuk konsumsi keluar negeri. Bentuk perusahaan berupa Perseroan Terbatas (PT) dengan sistem organisasi line and staff. Sistem kerja karyawan berdasarkan pembagian  menurut jam kerja yang terdiri dari shift and non shift dengan tenaga kerja yang dibutuhkan sebanyak 176 orang. Adapun hasil analisa ekonomi memberikan hasil Total Capital Investment (TCI) adalah sebesar Rp   22.212.209.882.591 dan diperoleh hasil penjualan yaitu sebesar Rp 112.150.775.167.200 Selain itu diperoleh juga Return of Investment (ROI) sebelum pajak sebesar  29% dan Return of Investment (ROI) sesudah pajak sebesar 19%. Pay Out Time (POT) sebelum pajak yaitu 2,7 tahun dan Pay Out Time (POT) sesudah pajak sebesar 3,7  tahun. Sehingga diperoleh Break Event Point (BEP) sebesar 46% dan Shut down point (SDP) sebesar 23%. Berdasarkan pertimbangan hasil evaluasi tersebut, maka pabrik asetat anhidrat dengan kapasitas 60.000 ton/tahun ini layak untuk didirikan.   Kata kunci: Asetat anhidrat, Ketena, Dekomposisi Aseton, Asam asetat, Vertical cyclindrical fired heate

    Uji Ketahanan Beberapa Varietas Tanaman Cabai Rawit Terhadap Penyakit Antraknosa

    Get PDF
    Telah dilakukan penelitian pada beberapa varietas tanaman cabai rawit yang duji ketahanan dan masainkubasinya dari cendawan Colletotrichum spp penyebab penyakit antraknosa. Rancangan RAL(6 perlakuan dan 4 ulangan dengan setiap ulangan ada 2 tanaman sehingga berjumlah 48 tanaman).Adapun varietas yang digunakan yaitu varietas Sigantung, Sakti, Mahameru, Maruti, Bara dan Setasuper. Inokulasi cendawan Colletotrichum spp. dilakukan pada saat berbunga dan berbuah denganvariabel pengamatan masa inkubasi, intensitas serangan penyakit dan persentase gugur bunga. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa masa inkubasi penyakit antraknosa pada setiap varietas yang diujikanberbeda-beda begitu pula pada tingkat ketahanannya. Varietas Bara, Sakti, Seta super, Mahameru danSigantung termasuk varietas yang tahan sedangkan varietas Maruti agak rentan. Inokulasi pada saatberbunga dan berbuah berpengaruh terhadap tingginya persentase bunga gugur dan akhirnyaberpengaruh terhadap jumlah buah yang akan terbentuk. Persentase bunga yang gugur tertinggi terjadipada varietas Sigantung

    MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR REFLEKTIF DAN HASIL BELAJAR MELALUI IMPLEMENTASI MODEL FPOEIL

    Get PDF
    Peserta didik kesulitan dalam merefleksikan konsep atau materi Koloid ke dalam kehidupan sehari-hari karena proses pembelajaran yang bersifat menghafal. Keadaan tersebut mengakibatkan kemampuan berpikir reflektif peserta didik harus ditingkatkan. Kegiatan pembelajaran harusnya berupa pengujian gagasan dan penyelidikan (inquiry). Model pembelajaran yang dapat diterapkan yakni model Five-stage Prediction Observation Explanation Inquiry based Learning (FPOEIL). Penelitian tentang penerapan model FPOEIL pada materi Koloid ini bertujuan untuk meningkatkan (1) kemampuan berpikir reflektif dan (2) hasil belajar. Penelitian ini menggunakan rancangan. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan dua siklus terdiri dari empat tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan dan refleksi. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas XI MIPA 3 SMA Negeri 6 Banjarmasin dengan jumlah 34 orang. Instrumen penelitian terdiri dari tes hasil belajar pengetahuan dan berpikir reflektif serta angket sikap, keterampilan, aktivitas guru dan peserta didik. Validitas instrumen tes yakni 1 dengan koefisien reliabilitas yakni 0,72 dan 0,78. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) kemampuan berpikir reflektif meningkat dari kategori Cukup Reflektif menjadi Reflektif dan (2) hasil belajar pengetahuan meningkat dari 47,06% menjadi 82,35%

    PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING DALAM UPAYA MENGURANGI MISKONSEPSI PESERTA DIDIK MATERI REAKSI REDOKS

    Get PDF
    Telah dilakukan penelitan tindakan kelas tentang upaya mengurangi miskonsepsi peserta didik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui: (1) aktivitas guru; (2) aktivitas peserta didik; (3) penurunan miskonsepsi; (4) pemahaman konsep peserta didik (5) respon peserta didik terhadap model inkuiri terbimbing materi reaksi redoks. Rancangan penelitian tindakan kelas (PTK) dilakukan secara bersiklus. Peserta didik kelas X MIPA 1 SMAN 1 Gambut dengan jumlah 35 orang sebagai subjek penelitian. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu tes dan non tes. Teknik analisis data menggunakan analisis kuantitatif deskriptif dan kualitatif. Berdasarkan hasil peneltian dapat disimpulkan terjadi (1) Aktivitas guru kategori baik meningkat menjadi sangat baik; (2) terjadi peningkatan aktivitas peserta didik kategori aktif pada siklus I menjadi sangat aktif pada siklus II; (3) terjadi penurunan miskonsepsi peserta didik; (4) terjadi peningkatan pemahaman konsep sebesar; (5) peserta didik memberikan respon yang positif pada model inkuiri terbimbing

    APLIKASI KARBON AKTIF KAYU ULIN SEBAGAI ADSORBEN DALAM MENURUNKAN BAHAN ORGANIK ALAMI (BOA) PADA AIR GAMBUT

    Get PDF
    Sumber daya yang berlimpah di Indonesia memiliki potensi yang besar untuk dijadikan bahan  dasar pembuatan karbon aktif. Kalimantan Selatan merupakan penghasil limbah kayu ulin, kayu ulin yang dihasilkan belum dimanfaatkan secara optimal. Karbon aktif dapat dimanfaatkan sebagai adsorben karena mempunyai pori-pori. Selain itu, penggunaan karbon aktif sebagai adsorben juga berguna untuk menguragi kadar bahan organik pada air gambut. Karakteristik dari air gambut mengandung bahan organik alami atau yang sering dikenal dengan sebutan BOA. Adanya kandungan BOA menyebabkan air gambut menjadi berwarna kecoklatan. Metode yang digunakan dalam pembuatan karbon aktif limbah kayu ulin yaitu metode adsoprsi. Berdasarkan hasil  penelitian karakteristik karbon aktif kayu ulin terhadap SNI No. 06-3730-1995 yang memenuhi persyaratan ialah kadar air sebesar 1% dari maksimal 15% dan kadar abu sebesar 31% dari maksimal 10%. Parameter daya serap iodium hanya memiliki hasil sebesar 177,660 mg/g dari persyaratan sebesar  750  mg/g.  Analisis penurunan BOA menggunakan proses adsorpsi kayu ulin menghasilkan parameter UV254 dari 0,217 cm-1 ke 0,105 cm-1. Nilai efisiensi penyisihan sebesar 51,73% dengan kapasitas adsorpsi 0,112 cm-1 pada operasi terbaik terjadi pada lama waktu kontak setimbang 60 menit dengan kondisi pH terbaik 3 dan dosis adsorben optimum sebesar 1,0 gr/L

