E-Jurnal Politeknik LP3I Medan
Not a member yet
310 research outputs found
Sort by
PENGARUH MODEL PRAKTEK KERJA INDUSTRI (BLOCK WEEK RELEASE DAN BLOCK MONTH RELEASE ) TERHADAP KOMPETENSI MEMBUBUT SISWA SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (STUDI KASUS: SMK N 2 MEDAN)
Kegiatan Praktek kerja industri (prakerin) yang dilaksanakan diharapkan mampu meningkatkan kompetensi siswa, ternyata sebahagian dari nilai mata Diklat kejuruan siswa yang telah melakukan prakerin tetap rendah terutama nilai mata Diklat kompetensi membubut. Untuk mengatasi hambatan-hambatan tersebut, dalam pengelolaan pendidikan dan pengajaran dapat dibuat berbagai kebijaksanaan, antara lain melaksanakan Prakerin dengan model block week release atau model block month release. Tujuan dari penelitian ini secara umum adalah mengetahui Pengaruh Model Praktek Kerja Industri (Block Week Release Dan Block Month Release) Terhadap Kompetensi Membubut Siswa SMK. Sedangkan tujuan khususnya adalah mengetahui keunggulan Prakerin model block week release dalam kompetensi membubut dibandingkan dengan model block month release. Metode penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan rancangan faktorial 2 x 2 dan teknik analisis data menggunakan ANAVA. Tes perbedaan antar sel digunakan dengan menggunakan uji Tuckey. Hasil analisis data mengungkapkan bahwa siswa yang melakukan Prakerin dengan model block month release memperoleh kompetensi membubut yang lebih tinggi daripada model block week release yaitu Fhitung = 5,32 > Ftabel = 4,08. Siswa yang memiliki bakat teknik tinggi memperoleh kompetensi membubut yang lebih tinggi dibandingkan dengan siswa yang memiliki bakat teknik rendah yaitu Fhitung = 27,44 > Ftabel = 4,08. Selanjutnya ada interaksi antara model Prakerin dengan bakat teknik dalam mempengaruhi kompetensi membubut siswa, hal ini ditunjukkan dengan nilai Fhitung = 8,59 > Ftabel = 4,08. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa kompetensi membubut siswa kelas III SMK Negeri 2 Medan yang mengikuti model Prakerin block month release lebih unggul dibandingkan dengan model block week release. Siswa yang memiliki bakat teknik rendah lebih sesuai digunakan model block month release, sedangkan bagi siswa yang memiliki bakat teknik tinggi dapat menggunakan model Prakerin block week release maupun block month release
PELATIHAN PENGGUNAAN MULTIMEDIA BAGI PENDIDIK DAN ANAK PANTI ASUHAN MAMIYAI AL ITTIHADIYAH
Yayasan Amal dan Sosial Panti Asuhan Mamiyai Al Ittihadiyah merupakan sebuah yayasan dibawah Dinas Sosial Sumatera Utara yang didirikan pada tanggal 19 Mei 1943 dengan akte notaris No. 62 Tgl. 24-08-1983 & No. 61 Tgl. 21-04-1988 yang pendanaannya berasal dari subsidi dinas sosial, yayasan dharmais, pkps bbm dan masyarakat setempat dan sedang memberikan santunan kepada 103 orang santri berupa santunan sekolah SD, SMP/MTs dan SMA/ Madr. Aliyah yang terletak di lingkungan Yayasan Amal dan Sosial Panti Asuhan Mamiyai Al Ittihadiyah ini. Sistem pembelajaran yang ada saat ini masih mengikuti metode lama yaitu peserta didik dan pendidik hanya berinteraksi atau tatap muka di ruang kelas dan seadanya, hal ini dilakukan dikarenakan keterbatasan dana yang diterima dari Yayasan Amal dan Sosial Panti Asuhan Mamiyai Al Ittihadiyah sehingga keterbatasan dana yang diterima ini mengakibatkan seluruh anak didik Yayasan Amal dan Sosial Panti Asuhan Mamiyai Al Ittihadiyah tidak pernah mengenal pendidikan Teknologi Informasi khususnya Multimedia dan Internet. Keterampilan yang telah diberikan Yayasan Amal dan Sosial Panti Asuhan Mamiyai Al Ittihadiyah kepada anak panti asuhan untuk pembekalan diri mereka adalah keterampilan pembuatan kaligrafi. Akan tetapi Keterampilan Kaligrafi belum dipromosikan secara optimal, karena kurangnya pengetahuan para pendidik dan anak asuhan tentang Teknologi Informasi Multimedia dan Internet. Melihat dari permasalah diatas maka kami dari Tim Pengabdian Masyarakat berkeinginan untuk melakukan Pelatihan Penggunaan Multimedia dan Internet Bagi Pendidik dan Anak Panti Asuhan Mamiyai Al Ittihadiyah berupa pembuatan peresentasi mengajar yang kreatif dan inofatif untuk para pendidik agar minat belajar anak asuh semakin meningkat, membuat, menggunakan dan mengelola suatu animasi, mengedit gambar dan photo serta mengajarkan tentang membuat web, blog sebagai upaya tempat sarana penjualan keterampilan kaligrafi yang telah mereka dapatkan dari Yayasan Amal dan Sosial Panti Asuhan Mamiyai Al Ittihadiyah
