Jurnal Tugas Akhir Mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat (ULM)
Not a member yet
1492 research outputs found
Sort by
KUALITAS SUSU KAMBING PASTEURISASI YANG DITAMBAHKAN BUNGA TELANG
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas kimia dan kualitas organoleptik susu kambingpasteurisasi dengan penambahan bunga telang dengan konsentrasi yang berbeda. Penelitian inimenggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 5 kali ulangan. Setiapperlakuan menggunakan bunga telang dengan konsentrasi yang berbeda-beda. Parameter yangdiamati adalah kualitas kimiawi susu dan kualitas organoleptik. Untuk kualitas kimiawi yangdiamati yaitu kadar lemak, kadar protein dan pH sedangkan untuk kualitas organoleptik yangdiamati yaitu warna, aroma dan rasa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa susu kambingpasteurisasi yang ditambahkan bunga telang dengan konsentrasi berbeda mengalami peningkatanpada kadar lemak, kadar protein dan mengalami penurunan untuk kadar pH. Kadar lemak tertinggiyaitu pada perlakuan P3 (9% = 45g bunga telang) dengan jumlah 6,02%, kadar protein tertinggijuga terdapat pada perlakuan P3 (9% = 45g bunga telang) dengan jumlah 6,21%, sedangkan untukkadar pH mengalami penurunan, dan kadar pH terendah yaitu pada perlakuan P2 (6% = 30g bungatelang). Untuk kualitas organoleptiknya mengalami perubahan warna, aroma dan rasa sesuaidengan konsentrasi yang ditambahkan. Semakin tinggi konsentrasi bunga telang yangditambahkan maka menghasilkan warna yang semakin pekat, aroma yang sangat langu dan rasayang sangat pahit
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF TERINTEGRASI ETNOSAINS UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN LITERASI SAINS DAN MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATERI HIDROLISIS GARAM
Pengembangan media pembelajaran interaktif terintegrasi etnosains perlu dilakukan karena media jenis ini belum tersedia, terutama pada materi hidrolisis garam. Penelitian bertujuan untuk mendeskripsikan kelayakan (validitas, kepraktisan, dan keefektifan) media pembelajaran interaktif menggunakan terintegrasi etnosains untuk meningkatkan kemampuan literasi sains dan motivasi belajar peserta didik. Penelitian ini menggunakan desain model penelitian pengembangan 4D (Define, Design, Developmet, Disseminate). Uji coba media pembelajaran dilakukan di Kelas XI IPA SMA Negeri 3 Martapura tahun ajaran 2021/2022. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan media pembelajaran berdasarkan pada kriteria: (1) Validitas; ditinjau dari aspek isi, penyajian, bahasa, dan media memperoleh skor rata-rata 95,32 (sangat valid). (2) Kepraktisan, ditinjau dari hasil keterbacaan media pembelajaran pada uji perseorangan sebesar 4,08 (baik) dan uji kelompok kecil sebesar 4,32 (sangat baik), Hasil angket repon peserta didik adalah 3,9 (baik), dan hasil observasi keterlaksanaan pembelajaran adalah 4,51 (sangat baik), (3) Keefektifan, ditinjau dari peningkatan kemampuan literasi sains dengan skor N-gain 0,49 (sedang) dan motivasi belajar dengan skor N-gain 0,61 (sedang). Dengan demikian, media pembelajaran interaktif terintegrasi etnosains pada materi hidrolisis garam layak digunakan untuk meningkatkan kemampuan literasi sains dan motivasi belajar peserta didik pada pembelajaran kimia
PENGEMBANGAN E-MODUL KIMIA BERBASIS MULTIPLE REPRESENTASI PADA MATERI HIDROLISIS GARAM UNTUK MENINGKATKAN KEMANDIRIAN BELAJAR PESERTA DIDIK
Telah dilakukan penelitian tentang pengembangan e-modul kimia berbasis multiple representasi untuk meningkatkan kemandirian belajar dan hasil belajar pengetahuan peserta didik pada materi hidrolisis garam di SMA Negeri 13 Banjarmasin tahun pelajaran 2021/2022. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kevalidan, kepraktisan dan keefektifan dari e-modul yang dikembangkan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pengembangan model ADDIE yang terdiri dari lima tahap yaitu: Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas XI MIPA 1 SMA Negeri 13 Banjarmasin. Pengumpulan data menggunakan instrumen tes dan non tes (angket respon dan lembar observasi). Berdasarkan hasil uji coba diperoleh kevalidan e-modul dengan kategori sangat valid, kepraktisan e-modul dengan kategori sangat baik, dan keefektifan e-modul dengan kategori sedang
