E-Jurnal Politeknik LP3I Medan
Not a member yet
310 research outputs found
Sort by
PENGARUH PROFITABILITAS, LIKUIDITAS, UKURAN PERUSAHAAN DAN LEVERAGE TERHADAP PERINGKAT OBLIGASI PERUSAHAAN NON FINANCIAL YANG TERDAFTAR DI BEI
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh profitabilitas, likuiditas, ukuran perusahaan dan leverage pada peringkat kewajiban perusahaan yang terdaftar di BEI. Penelitian ini menggunakan metode komparatif kausal yang berhubungan dengan karakteristik bermasalah dari kausalitas antara dua atau lebih variabel. Hal ini juga menggunakan data sekunder. Populasi adalah 76 kewajiban perusahaan. Sampel adalah 30 kewajiban perusahaan yang dipilih oleh metode pupossive sampling. Data diolah dengan menggunakan analisis regresi berganda. Hasil penelitian, dengan menggunakan F-test, menunjukkan bahwa, secara bersamaan, profitabilitas, likuiditas, ukuran perusahaan dan leverage berpengaruh signifikan terhadap rating obligasi perusahaan. Secara parsial menggunakan t-test, ditemukan bahwa profitabilty dan perusahaan ukuran berpengaruh pada rating kewajiban perusahaan, sementara likuiditas dan leverage tidak memiliki pengaruh pada nilai kewajiban perusahaan
PERSEPSI AKADEMISI UNIVERSITAS SUMATERA UTARA TERHADAP ADANYA AKUNTANSI FORENSIK
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan persepsi akademisi yaitu strata-1 dan dosen dengan strata-2 dan profesi akuntansi tentang Akuntansi forensik tidak sama dengan audit forensik, akuntansi forensik sangat berperan terhadap sebuah peluang karir yang menjanjikan di masa yang akan datang, akuntansi forensik sebagai alat untuk mempercepat pemberantasan korupsi dan penanggulangan tindak penipuan, akuntansi forensik dimasukkan ke dalam kurikulim pendidikan akuntansi, ada hubungan akutansi forensik dengan perkembangan ilmu akuntansi, dan akuntansi forensik belum mendapatkan perhatian yang serius dari pihak perguruan tinggi. Objek penelitian adalah akademisi akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara. Penelitian ini merupakan penelitian empiris dengan teknik purposive sampling di dalam pengumpulan data. Data diperoleh dengan menyebarkan kuesioner sebanyak 150 di Fakultas Ekonomi, Pascasarjana, PPAK Universitas Sumatera Utara dan 97 responden (65%) yang terdiri dari 52 orang Strata-1 dan Dosen serta 45 orang dari Strata-2 dan Profesi Akuntansi telah memberikan jawaban. Analisis data dilakukan dengan Independent Sample Test dengan program SPSS versi 16. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara strata-1 dan dosen dengan strata-2 dan Profesi Akuntansi terhadap akuntansi forensik tidak sama dengan audit forensik, akuntansi forensik sangat berperan terhadap sebuah peluang karir yang menjanjikan di masa yang akan datang. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan persepsi yang signifikan terhadap akuntansi forensik sebagai alat untuk mempercepat pemberantasan korupsi dan penanggulangan tindak penipuan, akuntansi forensik dimasukkan ke dalam kurikulum pendidikan akuntansi, ada hubungan akuntansi forensik dengan dengan perkembangan ilmu akuntansi, dan akuntansi forensik belum mendapatkan perhatian yang serius dari pihak perguruan tinggi
ANALISIS MARGINAL PROPENSITY TO CONSUME SUMATERA UTARA
Setiap orang selalu berhubungan dengan konsumsi untuk memenuhi kebutuhan makanan, pakaian, hiburan atau untuk kebutuhan lainnya. Tingkat konsumsi masyarakat tergantung dari pendapatan masyarakat.Penelitian ini menggunakan teori Keyness dengan menggunakan formula yang sudah ada, MPC (Marginal Propensity to Consume) diperhitungkan sebagai perbandingan antara pertambahan konsumsi yang dilakukan dengan pertambahan pendapatan disposable. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder yang bersumber dari Bank Indonesia yaitu data dari tahun 2007-2012. Sumber data yang digunakan adalah data Eksternal. Metode pengumpulan data adalah penelitian lapangan dan penelitian kepustakaan. Metode analisis data yang digunakan adalah metode data kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa besarnya MPC (Marginal Propensity to Consume) masyarakat Sumatera Utara tergantung pada pendapatan masyarakat Sumatera Utara
ANALISIS KUALITAS PELAYANAN PADA RUMAH SAKIT X MEDAN
