Jurnal Universitas Almuslim
Not a member yet
    1886 research outputs found

    ANALISIS FAKTOR DETERMINAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN INVESTASI DI PASAR KRIPTO

    Get PDF
    Investors often make irrational investment decisions. Decisions are often based on judgments that are far from rational assumptions. This research aims to examine the influence of experience regret, risk tolerance, illusion of control and financial literacy on investment decisions in the crypto market. Data was collected using an online media-based questionnaire instrument via Google Form involving 112 investor respondents who actively invest in cryptocurrencies. The data was processed and analyzed using the E-Views 10 software application. The types of data in this research are primary and secondary data using quantitative research methods and multiple linear regression models. The results of this research show that experience regret, risk tolerance and illusion of control do not influence investment decisions in the crypto market. Meanwhile, financial literacy influences investment decisions in the crypto market but at a significance level of 10 percent. It is very necessary to have clear regulations in the crypto market in an effort to provide protection to investors. Remember, the definition of crypto currency has different views

    KUALITAS PELAYANAN MASYARAKAT PADA KANTOR CAMAT PEULIMBANG KABUPATEN BIREUEN

    Get PDF
    Community services within the scope of sub-district apparatus duties at the sub-district office are starting to be reformed. From citizenship services to empowerment. And this requires work ability, work commitment, or supportive work culture conditions. This is the subject of this research, taking a case at the Peulimbang District Head\u27s office, Bireuen Regency. The research was carried out in an associative descriptive manner, with a sample of 96 people who came to write a letter of recommendation for making KTPs, Family Cards, etc. at the Peulimbang District Head Office, Bireuen Regency. As a result of the research, information was obtained that the public\u27s perception of the ability aspect of Plimbang sub-district office employees was good (88%), work commitment aspects reached 73.4% and work culture 80.05%. With the path analysis model approach, it is proven that there is a direct and indirect influence on work ability, organizational commitment and work culture, respectively 56.53%, 55.15% and 51.29% on the quality of community services. Simultaneously work ability, work commitment and work culture contribute to service quality by 70.8

    KAJIAN IKLIM MIKRO DI RUANG TERBUKA HIJAU TAMAN MELATI KOTA PADANG MENGGUNAKAN METODE TEMPERATURE HUMIDITY INDEX (THI)

    Get PDF
    Kota Padang memiliki Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang berfungsi meningkatkan kualitas lingkungan hidup perkotaan yang nyaman dan indah. Salah satu ruang terbuka hijau di Kota Padang yaitu Taman Melati. Ruang terbuka hijau diharapkan mampu untuk memperbaiki iklim mikro kota sehingga masyarakat nyaman untuk beraktivitas di sekitar taman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh vegetasi terhadap suhu udara dan kelembaban udara serta tingkat kenyamanan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif yang dilaksanakan pada bulan Maret 2023. Hasil dari penelitian ini menunjukkan suhu udara tertinggi pada pagi, siang, dan sore hari berada di titik 1. Suhu udara terendah pada pagi, siang, dan sore hari berada di titik 5. Kelembaban udara tertinggi pada pagi, siang, dan sore hari berada di titik 5. Kelembaban udara terendah pada pagi, siang, dan sore hari berada di titik 1. Berdasarkan indeks suhu dan kelembaban (THI) pada pagi hari taman melati termasuk dalam kategori nyaman. Pada siang hari taman melati termasuk dalam kategori tidak nyaman. Pada sore hari taman melati termasuk dalam kategori nyaman.Kota Padang memiliki Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang berfungsi meningkatkan kualitas lingkungan hidup perkotaan yang nyaman dan indah. Salah satu ruang terbuka hijau di Kota Padang yaitu Taman Melati. Ruang terbuka hijau diharapkan mampu untuk memperbaiki iklim mikro kota sehingga masyarakat nyaman untuk beraktivitas di sekitar taman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh vegetasi terhadap suhu udara dan kelembaban udara serta tingkat kenyamanan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif yang dilaksanakan pada bulan Maret 2023. Hasil dari penelitian ini menunjukkan suhu udara tertinggi pada pagi, siang, dan sore hari berada di titik 1. Suhu udara terendah pada pagi, siang, dan sore hari berada di titik 5. Kelembaban udara tertinggi pada pagi, siang, dan sore hari berada di titik 5. Kelembaban udara terendah pada pagi, siang, dan sore hari berada di titik 1. Berdasarkan indeks suhu dan kelembaban (THI) pada pagi hari taman melati termasuk dalam kategori nyaman. Pada siang hari taman melati termasuk dalam kategori tidak nyaman. Pada sore hari taman melati termasuk dalam kategori nyaman

