E Journal Resource Universitas Muhammadiyah Kudus
Not a member yet
    781 research outputs found

    Hubungan Pengetahuan Dengan Sikap Siswa Kelas VII Tentang Perubahan Fisik Pada Masa Pubertas Di SMPN 2 Kota Pariaman Tahun 2019

    Get PDF
    Hasil survei terhadap perilaku seksual remaja yang diadakan oleh Pusat Penelitian Kesehatan Universitas Indonesia (PPK-UI) menunjukkan 2,8% pelajar SMP wanita dan 7% dari pelajar SMP pria melaporkan adanya gejala-gejala penyakit menular seksual. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan dengan sikap siswa tentang perubahan fisik pada masa pubertas di SMPN 2 Kota Pariaman tahun 2019.Penelitian ini bersikap deskriptif analitik dengan studi cross sectional. Penelitian ini di laksanakan di SMPN 2 Kota Pariaman pada tanggal 8 s/d 10 Juli 2019 di, Sampel di ambil menggunakan metode Simple Random Sampling. Teknik pengolahan data dilakukan secara komputerisasi dengan menggunakan SPSS.Berdasarkan hasil penelitian yang di lakukan di peroleh (51,8%)  responden memiliki pengetahuan rendah tentang perubahan fisik pada masa puberitas, (53%) responden memiliki sikap yang negatif tentang perubahan fisik pada masa puberitas, Terdapat hubungan yang bermakna antara pengetahuan dengan sikap siswa kelas VII tentang perubahan fisik pada masa pubertas di SMPN 2 Kota Pariaman tahun 2019 (pvalue = 0,00 < 0,5).Dari uraian di atas penulis menyarankan kepada responden hendaknya lebih mencari tahu dan lebih memperhatikan perubahan fisik yang terjadi disaat pubertas karena kurangnya pengetahuan terhadap perubahan fisik maka sulit membedakan perubahan fisik yang normal dan abnormal,dapat disimpulkan bahwa pengetahuan responden yang tinggi memiliki sikap negatif tentang perubahan fisik pada masa puberitas. Kata kunci: Pengetahuan, Sikap, Puberta

    PENCAPAIAN INDEKS KELUARGA SEHAT PROGRAM INDONESIA SEHAT PENDEKATAN KELUARGA (PIS – PK) : LITERATURE REVIEW

    Get PDF
    AbstrakPembangunan kesehatan program utamanya adalah program Indonesia sehat yang pencapaiannya direncanakan melalui Rencana strategis Kementrian Kesehatan Tahun 2015-2019 yang ditetapkan melalui Kemenkes RI Nomor HK.02.02/Menkes/52/2015.  Program Indonesia sehat adalah salah satu program agenda ke -5 Nawa Cita yaitu meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia. Indikator keluarga sehat antara lain: 1) keluarga mengikuti program Keluarga Berencana (KB), 2) ibu melakukan persalinan di fasilitas kesehatan, 3) bayi mendapat imunisasi dasar lengkap, 4) bayi mendapat air susu ibu (ASI) eksklusif, 5) balita mendapatkan pematauan pertumbuhan, 6) penderita tuberkulosis paru mendapatkan pengobatan sesuai standar, 7) penderita hipertensi melakukan pengobatan secara teratur, 8) penderita gangguan jiwa mendapatkan pengobatan dan tidak ditelantarkan, 9) anggota keluarga tidak ada yang merokok, 10) keluarga sudah menjadi anggota Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), 11) keluarga mempunyai akses sarana air bersih, 12) keluarga mempunyai akses atau menggunakan jamban sehat.. Tujuan dari literature review ini adalah untuk mengetahui konsep, model atau teori yang efektif digunakan untuk mengeketahui gambaran indeks keluarga sehat di beberapa daerah Indonesia. Metode yang digunakan dengan cara melakukan pencarian beberapa studi yang diterbitkan melalui database Google Scholar. Studi yang dipilih diterbitkan dari tahun 2017-2021. Setelah dilakukan pencarian artikel dengan kata kunci tersebut maka total artikel yang di review dalam tinjauan literatur ini sebanyak 5 (lima) artikel. Berdasarkan hasil uji Univariat terhadap data penelitian menunjukan bahwa sebagian besar klasifikasi indeks keluarga sehat (IKS) terdapat pada status pra-sehat, yaitu di Desa Suguling 80%, di daerah terpencil di Kabupaten Sikka sebesar 52%, dan di Desa Nulle sebesar 56.49%. Kata Kunci: Pencapaian, Program, Indonesia Sehat AbstractThe main health development program is the Healthy Indonesia program, the achievement of which is planned through the Ministry of Health's Strategic Plan for 2015-2019 which is stipulated by the Indonesian Ministry of Health Number HK.02.02 / Menkes / 52/2015. The Healthy Indonesia Program is one of Nawa Cita's 5 years programs agenda, namely improving the quality of life of Indonesian people. Healthy family indicators include: 1) the family follows the Family Planning program, 2) the mother gives birth at a health facility, 3) the baby gets complete basic immunization, 4) the baby gets exclusive breast breastfeeding, 5) the toddler gets monitoring growth, 6) patients with pulmonary tuberculosis receive treatment according to standards, 7) patients with hypertension receive regular treatment, 8) people with mental disorders receive treatment and are not neglected, 9) family members do not smoke, 10) the family is a member of the Health Insurance National, 11) families have access to clean water facilities, 12) families have access or use healthy latrines. The purpose of this literature review is to find out concepts, models or theories that are effectively used to determine the description of the index of healthy families in several areas. Indonesia. The method used is by searching for several published studies through the Google Scholar database. Selected studies were published from 2017-2021. After searching for articles with these keywords, the total number of articles reviewed in this literature review was 5 (five) articles. Based on the results of the Univariate test on research data, it shows that most of the classifications of healthy family index are in pre-healthy status, namely in Suguling Village 80%, in remote areas in Sikka Regency at 52%, and in Nulle Village at 56.49%.Keywords: Attainment, Program, Healthy Indonesia