Kualitas Pelayanan jasa pengiriman pada Rumah Sakit X Medan dan untuk mengetahui bagaimana penelitian terhadap pelayanan yang telah diberikan selama ini, sehingga menjadi patokan bagi perusahaan melakukan perbaikan dan peningkatan kualitas pelayanan. Teori yang ada dapat mempermudah penulis dan penelitian pada Rumah Sakit X Medan dan dapat dijadikan bahan pertimbangan dalam menyelesaikan Penelitian. Kualitas Pelayanan adalah perbedaan antara pelayanan yang diharapkan dengan pelayanan yang diterima. Apabila harapan lebih besar jika dibandingkan dengan kinerja , maka kualitas yang dirasakan lebih kecil jika dibandingkan dengan kepuasannya, karenanya ketidakpuasan konsumen terjadi. Berdasarkan hasil penelitian penulis mengurutkan nilai gap yang dapat diambil dari para responden pada setiap indikator : Tangible (berwujud) -0,17. Reliability (kehandalan) -0,12. Responsiveness (Daya Tanggap) -0,08. Assurance (Jaminan) -0,10. Empathy (Empat) -0.12. Kesimpulan yang dapat diambil, bahwa pelayanan pada Rumah Sakit X Medan telah memberikan pelayanan yang baik dan tata cara yang baik dalam melakukan pelayanan, hanya saja konsumen ingin perusahaan dapat memberikan yang lebih berkualitas lagi
ANALISIS PERSONAL SELLING PADA PT. PRUDENTIAL LIFE ASSURANCE MEDAN
Dalam menghadapi era baru persaingan dunia asuransi yang semakin ketat, bauran pemasaran adalah hal penting yang dilakukan perusahaan asuransi agar dapat meningkatkan jumlah pelanggan. Untuk dapat berkomunikasi dengan calon pelanggan, perusahaan asuransi juga harus menerapkan bauran promosi untuk lebih meningkatkan jumlah pelanggannya. Personal Selling adalah salah satu bauran promosi yang merupakan penyajian secara lisan oleh perusahaan kepada satu atau beberapa calon pembeli dengan tujuan agar barang atau jasa yang ditawarkan dapat terjual. Jenis data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Metode pengumpulan data adalah berupa penelitian kelapangan dan ke Perpustakaan. Metode analisis data yang digunakan adalah metode deskriptif dengan data kualitatif yang telah diperoleh melalui data langsung dari perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan personal selling yang dilakukan PT. Prudential Life Assurance Medan bukan hanya dengan melakukan presentasi atau menjelaskan secara detail tetapi memberikan seminar-seminar dan Training kepada calon nasabahnya. Untuk memberikan hasil yang baik, pihak agency juga melakukan komunikasi melalui beberapa media. Fungsi kegiatan personal selling yang dilakukan pada PT. Prudential Life Assurance dimulai dari : Prospecting - Information Gathering – Targetting – Allocating – Communicating – Selling - Servicing. Jadi, kegiatan Personal selling yang dilakukan dimulai dari proses awal sampai dilakukannya closing. Sehingga saran yang diberikan adalah perlu untuk dipertahankan dan ditingkatkan
MEMERANGI KEKERASAN DALAM BEKERJA
Dalam bekerja, kita harus meyakini bahwa seluruh aktivitas yang kita lakukan akan memberikan kontribusi besar bagi perusahaan.Untuk meningkatkan peroduktivitas kerja kita harus mampu menerapkan budaya berdisiplin tinggi, hormat pada atasan dan menjalin hubungan yang baik sesama karyawan, memahami standart operational perusahaan (SOP), dll. Jika hal tersebut kita terapkan dengan baik maka kita akan terhindar dari undercontrol dan underpressure dalam lingkungan kerja. Undercontrol dan Underpressure merupakan dua aspek yang timbul karena rasa unbelievabledari Pimpinan kepada karyawan. Undercontrol dapat melibatkan HRD (Human Resource Development) untuk memberikan surat peringatan ataupun teguran kepada seorang karyawan agar memberikan efek jerah atas kinerja buruk yang dilakukan. Sedangkan Underpressure dapat dilakukan langsung dengan memberikan tekanan atau ancaman pemecatan kepada karyawan agar dapat merubah kinerja dalam waktu yang singkat. Kebanyakan perusahaan menerapkan Underpressure dan Undercontrol untuk meningkatkan kinerja karyawan. Tetapi hal tersebut sangat tidakmemotivasi karyawan untuk dapat merubah kebiasaan buruk karena efek jera yang dirasakan akan berdampak pada ketidakpuasan karyawan dalam bekerja
ANALISIS DISIPLIN KERJA KARYAWAN POLITEKNIK LP3I MEDAN
Disiplin Kerja sebagai salah satu sikap menghormati, menghargai patuh dan taat terhadap peraturan-peraturan yang berlaku baik yang tertulis maupun yang tidak tertulis serta sanggup menjalankannya dan menerima sanksi apabila ia melanggar tugas dan wewenang yang diberikan kepadanya. Faktor-faktor yang mempengaruhi disiplin kerja seorang karyawan adalah karyawan harus mengerti tujuan dan kemampuannya dalam bekerja, teladan pimpinan, balas jasa, keadilan, pengawasan melekat, adanya sanksi hukuman, ketegasan pimpinan, dan adanyan hubungan kemanusiaan. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan analisis kuantitatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana disiplin kerja karyawan Politeknik LP3I Medan Kampus SM.Raja. Metode pengumpulan datanya menggunakan penelitian kepustakaan. Hasil penelitian ini memperlihatkan bahwa karyawan Politeknik LP3I Medan Kampus SM Raja telah melakukan disiplin kerja dengan baik. Untuk mencapai tujuan perusahaan maka harus dilakukan pendekatan disiplin kerja sehingga menciptakan konsistensi disiplin dengan sebaik mungkin