    Analisa Perbandingan Biaya Rangka Atap Kayu Dan Baja Ringan Pada Pembangunan Rumah Layak Huni Di Kabupaten Bireuen: Analisa Perbandingan Biaya Rangka Atap Kayu Dan Baja Ringan

    No full text
    yang dipakai sebagai bahan dasar tersebut mempunyai beragam jenis kayu dengan ukuran panjang yang berbeda-beda. Penggunaan rangka atap berbahan baja ringan sebagai pengganti kayu semakin meningkat dikarenakan semakin meningkatnya jumlah supplier baja ringan yang memudahkan mendapatkannya, cepat dalam pemasangannya serta memiliki struktur yang kuat. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui perbandingan biaya rangka atap kayu dan baja ringan pada pembangunan rumah layak huni di Kabupaten Bireuen. Data pada penelitian ini diperoleh dari Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Aceh. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis deskriptif komparatif. Hasil penelitian menunjukkan perbandingan biaya antara rangka atap kayu dan baja ringan adalah sebesar Rp 2.383.982. Sehingga atap kayu lebih mahal 27,82 % bila dibandingkan dengan atap dari baja ringan. Hal ini disebabkan karena dari segi pemasangan, rangka atap baja lebih mudah dan cepat proses pemasangannya dari pada rangka atap kayu

    Pendekatan Konsep Penerapan Green Infrastructure Pada Kawasan Perumahan Berbasis Komunal

    Get PDF
    This research aims to discuss policies and implementation of green infrastructure in Indonesia in communal-based housing areas. The references used for come from problems and best practices from other countries that have implemented green infrastructure. The method used is a descriptive method with a literature review approach. This research was carried out by understanding concepts, regulations, application of concepts, as well as identifying problems and providing recommendations related to green infrastructure in Indonesia. Based on the research results, there are six main regulations that serve as a reference for implementing green infrastructure in residential areas in Indonesia. Where the important thing in this regulation is Green Open Space (RTH) in the city with a minimum area proportion of 30%, rainwater storage is also set at a capacity of 50% of the amount of rainwater that falls according to annual rainfall and a general room temperature of 25 degrees Celsius. with relative humidity of 60%. The main problem is that 30% to 40% of carbon dioxide emissions are produced by buildings, which shows that buildings have a significant contribution to the process of environmental damage, as do residential areas. In Indonesia, the concept of green infrastructure that is applied is oriented towards zero energy use and the use of renewable energy. Holistic policy regulations are needed, from upstream to downstream as a form of implementing green infrastructure in residential areas, such as several developed countries in the world, namely the United States, England and Singapore, which have implemented policy regulations for sustainable implementation of green infrastructure in their countries.Penelitian ini bertujuan untuk membahas kebijakan dan penerapan green infrastructure di Indonesia pada kawasan perumahan berbasis komunal. Rujukan yang digunakan berasal dari pada permasalahan dan best practice dari negara lain yang telah menerapkan green infrastructure. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan literature review. Penelitian ini dilakukan dengan memahami konsep, regulasi, pengaplikasian konsep, serta mengidentifikasi permasalahan dan memberikan rekomendasi terkait dengan green infrastructure di Indonesia. Berdasarkan hasil penelitian terdapat enam regulasi utama yang menjadi acuan dalam penerapan green infrastructure pada kawasan perumahan di Indonesia. Dimana hal penting dari pada regulasi tersebut adalah Ruang Terbuka Hijau (RTH) di dalam kota dengan proporsi luas minimal 30%, penyimpanan air hujan juga ditetapkan berkapasitas 50% dari jumlah air hujan yang jatuh sesuai curah hujan tahunan dan suhu ruangan secara umum 25 derajat celcius dengan kelembaban relatif 60%. Permasalahan utama terdapat 30% sampai dengan 40% emisi karbondioksida dihasilkan oleh bangunan yang menunjukkan bahwa bangunan memiliki andil yang cukup besar pada proses kerusakan lingkungan begitu pula dengan kawasan perumahan. Di Indonesia konsep green infrastructure yang diaplikasikan berorintasi pada zero energy use dan penggunaan energi terbarukan. Diperlukan regulasi kebijakan yang bersifat holistik, mulai dari hulu hingga ke hilir sebagai bentuk implementasi green infrastructure pada kawasan perumahan seperti yang terdapat ada beberapa negara maju di dunia yaitu Amerika Serikat, Inggris dan Singapura sudah menerapkan regulasi kebijakan penerapan green infrastructure secara berkelanjutan di negaranya

