Jurnal Tugas Akhir Mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat (ULM)
Not a member yet
    1492 research outputs found

    PEMANFAATAN LIMBAH SASIRANGAN SEBAGAI SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN LITERASI ILMIAH DAN HASIL BELAJAR SISWA DENGAN PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN GROUP INVESTIGATION (GI) PADA MATERI KOLOID

    Get PDF
    Telah dilakukan penelitian tentang penerapan model pembelajaran Group Investigation (GI) dengan pemanfaatan limbah sasirangan sebagai sumber belajar pada materi koloid siswa kelas XI IPA SMA Negeri 11 Banjarmasin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) perbedaan literasi ilmiah antara siswa kelas eksperimen dan kelas kontrol, (2) perbedaan hasil belajar kognitif antara siswa kelas eksperimen dan kelas kontrol dan (3) respon siswa terhadap penerapan model Group Investigation (GI) pada materi koloid. Penelitian ini menerapkan metode eksperimen semu (quasy experiment) dengan pretest-posttest control group design. Sampel penelitian adalah kelas XI IPA 2 sebagai kelas eksperimen dan XI IPA 3 sebagai kelas kontrol. Terdapat dua variabel penelitian yaitu model pembelajaran Group Investigation (GI) dengan pemanfaatan limbah sasirangan sebagai sumber belajar sebagai variabel bebas, literasi sains dan hasil belajar sebagai variabel terikat. Kelas eksperimen menerapkan model Group Investigation (GI) dengan pemanfaatan limbah sasirangan sebagai sumber belajar, sedangkan kelas kontrol menerapkan model konvensional. Pengumpulan data menggunakan teknik tes dan kuesioner. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif dan analisis inferensial. Hasil penelitian menunjukkan (1) terdapat perbedaan literasi ilmiah yang signifikan antara siswa kelas eksperimen dengan rata-rata 86,48 dan kelas kontrol dengan rata-rata 68,57, (2) terdapat perbedaan hasil belajar kognitif yang signifikan antara siswa kelas eksperimen dengan persentase ketuntasan 82,85 % dan kelas kontrol dengan persentase ketuntasan 71,43 %, (3) model pembelajaran Group Investigation (GI) dengan pemanfaatan limbah sasirangan sebagai sumber belajar mendapat respon positif dari siswa pada materi koloid dengan rata-rata respon siswa 42,57 yang termasuk kategori sangat baik

    MENINGKATKAN SELF EFFICACY DAN HASIL BELAJAR MELALUI PENGGUNAAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING PADA MATERI LARUTAN ELEKTROLIT DAN NONELEKTROLIT

    Get PDF
    Telah dilakukan penelitian tentang penggunaan model problem based learning pada materi elektrolit dan non-elektrolit. Peneleitian ini bertujuan meningkatkan self efficacy serta hasil belajar peserta didik pada pembahasan larutan elektrolit dan nonelektrolit. Penelitian ini termasuk penelitian tindakan kelas (PTK) dengan 2 siklus pembelajaran dimana tiap siklusnya memiliki tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Peserta didik kelas X Teknik Komputer Jaringan C SMK Negeri 2 Banjarmasin Tahun Pelajaran 2017/2018 sebagai subjek penelitian. Instrumen penelitian berupa tes dan non-tes. Hasil penelitian memperlihatkan terjadi peningkatan dari siklus I ke siklus II yang meliputi self efficacy peserta didik dari kategori cukup baik dengan skor 49,69 meningkat menjadi 58,58 dan dikategorikan baik, hasil belajar aspek pengetahuan peserta didik dari ketuntasan 51,43% menjadi 88,57%, penilaian aspek sikap peserta didik meningkat dari kategori cukup baik dengan skor 6,325 menjadi kategori baik dengan skor 10,08, keterampilan peserta didik meningkat dari kategori cukup terampil dengan skor 51,04% menjadi terampil dengan skor 71,04%, serta respon positif yang diberikan peserta didik dengan penerapan model problem based learning dikategorikan baik yaitu dengan skor sebesar 38,74

