E Journal Resource Universitas Muhammadiyah Kudus
Not a member yet
781 research outputs found
Sort by
ASUHAN KEPERAWATAN PADA KLIEN DENGAN DIARE AKUT DEHIDRASI SEDANG (DADS) DI BANGSAL SERUNI RSUD KABUPATEN TEMANGGUNG
ABSTRAKPendahuluan : Diare adalah penyakit yang ditandai dengan BAB lebih dari biasa atau lebih dari 3 kali dalam sehari disertai perubahan konsistensi tinja menjadi cair dengan atau tanpa lendir dan darah. Metodologi Penulisan ini menggunakan metode yang menjelaskan proses dari asuhan keperawatan yang di mulai dengan cara mengkaji pasien dengan cara wawancara, setelah melakukan pengkajian di lanjutkan menentukan intervensi dengan fokus klien diare akut dehidrasi sedang (DADS) yang berfokus pada studi defisiensi volume cairan. Hasil perawatan yang didapatkan selama 3x24 jam kekurangan volume cairan pada An. S teratasi yang ditandai dengan An. S mengalami BAB sebanyak 6 kali sehari hingga 1 kali sehari, yang tadinya muntah 1 kali sehari menjadi tidak dan yang tadi nya sering merasa mual jadi tidak merasa ingin mual serta bibir sudah tidak kering. Kesimpulan yang di peroleh dari asuhan keperawatan pada An. S mengalami peningkatan setelah diberi tindakan selama 3x24 jam yang ditandai dengan yang awalnya BAB sebanyak 6 kali menjadi 1 kali , klien tidak merasakan ingin muntah maupun mual serta bibir klien tidak kering. Kata kunci : Diare Akut, Dehidrasi Sedang, Kekurangan Volume CairanABSTRACK Introduction : Diarrhea is a disease characterized by defecating more than usual or more than 3 times a day accompanied by a change in the consistency of the stool to become liquid with or without mucus and blood.Method : This writing uses a method that describes the process of nursing care which begins by assessing the patient by means of interviews, after conducting the assessment, it continues to determine the intervention with a client focus on moderate acute diarrhea (DADS) which focuses on the study of fluid volume deficiency.Discussion/Conclusion : Obtained from nursing care in An. S experienced an increase after being given the action for 3x24 hours which was marked by initially defecating 6 times to 1 time, the client did not feel like vomiting or nausea and the client's lips were not dry.Keywords : Acute Diarrhea, Moderate Dehydration, Lack of Fluid Volum
STUDI LITERATUR : HUBUNGAN TINGKAT STRES DENGAN MOTIVASI MAHASISWA DALAM MENYUSUN SKRIPSI
ABSTRAKStres merupakan tekanan, ketegangan atau gangguan yang tidak menyenangkan yang berasal dari luar diri seseorang. Stres bisa dialami oleh siapa saja termasuk mahasiswa, tidak jarang mahasiswa mengalami stres dan yang paling banyak mahasiswa mengalami stres saat menyelesaikan tugas skripsi karena banyaknya tuntutan dalam menyelesaikannya, untuk itu motivasi sangat dibutuhkan mahasiswa dalam menangani stres, jika tingkat stres yang dialami mahasiswa tinggi biasanya mereka mempunyai motivasi yang rendah, sementara mereka yang merasa mampu dan yakin terhadap kesuksesan dalam mengatasi rintangan dan menganggapnya sebagai suatu tantangan yang tidak perlu dihindari lebih memiliki motivasi yang tinggi. Motivasi atau upaya untuk menghilangkan stres pada mahasiswa biasanya berasal dari dukungan keluarga, lingkungan, teman/sahabat dan sikap positif yang dimiliki mahasiswa. Literatur Review ini bertujuan untuk mengkaji hubungan tingkat stres terhadap motivasi mahasiswa dalam menyelesaikan skripsi. Studi ini diperoleh dari Google Scholar, dengan menggunakan kriteria inklusi dan ekslusi. Kata Kunci yang digunakan dalam pencarian literatur ini antara lain : relationship between stress level and student motivation in writing essay. dari 10 penelitian yang diperoleh, 9 penelitian di dapatkan responden mengalami stres dalam menyusun skripsi dan yang paling banyak berada pada tingkat stres sedang dengan motivasi yang tinggi. semakin tinggi tingkat stres mahasiswa maka semakin rendah motivasi mereka untuk mengerjakan skripsi begitupun sebaliknya semakin rendah tingkat stres mahasiswa maka semakin tinggi motivasi mereka dalam mengerjakan skripsi
PERANAN MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA DALAM MENINGKATKAN KINERJA KARYAWAN BMT MUBARAKAH KUDUS