ANALISIS PERENCANAAN KEBUTUHAN BAHAN BAKU DENGAN MENGGUNAKAN METODE MRP (Material Requirement Planning) DAN METODE JIT (Just In Time)
Ketersediaan bahan baku yang memadai dapat menjaga kontinuitas produksi. Perencanaan yang optimal dalam menjaga ketersediaan bahan baku secara tidak langsung dapat menjaga perolehan laba perusahaan yang telah direncanakan. Penelitian ini dilaksanakan di UD. AM Mebel Perbaungan, dengan tahapan pengolahan data seperti membuat struktur produk, membuat peramalan permintaan produk untuk dua bulan berikutnya, membuat Master Production Schedules, menghitung jumlah kebutuhan bersih, dan menghitung biaya total pembelian bahan baku dengan menggunakan teknik Lot Sizing dengan pendekatan Lot for lot. Adapun teknik Lot Sizing yang akan digunakan dalam peneliatian ini adalah dengan menggunakan metode Lot For Lot. Metode Analisis Data yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan analisis statistik yang memfokuskan pada metode numerik/angka. Material requirement planning (MRP) adalah suatu cara pengendalian persediaan bahan baku dalam item barang (komponen) yang tergantung pada item - item tingkat (level) yang lebih tinggi. Sedangkan Just in time adalah sebuah konsep pengendalian persediaan yang seluruh kegiatan dalam proses produksi menghindarkan pemborosan.
Kata Kunci : Material Requirement Planning, Just InTim
HUBUNGAN LAMA BEKERJA DAN MOTIVASI TERHADAP KINERJA PEGAWAI
Pada umumnya setiap organisasi harus memiliki keunggulan bersaing dalam memberikan pelayanan pada masyarakat. Untuk mencapai keunggulan bersaing tersebut, maka aspek pekerjaan dapat meningkatkan kualitasnya. Dengan visi dan misi yang dimiliki setiap organisasi pemerintah dijadikan landasan dalam operasional nya. Sehinga setiap organisasi pemerintah harus berpacu untuk mencapai tujuannya baik untuk jangka panjang maupun jangka pendek. Sumber daya manusia menjadi sesuatu yang sangat penting, karena merupakan salah satu kunci keberhasilan dalam suatu organisasi meskipun setiap organisasi menggunakan mesin teknologi tinggi, namun peran manusia tidak dapat digantikan sepenuhnya. Hasil kerja dan perilaku kerja yang telah dicapai dalam menyelesaikan tugas-tugas dan tanggung jawab yang diberikan dalam suatu periode tertentu adlah pengertian dari kinerja. Kinerja merupakan fungsi dari interaksi antara kemampuan atau ability, motivasi, dan kesempatan atau opportunity, kinerja adalah hasil yang dicapai dari apa yang diinginkan oleh organisasi. Ada beberapa faktor dalam meningkatkan kinerja karyawan pegawai yaitu lama bekerja dan motivasi. Lama bekerja disini maksudnya pengalaman seorang karyawanpegawai bekerja di sebuah instansi sedangkan motivasi adalah upaya dalam diri seorang pegawai untuk melakaukan pekerjaan. Penelitian ini dilakukan di Provinsi DKI Jakarta. Penelitian dilakukan dengan menyebarkan kuisioner dengan menggunakan skala Likert (5 skala) kepada 231 responden yang merupakan Pegawai Negeri Sipil yang mengikuti pelatihan di BPSDM Provinsi DKI Jakarta pada bulan Maret – April tahun 2019. Responden terdiri dari Pejabat Administrator (Eselon III), Pengawas (Eselon IV), Fungsional Widyaiswara, Fungsional Guru, Kepala Sekolah, Bendahara dan Staf Pelaksana PNS. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan penyebaran kuisioner dan dokumentasi. Variabel Lama Bekerja (X1) memiliki nilai signifikansi 0 < 0,05 Artinya terdapat korelasi yang signifikan antara variabel Lama Bekerja (X1) dengan variabel kinerja (Y). Variabel Motivasi (X2) memiliki nilai signifikansi 0 < 0,05 Artinya terdapat korelasi yang signifikan antara variabel Motivasi (X2) dengan variabel kinerja (Y). Berdasarkan nilai F hitung adalah sebesar 88,348 yang lebih kecil daripada F tabel sebesar 2,64. Dari kedua analisi tersebut, maka Ho ditolak, artinya ada secara simultan variabel bebas mempengaruhi variabel terikat. Beberapa banyak faktor penunjang kinerja lama bekerja dan motivasi dan kemamapuan kerja yang mempengaruhi kinerja terbanyak yakni sebesar 43,2%
