Jurnal Tugas Akhir Mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat (ULM)
Not a member yet
    1492 research outputs found

    TEKNOLOGI REDUKSI SAMPAH ORGANIK BERBASIS LARVA BLACK SOLDIER FLY (HERMETIA ILLUCENS) DENGAN VARIASI FREKUENSI FEEDING: ORGANIC WASTE REDUCTION TECHNOLOGY BASED ON BLACK SOLDIER FLY (HERMETIA ILLUCENS) LARVA WITH VARIATION OF FEEDING FREQUENCY

    Get PDF
    Melihat banyaknya timbulan sampah berupa sampah organik yang dihasilkan masyarakat, terlihat potensi untuk mereduksi sampah organik dengan berbagai metode yang banyak dikembangkan dan diaplikasikan di Indonesia, dari sekian banyak alternative cara pereduksi salah satunya adalah dengan menggunakan larva dari lalat jenis Black Soldier Fly (Hermetia illucens). Penelitian ini dilakukan dengan metode percobaan skala laboratorium. Sampah organic yang digunakan sebagai sampel adalah sampah sayur dan buah. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis persentase kemampuan larva BSF dalam mereduksi sampah organic buah dan sayur. Metode yang digunakan pada penelitian adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 2 kali pengulangan. Analisis data yang digunakan adalah Analysis of Variance (ANNOVA). Larva yang digunakan pada penelitian ini adalah 350 ekor dengan frekuensi feeding 1 hari, 3 hari dan 5 hari dengan massa feeding 1,5 kg dan 18 ml EM4. Hasil kajian menunjukkan bahwa, persentase terbesar reduksi sampah oleh larva BSF untuk reduksi sampah buah dan sayur dengan frekuensi feeding 1, 3 dan 5 hari sebesar 71%, 70% dan 60%. Berdasarkan persentase tersebut dapat ditentukan bahwa frekuensi feeding sekali dalam sehari lebih efektif untuk menghasilkan reduksi sampah yang lebih optimal

    The Analysis Of Critical Thinking Skills On Bahasa Inggris 10th Grade Book Used In One of Senior High School at Banjarmasin

    No full text
    Critical Thinking Skills which contained HOTS and LOTS were introduced by Bloom in 1956. At that time, Bloom introduced the concept of critical thinking level that arranged from simple to the complex level that named as Taxonomy Bloom.This research was aimed to analyze the proportion of HOTS and LOTS of questions/ tasks/ exercises in the Bahasa Inggris 10th Grade book based on Bloom’s revised taxonomy by Anderson and Krathwohl (2001). This research used descriptive quantitative as a method. Bahasa Inggris 10th Grade book was used as the source of data. In collecting data, the researcher used analysis guidance that the indicators were adopted from Anderson, Krathwohl, and Stobaugh. The result showed that the proportion of LOTS was 80.56%, and this answer was obtained from the combination of the proportion: 33.49% in C1, 39.243% in C2, and 7.83% in C3. Meanwhile, the proportion of HOTS was 19.83%, and the detail proportions of HOTS were: C4 was 9.61%, C5 was 5.4%, and C6 was 4.42%. Moreove

    STUDENTS’ PERCEPTION ON THE ENGLISH IMPORTANCE AS A LOCAL CONTENT SUBJECT

    No full text
    English is the most used language in the world, as it is used in every aspect of life, such as business, politics, economics, and education based on its role as an international communication medium. The previous fact should be the trigger to implement English at the early stage of education, which is called primary school. In fact, the government removes English from primary school as both core and local content subjects. This attracts the researcher to explore more about its importance. This research was aimed to analyze the teachers' and parents’ perceptions of the importance of English as a local content subject based on consideration of their knowledge, view, and needs. The data is then presented in percentages and described in descriptive form. The result of the research indicated that the teachers and parents perceived English as a Local Content subject as an important subject. It implied that English should not be removed from primary school as it is known as an international language, viewed as a preparing action to face the next level of education and world, also needed to be taught and learned as well as possible. &nbsp