ANALISIS STRES KERJA PADA KARYAWAN PT. PERKEBUNAN NUSANTARA IV KEBUN BAH JAMBI
Stres kerja merupakan suatu situasi yang menekan tenaga kerja yang diakibat dari beban yang diberikan terlampau banyak atau adanya desakan waktu dalam menjalankan pekerjaan. Jika karyawan tidak dengan segera menyesuaikan diri maka hal ini dapat dipersepsikan sebagai tekanan yang dapat mengancam dirinya dalam bekerja. Stres ada yang bersifat positif dan negatif. Untuk positifnya stres dapat menjadi tantangan yang dapat mendorong untuk lebih giat dalam bekerja, dan untuk negatifnya stres dapat menjadi rasa putus asa yang dapat menghambat aktivitas dalam bekerja.Jenis data yang digunakan adalah data primer dan sekunder. Metode pengumpulan data adalah penelitian kelapangan dan kepustakaan. Metode analisis data yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif yang telah diperoleh melalui data langsung dari perusahaan. Dari hasil penelitian menunjukan bahwa indikator yang paling utama muncul pada saat karyawan mengalami stres kerja adalah indikator perilaku yaitu seperti kegelisahaan dan gangguan tidur
ANALISIS PERLAKUAN AKUNTANSI PEMBIAYAAN MUDHARABAH PADA PT. BANK SUMUT CABANG SYARIAH MEDAN
Pembiayaan mudharabah merupakan salah satu produk penyaluran dana PT. Bank Sumut Cabang Syariah Medan dalam pemberian modal kerja yang bertujuan untuk membina kerja sama antara pihak yang memiliki modal kerja tetapi tidak memiliki modal kewirausahaan dalam suatu bidang usaha dengan pihak yang tidak memiliki modal kerja tetapi memiliki modal kewirausahaan (nasabah). Sebagai perwujudan dari kepedulian sosial PT. Bank Sumut Cabang Syariah Medan mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan dan perbaikan lingkungan masyarakat sebagai Bank Pemerintah Daerah Sumatera Utara (BPDSU). Dalam pengajuan pembiayaan mudharabah bank menetapkan prosedur untuk menghindari resiko pembiayaan, selain itu juga bank melakukan pencatatan akuntansi atas pembiayaan mudharabah dengan sistem bagi hasil. Penulis melakukan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui secara langsung mengenai perlakuan akuntansi pembiayaan mudharabah dengan sistem bagi hasil untuk memperluas pengetahuan penulis tentang pencatatan akuntansi dalam bidang perbankan khususnya tentang pembiayaan mudharabah. Melalui sumber data primer dan skunder teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara dan observasi serta data dianalisis dan dikembangkan menggunakan metode deskriptif. Perlakuan akuntansi yang diterapkan PT. Bank Sumut Cabang Syariah Medan sesuai prinsip dalam akuntansi dikarenakan alasan kehati-hatian, pengakuan pendapatan diterapkan pencatatan secara cash basis sedang pengakuan biaya secara accrual basis sesuai dengan ketentuan PSAK 105 tentang akuntansi pembiayaan mudharabah (bagi hasil)
TINJAUAN PELAKSANAAN PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN KARYAWAN PADA PT. INALUM KABUPATEN BATUBARA
Sumber Daya Manusia merupakan aset perusahaan yang sangat penting dalam suatu kegiatan organisasi atau perusahaan. Alasan yang fundamental dikatakan demikian adalah baik untuk mengahadapi tuntutan tugas sekarang maupun untuk menjawab tantangan di masa depan. Untuk meningkatkan keahlian dan kemampuan karyawan sangat dibutuhkan pelatihan dan pengembangan karyawan. Pelatihan dan Pengembangan diartikan sebagai suatu program yang bertujuan untuk pengembangan sumber daya manusia baik dalam teori maupun kemampuan dalam menyelesaikan pekerjaannya agar lebih efektif dan efesien. Jenis data yang digunakan adalah data primer. Metode pengumpulan data adalah penelitian kelapangan dan kepustakaan. Analisis data yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif yang telah diperoleh melalui wawancara dan data langsung dari perusahaan. Pada penelitian ini menunjukkan bahwa pelatihan dan pengembangan yang efektif pada karyawan di PT. INALUM haruslah mempertimbangkan tahap/strategi dan metode dalam proses pelatihan dan pengembangan untuk mencapai tujuan pelatihan dan pengembangan karyawan. Sehingga berdasarkan penelitian tersebut saran yang diberikan adalah metode pelatihan dan pengembangan sudah cukup bagus dan memadai, namun demikian perlu dilakukan evaluasi metode yang lainnya sehingga dapat diperoleh metode yang lebih baik