    EXPLORASI PERILAKU MENCUCI TANGAN ANAK USIA SEKOLAH DALAM PENCEGAHAN INFKESI COVID-19 DI BANYUWANGI, JAWA TIMUR

    Get PDF
    AbstrakAwal 2020, kasus COVID-19 mulai menyebabkan masalah kesehatan dibeberapa negara lain dan ditetapkan menjadi pandemi global. Salah satu langkah yang disarankan berdasarkan protokol COVID-19 untuk meminimalkan penyebaran infeksi adalah dengan meningkatkan pola hidup bersih, salah satunya adalah mencuci tangan. Usia sekolah merupakan fase dimana perkembangan anak menjadi sangat penting dan perlu mendapatkan pengawasan terhadap kesehatannya, terutama mengenai hygiene karena pada usia ini anak memiliki banyak aktifitas yang seringkali berhubungan langsung dengan lingkungan yang kotor sehingga anak menjadi lebih rentan terpapar penyakit. Permasalahan dalam perilaku kesehatan yang terjadi pada anak usia dini umumnya erat kaitannya dengan kebersihan diri dan lingkungan, salah satu perilaku tersebut adalah kebiasaan mencuci tangan menggunakan sabun. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan perilaku mencuci tangan anak usia sekolah di wilayah pandemi COVID-19. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif. Penelitian ini menggunakan teknik pengambilan sampel purposive sampling dengan jumlah 50 responden. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner perilaku mencuci tangan dalam bentuk google form. Teknik analisa data menggunakan analisis univariat. Hasil penelitian ini menunjukkan anak usia sekolah di daerah pandemi memiliki perilaku mencuci tangan yang baik sebanyak 100% dan tidak ada yang buruk. Hasil penelitian ini diharapkan dapat sebagai upaya meninggkatkan mutu pelayanan asuhan keperawatan perilaku mencuci tangan pada anak usia sekolah dalam pencegahan infeksi terutama di wilayah pandemi. Kata Kunci: Anak Usia Sekolah, Perilaku Mencuci Tangan, Covid-19 Abstract In early 2020, COVID-19 began to cause health problems in several countries and declared as a global pandemic. One of the recommended steps based on the COVID-19 protocol to minimize the spread of the infection is to improve a clean lifestyle, one of them is hand washing. School-aged is a phase where children’s development becomes very important and need to be monitored, especially regarding hygiene as children become more vulnerable to exposure of the disease. The problems in health behaviors that occur in early childhood are in general closely related to personal hygiene and environment, such as the habit of washing hands using soap. This research aimed to describe the behavior of school-aged children in their habit of washing hands in the COVID-19 pandemic area. This is a quantitative descriptive type of research. This research used a purposive sampling technique with 50 respondents. Data collection was carried out using a handwashing behavior questionnaire in the form of a google form. Data analysis technique used is univariate analysis. The results of this research indicated that 100% school-aged children in pandemic areas had a good hand-washing behavior. The results of this research were expected to improve the quality of nursing care services in hand-washing behavior in school-aged children to prevent infections, especially in pandemic areas.Keywords: School Age Children, Handwashing Behavior, COVID-1