PERBANDINGAN PENCARIAN DATA MENGGUNAKAN QUERY HASH JOIN DAN QUERY NESTED JOIN
Pengaksesan data atau pencarian data dengan menggunakan Query atau Join pada aplikasi yang terhubung dengan sebuah database perlu memperhatikan ketepatgunaan implementasi dari data itu sendiri serta waktu prosesnya. Ada banyak cara yang dapat dilakukan oleh database manajemen sistem dalam memproses dan menghasilkan jawaban sebuah query. Semua cara pada akhirnya akan menghasilkan jawaban (output) yang sama tetapi pasti mempunyai harga yang berbeda-beda, seperti kecepatan waktu untuk merespon data. Beberapa query yang sering digunakan untuk pemrosesan data yaitu Query Hash Join dan Query Nested Join, kedua query memiliki algoritma yang berbeda tapi menghasilkan output yang sama. Dengan menggunakan aplikasi yang dirancang menggunakan Microsoft Visual Studi 2010 dan Microsoft SQL Server 2008 berbasis jaringan untuk melakukan pengujian kedua algoritma atau query dengan parameter running time atau kecepatan waktu merespon data. Pengujian dilakukan dengan jumlah tabel yang dihubungkan dan jumlah baris/record. Hasil dari penelitian adalah kecepatan waktu query dalam merespon data untuk jumlah data yang kecil query hash join lebih baik dibandingkan dengan jumlah data yang besar query nested join
ANALISIS PERANCANGAN SISTEM INFORMASI TERINTEGRASI DI LINGKUNGAN PERGURUAN TINGGI SWASTA DI MEDAN
Penelitian ini dilakukan untuk memperoleh Sistem Informasi Terpadu (SIT) di Perguruan Tinggi Swasta. Analisis biaya desain Sistem Informasi yang terintegrasi dan mengintegrasikan sistem informasi di lingkungan kampus. Subyek penelitian sebanyak 108 PTS di Medan. Dari hasil analisis diperoleh Cronbach Alpha nilai uji reliabilitas sebesar 0,825 atau dapat diandalkan (reliability) sangat tinggi. Uji Korelasi Ganda (R) dari 0,303 atau lebih rendah dari hubungan antara variabel independen terhadap variabel independen. Uji R2 sebesar 0,92 atau (92%). Sedangkan nilai F hitun
EVALUASI URUTAN FAKTOR YANG BERPENGARUH PRODUKTIVITAS TENAGA KERJA DENGAN PENDEKATAN AHP
Berbagai persoalan yang mempengaruhi produktivitas tenaga kerja. Untuk itu tujuan dalam penelitian ini adalah untuk menentukan urutan faktor dari yang paling penting sampai yang paling rendah yang berpengaruh terhadap produktivitas tenaga kerja di perusahaan
PT. X, dimana faktor itu terdiri atas kriteria Pendidikan, Fasilitas Kerja,Motivasi Kerja, usia dan pengalaman kerja, dan melakukan rancangan perbaikan produktivitas,. Metode analisis data yang digunakan adalah Analitical Hierarchy Process (AHP). Pendekatan yang
digunakan untuk memperbaiki produktivitas tenaga kerja adalah Employee based Technique (teknik berdasarkan pendekatan tenaga kerja) dan Productivity Strategies Enchancing Employee Job Performance hal ini didasarkan atas beberapa pertimbangan.,antara lain produktivitas tenaga kerja cenderung menurun, dan kemampuan
kerja dalam meningkatkan produktivitas
ANALISIS CELAH KEAMANAN WEBSITE INSTANSI PEMERINTAHAN DI SUMATERA UTARA
