E-Jurnal Politeknik LP3I Medan
Not a member yet
310 research outputs found
Sort by
GEOLOCATION USAHA SYARIAH KOTA MEDAN
Medan city is one of the largest cities in Indonesia which has a variety of tourist objects and is also known as a culinary paradise that can be used as a culinary tourist destination for people in Indonesia. But the absence of a forum that provides information about businesses whose products have a halal label makes Muslim communities very careful in using or consuming the products they buy. As for the development stage for data collection in building a geographic information system (GIS) website, the Medan city sharia business used field research methods and literature studies aimed at gathering all information about sharia business data. This geographic information system aims to be able to provide information about the location of sharia businesses that are equipped with geolocatian that provide the route that will be passed directly to the location of the sharia business to be addressed. This information system can be utilized to help the community in knowing information about the locations of all sharia businesses in the city of Medan. This information system can also be used by sharia business actors to register their sharia businesses as well as a promotional event to introduce products and goods to the public at large through the Medan sharia business geographic information system. The results obtained from this website are that it can display all sharia businesses in the city of Medan, equipped with geolaction to display the route to the intended business and businesses can register their businesses so that the public can find out and hopefully this website can gradually overcome the problem to help people find sharia businesses in the city of Meda
ANALISIS KEPUASAN MAHASISWA TERHADAP PELAYANAN PERGURUAN TINGGI SWASTA DI KOTA MEDAN (STUDI KASUS : STIM SUKMA MEDAN)
Kepuasan merupakan dasar yang paling utama dalam sebuah pelayanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kepuasan mahasiswa terhadap pelayanan Perguruan Tinggi di Kota Medan. Penelitian ini menilai 6 elemen kepuasan mahasiswa yaitu Perpustakaan, Laboratoriun, Sikap Berkomunikasi, Lingkungan, Keamanan dan Kenyamanan, dan Proses Belajar Mengajar. Populasi ialah keseluruhan anggota atau kelompok yang membentuk objek yang dikenakan investigasi oleh peneliti. Penulis mengambil populasi mahasiswa Tahun Angkatan 2014/2015 STIM Sukma sebesar 100. Sampel adalah sebuah subset dari populasi. Sebuah subset terdiri dari sejumlah elemen dari populasi ditarik sebagai sampel melalui mekanisme tertentu dari dengan tujuan tertentu. Dengan menyebarkan kuisioner sebanyak populasi yaitu mahasiswa Tahun Angkatan 2014/2015 STIM Sukma Medan, kuisioner dibagikan kepada tiap-tiap kelas selama 1 minggu untuk STIM Sukma Medan. Dari keseluruhan Populasi tersebut mahasiswa yang mengembalikan kusioner yaitu mahasiswa STIM Sukma Medan sebesar 87 responden, Maka dari inilah Sampel yang diambil adalah sampel jenuh dengan jumlah keseluruhan populasi yang mengembalikan kuisioner kepada pengumpul data yang dianggap mahasiswa aktif. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah data kuantitatif deskriptif. Pengumpulan data menggunakan Kuisioner yang diuji validitasnya dengan kriteria valid r tabel menggunakan taraf signifikan (0,05) yang dinyatakan valid. Berdasarkan penelitian tersebut dapat diketahui bahwa tingkat kepuasan mahasiswa terhadap pelayanan STIM Sukma Medan dari 6 elemen kepuasan mahasiswa dapat diurutkan dari rata-rata tertinggi sampai yang terendah yaitu Keamanan dan kenyamanan (2,19 atau Puas), Proses Belajar Mengajar (2,19 atau Puas), Laboratorium (2,17 atau puas), Sikap Berkomunikasi (Tenaga pendidik dan Non-Pendidik) (2,17 atau puas), Lingkungan (Sarana dan Prasana) (2,15 atau puas), dan Perpustakaan (2,10 atau puas)
MODEL PENGEMBANGAN WISATA BERBASIS EKOWISATA DAN KOMUNITAS (MENCARI MODEL PENGEMBANGAN WISATA AIR TERJUN TURUNAN BOLON BERBASIS EKOWISATA DAN KOMUNITAS DI DESA TOMUAN HOLBUNG KECAMATAN BANDAR PASIR MANDOGE, KABUPATEN ASAHAN)