    OBESITAS PADA BALITA

    Get PDF
    Obesitas adalah akumulasi lemak abnormal yang dapat mengganggu Kesehatan   (Kemenkes RI, 2017) Obesitas merupakan masalah kesehatan bagi orang dewasa dan usia balita. Jika kegemukan terjadi pada masa balita kemungkinan besar kegemukan akan menetap sampai dewasa. Obesitas mempunyai dampak terhadap tumbuh kembang anak, terutama aspek perkembangan psikososial. Anak obesitas berpotensi mengalami berbagai penyakit yang menyebabkan kematian antara lain penyakit kardiovaskular, diabetes melitus, dan lain-lain. Penyebab obesitas yaitu pola makan,tingkat asupan gizi, tingkat aktivitas fisik yang dilakukan individu, serta kondisi sosial ekonomi bahkan beberapa penelitian menemukan hubungan insomnia atau kurang tidur sebagai faktor risiko kejadian obesitas.Tujuan penelitian mengetahui faktor faktor yang berhubungan dengan kejadian obesitas pada balita di Wilayah puskesmas Ngemplak Kabupaten Kudus. Penelitian merupakan  survey analitik dengan pendekatan Cross sectional. Populasi penelitian adalah balita di wilayah Puskesmas Ngemplak  Kabupaten Kudus. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 64 balitas. Data dikumpulkan dari data skunder melaui catatan medis dan data primer dengan menggunakan kuesioner yang sudah di lakukan uji validitas dan reliabilitas.Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara pola makan anak, Riwayat pemberian ASI, obesitas pada ayah dan Tingkat stress anak dengan kejadian obesitas pada anak (pvalue < 0,05). Aktifitas Fisik balita, Status Gizi Ibu tidak ada hubungan secara signifikan dengan kejadian obesitas pada balita.Kesimpulan menunjukkan Pola makan anak, Riwayat pemberian ASI dan Stress pada balita berhubungan dengan kejadian obesitas pada balita di wilayah puskesmas ngemplak Kabupate Kudu

    PERBEDAAN KADAR HEMOGLOBIN SEBELUM DAN SESUDAH DONOR DARAH PADA WANITA PEKERJA PABRIK ROKOK DJARUM DI KUDUS

    Get PDF
    Anemia masih menjadi masalah kesehatan di Indoesia terutama bagi wanita pekerja, hasil Riskesdas tahun 2018 diketahui prevalensi anemia sebanyak 48,9%. Kadar Hemoglobin sebagai salah satu komponen dalam sel darah merah merupakan salah satu indikator seseorang mengalami anemia, oleh karenanya kehilangan darah seperti saat mendonor darah dapat menyebabkan penurunan kadar hemoglobin. Penelitian ini bertujuan untuk melihat adanya perbedaan kadar hemoglobin sebelum dan sesudah mendonor pada wanita pekerja. Sampel yang diambil setelah donor darah sebanyak 49 pendonor darah wanita yang berhasil  melakukan donor darah pada mobile unit di PT Djarum Kudus. Pengukuran kadar hemoglobin sebelum dan sesudah donor  menggunakan Hb Checker (Compolab TS).  Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Analisis data menggunakan Uji Paired sample T-Tes. Hasil penelitian ini didapatkan nilai terendah kadar hemoglobin mengalami penurunan dari 12,5 gr/dl menjadi 10,3 gr/dl. Nilai tertinggi kadar hemoglobin mengalami penurunan dari 16,2 gr/dl menjadi 14,6 gr/dl. Nilai rata- rata kadar hemoglobin mengalami penurunan dari 13,6 gr/dl menjadi 11,9 gr/d. Dari 49 subjek orang didapatkan persentase anemia dengan nilai kadar hemoglobin < 12 gr/dl sebanyak 83,7% dengan jumlah 41 orang. Sedangkan persentase nilai kadar hemoglobin normal sebanyak 16,3% sejumlah 8 orang. Kesimpulan penelitian terdapat perbedaan yang signifikan antara kadar hemoglobin sebelum dan sesudah donor darah pada wanita pekerja pabrik rokok Djarum di Kudus