    ASUHAN KEBIDANAN PADA BAYI BARU LAHIR DENGAN PERDARAHAN TALI PUSAT

    Get PDF
    The presence of fluid (blood) coming out of the baby\u27s umbilical cord is known as cord bleeding. As a result of trauma to the cord, improper care, and failure of the normal thrombus formation process based on previous investigations at PMB Sri Rezeki. Out of 17 newborns in November 2023, two of them had cord bleeding. The purpose of this study was to evaluate the midwifery care given to newborn mother A G1P0A0 who experienced cord bleeding at PMB Sri Rezeki in Panggoi Village, Muara Dua District, Lhokseumawe City. Researchers conducted qualitative descriptive research through case studies. This study was conducted in November 2023 at PMB Sri Rezeki, Muara Dua District, using 1 baby aged 4 who experienced cord bleeding. The results of the study were collected through interviews, observations, and documentation. The results showed that baby A had cord bleeding. After implementation, baby A was given action planning to prevent problems that might occur. One of the risks that may occur in babies who experience cord bleeding is that germs can enter and cause infections that cause tetanus neonatorum. The results of this study can also be used as a reference and study material for future research

    Teknik Penetasan Artemia dan Produksi Cacing Tubifex Sebagai Pakan Alami Ikan Di Desa Hagu Teungoeh Melalui Penyuluhan dan Pelatihan

    Get PDF
    The death of fish in the fry phase or larvae at the beginning of rearing is caused by the fish\u27s ability to digest artificial feed given by farmers, because in the fry phase the fish\u27s digestive tract is not yet fully formed so it needs to be given natural feed which has autolysis properties. Meanwhile, pellet feed or feed that has been given by farmers in the seed phase does not have autolysis properties, causing farmers to experience losses due to death at the start of cultivation. The procedure for this community service activity consists of several stages, namely: (1) Counseling about natural fish food, namely brine shrimp and tubifex worms, (2) counseling about the introduction of various tools and materials that can be used as a medium for growing natural food, (3) counseling about natural food production technology, (4) training on the stages of designing containers and growing media for natural food, and (5) training on natural food production.The death of fish in the fry phase or larvae at the beginning of rearing is caused by the fish\u27s ability to digest artificial feed given by farmers, because in the fry phase the fish\u27s digestive tract is not yet fully formed so it needs to be given natural feed which has autolysis properties. Meanwhile, pellet feed or feed that has been given by farmers in the seed phase does not have autolysis properties, causing farmers to experience losses due to death at the start of cultivation. The procedure for this community service activity consists of several stages, namely: (1) Counseling about natural fish food, namely brine shrimp and tubifex worms, (2) counseling about the introduction of various tools and materials that can be used as a medium for growing natural food, (3) counseling about natural food production technology, (4) training on the stages of designing containers and growing media for natural food, and (5) training on natural food production. As a result of the outreach from this activity, the community can understand artemia hatching techniques and tubifex worm production so that they can be used as fish feed during the hatchery period. With this training, the community can carry out the process of artemia hatching and tubifex worm production using raw materials available around them so that the community can increase the production of natural feed

    Analisis Penerapan Metode Case Based Learning pada Jurusan Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam Kebangsaan Indonesia

    Get PDF
    Case base learning (CBL) merupakan salah satu Indikator Kinerja Utama (IKU) yang dilaksanakan oleh Kemendikbudristek pada tahun 2021. Metode pembelajaran ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam menyelesaikan masalah yang nyata dan ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. Pembelajaran ini juga diharapkan dapat memacu dosen menciptakan kelas yang lebih efektif dan interaktif. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan menggunakan kuesioner dalam bentuk google form sebagai instrumennya. Partisipan dalam penelitian ini adalah 8 orang dosen yang mengajar di Fakultas Managemen, Program Studi Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam Kebangsaan Indonesia. Metode pembelajaran ini baru digunakan dalam mengajar pada semester ganjil 2023/2024 di Universitas Islam Kebangsaan Indonesia. Dalam implementasi metode pembelajaran ini, dosen merasa bahwa manfaat menggunakan CBL namun juga menghadapi beberapa kendala. Manfaat yang dirasakan adalah, mahasiswa terlihat lebih “engage/terlibat” ketika bekerja dalam tim, kasus tentang masalah kehidupan nyata memberikan siswa perspektif mengenai masalah yang dapat mereka harapkan di bidangnya di masa depan dan bagaimana cara mengatasinya serta kemungkinan siswa melupakan keterampilan dan informasi yang diperoleh melalui pembelajaran yang dipersonalisasi  melalui CBL jauh lebih rendah dibandingkan ketika mereka hanya mendengarkan secara pasif di kelas. Sedangkan kendala yang dirasakan dosen adalah pembelajaran case based sangat memakan waktu dari para dosen, tidak semua informasi/materi dapat diberikan dengan metode ini, bila dibandingkan dengan metode yang tradisional misalnya ceramah (satu arah), menciptakan scenario dan rencana pembelajaran yang menyerupai keadaan asli di masyarakat agar siswa mampu mengaitkan apa yang dipelajari dengan situasi yang sebenarnya juga menjadi kendala dalam menngunakan case based learning