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan model pengembangan pariwisata Air Terjun Turunan Bolon yang berbasis ekowisata dan komunitas di Desa Tomuan Holbung, Kecamatan Bandar Pasir Mandoge, Kabupaten Asahan serta memetakan dan menganalisa kendala yang dihadapi dalam pengembangan model pariwisata Air Terjun Turunan Bolon yang berbasis ekowisata dan komunitas di Desa Tomuan Holbung Kecamatan Bandar Pasir Mandoge Kabupaten Asahan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif dengan sumber data primer dan data sekunder yakni dengan melakukan wawancara yang mendalam kepada seluruh informan, baik itu aparat pemerintahan kecamatan Bandar Pasir Mandoge, tokoh masyarakat, pelaku industri pariwisata dan ahli pariwisata. Informan lainnya adalah masyarakat diluar kategori diatas yang mempunyai pengetahuan tentang masalah yang diteliti ini.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Desa Tomuan Holbung memiliki potensi wisata alam yang baik dan indah namun belum digali secara maksimal dan profesional sehingga potensi wisata alam yang berlimpah tersebut tidak berkembang secara maksimal. Potensi Recreational Tourism, Pleasure Tourism, Cultural Tourism dan Sport Tourism masih harus ditingkatkan lagi. Fasilitas sarana dan prasarana pendukung pariwisata masih perlu menjadi perhatian bagi Pemerintah Kabupaten Asahan khususnya Desa Tomuan Holbung dan stake holder lainnya yang terlibat terutama untuk memenuhi sarana jalan dan transportasi yang memungkinkan akses ke objek wisata Air Terjun Turunan Bolon. Kualitas sumberdaya manusia sebagai pelaku utama pengembangan kepariwisataan merupakan pula salah satu aspek penting yang harus diperhatikan dimana tiga komponen utama dalam pengelolaan manajemen kepariwisataan, yakni unsur pemerintah, swasta dan masyarakat belum terkoordinasi dengan sempurna. Diharapkan masyarakat Desa Tomuan Holbung, Kecamatan Bandar Pasir Mandoge dapat mengerti bagaimana pengembangan wisata berbasis ekowisata dan komunitas sehingga tidak merusak alam dan meningkatkan partisipasi masyarakat langsung.
Kata kunci : Model Pengembangan, Ekowisata, Komunitas
ANALISIS EKUITAS MEREK PONSEL SAMSUNG SEBAGAI USULAN UNTUK MEMBIDIK SEGMENTASI BARU DI KOTA MEDAN
Perkembangan, penemuan, dan perubahan teknologi yang pesat seperti sekarang ini membuat perkembangan gaya hidup m asyarakat luas menjadi praktis. Hal ini tentu membuat setiap perusahaan menciptakan berbagai produk yang inovatif dan bervariatif dengan merek yang kuat agar dapat dikenal. Merek yang kuat dapat mengubah keputusan konsumen untuk selalu menggunakan produk tersebut. Nama, jenis dan bentuk dari suatu produk umumnya dicerminkan dari mereknya. Karena itulah merek menjadi salah satu prioritas dalam meluncurkan atau mempertahankan konsistensi satu produk. Untuk menanamkan sebuah merek yang kuat perusahaan perlu menerapkan ekuitas merek (brand equity) dimana ekuitas merek dapat menggambarkan seberapa besar suatu merek yang dikenal oleh konsumen. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kesadaran merek, persepsi kualitas dan asosiasi merek serta dan loyalitas merek (brand loyalty) terhadap keputusan pembelian. Rancangan penelitian ini adalah penelitian ekploratif dengan menganalisis data primer secara kualitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh masyarakat yang berada di kota Medan yang memiliki Ponsel merek Samsung dengan pendidikan terakhir tamat SLTA. Sampel dalam penelitian ini adalah 408 orang responden yang membeli ponsel merek Samsung yang diambil secara accidental sampling. Teknik Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Pemilihan responden dilakukan dengan cara convenience sampling. Analisis Data menggunakan metode deskriptif, spearman brown, uji cohran, importance dan performance analysis, rata-rata hitung (mean), standar deviasi, dan proporsi, uji R, uji F, uji T
Kata Kunci : Ekuitas Merek, Loyalty, Awareness, Kualitas
