Jurnal Tugas Akhir Mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat (ULM)
Not a member yet
    1492 research outputs found

    Uji Efektivitas Beberapa Pestisida Nabati Terhadap Hama Wereng Coklat (Nilaparvata lugens) Pada Tanaman Padi (Oryza Sativa L.)

    Get PDF
    Pengendalian wereng coklat (Nilaparvata lugens) selama ini dilakukan dengan cara konvensional yaitu menggunakan insektisida kimiadan pestisida nabati, untuk mengetahui efektivitas dari beberapa pestisida nabati seperti tumbuhan kemangi, tembelekan dan beluntasterhadap hama wereng coklat pada tanaman padi. Rancangan Acak Lengkap (RAL), yang terdiri dari 5 perlakuan dan 4 ulangan sehinggapercobaan berjumlah 20 satuan percobaan. Mortalitas wereng coklat pada hari ke-6 dapat dilihat bahwa perlakuan Lamda sihalotrinmemberikan kematian yang lebih tinggi 20 % kemudian disusul dengan konsentrasi ekstrak daun beluntas 8 %, tembelekan 6,75 % dankemangi 5,5 %

    Kerusakan Beras oleh Sitophilus Oryzae L. dari Beberapa Varietas Padi

    Get PDF
    Beras bagi masyarakat indonesia merupakan makanan pokok utama. Pada tempat penyimpanan beras sering dijumpai adanya kerusakan pada beras.  Kerusakan ini dapat disebabkan karena adanya serangan Sitophilus oryzae.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah imago S. oryzae dan persentase kerusakan pada beberapa jenis beras varietas padi, serta untuk mengetahui hubungan antara jumlah imago S. oryzae dengan persentase kerusakan pada beberapa varietas padi dari serangan hama kutu beras.  Parameter yang diamati meliputi jumlah imago S. oryzae, persentase kerusakan beras oleh S. oryzae dan kedua parameter tersebut dilanjutkan dengan uji korelasi.  Rancangan penelitian ini menggunakan RAL satu faktor enam perlakuan dengan empat ulangan.  Pada penelitian ini sebanyak 10 pasang imago S. oryzae yang terdiri dari 10 ekor imago jantan dan 10 ekor imago betina yang diletakkan pada enam varietas padi. Setelah diinkubasikan selama 60 hari didapatkan hasil penelitian yang menunjukkan bahwa jumlah imago tertinggi terdapat pada perlakuan varietas Ciherang yaitu 987 ekor diikuti oleh Siam Unus (785 ekor), Inpari 30 (756,5 ekor), Pandak (511,5 ekor), Siam Mayang (326,5 ekor) sedangkan jumlah imago terendah pada perlakuan Mekongga (320 ekor). Persentase kerusakan tertinggi terdapat pada perlakuan Ciherang (25,65%) diikuti oleh perlakuan varietas Inpari 30 (23,58%), Pandak (13,73%), Siam Unus (8,9%), Mekongga (8,5%) dan kerusakan terendah terdapat pada perlakuan varietas Siam Mayang (6,09%). Hasil uji korelasi menunjukkan bahwa hubungan antara jumlah imago S. oryzae dengan persentase kerusakan beras menunjukkan hubungan yang positif dengan korelasi sebesar 60,2%, dengan demikian semakin tinggi jumlah imago S. oryzae maka akan semakin tinggi kerusakan beras oleh S. oryzae

    MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM POSING PADA MATERI LARUTAN PENYANGGA

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas guru, aktivitas siswa, hasil belajar dan mengetahui respon siswa. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus dan terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI IPA 1 SMA PGRI 6 Banjarmasin dengan jumlah 39 orang. Instrumen penelitian berupa tes dan non tes. Data dikumpulkan melalui teknik observasi, tes hasil belajar kognitif dan angket. Anaslisis data dilakukan dengan teknik analisis deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pada aktivitas guru dari skor rata-rata sebesar 52,17 (tinggi) menjadi sebesar 66,5 (sangat tinggi), aktivitas siswa meliputi aktivitas memperhatikan, bertanya, mendengarkan, menyumbangkan gagasan, menaruh minat, merumuskan soal, dan memecahkan soal dengan skor rata-rata keseluruhan sebesar 23 (cukup tinggi) menjadi 29 (tinggi), ketuntasan hasil belajar siswa pada ranah kognitif dengan perolehan skor sebesar 66,62% meningkat menjadi 83,85%. Hasil belajar ranah afektif dengan skor rata-rata sebesar 13,53 (cukup baik) menjadi 20,39 (baik), hasil belajar ranah psikomotorik dengan skor rata-rata sebesar 12,58 (cukup terampil) menjadi 14,89 (terampil). Respon siswa terhadap model problem posing pada materi larutan penyangga menunjukkan bahwa jawaban pernyataan siswa lebih dominan dengan pernyataan sangat setuju dan setuju daripada jawaban ragu-ragu, tidak setuju, dan sangat tidak setuju