    STUDENTS' ABILITY IN TRANSLATING NARRATIVE TEXT FROM ENGLISH TO INDONESIAN

    No full text
    Learning a foreign language cannot be separated from the process of translation. Since the translation process is an integral part of foreign language learning activities, it is important to know how good the students' ability in translating text. Therefore, the researcher aimed to find out students' ability to translate narrative text from English to Indonesian at the English Language Education Study Program of Lambung Mangkurat University Batch 2017. The narrative text is chosen because it's one of the texts which are commonly read. The researcher used a descriptive quantitative approach for this research. The sample of this research was 69 students which were taken with total sampling technique.The samples were given the translation test to measure their ability to translate text. The result of this research showed that the average score of all the samples of this research was 59,15 and categorized as moderate translation ability. The translation ability from all the category found on the research were: moderate translation (65%), good translation (12%), bad translation (12%), excellent translation (10%), and very good translation (1%). It can be concluded that the students of English Language Education Study Program batch 2017 have moderate ability in translating narrative text.  The students are suggested to keep on improving their translation ability and use the mistakes found on the test as the references to improve their works. As for the lecturers, it is suggested that they help the students to improve their understanding of the context of the text. &nbsp

    KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA DALAM PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL)

    Get PDF
    Model PBL ialah model pembelajaran yang dapat mempengaruhi kemampuan berpikir kritis siswa. Tujuan dalam penelitian ini (1) mendeskripsikan kemampuan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran matematika dengan menggunakan model PBL di kelas eksperimen, (2) mendeskripsikan kemampuan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran matematika dengan menggunakan model pembelajaran langsung di kelas kontrol, (3) mendeskripsikan ada tidaknya perbedaan kemampuan berpikir kritis siswa dalam menerapakan model pembelajaran PBL dengan model pembelajaran langsung. Penelitian menggunakan metode eksperimental dengan non equavalent group posttest only desaign  dan teknis analisis data Inferensial. Populasi penelitian ini ialah siswa kelas VII SMPN 17 Banjarmasin. Sampel diambil secara random sampling dilanjutkan dengan purposive sampling. Teknik purposive sampling digunakan untuk menentukan pengambilan kelas yang memenuhi persyaratan bahwa kedua kelas tersebut memiliki kemampuan relatif sama. Hasil penelitian memberitahukan bahwa (1) Dalam penerapan model pembelajaran PBL terlihat bahwa aspek kemampuan berpikir kritis siswa berada pada kualifikasi kurang. Terdapat tiga indikator yang mempunyai kategori cukup, yaitu, interpretasi, menghubungkan informasi yang relevan, menganalisis masalah, sedangkan memecahkan masalah berada pada kategori kurang (2) Pada penerapan model pembelajaran langsung, dilihat dari semua indikator pada pembalajaran langsung masuk dalam kategori sangat rendah. Indikator satu, dua, dan tiga berada pada kategori kurang, sedangkan untuk indikator keempat berada pada kategori sangat kurang, dan (3) terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan berpikir kritis siswa antara siswa pada penerapan model pembelajaran PBL dengan siswa dengan model pembelajaran langsung

    KESALAHAN SISWA SMP MENYELESAIKAN SOAL CERITA MATEMATIKA BERDASARKAN ANALISIS NEWMAN

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis dan penyebab kesalahan yang dilakukan siswa SMP menyelesaikan soal cerita matematika berdasarkan analisis Newman. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan dilakukan pada siswa dari empat kelas VIII yang berbeda. Hasil penelitian menunjukkan jenis kesalahan yang dilakukan  subjek penelitian meliputi kesalahan memahami, mentransformasi, memproses, dan menuliskan jawaban akhir. Jenis kesalahan memahami disebabkan subjek tidak lengkap memahami informasi soal dan tergesa-gesa. Jenis kesalahan mentransformasi disebabkan subjek tidak mampu membuat model matematika, tidak teliti, dan tidak mengetahui operasi yang digunakan, jenis kesalahan memproses disebabkan subjek tidak memahami konsep, tidak teliti dan kurang menguasai perhitungan aljabar, serta jenis kesalahan menuliskan jawaban akhir disebabkan subjek tergesa-gesa menuliskan jawaban

    1,406

    full texts

    1,492

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Tugas Akhir Mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat (ULM)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