SISTEM E-CAREER PERGURUAN TINGGI BERBASIS ANDROID (START UP APPLICATION)
E-Career merupakan media pada perguruan tinggi dalam memberikan fasilitas layanan kepada mahasiswa, alumni, serta perusahaan relasi berupa informasi penerimaan kerja berbasis elektronik yang saat ini masih jarang digunakan, karena masih sedikit konten informasi yang disediakan, serta tidak adanya akses perusahaan relasi dalam memberikan penilaian terhadap alumni perguruan tinggi yang bekerja. Hal ini yang membuat dibutuhkannya suatu sistem e-career berbasis Android (startup application) untuk evaluasi kinerja alumni yang bekerja pada perusahaan relasi. Tujuan penelitian ini adalah membuat sistem e-career perguruan tinggi untuk mengevaluasi kinerja alumni yang bekerja pada perusahaan relasi. Metode yang digunakan adalah Importance-Performance Analysis (IPA) sebagai sarana untuk mengukur kepuasan pelanggan terhadap produk atau jasa. Hasil penelitian adalah sistem e-career evaluasi kinerja alumni perguruan tinggi yang bekerja pada perusahaan relasi. Evaluasi kinerja alumni dihasilkan melalui penilaian yang dilakukan oleh karyawan tetap pada perusahaan relasi dengan cara mengisi kuesioner yang ada pada sistem e-career. Keluaran dari sistem ini berupa diagram kuadran berdasarkan indikator dan kategori penilaian yang ada pada kuesioner dan sesuai dengan kriteria metode IPA. Manfaat penelitian ini adalah memberikan kemudahan bagi mahasiswa dan alumni perguruan tinggi untuk memperoleh informasi penerimaan kerja melalui sistem e-career serta sebagai sarana implementasi evaluasi kinerja alumni yang bekerja pada perusahaan relasi
PENGUKURAN TINGKAT PENGUASAAN TEKNOLOGI DENGAN MENGGUNAKAN MODEL TEKNOLOGI GRADIEN PADA PT. PDM INDONESIA
Tingkat Technology Gradient (TG) diawal analisa meningkat dengan tajam selanjutnya mulai kembali menurun tetapi masih bernilai tinggi di zona proaktif. Hal ini menunjukkan bahwa teknologi yang digunakan PT. PDM Indonesia terus berkembang. Perusahaan mengantisipasi hal pada masa yang akan dating tidak melihat yang dilakukan competitor tetapi mampu menjadi leader pada industri kertas rokok. P.T. PDM Indonesia merupakan perusahaan manufaktur yang bergerak dibidang pembuatan kertas rokok berbahan baku pulp serat panjang yang disebut juga dengan softwood dan pulp serat pendek atau hardwood serta beberapa kertas bekas dari output paper machine yang digunakan. Hasil produksi kertas rokok yang memiliki kuantitas dan kualitas yang baik tentunya akan menjadi salah satu tolak ukur keberhasilan perusahaan ini dalam memproduksi kertas rokok tersebut. Untuk itu perlu dilakukan pengukuran tingkat penguasaan teknologi perusahaan agar mencapai tingkat produktivitas yang tinggi
PERBAIKAN METODE JARO–WINKLER DISTANCE UNTUK APPROXIMATE STRING SEARCH MENGGUNAKAN DATA TERINDEKS APLIKASI MULTI USER
terhadap kata telah lama dikembangkan diataranya adalah metode: Hamming Distance, Jaccard Distance, Jaro Distance, Jaro-Winkler Distance, Levenshtein Distance, dan lain sebagainya. Metode tersebut digunakan dalam pembanding lexicographic untuk mencari kata yang sesuai atau mendekati kata yang dicari Dari waktu yang diperlukan untuk menghasilkan kedekatan kata, adalah suatu overhead bila dilakukan secara berulang oleh pengguna yang berbeda. Apabila metode ini diterapkan pada aplikasi berbasis multi user, maka pengguna akan merasakan waktu akses yang bertambah lama dibandingkan dengan pencarian tepat suatu kata. Untuk mengatasi terjadinya pencarian dan pemrosesan data secara berulang, pada metode Jaro-winkler diterapkan pengindeksan data hasil pencarian yang telah dihasilkan. Dari pengujian yang dilaksanakan, tampak bahwa proses pencarian kedekatan string untuk pencarian dengan kata kunci yang sama pada proses pencarian berikutnya lebih cepat antara 90-92% dibandingkan dengan pencarian dengan menggunakan metodeJaro Winkler saja. Dengan semangkin berkembangnya indeks data pencarian, akan sangat mempercepat proses pencarian terhadap data-data string yang memiliki kedekatan