    SURVEI SARANA DAN PRASARANA PENDIDIKAN JASMANI OLAHRAGA DAN KESEHATAN DI SMP/SEDERAJAT SE-KECAMATAN AWAYAN KABUPATEN BALANGAN

    Get PDF
    Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana sarana dan prasarana PJOK di SMP/sederajat se-Kecamatan Awayan Kabupaten Balangan. Karena Proses Pembelajaran dipengaruhi oleh sarana dan prasarana, sehingga jika sarana dan prasarana dalam keadaan baik maka akan memudahkan tercapainya suatu pembelajaran PJOK. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keberadaan,kondisi baik buruk sarana dan prasarana PJOK di SMP/sederajat se-Kecamatan Awayan Kabupaten Balangan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian survei dengan teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi dan dokumentasi. Metode pemilihan Sampel yang digunakan yaitu purposive sampling. Sampel dari penelitian ini adalah SMP/sederajat se-Kecamatan Awayan Kabupaten Balangan yaitu sebanyak 4 sekolah dengan objek sarana dan prasarana PJOK. Analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif yang disajikan dalam bentuk mengklasifikasikan jenis data diperoleh dari lembar observasi. Data dikategorikan mengenai jumlah keberadaan,kondisi baik buruk sarana dan prasarana PJOK. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sarana dan prasarana PJOK yang terdapat di SMPN 1 Awayan, SMPN 4 Awayan, MTsN 3 Balangan, dan MTs Al-Hidayah Bihara sesuai dengan setiap Silabus pada setiap kelas. Berdasarkan dari SMP/sederajat se-Kecamatan Awayan Kabupaten Balangan terdapat masih banyak sarana dan prasarana yang belum ada

    PEMBELAJARAN TEKS BERITA DENGAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH PADA PESERTA DIDIK KELAS VIII-D SMP NEGERI 24 BANJARMASIN

    Get PDF
    Mendeskripsikan perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian pembelajaran teks berita melalui model Pembelajaran Berbasis Masalah pada peserta didik Kelas VIII-D SMP Negeri 24 Banjarmasin ialah tujuan penelitian ini dengan jenis penelitian deskriptif-kualitatif. Sumber datanya pendidik Mata Pelajaran Bahasa Indonesia dan 32 peserta didik. Instrumen penelitian ini ialah lembar observasi, pedoman wawancara, dan pedoman dokumentasi. Penelitian memperoleh hasil yaitu pembelajaran terdiri atas perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian. Pada RPP yang disusun sudah lengkap. Pada kegiatan pelaksanaan pembelajaran teks berita dilaksanakan dari pendahuluan, lalu inti, kemudian penutup. Pada kegiatan penilaian pendidik menilai pengetahuan dan sikap. Hasil penilaian menunjukkan ketuntasan dicapai 20 orang sedangkan ketidaktuntasan tes dialami 12 orang. Pada penilaian sikap tanggung jawab diperoleh nilai A (8 peserta didik), nilai B (14 peserta didik), dan nilai C (10 peserta didik)

    IMPLIKATUR PERCAKAPAN PARA TOKOH DALAM FILM WARKOP DKI “GENGSI DONG”

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk dan fungsi implikatur yang dilakukan para tokoh dalam film Warkop DKI “Gengsi Dong”. Penelitian ini termasuk jenis penelitian deskriptif kualitatif. Metode yang digunakan ialah metode simak dan catat. Dari penelitian ini diperoleh bahwa bentuk implikatur percakapan yang ada dalam film Warkop DKI “Gengsi Dong” ada tiga bentuk yaitu implikatur percakapan umum, implikatur percakapan skala, dan implikatur percakapan khusus. Fungsi implikatur yang dilakukan para tokoh dalam film Warkop DKI “Gengsi Dong” dapat dilihat dari maksud yang disampaikan oleh penutur kepada lawan tutur. Fungsi implikatur yang ada dalam film Warkop DKI “Gengsi Dong” fungsi, yaitu (1) implikatur yang berfungsi representatif, yang meliputi (a) menyatakan; (2) implikatur yang berfungsi ekspresif, yang meliputi (a) memuji; (b) menyindir; dan (c) mengkritik; (3) implikatur yang berfungsi direktif, yang meliputi (a) meminta