    PENGARUH ETOS KERJA ISLAMI DAN BUDAYA ORGANISASI TERHADAP KINERJA KARYAWAN DI ASURANSI SYARIAH AJB BUMIPUTERA 1912 CABANG KUDUS

    Get PDF
    Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh etos kerja Islami dan budaya organisasi terhadap kinerja karyawan Asuransi Syariah AJB Bumiputera 1912 Cabang Kudus. Metode pengumpulan data menggunakan angket sedangkan analisis data menggunakan regresi linier ganda. Hasil penelitian ini adalah etos kerja Islami mempunyai pengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan di Asuransi Syariah AJB Bumiputera 1912 Cabang Kudus. Hal ini terlihat bahwa nilai thitung > ttabel. Hal ini terlihat nilai thitung sebesar 2,308 > ttabel sebesar 1,982 dengan taraf signifikansi di bawah 5% artinya Ha diterima, Ho ditolak. Begitu halnya dengan budaya organisasi mempunyai pengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan di Asuransi Syariah AJB Bumiputera 1912 Cabang Kudus, hal ini terlihat nilai thitung sebesar 31,058 > ttabel sebesar 1,982 dengan taraf signifikansi di bawah 5% artinya Ha diterima, Ho ditolak. Persamaan penelitian ini adalah Y = 1,157 + 0,070 X1 + 0,937 X2 + e

    QUALITATIVE ANALYSIS OF AMDK AND AMIU AROUND UNIVERSITY OF MUHAMMADIYAH KUDUS

    No full text
    This study is intended to find the quality of bottled drinking water (AMDK) and drinking water (AMIU) sold around University of Muhammadiyah Kudus, in terms of organoleptic and microbiological parameters in drinking water according to SNI 01-3554-2006 and PMK No. 492 of  2010. The test is carried out using 10 sample of drinking water. They are 7 sample of AMDK (Ades, Airmu, Aqua, Cleo, Crystalin, Le mineral and Vit) and 3 sample of AMIU (Pasuruhan, Prambatan and Purwosari depots). The research consists of chemical physics which includes testing of TDS, pH, and three heavy metal elements which includes testing for the content of the elements Fe, Mn and Cl2 (chlorine), organoleptic and  mikrobiologis (TPC, presence of E. coli and total coliform).The results of research shows that of physical and chemical measurements, the total dissolved solid (TDS) results 0 for Airmu and Cleo (demineral) and below 500 ppm for 8 samples of mineral water, this is according with the TDS requirements of SNI, > 10 ppm for demineralized and > 500 ppm for mineral water. The results of the pH test or the degree of acidity are in normal pH, which are around 7 out of 9 samples and only one with an alkaline condition is 8.37, namely the sample from the Pasuruhan depot. The test for the presence of heavy metals, Fe, Mn, is in good condition, showing the number zero with the brand brand test kit. Whereas for testing the presence of chlorine content, the results were above the threshold, namely 0.05 ppm from the Pasuruhan depot water sample, 0.02 ppm from the Prambat depot and the Purwosari depot. This is not in accordance with SNI provisions for chlorine content of 0 ppm. The organoleptik of all samples is in normal condition. Whereas, microbiologically, the TPC results before dilution were only Cleo and Ades which were suitable for consumption because they were absent from bacterial contamination. While the TPC results after dilution, testing the difference between E. Coli and Total coliform resulted in 7 samples of bottled drinking water which were safe and feasible as drinking water according to SNI 01-3553-2006 and 3 samples AMIU does not fulfil PMK No. 492/2010, as drinking water requirements.Keywords: AMDK, AMIU, Organoleptic Quality, Microbiolog

    Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap pemberian ASI eksklusif di puskesmas antang kota Makassar