    PENGARUH PENAMBAHAN SERBUK KAYU TERHADAP KUALITAS KOMPOS: THE EFFECT OF ADDING WOOD POWDER ON THE QUALITY OF COMPOST

    Get PDF
    Komposisi sampah yang terkumpul di depo sampah Kota Sampit berasal dari kegiatan domestik yang berasal dari aktivitas rumah tangga sebagian besar didominasi oleh sampah organik dengan rata-rata sebesar 45,05%. Pada penelitian ini menggunakan penambahan variasi serbuk kayu (25% dan 50%). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas kematangan kompos, kualitas unsur hara (C, N, P dan K) dan komposisi bahan dan waktu kompos terbaik. Penelitian ini dilakukan dengan metode percobaan skala laboratorium menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 9 perlakuan dan 3 pengulangan dan menggunakan metode keranjang takakura. Hasil dari penelitian ini menunjukan pada parameter kematangan bau kompos pada variasi 25% serbuk kayu dan variasi 50% serbuk kayu yang belum memenuhi standar SNI 19-7030-2004. Sedangkan pH, suhu dan kadar air untuk semua variasi kompos telah memenuhi standar SNI 19-7030-2004. Hasil uji kualitas unsur hara kompos C- organik pada variasi 50% serbuk kayu belum memenuhi standar SNI 19-7030-2004, sedangkan kandungan N, P dan K semua variasi kompos telah memenuhi standar SNI 19-7030-2004. Berdasarkan kualitas kompos yang dihasilkan, menunjukkan bahwa perlakuan tidak berpengaruh signifikan terhadap kualitas kompos yang dihasilkan.The composition of the waste collected at the Sampit City waste depot comes from domestic activities originating  from household activities, mostly dominated by organic waste with an average of 45.05%. In this study using the addition of variations of sawdust (25% and 50%). This study aims to analyze the quality of compost maturity, quality of nutrients (C, N, P and K) and material composition and the best compost time. This research was conducted using a laboratory-scale experimental method using a completely randomized design (CRD) with 9 treatments and 3 repetitions and using the takakura basket method. The results of this study indicate that the parameters of the maturity of the compost odor at variations of 25% sawdust and variations of 50% sawdust do not meet the standards of SNI 19-7030-2004. Meanwhile, pH, temperature and water content for all variations of compost have met the standards of SNI 19-7030-2004. The results of the nutrient quality test for C-organic compost at a variation of 50% sawdust did not meet the SNI 19-7030-2004 standard, while the N, P and K content of all compost variations had met the SNI 19-7030-2004 standard. Based on the quality of the compost produced, it showed that the treatment had no significant effect on the quality of the compost produced

    An Analysis On Grammatical Errors Types In Descriptive Text Written By Efl Students

    Get PDF
    It is normal for anyone who learns a second language to make mistakes and errors, especially in writing. It is even possible for students of the English Language Education Study Program, who have taken an Advanced Writing class, to make grammatical errors in writing. Hence, this study intends to investigate the grammatical error types in descriptive text written by students of the English Language Education Study Program of Lambung Mangkurat University batch 2017 by employing the descriptive qualitative method. There were 33 students of batch 2017 taken as the sample in this research. The data obtained through the students' writing of descriptive essays was analyzed based on surface strategy taxonomy by Dulay. This study showed that the students made four types of grammatical errors. They were omission, addition, misformation, and misordering. Based on the data analysis, the most dominant grammatical error type made by the students is omission. It was found that most omission errors occurred because the students omitted auxiliary verbs or main verbs, plural markers, articles, subjects or objects, prepositions, conjunctions, and third-person singular 's' markers. Moreover, addition is the second most dominant grammatical error type made by the students. However, there were only simple addition sub-category errors found in the tests. In this research, simple addition errors occurred due to auxiliary verbs or main verbs, prepositions, articles, short plural markers, third-person singular 's', and other unnecessary items that should not have appeared. In addition, the possible sources of error that the researcher found in this research were interlingual transfer and intralingual transfer. Finally, it is suggested for the students to avoid the unnecessary omission and addition of auxiliary verbs or main verbs, plural markers, articles, subjects or objects, prepositions, conjunctions, and third-person singular 's' markers. Furthermore, writing is a skill, which needs a process and practice. Therefore, the students should practice writing starting from the simple one such as writing a daily activity or writing their past experience like recounting text. The students are also suggested to enrich their knowledge about dictions or word choices and the structure of the subject-verb agreement, modal auxiliaries, and to be in order to minimize the grammatical errors. While this study does not investigate the cause of errors, the researcher concludes that it is necessary to find out the cause of errors in order to avoid unnecessary errors in writing. Thus, it is also suggested for other researchers who want to conduct research particularly that concerned with grammatical errors in writing to investigate the cause of errors made by the student