    PEMANFAATAN PARUPUK (Phragmites sp) DAN KAYU GALAM (Meluleuca sp) UNTUK PEMBUATAN BIOBRIKET SEBAGAI BAHAN BAKAR ALTERNATIF: Abran, Susi S.TP, M.Si dan Lya Agustina S.TP, M.Si

    No full text
    Biobriket adalah bahan bakar padat yang dapat digunakan sebagai sumber energi alternatif yang mempunyai bentuk tertentu, Pembuatan biobriket dari parupuk, kayu galam dan kulit galam dapat dilakukan dengan menambah bahan perekat, dimana ketiga bahan baku dipotong kecil-kecil, terlebih dahulu kemudian diarangkan, ditumbuk, disaring, dicampur perekat, dicetak dengan sistem hidrolik maupun manual dan selanjutnya dikeringkan. Penelitian ini dilakukan dengan 2 faktor rancangan acak kelompok (RAK) faktor pertama perbandingan bahan pembuat biobriket (parupuk dengan kayu galam atau parupuk dengan kulit galam) dan faktor kedua yaitu perbandingan bahan (70:30, 60:40, 50:50, 40:60, 30:70) dengan masing-masing konsentrasi perekat tapioka (10%) 10 kombinasi percobaan dengan ulangan sebanyak 3 kali sehingga diperoleh 30 unit percobaan. Hasil perlakuan terbaik dalam penelitian ini dihasilkan 60:40 perbandingan antara parupuk dan kayu galam yang menghasilkan nilai kalor 6.333,39 Cal/g, kadar air 2,69%, kadar abu 3,37%, dan lama bakar 0,12 g/menit

    THE POLITENESS STRATEGIES IN LECTURERS’ ILLOCUTIONS IN TEACHING ENGLISH FOR NON-ENGLISH DEPARTMENT STUDENTS

    Get PDF
    This research discusses politeness strategies in illocutions uttered by the lecturers. The reason is that the researcher wants to find out how to teach well by using politeness strategies in order to save the hearer’s face or respect another person’s self-image when the conversation is going.  The objective of this research is to find out the used of politeness strategies in lecturers’ illocution in teaching English at the Faculty of Teacher Training and Education at Lambung Mangkurat University. This research used a descriptive qualitative method. The subjects of this research were three lecturers of English department in teaching English for non-English department students. The instrument used was a human instrument supported by observation sheet, recorder, and interview sheet. Findings of the research show that the researcher found the illocution consistently used in pre-activity was directive with politeness strategies: notice to the hearer, include both speaker and hearer inactivity and assume or assert reciprocity. In while-activity, the researcher found the illocution consistently used was representative with politeness strategies: notice attends to the hearer, seek agreement, and give gifts to the hearer. In post-activity, the researcher found the illocution consistently used was expressive with politeness strategies: notice attends to the hearer and gives gifts to the hearer. It means that politeness strategies in illocutions can be found in the lecturers’ utterance in every activity of the teaching and learning process

    An Analysis Of Intralingual Grammatical Errors Made EFL Students

    Get PDF
    Grammar is one of several skills needed to be mastered when studying English. EFL learners make an error when they learn about English grammar. There are two kinds of errors that mostly occurred; interlingual and intralingual. This study was intended to discover the intralingual errors that occurred from EFL learners at Lambung Mangkurat University English Department batch 2015. Qualitative method and Descriptive design were implemented for this study, while the chosen population was EFL learners in Lambung Mangkurat University English Department batch 2015 who have taken structure I and II class, which consisted of 83 students. As for the sample, the researcher chose 74 EFL learners to participate. The used instrument was a written test. The EFL learners were asked to do the test three times with one week interim each. The intralingual errors found in EFL learners’ work analyzed based on Non Contrastive approach was the data collected in this study. The result of the study showed that ignorance of rule restriction is the most intralingual error produced with 32.7% frequency. Besides, it was also found out that EFL learners’ main problem was due to contrasts between the EFL learners’ L1 and L2 that they currently learned, which is English. Hence, it was suggested that EFL learners better pay more attention to English grammatical rules as well as practice more in using them so that they could be more aware of them

    KEMAMPUAN MENCERITAKAN KEMBALI ISI CERPEN KETIKA SEBUAH MIMPI DIPAHAMI KARYA AL-KAUSARZ SABANI PESERTA DIDIK KELAS VIII SMP NEGERI 26 BANJARMASIN

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana kemampuan menceritakan kembali isicerpen peserta didik kelas VIII SMPN 26 Banjarmasin. Tarigan menyatakan bahwa menulis ialah menurunkan atau melukiskan lambang-lambang grafik yang menggambarkan suatu bahasa yang dipahami oleh seseorang. Metode dan Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Sampel penelitian, yaitu 60 peserta didik kelas VIII SMPN 26 Banjarmasin. Berdasarkan kemampuan menceritakan isi cerpen pada kelas VIII-B 50% peserta didik “mampu” dan 50% peserta didik “sangat mampu” dalam menceritakan isi cerpen. Sedangkan di kelas VIII-E 47 % peserta didik “mampu” dan 53% peserta didik “sangat mampu" dalam menceritakan isi cerpen. Secara keseluruhan gabungan kelas VIII-B dan VIII-E 52% peserta didik dinyatakan “mampu” dalam menceritakan isi cerpen dan 48% peserta didik dinyatakan “sangat mampu” dalam menceritakan isi cerpen