    PUSAT OLAHRAGA UNTUK DIFABEL BANJARBARU

    Get PDF
    Sports Center for Diffable is a facility for people with special needs (diffable) in improving sports performance. Sports center for people with disabilities also represents an answer to the issues for people with special needs for their rights in livelihood and life including in terms of sport. The architectural problem raised in this report is how to design a Sports Center that can fulfill the building size and capacity of the National standard (Type A) for a competition, by paying attention to the accessibility of the building. The accessibility design is used as the main concept to solve the problem of the Sports Center for people with disabilities. Accessibility is the convenience provided for everyone to manifest an equal opportunity in every aspect of life especially the facilities that cover all activities related to sport for people with special needs.Pusat olahraga untuk difabel merupakan sebuah sarana yang mewadahi masyarakat penyandang berkebutuhan khusus (difabel) dalam meningkatkan prestasi berolahraga. Pusat olahraga untuk difabel juga hadir sebagai jawaban atas permasalahan pada masyarakat berkebutuhan khusus dalam menjalankan hak nya dalam penghidupan dan kehidupan termasuk pada hal berolahraga. Permasalahan arsitektur yang diangkat pada laporan ini adalah bagaimana rancangan sebuah Sport Center yang bisa memenuhi standar besaran dan kapasitas gedung tingkat Nasional (Tipe A) untuk sebuah pertandingan dengan memperhatikan aksesibilitas pada bangunan. Konsep pada Pusat olahraga untuk difabel yang digunakan untuk menjawab permasalahan tersebut yaitu aksesibilitas desain yang menjadi konsep utama dalam perancangan. Aksesibilitas ialah kemudahan yang disediakan bagi semua orang guna mewujudkan kesamaan kesempatan dalam segala aspek kehidupan dan penghidupannya terutama fasilitas yang melingkupi segala aktivitas yang berkaitan dalam hal berolahraga untuk masyarakat berkebutuhan khusus

    STUDIO ANIMASI DI BANJARMASIN

    Get PDF
    An animation studio is an animation production site. However, their products and functions are still not widely known by the public, so there are still few users of their services. The animation is not only entertainment media but also as an intermediary media that can facilitate an activity. So an attractive and interactive animation studio is needed. The solution offered is to use a simulation method that aims to make it easier for people to understand animation. Simulation is a method that shows something in a simulant form that is similar to the real situation. This method uses the Triadic Game Design approach that has three aspects, namely play, meaning, and reality. These three aspects are used as references in the animation studio.Studio animasi merupakan tempat produksi animasi. Akan tetapi produk dan fungsinya masih belum banyak diketahui masyarakat, karena itu pemakai jasa tersebut masih sedikit. Animasi tidak hanya sebagai media hiburan tapi juga sebagai media perantara yang dapat memudahkan suatu kegiatan. Sehingga dibutuhkan suatu studio animasi yang menarik dan interaktif. Pemecahan masalah yang ditawarkan yaitu dengan menggunakan metode simulasi yang bertujuan agar masyarakat lebih mudah dalam memahami animasi. Simulasi merupakan satu metode yang memperagakan sesuatu dalam bentuk tiruan yang mirip dengan keadaan yang sesungguhnya. Metode ini menggunakan pendekatan Triadic Game Design yang memiliki tiga aspek yaitu play, meaning, dan reality. Ketiga aspek inilah yang dijadikan acuan dalam merancang studio animasi.&nbsp