Penelitian ini menggunakan pendekatan field research dengan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Lokasi penelitian ini BMT Mubarakah Kudus dengan analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. Adapun hasil temuan penelitian ini adalah: Manajemen sumber daya manusia dalam meningkatkan kinerja pada BMT Mubarakah Kudus, yaitu menggunakan strategi penanganan individual, yaitu memberikan kesempatan pada karyawan untuk istirahat sejenak dalam bekerja. Menggunakan strategi penanganan organisasional, dimana lembaga memberikan kegiatan-kegiatan berupa kultum, motivasi tujuannya agar karyawan tidak begitu merasakan stress dalam bekerja. Menggunakan strategi dukungan sosial, seperti lembaga menganjurkan kepada karyawan untuk selalu bekerja sama. Faktor yang mempengaruhi pengembangan sumber daya manusia dalam meningkatkan kinerja pada BMT Mubarakah Kudus adalah faktor kemampuan, dimana karyawan memiliki kemampuan dalam bekerja dengan baik. Faktor motivasi, di mana dalam bekerja karyawan memiliki motivasi yang baik dalam bekerja. Faktor mental, karyawan dalam bekerja berusaha mencapai potensi kerja secara maksimal
HUBUNGAN PENGETAHUAN PASIEN TENTANG PENGELOLAAN PENYAKIT DENGAN KESIAPAN MENGHADAPI SERANGAN BERULANG ASMA BRONCIAL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PARIAMAN
Penyakit asma masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di hampir semua negara di dunia, yang sebagian besar diderita oleh anak-anak sampai dewasa dengan derajat penyakit dari ringan sampai berat. Penyakit ini menyebabkan kehilangan hari kerja produktif, gangguan aktifitas sosial, bahkan beberapa kasus dapat menyebabkan kematian. Penyakit ini memerlukan pengetahuan dan kesiapan yang tepat dalam menghadapi serangan berulang sehingga mampu meningkatkan kualitas hidup pasien. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui adanya hubungan antara pengetahuan pasien tentang pengelolaan penyakit dengan kesiapan menghadapi serangan berulang pada Asma Bronkial di Wilayah kerja Puskesmas Pariaman. Desain penelitian adalah descriptif analitikdengan pendekatan cross sectional dengan jumlah sampel yaitu 35 orang responden yang diambil dengan tehnik purposive sampling. Hasil: Hasil uji statistik dengan analisis Chi square diperoleh nilai p value 0,000 ≤ 0,05 berarti Ha diterima H0 ditolak yang berarti ada hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan pasien tentang pengelolaan penyakit dengan kesiapan menghadapi serangan berulang Asma bronchial. Pengetahuan tentang penyakit Asma Broncial dalam kesiapan menhadapi serangan asma berulang sangat penting, dimana tujuan utamanya adalah memberikan pengetahuan kepada pasien maupun keluarga tentang perubahan perilaku hidup sehat dengan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam menghadapi serangan berulang pada asma bronkial. Kepada pasien hendaknya lebih meningkatkan pengetahuan lagi tentang bagaimana pengelolaan penyakit asma bronkial, dan pada peneliti selanjutnya diharapkan dapat meneliti faktor-faktor yang lain yang lebih mempengaruhi dalam melakukan pengelolaan serangan asma bronkial.Penyakit asma masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di hampir semua negara di dunia, yang sebagian besar diderita oleh anak-anak sampai dewasa dengan derajat penyakit dari ringan sampai berat. Penyakit ini menyebabkan kehilangan hari kerja produktif, gangguan aktifitas sosial, bahkan beberapa kasus dapat menyebabkan kematian. Penyakit ini memerlukan pengetahuan dan kesiapan yang tepat dalam menghadapi serangan berulang sehingga mampu meningkatkan kualitas hidup pasien. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui adanya hubungan antara pengetahuan pasien tentang pengelolaan penyakit dengan kesiapan menghadapi serangan berulang pada Asma Bronkial di Wilayah kerja Puskesmas Pariaman. Desain penelitian adalah descriptif analitik dengan pendekatan cross sectional dengan jumlah sampel yaitu 35 orang responden yang diambil dengan tehnik purposive sampling. Hasil: Hasil uji statistik dengan analisis Chi square diperoleh nilai p value 0,000 ≤ 0,05 berarti Ha diterima H0 ditolak yang berarti ada hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan pasien tentang pengelolaan penyakit dengan kesiapan menghadapi serangan berulang Asma bronchial. Pengetahuan tentang penyakit Asma Broncial dalam kesiapan menhadapi serangan asma berulang sangat penting, dimana tujuan utamanya adalah memberikan pengetahuan kepada pasien maupun keluarga tentang perubahan perilaku hidup sehat dengan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam menghadapi serangan berulang pada asma bronkial. Kepada pasien hendaknya lebih meningkatkan pengetahuan lagi tentang bagaimana pengelolaan penyakit asma bronkial, dan pada peneliti selanjutnya diharapkan dapat meneliti faktor-faktor yang lain yang lebih mempengaruhi dalam melakukan pengelolaan serangan asma bronkial