    PENGEMBANGAN VIDEO PEMBELAJARAN MATERI PERBANDINGAN BERBASIS BUDAYA BANJAR UNTUK SISWA SMP KELAS VII

    Get PDF
    Materi perbandingan adalah materi dalam matematika yang mana dapat dikaitkan dengan konteks budaya lokal yang ada di kehidupan sehari-hari siswa. Berdasarkan pada wawancara dengan guru matematika di SMPN 1 Bati-bati, ketika mempelajari materi perbandingan siswa kesulitan dalam memahami konsep. Selain itu, pada masa pandemi wabah covid-19, siswa akan kesulitan mempelajari materi perbandingan jika hanya membaca buku, sehingga diperlukan suatu media yang dapat berperan bagi siswa untuk belajar secara jarak jauh dari rumah. Salah satu media yang cocok adalah berupa video pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini ialah mendeskripsikan proses dan hasil pengembangan video pembelajaran materi perbandingan berbasis budaya Banjar untuk siswa SMP kelas VII dengan kriteria valid. Penelitian ini ialah penelitian pengembangan yang memakai model 4D yang mecakup tahap define, design, develop, dan disseminate. Namun, tahapan yang dilakukan hanya sampai tahap ketiga yakni sampai pada tahap validasi ahli. Data kualitatif dan kuantitatif adalah jenis data pada penelitian ini. Teknik pengumpulan data memakai lembar validasi. Uji validitas produk oleh dua ahli materi dan satu ahli media. Nilai rata-rata yang didapatkan dari ahli materi ialah 3.58 dengan kategori valid. Kemudian, nilai rata-rata yang didapatkan dari ahli media dari semua aspek mengenai media ialah 3,18 dengan kriteria valid. Sehingga, dihasilkan video pembelajaran yang valid

    PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK BERBASIS ETNOMATEMATIKA PASAR TERAPUNG PADA MATERI ARITMATIKA SOSIAL UNTUK SISWA KELAS VII SMP

    Get PDF
    LKPD berbasis etnomatematika adalah bahan ajar yang yang di dalamnya terdapat rangkuman materi, rumus-rumus, latihan soal, dan petunjuk pengerjaan yang berkaitan dengan kebudayaan yang sesuai dengan Kompetensi Dasar. LKPD tersebut dapat menunjang pembelajaran matematika agar peserta didik mampu menghubungkan konsep matematik dengan kehidupan sehari-hari terutama pada kebudayaan sekitar tempat tinggal dan lebih aktif dalam pembelajaran matematika. Maka, dikembangkanlah LKPD berbasis etnomatematika pasar terapung. Tujuan pengembangan ini yaitu untuk (1) mendeskripsikan proses pengembangan LKPD berbasis etnomatematika pasar terapung materi aritmatika sosial untuk siswa kelas VII SMP dan (2) menghasilkan LKPD berbasis etnomatematika pasar terapung pada materi aritmatika sosial untuk siswa kelas VII SMP yang valid. Penelitian pengembangan ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model 4D dikemukakan oleh Thiagarajan, Semmel dan Semmel (1974). Penelitian ini melalui tahap pendefinisian (define), tahap perancangan (design), dan tahap pengembangan (develop). Pada tahap pengembangan (develop) hanya sampai pada validasi oleh ahli. Instrumen pengumpulan data yang dilakukan yaitu melalui lembar validasi ahli. Validasi dilaksanakan oleh 3 validator. Berdasarkan hasil uji validitas LKPD, rata-rata persentase kevalidan LKPD sebesar 88% dengan tingkat validitas sangat valid. Oleh karena itu, LKPD berbasis etnomatematika pasar terapung pada mater

    PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING (PBL) PADA MATERI BANGUN RUANG SISI DATAR

    Get PDF
    Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) adalah salah satu hal yang bisa menunjang kegiatan proses pembelajaran di dunia pendidikan. LKPD berbasis Problem Based Learning (PBL) diharapkan bisa membantu siswa belajar menjadi lebih aktif, kreatif dan, menyenangkan. Tujuan penelitian ini untuk menghasilkan lembar kerja peserta didik berbasis Problem Based Learning (PBL) pada materi bangun ruang sisi datar yang valid. Penelitian dilakukan dengan metode penelitian dan pengembangan Borg and Gall. Metode penelitian ini hanya menggunakan 5 langkah karena keterbatasan penulis dari segi waktu dan kondisi, yaitu: (1) Potensi dan masalah, (2) Mengumpulkan informasi, (3) Desain produk, (4) Validasi desain, (5) Revisi desain. Teknik pengumpulan data yaitu lembar validasi oleh penilaian 3 validator. Hasil uji validasi terhadap LKPD mencapai kriteria valid dengan diperoleh skor rata-rata 3,28. Dengan demikian, dihasilkan LKPD berbasis Problem Based Learning (PBL) pada materi bangun ruang sisi datar yang valid

    EFEKTIFITAS BEBERAPA JENIS GULMA AIR TERHADAP PENURUNAN KADAR LOGAM BERAT PADA AIR BEKAS GALIAN PASCA TAMBANG BATUBARA(VOID): THE EFFECTIVENESS OF SOME TYPES OF WATER WEEDS ON REDUCING HEAVY METAL LEVELS IN POST-COAL MINING EXCELLENT WATER (VOID)

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan (1) “Mengetahui efektifitas gulma air kangkung (Ipomoea aquatic Forst) Eceng Gondok (Eichornia crassipes) (Mart) solms, dan Kiambang (Salvinia molesta) terhadap penurunan kadar logam berat pada air bekas galian pasca tambang batubara , (2)  Mengetahui efektifitas retensi waktu dari gulma air terhadap penurunan kadar logam berat pada bekas galian pasca tambang batubara. Penelitian ini dilaksanakan selama 11 bulan dari bulan November 2020 sampai februari 2021. Lokasi pengambilan sampel air di lakukan di PT. Arutmin Site Asam-Asam Indonesia Kalimantan Selatan, Penentuan lokasi penelitian dilakukan dengan cara purposive sampling yaitu penentuan lokasi yang dianggap penting dan mewakili serta menggambarkan keadaan perairan secara keseluruhan. Metode analisis data yaitu (1) analisis deskriptif, (2) Analisis trend (Trend Analisis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) kualitas air  yang diperoleh dari hasil pengolahan Air Asam Tambang dengan metode fitoremediasi pada media wadah  dalam waktu 4 periode yaitu terdapat  konsentrasi akhir kadar Mn pada tumbuhan kangkung (3,09), eceng gondok (3,11), dan kiambang (4,11), sedangkan konsentrasi Fe pada Tumbuhan air kangkung (1,02), eceng gondok (1,41), dan kiambang sebesar (2,16). (2) nilai IFR (Indeks fitoremediasi) Kadar Mn mampu di serap oleh tumbuhan Kangkung sebesar 66,44%, Eceng gondok sebesar 66,23%, dan Kiambang sebesar 55,37%, dan penyerapan kadar Fe oleh Kangkung 65,03%, eceng gondok 39,22%,dan Kiambang 6,89%.   &nbsp

    EFEKTIVITAS PEMANFAATAN DAN LAJU PERTUMBUHAN RELATIF TUMBUHAN KANGKUNG AIR (Ipomoea aquatica (forsk ) PADA LIMBAH SASIRANGAN: THE EFFECTIVENESS OF UTILIZATION AND THE RELATIVE GROWTH RATE OF WATER KALE PLANTS (Ipomoea aquatica (forsk) IN SASIRANGAN WASTE