    Pemahaman Guru Pendidikan Jasmani Terhadap Konsep Penjas dan Olahraga di SMAS Sukma Bangsa Bireuen

    Get PDF
    Pendidikan jasmani sebagai bagian intergral dari pendidikan akan membantu para siswa untuk dapat menjalani proses pertumbuhan dan perkembangan secara optimal baik fisik, motorik mental dan sosial. Tujuan perkembangan aspek fisik akan berhubungan dengan kemampuan melakukan gerak secara efektif, efesien, halus, indah dan sempurna ( skill full ). Pengembangan mental berhubungan dengan berfikir dengan kemempuan siswa dan mengintepretasikan pengetahuan tentang pendidikan jasmani kedalam lingkungan. Sedangkan olahraga identik dengan prestasi terhadap melakukan gerakan yang agak sulit untuk mencapai suatu tahapan yang sering di sebut otomatisasi, untuk mencapai tujuan yang ingin diraih, sangat jauh berbeda dengan tujuan penjas. Guru pendidikan jasmani harus mengusai makna dan konsep penjas dengan jelas agar tidak terjadi kekeliruan dalam menerapkan makna tersebut, jelas bahwa makna dan konsep penjas jauh berbeda dengan konsep olahraga di dalam penjas guru harus mengajar sedangkan dalam olahraga di sebut pelatih. SMAS Sukma Bangsa Bireuen adalah SMA yang terfaforit di Bireuen  yang sebagian besar siswa berasal dari kalangan anak yang berpenghasilan tinggi, dan ada juga penghasilan menengah dan penghasilan menengah  ke bawah, jumlah guru penjas yang ada pada SMAS Sukma Bangsa Bireuen sebanyak 4orang guru penjas yang akan mengajar pendidikan jasmani dari beberapa guru tersebut,  maka pada saat memahami konsep penjas banyak yang terjeremus ke konsep olahraga. Sedangkan jelas olahraga dan penjas jauh terdapat perbedaan. Dengan demikian setelah penulis melakukan survei atau pantauan terhadap makna dan konsep guru dalam memberi atau mengajar pendidikan jasmani banyak terjadi kesalahan mendidik contoh dalam pembelajaran, penilaian, penjelasan materi, dan praktek mengajar di lapangan

    Pemanfaatan Vidio Animasi Sebagai Media Inovasi Pembelajaran Pada Bidang Studi Fiqih Di Kelas VII MTSN 2 Aceh Utara

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas penggunaan video animasi sebagai media inovasi dalam pembelajaran Fiqih, khususnya pada materi shalat jenazah di kelas VII MTsN 2 Aceh Utara. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya pemahaman siswa terhadap materi Fiqih yang diajarkan secara konvensional. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan desain pre-test post-test control group. Sampel penelitian terdiri dari 30 siswa yang dibagi menjadi dua siklus,: kelompo. Pada pertemuan 1, siswa berperan sebagai kelompok kelas control yang mendapatkan pembelajaran konvensional, sedangkan pada pertemuan 2, siswa berperan sebagai kelas eksperimen yang mendapatkan pembelajaran menggunakan video animasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan yang signifikan pada hasil belajar siswa mendapatkan pembelajaran menggunakan video animasi. Rata-rata skor pretest kelompok eksperimen adalah 65.4, dan meningkat menjadi 82.7 pada post-test. Sementara itu, kelompok kontrol hanya mengalami peningkatan dari 63.8 pada pretest menjadi 67.5 pada post-test. Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa penggunaan video animasi sebagai media inovasi pembelajaran efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada materi shalat jenazah

    1,626

    full texts

    1,886

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Universitas Almuslim
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