KECEMASAN WANITA PADA MASA MENOPOUSE BERDASARKAN SELF ACCEPATANCE
AbstrakLatar Belakang: Premenopause terjadi pada usia dewasa madya, masa dewasa madya dalam terminologi kronologis yaitu tahun-tahun antar usia 45 dan 65 tahun. Pada masa dewasa madya ini seksualitas mengalami penurunan. Masa dewasa madya ditandai dengan adanya perubahan-perubahan jasmani dan mental. Perubahan kejiwaan yang dialami seorang wanita menjelang prmenopause meliputi merasa tua, tidak menarik lagi, tertekan karena takut menjadi tua, mudah tersinggung, mudah kaget sehingga jantung berdebar, takut tidak bisa memenuhi kebutuhan seksual suami, rasa takut bahwa suami akan menyeleweng, keinginan seksual menurun dan sulit mencapai kepuasaan (orgasme), merasa sudah tidak berguna dan tidak menghasilkan sesuatu, merasa memberatkan keluarga dan orang lain. Tujuan: Mengetahui Hubungan Antara Selt acceptance Dengan Kecemasan Dalam Menghadapi Menopouse Pada Wanita Premenopouse Di Puskesmas gabus II Pati Metode: analitik korelasi dengan pendekatan Cross sectional, sampel seluruh pasien premenopouse di Puskesmas Gabus II Pati usia 40-45 tahun sebanyak 40 orang sebanyak 36 orang. teknik Purposive sampling. Data di analisa dengan uji statistik Chi square. Hasil: Ada hubungan selt acceptance dengan kecemasan dalam menghadapi menopouse pada wanita premenopouse di Puskesmas Gabus II Pati dengan nilai P Value 0,001< 0,05. Kata kunci : Selt acceptance, Kecemasan, perimenopouseDaftar Pustaka : 39 Daftar Pustaka (2009-2016) ABSTRACTBackground: Premenopause occurs in middle adulthood, middle adulthood in chronological terminology, namely years between 45 and 65 years. During this middle adulthood sexuality has decreased. Middle adulthood is characterized by physical and mental changes. Psychiatric changes experienced by a woman before prmenopause include feeling old, not attractive anymore, depressed for fear of growing old, easily offended, easily shocked so that heart palpitations, fear of not being able to meet the sexual needs of the husband, fear that the husband will deviate, decreased sexual desire and difficult to achieve satisfaction (orgasm), feel it is useless and does not produce something, feel burdensome for family and others. Objective: To find out the relationship between self-acceptance and anxiety in dealing with menopause in premenopouse women in Public Health center Gabus II. Method: analytic correlation with cross sectional approach, a sample of all premenopouse patients in Public Health Center Gabus II, 40-45 years old, 36 people, 36 person. Purposive sampling technique. Data were analyzed by Chi square statistical test. Results: There is a relationship of self-acceptance with anxiety in facing menopause in premenopausal women in Public Health Center Gabus II Pati Health Center area with a P value of 0.001 <0.0
PENGARUH PANDEMI COVID 19 TERHADAP MINAT PENGGUNAAN OVO SEBAGAI ALAT PEMBAYARAN DENGAN PENDEKATAN TRUST AND RISK IN TECHNOLOGY ACCEPTANCE MODEL (TRITAM)
Tekhnologi memainkan peran utama dalam mengatasi segala permasalahan yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari terlebih setelah adanya Pandemic Covid 19, yang merubah perilaku pembelian customer ( switching behavior) yang beralih ke era digitalisasi, khususnya dalam hal pembelanjaan dan pembayaran yang lebih bersifat cashless. OVO merupakan salah satu aplikasi e-money yang mendukung fenomena ini. Dibuktikan dengan adanya kenaikan transaksi dan pengguna pasca pandemic covid 19. Penelitian ini menggunakan teori TAM (Technology Acceptance Model) dengan menggunakan variable Perceived Ease of Use dan perceived Usefulness dengan menambahkan Resiko (Risk) dan Trust (kepercayaan) yang dikenal dengan TRITAM untuk mengetahu bagaimana minat penggunakan aplikasi OVO setelah terjadinya Pandemic Covid 19. Peneliti menyebar 100 kuesioner kepada pengguna OVO di kota Kudus. Dari penelitian ini ditemukan bahwa baik Perceived Ease of Use, perceived Usefulness, Risk dan Trust berpengaruh signifikan terhadap minat penggunaan jangka panjang OVO setelah masa pandemi Covid 19