    Get PDF
    Tujuan penelitian ini mengetahui efektivitas pemanfaatan dan laju pertumbuhan relatif  tumbuhan kangkung air (Ipomoea aquatica forsk) sebagai tumbuhan fitoremediasi pada air  limbah sasirangan. Penelitian ini dilakukan secara eksperimen, analisis sampel dilakukan di Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKLPP) Banjarbaru. Penelitian ini dilaksanakan selama 28 hari  menggunakan baskom dengan variasi biomassa tumbuhan pada tiap perlakuan . Penelitian ini menggunakan Uji deskriptif  dengan 3 perlakuan dan 3 ulangan yaitu dengan perlakuan (A1) dengan biomassa kangkung air 100 gram, perlakuan (B1) dengan biomassa kangkung air 200 gram, dan perlakuan (C1) dengan biomassa kangkung air 300 gram, dengan parameter kromium (Cr), kadmium (Cd), dan timbal (Pb) . Data hasil dari penelitian ini dianalisa  dengan Uji – T  menunjukkan bahwa efektivitas tumbuhan kangkung air berbeda nyata terhadap penyerapan kadar logam berat kromium (Cr) , Penyerapan kromium (Cr) tertinggi terjadi pada perlakuan A1 dengan biomassa kangkung air (Ipomoea aquatica (forsk) sebesar 100 gram, efektivitas tumbuhan kangkung air tidak berbeda nyata terhadap penyerapan kadar logam berat kadmium (Cd) serta timbal (Pb) . Laju pertumbuhan Kangkung air (Ipomoea aquatica forsk) tertinggi terdapat pada perlakuan A1 dengan biomassa100 gram The purpose of this study was to determine the effectiveness of the utilization and relative growth rate of water kale plants (Ipomoea aquatica forsk) as phytoremediation plants in sasirangan wastewater. This research was conducted by experimental sample analysis at the Center for Environmental Health Engineering and Disease Control (CEHEDC) Banjarbaru. This study was carried out for 28 days using a basin with variations in plant biomass in each treatment. This study used a descriptive test with 3 treatments and 3 tests, namely by treatment (A1) with 100 grams of water kale biomass, treatment (B1) with 200 grams of water kale biomass, and treatment (C1) with 300 grams of water kale biomass, with parameters chromium (Cr), cadmium (Cd), and lead (Pb). The data from this study analyzed with Test-T showed that the effectiveness of water kale plants differed markedly from the absorption of heavy metal levels of chromium (Cr), the highest absorption of chromium (Cr) occurred in the A1 treatment with water kale biomass (Ipomoea aquatica (forsk) of 100 grams, the effectiveness of water kale plants there is no marked difference to the absorption of heavy metal levels kadmium (Cd) and lead (Pb) . The highest growth rate of water kale (Ipomoea aquatica forsk) was found in the A1 treatment with biomass of 100 grams

    PEMANFAATAN WAKTU LUANG DI LUAR JAM SEKOLAH PADA PESERTA DIDIK SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGRI DI KABUPATEN BARITO KUALA

    Get PDF
    Hasil penelitian menunjukan bahwa peserta didik menggunakan waktu luangnya untuk 1. Kegiatan Santai (Relaxation Activity) dengan persentase sebesar 44,67% (sering), 37,49% (kadang-kadang), 12,17% (pernah) dan 5,65% (tidak pernah), 2. Kegiatan Hiburan (Entertaiment Activity) dengan persentase sebesar 23,16% (sering), 47,63% (kadang-kadang), 12,82% (pernah) dan 17,08% (tidak pernah), serta 3. Kegiatan Pengembangan Diri (Personal Development Activity) dengan persentase sebesar 16,58% (sering), 27,57% (kadang-kadang), 21,42% (pernah), dan 34,42% (tidak pernah). Dari hasil penelitian di atas di ketahui bahwa penggunaan waktu luang peserta didik SMP Negeri Kabupaten Barito Kuala termasuk sedang. Pemanfaatan waktu luang untuk aktivitas fisik termasuk tinggi dengan persentase sebesar 41% dengan kegiatan bersepeda/gowes dan bermain bulutangkis. Serta minat peserta didik dalam mengembangkan kemampuan diri tergolong rendah dengan persentase sebesar 36%. Hal ini terjadi akibat lebih dari 2 tahun mengalami pandemi covid-19 yang mengharuskan peserta didik stay at home sehingga mereka mengalami kurang gerak jika di biarkan terus menerus maka akan mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan fisik peserta didik.   &nbsp

    1,406

    full texts

    1,492

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Tugas Akhir Mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat (ULM)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