IDENTIFIKASI KESULITAN PESERTA DIDIK DALAM MEMAHAMI KONSEP TERMOKIMIA MENGGUNAKAN “TWO-TIER MULTIPL CHOICE DIAGNOSTIC TEST PADA PESERTA DIDIK KELAS XI MIA
Telah dilakukan penelitian tentang mengidentifikasi kesulitan peserta didik memahami termokimia menggunakan “two-tier multiple choice” pada kelas XI MIA 1 SMAN 1 Karau Kuala. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) tingkat kesulitan pemahaman peserta didik dalam konsep termokimia, (2) mengetahui penyebab kesulitan peserta didik dalam memahami konsep termokimia. Metode penelitian adalah deskriptif. Populasi penelitian ini adalah peserta didik kelas XI MIA 1 SMAN 1 Karau Kuala dengan jumlah sampel 15 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan instrumen tes diagnostik two-tier multiple choice, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukan bahwa tingkat kesulitan peserta didik dalam memahami konsep pada materi termokimia adalah 63,33%. Penyebab peserta didik kesulitan memahami konsep termokimia yaitu faktor internal, peserta didik kurang mengingat materi yang sudah dipelajari, peserta didik kurang konsentrasi pada saat guru menjelaskan dan peserta didik juga kurang memahami materi yang bersifat hitungan
MODEL PEMBELAJARAN PREDICT-OBSERVE-EXPLORE (POE) PADA MATERI HIDROLISIS GARAM UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS DAN HASIL BELAJAR
Telah dilakukan penelitian tentang penggunaan model pembelajaran POE (Predict-Observe-Explore) pada materi hidrolisis garam untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar. Penelitian ini menerapkan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus. Subjek penelitian adalah 34 orang siswa di kelas XI MIPA 2 SMA Negeri 4 Banjarmasin. Adapun variabel yang diteliti yaitu meliputi aktivitas guru, aktivitas siswa, keterampilan berpikir kritis, hasil belajar kognitif, hasil belajar afektif dan hasil belajar psikomotorik. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dengan penerapan model POE aktivitas guru meningkat dari kategori cukup baik dengan skor 31,38 pada siklus I meningkat menjadi 41,00 dengan kategori baik pada siklus II, aktivitas siswa meningkat dari kategori cukup aktif dengan skor 27,50 pada siklus I meningkat menjadi 41,13 yang dikategorikan aktif pada siklus II, keterampilan berpikir kritis meningkat dari kategori cukup kritis dengan nilai sebesar 65,04 pada siklus I menjadi kritis dengan nilai sebesar 72,29 pada siklus II, hasil belajar kognitif dari ketuntasan 44,22% meningkat menjadi 82,34%, hasil belajar afektif dari kategori cukup baik dengan skor 12,21 pada siklus I meningkat menjadi 15,33 yang dikategorikan baik pada siklus II dan hasil belajar psikomotor dari kategori cukup terampil dengan skor 62,11 pada siklus I meningkat menjadi terampil dengan skor 77,49 pada siklus II
INVENTARISASI GAS EMISI RUMAH KACA YANG DIHASILKAN PT KALTIM METHANOL INDUSTRI DARI AUXILIARY BOILER DAN STACK REFORMER DENGAN METODE IPCC: Inventarisasi gas emisi rumah kaca
PT Kaltim Methanol Industri adalah perusahaan penghasil methanol satu-satunya di Indonesia dalam operasinya dapat menghasilkan emisi gas rumah kaca dari auxiliary boiler dan stack reformer. Penelitian ini bertujuan untuk menghitung dan menganalisis estimasi jumlah emisi gas rumah kaca CO2 serta membandingkan dengan pengukuran alat di PT Kaltim Methanol Industri. Perhitungan emisi gas rumah kaca CO2 dilakukan dengan menggunakan metode perhitungan sesuai pedoman IPCC Guideline 2006. Hasil penelitian menunjukkan bahwa besar emisi gas emisi rumah kaca dengan perhitungan metode IPCC pada tahun 2020 hingga 2022 bertutut-turut untuk tier 1 adalah 314.567,75 ton CO2e, 279.269,49 ton CO2e dan 285.195,41 ton CO2e. Besar nilai tier 2 adalah 317.646,38 ton CO2e, 281.275,62 ton CO2e dan 286.3566,18 ton CO2e. Besar tier 3 adalah 319.283,00 ton CO2e , 283.066,04 ton CO2e dan 288.073,27 ton CO2e. Berdasarkan masing-masing nilai perhitungan yang paling mendekati dengan nilai pengukuran pada tahun 2020-2022 yaitu sama berada pada tier 3. Selisih tier 3 masing-masing tahun rentang 1-2% saja. Berdasarkan penelitian tersebut Gas Rumah Kaca di PT Kaltim Methanol Industri berbanding lurus dengan jumlah produksi methanol.