EFEKTIFITAS ROM CYLINDRICAL GRIP TERHADAP PENINGKATAN KEKUATAN OTOT TANGAN PADA PASIEN STROKE NON HEMORAGIK
EFEKTIFITAS ROM CYLINDRICAL GRIP TERHADAP PENINGKATAN KEKUATAN OTOT TANGAN PADA PASIEN STROKE NON HEMORAGIK ABSTRAKStroke non hemoragik sering ditemukan adanya gangguan penurunan kesadaran dengan disertai penurunan aktivitas penderita. Terjadinya peningkatan takanan intra kranial pada penderita akibat adanya penurunan aliran darah ke otak yang dapat menyebabkan iskemia otak. Penurunan kesadaran diakibatkan dari suplai oksigen ke otak yang menurun secara tiba-tiba dan secara bertahap akan menyebabkan hipoksia pada jaringan tubuh. Jika dalam waktu yang cukup lama dan tidak tertangani, penderita akan mengalami gangguan neuromuskuler dengan ditemukan adanya kelemahan pergerakan sendi bahkan dapat terjadi kecacatan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektifiras ROM cylindrical grip terhadap peningkatan kekuatan otot tangan pada pasien stroke Non Hemoragik di RSUD RAA Soewondo Pati. Jenis penelitian yang digunakan adalah metode penelitian eksperimen semu dengan pendekatan Pre-PostTest. Jumlah sampel 17 pasien kelompok intervensi dan 17 pasien kelompok kontrol yang dipilih secara Consecutive Sampling. Uji analisa menggunakan uji wilcoxon. Hasil penelitian diperoleh responden sebelum diberikan ROM cylindical grip paling banyak mengalami kekuatan otot tangan baik sebanyak 12 responden (70,6%) dan sesudah diberikan ROM cylindical grip paling banyak mengalami kekuatan otot tangan baik sebanyak 16 responden (94,1%). Hasil penelitian diperoleh kekuatan otot tangan responden sebelum abduksi-adduksi paling banyak kekuatan otot tangan baik sebanyak 13 responden (76,5%) dan sesudah abduksi-adduksi paling banyak kekuatan otot tangan baik sebanyak 15 responden (88,2%). Hasil penelitian di atas didapatkan kelompok intervensi diperoleh nilai ρ value adalah 0,000 (p<0,05) dan kelompok kontrol diperoleh nilai ρ value adalah 0,045 (p<0,05). Hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa ρ value kelompok intervensi lebih kecil dibandingkan ρ value kelompok kontrol sehingga pemberian ROM cylindrical grip lebih efektif meningkatkan kekuatan otot tangan pada pasien stroke Non Hemoragik dibandingkan menggunakan abduksi-adduksi.Kata kunci : ROM Cylindrical Grip, Kekuatan Otot Tangan dan Stroke Non Hemoragik
PEMBERIAN KONSUMSI RUMPUT LAUT (EUCHEUMA SPINOSUM) TERHADAP PENINGKATAN KADAR HEMOGLOBIN PADA IBU HAMIL DIWILAYAH KERJA PUSKESMAS NARAS KOTA PARIAMAN
Badan kesehatan dunia (World Health Organization/WHO) melaporkan bahwa prevalensi ibu hamil yang mengalami defisiensi besi sekitar 40%, hal ini semakin meningkat seiring dengan pertambahan usia kehamilan. Kadar hemoglobin normal pada ibu-ibu hamil adalah 11 gr/ mmHg. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas konsumsi rumput laut (eucheuma spinosum) terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Naras Kota Pariaman tahun 2020. Penelitian ini menggunakan desain penelitian Quasi Eksperiment dengan pendekatan menggunakan rancangan post tes only control group desain. Penelitian ini dilaksanakan di Wilayah Kerja Puskesmas Naras pada tanggal .Sampel diambil menggunakan teknik purposive sampling, Teknik pengolahan data dilakukan secara komputerisasi dengan menggunakan SPSS. Hasil analisis univariat ditemukan dari 25 responden terdapat 42% responden mengalami anemia (pre test), 44% tidak mengalami anemia (post test) di wilayah kerja puskesmas naras. Hasil analisis bivariat didapatkan adanya efektivitas konsumsi rumput laut (eucheuma spinosum) terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada ibu hamil (p value = 0,000) Di Wilayah Kerja Puskesmas Naras Tahun 2020.Hasil penelitian ini menunjukan bahwa adanya efektivitas konsumsi rumput laut (eucheuma spinosum) terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada ibu hamil. Diharapkan pada petugas kesehatan hendaknya lebih meningkatkan lagi memberikan penyuluhan kepada penderita anemia, seperti memberikan leafleat atau selebaran-selebaran yang berisikan informasi tentang hal-hal yang mempengaruhi kadar hemoglobin).