    KEMAMPUAN MEMAHAMI ISI CERPEN “PERSAHABATAN” KARYA YUKSINAU SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 26 BANJARMASIN

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan kemampuan memahami isicerpen ‘Persahabatan’ karya Yuksinau yang dibaca peserta didik kelas VIII SMP Negeri 26Banjarmasin. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis deskriptif.Pengambilan sampel 50% dari populasi, yakni sebanyak 92 orang menggunakan teknik menceritakan kembali cerpen yang dibaca berdasarkan tes lisan unsur-unsur pembangun cerpen. Hasil penelitian ini membuktikan kemampuan memahami isi cerpen ‘Persahabatan’ karya Yuksinau yang dibaca siswa kelas VIII SMP Negeri 26 Banjarmasin termasuk dalam kategori mampu. Hal tersebut disebabkan oleh skor rata-rata hasil tes lisan kemampuan peserta didik yang memiliki kemampuan maksimal mencapai≥77,0 dengan presentase 9,8% peserta didik yang “kurang mampu” dalam memahami isi cerpendengan frekuensi tujuh orang, 30,4% peserta didik yang “cukup mampu” dalam memahami isi cerpen dengan frekuensi dua puluh delapan orang, 42,2% peserta didik yang “mampu” dalam memahami isi cerpen dengan frekuensi tiga puluh sembilan orang, dan 17,4% peserta didik yang “sangat mampu” dalam memahami isi cerpen dengan frekuensi enam belas orang, dan 0,2% peserta didik yang “belum mampu” dalam memahami isi cerpen dengan frekuensi dua orang

    KEMAMPUAN MENGANALISIS STRUKTUR TEKS CERAMAH MENGGUNAKAN MEDIA YOUTUBE PADA PESERTA DIDIK KELAS XI IPS 1

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengukur kemampuan menganalisis struktur teks ceramahmenggunakan media youtube pada peserta didik kelas XI IPS 1. Metode yang digunakan padapenelitian ini adalah metode deskriptif dan jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif.Penelitian ini berupa hasil kerja peserta didik menjawab soal stuktur teks dengan pokok bahasan teks ceramah. Penelitian ini diambil di kelas XI IPS 1 SMAN 4 Banjarmasin. Teknik pengumpulan data melalui observasi dan tes. Kemudian langsung dianalisis dengan teknik analisis deskriptif kuantitatif. Hasil kemampuan menganalisis struktur teks ceramah peserta didikmenunjukkan bahwa nilai mean yang didapat adalah 82,1 berada dalam kategori tinggi. Padaaspek pokok bahasan setiap paragraf, nilai mean yang didapat adalah 78,1 berada dalam kategori cukup. Pada aspek menyusun struktur teks ceramah, nilai mean yang didapat adalah78,0 berada dalam kategori cukup

    Uji Efektivitas Serbuk Putri Malu (Mimosa pudica L.) Terhadap Serangan Nematoda Meloidogyne spp. Pada Tanaman Tomat

    Get PDF
    Salah satu tanaman hortikultura adalah tanaman tomat (Lycopersicum esculentum Mill).Tanaman tomat ini memiliki nilai komoditas yang tinggi. Berdasarkan hasil wawancara dengan petani hal yang menyebabkan perbedaan produksi tersebut disebabkan oleh serangan nematoda yang mengakibatkan akar tanaman menjadi bengkak. Nematoda yang menyerang adalah  nematoda puru akar (Meloidogyne spp.). Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui dosis terbaik serbuk putri malu (Mimosa pudica L.) dalam menekan nematoda puru akar Meloidogyne spp. pada tanaman tomat. Penelitian dirancang menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor. Faktor yang diujikan adalah pemberian serbuk putri malu dengan dosis 25, 50, 75 dan 100 gram yang terdiri dari  lima perlakuan dan lima ulangan sehingga jumlah satuan percobaan adalah 25 satuan percobaan. Setiap satuan percobaan terdiri dari dua tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian serbuk putri malu efektif dalam menekan populasi nematoda puru akar (Meloidogyne spp.). Perlakuan yang terbaik atau dengan intensitas serangan terendah yaitu dosis 100 gram, terhadap tinggi tanaman perlakuan berpengaruh dengan tinggi pada masing-masing perlakuan adalah 90,48 cm (K), 102,06 cm (A), 116,09 cm (B), 110,67 cm (C)  dan 115,39 cm (D), sedangkan terhadap berat buah segar tidak berpengaruh nyata

    1,406

    full texts

    1,492

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Tugas Akhir Mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat (ULM)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