    Get PDF
    ASI adalah sumber nutrisi atau makanan terbaik untuk bayi, khususnya pada hari-hari kehidupanpertama hingga berusia 6 bulan, yang dimana pemberiannya sangat mudah dan murah secara alami tanpamemerlukan biaya yang tinggi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Faktor-Faktor yangBerpengaruh Terhadap Pemberian ASI Eksklusif Di Puskesmas Antang Kota Makassar. Jenis penelitianini yaitu penelitian survey analitik dengan menggunakan metode "cross sectional study ". Teknikpengambilan sampel dalam penelitian ini adalah "simple random sampling" dengan jumlah sampelsebanyak 49 orang. Penelitian ini dilakukan pada bulan Maret-April 2021. Analisis statistik yangdigunakan dalam penelitian ini adalah statistik Chi-Square α = 0,05. Hasil penelitian diketahui bahwa phinilai signifikansi pengetahuan p=1,000 (p>0,05), paritas p=0,115 (p>0,05), pekerjaan p =0,336 (p>0,05),sosial budaya p=0,466, usia p=1,000 (p>0,05). Sehingga diketahui bahwa pengetahuan, paritas,pekerjaan, sosial budaya, dan usia tidak mempunyai hubungan yang signifikan dengan pemberian ASIEksklusif. Oleh karena itu, disarankan bagi bagi pihak puskesmas agar tetap mempertahankan kondisiyang mendukung ibu-ibu untuk menyusui secara eksklusif dengan melakukan komunikasi interpersonalserta meningkatkan frekuensi dari yang sudah ada dalam kegiatan penyuluhan ASI Eksklusif melaluiposyandu. Dan dari hasil penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat bagi ibu menyusui, peneliti, dan bagipuskesmas

    USIA MENOPAUSE, RIWAYAT KONTRASEPSI, BERAT BADAN DENGAN TEKANAN DARAH PADA PEREMPUAN MENOPAUSE DI DESA ANGKATANLOR TAMBAKROMO PATI

    Get PDF
    Blood pressure is the most important part of the body’s circulation. Factors that affect blood pressure are hereditary factors, age, weight, gender, stress, unhealthy eating patterns, lack of physical activity, alcohol consumption, caffeine, smoking, history of hormonal contraceptive use, and other diseases. Indonesian Society of Hypertension (InaSH) survey conducted in may 2017 shows that hypertention cases tend to increase in erderly women. The purpose of this study was to determine the Relationship of age of menopause, contraceptive history, weight, withchanges in blood pressure in menopausal women in Angkatanlor Tambakromo Pati Village. This study was a quantitative research with correlational analysis and using a cross sectional and restropective approach. The sample used in this study was 120 respondents. Then, the data in this study was collected by questionnaire sheet by interview. The results of this study showed that there was relationship between age of menopause ( p = 0.001 ), history of hormonal contraceptive use (p = 0.000 ), weight ( p = 0.003 ) withchanges in blood pressure. Conclusion : Ha Accepted and Ho was rejecte

    ANALISIS PRAKTIK TRADISIONAL BERBAHAYA: SUNAT PEREMPUAN SEBAGAI INDIKATOR KESETARAAN GENDER DALAM PERSPEKTIF AGAMA, TRANSKULTURAL, DAN KESEHATAN REPRODUKSI DI KABUPATEN SUMBAWA

    Get PDF
    Sunat perempuan atau Female Genital Mutilation (FGM) tidak memiliki manfaat secara kesehatan justru jika dilaksanakan secara berlebihan dapat menyebabkan masalah kesehatan jangka panjang bagi perempuan. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis praktik tradisional berbahaya: sunat perempuan sebagai indikator kesetaraan gender dalam perspektif agama, transkultural, dan kesehatan reproduksi di Kabupaten Sumbawa. Penelitian inimerupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan Etnografi. Jumlah partisipan 19 orangyang dipilih dengan teknik  purposive sampling terdiri dari 5 partisipan tenaga kesehatan, 3 pemangku kebijakan, 5 tokoh agama,  1 pakar hukum,  2 partisipan tokoh adat dan 3 tokoh masyarakat.Hasil penelitian adalah sunat perempuan merupakan aturan dan syiar dalam Islam. Sunat perempuan tidak dikaitkan dengan kesetaraan gender, tetapi pelaksanaannya didasarkan pada tuntutan kebiasaan atau budaya setempat dan tuntunan agama Islam. Ditinjau dari aspek kesehatan resproduksi sunat perempuan dipandang tidak memiliki manfaat. Tindaklanjut perlunya pembentukan Peraturan Daerah Kabupaten Sumbawa terkait pelaksanaan sunat perempuan dan disosialisasi kepada intansi-intansi terkait serta masyarakat sehingga peraturan tersebut dapat dilaksanakan. Kesimpulan penelitian adalah praktik sunat perempuan masih dilaksanakan oleh sebagian besar masyarakat Sumbawa dimana pelaksanaannya tidak dikaitkan dengan kesetaraan gender, tetapi didasarkan pada tuntutan budaya setempat dan tuntunan agama Islam

    714

    full texts

    781

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    E Journal Resource Universitas Muhammadiyah Kudus
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