HUBUNGAN DIET DAN AKTIVITAS FISIK DENGAN TINGKAT OEDEMA PASIEN CKD DI RUANG HEMODIALISA RSU KUMALA SIWI KUDUS
Latar Belakang : Tingginya prevalensi Cronik Kidney Diases juga terjadi di Indonesia, Jumlah penderita cronik kidney diases di Indonesia pada tahun 2011 tercatat 22.304 dengan 68,8% kasus baru dan pada tahun 2012 meningkat menjadi 28.782 dengan 68,1% kasus baru (PERNEFRI, 2012). Menurut data Riset Kesehatan Dasar (Riskedas) tahun 2013, gagal ginjal kronis masuk dalam daftar 10 penyakit tidak menular. Penanganan pasien dengan gagal ginjal biasanya dilakukan dengan dilakukan dialysis. Tujuan : Untuk mengetahui hubungan antara diet dan aktivitas fisik dengan tingkat oedema pasien ckd di ruang hemodialisa rsu kumala siwi mijen kudus. Metode : penelitian ini berjenis Analitik korelasi dengan metode Cross sectional,sampel yang digunakan sebanyak 40 responden dengan teknik pengambilansampel Total Sampling dengan analisa Univariat dan Bivariat. Hasil Penelitian : ada hubungan Diet pasien CKD dengan Tingkat oedem di RSU Kumala Siwi Kudus dengan nilai p value 0.007 dan ada hubungan aktivitas fisik pasien CKD dengan Tingkat oedem di RSU Kumala Siwi Kudus dengan nilai p value 0.028. Kesimpulan : ada hubungan Diet pasien CKD dengan Tingkat oedem di RSU Kumala SiwiKudus dan ada hubungan aktivitas fisik pasien CKD dengan Tingkat oedem di RSU Kumala Siwi Kudu
PENERAPAN TEKNIK BAGGING UNTUK MENINGKATKAN AKURASI KLASIFIKASI PADA ALGORITMA NAIVE BAYES DALAM MENENTUKAN BLOGGER PROFESIONAL
Blog memang banyak diminati baik dari kalangan remaja hingga dewasa maupun orang tua. Blogger memiliki latar belakang yang sama yaitu suka menulis dengan memanfaatkan internet. Satu hal yang membuat blog akan disukai pengunjung yaitu blog yang konsisten. Sebagai blogger yang bertanggung jawab, menulis atau mengisi blog haruslah konsisten. Konsisten dalam pengertian waktu dan tema.Konsisten waktu artinya blogger harus menulis rutin misalnya setiap hari, seminggu sekali atau dua kali, sebulan sekali, dan lainnya. Sebenarnya bebas tetapi jika rutin atau terjadwal maka akan jadi bloger professional . data mining dapat dimanfaatkan untuk mengklasifisikan bloger professional. Ada beberapa model data mining salah satunya klasifikasi. Di bidang klasifikasi, ada banyak cabang yang berkembang yaitu pohon keputusan (decision tree).Metode yang digunakan untuk mengolah data yang sifatnya besaruntuk menemukan pola yang terdapat didalamnya diantaranya adalah Algoritma Naïve Bayes Classification (NBC) yang merupakan algoritma dari metode teorema bayes. Dalam riset ini, data yang digunakan adalah Blogger dataset yang diambil dari UCI repository of machine learning. Pada dataset ini atributnya terdiri : Pendidikan (degree), tingkah politik(caprice), topik, media local turnover (LMT) dan ruang lokal, politik dan sosial (LPSS). Akurasi sangat penting dalam pengklasifikasian. Ensemblemethod adalah metode yang digunakan untuk meningkatkan akurasi algoritma klasifikasi dengan membangun beberapa classifier dari data training. Dari hasil penelitian, dengan menerapkan teknik bagging untuk klasifikasi berbasis ensemble pada algoritma naïve bayes dapat meningkatkan akurasi sebesar 3,00 %. Dengan akurasi awal 77,00%, setelah diterapkan teknik bagging menjadi 80,00%