Kata kunci: Inventarisasi, methanol, emisi gas rumah kaca, IPCC
Problems Faced by Eleventh-Grade Students in Reading Comprehension
ABSTRACT
Reading is a language skill intended to be utilized in helping the user to comprehend written symbols, words, sentences, or paragraphs. This study was for discovering problems faced by the 11th graders of SMAN 7 Banjarmasin in reading comprehension, which the result could be utilized by either teachers or the school for planning appropriate future treatment. This study utilized quantitative, with a subject population is ten classes consisting of 395 students, and then 123 students were chosen by utilizing purposive sampling. The implemented instrument was a questionnaire. The study findings showcased that the study subjects’ problems in reading comprehension are comprehending the English texts, translating new vocabulary, and finding specific information from a text. Some factors are believed to be the cause, such as boring reading activities, low interest and motivation toward English as a subject, along with inappropriate reading strategies. Thus, students were suggested to motivate themselves along with to be more interested in reading English text to increase their reading comprehension skill level. It was required that the teacher implement peculiar activities to make students interested and motivated toward the educational process
The Teaching Techniques Used by English Teachers in Teaching Speaking at Lbpp Lia Banjarmasin.
According to some learners who have learned English in LBPP LIA, learning English in LBPP LIA was more enjoyable than learning English at their school. They also stated that English teachers in this English course had various teaching techniques that make them happy in learning English. This phenomenon inspired the researcher to conduct a study to investigate the teaching techniques used by the teachers, especially in teaching speaking. Hence, this study is intended to explore the teaching speaking techniques used and to describe how the teachers implemented teaching speaking techniques at LBPP LIA Banjarmasin. The researcher observed the teaching learning process and interviewed two teachers who taught Conversation 3 Class and Conversation 5Class. From the data that has been collected and discussed, it was concluded that the techniques used in teaching speaking were discussion, role play, brainstorming, storytelling, drilling, dialogue, interview, information gap, and games. It was also found that the teaching speaking techniques mainly used by both teachers were discussion, role play, brainstorming, and drilling. Moreover, the teachers usually implemented the techniques at the beginning of the class in order to engage the students, during the class especially while completing the task given, and when the students start to show boredom. In addition, before implementing a teaching technique, the teachers considered several things, such as class situation, topic, time allocation, and students’ ability.Finally, it is suggestedthat the implementation of teaching techniques that provide more opportunities for the students to speak English is essential for the students’ improvement. There are several techniques that can be considered, such as role play, brainstorming, picture describing, interviews, and many other activities. Diagnosing the problems faced by the students who have difficulties in expressing themselves in English is also suggested in order to help the students improve their speaking ability
Strategies for Developing Speaking Skill Operated by Undergraduates of English Language Education Study Program
English is a world language with speaking being one among the essential competencies that the understudies ought to pick up based upon the Kompetensi Dasar (Competence-Based Curriculum) which obligated decent mastery to be molded suitably. This inquire studies apropos learning strategies the understudies operated, precisely within the third semester understudies of the English Language Education Study Program in Lambung Mangkurat University, Banjarmasin. The decisive evidence was amassed through survey. Hence, this study instigated descriptive qualitative examination, which safehouse decreasing evidence, exhibiting evidence, also drawing inference. The examination upshot showcased that whole strategies proposed by Oxford were functioned by the subjects, for instance memory strategy, cognitive strategy, compensation strategy, affective strategy, accompanied by social strategy.
Keywords: speaking skill, learning strategy, speaking learning strateg
The Readability Of Translation Made By English Language Education Students
The translation is a crucial part, and it is a necessary process of exchanging information. Readability is about how a text must be readable to read to comprehend the text and make their schemata from reading. This research is dedicated to find out the readability of translation made by English Language Education Students’ Batch 2017 in Translating background research. The readability in translating background research is significant because it would affect the reader class’s grade level and who is included in that grade level. Quantitative research was used in this research in analyzing the data. The data of the research were 25 translated text translated by ELESP students batch 2017. The researchers analyzed the translation using the Fry Readability Formula, which counts the number of words in one hundred sentences and the number of syllables in one hundred sentences. .The result pointed out that the 11th translation text was translated unsuitable by the students because measurement results that fall in area 11. The 3rd, 8th, 9th, 13th, 18th, 20th, 21st, and 25th translated text were translated unsuitable because measurement results that fall in area 12. The 1st, 2nd, 4th, 5th, 7th, 10th, 12th, 14th, 15th, 16th, 17th, and 19th translated text were translated suitable because measurement results that fall in area 13. The 6th, 22nd, 23rd, and 24th translated texts were translated suitable because measurement results that fall in area 14