ANALISIS RAMALAN KEBUTUHAN BEBAN ENERGI LISTRIK DI REGIONAL SUMATERA UTARA TAHUN 2015-2019 DENGAN METODE GABUNGAN
Seiring pertumbuhan penduduk maka kebutuhan akan energi listrik juga terus meningkat. Pertumbuhan penduduk Sumatera Utara rata-rata pertahun 1,2 % tentu juga berpengaruh terhadap kebutuhan energi listrik didaerah ini. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut agar lebih efesien dan tepat dalam perencanaan dibutuhkan suatu ramalan beban. Dengan metode gabungan sektoral dari data historis sebelumnya didapatkan perhitungan energi listrik lima tahun kedepan mengalami pertumbuhan pelanggan adalah 15,42 %, Persentase pertumbuhan daya tersambung 6,79% dikarenakan pertumbuhan ekonomi yang melambat. Persentase energi terjual selama 5 tahun kedepan hanya 1,36 % karena faktor pertumbuhan Industri yang kecil karena daya terbesar terpakai dari sektor industr
PEMBELAJARAN PENERJEMAH KALIMAT BAHASA INDONESIA KE BAHASA SIMALUNGUN DAN SEBALIKNYA DENGAN ALGORITMA BERRY - RAVINDRAN
ABSTRAK
Indonesia memiliki beragam bahasa daerah, salah satunya adalah Bahasa Simalungun. Saat ini masih ada beberapa masyarakat bersuku Simalungun yang belum fasih berbahasa Simalungun. Untuk dapat belajar berbahasa, aplikasi penerjemah dapat dijadikan sebagai salah satu bahan acuan. Di zaman sekarang ini, aplikasi penerjemah sangat efisien digunakan untuk belajar menambah kosakata. Dalam membuat aplikasi penerjemah, string matching dapat diimplementasikan untuk proses pencarian katanya. String matching memiliki beberapa algortima, salah satu algoritmanya adalah algoritma Berry – Ravindran dan akan diimplementasikan pada aplikasi penerjemah tersebut. Algoritma Berry – Ravindran memiliki dua fase yaitu fase preprocessing dan fase pencarian Pattern akan bergeser apabila string dan pattern mengalami ketidakcocokan. Pattern akan berhenti bergeser saat pattern ditemukan pada teks atau saat jumlah nilai pergeseran lebih besar dari selisih panjang teks dan panjang pattern. Hasil dari penelitian ini adalah algoritma Berry – Ravindran dapat diimplementasikan dan aplikasi dapat berjalan dengan baik.
Kata Kunci : String Matching, Berry – Ravindran
PENENTUAN JUMLAH TENAGA KERJA YANG OPTIMAL PADA CV. X
CV. X merupakan salah satu perusahaan pembuat kandang baterai (Kandang ayam) yang berlokasi di Binjai. Dalam pelaksanaan kegiatan produksinya perusahaan melakukan kegiatan secara make to order yaitu perusahaan akan berproduksi apabila ada pemesanan. Perusahaan ini merupakan salah satu perusahaan yang masih dapat bertahan dalam menjual produk yang dihasilkannya. CV. X memiliki 4 work centre (stasiun kerja) dalam pelaksanaan produksi kandang baterai dimana work centre I terdiri atas dua kegiatan yaitu kegiatan penarikan kawat gulung dan pemotongan kawat, work centre II yaitu kegiatan pencetakan kawat, work centre III yaitu pengelasan kawat dan work centre IV yaitu kegiatan finishing (pemotongan akhir). Penelitian ini dilakukan guna menentukan jumlah tenaga kerja yang optimal pada setiap work centre dengan tujuan menentukan jumlah tenaga kerja yang sesuai dengan kebutuhan produksi sehingga perusahaan mampu untuk menekan pengeluaran. Perhitungan ini dilakukan dengan menerapkan sistem just in time, yaitu sistem tepat waktu artinya perhitungan dilakukan guna mendapatkan output sesuai dengan jumlah dan waktu yang telah ditetapkan. Berdasarkan hasil penelitian maka diperoleh jumlah tenaga kerja yang optimal bagi setiap work centre yaitu untuk work centre IA jumlah tenaga kerja usulan sebanyak 12 orang dgn waktu total pemesanan 1078.23, untuk work centre IB jumlah tenaga kerja usulan sebanyak 12 orang dgn waktu total pemesanan 1306.77, untuk work centre II jumlah tenaga kerja usulan sebanyak 8 orang dgn waktu total pemesanan 1087.06, untuk work centre III jumlah tenaga kerja usulan sebanyak 3 orang dgn waktu total pemesanan 1630.58 Untuk work centre IV jumlah tenaga kerja usulan sebanyak 10 orang dgn waktu total pemesanan 1159.38 menit/ton