    MUSEUM KOMIK DI BANJARBARU

    Get PDF
    Indonesian comics have a long and growing history in very diverse categories and had played an important role in the past as a medium for visual communication in Indonesia. The problems faced are reintroducing the diversity of the history of comics in Indonesia from the beginning to the present through the design of the museum in chronological storytelling spaces. The method for solving the problem is by using the symbolic analogy method, by analogizing the main part of the comic, namely the story panels as spaces, the trenches between panels as circulation between spaces, and the relationship between panels as story sequences. The concept of sequences between panels with breaks in the form of trenches is an option in producing designs, namely connecting spaces and spaces that are different from each other with a linear and chronological circulation.Komik Indonesia memiliki sejarah panjang dan berkembang dalam kategori yang sangat beragam dan dulu pernah berperan penting sebagai media komunikasi visual di Indonesia. Permasalahan yang dihadapi mengenalkan kembali keragaman sejarah perjalanan komik di Indonesia dari awal hingga sekarang melalui rancangan museum dalam ruang-ruang penceritaan yang kronologis. Metode untuk menyelesaikan permasalahan yaitu dengan menggunakan metode analogi simbolik, dengan menganalogikan bagian utama dari komik, yaitu panel cerita sebagai ruang, parit di antara panel sebagai sirkulasi antar ruang, dan hubungan antar panel sebagai urutan cerita. Konsep sekuen antar panel dengan jeda berupa parit menjadi pilihan dalam menghasilkan desain, yaitu menghubungkan antar ruang dan ruang yang saling berbeda dengan sirkulasi secara linier dan kronologis

    GEREJA KALIMANTAN EVANGELIS HOSIANA BANJARMASIN

    Get PDF
    The Gereja Kalimantan Evangelis Banjarmasin is a Christian place of worship located in the city of Banjarmasin, South Kalimantan. Starting from the Gospel Preaching in the 19th century, the entry of Protestant Christian teachings in the land of Borneo by missionaries from Germany. Initially known as the Gereja Dayak Evangelis but there was a change to G.K.E, along with the development of the Gereja Kalimantan Evangelis, the increase in the number of congregations and the spiritual needs of Christians also needed to be increased. The church is not only a place of worship, but also a place to shape one's personality, and have a social role in society. The problem is how to facilitate spiritual and social activities for Christians by presenting a religious experience that reminds visitors of the greatness of God. In the problem of the church G.K.E hosiana used the semiotic method namely the icon and symbol approach to answer the problem. The icon and symbol approach is applied to the shape, scale, lighting, material, and texture which can affect the 3 senses of humans, namely hearing and touch, which will give certain reactions to the thoughts and feelings of visitors.Gereja Kalimantan Evangelis Hosiana Banjarmasin merupakan sebuah tempat peribadatan umat Kristiani yang terletak di kota Banjarmasin Kalimantan Selatan. Bermula dari Perkabaran Injil pada abad ke-19, masuknya ajaran Kristen protestan di tanah Kalimantan oleh misionaris dari Jerman. Pada awalnya dikenal dengan nama Gereja Dayak Evangelis namun terjadi perubahan menjadi G.K.E, seiring dengan berkembangnya  Gereja Kalimantan Evangelis, maka peningkatan jumlah jemaat dan kebutuhan rohani umat kristiani juga perlu ditingkatkan. Gereja tidak hanya merupakan sebuah tempat beribadah, namun juga merupakan tempat untuk membentuk kepribadian diri, dan memiliki peran sosial di tengah masyarakat. Permasalahan yang didapat yakni bagaimana dapat memfasilitasi kegiatan rohani maupun sosial untuk umat Kristiani dengan menghadirkan sebuah pengalaman religius yang mengingatkan pengunjung akan kebesaran Tuhan. Pada permasalahan gereja G.K.E hosiana menggunakan metode semiotika yakni pendekatan ikon dan simbol untuk menjawab permasalahan tersebut. Pendekatan ikon dan simbol diterapkan  pada bentuk, skala, pencahayaan, material, dan tekstur yang mana dapat mempengaruhi 3 indra dari pada manusia yakni penglihatan pendengaran maupun peraba, yang akan memberikan reaksi tertentu pada pikiran dan perasaan pengunjung

    1,406

    full texts

    1,492

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Tugas Akhir Mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat (ULM)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