Keamanan website merupakan satu hal penting dalam perancangan sebuah website. Namun masih banyak developer website yang kurang teliti dalam meningkatkan keamanan website mereka. Seharusnya para developer website harus menerapkan keamanan website yang baik di awal perancangan website mereka, karena mungkin suatu saat website yang telah mereka bangun akan menjadi target pengerusakan oleh hacker. Selain itu developer website juga harus sering mengikuti tren serangan terbaru agar mereka dapat mempertahankan dan memperbaiki website mereka dari hal-hal yang tidak diinginkan. Ada beberapa masalah pada celah keamanan diantaranya : cross-site scripting, information leakage, authentication and authorization, Session management, SQL injection, CSRF dan lain – lain. Pada penelitian ini dianalisis beberapa celah keamanan pada beberapa website instansi pemerintahan di sumatera utara yang diambil dari domain *.go.id, karena biasanya website ini sangat rentan dari cybercrime. Dari hasil analisis ini akan dirancang sebuah model penanganan dari setiap celah keamanan pada setiap website. Tujuan jangka panjang dari penelitian ini adalah menghasilkan model penanganan yang baik dari setiap celah keamanan pada website berdasarkan tingkat kerentanan sebuah website. Sedangkan tujuan khusus dari penelitian ini menganalisis beberapa celah keamanan yang terdapat pada website dan tingkat kerentanan setiap website. Metode penelitian yang dilakukan ialah Model Black Box dengan tiga tahapan yaitu Post-attack phase, Attack phase dan Pre-attack phase. Dari hasil pengujian 64 alamat website diperoleh 3 alamat website yang memiliki celah keamanan yang terbanyak yaitu : www.binjaikota.go.id (kota binjai), www.taputkab.go.id (kabupaten tapanuli utara) dan www.dairikab.go.id (kabupaten dairi). Selain itu dari 64 alamat webiste yang diuji menunjukkan 48% dengan tingkat celah keamanan yang tinggi dan 52% dengan tingkat celah keamanan yang menengah. Hasil akhir dari pengujian ini telah dimodelkan kedalam bentuk use case diagram untuk mempermudah penelitian-penelitian selanjutnya
PENGARUH PENGEMBANGAN KARIR TERHADAP KEPUASAN KERJA KARYAWAN
Pengembangan karir adalah suatu kondisi yang menunjukkan adanya peningkatan status seseorang dalam suatu organisasi pada jalur karir yang telah ditetapkan dalam organisasi pada yang bersangkutan. Sedangkan Kepuasan kerja karyawan adalah kepuasan kerja adalah suatu perasaan yang menyokong diri pegawai yang berhubungan dengan pekerjaan nyamaupun kondisi dirinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah pengembangan karir berpengaruh terhadap kepuasan kerja karyawan pada PT. X yang berlokasi di Tanjung Morawa Medan. Populasi berjumlah 19 orang karyawan aktif dengan rincian 13 orang laki – laki dan 6 orang perempuan menggunakan sampling jenuh. Teknik pengumpulan data menggunakan kuisioner dengan metode kuantitatif diskritif. Dari hasil analisa data diketahui persamaan regresi sebesar Y :21,713 + 0,199X. Sedangkan hasil dari uji T didapatkan hasil Ttabel untuk df = 17 dengan tingkat kesalahan 0,05 atau 5% adalah 1,739 sedangkan Thitung yang didapat dari penelitian ini menunjukkan nilai 2,659. Karena thitung> ttabel = 2,659 > 1,739 maka Ha diterima dan H0 ditolak. Dan hasil penghitungan uji Determinasi diperoleh angka R2(R Square) sebesar 0,294 atau 29%. Hal ini menunjukkan bahwa persentase pengaruh variabel independen mempengaruhi variabel dependen sebesar 29% sedangkan sisanya sebesar (100-29% = 71%) dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini
PENGARUH KOMITMEN AFEKSI, KOMITMEN KONTINUM, DAN KOMITMEN NORMATIF TERHADAP LOYALITAS PELANGGAN SALON KECANTIKAN MARTHA TILAAR DI KOTA BANDA ACEH
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Komitmen Afeksi, Komitmen Kontinum dan Komitmen Normatif terhadap Loyalitas Pelanggan salon kecantikan Martha Tilaar di kota Banda Aceh. Model analisis dalam penelitian ini adalah regresi linier berganda dengan tingkat signifikansi 5%. Penelitian ini menemukan bahwa secara simultan terdapat pengaruh signifikan antara Komitmen Afeksi, Komitmen Kontinum, Komitmen Normatif terhadap Loyalitas Pelanggan Salon Kecantikan Martha Tilaar. (Sig F = 0,000 < α = 0,05). Dan secara parsial Komitmen Kontinum dan Komitmen Normatif berpengaruh signifikan (α < =0,05) terhadap Loyalitas Pelanggan salon Martha Tilaar dengan signifikansi sebesar sig t= 0,007 dan sig t= 0,003, sedangkan Komitmen Afeksi tidak signifikan terhadap Loyalitas Pelanggan salon kecantikan Martha Tilaar dengan signifikansi sebesar sig t= 1,914
Kata Kunci : Komitmen Afeksi, Komitmen Kontinum, Komitmen Normatif, Loyalitas Pelangga